WARGA SENANG BISA NIKMATI HASIL PEMERATAAN PEMBANGUNAN

CIJULANG - Proyek peningkatan jalan rabat beton ruas jalur Desa Cibanten-Ciakar Kecamatan Cijulang dan Desa Sindangsari Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran, dengan sumber anggaran dari APBD tahun 2019 sebesar Rp1,6 milyar, dinilai masyarakat sangat positif karena seluruh  pengerjaan jalan tersebut sesuai dengan spesifikasi dan tentunya memuaskan masyarakat sebagai penerima azas manfaat pembangunan.

Seperti dikatakan salah seorang warga Cibanten,  Dede ( 40 ), menurut perbaikan jalan yang dikerjakan CV. Giri Mande Kontruksindo, sudah sesuai perencanaan awal.

Ia menambahkan, dari hasil pengerjaan menunjukan kontraktor pemenang tender sudah sesuai melaksanakan kewajibannya dengan mengedapankan kwalitas hasil pengerjaan.

“Saya dan warga lainnya bersukur kini bisa menikmati jalan hasil pemerataan pembangunan Pemkab Pangandaran, “ungkapnya. (AGE)

TAK HANYA TANGGUNGJAWAB PENYELENGGARA, PILKADA 2020 MENJADI TANGGUNGJAWAB BERSAMA

PARIGI-Suksesnya Pilkada tahun 2020 bukan hanya tanggungjawab pihak penyelenggaran (KPU dan Bawaslu-red), tapi ancar dan amannya hajat demokrasi pemilihan kepala daerah ini  menjadi tanggungjawab  seluruh elemen.

Demikian disampaikan Ketua Bawaslu Kabupaten Pangandaran, Iwan Ydiawan, S. Ag, di sekretariat bawaslu di Desa Cibenda Kecamatan Parigi.(01/11)

“Masyarakat atau siapa saja bisa ikut mengawasi seluruh proses pilkda ini isecara porposional, “kata Iwan.

Pada Rapat Dalam Kantor (RDK) ini, kata Iwan, bawaslu sengaja mengundang pemerintah daerah melalui Bagian Humas Setda dan Dinas Kominfo agar bisa bersinergis sesuai kafasitasnya masing-masing.

Dan bawaslu juga, lanjut Iwan, tentunya menganggap sangat penting peran media dalam seluruh tahapan-tahapan pelaksanaan pilkada ini, karena media bisa menjadi alat kontrol sekaligus fungsi publikasi pada masyarakat.

“Dan tentunya kami juga terus melakukan kordinasi baik itu dengan DPRD, TNI dn Polri, “imbuhnya.

Pada kesempatan lain, Dinas Kominfo yang diwakili Kepala Bagian KPS, Tatik Ika Mustika, S.Ip, M.Si, mengatakan, peran Kominfo dinilai besar dalam menjalankan program layanan publik, karena hal ini untuk memberikan informasi sehingga peayanan publik pun bisa berjalan baik.
Menurut Tatik, ada perbedaan peran serta fungsi antara humas dan Dinas Kominfo, antara lain, peran humas lebih cenderung menjadi juru bicara kepala daerah.

“Sedangkan Dinas Kominfo berfungsi menyampaikan informasi sekaligus mensosialisasikan seluruh kegiatan yang ada di pemerintah daerah dan organisasi perangkat daerah, “jelasnya.

Hal senada dikatakan Kepala Bagian Humas Setda, H. Wawan Kustaman, S.Pd, MM,  ke depan fungsi humas sesuai Peraturan Pemerintah yang baru, akan berkurang. Karena pada PP tersebut humas hanya menyampaikan apa yang disampaikan bupati dan wakil bupati saja dan tugas keprotokolan.

“Mungkin ke depan media pun akan lebih sering berhubungan denga dinas kominfo untuk mendapatkan informasi daerah dan SKPD, “kata Wawan. (PNews)

BERHARAP DAPAT UNTUNG, DUA TAHUN BERMAIN JUDI ONLINE KEHIDUPAN GUNAWAN MALAH HANCUR

PARIGI-Maraknya situs judi online saat ini membuat setiap orang cenderung untuk mencoba keberuntungan, padahal pada kenyataan semua itu hanya tipu muslihat belaka. Dengan hadiah yang diming-imingkan begitu menggiurkan, membuat orang semakin tertarik untuk spekulasi mengadu untung berharap mendapat jutaan rupaiah. Padahal judi online hanya membuat keasyikkan sehingga menjadi ketagihan yang pada akhirnya akan mengganggu kegiatan sehari-hari.

Seperti dituturkan mantan penjudi online dan saat ini sudah tak lagi melakukan kegiatan yang sudah menyita waktunya, Gunawan (nama samaran-red), sejak awal tahun 2017 lalu ia  mulai mengenal judi online lewat situs yang didapat di internet.

“Awalnya saya hanya coba-coba karenakan memang persyaratannya sangat mudah,  punya rekening bank lalu daftar ke situs tersebut, "ujarnya.

Gunawan mengungkapkan, awalnya ia memang pernah menag dengan mendapatkan uang  cukup lumayan besar, hingga sejak saat itu ia pun ketagihan terus bermain tanpa ingat waktu dan mulai melupakan pekerjaan yang biasa digeluti sebagai marketing disalah satu perusahaan.

“Saya pernah diperingati atasan saya karena tidak masuk kerja hinga sampai akhirnya saya dikeluarkan dari perusahaan yang telah menghidupi saya sekeluarga ,"paparnya.

Suatu saat di tahun 2018 lalu, tepatnya bulan juni, Gunawan pun mulai merasakan kehidupannya benar-benar terpuruk saat mengalami kekalahan besar, ditambah uang yang ia gunakan bermain judi tersebut hasil pinjaman dari temannya. Akibatnya, kehiduapan rumahtangganya pun terganggu, dengan isterinya sering bertengkar gara-gara banyak hutang sehingga seringnya orang nagih ke rumah. Sejak saat itu Gunawan pun merasakan semuanya hancur, hubungan dengan keluarga pun mulai renggang, sehingga perlahan ia pun mulai merasakan penyesalan.

Akhir Gunawan pun sadar, ternyata bermain judi baik melalui on line atau judi lainnya ternyata tidak merubah kehidupannya, malah yang ada sebaliknya, sehingga sejak awal 2019 lalu Gunawan pun sudah melepaskan kebiasaan buruknya itu dan sekarang sedang merintis mulai menggeluti usaha baru dan sudah mampu melunasi utang-utangnya walau dengan cara dicicil

"Alhamdulillah saat ini saya benar-benar sudah menyadari kesalahan saya, dan kalau boleh saya berpesan, jangan pernah mencoba untuk bermain judi online akibatnya akan fatal baik pada kehidupan, pikiran serta keberlangsungan keluarga, "ungkapnya lagi. (AGE)

MAMAN HERMANA: “KEPALA SEKOLAH DITUNTUT PUNYA KOPETENSI MEMBANGUN KERJASAMA DENGAN BERBAGAI PIHAK”

PANGANDARAN-Peningkatan mutu pendidikan melalui kemandirian dan inisiatif sekolah dalam mengelola dan memberdayakan sumber daya yang tersedia akan terwujud dengan baik apabila didukung secara optimal peranan kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru.

Seperti dikatakan ketua K3S Kabupaten Pangandaran,  Maman Hermana, menurutnya, kepala sekolah merupakan pelaku utama dalam memainkan peranan penting di sekolah. ia harus menjadi motor penggerak peningkatan kinerja guru, sehingga dituntut memiliki visi, misi dan wawasan yang luas serta kemampuan profesional yang memadai dalam perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan penyelenggaraan pendidikan.

"Selain itu kepala sekolah juga dituntut untuk memiliki kemampuan dalam membangun kerjasama yang harmonis dengan berbagai pihak yang terkait dengan program pendidikan di sekolah", imbuhnya.

Dikatakan Maman, ia bersukur untuk raport mutu pendidikan sekolah dasar saat ini Kabupaten
Pangandaran selalu meningkat di tingkat Provinsi Jawa Barat. Tahun 2017 ada pada peringkat 9, tahun 2018 menjadi peringkat 4, dan diharapkan pada tahun 2019 ini menjadi yang terbaik.
Maman juga sangat mengapresiasi kebijakan Bupati Pangandaran dengan adanya program Pangandaran Hebat (Pahe) untuk terlaksananya mutu dan kualitas pendidikan gratis, karena pahe sangat membantu meringankan beban orang tua/wali siswa seperti dalam pengadaan seragam  siswa yang di gratiskan juga kegiatan-kegiatan di sekolah yang sebelumnya dibebankan pada orang tua siswa, sekarang tidak lagi sejak adanya program tersebut.

Maman menambahkan, saat ini untuk fasilitas bangunan sekolah terus ditingkatkan dengan rehab sekolah hingga ke pelosok.

Dengan adanya program perbaikan ini, kata Maman, diharapkan para siswa akan lebih giat dan semangat belajarnya. Karena bukan hanya ruang belajar saja, perbaikan sarana lainnya, seperti  ruang perpustakaan sekolah, MCK  dan lainnya.

“Malah sekarang di beberapa sekolah sudah tersedia sarana tempat cuci tangan, semoga para guru juga akan betah dalam proses belajar mengajar dengan fasilitas sekolah yang semakin memadai", tandasnya.  (AGE)







MASYARAKAT KELUHKAN KONDISI GELAP DI JALAN CIKATOMAS-PANCATENGAH TANPA PJU

TASIKNEWS-Beberapa pengguna kendaraan mengelukan kondisi jalan raya di Kecamatan Pancatengah dan  Cikatomas Kabupaten Tasikmalaya, jika malam hari kondisinya gelap karena tidak ada Penerangan Jalan Umum (PJU) di sekitar ruas jalan. sehinggatidak jarang di lokasi tersebut terjadi kecelakaan lalu-lintas, sepeti tabrakan atau kendaraannya terperosok ke dalam parit.

Salah seorang sopir truk, Agus (48), membenarkan, memang akibat tidak adanya tidak ada lampu penerangan lajur jalan tersebut, banyak dan sering  kecelakan.

“Kecelakaan itu bisa saja terjadi akibat di sekitar jalan sangat gelap, “ungkapnya.(30/10)

Ditambahkan Agus, selama dua periode kepemimpinan yang sekarang hingga sekarang kondisi penerangan di ruas jalan itu masih tetap gelap.

Dengan kondisi jalan raya Cikatomas-Panca tengah yang sempit, kata Agus, sebaiknya ada fasilitas penerangan, sehingga para pengguna jalan pun tidak khawatir jika melintas jalur itu pada malam hari.
“Saya juga khawatir karena kondisi sepanjang jalan gelap  menjadi rawan terjadinya tindakan kriminal, “imbuhnya. (ANWAR W-UDI R)

SEORANG WARTAWAN ALAMI KECELAKAAN BERTABRAKAN DENGAN SEPEDA MOTOR

SIDAMULIH-Telah terjadi tabrakan sebuah mobil sedan dengan sepeda moto yamaha vega persis di depan SPBU Desa Sukaresik Kecamatan Sidamulih Kabupaten Pangandaran.(29/10)

Menurut saksi mata, kecelakaan tersebut terjadi sekitar jam 19.30 Wib, berawal saat mobil yang dikendarai sorang wartawan asal Desa Cikembulan, Irfan, meraju dari arah barat dan berhenti di depan SPBU, tiba-tiba datang sepeda motor dari arah timur yang berbelok hendak masuk ke SPBU, sehingga terjadi tabrakan.

“Motor tersebut menabrak bagian depan mobil sehingga lampu kaca mobil pecah, dan motornya langsung nyangkut di sebelah kiri mobil” terangnya.

Tidak lama petugas lalu-lintas dari kepolisian pun datang ke lokasi dan membawa motor ke Pos lalu-lintas di Pangandaran, untuk diamankan.

“Sementara pengendara motor yang terluka pun langsung dilarkan ke Puskesmas Cikangkung, “imbuhnya. (ANTON AS)



PEMDES CIKUPA GELAR RAPAT EVALUASI PENERIMAAN PBB TAHUN 2019

TASIKNEWS-Beberapa hari lalu Pemerintajan Desa Cikupa Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya menggelar rapat evaluasi realisasi PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) yang dilaksankana di aula kantor desa. (26/10)

Dalam rapat melibatkan seluruh RT, RW, BPD dan Kepala Dusun yang dipimpin langsung oleh kepala desa ini bertujuan untuk evaluasi terkait realisasi penerimaan PBB sekaligus pembinaan perangkat desa dari kecamatan, yang diwakili Sekmat Karangnunggal, Bapak Dedi M.

Dedi pun berharapa kepada masing-masing RT, Kadus dan Kolektor PBB, untuk bisa memacu pencapaian penerimaannya, salah satunya dengan cara tertib administrasi.

Dedi juga mengatakan, mengingat hingga bulan oktober 2019, realiasi PBB SPPT dari wajib pajak (WP) yang diserahkan ke desa baru mencapai 70 persen atau Rp 57 juta dari target Rp. 77 juta.

“Dan walaupun sekarang sudah lunas tentunya perlu dilakukan evaluasi terlebih dahulu dalam rangka memacu peningkatan tahun berikutnya,” tuturnya.

Selain itu, Dedi mengharapkan agar desa segera melaporkan terkait PBB ke Kecamatan sehingga  bisa segera dievaluasi dan dimonitor, karena PBB juga menjadi tugas bersama.

“Tiap desa diharapkan bisa melaporkan hasil PBB ke Kecamatan, kemudian SPPT PBB yang kembali harus diverifikasi ke lapangan”imbuhnya.

Sementara menurut Kepala Desa Cikupa, Yudha Heryadhi, dalam paparannya menyampaikan terkait pemahaman pentingnya PBB.

Yudha menjelaskan, penyebab rendahnya penerimaan PBB tahun 2019, karena sebagian besar objek pajak banyak yang tidak merealisasikan kewajiban SPPT-nya, dan banyak SPPT yang tidak diakui pemilik sehingga kembali lagi ke desa.

Menanggapi hal tersebut, Ketua BPD  Cikupa, mengatakan, secara keseluruhan kewajiban PBB menjadi tanggungjawab bersama, sehingga setiap permasalahan yang ada pasti bisa menyelesaikan demi kemajuan semua.

“Mari kita berempug menyelesaikan setiap permasalahan serta DHKP yang ada di RT, kadus dan kolektor dicrosscek lagi. “jelasnya. (ANWARWALUYO)

MPP DATANGI GEDUNG DPRD PERTANYAKAN PENGERJAAN JALAN YANG DIKERJAKAN PT. KSMS

PARIGI-Sejumlah pendemo yang mengatasnamakan Masayarakat Peduli Pembangunan (MPP) mendatangi dan beorasi ke gedung DPRD Kabupaten Pangandaran(29/10), untuk menyampaikan aspirasi mereka terkait buruknya pengerjaan proyek jalan di Bojongkondang Kecamatan Lankaplancar yang dikerjakan PT Kalapa Satangkal Makmur Sentosa (PT. KSMS)

Karena kapasitas ruang raoat di gedung DPRD terbatas, maka sebanyak 80 orang saja yang diperbolehkan memasuki ruangan untuk menggela audens dengan beberapa anggota DPRD.

Pada kesemptan audens yang dipimpin langsung Ketua DPRD, Asep Noordin dan anggota lainnya, Ketua MPP, Ujang Bendo, menyampaikan, pengerjaan peningkatan jalan Gunungkelir-Bojongkondang dengan anggaran dari Alokasi Dana husus (DAK) sebesar Rp. 4.4 milyar yang dikerjakan oleh PT Kalapa Satangkal Makmur Sejahtera yangberalamat di Jalan Jeruk Ragi no 52 Dukuh Dua Rt01/08 Desa Parakanmanggu Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran, tidak sesuai spesifikasi bahkan terlalu keluar jauh dari spek. Salahsatunya, pengerjaanya pun tidak menggunakan alat berat dan hanya menggunakan Tamper, sehingga hasil pengerjaan yang baru beberapa bulanitu pun sekarang sudah rusak kembali.

“Saya mohon kepada Dinas PUdan dinas terkait untuk segera datang kelapangan meninjau langsung serta ke depannya  jangan dikeluarkan PHO sebelum perbaikan jalan tersebut dikerjakan ulang, “tegasnya.

Hal senada dikatakan anggota MPP lainnya asal Langkaplancar, Sarif Hidayatulah, ia sangat kecewa dan tidak puas hasil perbaikan jalan yang dikerjakan PT. KSMS, karena tidak sesuai spesifikasi dan ketentuan dalam rencana kerja.

“Mulai dari lebar, panjang dan tinggi volume pengerjaan semuanya tidak sesuai, intinya karena ini kurangnya pengawasan, “kata Sarif.

Menanggapi aspirasi yang disampaikan MPP, Ketua DPRD, Asep Norrdin, menyampaikan, ketidak hadiran Kepala Dinas PU, Tata Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, sebelumnya dikarenakan tidak ada permintaan tertulis dari MPP.

“Tapi saya sekarang akan langsung memanggil kadis PU untuk bisa hadir di acara audensi ini, “ungkap Asep.

Selang beberapa saat, Kadis Pupera, H. Dadang Dimyati pun datang, dan langsung menggapi apa yang disampaikan peserta audens.

Menurutnya, trek mana saja yang dianggap tidak sesuai spek, sesuai perintah bupati, jika pekerjaan  tidak sesuai ketentuan tidak akan dibayar.

“Pa bupati secara langsung memerintahkan kami begitu, jadi kalau memang hasil pekerjaannya tidak sesuai, pasti tidak akan dibayar. “tegas Dadang.

Dan intinya, kata Dadang, secepatnya Dinas PU, komisi III DPRD dan Insfektorat akan segera turun ke lapangan, dan apabila memang ditemukan hasil pengerjaannya tidak sesuai ketentuan, bisa saja ada sanksi perusahaan itu tidak dibayar bahkan sekaligus diajukan untuk di blacklist.

“Tunggu saja nanti hasil pemeriksaan yang segera akan kami lakukan ke lokasi, “kata Dadang.

Sementara salah seorang anggita komisi III DPRD Pangandaran, Tata Sutari, mengatakan, untuk menjaga tranparansi pengawasan, besok hari rabu (30/10) akan langsung memeriksa ke lapnagan.

“Kami beserta dinas PU dan Insfektorat juga kalau mau silahkan wartawan juga ikut untuk langsung mengecek ke Langkaplancar. “kata Tata.  ( ANTON AS )

LAGI, KEBAKARAN LAHAN MILIK WARGA TERJADI DI KECAMATAN KARANGNUNGGAL

TASIKNEWS-Kebakaran lahan di Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya kembali terjadi, setelah sebelumnya kebakaran lahan juga terjadi di kebun bambu milik salah seorang warga Rt 16 Rw 08 Dusun Pasireurih kemudian di Dusun Cikaret Desa Cikupa. dan kali ini api kembali menghanguskan kebun milik warga Dusun Ciparaya di Desa Cikupa. (28/10)

Saat dikonfirmasi, Sekdes Cikupa Saepurohman (38), membenarkan adanya kebakaran lahan di Desa Cikupa dan sempat sempat membuat panik warga sekitar.

Dikatakan Saepurohman, menurut keterangan beberapa warga, api diketahui sekitar pukul 13.00 WIB siang, namun akibat terpaan angin yang kencang api sulit dipadamkan terus menjalar dan meluas hingga mencapai 4 hektaran.

“Dan besarnya kobaran api membuat evakuasi pemadaman pun cukup kewalahan hingga beberapa warga pun sempat  panik, “ujar Saepurohman.

Karena kurang tahu cara mengatasi kebakaran hingga warga pun sempat kerepotan dalam upaya pemadaman, ditambah minimnya peralatan hingga lahan yang terbakar, tepatnya di Dusun Ciparaya perbatasan antara Dusun Mekarjaya dengan Dusun Datarkadaka pun sulit dipadamkan.

Ia mengaku, hingga saat ini pihaknya serta warga yang ada di sekitar lokasi masih belum tahu sumber penyebab kebakaran tersebut, karena masyarakat hanya mengetahui adanya kebakaran setelah api sudab besar.

Saat dihubungi lewat telepon celullernya, Kepala Desa Cikupa, Yudha Heryadi, menuturkan, luas area yang terbakar sekitar 4 hektar dan api diketahui warga pada sekitar pukul 13.00 dengan kondisi sudah membesar. dan setelah mengetahui ada kebakaran di lahan milik warga, masyarakat sekitar langsung berdatangan bahu membahu berusaha untuk memadamkan api walau dengan alat seadanya.

“Setelah tiga jam akhirnya api pun baru bisa dipadamkan, itu pun setelah datang mobil pemadam kebakaran, ” terangnya.

Sementara Sekmat Karangnunggal, Dedi M, yang langsung datang ke lokasi, mengimbau kepada warga agar senantiasa berhati-hati dan selalu waspada, ketika membakar sampah atau sejenisnya, yang dapat menimbulkan kebakaran karena di musim kemarau ini pohon dan rumput mengering sehingga api dengan sangat mudah bisa menjalar kemana-mana.

“Jika ingin membakar sampah silakan saja, namun tetap harus dipantau hingga api terlihat padam. “jelas Dedi. (ANWARWALUYO)

PERINGATI HARI SUMPAH PEMUDA, KARANG TARUNA KECAMATAN SUKARAJA GELAR JALAN SEHAT DAN VOLLY BALL

TASIKNEWS-Jalan sehat yang diikuti sekitar 500 orang dan pertandingan 8 tim bola voli dari tiap-tiap desa, mewarnai peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 91 tahun 2019 yang digelar Karangtaruna Kecamatan Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya.(28/10)

Menurut Ketua Karangtaruna, Angga Setiawan, gerak jalan sehat yang mengambil rute seputaran lingkungan kantor kecamatan dengan star dari alun-alun Sukaraja ini pertama kali di laksanakan Karang Taruna ini ternyata mendapat antusias warga walau dalam penyelenggaraannya, diakui Angga, masih belum bisa sempurna karena tidak sepenuhnya di hadiri peserta dari tiap-tiap desase-Kecamatan Sukaraja.

Padahal dengan uang pendaftaran hanya cukup dengan membeli kupon seharga Rp 3 ribu per orang, peserta mendapatkan air mineral dan doorprize sepeda, kompor gas, kipas angin, mesen cuci, setrika dan banyak lagi hadian lainya yang sidiakan panitia.

“Rencananya, di waktu yang akan datang kami juga akan mengadakan kegiatan lain pada saat libur nasional dengan kegiatan olah raga, seni budaya dan kegiatan keagamaan,"ujarnya.

Di tempat yang sama, menurut Camat Sukaraja. H.E. Agus Muslim. S.pd. M. M.Si, pihaknya sangat mendukung kegiatan ini, karena selain dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, kegiatan ini juga paling tidak memberian contoh dan motivasi pada remaja untuk selalu aktiv dalam kegiatan=kegiatan positif. Karena saat ini tidak sedikit para pemuda  yang bertindak negatif,  seperti mengonsumsi narkoba, minum minuman keras.

“Dan tentunya kegiatan ini juga bisa menjadi ajang penggalian potensi di anak mudaSukaraja di bidang olahraga, “ungkap Agus.

Kegiatan yang dihadiri forum komunikasi Kecamatan Sukaraja, Puskesmas, Para Kepala Desa, ormas OKP juga turut dihadiri anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya, H. Cecep Nurul Yakin.
(MAMAT R)

PERINGATI HARI SUMPAH PEMUDA, REPDEM PANGANDARAN TEBAR BENIH IKAN DI SUNGAI ANGGAWADANA LANGKAPLANCAR

LANGKAPLANCAR-Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda dan Hari Jadi Kabupaten Pangandaran yang ke 7, sayap partai PDI perjuangan (DPC REPDEM) Kabupaten Pangandaran melaksanakan tabur benih ikan di sungai Anggawadana di Kecamatan Langkaplancar.(28/10)

Saat dihubungi lewat telepon celullernya, Ketua DPC Repdem, Enjang Kurnia membenarkan, pihaknya bekerjasama dengan Pemkab Pangandaran dan Karangtaruna Desa Mekarwangi,  menaburkan sekitar 7000 benih ikan patin dan Mujaer di sungai Anggawadana yang menjadi batas antara Desa Mekarwangi dan Bangunjaya.

“Melihat kondisi sungai Anggawadana saat musim kemarau air begitu bening, tapi sayang tidak banyak biota air dan ikan, maka kami pun berinisiatif untuk menanamnya benih beberapa jenis ikan. “terangnya.

enjang berharap, agar nanti pada beberapa bulan di sungai ini ikan yang ditanam sekarang ini bisa berkembang biak dan tumbuh besar.

“Bukan tidak mungkin di lokasi sungai ini nantinya bisa juga dijadikan objek wisata pemancingan, " kata Enjang. (ANTON AS)

BUPATI PANGANDARAN LANTIK SYARIF HIDAYAT JADI KABAG HUKUM GANTIKAN JAJAT SUPRIADI

PARIGI-Hari ini, senin, (28/10) Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata melantik Syarif Hidayat SH, M.Si menjadi Kepala Bagian Hukum Setda Kabupaten Pangandaran, menggantikan Jajat Supriadi, SH. M.Si. Syarif sendiri sebelumnya menjabat Sekretaris Insfektorat, dan Jajat pindah ke sekretaris insfektorat.

Disoal terkesan tiba-tiba pengganti kabag hukum, bupati membenarkan, karena kepala bagian hukum sebelumnya mengalami sakit, sehingga harus segera ada penggantinya.

“Saat ini kabag hukum sebelumnya, Pa Jajat sakit sudah lama sakit dan hingga sekarang masih dirawat di rumah sakit, “terang bupati lagi.

Mengingat sangat strategis dan pentingnya peranan bagian hukum karena harus terus melakukan kajian berbagai persoalan yang berkaitan dengan aspek legalitas, maka perlu segera diisi agar tugas-tugas yang menyangkut persolan tersebut terus berjalan.

“Mudah-mudahan kabag huum yang baru, Pak Syarif, bisa segera bekerja dengan baik meneruskan pekerjaan yang sebelumnya tertunda,”kata bupati.

Bupati juga mengatakan, ada 7 jabatan eselon II yang hingga saat ini masih kosong dan ditambah 1 untuk jabatan Kepala Kesbang jika nanti ditetapkan menjadi badan.

Menurut bupati, terkait pengisian eselon II, pihaknya akan betul-betul memperhatikan rekam jejaknya dan bagaimana kinerja selama ini dilingkungan kantornya, berinovasi atau tidak dan seterusnya. Karena seorang pimpina harus bisa bekerja out book dan jangan dan tidak hanya teks book saja.

“Namun mekanisme pengisian jabatan tersebut harus melalui open bidding, “terang bupati. (PNews)


BUPATI PANGANDARAN:”MEDIA HENDAKNYA DAPAT BERKONTRIBUSI PADA PEMBANGUNAN DAERAH”

SIDAMULIH-Pemerintah dalam menjalankan roda pemerintahan sejatinya memerlukan sikap kritis dan saran, baik itu dari masyarakat langsung, DPRD atau media. Karena jika itu tidak terjadi, maka pemerintah pun akan mengalami kesulitan dalam menentukan kebijakan mana yang sudah tepat sasaran dan yang belum.

Demikian disampaikan Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradiata, saat menggelar malam ramah tamah bersama pimpinan dan anggota DPRD, Asisten Daerah, Kepala SKPD, para camat, awak media dan pejabat lainnya di lingkup pemerintahan Kabuaten Pangandaran, di Rumah Makan Baralak, Desa Cikembulan Kecamatan Sidamulih.(26/10)

“Jika ada saran dan kritik dari seluruh elemen, tentunya kami pun mengetahui capaian-capaian dari seluruh program yang digulirkan, “ungkap bupati.

Lebih jauh bupati mengatakan, ada beberapa kesulitan yang terjadi di lapangan, seperti terkait harim sungai dan laut, pencemaran lingkungan hidup, persoalan agraria dan lainnya, semua persoalan tersebut sangat komplek karena menyangkut hak rakyat dan kebijakan pemerintah sebelumnya.

Salah satu contoh, kata bupati, ketika bicara harim sungai, ternyata masyarakat yang tinggal di bantaran sungai itu telah mempunyai bukti kepemilikan tanah yang sah, dan tentunya pemerintah daerah pun sangat kesulitan untuk menata ulang lagi.

Begitu juga terkait pencemaran sungai, di satu sisi memang dengan kasat mata pun terlihat telah terjadi pencemaran aliran sungai yang tadinya jernih penuh ikan dan biota air lainnya sekarang menjadi hitam dan berbau. Tapi di sisi lainnya, jika pengusahanya diberhentikan beroperasi maka ribuan tenaga kerja yang nota bene warga Pangandaran siap-siap kehilangan pekerjaannya.

Tapi walau pun demikian, kata bupati, pemerintah tetap mencari solusi, salah satunya dengan terus mendorong pihak perusahaan untuk memperbaiki sistim pengelolaan limbahnya.

“Begitu juga persoalan agraria seperti yang terjadi di eks perkebunan di Kecamatan Cimerak, tujuan pemda terus mendorong agar manfaat lahan tersebut sebesar-besarnya untuk kesejahteraan rakyat, “tegas bupati.

Bupati yang didampingi Wakil Bupati H. Adang Hadari dan Sekda Pangandaran, Kusdiana, Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengatakan, peran media menjadi sangat penting ketika ada persoalan-persoalan yang tidak langsung sampai ke pemerintah.

Karena di era digital ini, menurut bupati, masyarakat sekarang lebih cenderung memilih media sosial (medsos) ketimbang institusi atau lembaga resmi seperti DPRD dan media massa. Hanya dalam hitungan detik masalah yang menyangkut kebijakan daerah pun akan segera muncul.

Masalahnya, imbuh bupati, jika sudah viral di medsos bukan hanya solusi yang akan didapatkan, malah sebaliknya ia akan menjadi bola liar yang terkadang terkesan propokatif.

“Mau datang langsung atau pun demo, silahkan kritik kami jika memang ada kebijakan pemerintah yang tidak sesuai, “tegasnya lagi.

Bupati juga berharap peran media dalam menyajikan berita bisa seimbang dan sesuai fakta yang ada, karena kebenaran sebuah berita tentunya bisa menjadi informasi publik sekaligus masukan ke pemerintah.

“Setiap hari saya baca berita, jika memang susuai fakta dan dan bersipat konstruktif tentunya bisa jadi referensi kami, tapi jika bersipat dekstrukstif maka akan saya abaikan, “pungkanya. (PNews)









WARGA 10 DESA DI KECAMATAN KARANGNUNGGAL LAKSANAKAN PILKADES SERENTAK

Camat Karangnunggal dan Isteri
TASIKNEWS-Pasca Pilkades Serentak di 10 desa yang ada di Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya, yang sudah berlangsung dengan aman, damai dan lancar,  Camat Karangnunggal, Asep M. Dahliana, STP.MM, memberikan apresiasi pada seluruh masyarakat, karena warga sudah berpartisipasi aktif serta mendukung baik dari awal proses hingga pelaksanaan.

Menurut Asep, atas nama pemerintah ia mengucapkan terimakasih dan Apresiasi setingi-tingginya kepada Muspika, TNI POLRI, Panitia Pilkades tingkat kecamatan, Panitia Pilkades tingkat desa, BPD, Para Kepala Desa beserta Aparatur Pemerintah Desa, Babinkamtibmas, Babinsa, Linmas, Punduh, RW, RT serta unsur masyarakat terkait lainnya yang telah bekerja maksimal.

“Dan trimakasih juga kepada yang terlibat kepanitiaan dan menyukseskan pilkades serentak tahun 2019 di 10 desa ini,  atas terselenggaranya pesta demokrasi tahun di tingkat desa. “ungkapnya.(27/10)

Asep juga berterimakasih kepada seluruh warga Kecamatan Karangnunggal yang telah melaksanakan hak pilihnya dengan baik tertib lancar untuk menciptakan Karangnunggal yang Bersatu, Aman, Damai dan Bermartabat.

“Mudah-mudahan apa yg telah bapak dan ibu perjuangkan serta apa yg telah bapa-ibu perbuat semua mendapatkan Ridho dan berkah dari Allah, amin. “ungkapnya lagi. (ANWARWALIYO)



 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN