UPDATE DATA COVID 19 KABUPATEN PANGANDARAN PER TANGGAL 16 PEBRUARI 2021


PANGANDARANNEWS.COM
– Berikut up date grafik data terakit covid-19 di Kabupaten Pangandaran, hingga hari Kamis 18 Pebrurai 2021 pukul 16.00 WIB yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran.

*KASUS KONFIRMASI  COVID-19*

Total    :  1011 org

Sembuh         :    642 org

Aktif :      14 org  isolasi RSU, 335 Isolasi Mandiri)

Meninggal :      19 org

WNI      : 1011 org

Laki2    :   431 org

Perem :   580 org

Usia

<5 : 7org

5 - 19  :     38 org

20 - 29 :   100 org

30 - 39 :     80 org

40 - 49 :     70 org

50 - 59 :     45 org

60 - 69 :    28 org

70 - 79 :      7 org

*SUSPEK*

1. Total :   765 org

2. Discardid :   742 org

    - Meninggal :     15 org

3. Aktif :       8 org

4  Laki-Laki :  467 org

5. Perempuan : 298 org

6. WNI :  760 org

7. WNA         :       5 org

8. Usia :

< 5 th :     23 org

6-19    :     78 org

20-29 :   242 org

30-39 :   101 org

40-49 :     90 org

50-59 :     89 org

60-69 :     59 org

70-79 :     25 org

>80    :       4 org

*PROBABLE*

1. TOTAL.          : 8

2. MENINGGAL : 4

3. MENUNGGU : 0

4. SELESAI : 4


*KONTAK ERAT*

TOTAL :  1965 org

Discarded :  1842 org

Aktif :    123 org

*HASIL LAB. SWAB*

Positif    : 1.011 org

Negatif          : 8.819 org

Menunggu hasil :     123 org

Jumlah          : 9.953 org

*HASIL RAPID TEST*

Reaktif            :         70 org

Invalid  :           0 org

Non Reaktif : 13.385 org

Total      : 13.455 org

Untuk masyarakat yang memerlukan informasi terkait Covid-19 di Kabupaten Pangandaran, bisa menghubungi covid19.pangandarankab.go.id atau di Hotline Call Center : 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran : 085320643695.

Dan ini selengkapnya Up Date Kasus Corona di Kabupaten Pangandaran per 18 Pebruari 2021 :
















MENUNGGU BANTUAN PEMERINTAH TAK KUNJUNG TIBA, WARGA KARANGBENDA GOTONG-ROYONG PERBAIKI MADRASAH DINIYAH ALQOMARIYAH

PANGANDARANNEWS.COM – Kondisi bangunan Yayasan Pendidikan Madrasah Diniyah Alqomariyah di Dusun Kemplung, Desa Karangbenda, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, kedaannya sangat darurat dan memprihatinkan pasalnya bangunan tersebut sudah berdiri puluhan tahun sehingga kini kondisnya pun sudah lapuk termakan usia sehingga membuat suasana belajar siswa tidak nyaman saat belajar.

Melihat hal tersebut warga pun melakukan gotong-royong untuk meronovasi bangunan yang hampir seluruh sebagian atap dan ruangannya sudah lapuk bahkan kondisi kayu penahan genting sudah hampir rubuh, apalagi saat ini musim hujan dikhawatirkan bangunan tidak kuat menahan air.

Menurut pemilik yayasan, Misbah Farid (50), awalnya bangunan dengan jumlah siswa 50 muris ini memang akan direhab setelahnya turun bantuan dari pemerintah, pasalnya beberapa bulan lalu pihak yayasan sudah mengajukan proposal namun sayang hingga sekarang bantuan tersebut tidak kunjung datang.

“Karena kondisi bangunan sudah lapuk dan dikhawatirkan sewaktu-waktu bisa roboh akhirnya kami bersama warga bersepakat untuk segera merenovasi, “ucapnya.(18/02)

Menurut salah seorang warga, Didin (35), inisiatif warga masyarakat bergotong royong untuk memperbaiki bangunan ini merupakan bentuk kepedulian pada pendidikan agama islam, karena semua anak didik di madrasah Diniyah ini merupakan warga sekitar.

“Kami berharap kepada Pemerintah Kabupaten Pangandaran bisa segera merealisasikan bantuan pebaungan in untuk kelancaran aktifitas belajar mengajar, “ungkapnya.  (AGE)




UNTUK KESEMBUHAN BOCOR JANTUNG ANAKNYA MASINEM BERHARAP ADA DERMAWAN RINGANKAN BIAYA PENGOBATAN

PANGANDARANNEWS.COM – Karena ketidak mampuannya untuk mengobati anaknya yang menderita bocor jantung, Rasimin (61) warga RT 16 RW 05 Dusun Cidahon Desa Kertamukti Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran yang sehari-hari mengandalkan usaha menjadi penderes (mengambil nira kelapa untuk dijadikan gula merah) ia hanya bisa pasrah. Karena jangan untuk biaya pengobatan anaknya, untuk kebutuhan sehari-hari pun terkadang tidak mencukupi.

“Ditambah sekarang saya sering sakit sehingga tenaga pun sudah bekurang, “ungkapnya.(18/02)

Seperti diketahui, anak Rasimin yang masih berusia 9 tahun, Ahmad Septiana, di usianya yang masih anak-anak harus berjuang melawan penyakit bocor jantung yang membutuhkan biaya besar untuk kesembuhannya.

Sementara isteri Rasimin, Masinem (55) yang selalu setia mengantar anaknya untuk berobat, mengaku merasa kesulitan untuk biaya hidup selama proses pengobatan anaknya mulai membuat rujukan, proses operasi hingga pemulihan.

“Untuk menambah penghasilan pernah saya juga pernah bekerja di sebuah perusahaan loundry, tapi ternyata belum bisa mencukupi biaya pengobatan anak saya, “kata Masinem. 

Terkadang Masinem pun hanya bisa menangis melihat penderiataan anaknya, karena di usianya sekarang seharusnya penuh dengan keriangan seperti teman-teman sebayanya. 

Masinem mengatakan, jika dihitung-hitung sudah jutaan rupiah untuk biaya pengobatan anaknya mulai dari membuat rujukan sampai proses pengobatan, itu pun setelah dibantu biaya pengobatan  ditanggung 100% dari BPJS.dan rencananya, kata Masinem,  bulan depan ia akan membawa anaknya ke Rumahsakit Harapan Kita di Jakarta untuk dilakukan operasi.

"Saya berdoa’ mudah-mudahan operasinya lancar dan anak saya bisa sembuh, “imbuhnya. (AGE)


UPDATE DATA COVID-19 KABUPATEN PANGANDARAN PER TANGGAL 17 PEBRUARI 2021


PANGANDARANNEWS.COM
– Berikut up date grafik data terakit covid-19 di Kabupaten Pangandaran, hingga hari Rabu 17 Pebrurai 2021 pukul 16.00 WIB yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran.

*KASUS KONFIRMASI  COVID-19*

Total    :   1007 org

Sembuh         :     621 org

Aktif :        15 org  isolasi RSU, 352 Isolasi Mandiri)

Meninggal :        19 org

WNI      :   1007 org

Laki2    :     429 org

Perem :     578 org

Usia

<5         :         7 org

5 - 19  :      38 org

20 - 29 :    100 org

30 - 39 :      80 org

40 - 49 :      70 org

50 - 59 :      45 org

60 - 69 :      28 org

70 - 79 :        7 org

*SUSPEK*

1. Total :    763 org

2. Discardid :    742 org

    - Meninggal :      15 org

3. Aktif :        6 org

4  Laki-Laki :    465 org

5. Perempuan :    298 org

6. WNI :    758 org

7. WNA          :         5 org

8. Usia :

< 5 th :      23 org

6-19    :      78 org

20-29 :    242 org

30-39 :    101 org

40-49 :      90 org

50-59 :      89 org

60-69 :      59 org

70-79 :      25 org

>80    :        4 org

*PROBABLE*

1. TOTAL.          : 8

2. MENINGGAL : 4

3. MENUNGGU : 1

4. SELESAI : 3

*KONTAK ERAT*

TOTAL         :  1.962 org

Discarded         :  1.842 org

Aktif         :     120 org

*HASIL LAB. SWAB*

Positif            : 1.007 org

Negatif                  : 8.819 org

Menunggu hasil         :    120 org

Jumlah                  : 9.946 org

*HASIL RAPID TEST*

Reaktif                    :        70 org

Invalid                    :           0 org

Non Reaktif         : 13.385 org

Total            : 13.455 org

Untuk masyarakat yang memerlukan informasi terkait Covid-19 di Kabupaten Pangandaran, bisa menghubungi covid19.pangandarankab.go.id atau di Hotline Call Center : 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran : 085320643695.

Dan ini selengkapnya Up Date Kasus Corona di Kabupaten Pangandaran per 17 Pebruari 2021 :

















TEKAD BESAR JADI TNI, GINANJAR ARIANDA GUGUR SAAT BETUGAS DI PAPUA

PANGANDARANNEWS.COM/BANJARNEWS - Prajurit satu (Pratu) Anumerta Ginanjar Arianda anak bingsu dari dua bersaudara merupakan salah satu  korban adu tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua, menurut rekan-rekannya memiliki sosok dan kepribadian yang baik.

Hal senada dikatakan ayah almarhum, Dede Anda, dari kecil Ginanjar Arianda merupakan kebanggaan keluarga, juga setelah menjadi anggota TNI termasuk pribadi penurut, sudah dua kali gagal saat mendaftar.

“Keinginan menjadi prajurit TNI sangat besar, ia sempat gagal dua kali waktu daftar setelah lulus dari sekolah tahun 2017, dan baru tahun 2018 gelombang dua, almarhum diterima menjadi Tamtama dan langsung dinas di Raider 406 Purbalingga,”terang Dede, usai mengikut proses pemakaman anaknya yang dilaksanakan secara militer di komplek Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Bangasa Kota Banjar.(17/2)

Dede mengatakn, sehari sebelum mendapat kabar meninggal, almarhum sempat melakukan komunikasi dengan keluarga melalui sambungan telpon, saat itu terlihat ada apa apa bahkan anaknya sempat bercanda..

"Saat pulang kerja saya mendengar ibunya sedang bicara dengan almarhum lewat telpon kemudian saya meminta bicara untuk menanyakan bagaimana kabarnya, saat itu anaknya saya menjawab  dalam keadaan sehat,” kenang Dede.

Hingga pada tanggal 15 pebruari 2021 sekitar pukul 08.00 WIB, Dede dan isterinya sangat kaget saat menerima kabar anaknya meninggal dalam baku tembak dengan KKB di Papua.

Dengan peristiwa gugur anak kesayangannya, Dede berharap TNI bisa segera menuntaskan permasalahan di Papua, agar tidak memakan korban jiwa lagi baik warga sipil atau pun TNI. 

“Saya berharap anak saya menjadi korban terakhir konflik Papua jangan sampai ada korban jiwa lagi, “imbuhnya. (TITO)



BAWASLU JABAR APRESIASI, MASYARAKAT PANGANDARAN SALURKAN KETIDAKPUASANNYA KE BAWASLU DAN MK

ZAKI HILMI
PANGANDARANNEWS.COM – Sidang pleno penetapan KPU Pangandaran ini menjadi akhir dari seluruh tahapan penyelenggaraan Pilkada dan secara umum KPU Jawa Barat sangat mengapresiasi dari mulai awal tahapan sampai penetapan ini, karena bagaimanapun tidak mudah menyelenggarakan Pilkada di tengah pandemi.

Demikian disampaikan salah serang anggota Bawaslu ProvinsiJawa Barat, Zaki Hilmi, saat ditemui usai menghadiri rapat pleno terbuka Penetapan Pasangan Calon Terpilih Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran Tahun 2020, di hotel Horison Palma Pangandaran.(17/02)

Menurut Zaki, pada pelaksanaan Pilkad serentak tahun 2020 lalu, Bawaslu melakukan pengawasan di semua tahapan, dan khusus di Kabupaten Pangandaran khusus KPU Jawa Barat menilai tingkat partisipasinya bukan hanya pada penggunaan suara tetapi laporan ke Bawaslu Pangandaran pun cukup tinggi, dan ini menunjukan bahwa pada level partisipasi substansial dalam hal pengawasan di angka 30 laporan public.

Selain itu, kata Zaki, Bawaslu pangandaran  juga melakukan pengawalan dan penanganan proses  seluruh tahapan sehingga Bawaslu juga memahami dalam dinamika serta gejolak selama proses penyelenggaraan Pilkada dengan kedewasaan berpolitik dan berdemokrasi.

Ia menambhakan, masyarakat pun menyalurkannya sudah tepat, atas ketidak puasannya itu melaporkan ke bawaslu hingga ke Mahkamah Konstitusi (MK).

“Kami juga mengapresiasi kepada pemerintah daerah, porkopinda di Pangandaran yang selalu  memberikan sufor positif, “ungkapnya. (Tn)


USAI DITETAPKAN KPU JADI BUPATI-WAKIL BUPATI PANGANDARAN, JEJE-UJANG ENDIN BERNIAT BERSILATURAHMI KE ADANG HADARI-SUPRATMAN

PANGANDARANNEWS.COM – Usai mengikuti sidang pleno penetapan hasil Pilkada Pemilihan Bupati-Wakil Bupati Kabupaten Pangandaran yang digelar di Hotel Horison Falma (17/02), Pasangan nomer urut 1 H. Jeje Wiradinata-Ujang Endin Indrawan, kepada wartawan mengatakan, ia merasa bersukur karena dengan hasil yang ditetapkan KPU, pasangan Jeje-Ujang Endin (Juara) berhasil unggul dalam perolehan suara.

Dengan telah ditetapkannya melalui sidang pleno KPU, Jeje menilai proses tahapan pilkada sudah berakhir dan tentu nantinya akan diikuti mekanisme dan prosedur berkaitan dengan pelantikan.

“Insaalloh pelantikannya akan dilaksanakan sekitar tanggal 26 atau 27 Februari 2021,”kata Jeje.

Jeje yang didampngin pasangannya, Ujang Endin juga mengatakan, setelah penetapan KPU ini, dalam waktu dekat berniat untuk menemui H. Adang Hadari dan H Supratman untuk bersilaturahmi.

“Baik Kang Adang mau pun Pa Supratman merupakan dua tokoh masyarakat Pangandaran, sehingga dirasa kami perlu untuk saling berkoordinasi dalam pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Pangandaran kedepan,” imbuhnya

Sementara, saat mewakili pasangan Caon nomer urut 2 H Adang Hadari-H. Supratman, salah seorang perwakilan dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Mumu Mujahid mengatakan  ketidakhadiran H. Adang Hadari dan H. Supratman dikarenakan beliau ada kepentingan lain dan tidak bisa ditinggalkan.

"Dan kehadiran saya ini merupakan perwakilan dari PKB salah satu partai pengusung pasangan nomer urut 2, “terangnya.

Atas nama pasangan nomer urut 2 Mumu juga mengucapkan selamat atas ditetapkannya pasangan Jeje Wiradinata-Ujang Endin Indrawan sebagai Bupati dan wakil bupati terpilih oleh KPUD Pangandaran. (AGE)



SIDANG PLENO KPU TETAPKAN PASANGAN JEJE-UJANG ENDIN JADI CALON TERPILIH PADA PILKADA KABUPATEN PANGANDARAN TAHUN 2020

PANGANDARANNEWS.COM - Hari ini KPU Pangandaran menggealr Sidang Pleno Penetapan pasangan calon terpilih dalam tahapan Pilkada Pemilihan Bupati-Wakil Bupati Kabupaten Pangandaran serta menetapkan Pasangan nomer urut 1 H Jeje Wiradinata dan H. Ujang Endin Indrawan (Juara)  sebagai calon terpilih dalam Pilkada serentak Kabupaten Pangandaran tahun 2020, berrtepat di Hoel Horison Flma di kawasan Pantai barat.(17/02)

Usai memipin rapat pleno, Ketua KPU Pangandaran, Muhtadin, kepada sejulah awak media mengatakan, hasil rapat pleno yang dituangkan dalam berita acara ini seanjutnya diserahkan kepada Ketua DPRD da Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran untuk diproses.

“Mekanisme selanjutnya sepenuhnya merupakan kewenangan pemerintahan Kabupaten Pangandaran, yang akan diusulkan ke Kementerian Dalam Negeri melaluPemprov Jawa Barat untuk pelantikannya, “terang Muhtadin.

Muhtadin mengatakan, dalam tahapan-tahapan Pilkada, mulai dari tahapan persiapan hingga  penyelengagaraan berjalan kondusif dan tertib, kalau pun di dalamnya ada dinamika terkait dengan bagimana pemenuhan terhadap protokol kesehatan menjadi sarat mutlak pelaksanaanpilkada di tengah covid 19 maka kemudian KPU beserat Bawaslu Kabupaten Pangandaran selalu bersinergi melalui kordinasi bagaimaan pemenuhan Protokol Kesehatan ( prokes) menjadi sarat utama selain hal-hal yang bersipat adinistratif sesuai ketentuan perundang-undangan.

Muhtadin juga mengaku merasa puas karena tingat parisipasi pemilih cukup bagus bahkan terbaik di Jawa Barat karena secara kuantitatif mencapai 83,88 persen.

KPU juga sengaja mempercepat sidang pleno ini, karena, kata Muhtadin, sesuai surat dinas yang diterima KPU paling lama 5 hari setelah salinan putusan MK diterima.

“Dan tentunya ni juga hasil kordinasi dengan pemda karena kesempata untuk mengajukan pelantikan lebih cepat itu akan lebih bagus, sehingga KPU pun mempercepat agenda pelno ini, “terang Muhtadin.

Dengan ketetapan yang diperoleh dari hasil sidang pleno ini, Muhtadin menghimbau kepada seluruh masyarakat agar bisa menerima hasil baik dari seluruh tahapan-tahapan hingga pasca dikeluarkannya hasil sidang pleno ini tidak melahirkan persoalan baru.

“Saya juga tidak lupa megucapkan terimakasih kepada seluruh masyaraat Kabupaten Pangandaran  dan mari kita membangun Pangandaran lebih baik lagi, “pungkasnya. (PNews)

UPDATE DATA COVID-19 KABUPATEN PANGANDARAN PER TANGGAL 16 PEBRUARI 2021


PANGANDARANNEWS.COM
– Berikut up date grafik data terakit covid-19 di Kabupaten Pangandaran, hingga hari Selasa 15 Pebrurai 2021 pukul 16.00 WIB yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran.

*KASUS KONFIRMASI  COVID-19*

Total    :    999 org

Sembuh         :    603 org

Aktif :      15 org  isolasi RSU, 362 Isolasi Mandiri)

Meninggal :       19 org

WNI      :     999 org

Laki2    :     427 org

Perem :     572 org

Usia

<5                                     :       7 org

5 - 19  :      38 org

20 - 29 :      68 org

30 - 39 :      75 org

40 - 49 :      70 org

50 - 59 :      45 org

60 - 69 :      28 org

70 - 79 :        7 org

*SUSPEK*

1. Total :   761 org

2. Discardid :   742 org

    - Meninggal :     15 org

3. Aktif :       4 org

4  Laki-Laki :   465 org

5. Perempuan :   296 org

6. WNI :   756 org

7. WNA         :       5 org

8. Usia :

< 5 th :     23 org

6-19    :     78 org

20-29 :   242 org

30-39 :   101 org

40-49 :     90 org

50-59 :     89 org

60-69 :     59 org

70-79 :     25 org

>80    :       4 org

*PROBABLE*

1. TOTAL.          : 7

2. MENINGGAL : 4

3. MENUNGGU : 3

*KONTAK ERAT*

TOTAL :  1960 org

Discarded :  1842 org

Aktif :    118 org

*HASIL LAB. SWAB*

Positif    :    999 org

Negatif          : 8.819 org

Menunggu hasil :    118 org

Jumlah          : 9.936 org

*HASIL RAPID TEST*

Reaktif             :       70 org

Invalid  :         0 org

Non Reaktif : 13.385 org

Total      : 13.455 org

Untuk masyarakat yang memerlukan informasi terkait Covid-19 di Kabupaten Pangandaran, bisa menghubungi covid19.pangandarankab.go.id atau di Hotline Call Center : 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran : 085320643695.

Dan ini selengkapnya Up Date Kasus Corona di Kabupaten Pangandaran per 16 Pebruari 2021 :

















MASA JABATAN BUPATI-WAKIL BUPATI PANGANDARAN JEJE WIRADINATA-ADANG HADARI AKAN BERAKHIR BESOK

Sekda Pangandaran: “pelantikan bupati-wakil bupati baru kemungkinan akan dilaksanakan akhir pebruari

Sekda Kab. Pangandaran, Kusdiana
PANGANDARANNEWS.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pangandaran, Kusdiana, saat ditemui di ruang kerjanya mengatakan, akhir masa jabatan Bupati-Wakil Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata-Adang Hadari, akan berakhir besok tanggal 17 Pebruari 2021, sehingga untuk mengisi kekosongan kepala daerah ini akan diangkat Plh dengan Surat Keputusan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalu Gubernur Jawa Barat.

“Jabatan Plh tersebut akan diisi sekretaris daerah, “jelasnya.(16/02)

Sementara disoal pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih hasil Pilkada tahun 2020, Kusdiana mengatakan, kemungkinan akan dilaksanakan sekitar akhir bula pebruari ini.

Kusdianan mengatakan, setelah diketahui hasil putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait sengketa hasil Pilkada Kabupaten Pangandaran, saat ini pihaknya masih menunggu kepetusan dan arahan yang akan dikeluarkan Kemendagri. 

“Ya mungkin tanggal 26 atau 27 bulan ini, pelatinakan Bupati-Wakil Bupati Pangandaran akan dilaksanan, “imbuhnya.

Kusdiana menambahkan, dan dalam jeda waktu dari masa berakhir jabatan bupati periode tahun 2014-2021 tanggal 17 pebruari ke pelantikan bupati-wakil bupati baru tanggal 26-27 pebruari, sekitar 10 hari ini, untuk mengisi kekosongan kepala daerah tersebut akan diisi Plh.  (PNews)


UPAYA PENCEGAHAN COVID-19 PEMDES KEDUNGWULUH GENCAR SOSIALISASIKAN PROKES

PANGANDARANNEWS.COM – Penanggulangan penyebaran ovid-19 bukan hanya tanggng jawab baik pemerintah pusat atau pun daerah, namun hingga ke pemerintahn desa pun dihasuskan terus melakukan sosialisasi terkait protokol kesehatan (Prokes) salah satu upaya untuk memutu mata rantai penyebaran covid di masyarakat.

Seperti yang disampaikan anggota Satgas sekaligus Kepala Desa Kedungwuluh Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran Teti Heryani pada rapat yang digelar di aula desa untuk mensosialisasikan pencegahan Covid-19, berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati Pangandaran nomer 4 tahun 2021 dan Intruksi Mentri Dalam Negri nomer 1 tahun 2001, menghimbau agar tetap mejalankan prokes dalam setiap kegiatan di masyarakat.

Tidak terkecuali, kepada tokoh agama dan ketua DKM tiap-tiap mesjid yang berada di wilayahnya, Teti juga menghimbau agar dalam menjalankan kegiatan keagamaan, seperti pengajian  yang dilaksanakan di lingkungan dan mesjid-mesjid supaya betul-betul memperhatikan prokes yang sudah ditentukan.

“Saya juga menghimbau saat mengundang penceramah pengajian jangan dari luar Kecamatan Padaherang dan jumlah jemaah pengajian pun dibatasi, “kata Teti.(16/02)

Sekretaris Dsa (sekdes) Kedungwuluh, Asep Setiawan, menambahkan, warga pun untuk saat ini dilarang ke luar daerah kalau tidak penting, karena jika melanggar akanada sanksi.

“Hindari kerumunan, jangan mengadakan hiburan di tempat hajatan dan lain-lain yang akan menciptakan kerumunan masa, “ungkap Asep.

Pada kesempatan yang sama Asep juga mengintruksikan kepada seluruh warga, dana hibah yang nantinya dialokasikan untuk sarana keagamaan, yakni setiap tugu harus mengumpulkan uang Rp 10 ribu per bulan, intruksi sekdes pun lagsung disambut baik dan gembira oleh warga yang hadir. 

“seperti diketahui, saat ini di Desa Kedunwuluh masih ada yang terpapar covid 19 sejumlah 4 orang, “terangnya. (NANAHOERUMAN)


MK TOLAK GUGATAN PASLON ADANG-SUPRATMAN, KPU PANGANDARAN SEGERA TETAPKAN HASIL PILKADA PANGANDARAN

PANGANDARANEWS.COM – Setelah melalui proses hukum yang panjang, Mahkamah Konstitusi (MK) Republik Indonesia, sekitar pukul 13.00 WIB siang tadi akhirnya menolak permohonan pemohon perkara gugatan Pilkada Pangandaran 2020 dengan Nomor perkara  15/PHPU.BUP-XIX/2020 pada sidang pembacaan putusan dan ketetapan Sesi 2, dengan pihak  pemohon dalam perkara gugatan Pilkada Pangandaran, pasangan calon (Paslon) Bupati-Wakil Bupati Pangandaran nomor Urut 2 Adang Hadari dan Supratman (AMAN), di Gedung MK Jakarta. (15/02)  

Seperti disampaikan Ketua KPU ‎Pangandaran Muhtadin,  hari ini MK telah memutuskan sengketa Pilkada Pangandaran 2020, sehingga dengan putusan MK tersebut gugatan terkait sengketa Pilkada Pangandaran 2020 tidak diterima.

"Hasil putusan MK menyatakan permohonan pihak pemohon dinyatakan tidak diterima, dan putusan ini sudah final serta dinyatakan selesai, “ jelas Muhtadin.

‎Seperti disampaikan Muhtadin, beberpa waktu lalu, proses Sengketa Pilkada Pangandaran 2020 ini sudah dua kali bersidang di MK, diantaranya dalam sidang perdana igelar penyampaian materi pokok gugatan oleh pihak pemohon (Paslon AMAN) lalu pada sidang kedua, pembacaan eksepsi atau jawaban dari pihak termohon (KPU Pangandaran) terhadap materi gugatan pemohon.

“Dengan sudah adanya keputusan dari MK ini, KPU Pangandaran punakan segera menindak lanjuti dengan rapat pleno terbuka untuk penetepan pasangan calon terpilih.(PNews)


 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN