Pembangunan TPT Dan Jalan Lingkungan Desa Sukapura, Hasil Sinergitas Pemdes Dan Warga

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Pemdes Sukapura Kecamatan Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya realisikan Pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) makam untuk menstabilkan kondisi tanah yang labil, sehingga dapat memperkuat pondasi.

Pembuatan TPT makam di Dusun Sukasari RT 006 RW.002  dan perbaikan jalan lingkungan RT 010 RW.004 di Dusun Pasir Kolot ini, dengan anggaran yang bersumber dari Dana Desa (DD) tahap I tahun 2924

Saat ditemui di ruang kerjanya Sekretaris Desa Sukapura 
Dadang Supriatna mengatakan,  dengan pembangunan TPT dan jalan lingkungan ini diharapkan mobilitas warga pun semakin lancar.

"Dan TPT ini untuk mencegah terjadinya longsor jalan menuju pemakaman," ucapnya.(16/07)

Ia juga berharap manfaat pembangunan ini bisa dirasakan langsung oleh masyarakat, karena pembagunan ini pun merupakan salah satu usulan warga serta sinergitas antara pemdes, tokoh masyarakat, BPD dan LPM.

"Kini setelah pembangunan TPT dan perbaikan jalan lingkungan pun warga merasa senang, terbukti dengan antusias mereka yang ikut langsung pada proses pembangunannya," imbuhnya.
  anwarwaluyo)

Hasil Musdes, Irfan Ramdani Terpilih Jadi Ketua Bumdes Karangpawitan Periode 2024-2029

PANGANDARANNEWS.COM - Desa Karangpawitan Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran siang tadi menggelar musyawarah desa (musdes) terkait Laporan Pertanggungjawaban Pengurus Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) periode 2020-2024 dan pemilihan pengurus Bumdes untuk periode tahun 2024-2029, bertempat di aula desa.(12/06)

Turut hadir dalam acara tersebut, para Ketua RT, RW, pengurus dan Ketua BPD yang sekaligus menjadi panitia pemilihan ketua bumdes dan ketua pengawas bumdes. 

Sementara hasil dalam pemilihan Ketua Bumdes, Irfan Ramdani terpilih menjadi Ketua Bumdes Karangpawitan untuk periode tahun 2024 – 2029.

Usai dilantik dan diambil sumpah kepada PNews Irfan Ramdani mengatakan, ia dan jajaran pengurus Bundes akan membenahi pengelolaan dan manajemen Bumdes serta merencanakan langkah-langkah agar Bumdes Karangpawitan  bisa lebih maju.

Ke depan, kata Irfan, pihaknya ingin menjadikan masyarakat sebagai produsen karena saat ini kebanyakan warga sebagai konsumen.

Menurutnya, ke depan Bumdes harus bisa mengoptimalkan potensi-potensi yang di masyarakat, sehingga selain menjadi mitra usaha keberadaan Bumdes juga mampu memberi kesempatan seluas-luasnya kepada warga untuk menjual produk yang dihasilkan mereka.

"Sehingga pada gilirannya, Bumdes harus bisa meningkatkan kesejahteraan lewat produk-produk yang dihasilkan," tegas Irfan.

Sementara Ketua BPD Karangpawitan, Asep menjelaskan, saat ini total keseluruhan aset BUMdes sekitar Rp 500 juta dengan beberapa jenis usaha yang dikelola, diantaranya isi ulang air mineral, pengolah sampah, kios dan pengadaan barang dan jasa.

Asep mengakui, terdapat kelemahan di pengurusan BUMdes sebelumnya terutama dari sisi administrasi dan pengurusan. Salah satu contoh, dalam laporan pertanggungjawaban dari sisi administrasi masih terdapat banyak kekurangan.  

"Ini harus diperbaiki supaya masyarakat bisa paham terkait isi laporan pertanggungjawaban tersebut,” tegasnya.(Tn)

Tingkatkan Pelayanan, Pemdes Hegarwangi Adakan Pelatihan Perangkat Desa

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Untuk memperkuat wawasan dan memantapkan penyelenggaraan pemerintahan desa serta program kegiatan, Pemdes Hegarwangi Kecamatan Bantarkalong Kabupaten Tasikmalaya melaksanakan kegiatan dan pelatihan peningkatan kapasitas aparatur pemerintah desa yang diselenggarakan pada tanggal di aula desa. (12/06)

Saat dihubungi lewat sambungan telepon, Kepala Desa Hegarwangi Muhammad Taufan Firmansyah menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat wawasan dan memantapkan penyelenggaraan pemerintahan desa, khususnya perangkat Desa Hegarwangi agar sasaran pembangunan pun bisa lebih terarah.

Tak hanya itu, kata Taufan, kegiatan pelatihan ini juga agar pengelolaan dana desa yang saat ini menjadi tanggung jawab desa akan berdampak positif terhadap pembangunan desa demi terwujudnya pembangunan yang ada di desa yang pengelolaannya melibatkan segenap aparatur negara baik ditingkat pusat maupun di tingkat daerah hingga di tingkat pemerintah yang paling terendah yaitu desa.

"Ini mengingat pemerintahan desa merupakan basis pemerintah termasuk dalam struktur pemerintah di Indonesia yang sangat menentukan bagi berhasilnya Pembangunan Nasional yang menyeluruh," ungkapnya.

Ia berharap pelatihan ini diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung penyelenggaraan pemerintahan desa, termasuk kemampuan dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi aparatur desa dengan mengacu pada aturan yang ada.

Taufan menyebut, pelatihan yang dilaksanakan ini diantaranya bidang menejemen pemerintahan desa, penyusunan perencanaan pembangunan desa, pengelolaan keuangan dan aset desa untuk mengelola anggaran yang ada di desa bisa efektif, efisien, akuntabel dan transparan.

"Juga pembinaan dan pengawasan oleh pemerintah kecamatan dalam bidang pemerintahan, sehingga perangkat desa dapat melakukan tugas dan kewajibannya dengan baik dalam melayani masyarakat," imbuhnya. (anwarwaluyo)

NPHD Untuk Pilkada Pangandaran Hanya untuk 3 Pasangan Calon

Muhtadin
PANGANDARANNEWS.COM - Anggaran di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Pangandaran hanya cukup untuk tiga pasangan calon saja, sementara Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pangandaran menerima Nilai Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dari Pemkab Pangandaran sebesar Rp23 milyar.

Demikian disampaikan Ketua KPU Pangandaran Muhtadin, usai menggelar Sosialisasi Tahapan Pilkada Serentak dengan Partai Politik dan Penyerahan SK Terpilih Bagi Anggota DPRD Hasil Pemilu 2024 bertempat di rumah makan Pringsewu di Desa Babakan Kecamatan Pangandaran. (11/06)

Muhtadin mengatakan, saat ini KPU baru menerima NPHD tersebut sebesar 40 %, sementara sisanya akan dibayar bulan juni-juli 2024.

"Mudah-mudahan sisanya yang 60 % lagi bisa segera cair," ungkapnya.

Usulan besarnya NPHD ini, kata Muhtadin, asumsinya jika ada tiga pasangan calon bupati-wakil bupati.

Saat ditanyakan bagaimana jika calonya lebih dari tiga pasangan, menurutnya pihaknya akan mencoba untuk mengusulkan tambahan anggaran. Namun mengingat waktunya sangat tidak mungkin,  jalan satu-satunya, sehingga KPU akan mencoba menghemat anggaran yang ada.

Ia menjelaskan, dalam Undang-Undang Pilkada anggaran untuk pemilihan kepala daerah ini sepenuhnya didukung oleh pemerintah daerah (APBD). *hiek*

Saat Membeli Pupuk Petani Hanya Membawa KTP Saja, Ini Penjelasan Kadis Pertanian Pangandaran

poto ilustrasi
PANGANDARANNEWS.COM - Tahun ini Kabupaten Pangandaran mendapat tambahan alokasi pupuk bersubsidi, untuk keperluan tersebut petani pun mulai di data ulang.

Seperti disampaikan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pangandaran Yadi Gunawan, saat ini petani yang memiliki lahan dan belum dimasukan ke Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) agar segera melakukan pendataan.

"Waktu.pemdataan ini sampai tanggal 15 juni, termasuk mereka yang belum terdaftar pada RDKK," kata Yadi, saat ditemui dalam kegiatan Pelepasan Petugas Pengawas dan Pengendalian Hewan Kurban Tahun 2024 di Puskeswan di   Dusun Kedungrejo Desa Wonoharjo Kecamatan Pangandaran.(10/06)

Dulu, jelas Yadi, data yang ada didalam RDKK ini tidak bisa berubah, namun berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian yang baru data ini bisa dirubah.

"Namun walaupun ada yang bisa menambah jumlah lahan dalam RDKK, ini dibatasi hanya sampai 2 hektare per petani," terangnya.

Yadi menyebut, alokasi tambahan untuk pupuk urea bersubsidi ini sebanyak 7.597 ton dan NPK  5.938, sementara
untuk presentasi usulan kebutuhan pupuk urea jadi 90 persen dan NPK jadi 62 persen.

Ia menambahkan, untuk tambahan pupuk bersubsidi ini sudah disalurkan sebagian kepada masyarakat, karena kebetulan SK bupatinya juga baru keluar pada tanggal 13 Mei 2024 lalu.

"Saat pembelian pupuk petani hanya cukup membawa KTP saja, dan kami juga nanti akan melakukan validasi secara rutin," ucapnya.(hiek)


Pastikan Kesehatan Hewan Kurban, Distan Pangandaran Turunkan Dokter Dan Nakes Hewan Ke Lapangan

PANGANDARANNEWS.COM - Uqntuk memastikan kesehatan hewan yang akan dijadikan kurban pada Hari Raya Idul Adha tahun ini, Dinas Pertanian Kabupaten Pangandaran 20 petugas kesehatan hewan yang akan mengawasi dan pengendalian hewan kurban di seluruh kecamatan.

Seperti disampaikan Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Pangandaran Yadi Gunawa saat melepas kedua puluh petugas hewan, bertempat di Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) di Dusun Bojonggebang Desa Wonoharjo Kecamatan Pangandaran.(10/06)

Kata Yadi, petugas ini diantaranya ada dokter hewan, tenaga kesehatan (Nakes)  hewan dan petugas lainnya.

"Hewan-hewan ini harus benar-benar dipastikan dalam kondisi sehat karena nantinya  akan dikonsumsi," ungkap Yadi.

Yadi mengatakan, sebenarnya kegiatan pemantauan langsung ke kandang atau peternak ini sudah dilakukan sejak dua minggu lalu, mulai dari kecamatan Mangunjaya, Padaherang, Cimerak dan kecamatan lainnya.

Yadi menyebut, ada 1479 sapi potong, 700 kambing dan 1377 ekor domba yang sudah diperiksa serta dinyatakan layak dan sehat untuk nantinya dijadikan hewan kurban.

"Untuk jenis sapi sendiri antara lain, limousin, brahman, Sapu Simental dan Peranakan Ongole atau PO," jelasnya.

Yadi juga menekankan agar hewan yang akan dijadikan kurban nanti, kalau bisa dipilih berjenis kelamin betina dengan usia tidak tidak terlalu tua atau terlalu muda.

Ia menambahkan, hasil pengecekan mulai ekor, usia kaki serta kondisi lainnya saat
dilakukan di sejumlah kandang peternak di seluruh kecamatan, tidak ditemukan penyakit pada hewan yang akan di kurbankan.

"Semua hewan yang kami periksa usianya sudah cukup di atas 2 tahun," ucapnya.(hiek)

Kodim 0625/Pangandaran, Pemda Dan Masyarakat Berhasil Bentangkan Bendera Sepanjang 1000 Meter

PANGANDARANNEWS.COM - Bendera merah putih sepanjang 1000 meter atau 1 kilometer yang diinisiasi Kodim 0625/Pangandaran dengan melibatkan unsur pemerintah daerah dan juga masyarakat umum, berhasil dibentangkan di kawasan Pantai Batukaras Kecamatan Cijulang Kabupaten Pangandaran.(07/06)

Kepada sejumlah wartawan Dandim 0625 Pangandaran Letkol Inf Indra Mardianto Subroto menyampaikan, pembentangan bendera raksasa itu bertujuan untuk menyambut jelang HUT Kemerdekaan RI Ke-79.

"Kami sengaja melaksanakan ini lebih awal, dan kami juga senagaja melibatkan masyarakat luas demi menggugah rasa nasionalisme dan kebangsaan," ungkap Dandim.

Dandim menyebut, pantai Batukaras dipilih jadi lokasi pengibaran bendera ini karena lokasi ketinggian cukup ideal serta pemandangannya juga sangat indah, ditambah alamnya masih cukup asri.

Masih di tempat yang sama, Plt Kepala Kesbangpol Kabupaten Pangandaran Gumilar mengatakan, kirab bendera itu diharapkan bisa membangkitkan jiwa patriot masyarakat.

"Mudah-mudahan kegiatan serupa semakin sering dilaksanakan, baik oleh pemerintah atau pun masyarakat," ucapnya.(hiek)

KPU Kota Banjar Gelar FGD Bahas Tamasya

PANGANDARANNEWS.COM/BANJARNEWS - Komisi Pemilihan Umum (KPU ) Kota Banjar menggelar kegiatan Focus Group Discusion (FGD) terkait Tanggapan Dan Masukan Masyarakat Terhadap Dukungan Pasangan Perseorangan Dalam Pemilihan Wali Kota Dan Wakil Wali Kota Banjar Tahun 2024, bertempat di aula Hotel Mandiri Kota Banjar.(06/06)

Hadir dalam kegiatan FGD ini, diantaranya Forkopimda Kota Banjar, seluruh Camat, Lurah, Kepala Desa dan anggota Tri Bina (Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan Bina Desa dan Kelurahan) se-Kota Banjar.

Di sela-sela kegiatan Ketua KPU Kota Banjar, Muhammad Mukhlis kepada awak media mengatakan, setiap kabupaten- kota yang ada calon perseorangan harus melaksanakan sosialisasi Tanggapan dan Masukan Masyarakat (Tamasya).

Dalam tahapan calon perseorangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjar tahun 2024, kata Mukhlis, saat ini memasuki tahapan perbaikan ke 1 dan penyerahan perbaikan ke 1 dokumen syarat dukungan KPU Kota Banjar. 

"Jadwal ini dimulai dari tanggal 3 Juni sampai 7 Juni 2024 pukul 23.59 WIB," jelasnya.

Mukhlis menambahkan, tanggapan dan masukan masyarakat terhadap dukungan pasangan perseorangan dalam pemilihan Wali Kota Dan Wakil Wali Kota Banjar Tahun 2024 dimulai dari bulan Mei sampai 19 Agustus 2024.

KPU Kota Banjar sendiri, menurutnya, akan senantiasa menjaga integritas dan soliditas serta mengedepankan azas keadilan dalam pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjar yang ikut serta dalam kontestasi dan mengawal proses demokrasi yang berbudaya. 

"Mari kita mapag Pilkada Banjar 2024," pungkasnya. (tito)

Dinas Pertanian Pangandaran Terus Lakukan Pengecekan Kesehatan Hewan Kurban

PANGANDARANNEWS.COM - Untuk memastikan ketersedian dan kesehatan hewan kurban yang digunakan masyarakat,  Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Pangandaran melakukan pengawasan langsung ke sejumlah kandang penjual hewan kurban.

Dihubungi lewat sambungan telepon, Kepala Bidang (Kabid) Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Pangandaran Deni Rakhmat mengatakan, pihaknya bersama dokter hewan serta Kepolisian terus melakukan melihat langsung ke penjual hewan kurban.

Deni memastikan, kondisi kesehatan hewan-hewan kurban di Pangandaran terjamin dan kondisinya sehat sebelum disembelih nanti pas Idul Adha. 

"Pengawasan hewan kurban ini kami lakukan menyeluruh di 10 kecamatan," ungkapnya.(06/06)

Ia menyebut sudah dua minggu ini sudah berjalan Distan melakukan kunjungan ke para peternak, dan saat ini di Kecamatan Cimerak pihaknya datang ke 4 kandang atau penjual ternak.

"Dan hasilnya semua hewan tidak ada masalah, termasuk yang ada di Kecamatan Mangunjaya dan Padaherang," terangnya.

Saat ini, kata Deni  tidak ada check poin khusus untuk pengecekan hewan kurban di Kabupaten Pangandaran. Sehingga Dinas Pertanian melakukan  pengecekan langsung ke penjual dan pasar hewan.

Berbeda saat ada wabah penyakit mulut dan kuku sedang merajalela, saat itu menurut Deni sempat ada Check Point hewan kurban yang datang dari luar Pangandaran bertempat di Kecamatan Kalipucang.

Namun Deni mengaku pihaknya  belum bisa memastikan berapa tahun ini jumlah hewan kurban di Kabupaten Pangandaran, saat ini Distan baru tahap inventarisasi dan pendataan.

Ia.menambahkan, hewan kurban yang ada di Kabupaten Pangandaran kebanyakan berasal dari Jawa Tengah, namun dari Pangandaran juga ada yang dikirim keluar daerah sekitar 150 ekor dengan jenis yang akan digunakan kurban in antara lain jenis limousin, brahman, Sapu Simental dan Peranakan Ongole atau PO.

Deni juga memastikan pihaknya hingga saat ini belum menerima laporan terkait adanya hewan kurban yang terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku.

"Termasuk sapi yang kena antraks, itu juga belum ada," ucapnya.(hiek)

Cuaca Buruk Dan Gelombang Tinggi Penyebab Turunnya Tangkapan Nelayan Pangandaran

PANGANDARANNEWS.COM - Ada beberapa faktor jika hasil tangkapan nelayan mengalami penurunan,.bisa saja karena faktor cuaca, musim ikan, gelombang tinggi dan lainnya.

Hal ini disampaikan salah seorang nelayan Pangandaran, Junaedi (50), jika kondisi seperti itu pendapatan ikan pun bisa turun hingga 50 persen.

Menurut nelayan asal Jongorbatu Desa Pangandaran ini, namun ada juga jenis ikan yang biasa ada justru saat cuaca gelombang tinggi, seperti  bawal putih atau bawal hitam, cumi-cumi dan ikan lain yang berukuran besar.

"Saat ini gelombang sedang tinggi sehingga banyak nelayan terpaksa tidak melaut, namun ada juga beberapa nelayan yang memaksakan pergi," ungkapnya.

Sementara saat dihubungi lewat telepon celullernya, Kepala Dinas Kelautan Perikanan dan Ketahanan Kabupaten Pangandaran Sarlan mengatakan, gelombang tinggai atau cuaca buruk memang berpengaruh pada tangkapan ikan.karena banyak nelayan yang memilih tidak melaut.

Menurutnya, hingga bulan April  tangkapan ikan di Kabupaten Pangandaran sudah mencapai  303.508 ribu kilogram dengan nilai retribusi mencapai Rp 600 juta lebih, dari target Rp 1,50 Miliar tahun ini.

Hitungan pendapatan yang masuk ke kas daerah sebesar Rp 3,5 rupiah ini diambil dari Rp100 per satu kali transaksi di 13 Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang tersebar di Kabupaten Pangandaran, mulai dari pantai Karapyak di Kecamatan Kalipucang hingga pantai Madasari di Kecamatan Cimerak.

"Jumlah ini dari hasil revisi.per November atau Desember tahun 2023," jelasnya.(hiek)

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN