wisata alam body rafting CITUMANG PANGANDARAN

wisata alam body rafting CITUMANG PANGANDARAN

Ikut Calonkan Di Pilkada Pangandaran, Ujang Endin Segera Daptarkan Diri Ke DPC PDI Perjuangan


PANGANDARANNEWS.COM
- Walau penghelatan pemilihan kepala daerah (pilkada) masih akan dilaksanakan sekitar 7 bulan kedepan, namun "aromanya" sudah tercium sejak sekarang.

Walau tampilannya dikemas dengan ucapan sambut ramadhan atau Idul Fitria tampak deretan baliho pun terpasang hampir di sepanjang jalan, namun beberapa warga pun sudah bisa menduga-duga pemasangan baliho oleh sejumlah politisi, tokoh masyarakat dan lainnya ini tentu ada kaitannya dengan jelang Pilkada.

Saat diminta komentarnya Wakil Bupati Pangandaran Ujang Endin Indrawan yang digadang-gadang akan kembali maju pada Pilkada mendatang, menurutnya ia saat ini mungkin momen yang baik bagi sejumlah tokoh untuk sekedar menyampaikan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1445 H walau masyarakat pun sudah tahu arahnya kemana.

Disoal dirinya yang digadang-gadang akan  mencalonkan diri menjadi Bupati Pangandaran, ia membenarkan memang ia akan ikut berkontestasi pada Pilkada Pangandaran yang akan digelar bulan Nopember 2024 mendatang.

Ujang Endin mengatakan, sebagai warga sekaligus sebagai kader PDI Perjuangan ia mengaku merasa terpanggil untuk ikut membangun daerah kelahiran serta meneruskan apa yang sudah dilakukan Bupati Jeje Wiradinata.

Kemenangan dalam perolehan suara dan kursi DPRD yang diraih PDI Perjuangan, tentu ini menjadi modal utama karena ternyata masyarakat Pangandaran masih memberikan kepercayaan untuk terus melanjutkan tata kelola pemerintahan agar Pangandaran bisa melesat.

"Dan saya sebagai salah seorang kader PDI Perjuangan tentu harus bisa memberikan yang yerbaik untuk Pangandaran," ungkap Ujang Endin, saat ditemui PNews di rumahnya.(07/04)

Ia menyebut ucntuk maju dalam Pilkada Pangandaran tentu Ujang Endin pun akan mengikuti proses yang sudah digariskan partai, seperti mendaptarkan diri ke Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Pangandaran, sama seperti bakal calon (balon) lainnya baik dari internal partai atau pun eksternal.

"Insaalloh mudah-mudahan tidak ada halangan apa pun, saya akan mendaptar diri menjadi balon Bupati Pangandaran tanggal 20 April 2024 mendatang," tegasnya. (hiek)

Sepinya Terminal Tasikmlaya Dampak Banyaknya Pol Bis ?


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Sejumlah pedagang di kawasan Terminal Induk Kota Tasikmalaya mengeluhkan sepinya dagangan mereka, pasalnya menjelang libur Hari Raya Idul Fitri kondisi terminal tersebut belum banyak dipadati penumpang akibat dari banyaknya bis yang menurunkan penumpang di luar terminal.

Sebut saja, pool Budiman, Primadona, Primajasa dan beberapa perusahaan bis lainnya yang lebih memilih pool sendiri ketimbang terminal untuk naik dan turun penumpang.

Menurut salah seorang pedagang, usahanya di terminal Tasik ini terasa kembang kempis karena pendapatan setiap harinya sangat minim sekali sehingga untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga pun tidak mencukupi.

"Kenapa Pemkot Tasik terkesan kurang tagas dengan membiarkan bis-bis tidak menurun dan menaikan penumpangnya di terminal," ucapnya.

Saat musim marema jelang lebaran ini dia mengaku rata-rata hanya memperoleh sekitar Rp100 ribu per harinya, pendapatan ini sama seperti pada hari-hari biasa.

Ia menambahkan, karena terminalnya masih sepi maka pembelinya pun tidak banyak, dan ini diakibatkan karena penumpang lebih memilih turun di masing-masing pool bis menunggu jemputan keluarga.

Ia pun mengaku sekarang hanya bisa pasrah dengan kondisi ini, padahal kalau Pemkot Tasik mengeluarkan kebijakan yang mewajibkan kendaraan umum masuk dan menurunkan penumpang di terminal mungkin para pedagang yang menempati kios-kios di terminal pun akan terbantu.

Saat dikonfirmasi, Kepala UPTD Terminal, Asep Nurudin mengatakan, keadaan ini mungkin karena penumpang sendiri merasa lebih nyaman untuk naik dan turun di pool.

Asep menyebut, Terminal Tasikmalaya merupakan terminal terbesar di Jawa Barat yang dibangun di atas lahan seluas 7.5 hektar. Jadi tak pengusaha angkutan masyarakat pun seharusnya menyadari bahwa Tasikmalaya mempunyai terminal terbesar di Jawa Barat yang bisa dimanfaakan masyarakat pada sektor angkutan umum jalan raya sehingga terminal pun bisa lebih hidup lagi.

"Dan dengan sendirinya para pedagang pun akan ikut kecipratan dampaknya," kata Asep. (anwarwaluyo)

Jeje Menyebut, Bupati-Wakil Bupati Pangandaran Yang Akan Datang Harus Kreatif

Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata

PANGANDARANNEWS.COM
- Fondasi pembangunan daerah sudah hampir selesai, sehingga ke depannya akan agak ringan untuk meneruskannya.

Demikian disampaikan Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata, saat menghadiri acara buka puasa bersama sejumlah awak media, bertempat di Rumah Makan Mina Famili di kawasan Kampung Turis pantai Pamugaran.(06/04)

Artinya, kata Jeje, siapa pun nanti yang akan menjadi Bupati Pangandaran harus kreatif untuk mencari apa saja yang masih kurang dan harus dikerjakan, sehingga Pangandaran Hebat pun bisa segera terwujud

"Hingga saat ini pembangunan infra struktur jalan sudah mencapai 91 persen lebih," ucapnya.

Jeje mengaku ia sengaja tidak menyelesaikannya hingga 100 persen, karena untuk memberi kesempatan pada Bupati-Wakil Bupati Pangandaran yang akan datang untuk menuntaskan sisa yang masih sekitar 9 persen tersebut.

Tak hanya itu, menurutnya sektor lainnya pun seperti pendidikan, penataan kawasan wisata, pembangunan Puskesmas sudah ada di tiap kecamatan. Dan mungkin yang tersisa hanya beberapa saja, salah satunya pembangunan Pasar Desa Pananjung.

"Dalam sektor pengentasan kemiskinan Kabupaten Pangandaran berhasil menurunkan hingga sekitar 7 persen dan menjadi ranking ketiga di Jawa Barat," akunya.

Bahkan Jeje menyebut, ia pernah diminta untuk menjadi pembicara di tingkat nasional terkait bagaimana mengatasi kemiskinan ini karena melihat keberhasilan Pemkab Pangandaran dalam menekan angka kemiskinan.

"Mungkin nanti ke depan akan ada yang menyanyikan lagu Rhoma Irama, kalau sudah tiada baru terasa," selorohnya.

Saat disoal siapa yang akan maju pada Pilkada Kabupaten Pangandaran dari PDI Perjuangan, Jeje yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pangandaran mengatakan, saat ini partainya membuka pendaftaran yang dibuka untuk siapa saja yang akan maju di Pilkada mendatang.

"Silahkan bagi siapa saja bisa mendaptar," tegasnya.(hiek)

Menyusuri Semerawutnya Pusat Perbelanjaan Di Kota Tasik


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Jelang hari raya idul Fitri 1445H tampak di kawasan perbelanjaan jalan HZ. Mustofa kota Tasikmalaya

mulai diserbu dan dipadati pengunjung. Hal ini tentunya membawa berkah tersendiri bagi pedagang pakaian musiman dan pedagang lainnya.

Pedagang pakaian musiman tersebut mulai berjejer di sepanjang jalan HZ Mustofa dengan membuka lapak dagangannya menggunakan tenda portable di bahu jalan, hingga sering terjadi kemacetan.

Tak hanya itu, trotoar yang diperuntukan para pejalan kaki pun tampak padat oleh lapak para pedagang akibatnya pejalan kaki pun terpaksa harus berjalan di tengah jalan, karena bahu jalan selain terimbas lapak pedagang juga dijadikan area parkir kendaraan.

Tak hanya HZ Mustofa, Jalan di jalan Pasar Wetan tak kalah semerawut oleh para pedgang pedagang yang memanfaatkan musim marema jelang lebaran.

Salah seorang pengunjung asal Ciamis, Rina (28) mengakui  penjualan pakaian saat jelang  lebaran, di pusat-pusat perbelanjaan kondisinya selalu seperti ini.

Rina menyayangkan karena tak hanya kondisi membuat semerawut Kota Tasik, tampak sampah-sampah pun berserakan di sepanjang trotoar yang seharusnya menjadi kawasan pejalan kaki.

"Kondisi ini tentu terkesan kurang tertib dan kurang indah dipandang mata," ungkap Rina.(05/04)

Rina pun berharap Pemkot Tasikmalaya bisa menata ketertiban para pedagang musiman ini, karena trotoar hak pejalan kaki pun turut "dirampas" pedagang.

"Beginilah kalau kesadaran  warga  tentang ketertiban kurang, ditambah tidak adanya ketegasan dari petugas," ucapnya. (anwarwaluyo)

IDA Camp #5 Pangandaran Bangkitkan Jiwa Kerelawanan Pemuda Indonesia


PANGANDARANNEWS.COM
- Kemah Adaptasi Bencana (IDA Camp) #5 tengah berlangsung di Masjid Besar Al-Istiqomah Pangandaran, acara ini dibuka pada Senin tanggal 1 April 2024 lalu ini dihadiri stakeholders dari berbagai Lembaga Tinggi Negara, Kementrian serta Badan dari level Nasional, Provinsi maupun Lokal Kabu Pangandaran.

Dalam kegiatan ini juga tampak hadir Menparekraf RI yang diwakili staf Ahli Menteri Parekraf Bidang Manajemen Krisis, Menteri Kesehatan RI, diwakili Kepala Pusat Krisis Kesehatan RI, Menteri ESDM RI, diwakili peneliti PVMBG - Badan Geologi RI, perwakilan Kapolri, Kepala BMKG RI, Pangdam III/Slw, Kapolda Jawa Barat, Kalak BPBD Jawa Barat dan Kakansar Jawa Barat yang diwakili serta Sekretaris Jenderal JATMAN Pusat, Dr. K.H. Mashudi, M.Ag.

Selain sejumlah institusi, hadir juga perwakilan dari Pondok Pesantren dan Masyarakat Adat, BPP HIPMI, IKAL Lemhanas Jawa Barat, Tagana Kab. Pangandaran, FKDM, PHRI, KOSAN, MMM, FUN, dan FTH.

Komandan Tim Gabungan Indonesia Disaster Adaptive (IDA), dr. Ahmad Nurahdi, kepada sejumah awak media menyampaikan, ia bersyukur atas dukungan yang datang dari multipihak dalam lingkup pentahelix yang urunan untuk mewujudkan IDA Camp.

Untuk mewujudkan terlaksananya kegiatan ini, sejak dilaksanakannya IDA Camp pertama detik hari ini, ia mengaku, para relawan tidak pernah menunggu turunnya anggaran dari pihak manapun untuk bisa melaksanakan kegiatan. IDA Camp terwujud.

Artinya, kata Nurahdi, kegiatan ini murni atas kesadaran dan kerelawanan berbagai pihak yang mendukung terwujudnya acara ini, apa yang dapat mereka sumbangkan untuk kesuksesan kegiatan IDA Camp ini seperti BNPB yang meminjamkan beragam infrastuktur kemah adaptasi, TNI yang memobilisasi peserta dan mensupport kepanitiaan lokal, Polri yang mempermudah dan mengawal dipenuhinya syarat-syarat perizinan, Kementrian dan Badan yang menyediakan narasumber, serta peserta dengan kerelawanannya dan Media, Akademisi serta Pengusaha yang menyumbangkan apa yang dimilikinya untuk turut meningkatkan kesadaran masyarakat agar dapat terus berprilaku adaptif dalam menghadapi berbagai ancaman bencana yang ada di sekelilingnya.

Ahmad menjelaskan, pihaknya merasa bahwa giat ini merupakan upaya Bangsa Indonesia, untuk beradaptasi dengan cara-cara baru dalam menyelesaikan ragam permasalahan yang melanda negeri ini, diantaranya yaitu masalah kesadaran Masyarakat untuk terus beradaptasi terhadap ancaman Bencana Alam.

Secara khusus, Nurahdi juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya bagi Kodam III/Siliwangi, Korem 062/Tarumanagara, dan 4 Kodim yang sudah mengirimkan pesertanya yang dengan penuh kesabaran datang jauh-jauh ke Kabupaten Pangandaran.

Ia juga memberikan penghargaan dan rasa terimakasih kepada untuk Dandim 0612/Tasikmalaya beserta jajarannya, Dandim 0613/Ciamis beserta jajarannya, yang tahun lalu mendapat predikat sebagai peserta terbaik serta tahun ini masih menunjukkan perilaku yang paling adaptif dan kooperatif.

"Juga kepada seluruh jajaran dan keluarga besarnya Kodim 0645/Pangandaran karena telah menjadi Tuan Rumah yang luar biasa serta mendukung sepenuhnya terselenggaranya IDA Camp #5 Pangandaran," ucap Nurahdi.

Puskris Kemenkes RI Latih Tenaga Cadangan Kesehatan di IDA Camp #5 Pangandaran


PANGANDARANNEWS.COM
- Pusat Krisis Kesehatan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, melatih calon tenaga cadangan kesehatan pada hari ke-3 giat Kemah Adaptasi Bencana (IDA Camp) #5 Pangandaran.(03/04)

Menurut Komandan Tim Gabungan Indonesia Disaster Adaptive (IDA), dr. Ahmad Nurhadi, pihaknya merasa bersyukur karena Kementerian Kesehatan melalui Pusat Krisis Kesehatan telah memberikan perhatian penuh dan luar biasa kepada para relawan se-Jawa Barat, dengan mengirimkan utusan untuk menghadiri IDA Camp #5 sekaligus memberikan materi kepada para peserta. 

"Saya ucapkan terimakasih kepada Kementerian Kesehatan dalam hal ini Pak Menteri Kesehatan dan Kepala Pusat Krisis Kesehatan Dr. Sumarjaya, SKM, MM, MFP, CFA," ungkapnya kepada wartawan.

Ahmad menjelaskan, 2 utusan dari Kapuskris, dr. Eko Mediastianto, M.Epid, dan Syamsul Ahmad, S.Kep yang hadir di IDA Camp #5 Pangandaran yang menjelaskan terkait peran Pusat Krisis Kesehatan dalam upaya mitigasi kebencanaan dan juga dalam kegiatan tanggap darurat bencana di Indonesia.

Puskris juga, menurutnya, memiliki program yang beririsan dengan IDA Camp, yaitu Tenaga Cadangan Kesehatan (TCK), dan Puskris pun mencanangkan program untuk memberi pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) untuk 3.000 masyarakat awam di Provinsi Jawa Barat. 

Hal ini, ucap Ahmad, tentu sangat beririsan dengan kegiatan IDA Camp karena bisa melatih kader-kader yang disiapkan untuk menjadi fasilitator dan relawan di 8 Klaster Kebencanaan, diantaranya Klaster Kesehatan.

"IDA memiliki ratusan relawan yang bergerak di bidang klaster kesehatan yang tersebar di seluruh Jawa Barat, diantaranya tergabung dalam relawan BKPRMI, Lidzikri, Healers, dan FUN Terapis_Herbalis," jelas Ahmad. 

Ahmad menjelaskan, sejak dulu pihaknya menginginkan adanya pelatihan dan peningkatan kapasitas untuk relawan-relawannya, dan saat hal ini disampaikan pada utusan Kapuskris, ternyata ada ha yang menggembirakan karena mendengar bahwa Puskris menyiapkan pelatihan dan peningkatan kapasitas bagi TCK, dan bahwa relawan kami memenuhi syarat untuk didaftarkan menjadi TCK di Jawa Barat.

"Sayaberharap ke depan pihaknya dapat terus bekerja sama dengan Puskris serta bisa bersinergi untuk mewujudkan Jawa Barat dan Indonesia yang tangguh di bidang kebencanaan, khususnya untuk klaster kesehatan," tegasnya.(yusupsidik)

Pada IDA Camp#5, Tagana Kabupaten Pangandaran Masak Untuk 1000 Marbot Masjid Muda se-Jabar


PANGANDARANNEWS.COM
- Pelaksanaan Kemah Adaptasi Bencana (IDA Camp) #5 se-Jawa Barat, yang dilaksanakan di Kabupaten Pangandaran, menyisakan kisah-kisah heroik para relawan. Seperti kisah Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Pangandaran.

Tagana yang baru saja pulang usai melaksanakan tugas membantu korban banjir di Kabupaten Demak, langsung sigap membantu pelaksanaan IDA Camp #5 Pangandaran dengan mendirikan tenda dapur umum dan dengan sukarela memasak untuk para relawan lainnya dan juga untuk peserta.

Seperti disampaikan Komandan Tim Gabungan Indonesia Disaster Adaptive (IDA), dr. Ahmad, ia mengaku sangat terbantu dan terinspirasi oleh jiwa kerelawanan kawan-kawan TAGANA Pangandaran yang menyaksikan langsung semangat Tagana walau masih lelah karena baru selesai bertugas selama 2 minggu di bulan ramadhan ini.

"Namun mereka langsung dengan sigap kembali melayani para peserta IDA Camp #5 Pangandaran," kata Ahmad kepada wartawan, sebelum pelaksanaan latihan simulasi bencana Tsunami pada giat IDA Camp.(03/04)

Menurut Ahmad, di tengah rasa lelah dan dalam kondisi puasa sekitar 25 orang relawan Tagana Dinsos Kabupaten Pangandaran tampak dengan semangat memasak ribuan porsi makanan untuk para relawan dan peserta IDA Camp #5 Pangandaran, bahkan bukan hanya tenaga namun mereka juga ikut urunan bahan makanan.

"Dengan rela mereka meyisihkan sedikit rezeki untuk menjamu para relawan dan marbot yang datang dari seluruh Jawa Barat." ucapnya.

Selain Heroisme Tagana, Ahmad juga menyebut kontribusi dari PSC 119 Dinkes Kabupaten Pangandaran, PMI dan FKDM Pangandaran juga segenap relawan bencana se-Kabupaten Pangandaran, yang turut berperan serta mensukseskan jalannya IDA Camp #5 Pangandaran.

Bersama ambulan, PSC 119 dan PMI setiap hari stand by secara bergantian melaksanakan sebagai tim medis untuk memastikan para peserta IDA Camp tetap sehat dan senantiasa fit dalam mengikuti berbagai kegiatan di IDA Camp.

Ahmad juga menyampaikan penghargaan dan terimakasih kepada Polda Jawa Barat dan Polres Pangandaran, yang secara sukarela telah membantu mengawal para relawan, memenuhi syarat-syarat perizinan dan memastikan IDA Camp #5 Pangandaran bisa berjalan sebagaimana mestinya.

"Sejak awal pengurusan perizinan, kami dikawal terus oleh Satintelkam Polres Pangandaran dan juga Direktorat Intelkam Polda Jawa Barat, agar segala syarat perizinan dapat kami penuhi," jelas Ahmad.

Tak hanya Polda Jabar dan Polres Pangandaran, bahkan kata Ahmad, Kapolri juga turut mengirimkan utusan pada acara pembukaan giat IDA Camp #5 Pangandaran.

Ahmad  juga menyebut Peran Sekjen JATMAN, Dr. K.H. Mashudi, M.Ag., dan juga Rais Am JATMAN, Habib Muhammad Luthfiy Ali bin Yahya, sebagai sokoguru yang senantiasa mendorong para pemuda, untuk senantiasa berperilaku adaptive, dengan dasar kerelawanan, untuk Indonesia Emas 2045.

Kiai Mashudi yang mengajarkan agar terus membuat event-event kepemudaan seperti ini, tanpa bergantung kepada proposal permohonan dana sedikitpun.

Kiayi Mashudi dan Abah Soma Suparsa, menurutnya, adalah guru-guru yang senantiasa mengajari untuk terus menggunakan jiwa kerelawana dalam setiap pergerakan.

"Beliau-beliau inilah yang selalu mengajarkan kami untuk terus mencintai TNI dan Polri serta agar terus menjaga keutuhan NKRI," pungkasnya.(yusupsidik)

Walau Belum Full, jelang Libur Lebaran Hunian Hotel Di Pangandaran Sudah Mulai Terisi


PANGANDARANNEWS.COM
- Jelang libur Idul Fitri 1445 H tingkat hunian hotel di obyek wisata pantai Pangandaran tampak sudah mulai ada peningkatan, walau pun belum terisi full.

Seperti disampaian Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indoenesia (PHRI) Kabupaten Pangandaran Agus Mulyana, jelang libur lebaran tahun 2024 ini kamar hotel di kawasan wisata Pangandaran sudah mulai banyak yang melakukan pemesanan (booking)

"Hingga saat ini hunian hotel jelang lebaran untuk bookingan sudah cukup tinggi," terang Agus.(04/03).

Kata Agus, saat ini hotel-hotel belum full, mungkin mendekati hari lebaran atau pasca lebaran semua hotel biasanya akan terisi penuh.

Saat ini, kata Agus, memang banyak hotel di Pangandaran yang bookinganya  untuk H+2 libur lebaran, namun diprediksi  puncaknya arus kunjungan atau hunian hotel akan terjadi pada H+2.

"Namun kunjungan wisatawan diperkirakan tidak akan sebanyak tahun kemarin. karena tahun ini libur sekolah tidak panjang," imbuhnya.

Untuk menjaga keamanan tamu pengunjung hotel, Agus mengaku pihaknya sudah memberikan himbauan ke masing-masing management hotel untuk menyiapkan security, walau pun tidak semua hotel mampu untuk membayar security khususnya untuk hotel yang masih non bintang atau dulu disebut kelas melati.

Ia juga meminta pada tamu hotel agar selalu waspada dan tetap menjaga barang berharga saat ada di hotel maupun kawasan wisata, karena sulit mendeteksi pelaku kejahatan yang ada di sekeliling kita.

"Pihak hotel juga harus selektif saat ada hal hal yang mencurigakan, karena kejahatan apapun bisa diakukan oleh siapapun," tegasnya.(hiek)

Isi Kegiatan Di Bulan Suci, Pemdes Sarimanggu Safari Ramadhan Ke Dusun-Dusun


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Selama bulan suci Ramadhan 1445 H tahun 2024 Pemerintah Desa (Pemdes) serta jajaran BPD Sarimanggu Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya, melaksanakan kegiatan safari ramadhan.

Jajaran pemdes Sarimanggu ini berbair dengan para alim ulama, tokoh masyarakat, camat atau sekmat, Karangtaruna dan unsur lainnya ikut larut dalam.kegiatan di bulan suci ini.

Seperti disampaikan Kepala Desa Sarimanggu, Indra,  pelaksanaan Safari Ramadhan ini sudah rutin dilaksanakan setiap tahun di bulan ramadhan.

“Dalam pelaksanaannya kami berkeliling ke dusun-dusun yang ada di dalam wilayah Desa  Sarimangu," terangnya.(03/04)

Selain kegiatan Safari Ramadhan ke sejumlah masjid/musholla di semua dusun, Menurutnya ia juga turut melakukan kegiatan berbuka puasa bersama warga.

"Tak lupa kami juga ikut melaksanakan sholat tarling berjama’ah bersama masyarakat," ucapnya.
  (anwarwaluyo)

Jelang Libur Lebaran 1445 H, Ratusan Personel Gabungan Kabupaten Pangandaran Gelar Apel Bersama


PANGANDARANNEWS.COM
- Untuk menyambut liburan Hari Raya Idul Fitri 1445 H, pagi tadi sejumlah personel gabungan yang terdiri dari unsur TNI POLRI, Dishub, SatPol PP,  penjaga pantai dan organisasi masyarakat di Pangandaran, menggelar apel Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat 2024, bertempat di Alun-alun Parigi. (03/04).

Pada kesempatan tersebut Bupati, Wakil Bupati didampingi Kapolres Pangandaran dan Dandim 0625 Pangandaran mengecek kesiapan seluruh personel peserta apel serta melakukan penyematan pita ke perwakilan anggota dari masing-masing instansi.

Dalam sambutannya Kapolres Pangandaran, AKBP Imara Utama, menyampaikan, untuk pelaksanaan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat tahun 2024 ini didukung oleh ratusan personel gabungan, antara lain dari Polri 248 personel, TNI 100 personel, SatPol PP 50 personel, Subdenpom 10 personel ditambah puluhan anggota dari Dinas Perhubungan Kabupaten Pangandaran.

"Dalam pelaksanaan pengamanan ini kita berkolaborasi sehingga diharapkan Lebaran tahun ini masyarakat merasa nyaman dan aman," ucap Kapolres.

Walau Pangandaran tidak berada pada jalur mudik, namun menurut Kapolres, Pangandaran masih menjadi magnet para wisatawan untuk menikmati liburannya  dari dalam maupun luar Jawa Barat.

"Kalau persoalan macet, itu tentatif dan relatif, namun diharapkan wisatawan yang datang ke Pangandaran bisa berlibur dengan aman dan nyaman," ucapnya.

Namun untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas, Kapolres menyebut, pihaknya bersama TNI sudah membentuk sejumlah pos yang berada di sekitar titik-titik rawan di jalan raya nasional menuju Pangandaran.  

"Kita juga membuat himbauan agar masyarakat yang akan ke Pangandaran agar berhati-hati sehingga tidak terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan," kata Kapolres.

Sementara Dandim 0625 Pangandaran, Letkol Indra Mardianto Subroto, M.IP menambahkan, kehadiran serta partisipasi TNI dalam Apel Gelar Pasukan Kepolisian Terpusat Ketupat 2024 ini merupakan bagian dari komitmen TBI untuk ikut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang Idul Fitri.

Dan ia juga mengaku siap bekerja sama dengan pihak Polri serta instansi terkait lainnya untuk memastikan kelancaran perayaan Idul Fitri tahun ini, sehingga masyarakat pun bisa aman dan nyaman dalam di hari raya lebaran ini.

"Dengan adanya kerjasama antara TNI, Polri, Dishub, dan Satpol PP, diharapkan persiapan menjelang Idul Fitri 1445 Hijiriyah dapat berjalan lancar serta tercipta rasa aman bagi seluruh masyarakat," tegasnya.(hiek)

 

wisata alam CITUMANG BODY RAFTING PANGANDARAN

wisata alam CITUMANG BODY RAFTING PANGANDARAN