SAMBUT HARKESNAS, POLRES DAN DINKES KABUPATEN TASIK SOSIALISASIKAN PENGUATAN PROKES

Pangandarannews.com/tasiknews-Dalam rangka menyambut Hari Kesehatan nasional (Harkesnas)  ke 56 tahun 2020, Polres dan Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya gelar sejumlah kegiatan penguatan penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) pada warga, diantaranya gerakan tepuk tangan selama 56 detik dan membagikan sejumlah masker, bertempat di Alun-alun Singaparna. (12/11)

Jajaran Polres Tasikmalaya, kasat lantas : Iptu E.kosasih S.H,.M.H, KBO Iptu Tono Suherman, Kanit Turjawali Ipda Yudi Risnandar S.H, Kanit Laka Ipda Solihin S.H, dan Anggota Sat Lantas Polres dan  Dinas Kesehatan yang dipimpin Dr. Reti (Kasi Promkes), dengan melibatkan masyarakat, turun ke jalan-jalan dan menyapa langsung masyarakat untuk mensosialisasikan pentingnya penerapan protokol kesehatan di masa pandemi sekarang.

Seperti disampaikan Kanit Turjawali Ipda Yudi Risnandar, SH, dalam pesan whatsappnya, kegiatan ini  merupakan bertujuan untuk penguatan pada masyarakat agar tetap mematuhi Protokol Keshatan.

“Karena hal tersebut merupakan salah satu upaya ntuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, “ungkapnya. (ANWARWALUYO)


SELAIN DITOLAK PASLON, KESBANGPOL MPUN MENOLAK RENCANA DEBAT CABUP-CAWABUP PANGANDARAN DI BANDUNG

Kepala Kesbangpol Kab Pangandaran, Dedih R
Pangandarannews.com-Selain ditolak salah satu pasangan calon (paslon) Bupati-Wakil Bupati Pangandaran, rencana debat cabup-cawabup, yang akan dilaksanakan di Bandung juga mendapat penolakan dari Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Pangandaran, Dedi Rakhmat.

Kata Dedi, ia akan menggelar rapat koordinasi serta  dengan mengundang KPU dan Bawaslu, untuk  meminta agar pelaksanaan debat kandidat Cabup-Cawabup dilaksanakan di Pangandaran.

Setelah ramai jadi perbincanga di sosial media, Dedi mengaku, mendapat intruksi langsung dari Plt bupati Pangandaran untuk melakukan kordinasi dengan KPU.

“Selain membahas lokasi debat kandidat, kami juga akan membahas teknis pemilihan untuk hak pilih yang pada hari pencoblosan nanti sedang di rawat di Puskesmas dan rumahsakit, “terangnya.(9/11)

Dedih juga menjelaskan, dalam pelaksanaannya nanti secara regulasi jumlah orang yang ada di lokasi debat sudah diatur dan tetap mengacu pada protokol kesehatan, antara lain dengan menugaskan petugas dari Dinas Kesehatan atau gugus tugas yang akan memantau di lokasi debat tuntuk  mengantisipasi adanya peserta yang pingsan atau mendadak sakit.

 “Dan jujur, secara kelembagaan kami juga tidak setuju kalau debat cabup-cawabup digelar di Bandung, karena terkesan tidak memiliki kecintaan pada daerah sendiri,”pungkasnya. (PNews)


SEJAK PANDEMI PENGHASILAN USAHA BENGKEL MILIK YOSEF TERUS MENURUN

pangandarannews.com/tasiknews-Masa Pandemi COVID-19 sudah lama membuat perekonomian masyarakat terpuruk, tak tekecuali usaha bengkel motor milik Yosef, di Kecamatan Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya.

Ia mengaku, sejak pandemi omzet penghasilnnya terus menurun karena sekarang semakin jarang masyarakat memperbaiki speda motor ke bengkelnya, padahal sebelum pandemi tak kurang 10 motor setiap hari datang ke bengkelnya untuk servis. Penurunan omzet yang dialami Yosef selama corona, jika dipersentasekan bisa mencapai 75 persen lebih.

"Sekarang yang datang paling hanya ganti oli saja, penghasilan saya pun sehari paling Rp 50 ribu,  “tuturnya.(10/11)   *ANWARWALUYO*



DENGAN WISATA DESA, SUKAWANGUN SIAP BANTU PEREKONOMIAN WARGA

pangandarannews.com/tasiknews - Pembangunan berkelanjutan desa wisata sudah lama menjadi  salah satu tujuan program pembangunan desa untuk menggali potensi keindahan alam dengan berlatar belakang pemandangan perbukitan yang indah, yang bisa dijual menjadi komoditas wisata.

Demikian disampaikan Kepala Desa Sukawangun Kecmatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya, Iman Carliman, SP, kepada PNews saat di temui di ruang kerjanya.(11/11)

Pembangunan sektor pariwisata ini, kata Iman, merupakan konsep pembangunan yang berkelanjutan yang pada intinya merupakan perhatian pemdes pada minat wisatawan lokal yang murah meriah serta bisa memenuhi aspek peningkatan ekonomi, sosial dan estetika. 

“Dengan eksplorasi yang tidak merusak keutuhan dan atau kelestarian alam yang sudah tersedia, kekayaan alam ini bisa diberdayakan menjadi aset wisata, “ungkapnya.

Ia menambahkan, konsep pembangunan pariwisata lokal ini menekankan pada kelayakan dan keberpihakan pada peningkatan nilai ekonomi kerakyatan yang nantinya akan mampu baik pada pembangunan wilayah maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal.

Menurut Iman, pihaknya pun akan terus menata venue selain sajian menunya yang bisa menarik minat wisatawan untuk berkunjung dengan membawa kesan kenyamanan serta bisa menghilangkan penat, dengan ongkos murah namun mengesankan.

“Rencananya kami akan membangun beberapa venue, seperti taman burung, sarana alam pramuka, sarana camping, kolam renang, tempat bermain anak dan wisata edukasi lainnya, “jelas Iman.

Terkait menu wisatanya, Iman menjelaskan, pihaknya pun akan menyediakan berbagai hasil kerajinan rakyat untuk cendera mata serta varian makanan tradisional seperti kuliner khas urang lembur, nasi liwet lengkap dengan ikan bakar Desa Sukawanggun.

Iman juga berharap, wisata lokal ini akan mampu menjawab kebutuhan masyarakat terkit tempat untuk sekedar melepas lelah yang bsa dijangkau seluruh masyarakat.

“Yang paling penting lagi keberadaan obyek wisata ini bisa mengangkat ekonomi masyrakat Desa Sukawanggun, “pungkasnya. (ANWARWALUYO)


PERINGAT HARI PAHLAWAN KORAMIL DAN PRAMUKA KWARAN KARANGNUNGAL GELAR BAKSOS

pangandarannews.com/tasiknews-Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 10 November tahun 2020, Pramuka Kwaran Kecamatan Karangnunggal Kabpaten Tasikmalaya didampingi 2 Anggota Koramil 1215/Karangnunggal, Serka Riyanto (Pamong Saka Wira Katika) Ranting 1215/Karangnunggal Kodim 0612/Tsm dan Serda Yunus, menggelar kegiatan bakti sosial (baksos) denga membagikan sejumlah paket makanan dan sembako yang didistribusikan langsung ke rumah-rumah warga mulai dari seputaran Gedung Dakwah Islamiyah (GDI) sampai ke lingkungan dekat Kantor Kecamatan Karangnunggal Kab. Tasikmalaya. (10/11)

Kepada awak media, Riyanto mengatakan, kegiatan ini intinya mendampingi adik-adik pramuka dari Kwarran Kecamatan Karangnunggal dalam rangka melatih kedisiplinan dan karakter kepimipinan, karena jiwa pramuka memang harus mempunyai karakter jiwa sosial yang tinggi.

“Dan berbagi sedikit kebahagiaan dengan sesama merupakan moment yang paling tepat mengisi hari pahlawan apalagi di saat situasi sulit dan rawan ekonomi akibat Pandemi Covid-19,”tambah Riyanto.

Riyanto juga mengajak kpada seluruh elemen untuk tetap bisa saling berbagi, sebab dengan kegiatan baksos seperti ini pun merupakan wujud salah satu dari sifat kepahlawanan yang dapat menciptakan  sebuah generasi bangsa yang peduli sosial.

”Dengan gerakan bakti sosial  kita bisa saling berbagi akan paling tidak akan dapat meringkan  beban masyrakat, dan sesungguhnya berbagi  itu indah serta akan menambahkan keberkahan, “pungkasnya. (UDIRUSTANDI-ANWARWALUYO)


SEJUMLAH PENGENDARA KELUHKAN MINIMNYA PJU DI JALUR SUKARAJA-KARANGNUNGGAL

Pangandarannews.com/tasiknews-Minimnya lampu penerangan Jalan (PJU) di sepanjang jalur  Sukaraja arah ke Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya, tepatnya di Babakansemen Desa Sirnajaya, sudah sering dikeluhkan sejumlah pengguna jalan, pasalnya selain berdampak rawannya tindak kriminal juga bisa menjadi pemicu terjadinya laka lantas pada malam hari.

"Siang hari saja tidak jarang terjadi kecelakaan di jalur ini apalagi malam hari,"terang salah seorng warga, Asep. (10/11)

Asep berharap hal ini menjadi perhatian pemerintah untuk memperbaiki pasilitas umum khususnya bagi pengguna jalan.

Lagi pula, kata Asep, Kabupaten Tasik dengan program “Tasik Caang " sudah seharusnya mempunyai kebijakan tersebut jangan hanya di perkotaan saja tapi bisa lebih difokuskan ke daerah-derah atau pedesaan yang hingga saat ini masih minim penerangan, termasuk Penerangan Jalan Umum (PJU).

Sayang ketika PNews beberapa kali datang ke Dinas perhubungan Kabupaten Tasik untuk konfirmasi hal ini, Kepala Dinasnya kebetulan selalu tidak ada di tempat. (ANWARWALUYO)





DIDUGA REM BLONG BUS PEZIARAH DARI PAMIJAHAN TASIK TERPEROSOK KE JURANG

pangandarannews.com/tasiknews - Diduga karena rem blong sebuah bus yang membawa rombongan peziarah dari Pamijahan, tergelincir di jalan menurun Lebakceuri Pamijahan Kecamatan Bantarkalong Tasikmalaya.(10/11)

Menurut beberapa saksi dan keterangan warga serta laporan Danramil 1217/ Bantarkalong, Lettu Inf Dodi Supriyadi,kecelakaan Bus Periwisata yang membawa rombongan 63 peziarah asal Sumedang itu terjadi sekitar pukul  15.30 wib,.

Dan untuk sementara, jelas Dodi, penyebabnya diduga akibat rem bis tersebut kurang berfungs sehingga mengakibatkan kendaraan tersebut tersebut nyungsep saat dalam perjalanan pulang di jalan menurun tak jauh dari terminal Pamijahan.

“Hingga saat ini penyebab kecelakaan tunggal bus Pariwisata Sari Harum ini masih dalam dugaan sementara dan  karena rem blong dan tidak ada korban jiwa, “jelasnya lagi. (ANWARWALUYO)


BAWASLU PANGANDARAN GELAR RAKERNIS PENGAWASAN PUNGUT, HITUNG DAN PENDISTRIBUSIAN LOGISTIK PEMILU

pangandarannews.com-Kurang dari 29 hari lagi Pilkada serentak Kabupaten Pangandaran akan digelar 09 Desember 2020, untuk  meningkatkan kualitas pengawasan pada setiap tahapannya, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pangandaran menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) terkait Pengawasan Tahapan Pendistribusian perlengkapan pemungutan suara, bertempat di Ballroom Aquarium Hotel, Pangandaran. (10/11)

Dalam rangka optimalisasi pengawasan maka Bawaslu menganggap perlu adanya bimbingan teknik yang bertujuan sebagai upaya peningkatan kapasitas pengawas pemilu pada pemilihan Bupati-Wakil Bupati Pangandaran tahun 2020, serta untuk memberikan pemahaman kepada panwascam terkait teknik pengawasan pungut, hitung dan pendistribusian logistik pemilu.


Demikian disampaikan Ketua Bawaslu Pangandaran, Iwan Yudiawan  di depan peserta rakenis yang dihadiri Kordiv PHL, Kordiv HPP, Kordiv SDM dan satu orang staf PHL kecamatan se-Kabupaten Pangandaran.

Menurutnya, pelaksanaan pendistribusian logistik, pungut, hitung dan rekapitulasi harus menjadi perhatian bersama.

“Raker ini juga untuk memberikan pemahaman tentang tatacara pengisian alat kerja pengawasan baik di tingkat pengawas kecamatan, Pengawas desa maupun Pengawas TPS, “jelasnya.

Dan hal ini, kata dia, tentu menuntut pengawas pemilu untuk lebih bekerja keras terutama pengawasan ke desa-desa serta TPS (PTPS).

"Saya berharapn nanti dalam pengawasan ini harus benar-benar profesional dan netral,” tuturnya.

Selain itu, masih kata Iwan, Panwaslu dan Panwascam (Pengawas di tingkat kecamatan) sebagai atasan Pengawas Desa dan PTPS juga harus sering berkoordinasi, apalagi jika di kecamatan tersebut ada TPS rawan, tentu kordinasi menjadi hal yang wajib sebelum melaksanakan tugas pengawasan.

Iwan menambahkan, urgensi kegiatan ini adalah untuk memastikan bahwa perlengkapan pemungutan suara tepat waktu, tepat jenis dan tepat jumlah pada saat pendistribusian nanti, dan dalam proses ini memang sangat berpotensi dan rawan kecurangan sehingga harus segera diantisipasi untuk meminimalisir pelanggaran tersebut. (PNews)



AKHIRI OPERASI ZEBRA LODAYA TAHUN 2020 POLRES TASIK BAGIKAN RATUSAN MASKER PADA PENGENDARA

pangandarannews.com/tasiknews-Polres Kabupaten Tasikmalaya mengakhiri pelaksanaan Operasi Zebra Lodaya tahun 2020 dengan membagikan ratusan masker kepada para pengendara di seputaran kantor Polres dan alun-alun dan terminal Singaparna. (8/11)

Dalam Oprasi Zebra Lodaya 2020 ini dipimpin Kasat Lantas Iptu E.Kosasih ,S.H,.MH dan didampingi Kbo Iptu Tono Suherman, Kanit Regident Ipda Tata Getta, Kanit turjawali Ipda Yudi Risnandar, S.H , Kanit Dikyasa Ipda Hajar Sutiar,Kanit Laka Ipda Solihin S.H dan seluruh jajaran Lalulintas Polres tasikmalaya, bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat khususnya para pengendara kemdaraan agar tetap mematuhi protokol kesehatan sesuai perintah Kapolri dalam membantu pemerintah dalam upaya memutus mata rantai penyebaran penularan Covid-19.

Saat dihubungi lewat sambungan telepon, Ipda Yudi Risnandar, mewakili Kasat Lantas dan rekanya membenarkan, kegiatan Oprasi Zebra Lodaya 2020 ini merupakan wujud perhatian pihak Institusi Kepolisian Resort di bidan kesehatan masyarakat terkait di masa pandemi covid saat ini.

 “Salah satunya dengan pembagian ratusan di akhir penutupan Oprasi Zebra Lodaya pada hari ini, “ujarnya.

Selain berdoa’ pada Tuhan, kata Yudi, selalau menerapkan protokol kesehatan pada tatanan kehidupan sehari-hari, meruapakn upaya agar tidak terjadi penyebaran sehingga kehidupan pun bisa normal kembali seperti sedia kala.

“Dan masyarakat pun bisa tenang dalam menjalani hidup serta sektor ekonomi pun dapat kembali pulih, “imbuh Yudi. (ANWARWALUYO)



 

RENCANA DEBAT CALON BUPATI-WAKIL BUPATI PANGANDARAN YANG AKAN DIGELAR DI BANDUNG, DIPROTES PASLON

Jeje Wiradinata: “debat calon bupati ini kan untuk warga pangandaran, kenapa harus di Bandung”

PANGANDARANNEWS.COM-Rencana Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar acara debat publik calon Bupat-wakil Bupati Pangandaran yang akan dilaksanakan di Bandung dan akan disiarkan salah satu statsiun tv nasional yang rencananya akan dilaksanakan tanggal 18 November 2020, mendapat protes dari kedua pasangan calon (paslon).

Pasalnya, menurut salah seorang kandidat dari paslon Juara, Jeje Wiradinata, debat ini merupakan salah satu tahapan pilkada yang harus mendapat penilaian langsung masyarakat, karena jika masyarakat hanya menyaksikan dari tayangan televisi jelas gregetnya akan berbeda dengan menyaksikan secara langung.

“Saya yakin masyarakat tidak akan mendapat nuansa debat jika hanya melihat dari tayangan tv, “kata Jeje.(7/11)

Dalam debat calon tentu akan menyampaikan visi-misi, konsep pemikiran dan adu gagasan satu sama lain, dan ini tentu akan menjadi nilai tambah jika masyarakat dapat menyaksikan langsung debat calon pilihannya.

Menurut Jeje, sekarang jaman milenial tentunya teknologi ini akan mampu membantu kendala-kendala teknis di lapangan. 

“Saya saja dalam tahapan kampanye dilakukan secara daring, terus kenapa harus ke Bandung, debat ini kan khusus untuk masyakat Pangandaran, “tegasnya. (PNews)  












ALUN-ALUN KOTA CIAMIS KINI JADI ALTERNATIF TUJUAN BERWISATA WARGA

pangandarannews.com/ciamisnews- Hampir setiap hari menjelang sore hari, alun-alun (Taman Raflesia) yang terletak di pusat Kota Ciamis masih menjadi tujuan wisata masyarakat baik masyarakat luar kota atau pun luar kota. 

Warga yang datang bersama keluarga pun nampak asyik bermain, anak-anak nampak sangat riang bermain bola di tengah lapang atau menikmati kendaraan (odong-odong) mengelilingi luas taman, sementara orang tua atauremaja lebih banyak hanya duduk-duduk ngobrol sambl menikmati makanan ringan. 

Menurut salah seorang pengunjung, Hesti (35), berwisata keluarga tidak harus selalu identik dengan biaya mahal, karena bermain di alun-alun Kota Ciamis bisa membuat anak-anak senang.

Hesti yang datang denga  leuarganya juga mengatakan, dengan tanpa harus membayar tiket, ia sudah dapat membuat kedua anaknya bisa bermain penuh keriangan.

"Kadang naik odong-odong mengitari kota atau bermain bola di tengah lapang ternyata nampak sanggup membunuh kebosanan anak yang tiap hari di rumah, “ujarnya.(7/11)

Menurutnya lokasi alun-alun ciamis  sangat strategis dan bagus serta bisa menjadi lokasi berswafoto bersama keluarga. 

Hal sama dituturkan pengunjung lainnya, Susan (19), menurutnya alun-alun cimais saat ini sudah  menjadi salah satu lokasi rekreasi warga, bahkan tidak jarang yang datang dari luar Ciamis.

Kata Susan, menjelang sore hari pengunjung akan semakin ramai sehingga pelataran Masjid Agung yang terletak persis di depan alun-alun pun penuh dengan jajaran pengunjung sekedar duduk santai sambil menikmati kudapan yang banyak dijajakan pedagang. 

"Walau tidak tiap hari saya sering kesini sama teman-teman, ya siapa tahu bisa ketemu cowok kece ha ha ha....”ujar Susan. (ANWARWALUYO)


WARGA DESA SARIMUKTI SUDAH LAMA BERHARAP PERBAIKAN INFRASTRUKTUR JALAN DI WILAYAHNYA

pangandarannews.com/tasiknews-Jalan yang menghubungkan di 3 desa, Sarimukti, Kujang dan Desa Cidadap Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalata sudah bertahun-tahun kondisinya masih belum berubah, rusak, bergelombang, penuh lobang disana-sini, berlumpur dan penuh dengan bebatuan kecil, sehingga sangat membahayakan pengendara apalagi pada saat musim penghujan, hampir sepanjang jalan dipenuhi genangan air.

Menurut salah seorang warga yang setiap hari berjualan daging ayam di Pasar Simpang asal dusun cibungur Desa Sarimukti, Dede Apit, melalui sambungan teleponnya mengatakan, Pemkab Tasik kurang baik dalam penanganan infrastruktur yang ad di daerah, sehingga masih banyak jalan dengan kondisi rusak.

 “Sudah terlalu lama pemda membiarkan jalan ini rusak karena hingga saat ini belum ada upaya perbaikan, ini terjadi dari beberapa tahun lalu dan beberapa kali ganti bupati, “ungkapnya kesal.

 Dede berharap agar Pemkab Tasikmalaya serius memperhatikan kondisi ini karena sarana transfortasi jalan ini sangat dibutuhkan masyarakat. 

“Kondisi ini juga sangat dikeluhkan masyarakat dan hal juga sudah disampaikan baik kepada pemda atau pun ke  DPRD, “imbuhnya. (ANWARWALUYO)


KODIM 0612 DAN PEMKAB TASIKMALAYA GELAR PERSIAPAN BSMSS DI DESA MANDALAGUNA

pangandarannews.com/tasiknews- Dandim 0612/Tasikmalaya Letkol inf Ary Sutrisno S.IP, beberapa hari lalu membukan kegiatan Sosialisasi Bhakti Siliwangi Satata Sariksa (BSMSS) di Desa Mandalaguna Kecamatan Salopa, bertempat di aula desa.(6/11)

Turut hadir dalam acara tersebut, Kepala Dinas Sosial Kabpaten Tasikmalaya,  Drs Roni Sahtoni.MM, Kabid pemberdayaan dan kelembagaan Masyarakat Desa Dinsos, Dra. Doris .S M.Si dan sejumlah warga Desa Mandalguna.

Dalam sambutannya Dandim 0612/Tasikmalaya Letkol inf Ary Sutrisno S.IP menyampaikan, kegiatan BSMSS ini merupakan program Pemkab Tasikmalaya yang dalam pelaksanaanya bekerjasama dengan Kodim 0612/.

“Penerima manfaat kegiatan BSMSS agar mengetahui bahwa kegiatan ini tidak membangun dari awal akan tetapi program ini sebagai Stimulan untuk pembangunan ke depannya,”jelas Dandim.

Dandim juga berharap agar masyarakat bisa bersinergi sehingga terwujud kemanunggalan antara TNI dan masyarakat khususnya dalam kegiatan BSMSS yang hanya dilakukan 1 tahun sekali, sehingga diharapkan partisipasi aktif masyarakat agar kegiatan berjalan lancar dan tepat sasaran

“Kegiatan ini akan dilakukan mulai tanggal 16 Nopember 2020 selama 14 hari ke depan sesuai waktu yang direncanakan, “terang Dandim lagi. (UDIRUSTANDI)


KETUA BRIGEZ PANGANDARAN : “DI PILKADA NANTI MASYARAKAT DIHARAPKAN BISA MEMBERIKAN SUARANYA SESUAI NURANI”

HARIPUDIN
PANGANDARANNEWS.COM -Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada ) serentak tahun 2020 yang akan dilaksanakan bulan Desember mendatang sejatinya untuk memilih pimpinan daerah yang dipilih dalam satu pasangan calon yang dilaksanakan secara demokratis berdasarkan asas langsung, umum bebas, dan rahasia (luber).

Pilkada dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia dan juga menjadi hari bersejarah sekaligus momentum berharga bagi masyarakat Indonesia untuk memilih kepala daerah masing-masing untuk  menggantungkan masa depan daerahnya paling tidak untuk masa 5 tahun kepada sosok pemimpin yang dianggap mampu untuk menjadi pemimpin hingga sampai pada satu tujuan bersama, yaitu keadilan, kesejahteraan dan kemakmuran.

Hal tersebut dikatakan Ketua Ormas Brigez Indonesia Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Kabupaten Pangandaran, Haripudin. Menurutnya, tecapainya tujuan bersama itu bila pesta demokrasi ini berjalan sesuai aturan terkait Pilkada, diantaranya dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, dan rahasia.

Yang tidak kalah penting, kata Haripudin, masyarakat sebagai pemilih harus menggunakan hak suaranya yang telah diberikan konstitusi dengan baik, artinya harus menjadi pemilih yang rasional agar bisa menentukan pilihan kepada siapa hak suara itu diberikan.

“Masyarakat juga harus mambisa menangkap maksud serta visi dan misi yang ditawarkan oleh setiap calon,  " katanya.(6/11)

Dikatakan Haripudin, masyarakat jangan sekali-kali menjual suara dengan harga murah kepada calon (politik uang), karena perbuatan tersebut selain melanggar asas jujur dan adil dalam pilkada juga akan dapat memberikan dampak buruk bagi daerah itu sendiri. 

Selain telah memberi pelajaran buruk berdemokrasi, lanjutnya, jika hal tersebut terjadi tentu daerah itu sendiri tidak akan mengalami kemajuan. Pasalnya sudah sejak awal suara rakyat dibeli sehingga ke depannya aspirasi masyarakat pun tidak akan dijadikan prioritas utama untuk diperjuangkan.

"Untuk itulah masyarakat tidak boleh tergiur dengan janji-janji politik yang tidak rasional serta sejumlah uang yang diberikan oleh calon kepala daerah, " pungkasnya. (AGE)


 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN