DI PENGHUJUNG TAHUN 2020 DPRD PANGANDARAN TETAPKAN TIGA PERDA

PANGANDARANNEWS.COM – Di penghujung tahun 2020 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangandaran menggelar rapat paripurna untuk menetapan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) menjadi Peraturan Daerah (Perda).

Seperti disampaikan Ketua DPRDPangandaran, Asep Noordin H.M M, kepada sejumlah wartawan usai memimpin rapat paripurna di gedung DPRD, tiga Raperda tersebut diantaranya raperda tentang perubahan ketiga Perda nomor 31 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Pangandaran. 

“Perda ini menyesuaikan peraturan perundang-undangan diatasnya yang berkaitan dengan tipe dinas, ”jelasnya. (14/12)

Kedua, lanjut Asep, raperda tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR), karena raperda ini sudah cukup lama dibahs karena ada materi-materi yang perlu penyesuaian dan pada rapat paripurna hari ini sepakat untuk ditetapkan.

Dengan telah disahkanya Perda KTR ini, kata Asep, diharapkan di seluruh kantor milik pemerintah daerah harus secepatnya membuat area khusus untuk perokok, dan Perda ini juga merupakan bentuk penyempurnaan penetapan Kabupaten sehat.

Ia menambahkan, berkaca dari daerah-daeah lain yang tidak mempunyai area khusus ntkperokok, maka Perda ini harus manusiawi walaupun tjuan dibuat area khusus  merokok ini untuk mengurangi jumlah perokok, dan ini harus dilakukan secara perlahan karena ini menyangkut merubah kebiasaan seseorang, tapi paling tidak dengan adanya Perda ini  minimal dapat mengurangi jumlah perokok.

Dan di kawasan-kawasan bebas rokok, khususu di lingkngan pendidikan dan tempat ibadah,  kata Asep, wajib tanpa rokok. Dan ini akan diatur lebih jauh dengan Peraturan Bupati (Perbup). Seperti  kalau di serambi masjid boleh tidak, itu nanti akan diatur oleh Perbup.

“Dan tujuan dibuat area khusus merokok, ini jelas bukan untuk membuat orang tambah enak merokok,”tegasnya.

Dan raperda yang ketiga, masih kataAsep, terkait penyertaan modal pemerintah daerah pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) serta BPR BKPD Pangandaran dan Cijulang, sehingga diharapkan dengan adanya penyertaan modal dari pemda ini perusahaan daerah ini bisa betul-betul menjad perusahaan yang efektif walau masih cukup berat karena aset ini baru diserahkan dari Kabupaten Ciamis.

“Kita perlu mulai tingkatkan sumber daya manusia dan sarana prasananya, dan mudah-mudahan langkah ini BUMD milik Kabupaten Pangandaran  bisa lebih pesat perkembangannya, “imbuh Asep.

Asep juga mengatakn, DPRD merinci besaran penyertaan modal dua BUMD tersebut berbeda-beda, diantaranya untuk BPR BKPD Pemda memberikan penyertaan modal sebesar RP 2,5 milyar dan untuk PDAM sebesar Rp 1,2 milyar. 

“Nilai ini mungkin masih jauh dengan yang diharapkan tapi mudah-mudahan di tahun kedua APBD kiat bisa memberikan lebih besar sehingga pelayanan pada masyarakatdi sektor perbankan  bisa terlayani dengan baik,”pungkasnya. (PNews)


PENGHITUNGAN SUARA HASIL PILKADA TASIKMALAYA DI KECAMATAN KARANGNUNGGAL BERJALAN TERTIB DAN LANCAR

Pangandarannews.com/tasiknews- Tiga hari setelah pencoblosan PPK Kecamatan Karabgnunggal  melakukan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Penghitungan Suara Pilkada Kabupaten Tsikmalaya  tingkat kecamatan, yang dihadiri Ketua Panwas Kecamatan Karangnunggal, Adang Wahyu, jajaran forum pimpinan Kecamatan, Camat Karangnunggal, Asep M Dahliana, Stp.,MM, Danramil 1215/Krn Mayor Inf Kurniadi, Kapolsek Karangnnggal, Kompol H Asep Ishak, Sip, serta saksi dari masing-asing Pasangan Calon (Paslon).

Kepada awak media, Camat Karangnunggal, Asep M Dahliana, mengatakan, ia berharap semua stakeholder bisa bekerjasama dengan niat tulus dan ikhlas untuk mendapatkan hasil yang baik dari sebah pesta demokrasi, dalam hal ini untuk memilih kepala Daerah Kabupaten Tasikmalaya

“Dari hasil proses yang baik serta memenuhi keadailan bagi sema pihak, Insaalloh dapat menghasilkan yang terbak, “ungkapnya. (12/12) 

Berbeda andangan dan berbeda pilihan, kataAsep,  itu merpakan sebah dinamika dalam berpolitik, karena kesuksesan penyelenggaraan Pilkada merpakan tujuan bersama untuk Kabpaten Tasikmalaya agar lebih maju dan bermartabat.

Sementara Kapolsek Karangnnggal, Kompol H Asep Ishak, Sip, berharap agar kegiatan Pilkada ini bisa berjalan demokratis serta tetap menjaga protokol kesehatan.

“TNI dan Polri siap menjaga keamanan pemilihan kepala daerah ini karena ini merupaan salahsat bkti kepedulian pihak keamanan pada suksesnya penyelenggaraan Pemilukada,”ucap Asep. (ANWARWALYO)


SEJUMLAH KOMUNITAS SEPEDA IKUTI GOWES BARENG TRECK CIPATUJAH-PANGANDARAN

pangandarannews.com/tasiknews - Di tengah pandemi covid-19, olahraga bersepeda makin banyak digemari masyarakat dan bisa menjadi kegiatan di akhir pekan.

Seperti yang dilakukan sekitar 243 pencinta olahraga bersepeda, yang menikmati gowes bareng dengan menyusuri pantai Sindangketa-Ciatujah, Pamayang Tasikmalaya sejauh 95 kilo meter sambi menikmati indahnya sinar matahari dan panorama alam pantai hingga akhir route berakhir di Pangandaran.

Yuli , salah seorang pecinta Gowes sepeda asal cipatujah, mengatakan, ia sangat menikmati sekali perjalanan bersepeda bersama komunitas sambil menikmati pemandangan pantai.

 “Panorama di pantai ini indah, sesekali kami juga berswafoto, kegiatan ini tentunya bisa  menyehatkan badan dan pikiran pun menjadi fresh,” ujarnya. (12/12)

Yuli mengatakan, aktivitas ini selain untuk berolahraga juga bisa sambil berwisata sehingga bisa meningkatkan daya tahan tubuh untuk antisipasi melawan korona, tentunya dengan tetap menjalankan prokoler kesehatan.

Hal senada juga disampaikan salah satu pecinta gowes asal cipatujah Ade Kaca , selain biaya murah, berolahraga sepeda ini juga bisa menjadi ajang silaturahmi antara komonitas sepeda.

Seperti diketahui, kegiatan gowes ini merupakan acara yang digelar hasilkerja bareng GoBAr CGC, Pessac +Srikandi Pessac Ciawi Tasik, D'virgo Banjar, Kosaci Sindangkerta serta dukungan Dirut Bank CIJ, Imam Dermawan, Ade Kaca, Mandiri Elektro, Hammer, D & N Bike, Avatar Fotocopy, Bos Nurdin Lehor, Bos Chifluk dan semua komunitas gowes yang sudah turut berkontribusi hingga acara bisa berjalan  lancar. (ANWARWALUYO)


HINGA TADI MALAM HASIL HITUNG CEPAT PASANGAN JUARA UNGGULI AMAN DI PILKADA PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS.COM- Hingga tadi malam pukul 19.20, (9/12) berdsarkan hasil hitung cepat (quick count) Pilkada serentakKabupaten Pangandaran 2020, pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Jeje Wiradinata-Ujang Endin Indrawan (Juara)  unggul atas pasangan Adang Hadari-Supratman (Aman).

Seperti yang dilansir Versi hitung cepat (quick count/QC) LSI Denny JA Rabu 9 Desember 2020 hingga pukul 17.11 WIB, paslon Jeje Wiradinata-Ujang Endin Indrawan menang dengan rincian perolehan pasangan Jeje-Ujang mengumpulkan 51,90 persen suara, sementara untuk pasangan Adang-Supratman 48,10 persen. Jeje-Ujang meraih 138.464 suara sementara Adang-Supratman 128.227 suara.

Hitung cepat ini sendiri merupakan hasil dari metode verifikasi pemilihan kepala daerah yang dilakukan dengan menghitung persentase hasil pemilu di tempat pemungutan suara (TPS) yang dijadikan sampel, dan dengan perbandingan tersebut, menurut hasil quick count pasangan nomer 1 Jeje-Ujang Indrawan (Juara) memenangi Pilbub Pangandaran tahun 2020.

Namun hasil resmi Pilkada serentak Kabupaten Pangandaran tahun 2020 secara resmi masih menunggu penghitungan oleh KPU Pangandaran yang dilaksanakan secara manual. 

Berikut data quick count Pilbup Kabupaten Pangandaran versi LSI Denny JA hingga pukul 16.52 WIB (9/12) dengan Data yang sudah masuk 100 %.

Kecamatan Cimerak dengan jumlah TPS 89 dan pengguna hak pilih 8969 orang dimenangkan pasangan Aman dengan 51,12 persen suara, sedangkan pasangan Juara mendapatakan 48,88 persen suara.

Kecamatan Langkap Lancar dengan jumlah TPS 107 dan pengguna hak pilih 7478 dimenangkan oleh pasangan Aman dengan 50,13 persen suara sementara pasangan Juara mendapat 49,87 persen suara.

Kecamatan Parigi dengan jumlah TPS 82 dan pengguna hak pilih 5742 orang dimenangkan oleh pasangan Aman dengan 52,28 persen suara. Sedangkan pasangan Juara mendapatakan 47,72 persen suara.

Kecamatan Cigugur dengan jumlah TPS 44 dan pengguna hak pilih 1673 orang dimenangkan oleh pasangan Aman dengan 55,77 persen suara. Sedangkan pasangan Juara mendapatakan 44,23 persen suara.

Kecamatan Cijulang dengan jumlah TPS 54 dan pengguna hak pilih 3809 orang dimenangkan oleh pasangan Aman dengan 53,50 persen suara. Sedangkan pasangan Juara mendapatakan 46,50 persen suara.

Kecamatan Sidamulih dengan jumlah TPS 56 dan pengguna hak pilih 5013 orang dimenangkan oleh pasangan Juara dengan 51,33 persen suara. Sedangkan pasangan Aman mendapatakan 48,67 persen suara.

Kecamatan Pangandaran dengan jumlah TPS 110 dan pengguna hak pilih 3745 orang dimenangkan oleh pasangan Aman dengan 52,52 persen suara. Sedangkan pasangan Juara mendapatakan 47,48 persen suara.

Kecamatan Kalipucang dengan jumlah TPS 69 dan pengguna hak pilih 4451 orang dimenangkan oleh pasangan Juara dengan 58,17 persen suara. Sedangkan pasangan Aman mendapatakan 41,83 persen suara.

Kecamatan Padaherang dengan jumlah TPS 127 dan pengguna hak pilih 6718 orang dimenangkan oleh pasangan Juara dengan 59,54 persen suara. Sedangkan pasangan Aman mendapatakan 40,46 persen suara.

Kecamatan Mangunjaya dengan jumlah TPS 62 dan pengguna hak pilih 7698 orang dimenangkan oleh pasangan Juara dengan 61,25 persen suara. Sedangkan pasangan Juara mendapatakan 38,75 persen suara. (PNews)


POLRES CIAMIS PETAKAN SITIM PENGAMANAN DALAM PILKADA SERENTAK TAHUN 2020 PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS.COM – Jelang pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020 Kabupaten Pangandaran sejumlah persiapan terus dilakukan, termasuk sektor pengamanan. 

Seperti disampaikan Kapolres Ciamis, AKBP Dony Eka Putra, pihaknya akan menerapkan tiga pola pengamanan dengan menyesuaikan tingkat kerawanan di masing-masing TPS, antara lain, pola TPS kurang rawan untuk 6 TPS dijaga 2 polisi, TPS rawan 2 TPS dijaga 2 polisi dan sangat rawan 2 TPS dijaga 4 polisi.

Disoal TPS mana saja dengan tingkat kerawan tinggi, Doni enggan berkomentar, namun kata Doni, Polri tentu harus bisa membacaTPS mana saja dengan katagori kurang rawan, rawan dan sangat rawan.

“Selain tingkat kerawan di TPS kami juga harus tahu zona merah COVID-19, salahsatunya dengan mekukan pendekatan ke tokoh masyarakat dan agama, “terang Doni, usai mengikuti gelar apel pergeseran pasukan pengamanan Pilkada Kabupaten Pangandaran, bertempat di lapang Grand Pangandaran.(7/12)

Doni mengatakan, ia menekankan kepada jajarannya agar mampu memahami tugas pokok dan peranan serta tanggung jawab Polri dalam pesta demokrasi ini, antara lain, menjagaagar proses Pilkada ini berjalan dengan sukses tanpa ekses seperti yang disampaikan (Forum Komunikasi Daerah (Forkopimda) saat melakukan kunjungan ke Pangandaran beberapa hari lalu.

Menurutnya ada 4 sasaran dari kegiatan pengamanan ini, orang individu maupun kelompok penyelenggara, menjaga barang ataupun bangunan pemerintah, menjaga benda-benda yang menyangkut dokumen-dokumen penting seperti surat suara yang perlu serta sangat penting sekali dijaga dan kegiatan ini sudah berjalan dari awal pelaksanaan tahapan pilkada.

Doni juga menyampaikan terimakasih kepada TNI, Satpol PP dan Linmas, karena dengan kerjasama yang sinergitas yang terukur hingga tahapan hari tenang kondisi Pangandaran tetap kondusif. 

“Mari kita sukseskan Pilkada Pangandaran tahun 2020 ini, dan yang lebih penting saat pemungutan suara nanti tidak terjadi klaster penularan COVID-19,"pungkasnya. (PNews)


DIPREDIKSI ARUS WISATAWAN KE PANGANDARAN SAAT LIBUR NATAL DAN TAHUN BARU AKAN MELONJAK

PANGANDARANNEWS.COM - Kunjungan wisatawan ke daerah Pangandaran pada libur natal dan tahun baru diperkirakan akan meningkat. 

Seperti disampaikan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jawa Barat, Dedi Taufik, tentunya tingkat pengawasan dan pemantauan terkait penerapan protokol kesehatan (Prokes) dari para pengelola industri pariwisata, seluruh stake holder dan pemerintah daerah pun harus memberikan  perhatian khusus.

Usai melakukan monitoring di sektor akomodasi, kata Dedi, diperoleh informasi tingkat pemesanan  di beberapa hotel, untuk tanggal 24 sampai 31 Desember 2020, terjadi lonjakan sekitar 40 persen dan diperkirakan ini akan terus meningkat. 

“Saya sudah melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait agar betul-betul penerapan prokes berjalan dengan baik, “ujarnya. (5/12)

Pemantauan prokes di Pangandaran yang mengandalkan sektor pariwisata, harus dilakukan secara konsisten dan hanya jangan terpaku pada momen tertentu serta selalu merujuk pada waspada Covid19 walau saat ini Pangandaran berada di level kuning (rendah), tapi ini jangan membuat kewaspadaan menurun dan masyarakat pun harus tetap disiplin.

Diakui Dedi, tingginya minat wisatawan pada momen libur panjang di akhir tahun memang menjadi peluang untuk memulihkn perekonomian masyarakat, tapi sisi lain di saat pandemi Covid-19  yang terjadi sepanjang tahun ini juga tidak bisa diabaikan begitu saja.

“Dua hal itu harus bisa berjalan beriringan, “tegasnya. (PNews)


INI JUMLAH KEKAYAAN YANG DIMILIKI KEDUA PASLON DI PILKADA PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS.COM –
Bertempat di sekretariat di Desa Cikembulan Kecamatan Sidamulih, hari kemarin Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangandaran mengumumkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) kedua pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati yang akan berlaga pada Pilkada serentak Kabupaten Pangandaran tahun 2020, yang berlangsung di Aula KPU Minggu ( 06/12)
Paslon dengan nomer urut 1 (Juara), calon bupati Jeje Wiradinata memiliki kekayaan Rp 1.462.972.227, dan calon wakil Ujang Endin,total kekayaannya bernilai  Rp 6.692.907.500.

Sementara dari Paslon nomor urut 2 (Aman) Calon Bupati Adang Hadari memiliki harta kekayaan total senilai Rp 17.584.758.033, sedangkan wakilnya Supratman Rp 1.572.469.320.

Menurut Ketua KPU Pangandaran, Muhtadin, kedua pasangan calon harus mengumumkan harta kekayaan kepada publik agar diketahui masyarakat, dalam aturannya maksimal dua hari sebelum pelaksanaan pemungutan suara yang akan dilaksanakan tanggal 9 desember 2020.

“Pengumuman harta kekayaan ini ada di PKPU Nomor 3 Tahun 2017 pasal 74, dan ini harus dipublikasikan agar masyarakat mengetahui kekayaan yang dimiliki masing-masing calon, “kata Muhtadin.  (PNews)

KADES CIBALONG: “BUDAYA GOTONG-ROYONG WARGA JADI MODAL UTAMA PEMBANGUNAN DESA”

Pangandarannews.com/tasiknews - Suksesnya sebuah program di tingkat desa tentu ini merupakan  dari kekuatan dan sinegritas BPD. LPM dan tokoh  masyarakat sebagai salah satu unsur utama dalam pembangunan, karena pemberdayaan masyarakat merupakan modal utama dalam program membangun desa mandiri baik dalam pembangunan fisik maupun non fisik.

Sepeti yang dilakukan Pemerintahan Desa Cibalong Kecamatan Cibalong Kabupaten Tasikmalaya yang terus menggiatkan program pemberdayaan masyarakatnya untuk terlibat langsung dalam proses pembangunan, mulai sejak perencanaan, pelaksanaan hingga melakukan evaluasi.

Menurut Kepala Desa Cibalong, Rahmat Sutendi, pemdes membuka akses informasi kegiatan yang ada di desa karena informasi akan menumbuhkan partisipasi sehingga prinsip-prinsip pengelolaan keuangan desa yang transparan dapat diimplementasikan dan pembangunan pun akan sesuai dengan prioritas kebutuhan masyarakat.

Rahmat mengungkapkan, masyarakat merupakan pelaku langsung serta unsur penting dalam proses pembangunan yang ada di desa, sehingga hampir seluruh program kegiatan Desa Cibalomg selalu melibatkan warga karena kunci keberhasilan program pembangunan bergantung dari sinergitas Pemdes, perangkat dan lapisan masyarakat.

Budaya gotong-royong dan budaya rembug, kata Rahmat, merupakan kearifan lokal yang hingga saat ini masih kental dalam menyelesaikan segala permasalahan, dan ini menjadi adalah modal utama dari pembangunan.

“Dalam setiap program saya selalu berharap agar masyarakat ikut andil dan berpartisipasi karena Sekecil apapun sumbangsih dan partisipasi masyarakat akan sangat bernilai bagi progress pembangunan dan kemjuan desa, maka mari membangun desa mandiri, “tutur Rahmat. (ANWARWALUYO)


HARI PERTAMA MASUK KERJA BUPATI PANGANDARAN GELAR RAKOR PERSIAPAN PILKADA

PANGANDARANNEWS.COM –Di hari pertama kembali bertugas setelah menjalani cuti selama 70 hari, Bupati Kabupaten Pangandaran, Jeje Wiradinata, kembali menghimbau kepada masyarakat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Pangandaran agar ikut mensukseskan Pilkada serentak Pangandaran tahun 2020 yang akan digelar tanggal 9 desember.

Ia mengatakan, tanggngjawab penyelenggaraan pilkada bukan hanya di pundak penyelenggara, tapi tugas semua lapisan masarakat dan pemerintah daerah.

“Ini bukan hanya tugas KPU, tapi seluruh jajaran pemerintah hinggake tingkat desa, “kata Jeje kepada sejumlah awak media usai memimpin rapat kordinasi di aula setda.(7/12)

Tingginya tingkat parisipasi pemilih dalam sebuah Pilkada merupakan salahsatu indikator suksesnya pesta demokrasi rakyat, sehingga ini menjadi upaya semua agar masyarakt yang sudah terdaptar di Daptar Pemilih Tetap (DPT) bisa datang ke TPS untuk memberikan hak suaranya.

“Dalam rakor tadi, kata Jeje, ia juga meminta kepada seluruh camat dan kepala desa agar senantiasa memantau ke TPS yang ada pada peta rawan bencana, karena sekarang musim hujan sehingga rawan terjadi banjir dan longsor di beberapa wilayah.

“Saya intruksikan agar segera menggelar rapat koordinasi dengan para kepala desa di wilayah masng-masing untuk menyampaikan hasil rakor hari ini, “terangnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua KPU Pangandaran, Muhtadin menyampaikan tahapan-tahapan pilkada yang sudah dilaksanakan dan sekarang masuk ke tahapan yang krusial.

Kata Muhtadin, sampai saat ini KPU telah melaksanakan distribusi logistik, seperti surat suara, alat kelengkapan administrasi dan lainnya  ke tingkat kecamatan, dan selanjutnya kelengkapan tersebut menuju tiap-tiap TPS. 

“Logistik ini besok akan disimpan di rumah ketua atau anggota KPPS terdekat ke lokasi TPS, dan tentunya setelah dibuat berita acara, “ungkap Muhtadin. (PNews)


KARENA KESAL WARGA CIRANCA RAMAI-RAMAI TANAM POHON PISANG DI TENGAH JALAN

Pangandarannews.com/tasiknews – Karena merasa kesal dengan kondisi jalan yang rusak dan tidak pernah dilakukan perbaikan, sejumlah warga Dusun Ciranca Desa Nagrog Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya pun menanam pohon pisang di tengah-tengah jalan yang berlumpur dengang digantungi tulisan “punten Bupati, tasikamalya , jalan Kabupaten teu diomean tos lami, rakyat tos ripuh” (maaf Pa Bupati, ini jalan Kabupaten sudah lama tidak diperbaiki, rakyat sudah kesulitan).(6/12)

Seperti disampaikan salah seorang warga, Asep Hilman, dalam akun media sosialnya, warga sudah merasa kesal karena  jalan di wilayahnya tidak kunjung diperbaiki sehingga warga pun sulit beraktivitas dengan kondisi jalan berbatu dan berlumpur saat turun hujan.

"Karena kesal, kami pun menanam pohon pisang di tengah jalan, “ujarnya. (6/12).  

Asep menyebutkan, akibat jalan rusak tidak jarang pernah terjadi kecelakaan seperti yang dilami salah seorang pedagangyang dagangannyan tumpah akibat kendaraannya tergelincir karena kondisi jalan berbatu dan becek.

Asep pun mendesak agar Pemkab Tasikamalaya memberi perhatian dan segera memperbaiki kondisi jalan yang menghubungkan dua desa lainnya di Kecamatan culemega.

“Apalagi Desa Nagrog memililki potensi wiasata yang bisa dikembangkan dan menjadi andalan ekonomi warga, “imbuhnya.

Menurutnya, di satu sisi sumber daya dimanfaatkan tapi sudah bertahun-tahun sarana jalan tidak kunjung diperbaiki. 

Jalan ini disini, kata Asep, dari dulu sampai sekarang warnanya merah, padahal jalan ini menjadi akses warga sehari-hari untuk menuju ke Taraju.

Asep mengatakan, tahun lalu wakil gubernur jawa barat pernah menjanjikan anggaran untuk pengaspalan, tapi sampai sekarang hingga tahun 2020 sudah mau habis masih belum ada realisasinya.

Asep juga mengancam, warga Dusun Ciranca dalam Pilkada serentak Kabupaten Tasikmalaya tahun ini akan memilih golput agar ada perhatian dari pemerintah daerah.

Asep mengatakan, untuk sementara sekarang warga pun berinisiatif memperbaiki jalan walau hanya cukup untuk memperbaiki beberapa meter saja dengan cara mengumpulkan uang dari pembagian bantuan terdampak Covid-19 untuk biaya membeli semen.

 “Dulu tahun 2001 Bupati Tasikmalaya ernah datang dan berjanji akan memperbaiki jalan disini, namun ternyata janji itu tidak pernah ada realisasinya, “kata Asep.(ANWARWALUYO)


WARGA CIBONGAS KESAL, KONDISI JALAN BERLUBANG RUSAK DAN TAK KUNJUNG DIPERBAIKI

Pangandarannews.com/tasiknews – Kondisi jalan Raya Pancatengha-Buniasih sudah lama menjadi pemandangan kusam, pasalnya dari nol kilo meter hingga ke Dusun Ciwatin kondisinya rusak dan memprihatinkan. Bukan hanya hanya kondisi jalan saja, nampak kebereadaan drainase pun nampak tak tertata dan amburadul padahal pembangunannya terbilang masih baru.

Tepat di Kampung Cibongas RT 01 / Rw 01, separo jalan pun amblas karena gorong-gorong yang sering dilalui Kendaraan bertonase berat, seperti truk pasir dan kendaraan besar lainnya yang membawa material semen dan kayu hasil hutan, sudah tak kta lagi menahan beban jalan.

Beberapa warga mengatakan, jika melalui jalur ini pengendara harus berhati-hati karena dengan kondisi jalan saat ini bisa saja menibulkan kecelakaan lalulintas.

Sepeti disampaikan salah seorang warga setempat, Yaya (37), tak hanya urusan covid, masalah infrastruktur jalan pun harus tetap jadi perhatian pemerintah, karena ini merupakan sarana vital publik.

“Kami menunggu reaksi pemerintah daerah, apakah peduli pada kondisi ini, “ungkapnya. (5/12)**ANWARWALUYO**

 

JELANG PILKADA SERENTAK TASIKMALAYA tahun 2020, SEJUMLAH PPS DAN LINMAS DESA CIBONGAS JALANI RAPID TES

pangandarannews.com/tasiknews – Menjelang pelaksanaan Pilkada pada tanggal 9 desember mendatang, 77 petugas PPS dan petugas ketertiban (Linmas) yang nantinya betugas di 11 Tempat Pemungutan Suara (TPS) Desa Cibongas Kecamatan Pancatengah Kabupaten Tasikmlaya, melakukan tes cepat deteksi Covid-19 (rapid test).

Saat dihubungi melalui telepon celullernya, Sekretaris Desa Cibongas, Dedi Yanto, membenarkan, tes cepat ini sangat penting  untuk mengantisipasi jika memang ada anggota yang reaktif sehingga nantinya dengan cepat dilanjutkan dengan tes usap (swab test). Dan hal ini dilakukan sebagai upaya pencegahan agar pilkada tidak menjadi klaster baru penularan Covid-19.

“Rapid tes yang dilaksanakan di kantor desa ini pada 7 petugas TPS dan 2 anggota Linmas dari tiap-tiap TPS yang ada di Desa Cibongas, “jelasnya. (4/12)

Apabila hasil tes cepat menyatakan ada anggota KPPS dan Linmas yang dinyatakan reaktif, kata Dedi, KPU tidak serta merta akan mengganti namun yang bersangkutan diminta untuk menjalani swab tes dan isolasi mandiri selama 14 hari, bila masih ada waktu sebelum yang bersangkutan kembali  persiapan bertugas.

Sebelumnya, imbuh Dedi, yang lebih dulu bertugas seperti Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) juga telah menjalani tes cepat serupa sebelum bertugas.

Dedi berharap para petugas KPPS dan petugas ketertiban TPS selalu menerapkan protokol kesehatan yang berlakuserta menjaga kesehatan dan imun tubuh.

Menurut Dedi, Puskesmas sebagai pusat kesehatan milik pemerintah  pun memberikan fasilitas tes cepat kepada siapa saja yang ingin melakukan deteksi dini Covid-19, terermasuk kegiatan tes cepat yang direkomodasikanh PPK Kecamatan Pantengah.

Dedi juga menghimbau kepada 3.439 warga Desa Cibongas yang sudah tercatat dalam Daptar Peilih Tetap (DPT) bisa hadir untuk memberikan hak pilihnya pada tanggal 9 desember mendatang,.

“Mari kita sukseskan Pilkada serentak Kabupaten Tasikmalaya tahun 2020 dengan demokratis dan tetap menerapkan protokol kesehatan, seperti mencuci tangan pakai sabun, menggunakan masker dn jaga jarak, “pungkasnya. (UDIRSTANDI-ANWARWALUYO)



 

KABAR GEMBIRA, TPAD PERANGKAT DESA, LINMAS, POSYANDU, RT/RW DI PANGANDARAN TAHUN 2021 BAKAL NAIK

PANGANDARANNEWS.COM-Perangkat desa, Linmas, kader Posyandu, RT dan RW di Kabupaten Pangandaran, tahun 2021 dipastikan naik

Seperti beberapa waktu lalu disampaikan Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Pangandaran, Wawan Kustaman, S.Pd.,MM, selain mendapat penghasilan tetap (siltap), Tunjangan Pendapatan Asli Daerah (TPAD) perangkat desa juga akan naik di tahun 2021.

“Ini bukti serta perhatian khusus Pemekab pangandaran agar kinerja para pegawai desa lebih maksimal, dan TPAPD untuk perangkat desa telah diatur dalam Peraturan Bupati, ”kata Wawan. (30/11)

Wawan juga merinci kenaikan tersebut, diantaranya, untuk kepala desa nilai siltapnya Rp.3 juta dan  Sekretaris Desa Rp.2,250 juta, sementara untuk Kepala Urusan, Kepala Seksi, Stap hingga Kepala Dusun masing-masing Rp.2,050 juta. Dan selain siltap, kades dan perangkat desa juga mendapatkan TPAD, untuk kepala desa yang sebelumnya mendapat Rp 2 juta pada tahun depan naik menjadi Rp 2,150 juta. Dan untuk Sekdes dari tadinya Rp1,5 juta setiap bulan naik menjadi Rp1,6 jta, 

Kaur, Kasi, staf dan Kadus dari TPAD sebelumnya Rp1 jta tahun 2021 naik menjadi Rp1,2 juta, 

untukLinmas dari Rp.1.750.000 naik menjadi Rp.2 juta, Kader posyandu dari Rp1,2 juta per orang, 1 naik menjadi Rp.1,750 juta, dan selain itu TPAD untuk RT yang semulai Rp2,250 juta naik menjadi Rp.2,5 juta.

“Sementara RW yang yang tadinya mendapat Rp.2,5 juta, pada tahun 2-21 naik menjadi Rp.2,750 juta, “terang Wawan. (PNews)


UNTUK UPAYA PARITISIPASI PEMILIH KPU PANGANDARAN AJAK DKM SOSIALISASIKAN PILKADA

KETUA KPU PANGANDARAN, MUHTADIN
PANGANDARANNEWS.COM- Berbagai langkah dan uaya dilakukan KPU Pangandaran mensosialisasikan Pilkada untuk bisa meningkatkan kehadiran pemilih di Tempat pemungutan Suara (TPS), salahsatnya melakukan bekerjasama dengan Dewan Kesejahteran mesjid (DKM) .

Menurut Ketua KPU Pangandaran, Muhtadin, diharapkan dengan langkah ini jumlah warga yang datang ke tps untuk menyalurkan hak politiknya semakin meningkat.

“Mudah-mudahan partisipasi pemiih Kabupaten Pangandaran pada pilkada tahun ini bisa meningkat, “ujarnya.(3/12)

Muhtadin menjelaskan, melalui pengajian atau kegiatan keagamaan lainnya nantintnya para pengurus DKM akan menyampaikan himbauan pada warga untuk datang ke TPS, ini bisa dilaksanakan karena yang dilarang dilakukan di mesjid adalah kampanye.

 Disoal ada penggiringan pada pada salah-satu pasangan calon (paslon) saat DKM mengajakan warga datang ke TPS, kata Muhtadin, pihaknya sudah mengantisipasinya dengan memberikan narasi sosialisasi yang akan disampaikan pada warga, sehingga DKM pun hanya tinggal membacakan teks yan diberikan KPU tanpa harus menambah dan mengurangi redaksi yang ada pada draft tersebut.

“Dan saya yakin, DKM pun paham kapan waktu yang tepat untuk menyampaikan sosialisasi tersebut. Sehingga tidak akan mengganggu kegiatan keagamaan lainnya, “terang Muhtadin.

Ia menambahkan, tingkat partisipasi pemilih pada pilkada ini sangat penting bagi sebuah proses demokrasi, dan target partisipasi pemilih pada Pilkada Kabupaten Pangandaran ditetapkan di angka 77,5 persen,

“Mudah-mudahan target tersebut bisa tercapai, “pungkasnya. (PNews)


 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN