Jelang Pelaksanaan Pemilu 2024, Aparat Gabungan Kabupaten Pangandaran Lakukan Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata Lodaya 2023-2024


PANGANDARANNEWS.COM
- Jelang penghelatan pesta demokrasi Pemilu tahun 2024, Polres Pangandaran menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Brata Lodaya 2023-2024, bertempat di alun-alun Parigi. (17/10)

Apel gelar pasukan ini dipimpin langsung Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata dan dikuti sejumlah anggota Polri, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, KPU, Bawaslu, para pejabat di lingkup Pemda dan anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi PDI Perjuangan Ijah Hartini.

Usai kegiatan kepada sejumlah awak media Kapolres Pangandaran AKBP Imara Utama menyampaikan, dalam Operasi Mantap Brata Lodaya 2023-2024 ini Polres Pangandaran mengerahkan sebanyak 253 personel Polri ditambah bantuan TNI dari Kodim 0625 Pangandaran sebanyak 80 anggota.

Saat ini masih dalam masa tahapan pemilu, namun kata Kapolres pihaknya berharap pada seluruh tahapan hingga pelaksanaan Pemilu bisa berjalan aman dan lancar.

"Saya dan pak Dandim sepakat untuk selalu bersinergi dalam melakukan pengamanan saat pemilu berlangsung di Kabupaten Pangandaran," kata Kapolres.

Ia menjelaskan, dalam sistem pengamanan di daerah-daerah rawan Polres Pangandaran akan menempatkan 2 personel untuk 2 TPS dan ditambah 10 dari anggota Linmas, sedangkan untuk daerah aman sebanyak akan ditugaskan 2 personel untuk 20 TPS ditambah 40 Linmas.


Kapolres menyebut  ada sekitar 150 titik rawan yang berkenaan dengan letak geografis jauh dari pemukiman penduduk serta memiliki potensi bencana alam seperti longsor dan banjir, sehingga pada saat pendistribusian logistik akan sangat sulit bagi anggota untuk melakukan pengamananannya.

“Tapi kalau situasinya aman kami hanya mengerahkan personel yang ada," imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama Dandim 0625 Pangandaran Letkol Inf Indra Mardianto Subroto menambahkan, sesuai dengan Undang-Undang TNI pihaknya akan melakukan tugas perbantuan pada Polri dalam mengamankan pelaksanaan pemilu damai ini.

"Kami juga akan memaksimalkan potensi yang ada di wilayah seperti para Babinsa untuk membantu Polri dalam pengamanan pelaksanaan pemilu 2024 ini," ungakp Dandim.

Sementara Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati terhadap berita atau informasi hoaks yang biasanya terjadi menjelang Pemilu, dan jika ada sesuatu sebaiknya cek dulu kebenarannya dan jangan ditelan mentah-mentah.

“Dan selain sudah mengelaurkan surat edaran, untuk menjaga netralitas ASN pada Pemilu 2024 saya juga selalu menyampaikan langsung dalam rapat atau pertemuan,” ucapnya.(hiek)


Polres Bersama Forkopinda Pangandaran Lepasliarkan Ribuan BBL, 3 Pelaku Ditangkap


PANGANDARANNEWS.COM
 -Tim Satreskrim Polres Pangandaran tangkap seorang yang didapati membawa Benih Bening Lobster (BBL) sebanyak 45 ekor yang sudah mati, dari penangkapan ini lalu dikembangkan sehingga bisa dilakukan penangkapan pengepulnya dan seribu ekor lebih BBL.

Demikian disampaikan Kapolres Pangandaran AKBP Imara Utama, kepada sejumlah wartawan usai melepasliarkan ribuan BBL hasil sitaan di kawasan pantai timur.(16/10)

Imara mengatakan, BBL tidak bisa disimpan dalam jangka waktu yang lama, dan kalau dijadikan barang bukti pun akan mubajir karena bisa matI.

"Oleh karena itu kami pun lapor ke Kejari dan Ketua Pengadilan untuk dilakukan lepas liar kembali BBL ini," jelasnya.

Kejaksaan Negeri Ciamis dan Ketua Pengadilan Negeri Ciamis menurutnya sangat mendukung,
sehingga barang bukti tersebut pun langsung dilepasliarkan bersama mantan Menteri Perikanan dan Kelautan Susi Pudjiastuti dan Forkopimda Kabupaten Pangandaran.

"Untuk pelakunya sendiri akan diproses pidana sesuai aturan yang berlaku, dan selain 3 pelaku yang sudah diamankan kasus ini pun masih kami dikembangkan," imbuhnya.


Sementara saat diminta tangapannya Mantan Menteri Perikanan dan Kelautan Susi Pudjiastuti mengaku sangat mengapresiasi dan berterimakasih kepada jajaran Polres dan Forkopinda Kabupaten Pangandaran, pasalnya dalam kurun waktu
satu tahun ini ia  mengaku putus asa terkait BBL ini.

"Saya telpon bupati, kenapa setiap malam lampu di laut tambah banyak," ujar Susi. 

Padahal jika ikan dan udang banyak, ucap Susi tentu masyarakat pun lebih sejahtera dan angka kriminalitas pun turun.

"Rasa apresiasi ini tidak bisa saya katakan lagi, namun intinya saya sangat berterimakasih karena setahun ini saya putus asa," akunya.(hiek)

Rencana Pemkab Kembangkan Pantai Madasari Ditolak Pemdes Masawah, Ini Alasan

Pantai Madasari Pangandaran

PANGANDARANNEWS.COM
– Rencana Pemerintah Kabupaten Pangandaran untuk melakukan  pengembangan obyek wisata Pantai Madasari di Kecamatan Cimerak ditentang Pemerintah Desa Masawah yang selama ini menjadi pengelola  destinasi wisata ini, sehingga rencana pemda untuk alih kelola obyek wisata ini pun mendapat halangan.

Menurut Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata, pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan Pemerintah Desa Masawah dalam rangka pengembangan wisata Pantai Madasari untuk mendesain menjadi satu wisata premium.

Kata Jeje, pengembangan ini selain memerlukan Sumber Daya Manusia (SDM) juga harus mempunyai kewenangan yang luas dan sebagainya, jadi pengelolaannya itu bersama.

"Saya kira pemdes banyak keterbatasannya, hal-hal yang sudah menjadi penghasilan desa di sana, kita akan berikan kepada mereka karena Pemda lebih ke aspek pengembangannya," jelasnya.(13/10)

Jeje mengaku pihaknya khawatir jika hanya desa yang kelola penataanya tidak akan maksimal, dan jangan sampai kalau dibiarkan penataannya akan amburadul karena kalau sudah begitu tentu cape.

“Kami ingin menjalin kerjasama secepat mungkin dalam satu bulan ini selesai, kemarin kita juga komunikasi dengan BPD dan Kades," kata Jeje.

Jeje juga mengatakan Pemda perlu melakukan sinkronisasi dengan Pemdes Masawah, dan langkah pertama untuk melakukan konsolidasi kepada pihak desa dengan sinkronisasi hal-hal yang terkait dengan aset. Jadi nanti dilihat mana harim laut dan mana tanah desa, setelah itu sinkronisasi dengan pemegang hak yang sudah tercantum lalu nanti dibahas kerjasamanya seperti apa.

Jeje menegaskan, rencana tersebut bukan mengambil alih penelolaan Pantai Madasari tapi hanya ingin memaksimalkan pengelolaan potensi wisata tersebut. Kalau sekarang Pemdes Masawah tidak menerima kerjasama ini lalu persoalannya apa, karena jika desa menolak harus dipertanyakan karena dalam hal ini tidak ada hak desa yang hilang.

“Mungkin pemdes tidak mampu mengelola karena seperti  jalan rusak aja diperbaikinya hanya tambal-tambal saja, kita hanya ingin kembangkan saja karenah Hak dan aset desa tidak hilang dan ada dan ada pendapatan bagi hasil, jadi kalau tidak setuju ada apa dan kenapa?" imbuhnya.

Menanggapi hal tersebut Kepala Desa Masawah Ukan Suganda mengatakan, hasil musyawarah dengan masyarakat melalui Musyawarah Desa (Musdes) semuanya menolak terkait rencana yang ditawarkan pemda ini.

"Karena itu bukan kerjasama tetapi mengambil alih, jelas hasil Musdes kami menolak," kata Ukan, saat dihubungi salah satu media on line.

Menurut Ukan penolakan pengelolaan pantai Madasari karena objek wisata tersebut sudah diakui sebagai desa wisata dan desa mandiri oleh Kemendagri, Kemenparekraf, Kementerian Desa, laku artinya apa jika Desa Masawah dituntut menjadi desa mandiri kalau pengelolaan desa wisata diambil alih pemda. 

Selain itu, Ukan menyebut Desa Masawah sudah mempunyai piagam Desa Wisata dari Kemenparekraf yang diserahkan langsung Menteri Sandiaga Uno dan penghargaan itu sebagai Desa Wisata Binaan Kemenparekraf RI Anugerah Desa Wisata Indonesia tahun 2021 serta mendapat penghargaan dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (KDPDTT) RI Tahun 2022, dan jika melihat dari sisi sebagai desa mandiri pantai Madasari mendapatkan Penghasilan Asli Desa (PADes) yang cukup baik.

"PADes dari tiket masuk objek wisata pantai Madasari tahun 2023 mendapat Rp 360 juta, dan ini sudah mencapai target meskipun saat ini masih bulan Oktober," jelas Ukan.

PADes Masawah dari objek wisata Pantai Madasari ada kenaikan setiap tahun, tahun 2022 sebelumnya target Rp 250 juta, realisasinya Rp 300 juta, jadi setiap tahun ada kenaikan target dan selalu terealisasi.

“Pantai Madasari mulai dikembangkan dan dikelola pemdes sejak tahun 2013, dan ada tiket wisatanya tahun 2013, semenjak saya menjabat," akunya.

Ukan menyayangkan setelah pemdes  berusaha hingga berkembang dan mandiri tiba-tiba pemda akan ambil alih pengelolaannya.

"Sekarang masuk musdeskan lagi, dalam dalam musdes ini warga menolak pengelolaan Pantai Madasari dialih kelola oleh pemda," tegasnya.

Ia juga menyebut, Pemdes Masawah sudah bekerjasama dengan para investor untuk pengembangan obyek wisata ini, karena pantai Madasari banyak dimintai dengan sejumlah daya tariknya seperti 

panorama alam, pegunungan di pinggir pantai seperti di Raja Ampat, sun set dan keindahan alam lainnya.

“Jadi jika alasan Pemda hanya soal pengelolaan, kami juga mampu untuk mengembangkan lebih baik lagi karena sudah menjadi desa mandiri, tentu mampu dan kami sudah melakukan langkah-langkah yang terbaik," pungkasnya. (hiek)


Sekertariat DPRD Pangandaran Raih JDIH Terbaik Ke 1 Tingkat Nasional, Asep Noordin Sebut Ini Kado Pada HUT Ke 11


PANGANDARANNEWS.COM
– Sekretariat DPRD Kabupaten Pangandaran raih prestasi  luar biasa dengan anugerah Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) terbaik ke II Sekretariat DPRD Kabupaten Kota Tingkat Provinsi Jawa Barat pada bulan September 2023, dan prestasi tersebut kembali diulang dengan kembali meraih penghargaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional (JDIHN) peringkat Terbaik Ke I tingkat Nasional  kategori JDIH Sekretariat DPRD Kabupaten.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh  Menteri Hukum dan HAM Yasona H Laoly dan diterima oleh Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Asep Noordin H.M.M di Ball Room Hotel Aston Kartika Jakarta di jalan Kiyai Tapa Grogol Jakarta Pusat pada hari Kamis tanggal 12 oktober 2023  dihadiri seluruh anggota JDIH yang telah terintegrasi dengan JDIHN, dan sebanyak 1024 anggota JDIHN dengan 13 kategori pada Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM seluruh indonesia dan lembaga lain.

Dalam sambutannya Kepala BPHN Prof. Dr. Widodo Ekatjahjana. S.H., M.Hum,menyampaikan, JDIH ini merupakan sarana membangun hukum nasional sebagai perekat dalam pemersatu bangsa melalui transformasi digital, dengan slogan Satu Data Untuk Semua.

“JDIHN Award juga menurutnya merupakan prasarana pembinaan bidang hukum dalam menghadapi tantangan problematik hukum, apalagi saat ini sedang dalam menghadapi tahun politik yang di mungkinkan banyaknya permasalahan hukum yang perlu di selesaikan,” ucapnya.

Di tempat terpisah Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Asep Noordin HMM mengatakan, JDIH DPRD Kabupaten Pangandaran ini berisi informasi terkait regulasi meliputi Peraturan Daerah mulai dari penyusunan Propemperda, Naskah Akadamik, pembahasan Raperda sampai penetapannya, Peraturan DPRD, Keputusan DPRD, risalah-risalah rapat pembahasan raperda,  agenda kegiatan DPRD, serta kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh Pimpinan dan Anggota DPRD dalam pembentukan produk hukum daerah.

Selain itu, ungkapnya,  setiap produk hukum yang sudah tersusun di Web JDIH sudah memiliki Abstrak sehingga masyarakat, pimpinan dan anggota DPRD serta yang lainnya dapat mengetahui lebih cepat isi dari produk hukum dan yang lainnya.

“Dengan demikian tentu lebih mempercepat pemahaman terhadap produk hukum yang ingin kita ketahui,” jelasnya.

Asep Noordin

Pelaksanaan JDIHN Award tingkat Nasional ini kata Asep, merupakan dukungan untuk implementasi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 33 Tahun 2012 tentang Jaringan Dokumentasi  dan Informasi Hukum Nasional. Perpres tersebut mengamanatkan agar JDIH dapat menjamin terciptanya pengelolaan dokumentasi dan informasi hukum yang terpadu dan terintegrasi di berbagai instansi pemerintah maupun instansi lainnya.

BPHN selaku pembina JDIH, terang Asep, adalah penyelenggarakan JDIHN AWARD dengan beberapa tahapan dan mekanisme penilaian yang ditargetkan tentu yang harus dilaksanakan oleh seluruh anggota JDIHN yang telah terintegrasi dengan JDIHN BPHN.

Dan pemberian Anugerah JDIHN atau JDIHN Awards bagi Anggota JDIHN, menurutnya, ini sebagai bentuk apresiasi dan pengakuan atas kinerja dalam mengelola JDIH. 

Asep mengaku, namun untuk mempertahankan prestasi ini tentu merupakan hal yang tidak gampang, perlu dedikasi dan kerja keras yang luar biasa serta didukung dengan team work yang kompak dan solid.

"Alhamdulilah pada tahun 2023, kita dapat meraih penganugerahaan  peringkat terbaik ke 1 di tingkat nasional, dan ini merupakan prestasi yang luar biasa serta merupakan kado terbaik pada Hari Ulang Tahun Kabupaten Pangandaran ke 11 tahun 2023,” pungkasnya.***


Berhasil Turunkan Stunting, Pangandaran Dan 96 Kabupaten Lainnya Terima Insentif Rp 7 Miliar dari Wapres RI


PANGANDARANNEWS.COM
– Kabupaten Pangandaran menerima penghargaan dan insentif fiskal atas prestasi pencapaian dalam percepatan penurunan stunting, dari penghargaan tersebut Penda Pangandaran pun  mendapatkan dana  insentif fiskal kinerja sebesar Rp 7 miliar.

Seperti disampaikan Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata di depan para wartawan beberapa waktu lalu usai menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Percepatan Penurunan Stunting yang digelar di Istana Wakil Presiden di Jakarta tanggal 06 oktober 2023 lalu.

"Rakornas ini bertujuan untuk memperkuat konsolidasi dan koordinasi seluruh pemangku kepentingan baik di pusat maupun daerah," terang Jeje.(10/10)

Jeje juga menyebut ia atas nama Pemkab Pangandaran pun secara simbolis menerima Insentif Fiskal Kinerja Tahun Berjalan untuk Kategori Penurunan Stunting Tahun Anggaran 2023, yang langsung diserahkan oleh Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

Ia pun mohon do’a dan dukungannya dari seluruh masyarakat Pangandaran agar  dalam upaya langkah kedepan upaya dalam penurunan stunting ini bisa berjalan semakin baik dan lancar.

Ia menjelaskan, ada 12 provinsi yang diprioritaskan dalam rangka penanganan stunting di Indonesia, dan seluruh terus bersinergi membantu penurunannya.

Dari jumlah provinsi prioritas penanganan stunting ini, kata Jeje, lalu ditingkatkan menjadi 17 provinsi guna percepatan penurunan stunting di Indonesia.

"Total Insentif Fiskal berupa penghargaan uang di tahun 2023 untuk penurunan stunting ini diberikan kepada 125 daerah, 7 Provinsi, 21 kota dan 97 kabupaten," jelasnya.***

Kembali Datang Ke Pangandaran Prabowo Subianto Bagikan 10 Perahu, Ini Ungkapan Nelayan Pangandaran


PANGANDARANNEWS.COM
– Bertempat di Pantai Aquarium Piamari Pangandaran Desa Babakan Kecamatan Pangandaran, Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto memberikan bantuan 10 unit kapal lengkap dengan  mesinnya  untuk para nelayan Pangandaran.(11/10)

Dalam kunjungan kerjanya untuk yang kedua kalinya ke Kabupaten Pangandaran selain menyerahkan bantuan kapal nelayan, Prabowo yang didampingi  mantan Menteri Kelautan Susi Pujiastuti, Pandu Laut Nusantara, masyarakat, nelayan, dan pedagang sekitar, juga menggelar aksi bersihkan pantai. 

Kunjungan Prabowo kali ini merupakan yang kedua kalinya setelah sebelumnya kunjungan pada tanggal 17 Juli 2023 lalu, dalam kunjungan tersebut  Prabowo juga menyerahkan 12 unit mesin kapal kepada para nelayan disusul dengan kegiatan pelepasan penyu serta bersih-bersih pantai.

Di depan para awak media, Prabowo mengatakan, tujuan penyerahan kapal kepada nelayan ini karena ia ingin memberdayakan dan memperkuat para nelayan khususnya nelayan yang ada di Kabupaten Pangandaran.

Ia juga menyampaikan terimakasih atas sambutan serta antusias masyarakat yang menyambut baik kedatangannya baik pada kunjungan lalu atau pun kedatangannya yang sekarang.

“Setiap saya datang ke Pangandaran saya melihat ada suatu semangat dan kepedulian yang begitu besar terhadap lingkungan, pantai dan laut yang merupakan bagian kekayaan alam Indonesia,” kata Menhan Prabowo.


Semuanya menurut Prabowo patut bangga dan menghormati karena seluruh alam ini adalah karunia dari yang Maha Kuasa, dan dari kekayaan alam ini rakyat bisa hidup. Artinya, jika masyarakat membiarkan alam rusak, berarti merusak kehidupan sendiri.

“Kita perlu anak-anak muda yang peduli dan cinta Tanah Air, dan saya sangat senang lihat inisiatif ini,” imbuhnya.

Sementara Susi Pudjiastuti atas nama masyarakat khusunya para nelayan dan pedagang menyampaikan terimakasih kepada Menhan Prabowo atas kepedulian dan bantuannya untuk ikut memajukan ekonomi khususnya di sektor perikanan laut.

“Terutama anak-anak Pandu Laut Nusantara yang tidak pernah lelah untuk menjaga kebersihan, penghijauan pantai dan tetap menjaga lingkungan tetap asri,” ungkap Susi.

Dalam kesempatan yang sama, Menhan Prabowo terlihat antusias saat bersama Ibu Susi Pudjiastuti turut menjajal kapal yang tertulis “Cintai, Jaga, dan Rawat Laut Kita”. 

Sementara nelayan penerima bantuan motor yang diberikan langsung oleh Menteri Pertahanan (Menhan) RI, Prabowo Subianto, Sutarto dan Yusu, keduanya mengaku sangat senang karena dalam kurun waktu 20 tahun menjadi nelayan, hari ini mendapat bantuan operhu beserta mesinnya yang sangat bagus dan baru.

“Saya ucapkan terimakasih Pak Prabowo,” kata Sutarto, nelayan asal Desa Putrapinggan.

Ia berharap, dengan bantuan ini bisa menopang kehidupan keluarganya karena selama ini ia melaut hanya menumpang dengan kapal motor atau perahu milik orang lain.


Hal senada dikatakan Yusuf, ia mengaku seperti mimpi saat menerima bantuan perahu dari orang nomer satu di Kementerian Pertahanan ini.

“Sudah 25 tahun melaut dan sekarang dapat perahu gratis, ya seperti mimpi,” ujar Yusuf.

Yusuf menyebut kendala saat melaut itu memang beragam terutama mengenai cuaca, terkadang tali dan layarnya bisa terlepas bahkan perhau  isa terbalik karena dihantam gelombang besar. Sehingga saat melaut dibutuh sarana yang bagus, dan perahu bantuan ini bagus.

“Jujur, selama ini yang memberi perhatian pada kami itu jarang, baru Pak Prabowo saja,” aku Yusuf.

Sutarto dan Yusu, keduanya sepakat berharap mudah-mudahan dengan bantuan yang diberikan Menhan ini menjadi salah satu jalan untuk memuluskan langkah Prabowo menjadi pemimpin, terutama komitmennya dalam memperbaiki kehidupan nelayan.

“Kami nelayan Pangandaran bahagia dengan bantuan ini, ke depan mudah-mudahan Pak Prabowo jadi pemimpin, jadi presiden dan selalu sukses dalam kegiatannya,”ungkapnya.(hiek)


Distribusikan Air Bersih, Kodim 0625/Pnd Gandeng PDAM Tirta Prabawa Mukti Pangandaran Sasar Warga Terdampak Kemarau


PANGANDARANNEWS.COM
– Dandim 0625/Pangandaran Letkol Indra Mardianto Subroto, M. IP terjun langsung ke lokasi untuk dalam pendistribusian air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan akibat kemarau panjang.

Bersama Perusahaan Umum Daerah PDAM (Perumda) Pangandaran Tirta Prabawa Mukti, Kodim 0625/Pnd terus menyasar daerah-daerah yang mebutuhkan pasokan air bersih akibat musim kemarau saat ini.

“Saat ini kami menditribusikan air bersih ke masyarakat di Desa Cintakarya Dusun Sudahurip Kecamatan Parigi,” terang Dandim.(11/10)

Penyuplaian air bersih ini, ucap Dabdim, dibagikan oleh PDAM Tirta Prabawa Mukti dengan menurunkan 2 armada tangki berkapasitas 8000 Liter, dengan teknis air ditampung di penampungan air bersih yang ada di tengah pemukiman warga.

Ia berharap penyuplaian air bersih ini bisa bermanfaat bagi warga dan berharap warga  menggunakan air bersih ini dengan sebaik-baiknya. 

“Saya juga menyampaikan terima kasih banyak kepada Dirut PDAM Tirta Prabawa Mukti  yang telah bekerja sama dalam kegiatan ini,” imbuh Dandim.

Di lokasi yang sama, salah seorang tokoh masyarakat Dusun Sidahurip Desa Cintakarya dan menyampaikan terimakasih kepada Pemkab Pangandaran melalui PDAM Tirta Prabawa Mukti dan Kodim 0625/Pangandaran, mudah-mudahan kegiatan penyalluran air bersih ini dapat terus dilakukan khusunya untuk daearh yang terdampak kemarau seperti di Dusun Sidahurip.

“Kami juga memohoin mudah-mudah musim hujan segera tiba agar kami dapat bertani kembali,” ucapnya. ***


Penuhi Janjinya Prabowo Kembali Kunjungi Masyarakat Pangandaran


PANGANDARANNEWS.COM
– Menteri Pertahanan sekaligus Calon Presiden (Capres) RI Prabowo Subianto, kembali mengunjungi Pangandaran untuk bertemu masayarakat pendukungnya dan para nelayan.(11/10) 

Saat berada di kawasan Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) di Desa Babakan Kecamatan Pangandaran, kepada sejumlah awak media ia memaparkan tujuan terkait penyaluran 10 unit perahu yang ia berikan pada sejumlah nelayan di Pangandaran ini untuk bertujuan mendukung pemberdayaan para nelayan khususnya nelayan Pangandaran.

Kata Prabowo, nelayan adalah salah satu komponen sangat penting dalam kemajuan perekonomian di Indonesia karena mereka merupakan penghasil protein sebagai salah satu strategis dan bagian dari ketahanan bangsa serta ketahanan nasional terutama protein untuk kekuatan anak-anak di Indonesia.

"Anak-anak kita membutuhkan protein dalam menghadapi stunting dan sebagainya," jelasnya.

Prabowo menilai sangat penting untuk memberdayakan para nelayan seperti yang dilakukan di wilayah Kabupaten Pangandaran, dan harus didukung agar mereka menjadi nelayan ber kualitas baik, penghasilannya baik dan ikan-ikannya bisa dinikmati masyarakat bukan oleh bangsa asing.

Tak hanya masalah nelayan, dalam sambutannya ia pun menyinggung masalah lingkungan, dan ia melihat sendiri ada suatu kepedulian besar dalam menjaga ekosistem dan lingkungan, pantai dan laut.

"Saya sangat resopek dan bangga karena kita tahu bahwa alam ini merupakan karunia dari maha kuasa dan di alam ini juga kita bisa hidup," ucapnya.

Sementara salah seorang tokoh masyarakat yang juga mantan Menteri Kelautan Susi Pujiastuti yang mendampingi kunjungan kerja Menhan ini, Susi memuji karena Prabowo memenuhi janjinya untuk kembali datang ke Pangandaran setelah kunjungan bebrapa waktu lalu.

"Selamat datang Pak Menhan Prabowo Subianto yang telah memenuhi janjinya ke Pangandaran dua kali serta berkesempatan memberikan bantuan perahu untuk nelayan Pangandaran," ungkap Susi.

Susi menyambut hangat Prabowo yang hadir dadampingi politisi asa Jawa Barat Dedi Mulyadi, dan ketiganya pun duduk berdampingan disuguhi kudapan untuk istirahat sejenak.

"Alhamdulillah Pak Menhan datang lagi penuhi janjinya, ayo kita ajak bersih Pantai Pangandaran saya tahu Pa Prabowo cinta sekali dengan alam bersih," imbuhnya.(hiek)


Ribuan Masyarakat Meriahkan Jalan Sehat Jelang HUT Milangkala Kabupaten Pangandaran Ke 11 Tahun


PANGANDARANNEWS.COM
- Ribuan masyarakat membanjiri  Lapang Procit Karang Pawitan Kecamatan Padaherang untuk ikut kegiatan jalan sehat dalam rankaian kegiatan memeriahkan jelang Hari Jadi Kabupaten Pangandaran yang ke 11.(10/10)

Pada kegiatan gerak jalan sehat yang dibuka langsung oleh Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata yang didampingi Wakil Bupati Ujang Endin Indrawan, tak hanya masyarakat saja namun pejabat di lingkup Pemkab Pangandaran pun ikut larut dalam kemeriahan acara ini.

Saat ditemui di sela-sela kegiatan Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata kepada PNews mengatakan, kegiatan ini merupakan rangkaian acara untuk menyambut  kan HUT Pangandaran yang ke 11.

Dalam kurun waktu 7 tahun menjadi bupati, dalam momen seperti ini Jeje mengaku ingin lebih dekat dengan masyarakat agar bisa ikut merasakan kegembiraan di usia 11 tahun Kabupaten Pangandaran.

"Apa yang masyarakat inginkan dan kondisinya seperti apa sih, dan saya mengatakan jelek atau bagusnya itukan  subjektipitas karena masyarakat sendiri  yang merasakan apakah pemerintahan berjalan pada on the trak atau seperti apa," ucapnya.

Ia berharap dengan kondisi ini tentu akan menjadi bahan evaluasi ke depan, sehingga dengan demikian akan ada dinamika, ada aspirasi rakyat yang berkaitan dengan persoalan-persoalan strategis.

Intinya, kata Jeje, pada momen ini ia bisa bisa lebih mendekatkan seluruh komponen pemangku kebijakan dengan masyarakat sehingga pada ujungnya tentu semuanya pun akan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

"Nanti juga kita bisa mendengarkan langsung apa sebenarnya yang kurang selama ini dirasakan masyarakat karena kata kita bagus belum tentu menurut rakyat, nah itu yang sedang kita evaluasi," terangnya.

Dalam momen milangkala ini banyak kegiatan yang melibatkan masyarakat langsung, seperti ada voli, jalan santai dan lainnya.

"Jadi dalam Milangkala ini harus lebih melibatkan masyarakat sebagai pemilik kedaulatan, dan penilaian masyarakat pada kurun waktu 11 tahun ini tentunya akan menjadi bahan evaluasi kita semua," pungkasnya.(Tn)

Saat ini Raperda APBD Perubahan 2023 Kabupaten Pangandaran Dievaluasi Gubernur, Anggaran Di Setiap OPD Alami Penundaan

Ketua DPRD Pangandaran, Asep Noordin HMM

PANGANDARANNEWS.COM
-  Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Pangandaran tahun 2023 beberapa waktu lalu dievaluasi Gubernur Jawa Barat, sebelumnya RAPBD tahun 2023 ini telah mendapat persetujuan bersama antara DPRD dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran melalui Rapat Paripurna dan telah ditandatangani kedua pihak.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Kabupaten Pangandaran Asep Noordin HMM mengatakan, usai persetujuan Raperda APBD Perubahan tahun 2023 jadi salah satu bukti harmonisasi, koordinasi dan kerjasama yang baik antara Pemerintah Daerah dengan DPRD.

Implementasi ini juga, kata Asep, sebagai wujud kepatuhan dalam menyelesaikan semua tahapan pembahasan Raperda APBD Perubahan tahun 2023 yang ditujukan untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pangangandaran.

Ia menambahkan, penyusunan Raperda APBD Perubahan tahun 2023 ini telah disesuaikan dengan arah kebijakan pokok pembangunan yang merupakan prioritas dan tertuang dalam Perubahan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun anggaran 2023. 

Asep menilai, secara teknis berbagai catatan dan pertanyaan serta koreksi yang disampaikan DPRD tentang keterkaitan antara kesesuaian indikator aturan belanja serta kebutuhan pencapaian kinerja, baik pada penyampaian pandangan umum maupun melalui rapat kerja komisi dengan SKPD dan antara Badan Anggaran DPRD dengan TAPD telah dilakukan pembahasan.

“Juga ditindaklanjuti secara transparan dalam suasana saling memahami tugas dan fungsi masing-masing,” jelas Asep. (01/10)

Ia mengungkapnya, nantinya setelah ada persetujuan bersama terkait Raperda APBD Perubahan tahun 2023 ini melalui Rapat Paripurna disampaikan kepada Gubernur Jawa Barat untuk dilakukan evaluasi sesuai amanat peraturan perundang-undangan.

"Evaluasi ini bertujuan untuk menguji kesesuaian dengan peraturan perundang-undangan yang meliputi aspek teknis, material dan aspek legalitas," terangnya.

Sementara hasil evaluasi Gubernur ini kedepannya akan menjadi pedoman untuk penyempurnaan di Badan Anggaran (banggar) DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk  dituangkan pada keputusan pimpinan DPRD. Dan setelah tahapan tersebut dilakukan, maka langkah selanjutnya Raperda APBD Perubahan 2023 ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) dan diundangkan dalam lembaran daerah.

Asep juga berharap seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD )segera melakukan efektivitas pelaksanaan kegiatan tanpa mengabaikan kualitas, karena  anggaran yang disiapkan dalam APBD Perubahan 2023 adalah anggaran maksimal. Oleh karenanya, efisiensi dalam pelaksanaan belanja tetap harus memperhatikan prioritas pembangunan dan kondisi keuangan daerah.

Pihaiknya juga meminta dalam melaksanakan kegiatan di setiap OPD senantiasa memperhatikan kepatuhan dan kedisiplinan terhadap pelaksanaan pengelolaan keuangan daerah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, dan kedepan untuk penggunaan APBD Perubahan 2023 tersebut lebih fokus pada pemanfaatan dan memaksimalkan anggaran keuangan yang tersedia.

"Seluruh anggaran di setiap OPD yang bersumber dari APBD mengalami penundaan, itu dilakukan agar kondisi keuangan cepat stabil," pungkasnya. (hiek)



Pasca Kebakaran Tiga hari Lalu, Kepulan Asap Masih Terlihat di Lokasi TPA Purbahayu


PANGANDARANNEWS.COM 
- Tiga hari pasca kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Desa Purbahayu Kecamatan Pangandaran api belum juga padam, asap tebal hingga hari ini masih terlihat mengepul di lokasi kebakaran.

Dari pantauan PNews, aktifitas penyemprotan air yang dilakukan pemadam kebakaran pun masih berlangsung, sementara pembuatan sekat dengan menggunakan alat berat sudah selesai dilakukan.

Tiupan angin yang tidak terlalu besar, membuat asap dari lokasi kebakaran tidak sampai ke pemukiman warga dan jalanan umum.

Ketua Tagana Kabupaten Pangandaran Nana Suryana membenarkan, hingga hari ke-3 api masih belum bisa dipadamkan sepenuhnya karena sumber api itu ada di bawah tumpukan sampah swehuingga saat disiram api terus muncul kembali.

“Mungkin air belum tembus ke bawah, dan mungkin juga disebabkan karena titik apinya banyak sehingga  cukup menyulitkan petugas untuk melakukan pemadaman," terangnya.(09/10)

Namun kata Nana, kepulan asap yang membumbung tinggi masih aman dan tidak memberbahayakan warga  karena lokasinya jauh dari permukiman.

Nana mengtatakan, hingga saat ini api kadang kelihatan di lokasi kejadian dan asap juga terus terlihat, walau tidak separah hari kemarin saat kebakaran terjadi.

Dulu memang pernah terjadi kebakaran, namun Nana menyebut kebakaran kali merupakan kejadian terparah di TPA Purbahayu.

Sementara penyebabnya kebakaran menurutnya hingga saat ini belum bisa diketahui pasti, apakah karena suhu panas atau faktor lain.

"Di lokasi TPA Purbahayu ini setiap hari ada aktivitas pemulung," ujarnya.(hiek)


Caleg PDI Perjuangan Dapil 2 Pangandaran, Frasta Gian Pratama Berbagi Santunan di Desa Pasirgelis


PANGANDARANNEWS.COM
– Salah seorang Calon Legislatip (caleg) DPRD Kabupaten Pangandaran Daerah Pemilihan (Dapil) 2 Kecamatan Mangunjaya-Padaherang dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan), Frasta Gian Pratama), kembali menyalurkan bantuan untuk Jompo, anak yatim dan Guru ngaji di Dusun Grewing Desa Pasirgelis Kecamatan Padaherang. (06/10)

Bersama tim kemenangannya,  Frasta pun meyerahkan langsung santunan tersebut di rumah masing-masing penerima bantuan.

Di sela-sela penyaluran bantuan tersebut Frasta mengaku merasa bersyukur karena dirinya bisa berbagi pada warga lainnya, walau dengan nilai yang relatif kecil. 

"Mudah-mudahan bisa bermampaat dan dapat membantu sedikit meringankan beban masyarakat," ucapnya.

Dihubungi terpisah, Tim Kemenagan Frasta Gian Pratama menyebut pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan positif yang dilakukan Frasta, dan tim pun berharap kegiatan ini dapat menginspirasi caleg lainnya untuk melakukan kegiatan positif secara kontinyu. 

"Kami berharap agar caleg seperti Frasta dapat didukung karena telah menunjukkan kontribusi nyata bagi masyarakat," ujarnya. (isiskoswara)

Kiriman Tumpeng Dari Polsek Karangnungal Kepada Koramil Saat HUT TNI ke 78, Tunjukan Soliditas TNI-Polri Di Daerah


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Sebagai bentuk wujud soliditas antara TNI dan Polro khususnya pada momen HUT TNI ke 78, jajaran Polsek Karangnunggal Tasikmalaya yang diwakili beberapa anggotanya seperti Aiptu Iwan Gunawan, Aipda Dian Wahyudi dan Brigadir Farid mewakili Kapolsek Karangnunggal Kompol Dindin Jumardini menyambangi Mako Koramil 1215/Krn dalam rangka memberikan kejutan dan ucapan selamat HUT TNI ke 78.

Sambil mengucapkan selamat, rombongan dari Polsek Karangnunggal pun datang sambil menyerahkan nasi yang diterima langsung oleh Danramil 1215/Krn Kapten Caj Dadan Kusnadi.(06/10)

Danramil Dadan Kusnadi yang tak menyangka akan mendapat ucapan selamat, merasa senang dan dengan bercampur haru ia pun menyampaikan ucapan terimakasih atas perhatian pihak Polsek Karangnunggal.

Danramil juga menyampaikan,   mudah-mudahan melalui momen ini TNI-Polri, khususnya di wilayah hukum Kecamatan Karangnunggal semakin solid dalam melaksanakan tugas di wilayah.

"Sampaikan salam hormat kepada Bapak Kapolsek dan rekan-rekan semua, semoga sehat-sehat selalu," ucapnya. (anwarwaluyo)

Dengan Tema TNI Patriot NKRI Pengawal Demokrasi Untuk Indonesia Maju, KODIM 0625 Pangandaran Peringati HUT TNI Ke 78


PANGANDARANNEWS.COM
- Berdasarkan hasil survei dari berbagai lembaga survei di tanah air, TNI telah mendapat tingkat kepercayaan masyarakat yang tinggi baik di dalam maupun di luar negeri. TNI telah hadir dan menjalankan amanah sebagai garda terdepan sekaligus benteng terakhir Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 78 tahun.

Demikian disampaikan Dandim 0625/Pangandaran Letkol Inf Indra Mardianto Subroto,M.IP, dalam sambutannya pada upacara Peringatan Hari Ulang Tahun TNI ke 78 yang dilaksanakan di alun-alun Parigi.(05/10)

Selain dihadiri Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata dan Wakil Bupati Ujang Endin Indrawan, HUT TNI ke 78 ini dengan tema "TNI Patriot NKRI Pengawal Demokrasi Untuk Indonesia Maju" juga turut dihadiri Kapolres Kab. Pangandaran AKBP Imara Utama, S.H.,S.I.K.,M.H, Ketua DPRD Pangandaran Asep Noordin, pimpinan dan anggota DPRD, Sekda Pangandaran Kusdiana, jajaran Forkopinda dan undangan tamu lainnya.

Dandim menyampaikan, berbagai ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan terhadap kedaulatan negara, keutuhan wilayah serta keselamatan segenap bangsa dan tumpah darah telah berhasil diatasi dengan baik.

Dandim menyebut, setelah Pandemi Covid-19 mereda, dunia saat ini sedang berusaha memulihkan diri dari krisis pangan, energi dan krisis finansial, dan situasi geopolitik dan ekonomi juga dipenuhi dengan ketidakpastian akibat konflik dan krisis di berbagai belahan dunia.

Di lingkup nasional, beragam potensi ancaman juga semakin kompleks. Untuk itu di momentum ulang tahun ke-78 TNI ini harus dijadikan sebagai bahan introspeksi untuk berbenah demi mewujudkan TNI yang profesional, modern, dan tangguh. Artinya, kekuatan TNI sebagai komponen utama pertahanan negara harus berkomitmen untuk bersinergi dengan seluruh komponen bangsa lainnya dalam mengawal demokrasi untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri, maju dan sejahtera.

Dan tema "TNI Patriot NKRI Pengawal Demokrasi Untuk Indonesia Maju" ini menurut Dandim, karena salah satu tantangan besar yang dihadapi bangsa Indonesia dalam waktu dekat adalah pemilihan umum serentak tahun 2024.

Kelancaran dan kesuksesan agenda pesta demokrasi ini ujar Dandim, akan sangat menentukan perjalanan kehidupan berbangsa dan bernegara ke depan.

"Dan untuk menyikapi kondisi tersebut para prajurit TNI dituntut untuk peka dan antisipatif terhadap dinamika dan perkembangan situasi bangsa, karena TNI berkomitmen untuk menjamin keamanan dan kelancaran dalam mewujudkan Pemilu 2024 berlangsung dengan aman, damai dan sejuk," tegasnya.


Dalam menghadapi spektrum ancaman ke depan yang semakin luas dan kompleks, kata Dandim ini tidak terlepas dari dua hal yang sangat menentukan diantaranya perkembangan teknologi dan sistem pertahanan. Dan negara akan hadir untuk terus meningkatkan kapabilitas pertahanan yang relevan dengan meperkembangan teknologi militer terkini, sehingga TNI dapat menjadi kekuatan pertahanan negara
yang modern dan mampu berperan aktif serta memiliki daya gentar tinggi di lingkungan strategis, regional maupun global.

Menurut Dandim TNI juga harus terus melakukan adopsi, inovasi dan rekayasa teknologi mutakhir serta memberdayakan industri pertahanan global dengan memegang teguh semangat kemandirian melalui penguatan industri pertahanan dalam negeri, guna tercapainya postur TNI yang diharapkan.

"Selain itu penguatan budaya strategis prajurit TNI harus tetap menjadi pagar serta fondasi utama dalam pertahanan, yaitu TNI yang semakin profesional dan manunggal dengan rakyat," sebutnya.


Masih di tempat yang sama, Bupati Kabupaten Pangandaran dalam sambutanya menyampaikan, ia merasa bersukur karena hari ini tanggal 5 oktober semua bisa berkumpul dalam rangka memperingati hari TNI 78 tahun 2023.

Kata bupati, sejatinya peringatan ini bukan hanya simbolis, namun harus menjadi momen untuk bisa tetap mengenang sejarah perjuangan yang luar biasa yang dilakukan TNI demi menjaga kedaulatan dan keamanan negara.

Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Pangandaran, ucap bupati, pihaknya mengucapkan Dirgahayu TNI ke 78.

"Kami mengucapkan terimakasih kepada seluruh prajurit TNI atas dedikasi, loyalitas dan profesionalisme yang telah ditunjukkan selama ini," kata bupati.(*)

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN