Diduga Depresi, Seorang Pria di Rajapolah Ditemukan Meninggal di Rumah Kontrakannya

 


pangandarannews.com/tasiknews -Seorang pria ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah kontrakan di Kampung Bebedahan RT.003 RW.003 Desa Rajapolah Kecamatan Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (21/04/2022) siang. 

Kapolsek Rajapolah Polres Tasikmalaya Kota AKP Iwan Sujarwo membenarkan bahwa ada warganya meninggal dunia bernama Rahlan (79) tahun. 

"Ya benar tadi sekitar jam 13.00 Wib kami mendapatkan laporan adanya warga meninggal di kontrakannya," ujarnya. 

Dijelaskannya bahwa korban dtemukan pertama kali oleh saksi Ojo (70) yang merupakan tetangganya, saat itu saksi diminta istri korban untuk mengecek keadaan korban di kamarnya. 

"Saat itu saksi diminta istri korban untuk mengecek keadaan korban yang sudah 3 hari tertidur, namun saat saksi mendekat dan memeriksanya korban sudah dalam keadaan meninggal, " tambahnya. 

Kemudian saksi melaporkannya ke Polsek Rajapolah, selanjutnya menghubungi Piket Siaga dan Tim Inafis Polres Tasikmalaya Kota untuk datang ke TKP. 

"Tadi kondisi tubuh sudah bengkak dan mengeluarkan bau tidak sedap, setelah dilakukan meriksaan tidak ditemukan tanda tanda bekas kekerasan di tubuh korban, selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas Rajapolah untuk mendapatkan pemeriksaan medis," pungkas Kapolsek AKP Iwan Sujarwo. 

Dari keterangan istrinya diketahui bahwa korban sudah lama mengidap sakit jiwa atau depresi.

(anwarwaluyo-hms)

GenRe Gaet DKBP3A Kabupaten Pangandaran dan BNN Ciamis Gelar Ngabuburit dan Sosialisasikan Bahaya Narkoba

pangandarannews.com – Bertempat di Rumah Makan Mina Famili di Kawasan Kampung Turis pantai Pamugaran, beberpa waktu lalu Forum Generasi Berencana (GenRe) Pangandaran bekerjasama dengan Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak (DKBP3A) Kabupaten Pangandaran dan BNNK Ciamis menggelar ngabuburit bersama. (22/04)

Dengan mengambil tema “Penanggulangan Stunting dan Pencegahan NAFZA” kegiatan tersebut dihadiri sekitar 100 orang lebih dari perwakilan Pendamping PIK-R, Remaja PIK-R yang ada di lingkup Kabupaten Pangandaran, serta menhadirkan nara sumber dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Ciamis, Dian Ridwan Munawar, S.Psi., dengan materi Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba darimana Akarnya?.

Dalam paparan tersebut Ridwan menyampaikan pemerintah telah menyatakan bahwa Indonesia saat ini masuk dalam kondisi Darurat Narkoba, hal ini dibuktikan dengan terungkapnya kasus dengan barang bukti berupa 1 ton sabu.

“Dengan dasar inil juga masalah narkoba harus ditangani dengan serius serta perlu adanya sinergitas dan kerjasama dari seluruh komponen masyarakat,” ucapnya.

Ridwan menerangkan akar permasalahan narkoba diantaranya karena kurangnya pengetahuan tentang bahaya narkoba itu sendiri serta adanya ketidak harmonisan dalam keluarga, adanya kesenjangan sosial, dan gaya hidup.

Menurutnya dalam menanggulangi masalah narkoba sangat penting melalui program rehabilitasi karena program ini merupakan rangkaian upaya pemulihan ketergantungan bagi pecandu dan korban penyalahgunaan narkotika yang mencakup rehabilitasi medis, rehabilitasi sosial dan layanan pasca rehabilitasi yang dilakukan secara kontinyu dalam satu kesatuan layanan yang terintegrasi.

Ridwan pun berharap kepada peserta yang hadir bisa menjadi pelopor anti narkoba dan dapat menyampaikan kembali pengetahuannya kepada masyarakat di lingkungan sekitar serta mampu bersinergi dengan BNN guna menanggulangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba khususnya di Kabupaten Pangandaran.

“Dan kepada pemerintah daerah, Kabupaten Pangandaran mempunyai garis pantainya semakin terjaga dengan berbagai upaya lebih baik sehingga ke depan semakin aman dari peredaran gelap narkoba,” tegas Ridwan.

Sementara, ketua GenRe Kabupaten  Pangandaran Arif Hikmawan Wiradinata mengatakan, kegiatan GenRe menjadi pembekalan agar khususnya kondisi anak muda selalu terjaga tidak terpapar kecanduan segala jenis narkotika.

“Banyak kabupaten lain yang memiliki destinasi parawisata, namun  pengguna narkotikanya cenderung rendah, kami berharap pangandaran-pun seperti itu," ucap Arif.

Kabupaten Pangandaran merupakan daerah tujuan wisata terbaik di jawa barat, maka kata Arif Gendre ingin membentuk kaum milenial agar memiliki karakteriatik anti narkoba paling tidak jauh dari prilaku yang sipatnya negatif. Dan untuk itu ia berharap pemda mampu memberikan program dengan  mengalokasikan anggaran supaya edukasi, pelatihan dan lain sebagainya untuk remaja tepat pada sasaran.

“Kami pun mengusulkan agar secepatnya di Kabupaten Pangandaran ada kantor BNN," ucap Arif lagi. (PNews)

Diduga Hendak Dibobol Maling, Mesin ATM Mandiri di Depan Minimarket Tasco Indihiang Terjadi Pengrusakan

Pangandarannews.com/tasiknews – Diduga dilakukan oleh seseorang yang akan mengambil tabungannya, terjadi perusakan Mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) berlokasi di halaman Minimarket Tasco Jalan Ibrahim Adjie Kecamatan Indihiang Kota Tasikmalaya.(21/04)

Saat dikonfirmasi Kapolsek Indihiang Polres Tasikmalaya Kota AKP H. Iwan, S.I.P, membenarkan perusakan Mesin ATM Mandiri diketahui sekitar jam 04.15 Wib oleh Nasabah yang akan mengambil uang.

“Usai menerima laporan kejadian tersebut kami [un segera menghubungi Tim Inafis dan Piket Siaga Polres Tasikmalaya Kota untuk olah Tempat Kejadian Perkara, “terang Iwan.

Setelah dilakukan olah TKP (tempat Kejadian Perkara), kata Iwan Tim Inafis dan Piket Siaga Polres Tasikmalaya Kota menemukan kondisi Mesin ATM sudah dalam keadaan rusak di bagian pintu mesin dan bagian keluar uang, tim pun mengumpulkan bukti lain termasuk dari CCTV ATM dan CCTV di  Minimarket.

"Untuk kerugian saat ini belum bisa dipastikan karena setelah olah TKP ini kami segera akan berkoordinasi dengan pihak Bank Mandiri," jelasnya.(anwarwaluyo-hms)


Kunjungan Kerja Reses Komisi VIII DPR-RI H Subarana Serahkan Bantuan di 5 Desa di Kecamatan Sodonghilir

pangandarannews.com/tasiknews – Kunjungan Kerja Reses Komisi VIII DPR-RI H. Subarna SE, M.Si, Serahkan Bantuan Sosial untuk 5 desa di Kecamatan Sodonghilir Kabupaten Tasikmalaya, diantaranya di Desa Muncang, Cipaingen, Raksajaya, Sukabakti dan Desa Lewidulang. Dalam kunjungan tersebut  H. Subarna, SE, M.Si, didampingi tenaga ahli DPR-RI Patria Deni Setiadi, S.IP dan sekretaris Inspektorat Jenderal Kemensos, Arif Nahari, menyerahkan bantuan sosial berupa kursi roda, tongkat, sembako dan permodalan untuk warga yang berhak menerimanya di 5 desa itu, bertempat di Gedung Olah Raga (GOR) Desa Raksajaya. (20/04)

Camat Sodonghilir, H.Uu Saepul Uyun, S.Sos., M.Si., dalam sambutan singkatnya menyampaikan ucapan terimakasih dan rasa syukur kepada Allah SWT atas kehadiran anggota dewan DPR-RI Fraksi Gerindra dari komisi VIII yang berkenan menyalurkan bantuan social kepada warganya, dan dengan bansos ini  diharapkan dapat meringankan beban masyarakat.

“Hari ini mungkin merupakan sejarah bagi Kecamatan Sodonghilir dalam kepemimpinan saya karena  kedatangan H. Subarna  dan berharap bagi kecamatan lain agar mendapatkan bantan sosial yang beliau terus perjuangkan, "ucap Uu.

Ditempat yang sama, Sekretaris Inspektorat Jenderal Kemensos, Arif Nahari mengatakan pihaknya mohon maaf karena bantuan yang dialurkan ini belum maksimal.

Dalam penyaluran bansos kali ini kehadiran anggota DPR-RI komisi VIII fraksi Gerindra H. Subarna  memberikan warna tersendiri yang sangat baik, karena dengan mottonya "nyata bukan mimpi bukti bukan janji "menjadi kehadirannya sangat diharapkan masyarakat dan pemerintah desa.

Arif menyebut, reprentasi Kemensos ada di DPR RI yang memperjuangkan program bantuan sosial tersebut dan anggota dewan DPR-RI H. Subarna datang di hadapan masyarakat Kecamatan Sodonghilir membawa program bantuan sosial sesuai data yang sudah masuk ke Kemensos.

“Penerima bantuan ini sesuai data yang sudah kami terima sekaligus menjawab apa yang diharapakan DPR, hanya sekali lagi mohon maaf bantuan ini masih kurang atau  belum semuanya terealisasi karena datanya pun kurang dan berharap masukan-masukan dari tingkat desa dan kecamatan agar untuk kedepan lebih sempurna, "jelasnya.

Sementara dalam sambutannya H. Subarna mengucapkan terimakasih kepada Kementriasos yang senantiasa mendampinginya, juga kepada Dinas Sosial Kabupaten Tasikmalaya, pemerintah Kecamatan Sodonghilir, TKSK dan pemerintahahn desa serta rekan-rekan wartawan yang hadir dalam kegiatan ini.

Program bansos ini kata Subarna insya Allah tepat sasaran sehingga bantuan ini bisa bermanfaat walau pun bantuan belum sepenuhnya terealisasikan.

Subarna menuturkan, apabila masih ada warga yang seharusnya mendapatkan tetapi tidak mendapatkan, ini menjadi dosa semua karena bantuan tidak tepat sasaran. Maka dari itu DPRI khususnya komisi VIII akan selalu memperjuangkannya.

“Petugas juga harus jeli memasukan ke database di desa masingmasing, jadi jika yang sekarang belum mendapat bantuan sosial bukan belum beruntung tapi sedang diproses oleh semua pihak, "terang Subarna.

Mang Apud (80) Warga Dusun Lengkong Desa Raksajaya salah seprang penerima bantuan yang sedang mengalami sakit selama bertahun-tahun tidak bisa berjalan, mengungkapkan kegembiraanya karena baru kali ini ia mendapat bantuan dari pemerintah.

“Karek ayeuna abdi mah kenging bantuan dan tikamari mah tara menang (baru kali ini saya mendapatkan bantuan dari kemarin atau dari dulur belum pernah mendapat bantuan-red), “ungkapnya. (anwarwaluyo)




Operasi Pekat Lodaya 2022 Polres Tasik Kota Berhasil Sita 67 Dus Miras dan 2.300 Liter Tuak

pangandarannews.com/tasiknews - Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Lodaya 2022 yang dilakukan Jajaran Sat Samapta Polres Tasikmalaya Kota berhasil mengamankan 1 unit mobil dengan muatan 67 Dus Minuman Keras (Miras) berbagai merk dan 2.300 liter tuak.

Seperti disampaikan Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Aszhari Kurniawan, S.H., S.I.K., M.Si, selain barang haram ini dari wilayah Padayungan Kota Tasikmalaya, tim juga mengamankan 2.300 liter miras  jenis tuak dari Kampung Balananjeur Desa Margamulya Kecamatan Sukaresik Kabupaten Tasikmalaya.

“Kedua tersangka berikut barang bukti akan dilakukan proses hokum lebih lanjut, “terang Kapolres.(20/04)

Selain untuk meberikan kenyamanan bagi warga di bulan suci ramadhan ini adanya Operasi Pekat Lodaya 2022 di Bulan Ramadhan ini kata Kapolres merupakan komitmen Polres Tasikmalaya Kota yang akan terus memberantas peredaran miras dengan harapan Kota Tasikmalaya Zero Miras.

“Karena dengan mengkonsumsi miras bisa memicu pelanggaran atau tindak pidana lainnya sehingga bisa mengganggu kondusifitas Kamtibmas, “tegasnya. (anwarwaluyo-hms)


Isi Kegiatan Ramadhan Tahun Ini Fatayat Karangmekar Bantu Anak Yatim dan Para Khatam Al-Quran

pangandarannews.com/tasiknews – Untuk mengisi kegiatan di bulan suci tahun ini Pemdes Karangmekar Kecamatan Karangnunggal menggelar kegiatan ramadhan 1443 H bersama  Fatayat dengan kegiatan khatam Al-Qur'an yang dilanjutkan dengan pemberian santunan langsung ke pesantren.

Dalam kegiatan yang dihadiri Ketua TP PKK Kecamatan Karangnunggal, selain memberikan santunan pada 50 anak yatim Fatayat  pun memberikan santunan kepada warga pesantren  yang khatam Al-Quran. 

Dalam sambutannya Ketua TP PKK Kecamatan Karangnunggal Elin Erawati menyampaikan kegiatan Fatayat Kecamatan Karangnunggal ini sepenuhnya untuk kemaslahatan ummat serta  mensejahterakan anak yatim, khusunya di bulan ramadhan bulan yang penuh penuh ampunan dan berkah.

“Fatayat Insaalloh akan terus menaungi kaum muda perempuan serta memberi perhatian pada anak-anak yatim. “ungkap Elin.

Elin menerangkan, dalam kegiatan ini selain pemberian santunan pada anak yatim Fatayat juga memberikan para santri di pesantren yang mampu khatam Al-Quran.

“Mudah-mudahan di bulan suci yang penuh berkat kita selalu diberi ampunan dan kemudahan, “ucap Elin. (anwarwaluyo)


Komisi VIII DPR RI Dari Fraksi Gerindra Gandeng Kemensos Salurkan Bantuan untuk Disabilitas di Kecamatan Parungponteng

pangandarannews.com/tasiknews – Kementerian Sosial (Kemensos)  RI bekerja sama dengan Komisi VIII DPR RI menyerahkan bantuan sosial (Bansos) kepada puluhan Warga  serta penyandang disabilitas warga Kecamatan Parungponteng Kabupaten Tasikmalaya.

Dalam kegiatan yang dilaksanakan di gedung olahraga Desa Cibungur, selain Anggota komisi VIII DPR RI H Subarna SE, MSi dari fraksi Gerindra yang secara simbolis menyerahkan bantuan hadir juga perwakilan dari Kemensos RI, anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya dari fraksi Gerindra dapil VI, Muspika, Sejumlah Kepala desa, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), pendamping sosial, karang taruna, tokoh agama dan tokoh masyarakat.(20/04)

Di depan seluruh tamu undangan yang hadir, dalam sambutannya H Subarna berharap bantuan sosial untuk penyandang disabilitas ini dapat menjadi salah satu solusi serta bisa memberikan kesempatan mereka untuk berkarya dan berusaha karena mayoritas bantuannya merupakan peralatan kerja dan permodalan dalam penguatan UMKM.

“Saya apresiasi kinerja TKSK dan relawan sosial lainya  yang merupakan pilar sosial dari Kemensos telah mampu menunjukan kinerja yang sangat baik dan maksimal,” ungkap Subarna.

Dan kehadirannya pada penyerahan bantuan sosial dalam acara kunjungan kerja reses anggota komisi VIII DPR RI, menurut Subarna merupakan bagian salahsatu fungsi DPR untuk melakukan pengawasan program sekaligus untuk menggelar silahturahmi kepada masyarakat.

Terealisasinya bantuan sosial ini, imbuhnya, menandakan jajaran Kementerian Sosial telah bekerja luar biasa termasuk para pendamping dalam mengawal program Kementerian Sosial.

“Dan bansos dapat terwujud karena adanya dukungan Komisi VIII yang telah memperjuangkan penganggaran untuk seluruh program yang ada di  Kemensos, “tegas Subarna.

Sementara TKSK Parungponteng,  Ujang Sukmana menjelaskan, bansos ini bisa berupa bantuan barang, uang dan jasa yang diberikan kepada seseorang atau keluarga miskin yang tidak mampu, yang rentan terhadap risiko sosial. 

“Dan pemberian bantuan hari ini di berikan kepada 30 orang penerima manfaat dari total target keseluruhannya 79 orang se Kecamatan Parungponteng, “terang Ujang.

Atas nama masyarakat Ujang juga menyampaikan terima kasihkepada Kemensos, anggota DPR RI H Subarna serta seluruh pihak yang telah bekerja keras untuk mewujudkan bantuan sosial kepada  masyarakat yang membutuhkan ini, dan semoga dapat secepatnya dilakukan penyaluran bantuan serupa kepada warga lainnya yang juga membutuhkan.

“Mudah0-mudahan para penerima manfaat bantuan Kemensos bisa terus berkarya  untuk membangkitkan ekonomi masyarakat dan khusunya ekonomi keluarganya, “kata Ujang.

 (anwarwaluyo-suherman)


Kabar Gembira ! Honorer Pemkab Pangandaran Akan Terima THR Lebaran Tahun Ini

pangandarannews.com – Seperti dilansir sebuah media on  line, Kepala Dinas keuangan Kabupaten Pangandaran Hendar Suhendar usai mengikuti rapat paripurna di gedung DPRD menyampaikan, Pemkab Pangandaran berencana akan memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) tahun 2022 kepada sekitar 4.000 tenaga honorer. (18/04)

Hendar mengatakan, besaran THR tersebut Rp 600 ribu untuk sekitar 4.000 ini anggarannya bersumber dari APBD Tahun anggaran 2022 dengan total 2,4 Miliyar. 

"Dan terkait THR untuk honorter ini sudah disusun dalam Peraturan Bupati (Perbup) dan akan segera ditindaklanjuti," jelas Hendar.

Disoal THR untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) Hendar menjelaskan, THR ini belum bisa cair pada H-10 lebaran seperti yang disampaikan pemerintah pusat, dan untuk pencairan THR ini Pemkab Pangandaran  masih menunggu Peninjauan Masa Kerja (PMK) dari pemerintah pusat yang sampai hari ini belum diterima.

“Jika PMK ini sudah diterima kami pun akan segera membuat Perbupnya sehingga bisa segera dicairkan, “ucap Hendar. (PNews)


Bazar Ramadhan, Jadi Agenda Rutin Gelaran Karangtaruna Mekarsari Desa Cikupa di Bulan Suci

Pangandarannews.com/tasiknews – Sudah menjadi agenda rutin setiap bulan Ramadhan Karang Taruna di Kedusunan Mekarsari Desa Cikupa Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya menggelar Bazzar Ramadhan, sehingga kreatifitas anak muda Mekarsari selama ini pun sudah menjadi ikon motivasi bagi karang taruna lainnya yang ada di Desa Cikupa.(19/04)

Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Desa Cikupa Saepurohman, Babinsa Serka Mamat Rahmat, Ketua LPM Desa Cikupa Suherman, Ketua Karang Taruna Desa Yang di wakili Bahtiar, Ketua Karang Taruna Dusun Mekarsari M. Iqbal Gumelar, para kawil se – Desa Cikupa, tokoh masyarakat dan tokoh agama dan tokoh perempuan yang ada di kedusunan.

Dalam kegiatan bazar tersebut selain menyiapkan stand-stand atau lapak bagi masyarakat yang hendak menjual aneka makanan dan minuman takjil untuk berbuka puasa, ada juga pentas muda mudi, doorprize, dan buka puasa bersama (social investment) bahkan ibu-ibu dan masyarakat lainnya pun antusias untuk ikut berpartisipasi bazar Ramadhan.

Dalam bazar kali ini Karang Taruna bekerjasama dengan Perusahan Djarum Coklat juga menggelar penjualan minyak goreng murah dan bersubsidi untuk meringankan kebutuhan masyarakat pada minyak goreng yang sekarang sedang langka dan mahal, dengan menyiapkan kupon bagi warga untuk pembelian minyak goreng kemasan dengan harga Rp 21.500 per liter.

Seperti diungkapkan Wakil Ketua Karangtaruna Mukti Desa Cikupa, Bahtiar, penjualan minyak goreng ini dibatasi karena stok dan suplai barang pun masih terbatas.

Masih menurut Bahtiar, pihaknya mengucapkan terimaksih pada semua pihak atas terselenggaranya bazar ini, karena ini tentu akan menjadi kegiatan positif yang dapat dijadikan momentum ibadah di bulan Ramadhan.

Bahtiar juga berterimakas atas kerjasama yang baik dari Djarum Coklat yang selama ini selalu memfasilitasi karangtaruna dalam setiap kegiatan kepemudaan di Desa Cikupa.

“Dan untuk kegiatan sekarang ini perusahaan Djarum menyiapkan suplai minyak goreng sebanyak 500 liter dengan harga Rp. 21.500/liternya,” pungkas Bahtiar. (anwarwaluyo)


Desa Emplak, Desa ke 43 Lakukan Deklarasi ODF di Kabupaten Pangandaran

Pangandarannews.com – Setelah sebelumnya sejumlah desa mendeklarasikan sebagai desa Open Defecation Free (ODF), kini giliran Desa Emplak Kecamatan Kalipucang melakukan hal serupa. Dan Desa Emplak ini merupakan desa ke 43 dari 93 desa yang ada di Kabupaten Pangandaran. 

Kegiatan yang digelar di aula desa ini dihadiri langsung Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata, Ketua Tim Pengerak PKK Kab. Pangandaran Hj. Ida Nurlela Wiradinata, Camat Kalipucang, Perwakilan Dinas Kesehatan dan seluruh kepala desa se-Kecamatan Kalipucang.

Dalam sambutannya Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan, ODF atau Stop Buang Air Besar Sembarangan merupakan kondisi ketika setiap individu dalam komunitas tidak buang air besar lagi di sembarangan tempat.

ODF juga, kata bupati mampu menciptakan masyarakat yang sehat atau menjaga derajat kesehatan warga yang baik, dan tentu ini tidak hanya cukup dengan membangun puskesmas saja. 

“Salahsatu faktor yang menentukan indeks kesehatan masyarakat adalah faktor kesehatan lingkungan harus tetap terjaga dengan baik," ucap bupati.(18/04)

Bupati menambahkan, kesehatan lingkungan berbasis sanitasi merupakan terciptanya lingkungan yang  sehat salahsatunya yang paling utama dengan tidak buang air sembarangan, karena dengan buang air besar sembarangan dapat menimbulkan persoalan baik kebersihan atau pun kesehatan.

“Saya berharap kepada seluruh masyarakat agar menjaga lingkungannya masing-masing, “imbuhnya.(isiskoswara)

  


Pengunjung Keluhkan Drainase dan Penerangan Umum di Dadaha Kota Tasik Kurang Terawat

Pangandarannews.com/tasiknews – Hujan yang mengguyur jumat sore kemarin tak menyurutkan warga untuk ngabuburit di kawasan Dadaha kota Tasikmalaya. (15/04)

Sejumlah  masyarakat yang sengaja datang ke Dadaha tersebut selain menunggu saatnya adzan maghrib juga untuk memburu aneka makanan khas pembuka puasa (takjil).

Menurut salah seorang petugas parker, Atep, walau hujan terus mengguyur namun Dadaha masih tetap menjadi tempat paforit untuk ngabuburit. 

Namun sejumlah pengunjung penyayangkan sistim drainase di Dadaha kurang bagus sehingga jika diguyur hujan maka terjadi genangan air dimana-mana dan menimbulkan banjir.

“Belum lagi jika malam hari, karena kurangnya lampu penerangan Dadaha pun terlihat angker karena kondisinya gelap, “ucap salah seorang pengunjung. (anwarwaluyo)

 

Sejumlah orangtua siswa SD di Kecamatan Parigi Kesal Pasalnya Tabungan Anaknya Belum Bisa Diambil

Pangandarannews.com – Sejumlah orangtua siswa di SD Bojong 2 Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran merasa kesal pasalnya tabungan anaknya di sekolah tersebut hingga saat ini belum dibayar, padaha anaknya sudah keluar dari SD tersebut dan sekarang sudah duduk di bangku SLTP.

Seperti dituturkan salah seorang orangtua siswa kepada PNews, ada 5 orangtua siswa yang berharap adanya kejelasan terkait uang tabungan anaknya yang hingga kini belum mereka terima.

“Dari tabungan kami berlima nilai tabungannya ada sekitar Rp 65 juta lebih, “terangnya. (10/04)

Menurutnya ia sudah beberapa kali datang ke sekolah dan menanyakan tentang kejelasan pengembalian uang tabungan atas nama anaknya, tapi rupanya pihak sekolah hingga saat ini belum bisa memberikan solusi.

Ketika hal ini dikonfirmasi ke Ketua Kodinator Wilayah (Korwil) Pendidikan Kecamatan Parigi, Didi Heryadi, ia mengatakan ternyata kejadian telatnya pengembalian tabungan siswa tidak hanya terjadi di SD 2 Bojong saja, tapi paling tidak hingga saat ini di Kecamatan Parigi ada 5 SD yang mengalami hal serupa.

Kata Didi, setelah pihaknya mengecek ke sekolah ternyata permasalahan tidak terbayarkan tabungan tersebut bukan kesalahan pihak sekolah karena uang tabungan siswa yang dikumpulkan sekolah tersebut disimpan di koperasi.

 “Nah persoalannya sekarang pihak koperasi tidak bisa mengeluarkan simpanan dari tabungan sekolah, sementara sekolah sendiri uang dari mana untuk membayar tabungan siswa tersebut, “ungkap Didi, sambil memperlihatkan bukti tabungan sekolah di sebuah koperasi.

Namun imbuh Didi ia juga sangat maklum jika para orangtua siswa seakan tidak mau tahu persoalan keuangan tabungan sekolah tersebut karena memang yang diketahui orangtua siswa anaknya selama ini menabung di sekolah, tidak di koperasi. Dan Didi juga yakin jika keterlambatan pembayaran tabungan siswa ini bukan karena uangnya dipakai sekolah, guru dan kepala sekolah.

Sementara Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pangandaran saat diminta komentar, melalui Sekretaris Dinas Dodi Djubardi, S.Pd, walau pun sebenarnya persoalan tabungan di sekolah tidak ada kaitannya langsung dngan dinas namun menurut Dodi pihakjnya selalu memberikan arahan dan pencerahan terkait hal tersebut. 

Sebaiknya kata Dodi terkasit tabungan ini sebelumnya harus ada komitmen bersama antara sekolah dan komite sekolah terkait bagaimana cara pelaksanaanya.

“Kami sudah sering mewanti-wanti pada sekolah agar tabungan siswa bisa diberikan tepat waktu saat siswa lulus dari sekolah tersebut, “ ucap Dodi.(14/04) *PNews*


Dibangun Dari Anggran Pemda Pangandaran dan CSR BJB, Pembangunan Lapang bola di Nusagede Cijulang Mulai Digarap

Wakil Bupati Pangandaran H Ujang Endin I
Pangandarannews.com - Wakil Bupati Pangandaran H. Ujang Endin Indrawan beberapa hari lalu meletakan batu pertama pembangunan sarana olahraga lapang sepak bola di Dusun Nusagede Desa Cijulang Kecamatn Cijulang. (14/4)

Dalam kegiatan tersebut tampak hadir pada kesempatan itu perwakilan dari Kodam III Siliwangi Letkon Inf. Asep Muspida, Dandim 0613 Ciamis Letkol INF Wahyu Alfiyan Arisandi, S.IP., M. I.Pol, perwakilan dari Zidam, Anggota DPRD, Pimpinan bjb cabang Pangandaran, perwakilan kecamatan serta kades setempat.

Kepada media, Wakil Bupati Pangandaran Ujang Endin Indrawan mengatakan, sarana loharaga ini merupakan gagasan Pangdam III Siliwangi pada waktu itu ( Mayjen TNI Agus Subiyanto ), dengan harapan agar nantinya bisa melahirkan bibit-bibit baru di dunia sepak bola.

Sepakbola kata Ujang Endin merupalan cabang olahraga yang sangat merakyat juga merupakan sarana rekreasi, karena selain dapat meningkatkan kesehatan diharapkan dengan adanya lapang bola ini dapat menciptakan pemain bola yang handal karena siapa tahu dari sini akan ada atlet bola yang menjadi pemain nasional. Dan pembangun lapang sepak bola ini dibangun dari Corporate Social Responsibility (CSR) Bank bjb.

" Ini merupakan kolaboratif antara anggaran pemda dengan CSR BJB, “ucapnya.

Sementara perwakilan Kodam III Siliwangi, Letkon Inf. Asep Muspida mengaku pihaknya berharap nantinya lapang ini dijaga dan dirawat dengan baik.

"Silahkan diberdayakan dan dimanfaatkan untuk kemaslahatan masyarakat sehingga lapangan ini penggunaanya maksimal, tapi jangan lupa perawatannya pun harus tetap terjaga, “ungkap Asep. (PNews)


Kabupaten Pangandaran Jadi Tempat Kegiatan Pemprop Jabar Bulan Ramadhan Tahun 2022

Pangandarannews.com - Pelaksanaan kegiatan Bulan Suci Ramadhan tahun 2022 diisi dengan berbagi On The Street atau BUBOS 2022 yang digagas oleh Pemerintah Propinsi Jawa Barat, pada tahun ini pada untuk Kabupaten Pangandaran dipusatkan di masjid Agung Al Istigomah Pangandaran. (11/4)

Kegiatan Ini dihadiri Ketua TP PKK Propinsi Jawa Barat Hj. Atalia Praratya Kamil, Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata, Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Kepala Biro Kesra Prop. Jawa Barat, Ketua Pelaksana BUBOSS6, Ketua Jabar Bergerak Prop. Jawa Barat, Ketua dan Wakil Ketua TP. PKK Kabupaten Pangandaran, Ketua Jabar Bergerak Kab. Pangandaran, Ketua dan Wakil Ketua TP. PKK Kab Ciamis, Ketua TP. PPK Tasikmalaya, serta Ketua Jabar Bergerak Kab. Pangandaran.

Selain berbagi on the street dalam kegiatan ini digelar rangkaian kegiatan seperti Kontes Anak Soleh (KOAS), Buka Berkah (KABAH) yang diisi dengan lomba adzan, da'i cilik , tahfizh untuk anak-anak serta santunan bagi anak Paud, yatim piatu dan dhuafa.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Pangandaran H Jeje Wiradinata pada sambujtannya menyampaikan kebanggaanya karena Kabupaten Pangandaran dijadikan salahsatu tempat penyelenggaraan BUBOS6 2022.

Jeje mengatakan, ini merupakan satu kehormatan sekaligus menjadi kebanggaan baginya karena Pangandaran dijadikan tempat kegiatan kontes anak soleh.

“Dan ini juga merupakan satu ukuran buat kami, dimana Kabupaten Pangandaran yang baru berumur 9 tahun bisa melihat prestasi yang ada kabupaten kota lain di Jawa Barat, " ungkapnya. (PNews)

 

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN