Ribuan Masyarakat Meriahkan Jalan Sehat Jelang HUT Milangkala Kabupaten Pangandaran Ke 11 Tahun


PANGANDARANNEWS.COM
- Ribuan masyarakat membanjiri  Lapang Procit Karang Pawitan Kecamatan Padaherang untuk ikut kegiatan jalan sehat dalam rankaian kegiatan memeriahkan jelang Hari Jadi Kabupaten Pangandaran yang ke 11.(10/10)

Pada kegiatan gerak jalan sehat yang dibuka langsung oleh Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata yang didampingi Wakil Bupati Ujang Endin Indrawan, tak hanya masyarakat saja namun pejabat di lingkup Pemkab Pangandaran pun ikut larut dalam kemeriahan acara ini.

Saat ditemui di sela-sela kegiatan Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata kepada PNews mengatakan, kegiatan ini merupakan rangkaian acara untuk menyambut  kan HUT Pangandaran yang ke 11.

Dalam kurun waktu 7 tahun menjadi bupati, dalam momen seperti ini Jeje mengaku ingin lebih dekat dengan masyarakat agar bisa ikut merasakan kegembiraan di usia 11 tahun Kabupaten Pangandaran.

"Apa yang masyarakat inginkan dan kondisinya seperti apa sih, dan saya mengatakan jelek atau bagusnya itukan  subjektipitas karena masyarakat sendiri  yang merasakan apakah pemerintahan berjalan pada on the trak atau seperti apa," ucapnya.

Ia berharap dengan kondisi ini tentu akan menjadi bahan evaluasi ke depan, sehingga dengan demikian akan ada dinamika, ada aspirasi rakyat yang berkaitan dengan persoalan-persoalan strategis.

Intinya, kata Jeje, pada momen ini ia bisa bisa lebih mendekatkan seluruh komponen pemangku kebijakan dengan masyarakat sehingga pada ujungnya tentu semuanya pun akan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

"Nanti juga kita bisa mendengarkan langsung apa sebenarnya yang kurang selama ini dirasakan masyarakat karena kata kita bagus belum tentu menurut rakyat, nah itu yang sedang kita evaluasi," terangnya.

Dalam momen milangkala ini banyak kegiatan yang melibatkan masyarakat langsung, seperti ada voli, jalan santai dan lainnya.

"Jadi dalam Milangkala ini harus lebih melibatkan masyarakat sebagai pemilik kedaulatan, dan penilaian masyarakat pada kurun waktu 11 tahun ini tentunya akan menjadi bahan evaluasi kita semua," pungkasnya.(Tn)

Saat ini Raperda APBD Perubahan 2023 Kabupaten Pangandaran Dievaluasi Gubernur, Anggaran Di Setiap OPD Alami Penundaan

Ketua DPRD Pangandaran, Asep Noordin HMM

PANGANDARANNEWS.COM
-  Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Pangandaran tahun 2023 beberapa waktu lalu dievaluasi Gubernur Jawa Barat, sebelumnya RAPBD tahun 2023 ini telah mendapat persetujuan bersama antara DPRD dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran melalui Rapat Paripurna dan telah ditandatangani kedua pihak.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD Kabupaten Pangandaran Asep Noordin HMM mengatakan, usai persetujuan Raperda APBD Perubahan tahun 2023 jadi salah satu bukti harmonisasi, koordinasi dan kerjasama yang baik antara Pemerintah Daerah dengan DPRD.

Implementasi ini juga, kata Asep, sebagai wujud kepatuhan dalam menyelesaikan semua tahapan pembahasan Raperda APBD Perubahan tahun 2023 yang ditujukan untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pangangandaran.

Ia menambahkan, penyusunan Raperda APBD Perubahan tahun 2023 ini telah disesuaikan dengan arah kebijakan pokok pembangunan yang merupakan prioritas dan tertuang dalam Perubahan Kebijakan Umum APBD (KUA) dan Perubahan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) tahun anggaran 2023. 

Asep menilai, secara teknis berbagai catatan dan pertanyaan serta koreksi yang disampaikan DPRD tentang keterkaitan antara kesesuaian indikator aturan belanja serta kebutuhan pencapaian kinerja, baik pada penyampaian pandangan umum maupun melalui rapat kerja komisi dengan SKPD dan antara Badan Anggaran DPRD dengan TAPD telah dilakukan pembahasan.

“Juga ditindaklanjuti secara transparan dalam suasana saling memahami tugas dan fungsi masing-masing,” jelas Asep. (01/10)

Ia mengungkapnya, nantinya setelah ada persetujuan bersama terkait Raperda APBD Perubahan tahun 2023 ini melalui Rapat Paripurna disampaikan kepada Gubernur Jawa Barat untuk dilakukan evaluasi sesuai amanat peraturan perundang-undangan.

"Evaluasi ini bertujuan untuk menguji kesesuaian dengan peraturan perundang-undangan yang meliputi aspek teknis, material dan aspek legalitas," terangnya.

Sementara hasil evaluasi Gubernur ini kedepannya akan menjadi pedoman untuk penyempurnaan di Badan Anggaran (banggar) DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk  dituangkan pada keputusan pimpinan DPRD. Dan setelah tahapan tersebut dilakukan, maka langkah selanjutnya Raperda APBD Perubahan 2023 ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) dan diundangkan dalam lembaran daerah.

Asep juga berharap seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD )segera melakukan efektivitas pelaksanaan kegiatan tanpa mengabaikan kualitas, karena  anggaran yang disiapkan dalam APBD Perubahan 2023 adalah anggaran maksimal. Oleh karenanya, efisiensi dalam pelaksanaan belanja tetap harus memperhatikan prioritas pembangunan dan kondisi keuangan daerah.

Pihaiknya juga meminta dalam melaksanakan kegiatan di setiap OPD senantiasa memperhatikan kepatuhan dan kedisiplinan terhadap pelaksanaan pengelolaan keuangan daerah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, dan kedepan untuk penggunaan APBD Perubahan 2023 tersebut lebih fokus pada pemanfaatan dan memaksimalkan anggaran keuangan yang tersedia.

"Seluruh anggaran di setiap OPD yang bersumber dari APBD mengalami penundaan, itu dilakukan agar kondisi keuangan cepat stabil," pungkasnya. (hiek)



Pasca Kebakaran Tiga hari Lalu, Kepulan Asap Masih Terlihat di Lokasi TPA Purbahayu


PANGANDARANNEWS.COM 
- Tiga hari pasca kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Desa Purbahayu Kecamatan Pangandaran api belum juga padam, asap tebal hingga hari ini masih terlihat mengepul di lokasi kebakaran.

Dari pantauan PNews, aktifitas penyemprotan air yang dilakukan pemadam kebakaran pun masih berlangsung, sementara pembuatan sekat dengan menggunakan alat berat sudah selesai dilakukan.

Tiupan angin yang tidak terlalu besar, membuat asap dari lokasi kebakaran tidak sampai ke pemukiman warga dan jalanan umum.

Ketua Tagana Kabupaten Pangandaran Nana Suryana membenarkan, hingga hari ke-3 api masih belum bisa dipadamkan sepenuhnya karena sumber api itu ada di bawah tumpukan sampah swehuingga saat disiram api terus muncul kembali.

“Mungkin air belum tembus ke bawah, dan mungkin juga disebabkan karena titik apinya banyak sehingga  cukup menyulitkan petugas untuk melakukan pemadaman," terangnya.(09/10)

Namun kata Nana, kepulan asap yang membumbung tinggi masih aman dan tidak memberbahayakan warga  karena lokasinya jauh dari permukiman.

Nana mengtatakan, hingga saat ini api kadang kelihatan di lokasi kejadian dan asap juga terus terlihat, walau tidak separah hari kemarin saat kebakaran terjadi.

Dulu memang pernah terjadi kebakaran, namun Nana menyebut kebakaran kali merupakan kejadian terparah di TPA Purbahayu.

Sementara penyebabnya kebakaran menurutnya hingga saat ini belum bisa diketahui pasti, apakah karena suhu panas atau faktor lain.

"Di lokasi TPA Purbahayu ini setiap hari ada aktivitas pemulung," ujarnya.(hiek)


Caleg PDI Perjuangan Dapil 2 Pangandaran, Frasta Gian Pratama Berbagi Santunan di Desa Pasirgelis


PANGANDARANNEWS.COM
– Salah seorang Calon Legislatip (caleg) DPRD Kabupaten Pangandaran Daerah Pemilihan (Dapil) 2 Kecamatan Mangunjaya-Padaherang dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan), Frasta Gian Pratama), kembali menyalurkan bantuan untuk Jompo, anak yatim dan Guru ngaji di Dusun Grewing Desa Pasirgelis Kecamatan Padaherang. (06/10)

Bersama tim kemenangannya,  Frasta pun meyerahkan langsung santunan tersebut di rumah masing-masing penerima bantuan.

Di sela-sela penyaluran bantuan tersebut Frasta mengaku merasa bersyukur karena dirinya bisa berbagi pada warga lainnya, walau dengan nilai yang relatif kecil. 

"Mudah-mudahan bisa bermampaat dan dapat membantu sedikit meringankan beban masyarakat," ucapnya.

Dihubungi terpisah, Tim Kemenagan Frasta Gian Pratama menyebut pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan positif yang dilakukan Frasta, dan tim pun berharap kegiatan ini dapat menginspirasi caleg lainnya untuk melakukan kegiatan positif secara kontinyu. 

"Kami berharap agar caleg seperti Frasta dapat didukung karena telah menunjukkan kontribusi nyata bagi masyarakat," ujarnya. (isiskoswara)

Kiriman Tumpeng Dari Polsek Karangnungal Kepada Koramil Saat HUT TNI ke 78, Tunjukan Soliditas TNI-Polri Di Daerah


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Sebagai bentuk wujud soliditas antara TNI dan Polro khususnya pada momen HUT TNI ke 78, jajaran Polsek Karangnunggal Tasikmalaya yang diwakili beberapa anggotanya seperti Aiptu Iwan Gunawan, Aipda Dian Wahyudi dan Brigadir Farid mewakili Kapolsek Karangnunggal Kompol Dindin Jumardini menyambangi Mako Koramil 1215/Krn dalam rangka memberikan kejutan dan ucapan selamat HUT TNI ke 78.

Sambil mengucapkan selamat, rombongan dari Polsek Karangnunggal pun datang sambil menyerahkan nasi yang diterima langsung oleh Danramil 1215/Krn Kapten Caj Dadan Kusnadi.(06/10)

Danramil Dadan Kusnadi yang tak menyangka akan mendapat ucapan selamat, merasa senang dan dengan bercampur haru ia pun menyampaikan ucapan terimakasih atas perhatian pihak Polsek Karangnunggal.

Danramil juga menyampaikan,   mudah-mudahan melalui momen ini TNI-Polri, khususnya di wilayah hukum Kecamatan Karangnunggal semakin solid dalam melaksanakan tugas di wilayah.

"Sampaikan salam hormat kepada Bapak Kapolsek dan rekan-rekan semua, semoga sehat-sehat selalu," ucapnya. (anwarwaluyo)

Dengan Tema TNI Patriot NKRI Pengawal Demokrasi Untuk Indonesia Maju, KODIM 0625 Pangandaran Peringati HUT TNI Ke 78


PANGANDARANNEWS.COM
- Berdasarkan hasil survei dari berbagai lembaga survei di tanah air, TNI telah mendapat tingkat kepercayaan masyarakat yang tinggi baik di dalam maupun di luar negeri. TNI telah hadir dan menjalankan amanah sebagai garda terdepan sekaligus benteng terakhir Negara Kesatuan Republik Indonesia selama 78 tahun.

Demikian disampaikan Dandim 0625/Pangandaran Letkol Inf Indra Mardianto Subroto,M.IP, dalam sambutannya pada upacara Peringatan Hari Ulang Tahun TNI ke 78 yang dilaksanakan di alun-alun Parigi.(05/10)

Selain dihadiri Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata dan Wakil Bupati Ujang Endin Indrawan, HUT TNI ke 78 ini dengan tema "TNI Patriot NKRI Pengawal Demokrasi Untuk Indonesia Maju" juga turut dihadiri Kapolres Kab. Pangandaran AKBP Imara Utama, S.H.,S.I.K.,M.H, Ketua DPRD Pangandaran Asep Noordin, pimpinan dan anggota DPRD, Sekda Pangandaran Kusdiana, jajaran Forkopinda dan undangan tamu lainnya.

Dandim menyampaikan, berbagai ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan terhadap kedaulatan negara, keutuhan wilayah serta keselamatan segenap bangsa dan tumpah darah telah berhasil diatasi dengan baik.

Dandim menyebut, setelah Pandemi Covid-19 mereda, dunia saat ini sedang berusaha memulihkan diri dari krisis pangan, energi dan krisis finansial, dan situasi geopolitik dan ekonomi juga dipenuhi dengan ketidakpastian akibat konflik dan krisis di berbagai belahan dunia.

Di lingkup nasional, beragam potensi ancaman juga semakin kompleks. Untuk itu di momentum ulang tahun ke-78 TNI ini harus dijadikan sebagai bahan introspeksi untuk berbenah demi mewujudkan TNI yang profesional, modern, dan tangguh. Artinya, kekuatan TNI sebagai komponen utama pertahanan negara harus berkomitmen untuk bersinergi dengan seluruh komponen bangsa lainnya dalam mengawal demokrasi untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri, maju dan sejahtera.

Dan tema "TNI Patriot NKRI Pengawal Demokrasi Untuk Indonesia Maju" ini menurut Dandim, karena salah satu tantangan besar yang dihadapi bangsa Indonesia dalam waktu dekat adalah pemilihan umum serentak tahun 2024.

Kelancaran dan kesuksesan agenda pesta demokrasi ini ujar Dandim, akan sangat menentukan perjalanan kehidupan berbangsa dan bernegara ke depan.

"Dan untuk menyikapi kondisi tersebut para prajurit TNI dituntut untuk peka dan antisipatif terhadap dinamika dan perkembangan situasi bangsa, karena TNI berkomitmen untuk menjamin keamanan dan kelancaran dalam mewujudkan Pemilu 2024 berlangsung dengan aman, damai dan sejuk," tegasnya.


Dalam menghadapi spektrum ancaman ke depan yang semakin luas dan kompleks, kata Dandim ini tidak terlepas dari dua hal yang sangat menentukan diantaranya perkembangan teknologi dan sistem pertahanan. Dan negara akan hadir untuk terus meningkatkan kapabilitas pertahanan yang relevan dengan meperkembangan teknologi militer terkini, sehingga TNI dapat menjadi kekuatan pertahanan negara
yang modern dan mampu berperan aktif serta memiliki daya gentar tinggi di lingkungan strategis, regional maupun global.

Menurut Dandim TNI juga harus terus melakukan adopsi, inovasi dan rekayasa teknologi mutakhir serta memberdayakan industri pertahanan global dengan memegang teguh semangat kemandirian melalui penguatan industri pertahanan dalam negeri, guna tercapainya postur TNI yang diharapkan.

"Selain itu penguatan budaya strategis prajurit TNI harus tetap menjadi pagar serta fondasi utama dalam pertahanan, yaitu TNI yang semakin profesional dan manunggal dengan rakyat," sebutnya.


Masih di tempat yang sama, Bupati Kabupaten Pangandaran dalam sambutanya menyampaikan, ia merasa bersukur karena hari ini tanggal 5 oktober semua bisa berkumpul dalam rangka memperingati hari TNI 78 tahun 2023.

Kata bupati, sejatinya peringatan ini bukan hanya simbolis, namun harus menjadi momen untuk bisa tetap mengenang sejarah perjuangan yang luar biasa yang dilakukan TNI demi menjaga kedaulatan dan keamanan negara.

Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Pangandaran, ucap bupati, pihaknya mengucapkan Dirgahayu TNI ke 78.

"Kami mengucapkan terimakasih kepada seluruh prajurit TNI atas dedikasi, loyalitas dan profesionalisme yang telah ditunjukkan selama ini," kata bupati.(*)

Semarak Baliho Caleg Terpasang Di Pohon Ganggu Keindahan Kota ?


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Jelang perhelatan Pemilu yang akan dilaksanakan tahun 2024 mendatang, hampir di sejumlah sudut tempat dibanjiri spanduk atau gambar, baik calon legislatip (caleg) atau pun calon presiden (capres)

Dari pantauan PNews, hal ini tampak pula di hampir sepanjang jalan di Kota Tasikmalaya, dengan didominasi gambar-gambar calon tersebut terpasang di pohon-pohon.

Pepohonan yang tumbuh subur di pinggir menjadi sasaran empuk dijadikan tempat pemasangan poto calo, sehingga terkesan semrawut dan tak beraturan.

Poster tersebut sebagai Alat Peraga Kampanye (APK) dari para bakal calon ini tiap hari terus menjamur di Kota Tasikmalaya, walau pun tahapan masa kampanye belum resmi berlaku.

Salah seorang warga Kota Tasik yang enggan ditulis namanya mengaku prihatin melihat hal ini, karena sejumlah pohon yang tumbuh menghiasi jalan-jalan telah menjadi "korban politik".

"Apalagi cara pemasangan baliho ini menggunakan paku-paku besar yang ditamcapkan di batang pohon," ucapnya.(04/10)

Ia juga menyesalkan karena kondisi ini jelas selain mengganggu keindahan kota juga merusak lingkungan yang ada.


Ia pun menyebut melihat sebuah papan iklan besar berisi wajah caleg yang bisa dilihat dari jarak sekitar 100 meter, tentu ini sangat menganggu estetika perkotaan.

Ia mengatakan, mungkin yang memasang baliho tersebut tak mengetahui aturan atau pura-pura tidak tahu. Atau lebih parahnya lagi mungkin tak mempunyai kepedulian terhadap lingkungan.

"Saya berharap Bawaslu bisa lebih tegas lagi pada para kontestas atau caleg, sehingga tidak menganggu kepentingan publik," ujarnya. (anwarwaluyo)

Hingga Bulan September Polres Pangandaran Berhasil Ungkap 30 Kasus Narkoba


PANGANDARANNEWS.COM
  - Dalam Press realese yang digelar di aula Polres, Satnarkoba Polres Pangandaran berhasil mengungkap 4 kasus narkoba di Kabupaten Pangandaran.(04/10)

Seperti disampaikan Kapolres Pangandaran AKBP Imara Utama SH SIK, dari 4 kasus narkoba tersebut antara lain penyalahgunaan sediaan farmasi jenis obat tarmadol, Hexymer dan Trihexyphenidyl sebanyak 2 kasus, penyalahgunaan narkotika jenis ganja dan penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu.

Untuk tersangka kaus obat tramadol Hexymer dan Trhexyphenidyl, sebut Kapolres, pihaknya berhasil mengamankan tersangka PJL (25) warga Kecamatan Sidamulih berjenis kelamin perempuan dan PN (29) warga Kecamatan Kalipucang.

"Dan seorang lagi warga Aceh berinisial MH (30), dalam kasus sejenis," ungkap Kapolres.

Kapolres menyebut, dari tersangka PJL dan PN Polres Pangandaran berhasil mengamankan 15 jenis tarmadol sebanyak 70 butir, Hexymer dan 30 jenis trihexyphendyl. 

"Sementara dari MHL disita 203 butir  dextro, 187 butir tramadol, 12 butir Thrihexyphenidyl dan 3900 Hexymer," imbuhnya.

Ia menambahkan, pihaknya juga berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan ganja seberat 15,07 gram dengan tersangka EA (23) warga Kabupaten Ciamis dan satu kasus penyalahgunaan jenis Sabu seberat 1 miligram dengan terduga pelakunya warga Kecamatan Coblong Kota Bandung.

Kapolres juga mengatakan, untuk kasus obat Hexymer dan lain-lain dikenakan pasal 435 jo pasal 436 UU RI Nomor 17 tahun 2003 tentang kesehatan dengan ancaman hukuman 5 tahun hingga 12 tahun penjara. 

Sementara pelaku EA dalam kasus ganja, kata Kapolres, dikenakan pasal 111 ayat (1) jo pasal 114 ayat (1) UU Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan hukuman 12 tahun penjara. 

"Sementara untuk tersangka SU dalam kasus sabu, dikenakan pasal 60 ayat (1) Huruf B Jo Pasal 62 UU Republik Indonesia, dengan ancaman hukuman 4 tahun hingga 20 tahun penjara," jelasnya.

Masih di tempat yang sama Kasat Narkoba Polres Pangandaran AKP Juntar Hutasoit menambahkan, hingga bulan September ini Polres Pangandaran telah berhasil mengungkap 30 kasus penyalahgunaan narkoba, 

"Kebanyakan penyalahgunaan  sabu," jelasnya.(hiek)

Deklarasi Anti Perundungan Di MTsN 4 Pangandaran Disambut Antusias Para Orang Tua Siswa


PANGANDARANNEWS.COM
- Maraknya pemberirtaan di media sosial terkait perundungan yang terjadi di dunia pendidikan menjadi perhatian semua pihak, termasuk kekhawatiran para orangtua siswa dan juga para guru pengajar di setiap sekolah.

Untuk mengatisipasi hal tersebut pihak sekolah tentu harus mampu memberikan perhatian ketat pada para peserta didiknya, seperti yang dilakukan Mts Negeri 4 Pangandaran.

Bertempat di lingkungan kampus MTs Negeri 4 di Desa Sindangjaya Kecamatan Mangunjaya, digelar deklarasi anti perundungan dan bersih narkoba.(03/10)

Pada kegiatan dalam rangka mencegah perundungan seperti yang sedang viral di media sosial saat ini, langdung dihadiri pihak kepolisian, anggota DPRD dari fraksi PPP H Asikin, para pengajar dan seluruh orang tua siswa.

Ditemui di sela-sela kegiatan, kepada PNews Guru Bidang Kesiswaan MTs N 4 pangandaran Nurcholis S.Ag menjelaskan,
kegiatan ini dalam rangka mencegah terjadinya kekerasan, perundungan dan terhindar dari bahaya peredaran obat-obat terlarang terhadap siswa.

"Kami pihak sekolah sengaja menghadirkan Polri agar dapat menyampaikan dari sisi regulasi dan aturan perundang undangan tentang kekerasan dan narkoba ini," ungkapnya.


Masih di tempat yang sama Babin Kamtibmas dari Polsek Padaherang, Briptu Bagus Dwi Huda
menambahkan, tugas pencegahan ini tentunya bukan hanya kewajiban kepolisian saja tapi juga merupakan kewajiban  semua pihak, baik itu orang tua siswa  maupun para dewan guru di sekolah.

"Keterbatasan anggota kepolisian yang bertugas merupakan salah satu dasar utama pengawasan pencegahan yang harus melibatkan semua pihak," jelasnya.

Sementara menurut salah seorang orangtua siswa, Ismail Sidik ( 42), ia mengaku sangat antusias dan mendukung kegiatan ini karena kegiatan paling tidak dapat meringankan kekhawatiran para orang tua pada kejadian perundungan dan bahaya narkob.

Ia juga berharap, mudah-mudahan deklarasi anti perundungan dan bersih narkoba ini bisa mengantisipasi kejadian tersebut.

"Saya benar-benar miris  melihat kejadian yang akhir-akhir ini terjadi pada siswa di lingkungan sekolah," akunya.(Tn)

Pemkab Ciamis Terus Tata Taman Raflesia, Warga Pun Semakin Nyaman


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Warga Kota Ciamis merasa senang sekaligus bangga, pasalnya kini alun-alun Taman Raflesia yang terletak di tengah kota semakin indah dan nyaman untuk dikunjungi.

Seperti disampaikan warga Pulomaju, Wilsa Ilham Fadilah, pasca renovasi sekarang Taman Raflesia semakin cantik dan semakin tertata rapih.

"Kondisinya sangat berbeda sekali setelah dilakukan renovas," ungkap Wilsa.(03/10)

Kini masyarakat Ciamis pun, kata Wilsa, tidak usah keluar kota lagi jika hanya ingin refreshing atau melepas penat dari kesibukan sehari-hari. Apalagi di sekeliling Taman Raflesia banyak para pelaku UMKM yang menawarkan aneka dagangannya, mulai dari makanan dan minuman hingga oleh-oleh yang bisa dibawa pulang.

Wilsa yang asli warga Ciamis ini pun mengaku merasa bangga dengan upaya yang dilakukan Pemkab Ciamis yang mampu mengoptimalkan potensi taman kota ini, sehingga selain menjadi ruang publik, Taman Raflesia ini juga mampu menggeliatkan perekonomian masyarakat.

"Salah satunya bisa menjadi tempat pelaku UMKM dalam menjual produknya," ucapnya.

Namun Wilsa juga menyesalkan di Taman Raflesia ini tidak tersedianya lahan parkir yang luas serta kurang tertatanya lapak pedagang, sehingga pengunjung pun terpaksa memarkirkan kendaraannya di bahu jalan. Tentu ini selain terjadi penyempitan lebar jalan, parkir yang tertata ini bisa mengganggu lalu-lintas.

Ia berharap, ke depannya pihak pengelola bisa menyediakan lahan parkir yang representatip sehingga pengunjung pun semakin merasa aman dan nyaman.

"Mudah-mudahan Pemkab Ciamis bisa memperhatikan hal ini," imbuhnya. (anwarwaluyo)

Jajaran Kodim 0625/Pnd Dan Masyarakat Peringati Maulid Nabi Di Masjid Al-Fallah Cintakarya


PANGANDARANNEWS.COM
-Bertempat di Masjid Al Fallah Desa cintakarya Parigi, Dandim 0625/Pangandaran Letkol Inf Indra Mardianto Subroto,M.IP, ajak jajaran hadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, 1445 H/2023 M.(02/10)

Dalam kegiatan yang diisi tausiah oleh Ustad Munir, juga dihadiri Kasdim, Perwira Staf, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLVIII Dim 0625 Ny. Nuning Indra dan anggota, seluruh anggota Makodim, dan anggota seluruh Koramil.

Saat dijumpai PNews, Dandim menyampaikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bertujuan untuk lebih meningkatkan dan memantapkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.

"Selain itu kegiatan peringatan maulud ini untuk mengikuti sunnah Rossul, sehingga diharapkan kita dapat menerapkan saat menjalankan tugas sehari-hari  di lingkungan masyarakat," Ujar Dandim.(hiek)


Ketua KPU Pangandaran Sebut, Dana Hibah Pilkada Paling Besar Digunakan Untuk Tenaga Honor Badan AdHoc

Muhtadin
PANGANDARANNEWS.COM – Usai  mengikuti kegiatan Kirab Pemilu 2024, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangandaran Muhtadin kepada sejumlah awak media mengatakan, Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) untuk Pilkada 2024 saat ini sudah menunjukan titik terang.

Ia menyebut, nilai yang diusulkan hampir disepakati sebesar Rp 25 Miliar dan ditambah dana sharing dari Pemprov Jawa Barat sebesar Rp 8 Miliar, jadi totalnya sekitar Rp 33 Miliar lebih.

“Nilai yang diusulkan ini sebenarnya mengalami kenaikan dibanding Pilkada tahun lalu, sebesar Rp 32 miliar," jelasnya.

Hibah untuk Pilkada tahun 2024 ini, kata Muhtadin, sebagian besar akan digunakan  untuk honor badan adhoc, PPK, PPS sampai KPPS, mengingat jumlah TPS di Kabupaten Pangandaran sangat banyak, artinya jumlah penyelenggaranya yang banyak.

Ia merinci, dari satu TPS penyelenggara yang harus dibayar honornya ada sekitar 7 orang KPPS ditambah 2 orang PAM TPS menjadi 9 orang, tentu yang 9 orang ini tinggal dikali 850 TPS. 

“Dan ini jumlah angkanya sangat luar biasa,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan postur anggaran tahun sebelumnya juga paling besar memang untuk Adhoc, bantuan dari Provinsi tersebut untuk membayar honor PPK PPS.

“Dan untuk honor KPPS dibayar KPU Pangandaran,” ucapnya.

Saat dikonfirmasi  terkait dana hibah Pekkab Pangandaran ke KPU ini, Sekreatris Daerah (Sekda) Kabupaten Pangndaran Kusdiana kepada PNews mengatakan, saat ini ia belum bisa memberikan pernyataan soal berapa besaran dana hibah yang akan diberikan ke KPU ini.

"Saat ini saya  masih menunggu Pa Bupati, kebetulan sedang dinas luar, “ terangnya singkat. (hiek)


Dilaksanakan Selama 9 Hari, KPU Kabupaten Pangandaran Gelar Kirab Pemilu Tahun 2024

PANGANDARANNEWS.COM – Bertempat Di alun-alun Parigi, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangandaran siang tadi menggelar kirab pemilu 2024 yang dihadiri perwakilan partai politik, jajaran Forkopimda, PPK dari 10 kecamatan dan PPS yang ada di 93 desa di Kabupaten Pangandaran.(02/10)

Perjalanan kirab Pemilu 2025 sendiri mulai dari Alun-alun Parigi depan Mapolres Pangandaran menuju kantor KPU Pangandaran di Desa Cikembulan Kecamatan Sidamulih.

Kirab pemilu ini juga akan menyasar pasar tradisional untuk melakukan kampanye serta sosialisasi tentang Pemilu yang akan diselenggarakan pada tahun 2024 mendatang, dan rangkaian kirab ini akan dilaksanakan selama 9 hari.

Seperti disampaikan Ketua Komisioner KPU Pangandaran Muhtadin, pada esok hari  (3/10/2023) kirab dilaksanakan di wilayah masing-masing PPK dan PPS, lalu menyasar ke daerah terpencil.

Kirab ini, kata Muhtadin, menjadi salah satu metode sosialisasi pemilu tahun 2024, dan kirab pemilu ini juga menjadi sebuah momentum sebagai integrasi bangsa.

“Jadi kirab ini bukan hanya seremonial saja,” ungkap Muhtadin.(02/10)

Ia mengatakan, Pemilu 2024 nanti diharapkan tidak terjadi perpecahan bangsa karena sebuah perbedaan, sehingga Pemilu ini diharapkan pemilu berjalan jujur, adil, bebas dan rahasia.

Sementara dalam sambutan Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata yang dibacakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kusdiana menyampaikan, kirab pemilu ini merupakan salah satu kegiatan penting sebagai wahana sosialiasasi agar masyarakat mengetahui bahwa tahapan pemilu sudah mulai berjalan. Dan diharapkan masyarakat pun dapat lebih meningkatkan partisipasi politik pada pemilu di tahun 2024, dengan harapan seluruh peserta pemilu dapat bersatu menuju suksesi penyelenggaraan pemilu melalui kirab ini serta dapat memberikan edukasi kepada seluruh lapisan masyarakat agar memiliki tanggung jawab yang sama dalam menyambut dan mensukseskan pemilu tahun 2024.

“Pemilihan umum tahun 2024 merupakan sebuah pemilihan yang dilaksanakan secara demokratis,“ ucapnya.

Pemilu serentak tahun 2024 yang akan dilaksanakan pada hari rabu tanggal 14 februari 2024 nanti merupakan tantangan bagi pemerintah dan penyelenggara pemilu karena penyelenggaraan pemilihan gubernur, bupati dan walikota (pilkada) serentak akan dilaksanakan pada tahun 2024 juga, dengan demikian akan terdapat irisan tahapan yang berkonsekuensi pada meningkatnya beban kerja penyelenggara pemilu.

Menurutnya, tentu menjadi harapan bersama bahwa pemilu pada tahun 2024 di Kabupaten Pangandaran dapat berjalan dengan baik, lancar, aman dan kondusif. Karena jika pemilu berjalan baik, maka akan membawa iklim politik yang positif. Dan selain sebagai sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat dalam sebuah negara demokrasi, pemilu sesungguhnya merupakan arena perbedaan politik yang merupakan sebuah kewajaran yang harus dikendalikan agar eskalasinya tidak meningkat dan tidak memberikan dampak negatif.


Ia menambahkan, perbedaan yang ada harus dijadikan sebuah kekuatan dalam mewujudkan pemilu tahun 2024 sebagai sarana integrasi bangsa. Karena integrasi dan nasionalisme bangsa sesungguhnya dibangun dari perbedaan, kemajemukan, pluralisme atau heterogenitas dan bukan dibangun dari homogenitas. 

“Unsur- unsur yang bersepakat membangun bangsa ini datang dari perbedaan suku, agama, ras, golongan dan heterogenitas ini tergambar pula dalam pelaksanaan pemilu,” imbuhnya.

Tak hanya itu, menurutnya tergambar juga adanya peserta pemilu dari partai politik yang berbeda-beda visi dan programnya sehingga perbedaan-perbedaan dalam rivalitas atau kontestasi penyelenggaraan pemilu, dan apabila ini tidak dikelola dengan baik maka akan dapat menyebabkan disharmoni sosial yang dapat mengganggu tahapan pemilu serta dapat berpotensi menyebabkan disintegrasi bangsa. 

Jadi dalam hal ini diharapkan adanya kedewasaan berpolitik dari seluruh komponen bangsa dan dapat dibina koordinasi dan komunikasi satu dengan lainnya, sehingga perbedaan-perbedaan yang ada akan menjadi sebuah kekuatan bangsa dan ikatan-ikatan kebangsaan atau integrasi bangsa dapat terwujud dalam penyelenggaraan pemilu.

“Pada kesempatan yang baik ini saya juga berharap kegiatan kirab pemilu ini dapat berjalan dengan baik dan lancar,” pungkasnya. (hiek)


Dandim 0612/Tsm Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila


PANGANDARANNEWS.COM-TASIKNEWS
- Dalam rangka mengenang dan memperingati jasa-jasa para pahlawan revolusi yang telah gugur dalam mempertahankan Ideologi Pancasila dari penghianatan dan kekejaman gerakan G 30 S/PKI pada tahun 1965, Kodim 0612/Tsm gelar Upacara Kesaktian Pancasila bertempat di Lapangan Makodim 0612/Tasikmalaya.(01/09)

Pada upacara bertidak selaku Inspektur Upacara Komandan Kodim (Dandim) 0612/Tsm Letkol Inf Raden Henra Sukmadjidibrata S.I.P,  serta dihadiri para Danramil, para Pasi dan anggota Kodim 0612/Tsm.

Usai upacara kepada sejumlah awak media, Dandim mengatakan kegiatan upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini merupakan momentum untuk memperingati dan mengenang kembali peristiwa kelam yang pernah terjadi pada tahun 1965 silam. Saat itu bangsa Indonesia telah mengalami peristiwa pahit, gerakan Penghianatan terhadap Pancasila yang lebih sering dikenal dengan nama gerakan G 30 S/PKI.


Pada tanggal 30 September 1965 yang lalu, kata Dandim, Partai Komunis Indonesia (PKI) yang menganut paham komunis yanh tidak mengakui adanya Ketuhanan Yang Maha Esa bermaksud ingin merongrong Ideologi Negara Pancasila dan ingin menguasi Pemerintahan Indonesia dengan menculik dan membunuh ketujuh Jenderal TNI-AD yang lebih dikenal dengan nama Tujuh Pahlawan Revolusi.

"Dengan tema Hari Kesaktian Pancasila tahun ini, Bangkit Bergerak Bersama Pancasila, kita harus berpegang teguh dan berpedoman kepada ideologi Pancasila dalam setiap aspek kehidupan,” ungkapnya.(anwarwaluyo)


 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN