KABAR GEMBIRA, KINI POLRES TASIK BUKA LAYANAN PEMBUATAN SIM DI MAPOLSEK KARANGNNGGAL

Pangandarannews.com/tasiknews – Untuk lebih memudahkan pelayanan masyarakat di daerah yang akan membuat Surat Ijin Mengemudi (SIM), Polres Tasikmalaya memberikan program Pelayanan SIM Komunitas diluar Satuan Penyelengara Administrasi SIM (Satpas) di wilayah Tasikmalaya selatan,  yang pembukaannya langsung dilakukan Kapolres Tasikmalaya AKBP Rimsyahtono, S.Ik. MM CPHR, serta turut dihadiri Kasatlantas Polres Tasikmalaya AKP Herman Junaedi SH beserta jajaran Kanit, Kapolsek Karangnunggal Didin Jumardini, Para Kapolsek wilayah Tasela, Danramil 1215/Karangnunggal Mayor Inf Kurniadi, Camat Karangnunggal Asep M Dahliana STP MM, kepala desa se Kecamatan Karangnunggal, Tokoh Agama dan masyarakat, bertempat di Mapolsek Karangnunggal.(03/03) 

Dalam sambutannya, Kapolres Tasikmalaya AKBP Rimsyahtono, menyampaikan, program layanan SIM komunitas di luar Satpas merupakan bagian dari upaya jajaran Satlantas Polres Tasikmalaya untuk memudahkan masyarakat untuk membuat atau memperpanjang SIM, khususnya di wilayah Tasik selatan.

Menurut Rimsyahtono, layanan SIM di Mapolsek Karangnunggal ini dalam  rangka mempermudah serta efesiensi waktu warga yang akan mengurus  SIM.

“Jadi kami berharap warga dapat manfaatkan kemudahahan layanan ini karena kami akan melayani dengan profesional,”kata Rimsyahtono.

Sementara Kasatlantas Polres Tasikmalaya AKP Herman Junaedi SH saat ditemui usai kegiatan menjelaskan, dalam pelayanan SIM ini pihaknya tetap akan melaksanakan layanan sesuai ketentuan, seperti verifikasi data, pelaksanan tes teknik mengemudi, pemotretan dan pembuatan serta penyerahan SIM pada warga yang mengurusnya.

Ia menambahkan, pembukaan layanan SIM komunitas di luar Satpas di Mapolsek Karangnunggal ini diharapkan mampu memberi kemudahan pada warga yang berdomisili di wilayah dengan jarak tempuh yang jauh ke Mapolres Tasikmalya.

“Dalam program ini target kami, memberikan pelayanan prima dengan efesiensi waktu dalam pelayanan administrasi SIM, “jelasnya. (ANWARWALUYO)


WARGA SESALKAN AWAK BUS TIDAK OPTIMALKAN FUNGSI TERMINAL BUNIASIH

Pangandarannews.com/tasiknews – Masyarakat Buniasih Desa Pangligaran Kecamatan Pancatengah Kabupaten Tasikmalaya menyayangkan dengan pelayanan yang diberikan Perusahaan (PO) TKM, pasalnya bus dengan trayek Buniasih – Tasikmalaya tersebut di sampai ke terminal Buniasih.

Menurut beberapa warga, bus TKM tersebut ternyata hanya sampai ke Kampung Cibolang yang  sekitar 2 kilo meter sebelum terminal, padahal kondisi terminal Buniasih kini sudah bagus dan layak sehingga terminal yang baru dibangun oleh pemerintah pun adi tak terpakai.

Memang beberapa tahun ke belakang, kata warga, jalan menuju terminal Buniasih kondisinya rusak sehingga penumpang pun bisa maklum jika saat itu bis menurunkan penumpang hanya sampai Desa Pangligaran.

“Kami berharap agar persoalan ini jadi perhatian Dinas Perhubungan Kabupaten Tasikmalaya sehingga sektor transportasi umum masyarakat pun bisa terlayani dengan baik, “ungkapnya (0/03) *ANWARWALUYO* 







UPDATE DATA COVID 19 KABUPATEN PANGANDARAN PER TANGGAL 2 MARET 2021


PANGANDARANNEWS.COM
– Berikut up date grafik data terakit covid-19 di Kabupaten Pangandaran, hingga hari Selasa 2 Maret  2021 pukul 16.00 WIB yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran.

KASUS KONFIRMASI  COVID-19

Total    : 1093 org

Sembuh         : 1003 org

Aktif :     10 org  isolasi RSU, 57 Isolasi Mandiri)

Meninggal :     23 org

WNI      : 1093 org

Laki2    :   469 org

Perem :   624 org

Usia

<5         :       7 org

5 - 19  :     38 org

20 - 29 :   100 org

30 - 39 :     80 org

40 - 49 :     70 org

50 - 59 :     45 org

60 - 69 :     28 org

70 - 79 :       7 org

SUSPEK

1. Total :   775 org

2. Discardid :   752 org

    - Meninggal :     15 org

3. Aktif :       8 org

4  Laki-Laki :   473 org

5. Perempuan :   302 org

6. WNI :   770 org

7. WNA         :       5 org

8. Usia :

< 5 th :    23 org

6-19    :    78 org

20-29 :  242 org

30-39 :  101 org

40-49 :    90 org

50-59 :    89 org

60-69 :    59 org

70-79 :    25 org

>80    :      4 org

PROBABLE

1. TOTAL.          : 8

2. MENINGGAL : 4

3. MENUNGGU : 0

4. SELESAI                    : 4

KONTAK ERAT

TOTAL :   1977 org

Discarded :   1931 org

Aktif :       46 org

HASIL LAB. SWAB

Positif    :   1093 org

Negatif          :   8908 org

Menunggu hasil :       46 org

Jumlah          :10.047 org

HASIL RAPID TEST

Reaktif            :        70 org

Invalid            :          0 org

Non Reaktif : 13.385 org

Total      : 13.455 org

Untuk masyarakat yang memerlukan informasi terkait Covid-19 di Kabupaten Pangandaran, bisa menghubungi covid19.pangandarankab.go.id atau di Hotline Call Center : 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran : 085320643695.

Dan ini selengkapnya Up Date Kasus Corona di Kabupaten Pangandaran per 2 Maret 2021 :

















PADA UPACARA HPSN CAMAT KARANGNUNGGAL AJAK WARGANYA KELOLA SAMPAH JADI BERNILAI EKONOMIS

Pangandarannews.com/tasiknews - Berawal  mengenang peristiwa di Leuwigajah, Cimahi, Jawa Barat, mulai saat itulah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menetapkan tanggal 21 Pebruari menjadi Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang akan diperingati pada setiap tahunnya.

Dalam upacara HPSN di Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya, saat mebacakan amanat Bupati Tasikmalaya, Camat Karangnunggal, Asep M Dahliana, STp.,MM pun mengutip  sejarah singkat diproklamirkannya HPSN oleh Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.(01/03)

Kala itu di Leuwigajah terdapat peristiwa naas saat curah hujan dengan insensitas tinggi serta ledakan gas metana pada tumpukan sampah hingga menyebabkan 157 nyawamelayang serta menghilangnya Kampung Cilimus dan Pojok karena tergulung longsoran sampah setinggi 60 meter dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Leuwigajah. 

“Setahun setelahnya kejadian tersebut Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan  memperingati 21 Februari sebagai Hari Peduli Sampah Nasional, “kata Asep.

Pada peringatan tanggal 18 Februari 2021 lalu KLHK juga telah mengumumkan tema peringatan HPSN kali tahun, “Sampah Bahan Baku Ekonomi di Masa Pandemi”, tema ini diambil agar bia memberikan nilai positif untuk pertumbuhan sektor industri pengolahan sampah di tengah keterpurukan akibat pandemi Covid-19.

Sedangkan ajakan dari Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, masalah sampah harus bisa diselesaikan dimulai dari sampah rumahtangga dengan cara Pilah Pilih dan Olah (PPO).

Dan untuk memperkuat komitmen peran aktif dunia usaha, kata Asep, pemerintah pun menghimbau seluruh stake holder hingga di tingkat Kecamatan untuk melaksanakan upaya penangani sampah bahkan sampah harus mampu menjadi bahan baku ekonmi.

Pada kesempatan lain, Asep juga menyampaikan, pelaksanaan upacara HPSN ini akan menjadi sebuah simbol pergerakan karena seluruh elemen di Kecamatan Karangnunggal harus menjadi pelopor yang bisa menggerakkan masyarakat “Peduli Sampah” sehingga sampah nantinya bukan lagi menjadi masalah, namun sampah bisa memebrikan nilai ekonomi tambahan bagi masyarakat di masa pandemi Covid-19 ini.

Asep mengatakan, jangan buang sampah sembarangan lagi, sebab jika sampah diolah dan ditangani mulai dari rumah Insya Alloh tidak lagi menjadi masalah bahkan akan menjadi berkah

“Ayo kita peduli sampah, buang sampah pada tempatnya dan kelola sampah agar bisa memberikan manfaat, “tegasnya. (ANWARWALUYO)


SEORANG NELAYAN WARA DESA SUKARESIK HILANG DI PERAIRAN PANTAI TIMUR PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS.COM – Seorang nelayan pencari baby lobster warga Dusun Ciokong RT/RW 02/02 Desa Sukaresik Kecamatan Sidamulih Kabupaten Pangandaran, Dede Suratman (25) dikabarkan hilang di laut sekitar Teluk Pananjung.(01/03)

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari beberapa saksi, kejadian berawal saat Senin pagi korban seperti biasa melakukan aktivitas di pantai timur Pangandaran menangkap benih lobster walau seperti diketahui penangkapan benih lobster ini dilarang. Saat perahu yang ditumpangi lempar jangkar krban mengambil benih lobster dengan menggunakan pelampung ban.

Menurut keterangan nelayan lainnya, Joni Muhroni (30), ia mengaku sempat melihat korban berenang dengan ban melintasi perahu yang ditumpanginya.

"Perahu Dede dengan perahu saya jaraknya sekitar 150 meter, saat itu  saya melihat korban berenang ke perahunya yang sedang lego jangkar,"terang Joni.

Namun selang beberapa menit, kata Joni, nelayan lainnya bernama Agus Rohdiana (32) yang juga lokasinya berdekatan berteriak memanggilnya dan mengatakan korban menghilang, sehingga ia pun kaget karena baru saja melihat korban melintas. 

Akhirnya ia yang ditemani Agus pun mencoba mencari korban, setelah diketahui korban tidak ada di perahu juga di ban pelampungnya. 

“Saya juga menghubungi rekan nelayan lainnya yang masih di darat untuk melapor ke pol air, “masih ata Joni.

Tak lama tim gabungan yang terdiri dari Satpolair Pangandaran, Pos TNI Angkatan Laut Pangandaran, Basarnas dan SAR Baraccuda nelayan mendatangi lokasi untuk melakukan pencarian dan hingga  sore hari usaha pencarian Dede Suratman masih dilakukan dengan menyisir dari permukaan air hinga tim pun melakukan penyelaman di titik-titik tertentu.

Sementara dari keterangan sejumlah nelayan, korban memiliki riwayat penyakit epilepsi atau ayan, hingga pernah dulu saat melaut penyakit ayannya kambuh, tapi beruntung saat itu diketahui temannya sehingga bisa tertolong.

Hal tersebut juga dibenarkan Kepala Satuan Polisi Perairan Pangandaran AKP Sugianto, memang menurut informasi dari teman dan keluarga korban, Dede Suratman memiliki penyakit epilepsi tapi itu baru sebatas informasi yang belum dapat dipastikan karena tidak ada keterangan medisnya. 

“Sekarang kami masih fokus dalam upaya pencarian dulu,"jelas Sugianto.

Sugianto mengatakan, ia tidak sependapat jika korban dikatakan sedang menangkap benih atau baby lobsster tapi sedang menangkap udang karang.

“Sepertinya korban bukan sedang menangkap benur lobster karena hal itu biasanya dilakukan pada malam hari, karena dianggap lebih mudah, “imbuhnya. (PNews)



UPDATE DATA COVID-19 KABUPATEN PANGANDARAN PER TANGGAL 1 MARET 2021


PANGANDARANNEWS.COM
– Berikut up date grafik data terakit covid-19 di Kabupaten Pangandaran, hingga hari Senin 1 Maret  2021 pukul 16.00 WIB yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran.

KASUS KONFIRMASI  COVID-19

Total    : 1093 org

Sembuh         : 1003 org

Aktif :      10 org  isolasi RSU, 57 Isolasi Mandiri)

Meninggal :     23 org

WNI      : 1093 org

Laki2    :   469 org

Perem :   624 org

Usia

<5         :       7 org

5 - 19  :     38 org

20 - 29 :   100 org

30 - 39 :     80 org

40 - 49 :     70 org

50 - 59 :     45 org

60 - 69 :     28 org

70 - 79 :       7 org

SUSPEK

1. Total :   775 org

2. Discardid :   752 org

    - Meninggal :     15 org

3. Aktif :       8 org

4  Laki-Laki :   473 org

5. Perempuan :   302 org

6. WNI :   770 org

7. WNA         :       5 org

8. Usia :

< 5 th :     23 org

6-19    :     78 org

20-29 :   242 org

30-39 :   101 org

40-49 :     90 org

50-59 :     89 org

60-69 :     59 org

70-79 :     25 org

>80    :       4 org

PROBABLE

1. TOTAL.          : 8

2. MENINGGAL : 4

3. MENUNGGU : 0

4. SELESAI         : 4

KONTAK ERAT

TOTAL :  1977 org

Discarded :  1931 org

Aktif                                         :     46 org

HASIL LAB. SWAB

Positif    :  1093 org

Negatif          :  8908 org

Menunggu hasil :      46 org

Jumlah          :10047 org

HASIL RAPID TEST

Reaktif            :        70 org

Invalid            :           0 org

Non Reaktif : 13.385 org

Total      : 13.455 org

Untuk masyarakat yang memerlukan informasi terkait Covid-19 di Kabupaten Pangandaran, bisa menghubungi covid19.pangandarankab.go.id atau di Hotline Call Center : 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran : 085320643695.

Dan ini selengkapnya Up Date Kasus Corona di Kabupaten Pangandaran per 1 Maret 2021 :

















SEJUMLAH SANTRI SE-KECAMATAN PADAHERANG HARI INI IKUTI SELEKSI MTQ

PANGANDARANNEWS.COM – Bertempat di aula Kantor Urusan Agama (KUA) 70 peserta perwakilan tiap-tiap pesantren hari ini ikuti seleksi MTQ se-Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran.(01/03)

Seperti disampaikan  ketua penyelenggara seleksi sekaligus penyuluh agama H Bunyamin S.Sy, masing-masing peserta akan diseleksi pada bidang MFQ ( musabaqoh fahmil qur'an) dan MSQ ( musabaqoh sahril qur'an)

“Kegiatan ini selain untuk tahapan seleksi juga menjadi ajang silaturahmi santri yang ada di Kecamatan Padaherang, “terang Bunyamin.

Bunyamin menambahkan, seleksi ini juga menjadi study banding serta untuk menambah wawasan keilmuan yang masing masing santri, sehingga diharapkan seleksi ini bisa diambil hikmahnya untuk capaian prestasi ke depannya dsebagai perwakilan di tingkat kabupaten.

Sementara Ketua penyelenggara, Abdul Rojak S.PdI, menambahkan, seleksi ini diikuti terang Bunyain, diikuti peserta putra dan putri dengan batasan usia maksimal 18 tahun 11 bulan 29 hari.

“Adapun peserta hasil seleksi yang akan diikutkan ke tingkat kabupaten terdiri dari 2 bidang, 1 group dari MSQ dan 1 group dari MFQ, “terangnya. (NANAHOERUMAN)


UPDATE DATA COVID-19 KABUPATEN PANGANDARAN PER TANGGAL 27 PEBRUARI 2021


PANGANDARANNEWS.COM
– Berikut up date grafik data terakit covid-19 di Kabupaten Pangandaran, hingga hari Kami 27 Pebrurai 2021 pukul 16.00 WIB yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran.

*KASUS KONFIRMASI  COVID-19*

Total            :  1093 org

Sembuh :    988 org

Aktif :      11 org  isolasi RSU, 73 Isolasi Mandiri)

Meninggal :      21 org

WNI              : 1093 org

Laki2            :   469 org

Perem :   624 org

Usia

<5         :       7 org

5 - 19          :     38 org

20 - 29         :   100 org

30 - 39         :     80 org

40 - 49         :     70 org

50 - 59         :     45 org

60 - 69         :     28 org

70 - 79         :       7 org

*SUSPEK*

1. Total         :   772 org

2. Discardid :   752 org

    - Meninggal :     15 org

3. Aktif :       5 org

4  Laki-Laki :  470 org

5. Perempuan :  301 org

6. WNI :  767 org

7. WNA :      5 org

8. Usia :

< 5 th :    23 org

6-19    :    78 org

20-29 :  242 org

30-39 :  101 org

40-49 :    90 org

50-59 :    89 org

60-69 :    59 org

70-79 :    25 org

>80    :      4 org

*PROBABLE*

1. TOTAL.                  : 8

2. MENINGGAL : 4

3. MENUNGGU : 0

4. SELESAI         : 4

*KONTAK ERAT*

TOTAL :   1973 org

Discarded :   1931 org

Aktif : 42org

*HASIL LAB. SWAB*

Positif            :   1093 org

Negatif          :   8908 org

Menunggu hasil :      42 org

Jumlah          :10043 org

*HASIL RAPID TEST*

Reaktif            :         70 org

Invalid            :          0 org

Non Reaktif : 13.385 org

Total              : 13.455 org

Untuk masyarakat yang memerlukan informasi terkait Covid-19 di Kabupaten Pangandaran, bisa menghubungi covid19.pangandarankab.go.id atau di Hotline Call Center : 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran : 085320643695.

Dan ini selengkapnya Up Date Kasus Corona di Kabupaten Pangandaran per 27 Pebruari 2021 :















MUSRAN KWARTIR KARANGNUNGGAL PILIH ENDING ABDUL SOHIK JADI KETUA KWARAN MASA BHAKTI 2021 - 2024

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Dalam Musyawarah Ranting (Musran) kwartir Karangnunggal yang digelar di aula UPT Pendidikan, yang dihadiri Camat Karangnunggal selaku Ketua Mabiran, LPK serta peserta Pramuka kwaran ranting Karangnunggal, Ketua Ranting Masa bhakti 2016 – 2021, Ending Abdul Sohik. S.Pd., M.Pd. MG terpilih menjadi Ketua Ranting Karangnunggal untuk masa bakti 2021 – 2024. (27/02)

Usai dilantik, dalam sambutannya Ending mengaku, jika dilihat dari kemampuan dan profil diri, menurutnya ia masih belum cukup umur untuk memimpin ranting karena masih banyak yang lebih senior dan layak. Tapi walau pun demikian ia mengucapkan terimakasih kepada seluruh kepengurusan Pramuka Ranting Karangnunggal atas kepercayaan ini.

“Saya siap menerima amanat ini, namun saya tidak bisa bekerja sendiri karena tanpa adanya dukungan dan peran serta pengurus dan anggota lainnya tentu saya tidak akan mampu, “ungkapnya.

Maju dan mundurnya pramuka khususnya di Ranting Karangnunggal, ungkap Ending tentu merupakan tanggungjawab bersama, oleh karena itu ia pun percaya dalam mengemban tugas tentu akan dibantu rekan-rekan untuk bersama-sama memajukan Pramukamencetak dan menciptakan generasi muda yang mandiri serta berprestasi.

Sementara Ketua Mabiran Asep M. Dahliana. STP. MM mengucapkan selamat bertugas dan bejerja kepada ketua dan pengurus terpilih, tahapan musran telah dilaksanakan dengan tetap dalam protokol kesehatan.

“Mudah-mudahan ketua dan pengurus yang baru dilantik bisa menjalankan kepercayaan dengan amanah serta bisa membawa Pramuka Karangnunggal lebih maju lagi, “ucap Asep. (ANWARWALUYO








BUPATI – WAKIL BUPATI PANGANDARAN JEJE-UJANG ENDIN SEBUT AKAN KONSEN PADA JANJI KAMPANYE

PANGANDARANNEWS.COM – Usai dilantik oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Gedung Merdeka Kota Bandung, bersama 5 kepala daerah lainnya Bupati-Wakil Bupati Pangandaran, H Jeje Wiradinata- H Ujang Endin Indrawan, saat dijumpai sejumlah awak media mengatakan, ia akan mengevaluasi seluuh program unggulan pada masa periode sebelumnya dan menjdai dasar untuk masa kepemimpinannya 5 tahun ke depan.

Menurut Jeje, pada kepemimpinan lalu ada empat skala perioritas diantaranya perbaikan infrastruktur, kesehatan, pendidikan dan penataan pariwisata yang telah dijalankan selama masa pemerintahan periode tahun 2016-2021.

"Mungkin kita masih akan konsen kesana, saat pemimpin memberikan janji, konsep dan program padarakyat maka itu yang akan kita laksanakan karena kita ingin memberikan sikap politik yang baik.," kata Jeje. (26/02)

Jeje mengatakan, awal pemerintahannya ia akan mulai dengan susunan pembangunan pemerintah daerah jangka menengah 2021-2026 yang akan dieksekusi susunan pembangunan tersebut di setiap tahun, sehingga visi Pangandaran Juara menuju wisata berkelas dunia yang berpijak pada nilai karakter bangsa akan segera dicapai.

Bukan hanya itu, imbuh Jeje, upaya pengembangan wisata pun akan diperluas dengan  memperluas akses dan penataan berkelanjutan, kemudian pengembangan aksebilitas dan pendidikan sampai perguruan tinggi untuk meningkatkan kesejahteraan tenaga kependidikan serta meningkatkan kompetensi lulusan. Lalu meningkatkan ketahanan ekonomi dan sosial yang keadilan berbasis pada potensi lokal agar terwujud kehidupan masyarakat yang beriman takwa dengan selalu mewujudkan kerukunan kehidupan beragama, reformasi birokrasi yang melayani, efektif, efesien dan akuntabel. 

Jeje menambahkan, peningkatan pembangunan infrastruktur, penataan ruang dan mitigasi bencana yang terintegrasi dan berkelanjutan juga akan menjadi fokus pemerinatah ke depan.

5 tahun menjadi bupati periode lalu, menurutnya, bisa menjadi modal dasar karena ia cukup paham dinamika kehidupan masyarakat serta kondisi di masing-masing wilayah desa dan sebagainya. Dan tentu hal ini menjadi kekuatan sekaligus kemudahan serta menjadi sesuatu yang menguntungkan untuk kepemimpinannya dalam membangun Pangandaran lima tahun kedepan.

"Saya juga optimis karena Wakil Bupati Ujang Endin akan konsentrasi pada pengentasan kemiskinan dan peningkatan UMKM karena visi misi yang kita buat memang merupakan hasil kajian dari persoalan-persoalan selama 5 tahun yang sudah dikerjakan dan rencana kerja untuk 5 tahun kedepan,"pungkasnya. (PNews)


ERIK KRISHNA YUDA : "LEMBAGA ADAT, BUDAYA DAN MASYARAKAT""


PANGANDARANEWS.COM - Lembaga adat, masyarakat dan budaya tak bisa dipisahkan dan berperan penting dalam mendukung proses kemajuan suatu daerah sehingga perlu dilestarikan dan dikembangkan. Diharapkan lembaga adat mampu mengemban tugas dan fungsi terkait dengan tradisi dan budaya yang berlaku di masyarakat.

Hal itu disampaikan oleh ketua lembaga adat kabupaten Pangandaran,  DR. Erik Krishna Yuda.

" Tradisi dan budaya merupakan salah satu cerminan perilaku masyarakat yang turun temurun disuatu daerah yang perlu dipupuk dan dilestariakan keberadaanya sebagai aset Bangsa,  " katanya. 

Dikatakan Erik lagi, " Apalagi kabupaten Pangandaran sebagai tujuan wisata yang sudah mendunia dimana keragaman budaya akan menghampiri kita, 

disinilah peran lembaga adat sebagai filter awal menangkal persoalan sosial kemasyarakatan akibat migrasi yang pesat ini, sehingga bisa meminimalkan dampak budaya dari luar, " katanya

Ditambahkan dia lagi, "Lembaga adat dapat berperan sebagai mediator untuk mewujudkan toleransi dan keharmonisan hidup bersama,” tambahnya. 26/02/2021

Ditempat yang sama salah seorang penggiat budaya, Dede Arif Cahyadi menegaskan sebagai mitra pemerintah, lembaga adat berperan untuk melestarikan budaya dan kearifan lokal yang selanjutnya akan  memperkaya khasanah budaya bangsa.

“Harus ada dukungan dan komitmen yang kuat diantara stakeholder dalam rangka penguatan lembaga adat dan kemasyarakatan, tanpa itu jangan harap budaya dan kearifan lokal kita bisa eksis, "ungkapnya.

Dikatakannya lagi,  "Maka dengan itu diharapkan adanya regenerasi juga pengakuan dari berbagai pihak terhadap kekayaan budaya yang kita miliki 

agar kedepannya tidak punah,  " pungkasnya. (AGE)

HARI INI GUBERNUR JABAR LANTIK BUPATI-WAKIL BUPATI PANGANDARAN DAN 5 KEPALA DAERAH LAINNYA

PANGANDARANNEWS.COM  - Hari tepat jam 9.00WIB Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kami atas nama Presiden RI melantikan Bupati Panganaran H Jeje Wiradinata dan Wakil Bupati H. Ujang Endin Indrawan, bersama 5 Kepala Daerah lainnya (Kabupaten Karawang, Sukabumi, Indramayu, Pangandaran dan Kota Depok) hasil Pilkada tahun 2020 untuk masa jabatan tahun 2021-2026 di Gedung Merdeka Jalan Asia-Afrika nomer 65 Braga Kota Bandung.(26/02)

Seperti diktehui, ada 8 daerah yang melaksanakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Jawa Barat, tapi hanya 5 kepala daerah yang dilantik hari ini karena 3 kepala daerah lainnya masih terkendala terkait putusan di Mahkamah Konstitusi (MK).

Di depan seluruh kepala daerah yang baru dilantik, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kami dalam sambutannya berpesan, setelah pelantikan ini segera bisa memanfaatkan kewenangan dan jabatannya untuk kemajuan daerah maising-masing secara maksimal.

 Ada tiga pesan yang difokuskan gubernur, benteng kepemimpinan yang pertama adalah integritas karena dalam perjalanan kepemimpinan nanti akan banyak sekali godaan, maka selalu kuatkan niat. 

“Menjadi pemimpin semata-mata untuk bisa memberikan manfaat dan tugas pemimpin setiap hari mengambil keputusan, oleh karena itu titip jaga integritas, “tegas gubernur.

 Sejarah sudah mbuktikan banyak pemimpin berguguran karena jebolnya benteng integritas, sehingga menurut Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, integritas ini harus menjadi sistem oleh di daerah da di dalam birokrasi jajaran pemerinatah. 

Yang kedua, layani mayarakat dengan ikhlas dan sepenuh hati, karena ada masyarakat yang paham, susah paham ada yang cepat mengerti ada yang lambat mengerti sehingga diperlukan kesabaran dan rasa sayang. Maka jadilah pemimpin yang turun tangan bukan pemimpin yang hanya bisa tunjuk-tunjuk tangan, jadilah pemimpin yang memberikan solusi bukan hanya basa meminta-minta.

 “Melayani sepenuh hati harus menjadi sebuah gaya hidup para pemimpin, “kata Emil.

Yang ketiga, lanjut Emil, profesional, sekarang jaman sudah berubah dan saat ini dunia sedang diinterupsi oleh covid, oleh karena itu tidak bisa lagi menggunakan logika-logika lama dalam menghadapi dunia pasca covid. Beradaptasilah dengan segala teknologi dan cara agar tetap bisa produktif tanpa mengandalkan pola-pola lama.

 Emil menyebut ada 7 ekonomi Jawa Barat yang harus direspon pasca covid, pertama harus semangat menjadikan daerahnya jadi pusat investasi karena pemprova bertekad menjadi salah satu provinsi juara di asean. 

Kedua, bersemangatlah menjadi daerah swasembada karena pangan merupakan ekonomi yang kuat dan tangguh walau pun diinterupsi covid, maka pada dareah-daerah yang saat ini masih banyak lahan yang kosong, segera manfaatkan produktipitasnya.

Ketiga, fokus pada rformasi kesehatan pasalnya covid telah mengajarkan kalau dalam benteng kesehatan rapuh maka mengporkporandakan seluruh dimensi, tidak cukup hanya dengan puskemas atau rumahsakit, maka pemerinatah juga harus fokuskan dalam pencpaian reformasi kesehatan.

“Yangberikutnya adalah ekonomi for point o, ekonomi digital, ekonomi hijau dan terakhir pariwisata lokal, “jeas Emil lagi. 

7 ekonomi baru ini, kata Emil, mudah-mudahan bisa dipahami sebagai cara pandang baru di daerah dengan beradaptasi pada profesionalisme. 

Emil menambahkan, tuga provinsi untuk adalah membimpng jika ada hal-hal di daerah yang butuh bimbingan dan masukan karena dengan senang hati pintu Gedung Ste selalu terbuka karena kebahgiaan rakyat di wilayah masing-masin merupakan kebahagiaan pemangku kepentingan di provinsi.

Emil juga menitipkan agar daerah bisa ikut mensukseskan program vaksinasi sehingga tahun 2021 menjadi tahun sukses pemulihan ekonomi dan penurunan pandemi.

“Sekali lagi, selamat bekerja jangan lupa tidak ada keberhasilan tanpa perlindungan doa dalam setiap langkah ikhtiarkan bahwa hari ini harus lebih bermanfaat keputusan harus maslahat tapi jangan lupakan doa’ sebagai pelindung ikhtiar kita, “pungkasnya. (PNews)





 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN