SISWA SMAN 4 TASIK IKUTI PEMBINAAN DAN PENYULUHAN DARI TIM TABLIGH POLRESTA


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Bertempat di Mesjid Agung siswa-siswi SMAN 4 Kota Tasikmalaya menerima pembinaan dan penyuluhan dari Tim Tabligh Polresta. (17/02)

Tim Tabligh Polres Tasikmalaya Kota yabg dipimpin Waka Polres Kompol Agus Syafrudin, SE., MH. Tim Tabligh hadir di Masjid Agung Kota Tasikmalaya atas undangan dari Kepala Sekolah SMAN 4 Kota Tasikmalaya yang sedang melaksanakan Peringatan Isro Miraj Nabi Muhammad SAW.

Wakapolres bersukur Alhamdulillah karena pihaknya bisa menggunakan kesempatan baik ini untuk memberikan pencerahan kepada para pelajar.

"Materi yang disampaikan diantaranya tentang Substansi Isro Miraj Nabi Muhammad SAW, Pengenalan Tugas Pokok Polri, dan Bahaya Penyalahgunaan Narkoba," ungkapnya

Pembicara pun di bagi beberapa sesi, diantarany untuk penyampaian materi Substansi Isro Miraj oleh Waka Polres Tasikmalaya Kota, tentang pengenalan Tugas Pokok Kepolisian disampaikan oleh Kasat Binmas AKP H. Iwan, S.I.P., dan untuk penyuluhan bahaya penyalahgunaan narkoba dan penegakan hukum kasus narkoba disampaikan oleh Kasat Narkoba AKP Ade Hermawan, SH., MH.

Dikatakan Wakapolres, Tim Tabligh Polres Tasikmalaya Kota akan terus melakukan kegiatan pembinaan dan penyuluhan kepada masyarakat, baik pelajar, mahasiswa maupun masyarakat lainnya.

"Hal ini sebagai upaya kmai untuk mengoptimalkan tugas pokok Polri yang bersifat Preemtif, "ucapnya.

Sementara Kepala Sekolah SMA 4 Kota Tasikmalaya Drs. Ahmad Dadan Sopyan, M.Pd, sangat mengapresiasi kegiatan ini  karena sangat positif yang dapat berpengaruh pada pembentukan karakter pelajar aerta apa yang disampaikan merupakan sesuatu yang bermakna dan bermanfaat sekali.

Sangat disadari, menurut Dadan  pembentukan karakter siswa bukan saja tugas pihak sekolah, tetapi semua pihak diantaranya Kepolisian.

"Kami berharap ke depan kegiatan seperti ini bisa dilakukan lagi di kampus kami, " kata Dadan.

Dadan menjelaskan, siswa yang hadir mengikuti kegiatan ini ada 1.084 siswa-siswi.(ANWARWALUYO-HMS)

KETUA KONI JAWA BARAT LANTIK DAN KUKUHKAN KETUA DAN PENGURUS KONI PANGANDARAN PERIODE 2021-2025

PANGANDARANNEWS.COM - Ketua umum  Pengurus Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Jawa Barat Ahmad Saefudin melantik ketua dan pengurus baru KONI Kabupaten Pangandaran Periode 2021-2025, bertempat di sebuah hotel di kawasan pantai barat obyek wisata Pangandaran. (17/02)

Hasil musda beberapa hari lalu, Agus Mulyana terpilih menjadi Ketua KONI Pangandatan untuk periode tahun 2021-2025.

Usai dilantik, Ketua Umum KONI Kabupaten Pangandaran Agus Mulyana kepada sejumlah awak media mengatakan, saat ini di Kabupaten Pangandaran tercatat ada 37 Cabang Olah Raga (cabor).

Sementara untuk agenda kerja , kata Agus pengurus KONI Pangandaran yang hari ini dilantik akan fokus dalam menghadapi Pekan Olah Raga Provinsi pada Nopember 2022 mendatang.

"Dari 37 cabor, ada 18 cabang yang lulus di Babak Kualifikasi Pekan Olah Raga Provinsi.

Agus berharap seluruh pengurus bisa lebih sinergis membangun komitmen kebersamaan dalam mewujudkan prestasi di dunia olahraga.

Semantara Ketua Umum KONI Provinsi Jawa Barat Ahmad Saefudin berpesan hendaknya pengurus KONI Pangandaran
diharapkan bisa bekerja lebih bai lagi.

Ia juga berpesan agar para atlit bisa mempertahankan prestasi yang sudah dicapai dan raih prestasi secara sportif walau Kabupaten Pangandaran merupakan daerah termuda di Jawa Barat.

Ahmad menambahkan, KONI Pangandaran harus bisa terus menggali potensi atlet yang ada di daerah.

"Ini dimaksudkan agar bakat dan minat yang dimiliki bisa tersalurkan dengan benar, "ujar Ahmad. (PNews)

KAPOLDA JABAR LAKUKAN KUNJUNGAN KERJA TINJAU PERSIAPAN POLRES PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS.COM - Kapolda Jabar Irjen Pol. Drs. Suntana, M.Si., siang tadi melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Pangandaran untuk melihat kesiapan pembangunan Polres Pangandaran serta melihat pelaksanaan vaksinasi masyarakat Pangandaran (16/02)

Dalam kunjungannya Kapolda yang didampingi Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Asep Nana Mulyana dan sejumlah pejabat Polda Jabar, langsung  disambut oleh Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata, Kapolres Pangandaran AKBP Hidayat dan Wakil Bupati Pangandaran H. Ujang Endin, bertempat di lapang Desa Wonoharjo Kecamatan Pangandaran.

"Kunjungan ini untuk memastikan kesiapan Polres Pangandaran dalam memberikan pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat Kabupaten Pangandaran, "terang Kapolda.

Kapolda berterimakasih karena berkat bantuan masyarakat Pangandaran dan Forkopimda serta Pemkab Pangandaan yang telah menyiapkan bupati, mako kantor sementara yang sangat representatif.

Dan lahan yang telah disiapkan Pemkab Pangandaran di Desa Wonoha ini rencananya pada tahun 2023 akan dijadikan Mako Polres definitif, ini sangat luar biasa.

"Dan insyaallah Pemkab Pangabdaran juga akan menyiapkan tanah untuk satu Kompi Brimob sebagai tambahan kekuatan menjaga Harkamtibmas untuk masyarakat Pangandaran, "imbuh Kapolda.

Dengan hadirnya Polres Pangandaran, ujar Kapolda, tentunya akan sangat bermanfaat bagi masyarakat Khususnya di bidang keamanan, sehingga kegiatan masyarakat bisa lebih aman dan nyaman.

Kapolda juga mengapresiasi sinergitas yang terjalin khususnya dalam penanganan Covid-19 dan percepatan vaksinasi, dan capaian tersebut membuat Kabupaten Pangandaran menjadi satu-satunya kabupaten/kota di Jawa Barat berstatus PPKM Level 1.

"Sesuai instruksi Mendagri nomer10 hanya Pangandaran satu-satunya kabupaten yang masih level, dan ini berkat kerja keras bupati dan jajarannya, " katanya.

Sementara Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata mengatakan, kehadiran Polres ini tentu menjadikan Pangandaran kabupaten yang utuh, ada pemerintah, Polres, Kejaksaan dan Kodim.

Jeje menyebut pihaknya akan support dan memfasilitasi agar embangunan Polres ini berjalan dengan baik.

"Pak Kapolres sudah mulai ngantor, tentu pelayanan sekarang masyarakat tidak usah lagi jauh, ketertiban dan keamanan pun akan terjaga dengan baik, "ujar Jeje. (PNews)

AKIBAT SALAH KONTRUKSI BENDUNGAN CIKASO TERGERUS LUAPAN AIR SUNGAI

PANGANDARANNEWS.COM - Bendungan Cikaso yang berlokasi di Sindangjaya Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandarann terjadi abrasi akibat meluapnya aliran sungai Cikaso akibat akhir-akhir ini insensitas curah hujan tinggi. 

Seperti diketahui, bendungan Cikaso ini telah mengalami perbaikan pada tahun 2021 lalu karena jebol dan sebagian rusak parah.

Saat dikonfirmasi melalui telepon celullernya, Kasi Irigasi di Dinas PUPR Kabupaten Pangandaran, Indra menyampaikan pihaknya akan segera melakukan insfeksi ke lapangan untuk melihat seberapa parahnya kerusakan bendungan Cikaso tersebut.

“Dan ini menjadi bahan untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan secepatnya guna perbaikan dan tentunya seberapa besar anggaran yang harus disiapkan, “jelasnya.(16/02)

Setelah dihitung, menurutnya anggaran untuk memperbaiki jembatan Cikaso ini, sekitar Rp 190 jt sebagai biaya pemeliharaan dari APBD.

Dikatakan Indra, mengingat dan menimbang efek dari jebolnya bendungan ini, pihak Pemkab POangandaran melalui Bidang PSDA Dinas PUPR sangat khawatir dengan rumah yang ada di pinggiran sungai akan terkena abrasi sehingga harus secepatnya dilakukan antisipasi sambil berjalan proses perbaikan.

“Ini emergancy, kami sangat kasihan dan takut warga rumahnya tergerus, kasihan mereka mau tinggal dimana,” tuturnya.

Perbaikan ini sudah dimulai sejak hari Senin tanggal 24 januari 2022 lalu, tapi sebelumnya harus dilakukan pembersihan material reruntuhan bendungan terlebih dahulu.

Indra juga menjelaskan, runtuhnya tiang penyangga bendungan Cikaso ini disebabkan ada beberapa kemungkinan salah satunya dari konstruksi yang kurang tepat. 

“Apabila tiang jembatan konstruksi lebih besar dan dibeton kemungkinan akan kuat, jadi titik awalnya adalah kesalahan konstruksi, ”tegas Indra. (Tn)


BUPATI PANGANDARAN HADIRI Haul SYEKH EYANG WIJAYA KUSUMAH DI CIMERAK


PANGANDARANNEWS.COM - Bupati Kabupaten Pangandaran H Jeje Wiradinata berkunjung ke obyek wisata religi Wijaya Kusumah di Dusun Jaringao

Desa Sindangsari Kecamatan Cimerak untuk menghadiri
acara Haul Syekh Eyang Wijaya Kusuma kedua sekaligus dalam rangka peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW.(15/02)

Dalam acara yang dihadiri Ketua MUI Pangandaran KH Otong Aminudin, Camat Cimerak Atang Kuncara, Kades Sindangsari, Tokoh agama tokoh Masyarakat, tokoh budaya, dalam sambutannya Jeje menyampaikan ia merasa bersukur karena bisa bersilaturahmi di tempat seorang Auliya yang hidup di tahun 1270 yang tentu Auliya  mempunyai jasa besar dalam mengangkat serta penyebar agama islam khususnya di daerah ini.

"Dab tentu kita punya kewajiban mendoakan dan melanjutkan jejak perjuangannya beliau, "ungkap Jeje.

Jeje mengatakan tempat ini nantinya akan menjadi tempat Wisata Religi, sehingga sudah menjadi kewajiban kepala daerah untuk mengikuti apayang  diinginkan masyarakat.

Tapi Jeje berpesan dalam prakteknya tidak ada cara-cara atau niat yang melebihi ketentuan syariat.

Jeje juga berpesan agar nanti di tempat ini ditulis, dilarang minta do,a kepada orang yang telah meninggal dan lain sebagainya, karena hal demikian dilarang agama.

"Sebaiknya kita hanya berdoa' pada Alloh serta mendoa'kan agar para aulia yang telah berjasa ini mendapat tempat di sisiNya, "imbuh Jeje.

Jeje menbahkan, tahun ini Pemkab Pangandaran berencana akan membangun 100 mesjid. Namun dalam pelaksanaanya ada yang berubah, jika dulu diberikan uangnnya tapi sekarang pemkab akan menyerahkan seluruh matrialnya yang dibutuhkan.

Program 100 mesjid ini hasil kerjasama antara para agnia yang akan memberikan bahan bangunanya sementara pemda memfasilitasi pada sistem kerjanya atau HOK.

"Jadi pemda akan membantu untuk upah kerjanya saja, "terangnya. (PNews)

BEBERAPA SISWA TERKONFIRMASI POSITIF COVID, DUA SEKOLAH DI KABUPATEN PANGANDARAN DILIBURKAN


PANGANDARANNEWS.COM - Akibat adanya siswa yang terpapar covid-19, untuk sementara beberapa sekolah di Kabupaten Pangandaran dihentikan dulu dalam kegiatan Pelajaran Tatap Muka (PTM).

Saat dikonfirmasi Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pangandaran Dodi Djubardi membenarkan ada satu SD dan 2 SMP siswanya terkonfrimasi Covid-19.

Dodi menjelaskan, untuk siswa yang di SD untuk sementara sudah diliburkan sejak beberapa hari lalu, sementara siswa yang tertular saat ini sedang menjalani isolasi mandiri (isoman)"

"Yang di SD ada empat orang yang terkonfirmasi namun semuanya tidak bergejala, sementara di SMP setidaknya ada 9 siswa yang terkonfrimasi  8 orang sedang menunggu PCR, " kata Dodi.(15/02)

Dodi menuturkan, terjadi penularannya bukan di lingkungan sekolah tapi dibawa dari  luar  usai pergi piknik bersama keluarga mereka dan setelah dilakukan tes ternyata positif.

Dodi juga mengatakan saat ini Disdikpora  sudah melakukab penanganan pada tiga sekolah tersebut, antara lain yang SD untuk sementara waktu diliburkan dulu.

"Sementara untuk yang SMP hanya diliburkan satu kelas saja, kelas tempat siswa terkonfirmasi dan siswa di kelas lainya tetap melaksanakan PTM, "jelasnya.

Dan untuk SMP satu lagi, imbuh Dodi diliburkan dulu untuk sementara.

"Mudah-mudahan hal ini tidak terjadi di sekolah lainnya," ungkapnya.

Dan sesuai aturan, terang Dodi, jika di SMP ada yang terkonfirmasi positif yang diliburkan hanya satu kelas saja yang terdapat siswanya terpapar.

"Tapi untuk di tingkat SD diliburkan satu sekolah selama tiga sampai tujuh hari.

Semnatara Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Pangandaran Agus Nurdin mengaku belum tahu sekolah mana saja yang terkonfrimasi Positif.

"Tapi memang ada yang terkonfirmasi," katanya.(den)

POLRESTA TASIK GELAR SERTIJAB KABAGREN, KOMPOL ARISBAYA JADI WAKAPOLRES PANGANDARAN


Pangandarannews.com/tasiknews - Siang tadi Polresta Tasikmalaya menggelar acara serah terima jabatan ( Sertijab) Kabagren, Kasat Samapta dan Kapolsek Cineam, dipimpin langsung  Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Aszhari Kurniawan, SH., S.I.K., M.Si. bertempat dihalaman Mapolres. (14/02).

Sertijab Kabagren dari Kompol Arisbaya, SH mendapat promosi menjadi Wakapolres Pangandaran digantikan AKP Yusuf Ruhiman, S.I.P., SH., MH. yang sebelumnya menjabat Kasat Samapta.

Sementara Kasat Samapta dari AKP Yusuf Ruhiman kepada AKP Sunarto dan Kapolsek Cineam AKP Dede Darmawan, SH., MH. menggantikan Iptu Dian Susila, S.Sos. yang pindah tugas menjadi Wakapolsek Indihiang.

Dalam sambutannya Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Aszhari Kurniawan, SH., S.I.K., M.Si, mengatakan hal ini dilakukan sebagai bentuk promosi dan penyegaran di Organisasi Polri.

"Selamat dan Sukses untuk Kompol Arisbaya menjadi Wakapolres Pangandaran, terimakasih dan apresiasi setinggi tingginya atas kinerja dan dedikasi selama bertugas di Polres Tasikmalaya Kota," ungkap Aszhari.

Aszhari juga berpesan kepada pejabat yang baru  Kabagren, Kasat Samapta dan Kapolsek Cineam agar segera menyesuaikan melanjutkan tugas dari pejabat lama.

Untuk para pejabat baru, kata Aszhari merupakan penghargaan dari pimpinan yang luar biasa untuk melanjutkan dan meningkatkan kinerja dengan prestasi.

Acara sertijab pun dilanjutkan dengan kenal pamit dan ramah tamah dari pejabat lama dan baru yang dihadiri para pejabat utama dan Kapolsek jajaran Polres Tasikmalaya Kota. (anwarwaluyo-hms)

BUPATI PANGANDARAN LANTIK 286 CPNS, 35 % DIISI PUTRA DERAH

PANGANDARANNEWS.COM – Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata didampingi Wakil Bupati H Ujang Endin Indrawan kemarin melantik serta mengambil sumpah 286 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), 79 orang diantaranya berasal dari Pangandaran.(14/02) 

Dalam sambutannya Jeje mengatakan, tadinya ia sangat berharap formasi CPNS ini bisa didominasi putra daerah, tapi ternyata dari 286 orang CPNS hanya 79 orang asli warga Pangandaran.

"Kita sudah berupaya maksimal mendorong peserta CPNS ini untuk memenuhi kuota pegawai di lingkup Pemkab Pangandaran,"kata Jeje.

Jeje menjelaskan, hampir setiap tahunnya menjelang dilaksanakan tes CPNS Pemkab Pangandaran selalu membantu memfasilitasi diantaranya dengan menyediakan pelatihan try out secara gratis. 

Ia juga berharap agar PNS yang hari ini dilantik memiliki komitmen serta mampu memberi pelayanan kepada warga secara maksimal, untuk itu pihaknya menghimbau agar PNS yang berasal dari luar daerah wajib pindah domisili menjadi warga Pangandaran dan setelah 8 tahun baru boleh pindah.

"Tapi sayang, ada informasi tahun 2022 ini dikabarkan tidak ada lagi tes CPNS," jelasnya.

Sementara Kepala Badan Kepegawaian Sumber Daya Manusia (BKSDM) Kabupaten Pangandaran Dani Hamdani mengatakan untuk jumlah formasi CPNS tahun 2021 sebanyak 1.209 peserta, dengan rincian 

guru PPPK 598, tenaga kesehatan 417, tenaga teknis 194. 

“Sebagian CPNS yang lulus telah melaksanakan pelantikan pada tahun 2021 dan tahun ini ada ratusan yang dilantik, 35 persen yang asli orang Pangandaran, "jelasnya. (PNews)


KAPOLRES TASIK BERIKAN SEJUMLAH BANTUAN KEPADA FAJAR, PELAJAR 14 TAHUN YANG MERAWAT IBUNYA YANG SAKIT

 


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS -  Kapolres Tasikmalaya  AKBP Rimsyahtono,  S.I.K., M.M,CPHR berkesempatan bertandang dan  memberikan bantuan kepada Fajar, anak laki-laki berusia 14 tahun warga Desa Naggerang Kabupaten Tasikmakaya  yang berjuang mencari nafkah untuk mengobati ibunya yang sedang sakit.

Seperti diberitakan sebuah tv swasta nasional, selain harus merawat ibunya Fajar juga harus mengerjakan urusan rumah tangga seperti memasak, mencuci dan lainnya.

Tak sampai disitu, Fajar juga harus mencari nafkah dengan mengembala bebek milik orang lain bahkan menjadi tukang kayu pun harus ia jalani agar dapurnya tetap ngebul.

Disamping kesibukannya tersebut Fajar pun harus tetap fokus belajar di yabg saat ini duduk di bangku SMP.

Usai mendengar cerita tentang Fajar tersebut,  Kapolres Tasikmalaya AKBP RIMSYAHTONO, S.I.K., M.M,CPHR langsung mengunjungi Fajar ke rumahnya untuk memberikan bantuan berupa sembako, sepeda, dan membantu pengobatan sang ibu.

"Alhamdulillah hari ini kami dari Polres Tasikmalaya Bersama Bhayangkari hadir disini untuk membantu Fajar, "ujar Kapolres.(14)2).

Kapolres menuturkan berkat informasi dari rekan-rekan awak media terkait adanya anak yang memiliki semangat untuk membantu ibunya menjalani pengobatan penyakit jantung di tengah keterbatasan ekonomi, hingga pihaknya pun tergerak sebagai bentuk kepedulian memberikan bantuan.

"Kami juga memberi sepeda untuk pergi ke sekolah mengingat jarak dari rumah ke sekolah sekitar 2 KM yang biasa pajar tempuh dengan berjalan kaki.“imbuh Kapolres. (anwarwaluyo-hms)

SEORANG IBU MUDA DI RAJAPOLAH TEWAS TERSERET KERETA API


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS -  Polsek Rajapolah Polres Tasikmalaya Kota evakuasi korban tewas terserempet Kereta Api Pasundan di Kampung Cibitung Desa Manggungjaya Kecamatan Rajapolah.  (13/02). 

Menurut keterangan Saksi Nana (44), ia melihat korban berjalan menuju rel.

"Saat itu saya sudah teriak teriak awas ada kereta, namun korban tidak merespon," tuturnya. 

Korban diketahui seorang perempuan bernama Imas Rina (32) tahun warga Kampung Margasari Desa Manggungjaya Kecamatan Rajapolah. 

Saat dikonfirmasi Kapolsek Rajapolah AKP Iwan Sujarwo  membenarkan adanya kejadian warga yang terserempet KA Pasundan PLB 285C, yang mengakibatkan korban tewas di lokasi kejadian, dan tubuh korban terlempar sekitar 10 meter.

Pihaknya pun langsung berkordinasi dengan Unit Identifikasi Sat Reskrim dan Unit Gakkum Sat Lantas Polres Tasikmalaya Kota, korban sudah kami bawa dengan Mobil Patroli Polsek ke RSUD Dr. Sukardjo untuk penanganan lebih lanjut.

"Sementara kejadian tersebut masih dalam proses penyelidikan, "terangnya. (ANWARWALUYO-HMS)

OJK TASIK BERSAMA ANGGOTA DPRD CIAMIS DAN DPRI RI SOSIALISASIKAN BAHAYANYA PINJOL ILEGAL

PANGANDARANNEWS.COM – Marak nya pinjaman online ilegal membuat pemerintah mengambil sikap, karena di tengah sulitnya perekonomian saat ini tentunya masyarakat akan terbuai dengan tawaran tawaran yang menggiurkan di online dengan proses mudah, namun ini akan memberatkan masyarakat.

Demikian disampaikan anggota DPRD Kabupaten Ciamis dari fraksi Demokrat, Hj Hakimah, S.Pd saat menjadi narasumber dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam acara sosialisasi waspada pinjaman online ilegal bertempat di kecamatan Banjarsari. (11/02)

Menurut Hakimah, pinjaman online (pinjol) ilegal ini banyak sekali resikonya, karena selain suku bunganya yang tinggi  yang paling parah adalah data si peminjam bisa disebar kemana-mana, dan ini  tentunya merupakan kewajiban pemerintah untuk memberikan edukasi terhadap masyarakat agar paham dan tidak mudah tertipu dengan pinjol ilegal tersebut.

“Kami bersama dengan ojk Tasikmalaya, sengaja mengadakan kegiatan sosialisasi dengan harapan masyarakat akan lebih cerdas memilih dan dapat memahami mana pinjaman online yang legal dan mana pinjaman online yang ilegal, “ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama anggota DPR RI dari frkasi Demokrat, Didi Irawadi Syamsuddin menerangkan, pinjaman online itu ada dua jenis, ada yang legal dan illegal. Yang ilegal tentunya yang tidak terdaftar di OJK yang saat ini jumlahnya banyak sekali, dan ini yang berbahaya karena pinjol illegal pada prakteknya akan melakukan berbagai cara pada saat masyarakat kesulitan ekonomi karena pandemi covid 19, sementara kebutuhan sangat banyak, sehingga masuklah para orang jahat melalui hand phone atau menyasar melalui media social Facebook, Instagram atau whatsapp.

Didi berpesan serta mengajak  masyarakat agar waspada karena pinjaman ilegal ini jahat sekali serta  melanggar hukum.

“Selain itu bunganya juga mencekik dan menjerat masyarakat, “tegasnya. (Tn)


TERKAIT PUTUSAN PN CIAMIS SOAL LAPANG KATAPANG DOYONG, PEMKAB PANGANDARAN AKAN LAKUKAN BANDING

Lapang Katapangdoyong
PANGANDARANNEWS.COM - Karena gugatan perdata  yang dilakukan PT Griya Pangandaran Elok terkait  lahan di lapang Katapang Doyong dikabulkan, Bupati  Pangandaran H Jeje Wiradinata akan ajukan banding ke Mahkamah Agung (MA)

Usai membukan gathering bersama jurnalis di Hotel Arnawa, dalam konfrensi Persnya, bupati menjelaskan, PT Griya sebagai pemegang Hak Guna Bangunan (HGB) Katapang Doyong dan sudah habis sejak tahun 2012. Untuk itu Pemkab Pangandaran pun mengajukan kepada pemerintah pusat melalui kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN)  untuk menggunakan lahan Katapang Doyong untuk kepentingan Pemkab.

"Rencananya di lahan tersebut kami akan jadikan untuk teminal wisata, agar kendaraan wisatawan di obyek wisata Pangandaran bisa parkir disana,"jelas bupati (10/2).

Bupati mengatakan, pengajuan ke BPN tersebut ini berdasarkan kewenangan yang ada di pemerintah pusat, dan Pemkab Pangandaran memohon langsung ke pemerintah pusat lahan tersebut untuk kepentingan masyarakat. Tapi kemudian ternyata PT Griya melakukan gugatan ke pengadilan dan  tetap mengikuti  alur persidangan.

Dan hari ini, kata bupati, hasil sidang perkjara lapang Katapang Doyong sudah keluar hari ini dengan dimenangkan oleh PT Griya.

“Walaupun kecewa tapi kita tetap harus menghormati putusan pengadilan tersebut," ungkapnya.

Lebih jauh bupati menjelaskan, dari putusan pengadilan itu menetapkan Pemkab Pangandaran didenda Rp 10 Miliar, karena jalan di Ketapang Doyong dianggap digunakan oleh Pemkab.

"Dan bayar dendanya ke PT Griya yang masa HGB-nya sudah habis, padahal jalan itu sudah ada sejak dulu apalagi jalan itu ada di harim pantai untuk kepentingan publik," terangnya.

Ia menilai, putusan pengadilan tidak melihat aspek yuridisnya bahwa legalitas  sebagai pemegang HGB sudah habis dan tanah itu tidak pernah digunakan semestinya.

Bupati juga mempertanyakan, atas dasar apa Pemkab Pangandaran harus membayar ganti rugi pada PT Griya yang jelas-jelas sudah tidak memegang HGB, dan tanah sudah kembali ke Negara.

Bupati pun mengaskan pihaknya akan melakukan banding terhadap keputusan Pengadilan Negeri Ciamis, ia akan menuju ke Komisi Yuridis (KY) dan Juga Mahkamah Agung (MA), karena ia tidak paham apakah nanti ada hal-hal yang lain atau janggal terhadap keputusan pengadilan tersebut.

“Dan saya siap datang kapan saja jika dipanggil sebagai saksi oleh KY terkait masalah putusan Pengadilan Negeri Ciamis ini, “tegasnya.

Sementara Kepala Bagian Hukum Setda Kabupaten Pangandaran Syarif Hidayat mengatakan, saat ini pemkab belum menunjuk pengacara untuk pengajuan banding ke MA.

"Intinya kita akan naik banding, sementara untuk pengacaranya belum ada penujukan, “jelas SSyarif. (Tn)


BUPATI JEJE WIRADINATA LAKUKAN PELANTIKAN, ROTASI DAN MUTASI SEJUMLAH PEJABAT DI LINGKUP PEMKAB PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS.COM – Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata didampingi Wakil Bupati H Ujang Endin Indrawan, Ketua DPRD Asep Noordin, Ketua Tim Penggerak PKK, Hj Ida Nurlaela, Sekda H Kusdiana dan pejabat lainnya, melantik sejumlah pejabat Pemkab Pangandaran, bertempat di halaman kantor bupati.(10/02)

Pejabat yang dilantik tersebut, diantaranya Yadi Sukmayadi dilantik menjadi Kepala Dinas Kesehatan, Agus Nurdin menjadi Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Ling Ling Nugraha Senjaya menjadi Kepala Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUTRPRKP),  Tini Nurmasari menjadi Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Dadang Solihat dilantik jadi Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda).

Selain melantik pejabat esselon II, bupati juga melakukan rotasi mutasi 18 pejabat setingkat eselon III, diantaranya Direktur RSUD Pandega diisi oleh Titi Sutiamah, tadinya sebagai Kabid Pelayanan Medis, dan Asep Kemal Pasha menjabat sebagai Sekretaris Dinas Kesehatan, Dodi Djubardi naik menjadi Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, sebelumnya sebagai Kabid Pendidikan Dasar dan Sarlan menjabat sebagai Sekretaris Bapenda sebelumnya sebagai Kepala Bagian TU RSUD Pandega. Sementara itu pengisian Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, masih berlangsung dan peserta hasil open bidding tengah menjalani wawancara di Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri.

Dalam sambutannya Bupati Pangandaran, H Jeje Wiradinata menyampaikan, pelantikan, mutasi rotasi ini merupakan hal biasa dalam sebuah tatanan pemerintah dan untuk Pemkab Pangandaran hal ini menjadi penguatan kelembagaan pemerintah, artinya jika harus lebih baik dari hari kemarin.

Dalam sistem pemerintahan, menurut bupati, adalah pengendali dan bupati serta wakil bupati merupakan orang yang bertanggung jawab dalam gerak langkah roda pemerintah.

“Jadi tugas yang dimandatkan pada saudara hari ini merupakan pelimpahan wewenang kami sebagai amanat kepentingan masyarakat, “ucap bupati.

Bupati memerintahkan agar seluruh pejabat mampu bekerja  dengan baik serta bisa memberikan arti yang sangat besar untuk kepentingan masyarakat.

Ia juga mengajak untuk selalu membangun kebersamaan untuk bekerja sebagai sebuah kewajiban sesuai ketentuan, membantu bupati dan membantu pemerintah agar roda pemerintahan ini berjalan sehingga akan berujung kepada kepentingan masyarakat Pangandaran.

"Dalam satu sistem tidak boleh ada yang berputar sendiri-sendiri dan berputar di luar sistem, tapi semua berputar dalam system, “pungkasnya. (PNews)


ORMAS DAN TOKOH MASYARAKAT KARANGNUNGGAL TOLAK RENCANA PEMKAB TASIK BANGUN RSUD DI TANAH EKS KEWEDANAAN

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Forum Komunikasi Karangnunggal Bersatu (FKKB) yang beranggotakan para Ormas/LSM dan tokoh masyarakat dalam waktu dekat ini akan melayangkan surat ke Pemda Kabupaten Tasikmalaya untuk meminta audien terkait pemindahan lokasi serta pembebasan tanah yang sudah mulai dilakukan untuk Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di eks Kewadanaan yang dilakukan pemda secara tiba-tiba.

Sejumlah petinggi Ormas dan LSM serta tokoh Masyarakat, menyatakan sangat keberatan dan menolak terkait hal tersebut, pasalnya rencana initidak sesuai dengan aspek perencanaan awal.

“Ini  melanggar Perda dan RPJMD yang mereka buat sendiri, jadi sama sekali tidak berdasarkan pada Dokumen Feasibilty Study, "katanya ketua salah satu ketua Ormas, Ade Tamzid. (9/02)

Menurutnya, hasil musyawarah sementara FKKB dan  sebagian Tokoh Karangnunggal beremcana akan mendatangi Pemkab Tasikmalaya, dengan berkirim surat melalui Ketua DPRD agar menghadirkan Dinas Kesehatan, Badan Perencanaan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD), serta Dewan Komisi IV, untuk meminta kejelasan rencana pemindahan lokasi serta pembebasan tanah yang sudah mulai dilakukan untuk Pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di eks Kewadanaan.

Alasan ditolaknya rencana tersebut, menurut Ade, karena Pemkab Tasikmalaya dinilai sudah melanggar aturan yang dibuat sendiri, dan ini jelas sangat melukai perasaan masyarakat Karangnunggal.

Ade menjelaskan di dalam RPJMD tahun 2016/2021 dan 2021/2026 serta Dokumen Fesibility Study, di sana sudah jelas dinyatakan titik koordinat  berada di Kecamatan Karangnunggal, perencanaannya salah satu dari tiga titik tersebut yaitu di Desa Karangnunggal, Desa Karangmekar atau Desa Cikukulu.

Ade juga menegaskan, jika saja surat permohonan audens diabaikan atau tidak ditanggapi secepatnya, maka FKKB dan lintas tokoh Karangnunggal akan melaporkan masalah ini ke Aparat Penegak Hukum (APH).

"Kami menganggap yang terjadi hari ini di lapangan kami anggap dongeng Rencana Sangkuriang yang ujug-ujug terjadi pindahan, " pungkasnya. (ANWARWALUYO)


 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN