Kemenag Pangandaran; "Jika Ada Calon Jemaah Haji Meninggal, Pemberangkatannya Bisa Diwariskan"


PANGANDARANNEWS.COM
 - Hingga saat ini calon jemaah haji asal Kabupaten Pangandaran yang rencananya akan berangkat tahun ini, sudah Ada enam orang yang meninggal dunia.

Demikian disampaikan Kasi Haji Pelayanan Haji dan Umroh Kabupaten Pangandaran Hilman Saefulloh, keenam calon jemaah haji yang meninggal ini daptar nantinya akan dilimpahkan kepada ahli warisnya masing-masing.

"Ini sesui aturannya yang seperti itu, dan kini kami sedang berembug siapa saja yang akan mengisi daptar yang melanjutkan," jelas Hilman, saat ditemui PNews di ruang kerjanya beberapa hari lalu. (03/03).

Hilman mengatakan, ahli waris ini bisa ke istri, suami, anak, orang tua atau saudara lainnya yang berhak untuk menggantikanya.

Dan untuk penentuan siapa yang bisa menggantikannya, menurutnya, tergantung dari kesepakatan keluarga.

"Jadi dalam hal ini bukan kemenag yang menentukan dan menunjuk penggantinya," imbuhnya.

Ia menambahkan, pihak keluarga harus mengajukan surat langsung ke Kemenag dengan melampirkan surat keterangan kematian atau akta kematian, dan untuk keberangkatannya tetap disesuaikan dengan tahun  keberangkatan calon haji yang wafat tersebut. Dan untuk pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) dilakukan seperti haji reguler lainya.

"Namun jika pemberangkatannya akan dibatalkan atau tidak ada ahli warisnya, juga dilakukan seperti biasa," jelasnya lagi.

Hilman juga mengatakan, waiting list keberangkatan haji di Kabupaten Pangandaran mencapai sekitar 17 tahun. Dan dengan antrian sepanjang itu estimasi kuota haji per tahunnya sebanyak 400 calon jemaah sehingga idealnya jika akan daftar minimal dari usia 12 tahun. Sementara untuk usia keberangkatan haji pada usia 18 tahun, artinya sebelum 18 tahun belum bisa berangkat.

Disoal kuota haji tahun ini, Hilman mengatakan, saat ini kuota haji Kabuaten Pangandaran belum keluar.

"Baru ada kuota untuk provinsi saja," pungkasnya.(PNews)

Anggota Kodim 0612/Tasikmalaya Ikuti Sosialisasi Penyuluhan Terkait Penyakit Jantung Dan Stroke


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
– Untuk mengeliminir korban prajurit yang meninggal akibat sakit jantung, stroke dan hipertensi,  Kodim 0612/Tasikmalaya mengikuti dan menggelar kegiatan sosilasasi kesehatan dan perilaku hidup sehat bagi prajurit dan PNS, bertemat di aula Makodim 0612/Tasikmalaya Jalan Otista No 11 Empangsari Kecamatan Tawang Kota Tasikmalaya.(06/03).

Kegiatan ini dibuka oleh oleh Kasdim 0612/Tasikmalaya Mayor Inf Deni Zenal Mutaqin S .Sos, dengan nara Sumber PNS Dewi Yuliana  S.kep.NERS Personil Dari Denkesyah 030402 Garut.

Dalam sambutannya, Kasdim 0612/Tasikmalaya Mayor inf Deni menyampaikan, penyakit jantung menjadi penyebab kematian tertinggi setelah stroke. Dan bagi para penderita penyakit jantung kecepatan penanganan merupakn hal krusial yang harus segera dilakukan.

Dan khususnya untuk Prajurit TNI dan PNS di lingkungan Kodim 0612/Tasikmalaya, kata Desi, turut berpengaruh terhadap kecepatan dalam penanganan penyakit jantung.
Oleh karenai itu ia berharap agar kegiatan sosialisasi ini diperhatikan oleh seluruh jajaran personil  yang saat ini mengikuti penyuluhan ini.

"Apabila ada yang ingin ditanyakan tentang pencegahan atau penangan penyakit lain silahkan ditanyakan langsung ke pemateri,” ujar Kasdim.

Kasdim juga mengucapkan terimakasih kepada Dandeskesyah Garut  atas penyelenggaraan kegiatan sosialisasi kesehatan penanganan serangan jantung dan penyakit lainnya.

"Kegiatan ini sangat penting, karena fakta dan berdasarkan data banyak sekali prajurit-prajurit kita yang sakit dan meninggal karena faktor kesehatan yang tidak baik seperti jantung, stroke dan hipertensi," ucapnya.


Sementara PNS Dewi Yuliana S.kep.NERS dalam paparannya menjelaskan, jantung koroner merupakan kondisi ketika pembuluh darah utama yang memberi pasokan darah, oksigen, dan nutrisi untuk jantung menjadi rusak.

"Biasanya kondisi ini disebabkan oleh plak kolesterol dan proses peradangan," terang Dewi.

Sementara untuk mendiktesi penyakit jantung koroner, terang Dewi, ada beberapa tanda-tandanya seperti nyeri di bagian dada kiri, pada lengan bahu, punggung, rahang, sulit bernafas, pusing, berkeringat dingin, mual muntah dan cepat merasa sangat lelah," jelas Dewi.

Untuk pencegahan penyakit jantung koroner, imbuh Dewi, dapat dicegah dengan menjalani pola hidup sehat seperti berhenti merokok dan membatasi konsumsi alkohol.

*Selain itu kelola stres dengan baik, misalnya dengan melakukan relaksasi otot atau latihan pernapasan dalam,” imbuhnya.

Sementara Pasi Pers Kodim 0612/Tsm Lettu inf Mirhamdi memberikan saran agar seluruh anggota Kodim Tasik agar melakukan pengecekan medical checkup, terutama terkait  penanganan serangan jantung dan pola hidup sehat bagi prajurit, dan untuk menjadi panduan bagi Prajurit dalam menerapkan pola hidup sehat.

“Melalui penyuluhan kesehatan seperti ini, diharapkan prajurit, PNS dan Persit KCK khususnya jajaran Kodim 0612/Tasikmalaya  lebih sadar akan pentingnya pola hidup sehat, “pungkasnya. (anwarwaluyo)

Wildan dan Sipa Asal Kecamatan Pangandaran Berhasil Sabet Juara 1 Duta Baca Kabupaten Pangandaran Tahun 2023


pangandarannews.com
- Melalui proses dan sejumlah seleksi yang diikuti 12 peserta seperti seleksi administrasi, konten video, tes tulis, pengembangan diri dan wawancara, akhirnya Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Pangandaran menetapkan peserra asal Kecamatan Pangandaran, Muhamad Wildan dan Sipa Aulia berhasil meraih juara 1 dalam ajang pemilihan Duta Baca Pangandaran 2023.

Peserta seleksi pemilihan Duta Baca Pangandaran 2023 ini berasal dari perwakilan kecamatan se-Kabupaten Pangandaran dan puncak pemilihan Duta Baca ini dilaksanakan di Gedung Perpustakaan Kabupaten Pangandaran.(4/3)

Dalam seleksi Grand Final Duta Baca Pangandaran ini peserta melakukan tes tulis yang berisikan wawasan umum, seputar perpustakaan, literasi tentang Pangandaran yang dilanjutkan dengan pemaparan program serta sesi tanya jawab dan wawancara.

Usai kegiatan, Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pangandaran Dede Suci Sondari kepada sejumlah awakedia mengatakan, proses tahapan pemilihan ini sudah sesuai dengan teknis pelaksanaan dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Suci juga bersukur proses pelaksanaan seleksi berjalan dengan lancar dan semua peserta mengikuti setiap tes hingga acara puncak grand final.

"Pemenang duta baca ini akan mewakili Kabupaten Pangandaran ke tingkat provinsi Jawa Barat di tahun 2023, tepatnya tanggal 13-15 Maret, "terangnya.(04/03)

SementaravKepala Bidang Pengolahan, Layanan dan Pelestarian Bahan Perpustakaan Dispusip Pangandaran, Andang menambahkan, pemilihan duta baca ini merupakan program tahunan yang diselenggarakan pemerintah daerah melalui Dispusip yang bertujuan sebagai ajang pembentukan karakter anak.

Diharapkan para duta baca ini, kata Andang nantinya harus menjadi role model untuk terus menggaungkan serta mengajak masyarakat Pangandaran untuk datang ke perpustakaan sehingga bisa menumbuhkan minat baca, terlepas apa itu programnya.

"Dan para duta baca ini tentunya menjadi mitra kami dalam meningkatkan indeks literasi masyarakat," ungkap Andang.

Masih di tempat yang sama, Ketua Paguyuban Duta Baca Pangandaran Aldi Nur Fadillah, mengungkapkan, memahami literasi ini menjadi penting karena literasi bukan hanya persoalan memahami dan mempelajari tapi menerapkan bagaimana menjalani hidup yang bermakna. 

"Melalui kegiatan duta baca ini mereka dituntut untuk menjadi beranda terdepan untuk menyebarkan virus membaca," kata Aldi.

Ia menambahkan, duta baca Pangandaran yang terpilih harus bisa menjadi ikon gerakan literasi di masyarakat sehingga diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial saja, namun dalam setahun kedepan mereka harus mampu mengabdi, bermitra dan berkolaborasi dengan Dispusip dalam setiap kegiatan literasi.

"Perpustakaan sejatinya merupakan rumah ilmu, dan membaca dapat menumbuhkan banyak minat dalam segala bidang kehidupan," katanya.

Berikut daftar pemenang Duta Baca Pangandaran Tahun 2023

1. Juara 1 Putra Muhammad Wildan  Kecamatan Pangandaran 

Juara 1 Putri Sipa Aulia Kecamatan Langkaplancar 

2. Juara 2 Putra  Asep Rifki Maulana Malik Kecamatan Cigugur

Juara 2 Putri Sri Puji S Rahayu Kecamatan Padaherang 

3. Juara 3 Putra Dini Sirojul Munir Tasikmalaya

Juara 3 Putri  Indah Permata Sholihah  Kecamatan Pangandaran.(PNews)

Dojo 3 Kecamatan BKC Pangandaran Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Di Mangunjaya


PANGANDARANNEWS.COM
- Bertempat di halaman MIN 1 Pangandaran Desa Sindangjaya Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran puluhan Kohay (karateka) Perguruan Bandung Karate Club (BKC) Kabupaten Pangandaran mengikuti ujian kenaikan tingkat dari berbagai jenjang mulai sabuk putih hingga sabuk hitam, kegiatan ini langsung dihadiri Wakil Ketua Umum BKC Kabupaten Pangandaran Yadi Haryadi, S.IP dan seluruh pengurus.(05/03)

Menurut salah seorng Tim pelatih di Dojo MIN 1 Pangandaran Udin yang akrab di panggil Kang udin, ujian kenaikan tingkat ini merupakan salah satu agenda rutin yang dilaksanakan setiap enam bulan sekali oleh BKC yang diikuti dari beberapa dojo, diantaranya dojo Kalipucang, Padaherang dan dojo Mangunjaya.

"Sementarauntuk dojo Kecamatan Sidamulih, Parigi dan Pangandaran kemungkinan akan dilakukan ujian susulan, karena tempatnya jauh," terang Udin.

Di tempat yang sama ketua staf pelatih BKC Kabupaten pangandaran Kurniadi  menjelaskan, ujian ini juga untuk mengukur kemampuan anak dari lamanya latihan selama 6 bulan. Untuk itu club perlu menguji sampai dimana skill individunya, perkembangan gerakan ke gerakan lainnya dan mental trainingnya agar karateka bisa lebih naik lagi.

"Dan yang tidak kalah penting adalah adrenalin dan kualitas anak,” ujarnya.

Dengan berbagai prestasi yang telah di peroleh Kurniadi juga berharap BKC Kabupaten Pangandaran mampuh meraih prestasi gemilang pada even kejuaraan.

"Walau saat sudah banyak prestasi yang di raih atlit BKC kabupaten Pangandaran, tapi kita tidak boleh puas sampai disini," imbuhnya.


Berikut rekapitulasi hasil perolehan mendali atlit BKC Stars Pangandaran pada Event SAMANDA CUP 2 :

1. Roma Handi Yantoro Juara 1 Kumite -55 kg dan -67 kg Senior Putra

2. Maria Noviana Juara 1 Kumite U21 dan Senior -50 kg Putri

3. Alfi Hidayati Juara 1 Kumite U21 dan Senior -55 kg Putri

4. Kevin Fonsecha Juara 1 Kumite Junior -68 kg dan Putri

5. Sinta Rahma Putri Juara 1 Kumite Cadet -47 kg Putri

6. Septriana Pratama Juara 1 Kumite Cadet -63 Putra

7. Rizna Aliya Safitri Juara 2 Kumite U21 dan Senior -61 kg Putri

8. Sinta Rahma Putri Juara 2 Kata Cadet Putri

9. Dina Ayu Juara 2 Kata Pemula Putri

10. Anisa Putri Amelia Juara 3 Kumite U21 dan Senior -55 Putri

11. Firda Rismaya Juara 3 Kumite U21 dan Senior -50 Putri

12. Bella Binafsihi Juara 3 bersama Kumite -30 kg Putri

13. Micko Zora Aryasatya Juara 3 bersama Kumite Pemula -40 kg Putra

14. Lisa Pebrianti Juara 3 bersama Kata U21 Putri

15. Adelia Juara 1 Festival Kumite SMA Putri-50 Kg 

16. Rizal Juara 1 Festival Kumite SMA Putra -60 Kg 

17. Putradian Juara 1 Festival Kumite SMA Putra -60 Kg 

18. Jihan Mecca Febbiyan Juara 1 Festival Kumite SMP Putri +40 Kg 

19. Putri Raisya Juara 1 Festival Kata SMP Putri Putih-Orange

20. Fahrezi Juara 2 Festival Kumite SMA Putri -50 Kg 

21. Lika Azkia Juara 3 Festival Kumite SMA Putri +50 Kg 

22. Dewi Oktaviana Putri Juara 3 Festival Kumite SMP Putri +40 Kg

23. Rina Juara 3 bersama Kata Junior Putri

Dengan Total 11 mendali Mas , 4 Perak dan 8 Perungu. (TnT)

Kosti Pangandaran Siap Berkontribusi Di Sektor Pariwisata


PANGANDARANNEWS.COM
-Komunitas Sepeda Tua Indonesia (Kosti) kini hadir di kabupaten Pangandaran dengan wajah dan semangat baru, walau sudah lama hadir namun kali ini Kosti sudah memiliki legalitas dan kapasitas yang bisa menambah kepercayaan terutama bagi para penggemar sepeda tua.

Kini Kosti pun terus berbenah mulai dari tertib administrasi, struktural kepengurusan hingga rencana program-program pun lebih strategis.

Seperti disampaikan ketua Kosti Pangandaran, Agus Teguh Suryaman saat dihubungi ditemui PNews Taman Paamprokan kawasan pantai pamugaran, jumlah pesepeda ontel yang tercatat di
Kosti Pangandaran lebih dari seratus orang yang tersebar di beberapa klub di kecamatan Cijulang, Parigi dan kecamatan Pangandaran.


Menurut Agus Komunitas ini menaungi para penggemar dan pencinta sepeda tua sejenis sepeda Onthel, yang dinamai onthelis dan onthelista (bagi wanita).

"Saya berharap Kosti yang didominasi kaum tua ini bisa tetap eksis serta ikut bersinergi dengan pemerintah sesuai porsinya," ujar Agus.(04/03)

Agus jugavmengingatkan kembali agat semua onthelis bukan hanya eksis tetapi mampu bersama-sama dengan pemerintah daerah memajukan Pangandaran sebagai daerah pariwisata.

Sementara menurut Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (Kormi) Kabupaten Pangandaran, Hj Ida Nurlela Wiradinata yang hadir didampingi Wakil Bupati Pangandaran sekaligus Ketua Dewan Penasehat Kosti, H Ujang Endin Indrawan, menyampaikan,

Dalam acara tersebut hadirl ketua Kormi (Komite Olahraga Masyarakat Indonesia) yang membawahi Kosti yaitu Hj. Ida Nuralela Wiradinata. Dan juga Wabup Pangandaran H. Ujang Endin Indrawan yang sekaligus ketua Dewan Penasehat Kosti, pihaknya mendorong agar Kosti terus berperan aktif dan membantu pemerintah daerah dalam sektor masing-masing.

"Saya berharap semuanya, warga Pangandran dapat sehat, bahagia dan cerdas," ucap Ida.


Hal senada dikatakan Wakil Bupati Pangandaran Ujang Endin Indrawan, ia pun meminta agar semua onthelis terus memperkuat silaturahmi, karena dengan silaturahmi akan mendatangkan rizki.

"Mari kita hidupkan dengan mengekplorasi hasil kerajinan atau kreasi yang bisa membangkitkan ekonomi rakyat
dan jika para onthelis ini memiliki kemampuan dalam kerajinan silahkan pasarkan, ini lebih kreatif," kata wakil bupati.

Masih di tempat yang sama, ketua Kosti provinsi Jawa barat, Fredy Epriliansyah berharap setelah Kosti mendapat legetimasi ke depannya lebih maju dan bisa berkontribusi ke Pemkab Pangandaran. (harisfirdaus)

Jumat Curhat Jadi Sarana Polres Pangandaran Silaturahmi Dengan Warga


PANGANDARANNEWS.COM
- Menginjak genap 1 tahun ( 28 Pebruari 2023) berdirinya Polres Pangandaran terus memantau kondisi masyarakat sesuai tugas yang diemban Polri.

Seperti disampaikan Wakapolres Pangandaran, Kompol Arisbaya, SH saat kegiatan Jum'at Curhat di halaman Mesjid Miftahul Huda Dusun Babakanjaya RT 18 RW 07 Desa Kedungwuluh Kecamatan Padaherang, Jumat Curhat ini merupakan program Kapolri yang diaplikasi oleh seluruh jajaran institusi Kepolisian Republik Indonesia hingga ke jajaran wilayah hukum terendah di sektor kecamatan. (03/03)

Selain dihadiri warga, kegiatan yang turut dihadiri Babinsa Koramil 0625 Padaherang, Kepala BLUD Padaherang, Sekmat Kecamatan Padaherang, Tokoh Masyarakat, Tokoh Ulama, Ormas / LSM Se - Kecamatan Padaherang, Perangkat Desa Kedungwuluh dan citivisitas SMU/SMK Padaherang.

Di tengah-tengah masyarakat, Wakapolres menyampaikan,  sinergitas yang dibangun antara ulama, umaro dan masyarakat dengan instituasi kepolisian ini diharapkan bisa mengambil peran dalam mencegah kerawanan ketertiban dan keamanan serta meminimalisasi gangguan keamanan di tingkatan terendah.

Dan Polri selaku penegak hukum, menurut Wakapolres, dalam tugasnya tentu selalu melaksanakan pendekatan secara humanis sesuai tagline Polri PRESISI (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan).

"Untuk melayani laporan dan masukan dari masyarakat Polres Pangandaran siap melayani 24 jam," tegas Wakapolres.

Dalam kesempatan tersebut Wakapolres juga memberikan beberpa saluran layanan yang ada di Polres Pangandaran, diantara melalui hotline melalui Nomor WhatApps (WA) 0811-2442-110,  jejaring sosial media FB : polres pangandaran, IG : polres_pangandaran, TW : polres pangandaran, Tiktok : polres pangandaran. (TnT)

Pada Musrenbang RKPD 2024, DPRD Pangandaran Sampaikan 6 Pokir


PANGANDARANNEWS.COM
- Bertempat di hotel Pantai Indah Timur saat acara Musawarah Rencana Pembangunan Rencana Kerja Perangkat Daerah (Musrenbang RPJMD) Kabupaten Pangandaran tahun 2024, Ketua DPRD Pangandaran Asep Noordin.H.M.M berkesempatan menyampaikan enam pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD.(01/03)

Asep menyampaikan Musrenbang merupakan forum yang membahas penyusunan rencana pembangunan, baik pembangunan nasional maupun pembangunan yang ada di daerah. 

Pada Musrenbang RKPD 2024 ini, kata Asep, juga bertujuan untuk menyepakati permasalahan pembangunan daerah serta prioritas pembangunan apa saja di tahun 2024.

Selain itu, imbuh Asep, dalam musrembang ini disepakati kegiatan, pagu indikatif, indikator dan target kinerja serta lokasi. Penyelarasan program dan kegiatan pembangunan daerah dengan sasaran dan priorotas pembangunan provinsi dan klarifikasi program dan kegiatan yang merupakan kewenangan pemerintah kabupaten dengan program dan kegiatan desa yang diusulkan berdasarkan hasil musrenbang di tingkat kecamatan. 

"Dan peran DPRD dalam penyusunan rencana pembangunan daerah ini sesuai  Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017," terang Asep.

Ia menambahkan,  dalam penyusunan awal RKPD, DPRD memberikan saran dan pendapat berupa pokok-pokok pikiran berdasarkan hasil reses dan penjaringan aspirasi dari masyarakat sebagai bahan perumusan kegiatan, lokasi kegiayan dan kelompok sasaran yang selaras dengan pencapaian sasaran pembangunan yang telah ditetapkan dalam Peraturan Daerah (Perda) tentang RPJMD. 

Pokok-pokok pikiran yang dimaksud, menurut Asep, diantaranya penguatan sektor unggulan dalam penanganan kemiskinan dan penyerapan tenagan kerja, pengembangan pusat ekonomi masyarakat melalui program ekonomi kreatif, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dan penanganan stunting.

Selain itu dalam pokir tersebut DPRD juga memberikan masukan terkait peningkatan kapasitas pendidikan kesetaraan, peningkatan nilai invetasi melalui infrastruktur dan konektivitas pusat-pusat pertumbuhan ekonomi, reformasi birokrasi dan inovasi daerah. 

"Semua ini kami sampaikan dalam forum Musrenbang RKPD tahun 2024," pungkasnya. (PNews)

Bapenda Pangandaran Sosialisasikan WIUP Ke Sejumlah Pengusaha Galian C


PANGANDARANNEWS.COM
- Bertempat di Mal Pelayanan Publik (MPP), sejumlah pengusaha tambang batuan (galian c) tadi siang dikumpulkan oleh Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pangandaran untuk mengikuti  sosialisasi terkait penempuhan Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) oleh Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Jabar wilayah 6 Tasikmalaya.(02/03)

Pada pertemuan tersebut Pejabat Fungsional Penyelidik Bumi Cabdin ESDM Wilayah 6 Tasikmalaya, Pepen Ucu Atila, menyampaikan beberapa catatan penting bagi para pengusaha pertambangan batuan atau galian c dan Pepen juga memerintahkan agar pengusaha segera mengajukan izin ataupun persyaratan lengkap yang memenuhi WIUP.

"Bagi pengusaha yang tak mengantongi izin, ini sama dengan maling karena tidak menempuh proses yang legal," ungkapnya.

Dan sebelum perizinan diproses, ini harus ada kesesuaian dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Pangandaran, artinya jika sesuai dengan RTRW boleh lanjutkan dan apabila tidak sesuai pemda akan melakukan penolakan.

Sebelum menempuh izin, kata Pepen  pengusaha pun harus melakukan koordinasi ke dinas PU, lalu melengkapi persyaratan berkas perizinan dan jangan melakukan penambangan frontal, membelah tebing, efek Kesehatan, Keselamatan, Kerja dan merusak Lingkungan Hidup atau K3.

Selain itu, imbuh Pepen  pengusaha juga harus membuat jaminan reklamasi yang masuk ke negara.

"Di Pangandaran ada 25 titik galian c dan yang sudah menempuh izin baru 10 yang 5 titik sudah operasi produksi dan yang 5 titik baru eksplorasi, yang 5 sudah operasi itu berada di Kecamatan Cimerak 3 titik galian c dan  Kalipucang 2 titik galian c.

Masih di tempat yang sama Kepala Bapenda Pangandaran Dadang Solihat mengatakan, dengan dikumpulkannya para pengusaha tambang ini diharapkan bisa memberikan efek untuk proses menempuh perijinanya.

"Sehingga pemilik galian c yang tak berizin dapat menempuh izin setelah mengetahui prosedur perizinan pertambangan batuan ini," ujar Dadang.

Sementara Kasat Reskrim Polres Pangandaran AKP Luhut Sitorus beekeinginan menutup lokasi galian c yang tak berijin ini, pasalnya dari asfek hukum harus ada keregasan, namun saat ini pihaknya baru melakukab penyelidikan.

"Tapi kami juga harus melihat dulu apakah pelanggaran ini secara administratif atau pidana," ucapnya. (hiek)

Bupati Pangandaran;"Manusia Hebat Itu Yang Bisa Keluar Dari Kondisi Darurat"



PANGANDARANNEWS.COM
- Manusia hebat adalah yang bisa keluar dari zona darurat serta mampu menciptakan peluang-peluang untuk menciptakan solusi dari kondisi yang minimalis.

Demikian disampaikan Bupati Kabupaten Pangandaran Jeje Wiradinata, dalam sambutannya  pada Musawarah Rencana Pembangunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (Musrenbang RPJMD) tahun 2024 Kabupaten Pangandaran, bertempat di Hotel Pantai Indah Timur.(01/03)

Jeje mengatakan, harus ada perubahan paradigma, mainset  dan pola kerja para penyelenggara pemeintah yanhg disesuaikan dengan kondisi pemda saat ini. 

Artinya, kata Jeje, sekarang sudah bukan saatnya lagi ada keluh kesah, walau pun kondisi keuangan daerah sedang tidak dalam posisi "menggembirakan" namun bukan berarti tidak bisa berbuat apa-apa.

"Ini tidak gampang, namun dengan dedikasi yang tinggi serta kemauan keras tentu akan indah pada waktunya," ungkapnya.


Jeje menyebut saat ini data kemiskinan di Kabupaten Pangandaran sekitar 9,32 %, walau pun angka ini bukan angka kemiskinan tertinggi di Jawa Barat namun setiap tahun harus terjadi penurunan.

Disoal skala prioritas RPJMD tahun 2024, Jeje mengatakan, akan lebih difokuskan pada infrastruktur, penanganan kemiskinan dan stunting.

Jeje mengkui, dampak pandemi beberapa tahun lalu hingga kini masih terasa, seperti pada sektor pariwisata, perdagangan dan daya beli mayarakat.

Jeje juga berharap agar masyarakat bisa mampu memanfaatkan peluang yang ada, seperti pada usaha sektor wisata, kuliner dan UMKM lainnya.

"Misalnya banyak usaha jajanan yang menjanjikan, namun percuma jika pelaku usaha tersebut dilakukan bukan oleh masyarakat Pangandaran sendiri," ucap jeje.(hiek)

123 P3K Pemkab Pangandaran Ikuti Perjanjian Perpanjangan Kerja


PANGANDARANNEWS.COM
- Bertempat di Grand Hotel Parigi, Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata didampingi Kepala BKPSDM Kabupaten Pangandaran, Kepala Dinas Pertanian, Sekretaris Disdikpora, Sekretaris BKPSDM, dan Direktur Utama Perumda BPR BKPD Pangandaran, menghadiri pelaksanaan Perjanjian Perpanjangan Kerja(PPK) 123 Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (PPPK), terdiri dari tenaga guru sebanyak 97 orang, penyuluh pertanian 24 orang dan tenaga kesehatan sebanyak 2 orang di lingkup Pemerintah Kabupaten Pangandaran. (28/02) 

Dalam sambutannya, Bupati Pangandaran mengajak para Pegawai PPPK untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat sesuai bidangnya masing-masing.

"Ayo kita bangun Pangandaran dengan cara memberikan layanan terbaik untuk masyarakat," ucap bupati.(hiek)


Diguyur Hujan Deras, Satu Ruang Kelas MTs Cibenda Ambruk


PANGANDARANNEWS.COM
- Satu ruang kelas Madrasah Tsanawiyah (MTs) Bojong si Desa Cibenda Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran, roboh usai diguyur hujan deras yang disertai angin kencang.

Seperti disampaikan Kepala Desa Cibenda Dede Rusliana,  ruang kelas yang roboh sekitar pukul 12. 00, saat hujan mengguyur cukup besar yang disertai tiupan angin besar. 

"Beruntung saat roboh tidak ada siswa atau guru di dalam ruangan tersebut, karena kelas itu sudah dikosongkan sejak lama," terangnya.(28/02)

Dede belum bisa memastikan berapa kerugian akibat kejadian ini, tapi yang yang jelas tadi dari BPBD, TNI db Polri sudah ke lokasi.

Ditemui di lokasi kejadian, Ketua Yayasan Al Huda Euis Khadijah mengatakan, bangunan itu memang sudah lama lapuk karena sudah hampir 20 tahun belum diperbaiki.

Menurutnya, sejak semester awal kelas tersebut memang sudah dikosongkan, tapi itu tidak mengganggu aktifitas belajar mengajar karena ada dua bangunan sekolah.

Kata Euis, MTS tersebut sudah berusia cukup tua, bahkan sudah eksis sejak tahun 1960an.

"Saya juga lululsan sekolah ini, psa awalnya MTs ini berlokasi di Cibenda," jelasnya. (hiek)

Belum Adanya Regulasi Pemasangan Jaringan Di Kabupaten Pangandaran, Akibatkan Banyak Kabel Internet Tak Berijin


PANGANDARANNEWS.COM
- Pemerintah Kabupaten Pangandaran hingga saat ini belum memiliki regulasi terkait pemasangan provider internet, sehingga masih ada kabel jaringan internet yang terpasang ilegal.

Seperti disampaikan Kepala Seksi Pengembangan e-Government  dan Pengelolaan Infrastruktur TIK Dinas Kominfo Statistik dan Persandian Kabupaten Pangandaran Thoyib Wahyudin membenarkan hal tersebut, pengaturan soal penataan jaringan internet memang hingga saat ini belum dibuatkan.

"Aturan tersebut juga sejauh ini  belum direncanakan ke dalam Perda baik inisiatif Pemkab maupunbDPRD," ungkap Thoyib. (27/02)

SementaravKetua Analisa dan Kajian Monitoring Community Kandar Karnawan menambahkan, banyaknya kabel ilegal yang semrawut itu memang dipicu karena belum adanya aturan yang dikeluarkan Pemkab Pangandaran, memang sebaiknya ada regulasi atau aturan dari pemda untuk tidak ada monopoli sehingga ada beberapa pengusaha jaringan berizin membagi wilayah jaringan yang dimiliknya.

Kandar menyebut, perlu ada langkah tegas untuk mengatasi atau menertibkan kabel-kabel jaringan internet ilegal ini, karena hal ini juga akan bisa memicu kerugian pendapatan daerah.

Aturan ini juga, menurutnya, dibutuhkan untuk pengendalian dan penataan ruang jaringan internet sehingga nantinya tak akan terjadi perebutan lahan pemasangan jaringan internet.

Dan ini, imbuh Kandar dimaksudkan agar tidak ada lagi saling berebut jalur kabel internet karena pengaturannya sudah jelas.

"Apabila per kecamatan ditentukan sudah ada RTRW-nya, itu lebih bagus," ucapnya.

Kandar juga mengatakan, pengaturan jaringan internet ini perlu selaras dengan peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika nomor 2 tahun 2013 yang mengatur jaringan internet tanpa kabel dan pelayanan universal. Di pasal tetsebut diantaranya mengatur tentang penyediaan jasa akses Internet tanpa kabel, hak dan kewajiban penyedia jasa, pengoperasian.

"Dan juga mengatur tentang pemeliharaan jasa akses internet tanpa kabel, kontrak, sanksi, pengawasan dan pengendalian," terangnya.(PNews)

TKD Tahun 2023 Dibayar 10 Bulan ? Berikut Penjelasan Sekda Kabupaten Pangandaran

Sekda Kab. Pangandaran, Kusdiana




PANGANDARANNEWS.COM - Tunjangan Kerja Daerah ASN di Kabupaten Pangandaran tahun 2023 ada isu akan dibayar hanya 10 bulan saja, hal ini tentu menjadi pertanyaan ASN, apakah benar demikian.

Saat diminta tanggapannya  Sekretaris Daerah (sekda) Kabupaten Pangandaran, Kusdiana menuturkan, sebenarnya untuk TKD tersebut Pemkab Pangandaran sudah menganggarkan penuh untuk 13 bulan.

Namun kata Kusdiana, mungkin realisasinya tentu harus dipertimbangkan dengan kekuatan keuangan daerah.

"Namun berdasarkan ketentuan Kemendagri kita wajib menganggarkan untuk 13 bulan," jelas Kusdiana, saat ditemui PNews di ruang kerjnya.(27/02)

Seperti di daerah lain, menuruy Kusdiana, walau tidak semua biasanya tingginya Pendapatan Asli Daerah (PAD) itu yang menjadi tolak ukur besaran jumlah TKD. 

"PAD kita untuk tahun 2022 lalu hanya di kisaran Rp 118 milyar, itu juga sudah ditambah dengan pendapatan dari bagi hasil daerah," imbuhnya.

Kusdianan menambahkan, jika PAD tinggi tentu APBD juga akan naik, dan tentu itu akan menjadi patokan tingginya TKD yang diterima ASN. 

Kusdiana menyebut, angka-angka tersebut nanti bisa dilihat pada APBD perubahan, karena disana akan diketahui besaran anggaran yang terserap dan yang belum.  

"Mungkin di APBD perubahan kita bisa menentukan apakah TKD dibayar 13 atau 10 bulan, walau saat ini kita sudah anggarkan 13 bulan sesuai ketentuan pusat," imbuhnya.(hiek)


-

Pindah Tugas Ke Pagerageung, Danramil 1212/Leuwisari Kodim 0612/Tasikmalaya Gelar Acara Pisah Sambut


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Segera berpindah tugas ke Koramil Pageurageung, Danramil 1212/Leuwisari Kodim,0612/Tasikmalaya Korem 062, Kapten CBA Lulus R, menggelar pisah sambut yang dihadiri seluruh Forum Komunikasi Kecamatan Leuwisari, diantaranya Kapolsek  Leuwisari, Camat Padakembang, Camat Leuwisari, Camat Sariwangi,

ara kepala desa 3 kecamatan,  para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh Pemuda, Ormas Pemuda Pancasila dan ormas Gibas.(26/02)

Salah seorang tokoh dari Desa Padakembang, Emid, dalam sambutannya menyampaikan atas nama warga sebenarnya merasa berat melepas Danramil Leuwisari ini, jika warga bisa mengusulkan sebenarnya masyarakat ingin CBA Lulus bisa tetap bertugas di Koramil Leuwisari hingga pensiun.

Namun masyarakat juga sadar seorang prajurit TNI adalah milik semua masyarakat serta harus patuh pada pimpinannya, sehingga harus siap ditempatkan dimana pun.
 
"Selamat bertugas bapak kami semua, Kami akan selalu mengenang dan mendoakannya, Semoga lebih sukses lagi, ditempat tugas yang baru," ungkap Emid.

Tak hanya warga, hal senada juga disampaikan para
pimpinan dan anggota ormas yang ada di 3 kecamatan.

Hal senada juga dikatakan Kapolsek Leuwisari Iptu Dudung, menurutnya selama ini anggota Polsek dan Koramil Leuwisari sudah sangat kompak, bahkan sering pergi ke desa-desa bersama sama.

"Salah satu kelebihan Pa Tulus, selalu mengedepankan musyawarah dalam setiap pekerjaannua, "Ungkap Kapolsek.

Bukan dalam hal itu saja, hubungannya dengan para kepala desa, para tokoh masyarakat termasuk dengan ormas atau dengan siapapun, menurut Kapolsek, Danraml Tulus ini sangat pandai dalam bergaul.

"Namun demikianlah yang namanya tugas kemanapun ditugaskan harus selalu  siap melaksanakan,
Selamat jalan pa, Kami dan masyarakat selalu mendoakannya dimana pun bapak nertugas," Ucap Kapolsek.

Sementara Kapten CBA Lulus R, dalam obrolannya mengaku selama ia bertugas di Koramil Leuwisari, banyak ilmu dan pengalaman yang didapat dan rasanya sangat berkesan. Apalagi ia merasa sudah sangat dekat dengan semua mitra kerja khususnya dengan Kapolsek Leuwisari, maka tak heran jika anggota Koramil dan Polsek Leuwisari terutama para Bhabin dan Babhinsa selalu kompak dan solid dan selalu bersama desa binaannya.

"Terimakasih saya sampaika kepada seluruh masyarakat  dan mohon pamit serta mohon dimaafkan jika selama saya bertugas ada kata dan ucap yang kurang berkenan di hati," ucap Tulus.(anwarwaluyo-udirustandi)

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN