WARGA CIBEUTI TASIK DIGEGERKAN DENGAN PENEMUAN MAYAT WANITA MENGAMBANG DI KOLAM


pangandarannews.com/tasiknews- Warga Kampung Cikedewul Kelurahan Cibeuti Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya siang tadi digegerkan dengan penemuan mayat perempuan yang mengambang di kolam gegerkan warga.(09/03)

Penemuan mayat ini pertama kali diketahui warga yang kebetulan lewat dan melihat posisi mayat tertelungkup di tengah kolam, warga tersebut un kemudian memberitahukan pada warga lainnya, Rian (32) dan langsung menghubungi Ketua RW. 

Menurut keterangan salah seorang warga, korban bernama Mae (65) seorang nenek yang kondisinya kurang sehat dan sering mondar-mandir sekitar TKP.

 "Korban warga sini dan sudah lama sakit, rumahnya sekitar 500 meter dari kolam ini," jelasnya. 

Kemudian warga melaporkan temuan tersebut ke Polsek Kawalu dan mengevakuasi korban membawa ke rumahnya untuk dilakukan pemulasaraan jenazah. 

Saat dikonfirmasi Kapolsek Kawalu Polres Tasikmalaya Kota Kompol Sunarjono membenarkan penemuan mayat tersebut. 

Kata Sunarjono, ia dibarengi Tim Inafis Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota pun langsung  mendatangi TKP dan mencari keterangan saksi-saksi. 

"Dugaan awal kemungkinan korban terpeleset ke kolam tersebut," ujar Sunarjono.

Sementara pihak keluarga korban sudah menerima hal ini sebagai musibah dan membuat surat pernyataan tidak bersedia diautopsi atau menempuh jalur hukum.

" Selanjutnya dilakukan pemulasaraan jenazah oleh keluarga korban," inbuhnya.

(Udi Rustandi-hms)

TAK RELA BARANGNYA DIAMBIL PAKSA, SEORANG NASABAH KOPERASI KMP CABANG KOTA TASIK NEKAT AMBIL BARANGNYA KEMBALI

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Koperasi Kemuning Mitra Persada (KMP) yang berlokasi di Jl. Dr. Muhammad Hatta  No 213 Rt 03/Rw 014 Cibogor Kelurahan Sukamanah Kecamatan Cipedes Kota Tasikmalaya, terpaksa mengambil paksa  barang milik anggota nasabahnya yang telat membayar cicilan jatuh tempo.

Namun nampaknya nasabah pun tidak terima dengan perlakuan tersebut, sehingga puluhan warga geruduk kantor Cabang Koperasi Mitra Persada yang berlokasi di Cibogor Kelurahan Sukamah Kecamatan Cipedes Kota Tasikmalaya dan meminta barang milik nasabah untuk segera di kembalikan karena nilai hutang lebih kecil dari pada barang yang disita. (08/03)

Kejadian ini pun sempat memanas beruntung dari jajaran Polsek dan Koramil Indihiang segera turun tangan datang untuk melakukan pengamanan.

Awal mula kejadian seperti dituturkan salah seorang nasabah asal asal Cikoneng Kabupaten Ciamis, Maryani, awal ia meminjam Rp.15 juta, namun saat utang telah berkurang menjadi Rp 12,5 Juta, Maryani mengaku tak mampu bayar cicilan hingga jatuh tempo karena kondisi usahanya dalam kondisi menurun dampak kondisi pademi.

Maryani lebih rinci menjelaskan, sekitar pukul 20.00 Wib malam Toko Klontongan miliknya kedatangan 25 Orang dari pihak Koperasi Mitra Persada dan mengambil barang-barang dagangannya dengan jumlah puluhan juta rupiah tanpa ada komfirmasi terlebih dahulu. 

“Padahal hutang saya saat ini tinggal Rp. 12,5 Juta, apakah tidak ada cara lain yang lebih bijaksana dari pihak Koperasi, sehingga ini terkesan melakukan penjarahan ke toko saya dengan mengerahkan 25 Orang suruhannya, “jelas Maryani.

Saat dikonfirmasi ke Kapolsek Indihiang, Kompol Didik Rohim Hadi, ia mengatakan sat ini pihaknya masih mengumpulkan keterangan terkait kasus tersebut.

“Masih dalam penyelidikan, termasuk memintai keterangan sejumlah saksi, apakah ada unsur pidana atau tidak nanti  kita umumkan,” ujar Didik.

Sementara Kepala Bidang Ketertiban Umum, Ketentraman Masyarakat dan Perlindungan Masyarakat di kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP),  Budi Hermawan, SH, M, Si mengatakan, untuk sementara pihaknya akan menyegel bangunan terlebih dulul, dan jika semua data-data sudah cukup akan diproses sesuai administrasi. 

“Sementara barang dan yang lainnya yang masih kita akan selesaikan, sedangkan barang-barang yang rusak atau yang ada di kantor Koperasi Mitra Persada kita jadikan perhitungan, “ujar Budi. (ANWARWALUYO)


AFIKRI SUMRINGAH SEPEDA MOTOR YANG HILANG BEBERAPA WAKTU LALU DIKEMBALIKAN KAPOLRESTA TASIK


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Wajah sumringah pemuda bernama Muhamad Afriki (23) tak terbendung saat mengetahui sepeda motor Honda Scoopy miliknya yang hilang sebulan lalu diantarkan langsung oleh Polisi ke tempatnya bekerja di Alfamart Jalan Gubernur Sewaka Kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya. (07/03).

Menurut Afriki, saat motornya hilang ketika bekerja dan diketahui saat mau tutup toko, tepatnya sekitar pukul 22.00 wib tanggal 3 Februari lalu.

"Perasaan nyesek banget Pak, Itu motor saya cicil selama setahun, sudah lunas eh hilang dicuri," ucapnya.

Ia pun mengucapkab terimakasih kepada Kapolres Tasikmalaya Kota atas pelayanannya yang cepat dan tanpa dipungut biaya sepeser pun.

Sementara Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Aszhari Kurniawan, SH., S.I.K., M.Si. dengan didampingi Kasat Reskrim AKP Agung Tri Poerbowo, S.I.K, saat  menyerahkan sepeda motor Honda Scoopy milik Afikri hasil pengungkapan Operasi Jaran Lodaya 2022, merasa senang
pihaknya bisa menyerahkan sepeda motornya kembali.

"Semoga puas dengan pelayanan kami, "ucap Kapolres.

Lebih jauh Kapolres menjelaskan, Polres Tasikmalaya Kota melaksanakan Operasi Jaran Lodaya 2022 dan  berhasil mengungkap sindikat pencurian sepeda motor dengan mengamankan 3 pelaku dan barang bukti puluhan sepeda motor.

"Keberhasilan Ops Jaran Lodaya 2022 melebihi target sasaran, dan akan terus kami kembangkan, "tegasnya.

Sementara itu Kasat Reskrim AKP Agung Tri Peorbowo, S.I.K. menghimbau kepada masyarakat Kota Tasikmalaya dan sekitarnya yang merasa kehilangan sepeda motor untuk  datang langsung ke Mapolresta Tasik dengan membawa surat kelengkapan dan bukti Laporan Polisi.

"Pasti akan kami layani tanpa dipungut biaya," tegas Agung.

Agung menambahkan para pelaku dijerat Pasal 363 jo 365 KUHPidana tentang pencurian dan Pasal 480 tentang penadahan barang hasil curian dengan Ancaman Hukuman 7 Tahun penjara. (udi Rustandi-hms)

AKSI SEJUMLAH ELEMEN MASYARAKAT TASIK TUNTUT DPRD DAN PEMKAB BERI KEJELASAN ATURAN BPNT

 


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Koalisi Mahasiswa Rakyat, Aliansi Pemuda dan Padepokan Ki Pancaroba melakukan aksi ke Gedung DPRD dan Bupati Kabupaten Tasikmalaya berujung ricuh. (8/3)

Masa aksi dikomadoi kordinator lapangan (Korlap), Rian memandu jalannya aksi, di depan Gedung DPRD Kab.Tasikmalaya untuk menyuarakan aspirasi rakyat terkait carut marutnya penyaluran BPNT di Tasikmalaya yang tidak sesuai dengan Surat Edaran Kemensos.

Menurut Rian dalam orasinya, banyak sekali masyarakat yang terdholimi oleh oknum yang memanfaatkan penyaluran bansos tersebut untuk memperkaya diri.

Dalam aksi tersebut, akibat kurang tanggapnya pihak DPRD  mengakibatkan masa aksi pun ricuh dengan Kepolisian dan Satpol PP.

Namun hal tersebut tidak berlangsung lama setelah dimediasi sejumlah anggota DPRD, dan aksi masa pun berlanjut ke Gedung Bupati untuk berdialog dengan Sekda.

Namun sayang aksi tidak mendapatkan tanggapan dan sambutan Sekda
sehingga aksi pun ricuh kembali dengan pembakaran ban sebagai simbol ketidak peduli pemerintah terhadap masyarakat Kabupaten Tasikmalaya khususnya mengenai carut marut pendistribusian Bansos BPNT dan di duga banyak sekali kejanggalan dalam penyalurannya.

"Kami berencana akan  melakukan aksi kembali pada hari Jum’at 11 Maret 2022, apabila aspirasinya belum ada kebijakan yang sesuai, "ucap Rian. (ANWARWALUYO)

POLRES TASIKMALAYA UNGKAP SINDIKAT PENCURIAN MOTOR


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota berhasil mengungkap sindikat pencurian sepeda motor yang sering beraksi di beberapa tempat di Wilayah Kota Tasikmalaya.

Dalam operasinya Satreskrim berhasil mengamankan 3 pelaku, diantanya D (34) warga Garut yang bertugas menjadi pemetik, R (31) warga Garut menjadi joki dan S (38) warga Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya, sebagai penadah.

Dalam gelar Press Confrence, Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Aszhari Kurniawan, SH., S.I.K., M.Si. menjelaskan pengungkapan kasus ini merupakan hasil Operasi Jaran Lodaya 2022.

"Dari 3 tersangka dapat kami amankan barang bukti yaitu kunci leter T, 13 Unit motor, 1 Mobil, "terang Kapolres.(7/3)

Dalam aksi kejahatannya, lanjut Kapolres, tersangka S memberikan biaya operasional dan kunci letter T kepada tersangka D untuk melakukan pencurian, dan setelah mendapatkan sepeda motor kemudian membertahu tersangka S dan menyimpannya di sebuah tempat di Wilayah Kawalu.

Dan sepeda motor hasil curian tersebut dibeli tersangka S sekitar Rp 2,5 juta, untuk perbuatannya pelaku dikenai Pasal 363 Jo 56 Ayat (2) dan 480 KUHPidana dengan ancaman 7 tahun penjara.

"Sindikat curanmor ini melakukan aksinya di Wilayah Kecamatan Kawalu, Cibeureum dan Mangkubumi, "terangya lagi.

Kapolres juga mengatakan dalam waktu dekat, dari 13 sepeda motor ini akan kita kembalikan kepada pemilik aslinya.(anwarwaluyo-hms)

DI DESA SINDANGJAYA MANGUNJAYA VAKSINASI JADI SARAT PENERIMAAN BANSOS ?

Kasdi
PANGANDARANNEWS.COM - Pendistribusian BST tahap 3 di Desa Sindangjaya Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran disalurkan hari kemarin sesuai dengan jadwal yang diterima Keluarga Penerima Manfaat (KPM), namun ada 2 orang KPM atas nama Kasdi (85) dan Anto (33) terpaksa ditangguhkan karena kedua KPM tersebut beberapa alasan.(04/03)

Kasdi yang terbaring karena sakit dan usianya yang sudah tua terpaksa tidak bisa menerima bantuan dengan alasan cucunya yang mewakili untuk mengambil bantuan tersebut belum divaksin. 

Menurut keterangan cucunya Yuyun, saat itu ia mewakili kakeknya ikut mengantri di Desa Sindangjaya dan setelah lama menunggu tibalah nama Kasdi dipanggil petugas, namun saat ditanya apakah Yuyun sudah divaksin apa belum ia pun menjawab belum. Dan saat diminta untuk divaksin Yuyun menolak karena takut dan berbagai alasan pun dijelaskan Yuyun.

Menurut Yuyun, penerima bantuan ini bukan dirinya dan ia hanya mewakili kakeknya yang tidak bisa hadir ke desa karena sakit.

“Jadi saya mewakili kakek saya untuk mengambil bantuan ini, namun karena saya belum divaksin, menurut petugas terpaksa bantuan untuk kakek saya tidak dikasihkan, “terang Yuyun.

Saat diminta kometarnya Kepala Desa Sindangjaya Asep Roni menjelaskan, ini menjadi sebuah pelajaran saja bagi KPM yang tidak divaksin, tapi  bukan berarti bantuan tidak disalurkan hanya saja penyalurannya ditangguhkan saja.

Saat ditanya apakah vaksin menjadi sebuah syarat untuk menerima bantuan, menurut Roni, vaksin itu tidak ada paksaan hanya pihaknya memghimbau untuk mentaati program pemerintah terkait dengan percepatan vaksinasi.

Roni menambahkan, kalau bisa divaksin dulu karena ternyata vaksin akan menjadi persaratan segala rupa, seperti belanja ke Mall, naik pesawat dan lainnya.

“Secara pribadi saya tidak diuntungkan KPM, dan divaksin atau tidak kalau tidak mau divaksin ya terserah, dan penyaluran bantuan pun terpaksa ditangguhkan sebelum KPMnya di vaksin, “tegasnya. (TnT)


919 KK WARGA KELURAHAN SUKAMAJU KIDUL INDIHYANG DAPAT BPNT TAHAP 2

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Sejumlah warga Kelurahan Sukamaju Kidul Kecamatan Indihyang Kota Tasikmalaya mendatangi Geung Olah Raga (GOR) kelurahan untuk menerima Program Bantuan Non Tunai (BPNT). (04/03)

Kepada warga, sebelum pembagian bantuan tersebut dibagikan, Lurah Sukamaju Kidul  Yanti Irma Damayanti menyampaikan nanti jika sudah menerima bantuan warga dipersilahkan membelanjakan uang ini untuk membeli bahan pokok dan keperluan sehari-hari dan boleh belanja di mana saja atau  di warung-warung yang dekat dengan tempat tinggal.

Irma menegaskan dalam pembagian BPNT ini pihaknya tidak ada penggiringan warga agar belanja ke E-warung.

“Tapi saya berharap warga dapat membelanjakan ke warung-warung terdekat, ini dimaksudkan agar  keberadaan warung yang ada di tengah-ngah masyarakat bisa ikut mendongkrak roda perekonomian di tiap dusun, “ungkap Irma.

Irma menerangkan penerima BPNT di Kelurahan Sukamaju Kidul untuk tahap dua ini berjumlah 919 Kepala Keluarga (KK), dan ia berharap seluruh warga masyarakat yang ekonomi terdampak Covid 19 bisa mendapatkan bantuan BPNT.

“Mudah0-mudahan bantuan ini bisa sedikit meringankan beban kebutuhan keluarga, “imbuhnya. (ANWARWALUYO)


DINAS PERDAGANGAN PANGANDARAN SALURAN RIBUAN LITER MINYAK GORENG DI 3 PASAR PEMDA

PANGANDARANNEWS.COM – Untuk mengatasi kelangkaan dan tingginya harga minyak goreng, Penkab Pangandaran melalui Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM menyelenggarakan operasi pasar khusus minyak goreng di tiga pasar pemda, Pasar Kalipucang, Parigi dan Pasar Pananjung.

Seperti disampaikan Kepala Dinas Dinas Perdaganagn Koperasi dan UMKM Kabupaten Pangandaran Tedi Garnida saat dijumpai di Pasar Parigi, dalam operasi pasar ini pihaknya menyalurkan pada sejumlah pedagang yang ada di masing-masing pasar, seperti di pasar Kalipucang telah disalurkan 3 ribu liter minyak goreng premium untuk 7 pedagang dan di pasar Parigi 2 ribu liter untuk 2 pedagang.

“Nantinya pedang di masing-masing pasar inilah yang akan langsung menyalurkan pada konsumen atau masyarakat dengan harga Rp 14 ribu per liter, “terang Tedi.(4/03)

Tedi menyebut alasan penyalurannya ke pedagang dan tidak langsung ke konsumen (masyarakat), ini dimaksudkan untuk menjaga terjadinya kerumunan warga karena saat ini semua tetap masih harus menerapkan protokol kesehatan (prokes).

Sementara untuk kegiatan yang sama Tedi mengetakan akan dilaksanakan di Pasar Pananjung pada hari senin tanggal 7 maret dengan mendistribusikan 8 ribu liter minyak gorang medium kepada 11 pedagang yang nantinya juga sama menjadi penyalur langsung pada masyarakat dengan harga Rp 11.500 per liter.

Tedi juga mengatakan pihaknya juga saat ini sedang mengupayakan untuk bantuan pendistribusian 25 ribu liter minyak kemasan yang akan langsung disalurkan pada masyarakat.

Sementara disoal naiknya sejumlah harga bahan pokok menjelang bulan ramadhan, menurut Tedi ini biasa terjadi 2-3 hari saja karena tingginya permintaan konsumen.

“Mudah-mudahan ketersediaan barangnya di pasar juga akan stabil, “ucapnya. (PNews)

 

PERTANYAKAN PEMINDAHAN LOKASI PEMBANGUNAN RSUD, FKKB GELAR AUDENS DENGAN KOMISI IV DPRD TASIKMALAYA

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Setelah beberapa waktu lalu melayangkan surat permintaan audiensi ke DPRD Kabupaten Tasikmalaya melalui Komisi IV, FKKB dan Komisi IV pun menggelar audens untuk menyampaikan keganjilan pembelian lahan yang dialokasikan untuk pembangunan RSUD, yang awalnya rencana di Kecamatan Karangnunggal untuk Tahun Anggaran (TA) 2021 tiba-tiba berpindah ke Kecamatan Bantarkalong.

Dalam audens yang dilaksanakan di ruang Of Room DPRD yang turut dihadiri , Dinas Kesehatan melalui Kabid, Insfektorat, Bappeda dan BPPKAD tersebut FKKB mempertanyakan terkait  pindahnya titik koordinat yang saat ini sebagian sudah dilakukan pembebasan lahan di Kecamatan Bantarkalong. Padahal sudah jelas  tertera dalam Dokumen Perencanaan mulai dari RPJMD 2021 hingga tahun 2026, bahkan RPJMD sebelumnya secara explisit dinyatakan pendirian RSUD itu ada di 4 wilayah, diantaranya di Kecamatan Karangnunggal, Cikatomas, Ciawi, dan Manonjaya, dengan biaya dari APBD 2019 dan  APBD 2020.

Ketua FKKB Ade Tamzid mengatakan dalam dokumen RPJMD 2021 itu pun sudah sangat jelas dinyatakan pembebasan lahan untuk RSUD di Karangnunggal (TASELA) itu ada di Kecamatan Karangnunggal dengan anggaran sementara Rp. 600 juta yang diambil dari dua tahun anggaran.

“Hanya saja bisa tidak direalisasikan karena dinilai tidak mencukupi kebutuhan pembebasan lahan, “ungkap Ade. (01/03)

Ade juga menjelaskan, dalam dokumen feasibility study (FS) RSU 2019 yang dikerjakan PT. Alocita Mandiri pun sudah ditentukan lokasinya di Kecamatan Karangnunggal dengan tiga titik alternatif, di Desa Karangnunggal, Karangmekar dan Desa Cikukulu.

“Tapi kenapa kok sekarang ujug-ujug terjadi perpindahan titik dengan  kajian yang sangat singkat, " tegas Ade.

Sayang dari sepuluh pertanyaan yang disampaikan FKKB, jawabannya tidak tegas bahkan cenderung tidak jelas. Dan fatalnya saat salah satu juru bicara FKKB mempertanyakan terkait pencairan anggaran oleh Badan Perencanaan Pengelola Keuangan Daerah (BPPKAD), DPA-nya pun sudah tertera untuk pembayaran lahan di Kecamatan Karangnunggal, sehingga disini pun sudah terjadi pelanggaran penyalahgunaan anggaran dan ini bisa dituntut secara hukum.

“Intinya kami akan menolak dengan tegas apabila ini tidak dibatalkan sebelum ada kajian ulang dan dilakukan dengan  prosedur yang benar, “tegas Ade lagi.

Ade jugu mengibaratkan seorang ibu yang akan melahirkan, tapi dalam proses kelahiranya terjadi mal praktek secara disengaja, sehingga dokhawatirkan bayi akan lahir tidak sempurna alias cacat.

Ade mengatakan, FKKB sebenarnya merasa kasihan dan khawatir kepada para pemangku jika kebijakan ini malah akhirnya tersandung hukum, sementara cita-cita masyarakat TASELA yang mendambakan RSU sebagai kompenen persiapan Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) pun akan terganggu lagi.

Ini akan melahirkan masalah dan menjadi pertanyaan yang harus dijawab pemerintah daerah agar khususnya masyarakat Karangnunggal tidak selalu merasa dibodohi dan didzolimi para elit yang hanya mementingkan kepentingan pribadi dan golongan.

“Dan untuk ini FKKB pun akan terus mengawal dan berjuang demi Karangnunggal khususnya dan Tasela pada umumnya, “pungkasnya. (ANWARWALUYO)


SUDAH LAMA WARGA KELUHKAN KONDISI JALAN GELAP DI KAWASAN KAWALU KOTA TASIK

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Sudah lama warga keluhkan kondisi jalan Swaka Kawalu Kota Tasikmalaya jika malam hari gelap karena tidak berfungsinya lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di lokasi tersebut.

Menurut warga sekitar, akibat kondisi ini selain gelap terkadang sering terjadi kecelakaan lalu-lintas terutama kendaraan roda dua.

Seperti yang disampaikan seorang warga, Rendi, ia berharap kondisi ini bisa segera menjadi perhatian Pemkot Tasik, apalagi sebentar lagi akan memasuki bulan ramadhan tentu arus lalu-lintas di jalan tersebut pun akan semakin sibuk dan ramai.

Tidak berfungsinya PJU di jalan Sawaka ini menurutnya sudah lama terjadi, namun entah kenapa terkesan tidak ada upaya perbaikan dari pemerintah daerah.

“Selain mengurangi keindahan kota, kondisi jalan gelap ini juga bisa mengundang tindakan criminal di jalan raya, “ungkapnya. (ANWARWALUYO)


BERI PERHATIAN KHUSUS PADA GADIS KORBAN KEKERASAN SEKS, MENTERI SOSIAL TRI RISMAHARINI LANGSUNG DATANG KE PANGANDARAN

Bupati dan Ibu Bupati Pangandaran dampingi Menteri Sosial
PANGANDARANNEWS.COM – Kejadian pelecehan seksual pada gadis usia 13 tahun berinisial N yang dilakukan paman sendiri di Kabupaten Pangandaran, mengundang perhatian serius langsung dari Menteri Soial Tri Rismaharini untuk memberi perhatian khusus dengan mendatangi rumah korban dan langsung bertemu korban dan adiknya J di rumah kerabatnya.(28/02)

Risma menyampaikan, ia datang untuk memberi dukungan langsung agar korban tidak jadi pemalu, rendah diri dan tetap  tegar dalam menjalani hidup. Dan ia juga mengaku nekat melakukan perjalanan jauh dari Sumatera Barat menuju Kabupaten Pangandaran menempuh perjalanan selama tujuh jam karena ingin memberikan atensi khusus pada korban.

“Kamu harus tetap kuat dan tetap tangguh ya..tidak usah takut karena kita semua selalu ada di samping mendukung mu, "ucap Risma dihadapan N.

Selain menghimbau agar tetap sekolah hinga menjadi dokter sesuai cita-cita N, Menteri Risma juga 

memberi pemahaman bahwa perlakuan yang diterimanya itu bukan kasih sayang tapi bentuk sebuah  kekerasan. Dan Risma juga bertekad untuk mengawal kasus yang menimpa N hingga pelaku mendapatkan hukuman setimpal, karena jika tidak didampingi dikhawatirkan akan terjadi kasus serupa.

Risma juga tidak lupa memberikan bantuan berupa satu unit laptop untuk N untuk mendukung kegiatan belajar daring dan tabungan senilai Rp10 juta, masing-masing Rp5 juta untuk N dan adiknya J.

Sementara Bupati Pangandarn Jeje Wiradinata saat mendampingi Menteri Sosial, mangaku merasa miris karena kejadian pelecehan ini dilakukan oleh kerabat korban.

Jeje mengatakan, kejadian ini menjadi pukulan besar sehingga menjadi bahan evaluasi agar ke depannya pemerintah bisa memberikan perlindungan kepada warganya dari segala jenis kekerasan serta tentunya memberi perlindungan hokum pada korban.

“Mari kita tingkatkan kepedulian kita pada sesame dan lingkungan di sekitar kita, “ungkapnya.

Seperti diketahui, kejadian kekerasan seksualitas yang dialamai N terjadi berawal ketika N  dititipkan ke Paman nya K (52) adik dari ayahnya yang tinggal di rumah peninggalan kakek dan neneknya N.

N merupakan anak yatim, ayahnya meninggal pada tahun 2020 sementara ibunya sudah 3 tahun menkadi Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Arab Saudi.

Kejadian yang menimpa N ini terjadi sekitar bulan Agustus 2021, pada malam kejadian K masuk ke kamar N yang tengah tidur dengan adiknya J, lalu K yang terbilang masih pamannya ini memaksa membuka baju korban hingga terjadi pemerkosaan, dan kejadian tersebut terus berulang. Sebenarnya istri K sudah menaruh curiga hingga mendesak agar N mau bercerita, dan N pun akhirnya menceritakan perbuatan K, namun peristiwa ini sempat ditutupi.

T5idak sampai disitu penderitaan N, karena selain K, salah satu anak tiri K berinisial R (28) yang sudah berkeluarga dan tinggal serumah, juga melakukan hal biadab seperti yang dilakukan K.

Karena tidak kuat akhirnya N bersama adiknya pun sekitar bulan Januari 2022 memutuskan untuk pindah rumah ke kerabat lainnya (kakak ibunya). Dan kepada kakak ibunya ini N pun menceritakan semua kejadian yang dilakukan K dan R, hingga keluarga lainnya sepakat melaporkan kejadian ini ke polisi. Dan pada tanggal 18 Pebruari kedua pelaku K dan R pun ditangkap dan ditetapkan tersangka pelecehan seksual pada anak di bawah umur. (PNews)










BHABINSA-KAMTIBMAS PANTAU VAKSINASI BOOSTER 3 DESA DI KECAMATAN PAGERAGEUNG

 


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Upaya percepatan vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat umum dosis 1, 2 dan 3 (Booster) dilaksanakan di Kecamatan Pagerageung Kabupaten Tasikmalaya. (27/02)

Saat dihubungi Kapolsek Pagerageung Polres Tasikmalaya Kota AKP Erustiana, S.Ag. kepada sejumlah media mengatakan, pelaksanaan vaksinasi serentak hari ini dilakukan di 3 Desa, Desa Puteran, Sukamaju dan Desa Guranteng.

"Alhamdulillah dalam upaya percepatan capaian vaksinasi hari ini dapat dilaksanakan di 3 Desa untuk pelayanan Dosis 1, 2 dan booster, " ungkapnya.

Erustiana menbahkan, dalam kegiatan ini pohaknya juga melibatkan Bhabinkamtibmas dan Babinsa sehingga  bisa terwujudnya Harkamtibmas serta jalinan kemitraan dengan masyarakat untuk menjamin kodusifitas khususnya dalam pelaksanaan vaksinasi.

Sementara Kepala Puskesmas Pagerageung Ade Sudrajat, S.KM. menyampaikan Tim Vaksinator Puskesmas mendapat dukungan penuh dari Muspika sehingga pelaksanaan vaksinasi di 3 desa dapat dilakukan dengan lancar.

"Kami berupaya memberikan akses pelayanan untuk mempermudah masyarakat yang akan divaksin, "ujarnya.

Ade mengatakan, sementara pelaksanaan vaksinasi yang dilakukan UPTD Puskesmas Pagerageung dihadiri unsur Muspika, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan perangkat desa setempat mendorong vaksinin agar imun tubuh lebih sehat.

"Alhamdulillah vaksinasi di 3 desa ini berjalan lancar dan masyarakat pun sangat antusias mengikutinya, "ucap Ade.  (ANWARWALUYO)

HATI-HATI, KPM TIDAK MEMBELANJAKAN BANTUAN SESUAI ATURAN TERANCAM DIDELETE


PANGANDARANNEWS.COM - Mekanisme penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dari Kementerian Sosial kini berubah, yang dulunya berupa sembako kini menjadi uang tunai langsung diterima Keluarga Penerima Manpaat (KPM).

Seperti diketahui, dalam penyaluran bantuan ini Kemensos bekerjasama dengan kantor POS, hal ini bertujuan untuk meminimalisir penyimpangan dan percepat penyaluran bantuan tersebut.  Namun hal ini membuat resah KPM karena uang bantuan tersebut harus dibeelanjakan semua sesuai dengan peruntukannya.

Salah seorang KPM, Masitoh (60) warga RT 45 RW 11 Desa Jangraga yang terbaring sakit terpaksa harus membelanjakan uang BPNT untuk dibelikan bahan kebutuhan pokok seperti yang tertuang dalam peraturan pemerintah, padahal saat ini Masitoh sangat membutuhkan untuk biaya berobat.

Saat ditemui kepada PNews Masitoh yang sedang berbaring sakit ditemati cucunya, menuturkan, mendatangi petugas E warung yang ada di wilayahnya dan menjelaskan bahwa uang tersebut akan dipergunakan Masitoh untuk membeli pempers dan obat, namun saat itu cucu Masitoh dusuruh mengisi surat pernyataan mutlak bahwa uang bantuan tersebut harus dibelanjakan sesuai dengan peruntukannya karena jika maka tidak akan mendapatkan lagi bantuan pada bulan berikutnya dan terancam dicoret dari penerima bantuan.

"Tapi karena saat ini kamai sedang membutuhkan biaya pengobatan maka saya menyetujui pernyataan tersebut dan dengan resiko di bulan yang akan datang nenek saya   dicoret dari daptar KPM, "ungkap Cucu Masitoh. (27/02)

PNews pun mencoba konfirmasi ke pemilik e-warung, Enur, dan ia menjelaskan pihaknya tidak pernah memaksa KPM untuk belanja di e-warung miliknya karena itu hak KPM mau belanja dimana pun.

"Saya hanya mempasilitasi KPM yang mau belanja di warung sy saja, "katanya.

Dan terkait Masitoh, Enur menjelaskan pengunduran diri dari KPM itu karena Masitoh sadar konsekwensinya dalam surat pernyataan tanggung jawab mutlak tersebut yang apabila tidak di belanjakan bahan pangan yang telah di tentukan, maka penerima KPM tersebut bersedia untuk tidak menerima kembali bantuan program sembako di bulan berikutnya.

"Dan bersedia dikeluarkan dari data penerima bantuan program sembako berikutnya, "jelas Enur.

Kini Masitoh pun hanya bisa pasrah dengan kebijakan yang membingungkan ini, karena memang yang dibutuh saat ini biaya pengobatannya. (TnT)

KAPOLRESTA TASIKMALAYA DAN PAMEN ASISTENSI POLDA JABAR PANTAU VAKSINASI DAN IKUTI ZOOM MEETING DENGAN KAPOLRI

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Aszhari Kurniawan, SH., S.I.K., M.Si. siang tadi memantau pelaksanaan Vaksinasi Anak Usia 6 - 11 tahun, Lansia dan Booster di SD IT At Taufiq Al Islamy Jl. Batara No.70 RT.002/011 Kelurahan  Kahuripan Kecamatan Tawang Kota Tasikmalaya.(25/02)

Hadir dalam kegiatan tersebut Kabid Dokkes Polda Jabar  Kombes Pol dr. Adang Aszhar yang juga Pamen Asistensi Tasikmalaya Kota serta didampingi Kabag Ops dan Kapolsek Tawang  mengikuti Zoom Meeting Kapolri yang dilaksanakan di Kabupaten Kampar Propinsi Riau.

Menurut Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Aszhari Kurniawan, SH., S.I.K., M.Si, akselerasi Vaksinasi akan terus dilakukan dalam upaya membentuk Herd Immunity guna mencegah penyebaran Covid-19.

Dan sebagai upaya percepatan Pencapaian vaksinasi, kata Kapolres, setiap hari pihaknya secara masif  membuka gerai-gerai vaksin di sejumlah tempat.

Kapolres juga menghimbau kepada masyarakat agar tetap meningkatkan disiplin Protokol Kesehatan diantaranya memakai masker, menghindari kerumunan dan menjaga jarak dalam beraktifitas sehari hari guna mencegah penularan Covid-19.

“Dan ini dimaksudkan untuk mempermudah dalam pelayanan pada masyarakat, “kata Kapolres.

Sementara Kepala Sekola SDIT At Taufiq Al Islamy, Silmy Maulida, S.Pd.Gr, menyampaikan pihaknya sangat mengapresiasi Tim Vaksinator Polres Tasikmalaya Kota yang telah melaksanakan Vaksinasi untuk dosis 1 dan 2. 

"Alhamdulilah siswa-siswi kami telah melaksanakan Vaksinasi Dosis 1 dan 2, untuk itu kami ucapkan terimakasih untuk Tim Vaksinator Polres Tasikmalaya Kota atas kerjasamanya,"kata Silmy.(ANWARWALUYO-HMS)


 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN