DINAS PERDAGANGAN PANGANDARAN SALURAN RIBUAN LITER MINYAK GORENG DI 3 PASAR PEMDA

PANGANDARANNEWS.COM – Untuk mengatasi kelangkaan dan tingginya harga minyak goreng, Penkab Pangandaran melalui Dinas Perdagangan Koperasi dan UMKM menyelenggarakan operasi pasar khusus minyak goreng di tiga pasar pemda, Pasar Kalipucang, Parigi dan Pasar Pananjung.

Seperti disampaikan Kepala Dinas Dinas Perdaganagn Koperasi dan UMKM Kabupaten Pangandaran Tedi Garnida saat dijumpai di Pasar Parigi, dalam operasi pasar ini pihaknya menyalurkan pada sejumlah pedagang yang ada di masing-masing pasar, seperti di pasar Kalipucang telah disalurkan 3 ribu liter minyak goreng premium untuk 7 pedagang dan di pasar Parigi 2 ribu liter untuk 2 pedagang.

“Nantinya pedang di masing-masing pasar inilah yang akan langsung menyalurkan pada konsumen atau masyarakat dengan harga Rp 14 ribu per liter, “terang Tedi.(4/03)

Tedi menyebut alasan penyalurannya ke pedagang dan tidak langsung ke konsumen (masyarakat), ini dimaksudkan untuk menjaga terjadinya kerumunan warga karena saat ini semua tetap masih harus menerapkan protokol kesehatan (prokes).

Sementara untuk kegiatan yang sama Tedi mengetakan akan dilaksanakan di Pasar Pananjung pada hari senin tanggal 7 maret dengan mendistribusikan 8 ribu liter minyak gorang medium kepada 11 pedagang yang nantinya juga sama menjadi penyalur langsung pada masyarakat dengan harga Rp 11.500 per liter.

Tedi juga mengatakan pihaknya juga saat ini sedang mengupayakan untuk bantuan pendistribusian 25 ribu liter minyak kemasan yang akan langsung disalurkan pada masyarakat.

Sementara disoal naiknya sejumlah harga bahan pokok menjelang bulan ramadhan, menurut Tedi ini biasa terjadi 2-3 hari saja karena tingginya permintaan konsumen.

“Mudah-mudahan ketersediaan barangnya di pasar juga akan stabil, “ucapnya. (PNews)

 

PERTANYAKAN PEMINDAHAN LOKASI PEMBANGUNAN RSUD, FKKB GELAR AUDENS DENGAN KOMISI IV DPRD TASIKMALAYA

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Setelah beberapa waktu lalu melayangkan surat permintaan audiensi ke DPRD Kabupaten Tasikmalaya melalui Komisi IV, FKKB dan Komisi IV pun menggelar audens untuk menyampaikan keganjilan pembelian lahan yang dialokasikan untuk pembangunan RSUD, yang awalnya rencana di Kecamatan Karangnunggal untuk Tahun Anggaran (TA) 2021 tiba-tiba berpindah ke Kecamatan Bantarkalong.

Dalam audens yang dilaksanakan di ruang Of Room DPRD yang turut dihadiri , Dinas Kesehatan melalui Kabid, Insfektorat, Bappeda dan BPPKAD tersebut FKKB mempertanyakan terkait  pindahnya titik koordinat yang saat ini sebagian sudah dilakukan pembebasan lahan di Kecamatan Bantarkalong. Padahal sudah jelas  tertera dalam Dokumen Perencanaan mulai dari RPJMD 2021 hingga tahun 2026, bahkan RPJMD sebelumnya secara explisit dinyatakan pendirian RSUD itu ada di 4 wilayah, diantaranya di Kecamatan Karangnunggal, Cikatomas, Ciawi, dan Manonjaya, dengan biaya dari APBD 2019 dan  APBD 2020.

Ketua FKKB Ade Tamzid mengatakan dalam dokumen RPJMD 2021 itu pun sudah sangat jelas dinyatakan pembebasan lahan untuk RSUD di Karangnunggal (TASELA) itu ada di Kecamatan Karangnunggal dengan anggaran sementara Rp. 600 juta yang diambil dari dua tahun anggaran.

“Hanya saja bisa tidak direalisasikan karena dinilai tidak mencukupi kebutuhan pembebasan lahan, “ungkap Ade. (01/03)

Ade juga menjelaskan, dalam dokumen feasibility study (FS) RSU 2019 yang dikerjakan PT. Alocita Mandiri pun sudah ditentukan lokasinya di Kecamatan Karangnunggal dengan tiga titik alternatif, di Desa Karangnunggal, Karangmekar dan Desa Cikukulu.

“Tapi kenapa kok sekarang ujug-ujug terjadi perpindahan titik dengan  kajian yang sangat singkat, " tegas Ade.

Sayang dari sepuluh pertanyaan yang disampaikan FKKB, jawabannya tidak tegas bahkan cenderung tidak jelas. Dan fatalnya saat salah satu juru bicara FKKB mempertanyakan terkait pencairan anggaran oleh Badan Perencanaan Pengelola Keuangan Daerah (BPPKAD), DPA-nya pun sudah tertera untuk pembayaran lahan di Kecamatan Karangnunggal, sehingga disini pun sudah terjadi pelanggaran penyalahgunaan anggaran dan ini bisa dituntut secara hukum.

“Intinya kami akan menolak dengan tegas apabila ini tidak dibatalkan sebelum ada kajian ulang dan dilakukan dengan  prosedur yang benar, “tegas Ade lagi.

Ade jugu mengibaratkan seorang ibu yang akan melahirkan, tapi dalam proses kelahiranya terjadi mal praktek secara disengaja, sehingga dokhawatirkan bayi akan lahir tidak sempurna alias cacat.

Ade mengatakan, FKKB sebenarnya merasa kasihan dan khawatir kepada para pemangku jika kebijakan ini malah akhirnya tersandung hukum, sementara cita-cita masyarakat TASELA yang mendambakan RSU sebagai kompenen persiapan Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) pun akan terganggu lagi.

Ini akan melahirkan masalah dan menjadi pertanyaan yang harus dijawab pemerintah daerah agar khususnya masyarakat Karangnunggal tidak selalu merasa dibodohi dan didzolimi para elit yang hanya mementingkan kepentingan pribadi dan golongan.

“Dan untuk ini FKKB pun akan terus mengawal dan berjuang demi Karangnunggal khususnya dan Tasela pada umumnya, “pungkasnya. (ANWARWALUYO)


SUDAH LAMA WARGA KELUHKAN KONDISI JALAN GELAP DI KAWASAN KAWALU KOTA TASIK

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Sudah lama warga keluhkan kondisi jalan Swaka Kawalu Kota Tasikmalaya jika malam hari gelap karena tidak berfungsinya lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di lokasi tersebut.

Menurut warga sekitar, akibat kondisi ini selain gelap terkadang sering terjadi kecelakaan lalu-lintas terutama kendaraan roda dua.

Seperti yang disampaikan seorang warga, Rendi, ia berharap kondisi ini bisa segera menjadi perhatian Pemkot Tasik, apalagi sebentar lagi akan memasuki bulan ramadhan tentu arus lalu-lintas di jalan tersebut pun akan semakin sibuk dan ramai.

Tidak berfungsinya PJU di jalan Sawaka ini menurutnya sudah lama terjadi, namun entah kenapa terkesan tidak ada upaya perbaikan dari pemerintah daerah.

“Selain mengurangi keindahan kota, kondisi jalan gelap ini juga bisa mengundang tindakan criminal di jalan raya, “ungkapnya. (ANWARWALUYO)


BERI PERHATIAN KHUSUS PADA GADIS KORBAN KEKERASAN SEKS, MENTERI SOSIAL TRI RISMAHARINI LANGSUNG DATANG KE PANGANDARAN

Bupati dan Ibu Bupati Pangandaran dampingi Menteri Sosial
PANGANDARANNEWS.COM – Kejadian pelecehan seksual pada gadis usia 13 tahun berinisial N yang dilakukan paman sendiri di Kabupaten Pangandaran, mengundang perhatian serius langsung dari Menteri Soial Tri Rismaharini untuk memberi perhatian khusus dengan mendatangi rumah korban dan langsung bertemu korban dan adiknya J di rumah kerabatnya.(28/02)

Risma menyampaikan, ia datang untuk memberi dukungan langsung agar korban tidak jadi pemalu, rendah diri dan tetap  tegar dalam menjalani hidup. Dan ia juga mengaku nekat melakukan perjalanan jauh dari Sumatera Barat menuju Kabupaten Pangandaran menempuh perjalanan selama tujuh jam karena ingin memberikan atensi khusus pada korban.

“Kamu harus tetap kuat dan tetap tangguh ya..tidak usah takut karena kita semua selalu ada di samping mendukung mu, "ucap Risma dihadapan N.

Selain menghimbau agar tetap sekolah hinga menjadi dokter sesuai cita-cita N, Menteri Risma juga 

memberi pemahaman bahwa perlakuan yang diterimanya itu bukan kasih sayang tapi bentuk sebuah  kekerasan. Dan Risma juga bertekad untuk mengawal kasus yang menimpa N hingga pelaku mendapatkan hukuman setimpal, karena jika tidak didampingi dikhawatirkan akan terjadi kasus serupa.

Risma juga tidak lupa memberikan bantuan berupa satu unit laptop untuk N untuk mendukung kegiatan belajar daring dan tabungan senilai Rp10 juta, masing-masing Rp5 juta untuk N dan adiknya J.

Sementara Bupati Pangandarn Jeje Wiradinata saat mendampingi Menteri Sosial, mangaku merasa miris karena kejadian pelecehan ini dilakukan oleh kerabat korban.

Jeje mengatakan, kejadian ini menjadi pukulan besar sehingga menjadi bahan evaluasi agar ke depannya pemerintah bisa memberikan perlindungan kepada warganya dari segala jenis kekerasan serta tentunya memberi perlindungan hokum pada korban.

“Mari kita tingkatkan kepedulian kita pada sesame dan lingkungan di sekitar kita, “ungkapnya.

Seperti diketahui, kejadian kekerasan seksualitas yang dialamai N terjadi berawal ketika N  dititipkan ke Paman nya K (52) adik dari ayahnya yang tinggal di rumah peninggalan kakek dan neneknya N.

N merupakan anak yatim, ayahnya meninggal pada tahun 2020 sementara ibunya sudah 3 tahun menkadi Tenaga Kerja Wanita (TKW) di Arab Saudi.

Kejadian yang menimpa N ini terjadi sekitar bulan Agustus 2021, pada malam kejadian K masuk ke kamar N yang tengah tidur dengan adiknya J, lalu K yang terbilang masih pamannya ini memaksa membuka baju korban hingga terjadi pemerkosaan, dan kejadian tersebut terus berulang. Sebenarnya istri K sudah menaruh curiga hingga mendesak agar N mau bercerita, dan N pun akhirnya menceritakan perbuatan K, namun peristiwa ini sempat ditutupi.

T5idak sampai disitu penderitaan N, karena selain K, salah satu anak tiri K berinisial R (28) yang sudah berkeluarga dan tinggal serumah, juga melakukan hal biadab seperti yang dilakukan K.

Karena tidak kuat akhirnya N bersama adiknya pun sekitar bulan Januari 2022 memutuskan untuk pindah rumah ke kerabat lainnya (kakak ibunya). Dan kepada kakak ibunya ini N pun menceritakan semua kejadian yang dilakukan K dan R, hingga keluarga lainnya sepakat melaporkan kejadian ini ke polisi. Dan pada tanggal 18 Pebruari kedua pelaku K dan R pun ditangkap dan ditetapkan tersangka pelecehan seksual pada anak di bawah umur. (PNews)










BHABINSA-KAMTIBMAS PANTAU VAKSINASI BOOSTER 3 DESA DI KECAMATAN PAGERAGEUNG

 


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Upaya percepatan vaksinasi Covid-19 untuk masyarakat umum dosis 1, 2 dan 3 (Booster) dilaksanakan di Kecamatan Pagerageung Kabupaten Tasikmalaya. (27/02)

Saat dihubungi Kapolsek Pagerageung Polres Tasikmalaya Kota AKP Erustiana, S.Ag. kepada sejumlah media mengatakan, pelaksanaan vaksinasi serentak hari ini dilakukan di 3 Desa, Desa Puteran, Sukamaju dan Desa Guranteng.

"Alhamdulillah dalam upaya percepatan capaian vaksinasi hari ini dapat dilaksanakan di 3 Desa untuk pelayanan Dosis 1, 2 dan booster, " ungkapnya.

Erustiana menbahkan, dalam kegiatan ini pohaknya juga melibatkan Bhabinkamtibmas dan Babinsa sehingga  bisa terwujudnya Harkamtibmas serta jalinan kemitraan dengan masyarakat untuk menjamin kodusifitas khususnya dalam pelaksanaan vaksinasi.

Sementara Kepala Puskesmas Pagerageung Ade Sudrajat, S.KM. menyampaikan Tim Vaksinator Puskesmas mendapat dukungan penuh dari Muspika sehingga pelaksanaan vaksinasi di 3 desa dapat dilakukan dengan lancar.

"Kami berupaya memberikan akses pelayanan untuk mempermudah masyarakat yang akan divaksin, "ujarnya.

Ade mengatakan, sementara pelaksanaan vaksinasi yang dilakukan UPTD Puskesmas Pagerageung dihadiri unsur Muspika, Babinsa, Bhabinkamtibmas dan perangkat desa setempat mendorong vaksinin agar imun tubuh lebih sehat.

"Alhamdulillah vaksinasi di 3 desa ini berjalan lancar dan masyarakat pun sangat antusias mengikutinya, "ucap Ade.  (ANWARWALUYO)

HATI-HATI, KPM TIDAK MEMBELANJAKAN BANTUAN SESUAI ATURAN TERANCAM DIDELETE


PANGANDARANNEWS.COM - Mekanisme penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dari Kementerian Sosial kini berubah, yang dulunya berupa sembako kini menjadi uang tunai langsung diterima Keluarga Penerima Manpaat (KPM).

Seperti diketahui, dalam penyaluran bantuan ini Kemensos bekerjasama dengan kantor POS, hal ini bertujuan untuk meminimalisir penyimpangan dan percepat penyaluran bantuan tersebut.  Namun hal ini membuat resah KPM karena uang bantuan tersebut harus dibeelanjakan semua sesuai dengan peruntukannya.

Salah seorang KPM, Masitoh (60) warga RT 45 RW 11 Desa Jangraga yang terbaring sakit terpaksa harus membelanjakan uang BPNT untuk dibelikan bahan kebutuhan pokok seperti yang tertuang dalam peraturan pemerintah, padahal saat ini Masitoh sangat membutuhkan untuk biaya berobat.

Saat ditemui kepada PNews Masitoh yang sedang berbaring sakit ditemati cucunya, menuturkan, mendatangi petugas E warung yang ada di wilayahnya dan menjelaskan bahwa uang tersebut akan dipergunakan Masitoh untuk membeli pempers dan obat, namun saat itu cucu Masitoh dusuruh mengisi surat pernyataan mutlak bahwa uang bantuan tersebut harus dibelanjakan sesuai dengan peruntukannya karena jika maka tidak akan mendapatkan lagi bantuan pada bulan berikutnya dan terancam dicoret dari penerima bantuan.

"Tapi karena saat ini kamai sedang membutuhkan biaya pengobatan maka saya menyetujui pernyataan tersebut dan dengan resiko di bulan yang akan datang nenek saya   dicoret dari daptar KPM, "ungkap Cucu Masitoh. (27/02)

PNews pun mencoba konfirmasi ke pemilik e-warung, Enur, dan ia menjelaskan pihaknya tidak pernah memaksa KPM untuk belanja di e-warung miliknya karena itu hak KPM mau belanja dimana pun.

"Saya hanya mempasilitasi KPM yang mau belanja di warung sy saja, "katanya.

Dan terkait Masitoh, Enur menjelaskan pengunduran diri dari KPM itu karena Masitoh sadar konsekwensinya dalam surat pernyataan tanggung jawab mutlak tersebut yang apabila tidak di belanjakan bahan pangan yang telah di tentukan, maka penerima KPM tersebut bersedia untuk tidak menerima kembali bantuan program sembako di bulan berikutnya.

"Dan bersedia dikeluarkan dari data penerima bantuan program sembako berikutnya, "jelas Enur.

Kini Masitoh pun hanya bisa pasrah dengan kebijakan yang membingungkan ini, karena memang yang dibutuh saat ini biaya pengobatannya. (TnT)

KAPOLRESTA TASIKMALAYA DAN PAMEN ASISTENSI POLDA JABAR PANTAU VAKSINASI DAN IKUTI ZOOM MEETING DENGAN KAPOLRI

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Aszhari Kurniawan, SH., S.I.K., M.Si. siang tadi memantau pelaksanaan Vaksinasi Anak Usia 6 - 11 tahun, Lansia dan Booster di SD IT At Taufiq Al Islamy Jl. Batara No.70 RT.002/011 Kelurahan  Kahuripan Kecamatan Tawang Kota Tasikmalaya.(25/02)

Hadir dalam kegiatan tersebut Kabid Dokkes Polda Jabar  Kombes Pol dr. Adang Aszhar yang juga Pamen Asistensi Tasikmalaya Kota serta didampingi Kabag Ops dan Kapolsek Tawang  mengikuti Zoom Meeting Kapolri yang dilaksanakan di Kabupaten Kampar Propinsi Riau.

Menurut Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Aszhari Kurniawan, SH., S.I.K., M.Si, akselerasi Vaksinasi akan terus dilakukan dalam upaya membentuk Herd Immunity guna mencegah penyebaran Covid-19.

Dan sebagai upaya percepatan Pencapaian vaksinasi, kata Kapolres, setiap hari pihaknya secara masif  membuka gerai-gerai vaksin di sejumlah tempat.

Kapolres juga menghimbau kepada masyarakat agar tetap meningkatkan disiplin Protokol Kesehatan diantaranya memakai masker, menghindari kerumunan dan menjaga jarak dalam beraktifitas sehari hari guna mencegah penularan Covid-19.

“Dan ini dimaksudkan untuk mempermudah dalam pelayanan pada masyarakat, “kata Kapolres.

Sementara Kepala Sekola SDIT At Taufiq Al Islamy, Silmy Maulida, S.Pd.Gr, menyampaikan pihaknya sangat mengapresiasi Tim Vaksinator Polres Tasikmalaya Kota yang telah melaksanakan Vaksinasi untuk dosis 1 dan 2. 

"Alhamdulilah siswa-siswi kami telah melaksanakan Vaksinasi Dosis 1 dan 2, untuk itu kami ucapkan terimakasih untuk Tim Vaksinator Polres Tasikmalaya Kota atas kerjasamanya,"kata Silmy.(ANWARWALUYO-HMS)


"SIJUM" JADI LADANG MENCARI KEBAIKAN DI HARI JUMAT WARGA DESA SINDANGJAYA

PANGANDARANNEWS.COM – Berawal dari niat berbuat amal kebaikan bagi umat, seorang ibu rumahtangga, Evi Prihatini warga Desa Sindangjaya Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran, setiap hari jumat menyediakan nasi box yang ia kumpulkan dari para donatur untuk dibagikan pada Jemaah usai melaksanakan shalat jumat.

Menurut Evi, hal ini dilakukan saat melihat kegiatan sejenis yang dilaksanakan di kota-kota besar sehingga ia pun terinspirasi untuk melakukan hal yang sama di kampungnya, untuk membagikan “Sijum” (Nasi Jumat), sebutan untuk nasi boks tersebut.

“Kami membagikan nasi boks ini setiap hari jumat ke masjid-mesjid yang ada di Desa Sindangjaya, “terangnya.(25/02)

Menurut Evi, hingga saat ini sudah terkumpul 370 nasi boks setiap hari jumat yang disalurkan ke sejumlah masjid yang ada di Desa Sindangjaya, dan ke depannya setelah ada anggrannya ia berharap bisa membagikan nasi boks ini ke seluruh masjid yang ada di Kecamatan Mangunjaya.

Biaya untuk membuat nasi boks ini, terang Evi, ia kumpulkan lewat donasi yang ingin berbuat amal kebaikan untuk sesama umat, khususnya untuk yang telah menunaikan ibadah shalat jumat. Dan pada awalnya, imbuh Evi, kegiatan Sijum ini dilakukan hanya di masjid lingkungannya saja.

“Tapi karena semakin lama semakin bertambah jumlah donatur yang ingin ikut gabung, Alhamdulillah sekarang nasi boks ini kami bagikan bukan hanya di masjid lingkungan kami saja, “ungkapnya. (TnT) 


HARI INI KPU PANGANDARAN TETAPKAN 322.636 DAFTAR PEMILIH BERKELANJUTAN

PANGANDARANNEWS.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangandaran kembali menetapkan Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) bulan Pebruari tahun 2022 sebanyak 322.636, dengan rincian laki-laki 160.071 pemilih dan perempuan 162.565 pemilih. 

Seperti disampaikan Ketua Komisioner KPU Pangandaran, Muhtadin, dalam penetapan DPB yang dilaksanakan tanggal 25 Pebruari 2022, pemilih yang sudah tidak memenuhi syarat (TMS) sebanyak 10 orang dan pemilih baru 100 orang.

Muhtadin mengatakan, selama proses pemutakhiran DPB ini KPU Kabupaten Pangandaran mendapatkan masukan data pemilih dari masyarakat secara umum, pemerintah kecamatan dan pemerintah desa.

Selama proses ini, kata Muhtadin, pihaknya berharap bantuan kepada masyarakat khususnya pihak yang sangat berkepentingan untuk menggunakan daftar pemilih.

“Kami juga berharap agar partai politik peserta pemilu bisa terlibat aktif memberikan masukan keadaan konsitituennya, apakah ada yang meninggal, pindah, atau ada tambahan pemilih pemula, “ungkap Muhtadin, saat ditemui PNews di ruang kerjanya.(25/02


262 KPM DI DESA SINDANGJAYA TERIMA BPNT UNTUK BULAN JANUARI, PEBRUARAI DAN MARET 2022

PANGANDARANNEWS.COM -  Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) berbentuk uang tunai mulai disalurkan, sebanyak 262 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Sindangjaya Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran masing-masing mendapatkan bantuan uang tunai senilai Rp 600.000 untuk bulan januari s/d Pebruari 2022.

Sebelumnya, BPNT disalurkan ke para KPM dalam bentuk komoditas pangan dengan nilai Rp 200 ribu, diantaranya beras, buah dan ikan. Namun sayang dalam praktik penyalurannya kerap ditemui praktik penyimpangan, mulai barang tidak layak hingga dengan timbangan yang berkurang,

Sekdes desa Sindangjaya Totong saat ditemui membenarkan, menurutnya program ini langsung berbentuk uang bukan bentuk sembako lagi, dan sebelumnya pihaknya pun sudah mensosialisasikan kepada KPM di Desa Sindangjaya.

“Kami menghimbau agar uang bantuan tersebut dibelanjakan sesuai dengan peruntukannya yakni untuk membeli kebutuhan sembilan bahan pokok, “ucap Totong.(24/02)

Totong menjelaskan, penyaluran saat ini untuk 3 bulan, januari pebruari dan bulan maret dengan jumlah perbulan Rp 200 ribu, dan setiap KPM menerima sejumlah Rp. 600 ribu,

Sementara menurut salah seorang KPM, Mae, mengucapkan terimakasih karena program ini sangat membantu sekali untuk membantu kebutuhan rumahtangga.

“Saya berharap program BPNT seterusnya disalurkan secara tunai saja seperti hari ini, “ujar Mae. (Tn)


POLSEK PUSPAHIANG SALURKAN BANTUAN SEMBAKO UNTUK PARA JOMPO

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Polsek Puspahiang Polres Tasikmalaya siang tadi memberikan bantuan sembako kepada para jompo di Kampung Cimanglid RT 06 RW 01 Desa Puspajaya Kecamatan Puspahiang. (21/02).

Selain memberikan bantuan sembako para lansia juga mendapatkan vaksin gratis dari satgas Covid-19 kecamatan termasuk Puskesmas dan Polsek Puspahiang.

Seperi disampaikan Kapolsek Puspahiang AKP Asep Nurjaman, bantuan sembako berupa beras dan makanan siap saji ini diberikan kepada para jompo yang sakit dan tidak bisa berjalan, dan termasuk terdampak secara ekonomi.

"Kami bersama satgas Covid-19 kecamatan, TNI, puskesmas dan Muspika lainnya memberikan bantuan sekaligus memberikan vaksin gratis kepada para lansia," terang Asep.

Selain untuk membantu percepatan vaksinasi terhadap lansia di Kabupaten Tasikmalaya, kata Asep, kegiatan ini juga diharapkan bisa melindungi masyarakat khususnya yang sudah lansia yang rentan terhadap penyebaran Covid-19.

Vaksinasi ini, imbuh Asep, langsung dilakukan petugas dari puskesmas Puspahiang dengan cara door to door ke rumah masyarakat. 

“Dan Alahmdulillah ternyata antusias masyarakat cukup tinggi,"ungkap Asep.

Sementara salah satu lansia Iroh (85) mengaku sangat terbantu dengan bantuan yang diberikan oleh kepolisian karena memang ia sangat membutuhkan sembako ini termasuk beras.

"Alhamdulillah selain dapat sembako saya juga divaksin gratis, mudah-mudahan tidak terkena virus dan sehat, "tuturnya. (ANWARWALUYO)


PEMKAB PANGANDARAN LAKUKAN UPAYA BANDING ATAS PUTUSAN PN CIAMIS TERKAIT LAPANG KATAPANGDOYONG

Kabag Hukum Setda Pangandaran, Syarif
PANGANDARANNEWS.COM – Pemkab Pangandaran lakukan banding atas putusan Pengadilan Negeri (PN) Ciamis terkait Perkara Perdata, Register Perkara Nomor : 18 /PDT.G /2022/PN.Cms. Tanggal, 08 Februari 2022.

Seperti diktehui, dalam putusan PN Ciamis, dalam Amar putusannya telah menetapkan PT Griya Pangandaran Elok, masih memilik Hak Keperdataan dan Hak Prioritas terhadap Tanah Lapang Ketapang Doyong Bekas SHGB No.1/Pangandaran.

Saat dikonfiormasi, Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Pangandaran, Syarif membenarkan, Pemkab Pangandaran sudah melakukan upaya hokum banding ke Pengadilan Tinggi.

“Memori bandingnya telah kami kirim tanggal 16 pebruari 2022, “terang Syarif. (21/02)

Selanjutnya, kata Syrisf, sesuai saat Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata menggelar konfrensi Pers di Hotel Arnawa beberapa waktu lalu, kini Pemkab Pangandaran bersama pengacara yang ditunjuk sedang menggodog untuk laporan ke Komisi Yudusial (KY) dan Mahkamah Agung (MA).

Syarif menjelaskan, di memori banding pihaknya meminta agar hakim Pengadilan Tinggi (PT) bisa menguji keputusan PN Ciamis serta meminta agar PT bisa menilai kebali fakta-fakta, karena bukan hanya memori saja yang disampaikan, tapi menurut Syarif pihaknya juga termasuk gugatan jawaban replik dan duplik karena disana ada fakta yang tidak disampaikan di PN Ciamis, padahal seluruh fakta tersebut bisa menggambarkan seluruh fakta dan bukan faktan yang mendukung keputusan hakim PN saja.

Langkah ini menurutnya dalam usaha menguji keyakinan terhadap yuruds normatif terhadap undang-undang dan fakta yang sedang diperjuangkan pemda.

“Intinya kami akan terus berupaya hingga upaya hukum terakhir, “tegasnya. (PNews)  


SETELAH ALUN-ALUN DAN JEMBATAN CIKIDANG PANGANDARAN, TAHUN INI PEMPROV JABAR AKAN RAMPUNGKAN JEMBATAN KARANGTIRTA SENILAI RP 85 MILYAR

PANGANDARANNEWS.COM
– Hari ini Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meremikan alun-alun di pusat perkantoran Pemkab Pangandaran di Dusun Karangkamulyan Desa Cintakarya Kecamatan Parigi.(20/02)

Selain peresmian alun-alun gubernur yang datang bersama sejumlah pejabat Pemprov Jabar, anggota DPRD Jawa Barat dan pejabat dari Kementerian Komunikasi dan Informatika meresmikan Jembatan Cikidang yang mengbungkan Desa Babakan ke Pantai Timur di Desa Pangandaran, Operasi pasar murah minyak goring, meninjau pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dan menyerahkan Bantuan Akses Internet Gratis (Bakti) dari Kemenkominfo.

Menyambut kedatangan orang nomer satu di Jabar ini, dalam sambutnnya Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata menyampaikan terimakasih dengan segala bantuan yang telah diberikan Pemprov Jabar ke Pangandaran.

“Tidak hanya memberikan anggaran saja, tapi Pa Gubernur pun sangat mensuport pembangunan di Pangandaran, sekali lagi hatur nuhun Pa Gubernur..”ucap Jeje.

Setelah memberikan bantuan untuk membangun alun-alun pusat perkantoran Pemkab Pangandaran sebesar Rp 18 milyar, 973 unit Rutilahu dan untuk jembatan Cikidang sebesar Rp 17,8 milyar,  kata Jeje, tahun ini Gubernur Jawa Barat juga akan memberikan bantuan pembangunan jembatan yang menghubungkan pantai Pamugaran Desa Cikembulan dan Karangtirta Desa Sukaresik Kecamatan Sidamulih senilai Rp 85 milyar.

 Kabupaten Pangandaran imbuh Jeje merupakan kabupaten bungsu di Jawa Barat, sehingga gubernurnya pun sangat sayang seperti bapak pada anak bungsunya.

“Dan untuk nama alun-alun ini saya serahkan pada Pa gubernur saja karena beliau juga yang memberikan pembangunnya, “kata Jeje.

Sementara Gubernur Jawa Barat dalam persemian tersebut mengatakan, anggaran yang diberikan ini merupakan uang milik rakyat maka sudah sepantasnya bisa dinikmati sepenuhnya oleh rakyat.

“Saya titip uang rakyat ini dan harus bisa dinikmati oleh rakyat, “tegas Kang Emil, sapaan gubernur.

Ia mengatakan, di Pangandaran segalanya ada, ada potensi laut, sungai, hutan dan lainnya yang tentu tidak semua daerah memilki ini. Maka tidak alasan lain jika warga Pangandaran tidak bersukur atas segala kekayaan alam yang dimiliki ini.

Dan untuk nama alun-alun yang ada tepat di depan kantor bupati yang baru, gubernur pun memberikan nama Alun-alun Pangbagea, artinya Pangandaran Bagja Endah dan Asri.

“Dalam bahasa sunda, artinya hal yang menyenangkan, jadi alun-alun ini harus memeberikan rasa senang pada warga Pangandaran, “ujarnya. (PNews)


GUBERNUR JAWA BARAT RESMIKAN SITU WANGI DI KABUPATEN CIAMIS


PANGANDARANNEWS.COM/CIAMISNEWS –  Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil didampingi Bupati Ciamis Herdiat Sunarya, meresmikan objek wisata Situ Wangi di Desa Winduraja Kecamatan Kawali.(19/02)

Situ Wangi merupakan salah satu program strategis Gubernur Jawa Barat yang dijadikan salah satu program unggulan destinasi wisata di Jawa Barat.

Seperti diketahui, pengerjaan kontruksi penataan dan revitalisasi Situ Wangi dimulai pada tahun 2021. Sketsa awal penataan obyek wisata Situ Wangi didesain langsung oleh Ridwan Kamil sendiri pada tahun 2018.

Sementara untuk Groundbreaking penataan dan revitalisasi dilaksanakan bersamaan dengan peringatan hari air dunia pada tanggal 22 Maret 2021.

Untuk revitalisasi Situ Wangi ini Pemprov Jabar telah mengelontorkan anggaran sebesar Rp 11 miliar.

Seperti disampaikan kepada sejumlah awak media usai meremikan Situ Wangi, Kang Emil sapaan akrab orang nomer satu di Jawa Barat ini, menuturkan Situ (danau) selain fungsi ekologis juga harus mempunyai fungsi sosial.

Di Jawa Barat ini penuh dengan banyak situ yang buktinya bisa punya dua fungsi. Ekologisnya untuk sumber mata air, irigasi dan lain-lain.

"Dan fungsi sosialnya untuk meningkatkan kebahagiaan, ekonomi, masyarakat khususnya dari sektor pariwisata, "ucapnya

Setelah penataan dan revitalisasi, kata Emil, Situ Wangi mempunyai berbagai macam fasilitas pendukung agar wisatawan betah dan nyaman saat berada disana.
Mulai dari Amphitheatre, gazebo, menara panjang, dapur dan gazebo restoran, toilet, siluet gerbang, joging track, area parkir hingga wedding garden.

Emil juga menerangkan, ia sengaja merancang wedding garden di Situ Wangi agar memberikan income bagi pemerintah.
Selain itu, untuk memberikan nuansa baru di acara pernikahan dengan pemandangan yang alami dan nyaman dengan konsep outdoor.

Dan ia juga merancang gazebo kuliner agar masyarakat bisa melakukan aktivitas ekonomi sehingga berdampak terhadap terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Pada dasarnya berbagai fasilitas yang dihadirkan di Situ Wangi selain untuk objek wisata juga untuk menggeliatkan ekonomi masyarakat, "imbuhnya.

Hal ini dilakukan, masih kata Emil agar ekonomi masyarakat bisa pulih sehingga masyarakat pun merasakan dampak positif dari hadirnya objek wisata di daerahnya.

Berbagai fasilitas pendukung akan terus ditambahkan dalam pengembangan obyek wisata Situ Wangi ini.

Selain itu, dia berharap Situ Wangi ini bisa menjadi destinasi wisata situ terbaik di Kabupaten Ciamis.

“Dari antusiasme masyarakat saya bisa melihat, warga sangat bahagia. Teu Aya nu baeud. Semua bahagia, ceria, over excited,” ujar Kang Emil.

Sementara Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya,  menyampaikan selamat datang dan terima kasih kepada Gubernur Jabar yang telah hadir dalam peresmian Wisata Situ Wangi.

“Selamat datang kepada Herdiat mengatakan, kondisi objek wisata Situ Wangi dahulunya merupakan sumber pencaharian masyarakat seperti memancing atau untuk irigasi kolam. Setelah direvitalisasi oleh Pemprov Jabar tampilannya semakin bagus berbeda dengan tahun lalu.

“Tampilan Situ Wangi saat ini lebih bagus, dengan berbagai fasilitas yang melengkapinya. Semoga dapat menarik wisatawan dari domestik maupun dari luar daerah, " ungkap Herdiat. (ANWARWALUYO)


 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN