WARGA DESA CIKUKULU SEMARAKAN PERINGATAN 1 MUHARAM GELAR LOMBA PIDATO

TASIK NEWS-Tradisi menyambut tanggal 1 Muharam 1441 H masyarakat Desa Cikukulu Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya, selain dimeriahkan dengan pawai obor mengililingi jalan desa juga dengan kegiatan lomba pidato, yang digelar di halaman kantor desa.(21/8)

Menurut Ketua Panitia, Ustad Cecep , dalam lomba pidato yang diikuti remaja ini kriteria penilaian lebih ditekankan pada peningkatan kualitas pedagogig, penggunaan bahasa yang baik dan benar dan retorika dalam paparan materi pidato.

“Alhamdulillah, ratusan peserta yang didominasi para siswa pun antusias mengikuti acara ini, “ungkap Cecep.

Nampak para peserta pun berlaga di atas podium gayanya bak seorang pengkhotbah atau diplomat senior dalam menyampaikan pidatonya.

“Sebenarnya rangkaian acara menyambut muharam ini sangat meriah, hingga malam puncaknya tanggal 1 disematakan dengan pawai obor yang diikuti warga desa, “imbuh Cecep. (ANWARWALUYO)

KAPOLSEK KARANGNUNGGAL:”ANDESTO DAN GATURAY, DUA TIM TERBAIK TASELA”

TASIK NEWS-Walau tahun ini tampil menjadi runer up pada laga turnamen bola voli Bhayangkara Cup, Tim Gaturay Desa Cikukulu Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya, merupakan tim yang solid dengan materi seluruh pemain yang bagus dan disiplin.

Kalah dari lawannya, Andesto di babak final dengan skor 3-2, Gaturay tetap bisa menampilkan permainan terbaiknya.

“Kami sudah berusaha menampilkan kemapuan kami, tapi inilah pertandingan, harus ada yang kalah dan yang menang, “ungkap pelatih Gaturay, pelatih Miptah Ega  dan Uus.(21/8)

Miptah dan Uus pun mengakui andesto bermain sangat bagus, sehingga anak-anak asuhannya pun bisa dikalahkan.

Di tempat terpisah, Kapolsek Karangnunggal, AKP. H. Asep Ishak S.Ip, mengatakan, kedua tim sebenarnya mempunyai kekuatan yang relatif sama, baik materi atau teknik bermainnya pun bagus.

“Kedua tim memang layak menjadi tim terbaik asal Tasikmalaya selatan, “ungkap Asep. (ANWARWALUYO)

ANDESTO BERHASIL TAKLUKAN GATURAY PADA LAGA FINAL VOLI BALL BHAYANGKARA CUP 2019

TASIK NEWS-Tim voli bal putri Andesto Desa Tobongjaya Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya, akhirnya tampil menjuarai ajang Bhayangkara Cup 2019, setelah menalukkan rivalnya, Gaturay Desa Cikukulu di Lapangan Voli Komplek Mapolsek Karangnunggal dengan skor 3-2, sehingga berhasil menyabet tropy kejuaraan dan uang pembinaan yang diserahkan langsung Kapolsek Karangnunggal AKP H Asep Ishak S.Ip (21/8)

Menurut pelatih Andesto, Diki Yulandi, timnya memang pantas memenangkan laga pamungkas melawan Gatruray, karena seluruh pemain asuhannya bermain penuh semangat dan kompak.

“Soliditas dan semangat seluruh pamain meruakankunci kemenangan ini, “ungkapnya.

Hal senada dikatakan Kepala Desa Tobongjaya, H. Dedi, kemenangan Andesto ini selain bisa mengharumkan nama desa juga bisa menjadi penyemangat tim bola voli lainnya yang ada di Desa Tobongjaya.

“Atas nama warga dan pemerintahan desa, saya mengucapkan terimasih pada seluruh pemain, pelatih dan pengurus Andesto yang sudah berhasil menjuarai turnamen voli bal Bhayangkara Cup tahun ini dan berhasil menerima trophy dan uang pembinaan sebesar Rp. 4 juta, “kata Dedi, saat dihubungi PNews lewat telepon celullernya.

Sementara menurut Ketua Panitia, Usup Supyadi, pihaknya merasa sangat puas dengan penampilan seluruh tim dari masing-masing desa, mulai dari babak penyisihan hingga penampilan dua tim terbaik Tasela pada laga pamungkas, Andesto dan Gaturay.

“Semua tim bermain sangat bagus dan penuh semangat, sehingga seluruh pertandingan mulai dari babak penyisihan hingga laga final pun selalu dipadati penonton.”katanya. (ANWARWALUYO)

DANI HAMDANI:”ATURAN PILKADES DIBUAT HARUS KESEPAKATAN CALON DAN PANITIA”

PARIGI-Pemilihan kepala desa serentak di kabupaten Pangandaran akan diselenggarakan pada tanggal 30 November 2019.

Menurut Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DSPMD) Kabupaten Pangandaran, H. Dani Hamdani, S.Sos, MM, kepala desa itu bukan jabatan politis, artinya dilarang berafiliasi dengan partai politik, walau secara detail tata tertib Pilkades ini belum diatur dan belum ada payung hukumnya.
Jadi untuk tata tertib dan lamanya waktu kampanye, tidak boleh money politik, tidak boleh berafiliasi dengan partai politik dan sanksi pelanggaran Pilkades, kata Dani, semua harus disepakati antara bakal calon kades dengan panitia.

“Termasuk untuk penerapan sanksinya bila pada saatnya ditemukan pelanggaran, “ucap Dani.(22/8)

Dani menambahkan, pembuatan kesepakatan bersama itu harus dituangkan dalam berita acara, contohnya, lama waktu kampanye 60 hari terhitung dari tgl 5 sampai dengan tanggal berapa, calon hanya boleh memberi uang Rp 10.000 untuk uang bensin ketika hadir diundangkan kampanye, bila terbukti memberi lebih, itu masuk katagori money politic, si calon kades  siap didiskualifikasi,calon pemilih yang datang ke TPS lebih dari jam 2.00 siang ditolak karena TPS sudah ditutup, dan lain-lainnya itu harus dituangkan kedalam pernyataan kesepakatan bersama.

"Jadi aturannya dibuat berdasarkan kesepakatan dan ditandatangani bersama, antara calon  dan panitia pilkades dan diketahui muspika. "jelas Dani.

Dani menambahkan, saat ada temuan pelanggaran, karena sudah dibuat fakta integritasnya  (kesepakatan bersama), otomatis disitu sanksinya bisa dikenakan.

Tentunya surat kesepakatan ini, lanjut Dani,  tidak mesti sama desa yang satu dengan desa lainnya, karena kearifan lokalnya masing-masing desa belum tentu sama.

“Kalau harus sama dan diseragamkan itu artinya memang ada payung hukumnya. "jelasnya lagi.  (ANTON AS)

DARI 93 DESA DI KABUPATEN PANGANDARAN, TAHUN INI BARU 7 DESA YANG SUDAH LUNASI PBB

CIJULANG - jika pembayaran pajak bumi dan bangunan (PBB) melebihi dari tanggal 30 September 2019, maka wajib pajak akan terkena denda. Oleh karena itu Kepala desa dan camat di kabupaten Pangandaran harus proaktif untuk segera menarik dan melunasi PBB tahun 2019.

Demikian dikatakan Kepala BPKAD kabupaten Pangandaran, Drs. Hendar Suhendar, S, MM,  ketika diwawancarai PNews di ruang kerjanya.(20/8)

Pendapatan pajak bumi dan bangunan, kata Hendar, merupakan sumber keuangan pertama untuk pembangunan di desa melalui BANKEU bagi hasil Alokasi Dana Desa (ADD). Dan jika pembayaran PBB lancar dan maximal, pasti pencairan hak untuk desa akan lancar

“Sampai tanggal 12 Agustus lalu, dari 93 desa yang ada di Pangandaran tercatat baru 7 desa yang sudah melunasi pembayaran PBB, "jelasnya.

Hendar mengatakan, pembayaran PBB tahun ini baru mencapai 63 % dari target sebesar Rp. 16 milyar.

Hendar juga menyebutkan desa mana saja yang sudah melunasi PBB tahun 2019 ini, diantaranya, Desa Kertayasa, Kondangjajar, Parakanmanggu, Bojongsari, Cimindi dan desa pagerbumi.

“Bagi desa-desa yang belumlunas, camat dan kepala desa harus segera melakukan penarikan dan melunasi PBB seceaptnya karena batas waktunya hampir habis, “tegasnya. (ANTON AS).

RATUSAN SISWA DAN PEMUDA SE-KECAMATAN CIMERAK IKUTI JALAN SANTAI HUT RI KE 74

CIMERAK-Sudah jadi agendar rutin setiap menjelang peringatan Hari Proklamasi Kemerdekaan, masyarakat di seluruh pelosok negeri mengadakan berbagai kegiatan. Mulai dari tua, muda bahkan anak-anak pun tidak ketinggalan.

Seperti kegiatan yang dilaksanakan Korwil Pendidikan Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran, pada tanggal 8 Agustus 2019  lalu mengadakan jalan santai yang diikuti para siswa perwakilan dari berbagai sekolah. Kegiatan ini yang diprakarsai PGRI, K3S dan pemerintah kecamatan, selain  diikuti para siswa SD, SMPN, MTS dan SLA juga diikuti seluruh pegawai dari berbagai intansi dan pemuda se-Kecamatan Cimerak.

Dengan garis start dimulai dari Kantor Kecamatan Cimerak menuju jalan Cilele dan kembali ke finish di Kantor kecamatan.

“ Kegiatan seperti ini hampir setiap tahun dalam rangka ikut memeriahkan hari kemerdekaan, rutin dilaksanakan, “ujar salah seorang panitia.

Dan tentunya, katanya lagi, kegiatan ini tidak mengganggu kegiatan belajar secara langsung karena karena tidak semua siswa diwajibkan mengikuti tapi sekolah cukup dengan mengirimkan tim perwakilan tiap-tiap sekolah.

Ia menambahkan, seluruh peserta jalan santai ini nampak sangat gembira mengikutinya, karena selain ada hadiah yang diperebutkan juga disemarakan dengan hiburan musik dari irgan tunggal.

Setiap peserta jalan santai, setiap regunya mendapatkan satu kupon hadiah yang nantinya akan diundi setelah kegiatan selesai sehingga hadiah ini menjadi daya tarik untuk para peserta.

“Jadi sambil berolahraga mereka yang beruntung akan mendapat hadiah yang menarik, “terangnya.

Salah seorang guru SDN 2 Mekarsari, Holis, mengatakan, walau pun 20 siswanya yang mewakili sekolahnya tidak beruntung mendapat hadiah, tapi para siswa nampaknya sangat antusias dan senang untuk ikut menjadi perserta.

“Walau tahun ini tidak mendapat hadiah, tapi kegiatan jalan santai ini selain menjadi kegiatan olahraga juga bisa dijadikan ajang silaturahmi siswa antar sekolah. “imbuhnya. (RASIMUN)

DIDUGA SETELAH MENYANTAP MAKANAN PADA HAJATAN, SEJUMLAH WARGA SINDANGJAYA ALAMI KERACUNAN

MANGUNJAYA-Sekitar 30 orang lebih warga Desa Sindangjaya Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran, alami keracunan.  Beberapa warga mengalami muntah-muntah dan (maaf) mencret-mencret bahkan harus dibawa ke Puskesmas Mangunjaya atau klinik terdekat.

Menurut sala seorang warga, Pawit, ini bermula saat korban keracunan tersebut menyantap makanan pada acara hajatan khitanan salah seorang warga di Rt 40 Rw 09.

Saat dikonfirmasi ke pihak puskesmas, menurut salah seorang petugas, pihaknya belum bisa memastikan, apakah warga yang muntah-muntah tersebut akibat keracunan makanan atau bukan.

“Kami belum bisa pastikan itu karena harus melalui uji labolatorium dulu, “terangnya.(20/8)

Sementara Kepala Desa Sindangjaya, Dadan, membenarkan sebagian warga Rt 35, 36 dan Rt 40 mengalami muntah-muntah setelah menghadiri acara khitanan tetangganya. Namun saat disoal penyebab keracunan, Dadan juga belum bisa memastikn penyebabnya.

“Ini harus dibuktikan dulu secara medis melalui uji lab, “ungkapnya.

Sebagian korban yang dirujuk baik ke Puskesmas Mangunjaya dan klinik, diantaranya, 1. Saryanto,  Pawit, Paiman, Tusiran, H.  Ujang, Tukiman,  Imin, Sarimin, Irin dan Emuh. (Tn)

SYARMADANI: " DI PANGANDARAN PERLU ADANYA PENGUATAN KETAHANAN EKONOMI, SOSIAL DAN BUDAYA”

PANGANDARAN-Ditengah-tengah gencarnya isyu perpecahan dan disintregasi bangsa serta maraknya berita hoaks yang beredar, hingga muncul kerusuhan di beberapa daerah termasuk yang paling aktual di Manoukwari Papua, semua kondisi itu tentunya bukan tanpa sebab. Banyak kasus-kasus yang menjadi penyebabkan retaknya ras, suku dan golongan atau malah memudarnya nilai-nilai kesadaran terhadap perekonomian, sosial budaya dan kearipan lokal, maka perlu adanya pemahaman untuk hal itu.

Demikian dikatakan Direktur Ketahanan Ekonomi Sosial dan Budaya Kementrian Dalam Negeri,  Syarmadani M.Si,  dalam uraiannya pada acara Komunikasi Sosial dan Pembahasan Isu-isu Strategis Bidang Ekonomi dan Bidaya di Hotel Aquarium Pangandaran.(20/8)


“Di pangandaran ini juga ketahanan ekonomi perlu ditingkatkan agar terus meningkat, “ungkapnya.

Selain itu, lanjut Syarmadani, banyaknya tindak korupsi, peredaran narkoba dan masalah sosial lainnya di masyarakat secara umum yang juga dapat memicu lemahnya ketahanan dan persatuan bangsa.

“Dari sektor ketahanan unit terkecil, keluarga,  juga perlu diperhatikan dan jangan sampai anak terlibat dengan narkoba dan tindak buruk lainnya. “tutur Syarmadani.

Acara yang dihadiri beberapa utusan Kesbangpol dari beberapa Kabupaten di Jawa Barat, antara lain,  Kabupaten Cirebon, Ciamis, Pangandaran dan Kota Banjar, ditutup dengan beberapa saran dan nasehat dari Syarmadani, agar semua yang dikerjakan jadi ladang ibadah.

“Bantulah pemerintah dengan masukan yang positif serta jangan dibiarkan bila ada yang salah karena kebijakan yang tidak tepat akan merugikan semua, “imbunya.

Sementara menurut salah seorang peserta, perlunya kebijakan yang arif dalam perokonomian agar tidak terjadi kesenjangan yang mencolok. Baik pengusaha atau pedagang kecil perlu mendapatkan tempat yang layak karena ini bentuk sosial yang berorientasi ekonomi kerakyatan. (HARIS F)

WARGA ANTUSIAS SAKSIKAN KEMERIAHAN PERINGATAN KEMERDEKAAN KE 74 DESA MEKARSARI

CIMERAK-Bertempat di lapangan sepak bola, Desa Mekarsari Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran laksanakan kegiatan memperingatan Hari UlangTahun (HUT) Kemerdekaan RI ke 74. Kegiatan Hari Proklamasi ini berlangsung meriah dengan berbagai macam kreasi warga yang ditampilkan dari masing-masing dusun.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara Kepala Desa Mekarsai, dengan pemimpin Upacara, salah seorang stap pemerintahan Desa Mekarsari, Ujang.

Upacara pengibaran bendera 17 Agustus 2019 yang diikuti perangkat desa,BPD, MUI, Kader Pos Yandu dan PKK, Karang Taruna, Guru PNS dan Non PNS serta siswa sekolah yang ada di Desa Mekarsari. Sementara beberapa siswa SMPN 3 Cimerak menjadi Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) dibantu tim Obade siswa-siswi dari MTS Al Hikmah.

Bukan saja peserta upacara, masyarakat desa pun menyambut antusias dengan mendatangi lokasi upacara ingin menyaksikan keseruan aneka tampilan kreasi tiap-tiap dusun yang diarak di tengah lapangan.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Mekarsari, Rohimat, menyampaikan, kegiatan ini merupakan yang terakhir menjadi insfektur upacara pada peingatan HUT Kemerdekaan. Pasalnya, ia sebentar lagi akan habis masa tugasnya sebagai kepala desa.

“Saya ucapkan terimakasih pada semua yang terlibat dalam kegiatan 17 agustus ini, juga kepada seluruh warga yang sudah penuh semangat mengikuti acara ini, “kata Rohimat.(17/8)

Rohimat mengatakan, kemajuan dari tahun ke tahun selama jadi kepala desa ini merupakan sinergitas antara pemerintahan desa dan warga yang diwujudkan dalam kerja gotong-royong dan kebersamaan.

Tentunya saya tidak punya arti apa-apa tanpa dukungan dari seluruh elemen masarak Mekarsari, “imbuhnya.

Sepeti diketahui, Desa Mekarsari merupakan desa yang letaknya paling barat di Kabupaten Pangandaran, berbatasan dengan Kabupaten Tasiklamaya. Tapi walau lokasinya jauh terpencil,  pembangunannya sangat pesat karena kerja pemerintahan dan warga desa. (RASIMUN)



PENAMPILAN KREASI SISWA SEMARAKAN KENAIKAN DAN PELEPASAN SISWA SDN 2 MEKARSARI

CIMERAK-Dengan memanfaatkan halaman sekolah yang luas dan rindang serta menampilkan kreasi para siswa yang dipandu guru pembimbing, SDN2 Mekarsari Desa Mekarsari Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran, laksanakan kenaikan dan pelepasan siswa kelas VI. (19/8)
Selaian dihadiri keluarga besar SDN 2 Mekarsari, acara yang dimulai sekitar jam 8.00 dihadiri semua orang tua siswa, Pengawas dari Korwil Pendidikan Kecamatan Cimerak, Kepala Desa Mekarsari dan ,Ketua Komite.

Pada kesemptan sambutannya, Kepala Desa Mekarsari, Rohimat, mengajak warganya yang mempunyai anak usia sekolah agar terus melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi.

”Dengan cara mendatangi ke stiap rumah, kami himbau agar anak-anak Desa Mekarsari untuk bersekolah, “kata Rohimat.

Rohimat juga menyampaikat pentingnya menanamkan rasa disiplin pada anak ini harus dimulai sejak dini, sehingga anak pun bisa menjadi generasi yang cerdas dan santun.

Sementara Kepala SDN 2 Mekarsari Maman, SPd, meyampaikan permohonan maaf pada seluruh orang tua siswa atas segala kekurangannya pihak sekolah dalam mengajar dan mendidik putra putinya, serta menyarankan agar selepas lulus dari Sekolah dasar ini anak-anak bisa terus melanjutkan ke tingkat SLTP, SLTA dan seterusnya.

Menurut Maman, dengan melengkapi fasilitas sekolah yang dibutuhkan siswa, seperti Gedung Perpustakaan lengkap dengan  ratusan buku-buku, lapang voly, basket, sepak bola, alat musik, tempat parkir, tempat cuci tangan, WC, halaman yang luas,  sehingga membuat betah dan nyaman siswa dan guru pun mengikuti proses belajar mengajar. Dan semua sarana dan prsarana ini tentunya bantuan dari pemerintah melalui program Bos dan Pangandaran Hebat (Pahe).

“SDN 2 Mekarsari dengan jumlah siswa sebanyak 121 dengan tenaga pengajar 4 Guru PNS 3 non PNS dan ditambah 1 penjaga sekolah, “terang Maman. (RASIMUN)












HUT RI KE 74 POLSEK PADAHERANG GELAR ISTIGHOSAH DAN YASINAN

Add caption
PADAHERANG-Dalam rangkaian acara penyambutan Hari Kemerdekaan ke 74, beberapa hari lalu Polsek Padaherang melaksanakan istigosah dan yasinan yang dipimpin langsung Kapolsek, AKP. Edih Permana, serta dihadiri seluruh anggota polsek dan masyarakat di sekeliling kantormapolsek Padaherang. (15/8)

Pembacaan doa’ dan dzikir serta pembacaan surat yassin, yang dipimpin Penyuluh Agama Islam(PAI) Padaherang, Ustadz Nana, berjalan hidmat dengan penuh rasa sukur.

 “Selain untuk mendoa’kan para pahlawan, kegiatan istigosah ini untuk memohon barokah, khususnya untuk seluruh masyarakat Padaherang, “ungkap Edih.

Edih berharap, kegiatan doa dan dzikir bersama bisa terus dilakukan pada momen-momen lainnya, karena ini merupakan kegiatan keagamaan yang sangat positif dan bermanfaat.

“Mudah-mudah ini semua bisa menjadi ladang amal kebaikan kita semua, amin. “pungkasnya. (NANA HOERUMAN)

KREASI PAKAIN ADAT SUNDA MERIAHKAN HUT KEMERDEKAAN KE 74 DESA SINDANGSARI

CIMERAK-Upacara Peringatan Hari Proklamasi 17 Agustus 2019  di Desa Sindangsari Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran di pusatkan di lapangan  utama sepak bola.(17/8)

Bertindak sebagai Inspektur Upacara Camat Kecamatan Cimerak, Atang Kuncara, S.Ip, dengan dikuti peserta upacara, diantaranya, Kepala dan stap Pemerintahan Desa Sindangsari, BPD, MUI desa, Kader  Pos Yandu, Ibu-ibu PKK, Ormas, Karang Taruna dan  RT RW se-Desa Sindangsari.

Usai upacara peringatan Hari Kemerdekaan RI ke 74 ini juga dilanjutkan dengan berbagai tontonan hasil kreasi masyarakat dari 6 dusun, seperti, upacara adat,membawa dongdang, replika kapalan, robot, kelompok tani dengan hasil pertaniannya, perang-perangan dan kreasi lainnya. Tentu saja kemeriahan ini menjadi hiburan dan tontonan masyarakat yang dengan antusias mengikutinya hingga akhir acara.

Seperti yang ditampilkan Dusun Mekarjaya dengan iring-iringan ibu-ibu memakai pakaian adat daerah hasil karya kepala Dusun, Dani Adiwijaya dan istrinya Ratih.

“Kami bekerja sama dengan seluruh warga dusun, karena tanpa kebersamaan semua ini tidak akan terwujud, “ungkao Dani.

Sementara penampil lain, siswa-siswi SMPN 3 Cimerak, tidak mau ketinggalan untuk menampilkan kreasi pakaian pengantin yang dipergakan dua orang siswa, Neng Rissa Affira Dewi dan Yudi, yang lengkap diiringi dayang-dayangnya dan para ponggawa bak di sebuah kerajaan.

“Ke depan, kami kami akan menampilkan kreasi-kreasi sunda lainnya yang lebih hebat, “ungkap salah seorang tokoh budaya Dusun Mekrarsari, Juseng. (RASIMUN)




PASKIBRA SMKN KARANGJAYA SUKSES BERTUGAS PADA HUT RI KE 74 2019

TASIK NEWS-Hasil panitia seleksi akhirnya memutuskan sejumlah siswa SMK Negeri Karangjaya terpilih mejadi Pasuka Pengibar Bendera (Paskibra) dan korp musik Drum Band pada peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus 2019, Kabupaten Tasikmalaya.

Menurut Kepala SMK Karangjaya, Jujun Nugraha S.Pd,MM, ini berkat keseriusan dan kerja keras sehingga bisa sukses bertugas pada hut ri ke 74 tahun 2019.
.
“Tentunya kami sangat bahagia karena ini merupakan sebuah prestasi yang sangat membagakan kami, “ ungkapnya.(17/8)

Jujun yang ditemui usai mengikuti upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke 74, di Kecamatan Karangjaya, mengatakan, dibawah bimbingan guru pembina Abdul Ajiz dan Diki  Anwar serta dengan dukungan semua pihak menjadi penentu keberhasilan ini.

“Dari mulai baris-berbaris hingga pengibaran bendera, anak-anak sangat baik dan disiplin. “kata Jujun.

Begitu juga dengan korp musik drum band, menurut Jujun, semuanya berjalan rapi tanpa sedikit pun kesalahan mengiringi jalannya rangkaian upacara.

Jujun juga mengatakan, selama kurang lebih 2 minggu siswa yang terpilih masuk paskibra ini mendapat latihan dari para senior dan pelatihnya, sehingga dalam pelaksanaannya pun bisa sukses dan berjalan baik.

“Selain bisa menjadi kebanggaan sekolah, semoga ini juga dapat memotivasi siswa yang lainnya di kemudian hari, “imbuhnya. (ANWARWALUYO)


KODIM 0613 CIAMIS TURUNKAN PULUHAN PERSONIL UNTUK UPACARA HUT RI KE 74 KAB. PANGANDARAN

Letkol Arm Tri Arto Subagio
PARIGI-Ditemui secara terpisah usai mengikuti upacara Peringatan Hari Kemerdekaan RI ke 74 Kabupaten Pangandaran di alun-alun Parigi, saat diminta komentarnya, Komandan Kodim 0613 Ciamis Letkol Arm Tri Arto Subagio, kepada awak media, mengatakan, untuk upacara peringatan Hari Kemerdekaan tahun ini,  kodim 0613 ciamis diberikan kehormatan untuk menjadi tim 45.

“Tahun lalu dari Polres Ciamis, jadi kami bergiliran, “terangnya.(17/8)

Tri mengatakan, tim 45 serta sepuluh orang pelatih yang diambil dari kodim dan anggota koramil di wilayah Kabupaten Pangandaran dengan komadan kompinya dari Danramil Parigi, bersama pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kabupaten Pangandaran, selama seminggu lebih menggelar latihan dan persiapan untuk upacara bendera ini.

“Dan Alhamdulillah semuanya berjalan baik dan lancar, “kata Tri.

Lebih jauh Tri, mengatakan, dengan hikmah peringatan Hari kemerdekaan ini, diharapkan Kabupaten Pangandaran sebagai kabupaten termuda di Jawa Barat, semakin maju dengan terus menggali berbagai potensi yang ada di daerah.

“Terutama potensi wisata bisa menjadi destinasi wisata dunia, “pungkasnya. (PNews)

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN