UPDATE DATA COVID-19 KABUPATEN PANGANDARAN PER 17 APRIL 2021


PANGANDARANNEWS.COM
– Berikut up date grafik data terakit covid-19 di Kabupaten Pangandaran, hingga hari Sabtu 17 April 2021 pukul 16.00 WIB yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran.

*KASUS KONFIRMASI  COVID-19*

Total            : 1713 org

Sembuh : 1545 org

Aktif :     29 org  isolasi RSU,101 Isolasi Mandiri)

Meninggal :     38 org

WNI              : 1713 org

Laki2            :  703 org

Perem : 1010 org

Usia

<5         :   33 org

5 - 19          :  191 org

20 - 29         :  240 org

30 - 39         :  230 org

40 - 49         :  200 org

50 - 59         :  197 org

60 - 69         :  112 org

70 - 79         :   35 org

80-                :    7 org

*SUSPEK*

1. Total         : 793 org

2. Discardid :  770 org

    - Meninggal :   16 org

3. Aktif : 7 org

4  Laki-Laki :  484 org

5. Perempuan :  309 org

6. WNI :  786 org

7. WNA :      5 org

8. Usia :

< 5 th :    23 org

6-19    :    78 org

20-29 :  242 org

30-39 :  102 org

40-49 :   90 org

50-59 :   89 org

60-69 :   59 org

70-79 :   25 org

>80    :     4 org

*PROBABLE*

1. TOTAL.                  : 9

2. MENINGGAL : 5

3. MENUNGGU : 0

4. SELESAI         : 4

*KONTAK ERAT* 

TOTAL :  2010 org

Discarded :  2006 org

Aktif :     4 org

*HASIL LAB. SWAB*

Positif            :    1713 org

Negatif          :    8975 org

Menunggu hasil         :         4 org

Jumlah          :10.692 org

*HASIL RAPID TEST*

Reaktif            :        70 org

Invalid            :          0 org

Non Reaktif :  13.385 org

Total              : 13.455 org

Untuk masyarakat yang memerlukan informasi terkait Covid-19 di Kabupaten Pangandaran, bisa menghubungi covid19.pangandarankab.go.id atau di Hotline Call Center : 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran : 085320643695.

Dan ini selengkapnya Up Date Kasus Corona di Kabupaten Pangandaran per 17 April 2021 :
















SAMBUT BULAN RAMADHAN DPC PKB PANGANDARAN GELAR KEGIATAN BERBAGI TAKJIL

PANGANDARANNEWS.COM  - DPC PKB Kabupaten Pangandaran mengelar kegiatan berbagi takjil (makanan pembuka puasa) di bulan ramadhan kepada masyarakat yang melintas di seitar lokasi kantor DPC PKB di Desa Ciliang Kecamatan Parigi. (17/4)

Makanan yang dibagikan itu merupakan bubur sum-sum berbahan baku tepung beras dicampur cairan gula merah hasil olahan sendiri oleh salah seorang kader PKB.

Menurut ketua DPC PKB, Otang Tarlian, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian terhadap sesama muslim yang saat ini sedang melaksanakan ibadah puasa ramadhan.

"Walau tidak nilainya tak seberapa tapi setidaknya ini wujud sumbangsih kepada sesama muslim, “kata Otang.

Otang juga menyampaikan terimakasih kepada seluruh pengurus DPC PKB dan anggota Fraksi PKB DPRD Kabupaten Pangandaran yang tekun mempersiapkan kegiatan ini yang akan dilaksanakan seriap hari Jum'at selama bulan Ramadhan.

"Mudah-mudahan apa yang telah dilakukan dengan ikhlas ini menjadi ladang ibadah untuk kita semua," tandasnya. (AGE)





 

UPDATE DATA COVID-19 KABUPATEN PANGANDARAN PER 16 APRIL 2021


PANGANDARANNEWS.COM
– Berikut up date grafik data terakit covid-19 di Kabupaten Pangandaran, hingga hari Jumat  16 April 2021 pukul 16.00 WIB yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran.

*KASUS KONFIRMASI  COVID-19*

Total            :   1700 org

Sembuh :   1525 org

Aktif :       28 org  isolasi RSU,110 Isolasi Mandiri)

Meninggal :       37 org

WNI              :   1700 org

Laki2            :    699 org

Perem :    971 org

Usia

<5         :     33 org

5 - 19           :    191 org

20 - 29         :    240 org

30 - 39         :    230 org

40 - 49         :    200 org

50 - 59         :    197 org

60 - 69         :    112 org

70 - 79         :     35 org

80-                :      7 org

*SUSPEK*

1. Total         :    793 org

2. Discardid :    770 org

    - Meninggal :     16 org

3. Aktif         :      7 org

4  Laki-Laki :    484 org

5. Perempuan :    309 org

6. WNI :    786 org

7. WNA :      5 org

8. Usia :

< 5 th :     23 org

6-19    :     78 org

20-29 :    242 org

30-39 :    102 org

40-49 :     90 org

50-59 :     89 org

60-69 :     59 org

70-79 :     25 org

>80    :      4 org

*PROBABLE*

1. TOTAL.          : 9

2. MENINGGAL : 5

3. MENUNGGU : 0

4. SELESAI : 4

*KONTAK ERAT*

TOTAL :   2010 org

Discarded :   2006 org

Aktif :         4 org

*HASIL LAB. SWAB*

Positif            :   1700 org

Negatif          :   8975 org

Menunggu hasil :      4 org

Jumlah          : 10.679 org

*HASIL RAPID TEST*

Reaktif            :     70 org

Invalid            :      0 org

Non Reaktif : 13.385 org

Total              : 13.455 org

 Untuk masyarakat yang memerlukan informasi terkait Covid-19 di Kabupaten Pangandaran, bisa menghubungi covid19.pangandarankab.go.id atau di Hotline Call Center : 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran : 085320643695.

Dan ini selengkapnya Up Date Kasus Corona di Kabupaten Pangandaran per 16 April 2021 :















KEBIJAKAN LARANGAN MUDIK LEBARAN BISA BERBENTURAN DENGAN KEPARIWISITAAN ?

PANGANDARANNEWS.COM  - Kebijakan pemerintah pusat terkait larangan mudik saat libur Lebaran, tapi di sisilain tetap membiarkan objek wisata beroperasi dinilai akan sangat berdampak bagi daerah wisata seperti Kabupaten Pangandaran.

Seperti disampaikan Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinata, kebijakan tersebut jelas akan berbenturan dengan kepariwisataan.

“Sekarang masyarakat pun mulai membanding-bandingkan, mudik lebaran dilarang tapi obyek wisata tetap dibuka, “ungkap Jeje. (14/4)

Jeje mengatakan, Pangandaran merupakan salah satu daerah tujuan wisata pantai di Jawa Barat yang paling banyak dikunjungi wisatawan, dan selagi tidak ada kebijakan pemerintah pusat terkait penutupan obyek wisata maka saat libur idul fitri mendatang pariwisata di Pangandaran akan tetap buka.

“Dengan catatan, kami akan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat baik pada pengunjung atau pun pelaku usaha wisata, “tegas Jeje.

Beberapa waktu lalu, kata Jeje, Gubernur Jawa Barat sudah mengingatkan tentang hal ini dan wacana pembatasan jumlah pengunjung karena Pangandaran memang selalu ramai jadi tujuan wisata. 

Terkait pembatasan jumlah wisatawan, imbuh Jeje, tetubisa dilakukan salah satunya dengan cara pembelian tiket secara online, sehingga jumlah wisatawan yang datang pun bisa dipatau dan dibatasi.

“Caranya, pada saat tertentu penjualan tiket online akan kami tutup jika memang batas maksimal pengunjung sudah tercapai, dan hal ini sedang kami pertimbangkan,  “terangnya.

Selain itu, menurutnya yang paling penting adalah kesadaran para pelaku usaha wisata untuk menerapkan protokol kesehatan sekaligus jadi pelopor dan bisa mengingatkan wisatawan. 

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Pangandaran Agus Mulyana menyampaikan, kondisi bisnis hotel dan restoran di Pangandaran saat ini sangat memprihatikan karena menurunnya kunjungan wisata, padahal setiap harinya para pengusaha hotel dan restoran terus mengeluarkan biaya operasional, termasuk bayar THR lebaran karyawan walau saat ini pendapatan usahanya masih minim.

Kata Agus, ada tiga even dalam se-tahun yang selalu menjadi andalan dudi Pangandaran, liburn natal dan tahun baru, libur sekolah dan libur Lebaran.

Tapi jika sekarang ada kebijakan pemerintah pusat terkait larangan mudik, maka, menurut Agus para pelaku usaha wisata di Pangandaran tentu akan kehilangan momentum libur Lebaran, sehingga bagaimana mau berlibur karena masih berada di kota tempatnya bekerja.

“Menjelang libur lebaran biasanya tingkat hunian hotel bisa mencapai 90 persen dengan asumsi  lama tinggal 4 sampai 7 hari, “jelas Agus.

Bulan ramadhan, kata Agus biasanya tingkat kunjungan wiatawan akan menurun drastis, dan penurunan ini biaanya selalu tergantikan pada saat libu lebaran tiba. Tapi jika sekarang cuti bersama dipotong dan mudiknya dilarang, sama saja tidak boleh berwisata.

Agus berharap pemerintah seharusnya lebih bijak melihat upaya yang dilakukan para pelaku usaha pariwisata saat  mempersiapkan momen tahunan ini, seperti vaksinasi yang sudah dilaksanakan karyawan hotel dan restoran serta penerapan prokes. 

“Jadi wajar jika kami kecewa karena kami sudah mempersiapkan segala ketentuan dan persaratan termasuk pemberlakuan prokes yang ketat, “imbuhnya. (PNews)




RAMADHAN TIBA, DADAHA MASIH TETAP JADI TEMPAT FAVORIT NGABUBURIT WARGA

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Berkah datangnya bulan suci ramadhan bagi Penjual makanan di seitar komplek Dadaha Kota Tasikmalaya sanngat membawa berkah, pasalnya dagangan yang merka jajakan ramai dikunjungi pembeli menjelang buka puasa.

Seperti dituturkan salah seorang penjual cilok, Endang (28), menurutnya menginjak puasa hari ke empat dagangannya laris diserbu pembeli yang datang ke Dadaha sambil menunggu kumandang adzan maghrib (ngabuburit).

Hal senada dikatakan salah seorang petugas parkir, Atep, sejak hari pertama pengunjung yang datang ke Dadaha setiap harinya ramai dipadati kendaraan baik roda dua atau pun empat.

“Ahamdulillah bulan suci rmadhan selalu membawa berkah baik bagi saya atau pun para penjaja makanan disini, “kata Atep.(16/4)

Seperti tahun –tahun sebelumnya komplek olahraga Dadaha kebanggan warga Kota Tasik selalu jadi tujuan ngabuburit baik usia tua atau pun remaja milenial.

Salah seorang engunjung asal Jakan Bojong Tengah, Shinta, ia sengaja selalu datang bersama-sama temannya selepas ashar.

“Sambil ngabuburit kami juga selalu membeli makanan takjil untuk berbuka puasa, “ujarnya.

Shinta juga menyadari jika saat ini masih dalam kondisi pandemi covid-19, sehingga ia pun berusaha etap menerapkan protokol kesehatan, salah satunya menggunakan masker.

“Dengan berkah datangnya bulan suci ramadhan mudah-mudahan  pandemi covid-19 segera berlalu, “ungkap Shinta. (ANWARWALUYO)


UPDATE DATA COVID-19 KABUPATEN PANGANDARAN PER 15 APRIL 2021


PANGANDARANNEWS.COM
– Berikut up date grafik data terakit covid-19 di Kabupaten Pangandaran, hingga hari Kamis 15 April 2021 pukul 16.00 WIB yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran.


*KASUS KONFIRMASI  COVID-19*

Total   :1684 org

Sembuh: 1497 org

Aktif :27 org  isolasi RSU,124 Isolasi Mandiri)

Meninggal : 36 org

WNI     :1684 org

Laki2   : 692org

Perem : 962org

Usia

<5 : 33org

5 - 19  : 191org

20 - 29 : 240org

30 - 39 : 230 org

40 - 49 : 200 org

50 - 59 : 197 org

60 - 69 : 112 org

70 - 79 : 35 org

80-       : 7 org


*SUSPEK*

1. Total : 793org

2. Discardid: 770org

    - Meninggal : 16 org

3. Aktif : 7 org

4  Laki-Laki : 484org

5. Perempuan :  309org

6. WNI :  786org

7. WNA : 5 org

8. Usia :

< 5 th :  23 org

6-19   : 78 org

20-29 : 242org

30-39 :  102 org

40-49 : 90org

50-59 : 89org

60-69 : 59 org

70-79 : 25 org

>80    :   4 org


*PROBABLE*

1. TOTAL.          : 8

2. MENINGGAL : 4

3. MENUNGGU : 0

4. SELESAI : 4


*KONTAK ERAT*

TOTAL : 2010 org

Discarded: 2006 org

Aktif : 4 org


*HASIL LAB. SWAB*

Positif   : 1684 org

Negatif  : 8975 org

Menunggu hasil : 4 org

Jumlah  :10.663 org


*HASIL RAPID TEST*

Reaktif   : 70org

Invalid   : 0 org

Non Reaktif : 13.385org

Total     : 13.455org

Untuk masyarakat yang memerlukan informasi terkait Covid-19 di Kabupaten Pangandaran, bisa menghubungi covid19.pangandarankab.go.id atau di Hotline Call Center : 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran : 085320643695.

Dan ini selengkapnya Up Date Kasus Corona di Kabupaten Pangandaran per 15 April 2021 :























INI JAM KERJA ASN PEMKAB PANGANDARAN SELAMA BULAN RAMADHAN 1442 H / 2021

SEKDA KAB. PANGANDARAN, KUSDIANA
PANGANDARANNEWSCOM  - Memasuki bukan ramadhan jumlah jam kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Kabupaten Pangandaran 32,5 jam dalam satu minggu.

Seperti dituturkan Sekretaris Daerah (Sekda) Pangandaran, Kusdiana, kebijakan ini tertuang dalam SuratEdaran (SE) Nomor: 061.2/1093-Org.3/2021 Tentang Jam Kerja di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Pangandaran Pada Bulan Ramadan 1442 Hijriah/2021 Masehi.

“SE ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 09 Tahun 2021 dan Surat Edaran Gubernur Jawa Barat Nomor 65/OT 03/ORG Tentang Penetapan Jam Kerja Pada Bulan Ramadan 1442 Hijriah/2021 Masehi di Lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat,  “terangnya.(15/4)

SE yang diterbitkan ini, kata Kusdiana, dalam rangka peningkatan kualitas pelaksanaan ibadah puasa pada bulan Ramadan 1442 H dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, sehingga perlu penyesuaian jam kerja di bulan Ramadan khususnya di Lingkungan Pemkab Pangandaran. 

"Bagi perangkat daerah yang memberlakukan lima hari kerja dari Senin sampai dengan Kamis, jam masuk kantor pukul 08.00 WIB," ucapnya.

Kusdiana juga mengatakan, sedangkan jadwal jam untuk istirahat diberlakukan pada pukul 12.00 WIB hingga pukul 12.30 WIB dan jam pulang kantor pukul 15.00 WIB. Untuk hari Jum'at, jam masuk kantor pada pukul 08.00 WIB sedangkan jam istirahat pukul 11.30 WIB hingga pukul 12.30 WIB, dengan jam pulang kantor pukul 15.30 WIB.

Bagi perangkat daerah yang memberlakukan enam hari kerja, Senin sampai Kamis dan Sabtu, jam masuk kantor pukul 08.00 WIB dan istrahat pukul 12.00 WIB hingga pukul 12.30 WIB dengan jam pulang kantor pukul 14.00 WIB. Sedangkan untuk hari Jum'at jam masuk kantor pada pukul 08.00 WIB denga jam istrahat pukul 11.30 WIB hingga puk 12.30 WIB dengan jam pulang kantor pukul 14.00 WIB.

"Jumlah jam kerja efektif bagi Perangkat Daerah/Unit Layanan yang melaksanakan lima atau enam hari kerja selama bulan Ramadan minimal 32,5 jam per minggu," jelasnya. (PNews)




UNTUK TINGKATKAN SDM, KPU PANGANDARAN JALIN KERJASAMA DENGAN STITNU

PANGANDARANNEWS.COM –Komisi Pemilihan Umum (KPU) tahu  2021 berinisiatif untuk melakukan kerja-sama dengan berbagai nstansi baik pemrintah atau pun non pemerintah.

Demikian disampaikan Ketua KPU Kabupaten Pangandaran, Muhtadin, usai menandatangi kerjasama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama (STITNU) Al Farabi Pangandaran, yang turut dihadiri ketua dan seluruh anggota KPU Pangandaran, sementara dari pihak Kampus STITNU dihadiri oleh Ketua Asep Saepulrohman,M.M dan jajaran pembantu ketua DR. Dasep Supriatna Ubaidillah, Ade Samsudin,M.M ,Hafidin MM, dan seluruh civitas akademika STITNU Al Farabi Pangandaran.(15/4)

Menurut Muhtadin, kerjasama ini bertujuan untuk peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) serta dalam rangka peningkatan tradisi literasi demokrasi di Pangandaran.

Kerjasama dengan salah satu kampus yang berlokasi di lingkungan pesantren Babakan Jamanis Kecamatan Parigi Pangandaran ini, dilaksanakan sebagai bentuk membangun hubungan baik dengan semua pihak, dan ia berharap dengan mejlain kerjasama dengan seluruh elemen ini nantinya angka partisipasi masyarakat pada setiap Pemilu akan lebih meningkat dan lebih baik lagi

“Dan STITNU ini merupakan salah-satu lembaga pendidikan tinggi yang strategis untuk diajak kerjasama, “ucapnya.

Sementara salah seorang pengurus STITNU, Dr. Dasep Supriatna, pihaknya sangat mengapresiasi dan menyambut baik kerjasama ini sebagai upaya peningkatan kualitas akademik dan jaringan lembaga.

“Kami menyambut baik dan berterimakasih karena kerjasama dengan instansi ini menjadi penting bagi kami dalam peningkatan mutu pendidikan dan jaringan lembaga, ”kata Dasep. (PNews)




SATPOL AIR POLRES CIAMIS BERSAMA STAKE HOLDER LEPASLIARKAN RIBUAN BBL DI PANTAI PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS.COM – Hari ini Sat Pol Air Polres Ciamis bersama Anggota TNI AL Pos AL Pangandaran, Kepala Bidang Perikanan Tangkap DKPKP Pangandaran, Kepala Bidang Tangkap PSDKP Pangandaran, Wakil Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Pangandaran, Ketua Jaga Lembur Kabupaten Pangandaran dan Pokmaswas Pangandaran, melepasliarkan ribuan benih udang lobster (baby lobster) di lokasi perarian Batu Mandi di kawasan pantai barat Pangandaran.(15/04)

Menurut KasatPol Air Polres Ciamis, AKP Sugianto, yang memimpin kegiatan tersebut, menuturkan, selain bentuk kepedulian Polri ikut mnjaga kelestarian ekosistim bawah laut agar tidak punah ini juga menjadi salah-satu bentuk sinergitas Polri bersama TNI, pemerintah dan warga masyarakat dalam menjaga kamtibmas khususnya di wilayah perairan.

“Hari ini Polri, TNI AL, Kementerian Kelautan dan Perikananan dalam hal ini Bidang Perikanan Tangkap DKPKP Pangandaran, Bidang Tangkap PSDKP serta HNSI Pangandaran melepaskan sekitar 3 ribu benih lonster ke habitatnya, “ungkap Sugianto.

Bening Bening Lobster (BBL) yang dikembalikan ke habitatnya ini, kata Sugianto, merupakan hasil dari kegiatan penyelidikan kegiatan penangkapan dan atau penjualan BBL di wilayah perairan Pantai Muara Gatah Kecamatan Cimerak.

Sugianto juga menghimbau kepada para nelayan ataupun warga masyarakat agar mematuhi serta  taat pada peraturan terkait tidak diperbolehkannya menangkap dan atau menjual BBL, ini dimaksudkan agar BBL bisa menjadi udang lobster besar sehingga kekayaan alam laut ini bisa dinikmati generasi selanjutnya.

“Kami berharap peran serta masyarakat khususnya di Pesisir Pantai Pangandaran untuk bersama-sama menjaga ekosistem bawah laut, “pungkasnya. (PNews)



UPDATE DATA COVID -19 KABUPATEN PANGANDARAN PER 14 APRIL 2021


PANGANDARANNEWS.COM –
Berikut up date grafik data terakit covid-19 di Kabupaten Pangandaran, hingga hari Rabu 12 April 2021 pukul 16.00 WIB yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran.

KASUS KONFIRMASI  COVID-19

Total    : 1666 org

Sembuh : 1468 org

Aktif :   24 org  isolasi RSU,138 Isolasi Mandiri)

Meninggal :   36 org

WNI              : 1666 org

Laki2            :  686 org

Perem :  950 org

Usia

<5         :   33 org

5 - 19          :  191 org

20 - 29         :  240 org

30 - 39         :  230 org

40 - 49         :  200 org

50 - 59         :  197 org

60 - 69         :  112 org

70 - 79         :   35 org

80-                :    7 org

SUSPEK

1. Total         :  793 org

2. Discardid :  770 org

    - Meninggal :   16 org

3. Aktif         :    7 org

4  Laki-Laki :  484 org

5. Perempuan :  309 org

6. WNI :  786 org

7. WNA :    5 org

8. Usia :

< 5 th :   23 org

6-19    :   78 org

20-29 :  242 org

30-39 :  102 org

40-49 :   90 org

50-59 :   89 org

60-69 :   59 org

70-79 :   25 org

>80    :    4 org

PROBABLE

1. TOTAL.          : 8

2. MENINGGAL : 4

3. MENUNGGU : 0

4. SELESAI : 4

KONTAK ERAT

TOTAL :  2010 org

Discarded :  2006 org

Aktif :        4 org

HASIL LAB. SWAB

Positif            :  1666 org 

Negatif          :   8975 org

Menunggu hasil :         4 org

Jumlah          :10.645 org

HASIL RAPID TEST

Reaktif            :       70 org

Invalid            :         0 org

Non Reaktif :13.385 org

Total              :13.455 org

Untuk masyarakat yang memerlukan informasi terkait Covid-19 di Kabupaten Pangandaran, bisa menghubungi covid19.pangandarankab.go.id atau di Hotline Call Center : 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran : 085320643695.

Dan ini selengkapnya Up Date Kasus Corona di Kabupaten Pangandaran per 14 April 2021 :
















PASCA INSIDEN PEMBACOKAN BEBERAPA WAKTU LALU, PEMKAB PANGANDARAN AKAN TATA KEMBALI PASAR WISATA ?

PANGANDARANNEWS.COM  - Pasca kejadian yang menggegerkan masyarakat saat terjadi pembacokan dan pembakaran kios di Pasar Wisata Pangandaran pada akhir maret lalu, membuat Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata berkeinginan agar dilakukan penertiban dan penataan kembali kawasan Pasar Wisata (PW) yang berlokasi di jalan Pamugaran obyek Wisata Pantai Pangandaran.

Menurut Jeje, ia tidak mau jika kawasan  PW mempunyai image menjadi kawasan Bronx-nya Pangandaran, oleh arena itu PW harus dikembalikan pada fungsi awal.

Sekedar diketahui, Bronx merupakan sebuah kawasan di ujung Pulau Manhattan, New York City, Amerika Serikat sebuah kota yang didominasi warga kulit gelap ini dikenal dengan hal-hal yang menakutkan karena banyaknya kejahatan yang terjadi di kota ini, termasuk pelacuran, peredaran narkoba, minuman keras dan kejahatan lainnya.

“Fungsi awal PW ini harus sesuai dengan namanya yakni pasar, namun kenyataannya kini PW malah menjadi kawasan pemukiman kaum urban di Pangandaran, “jelas Jeje.(13/04)

Pada lahan sekitar 7 hektar PW yang dibangun tahun 1999 saat masih menjadi Pemkab Ciamis, kini para pendatang pun bisa menjadi penghuni tanpa adanya sistem pengawasan, sehingga pada gilirannya hal ini memicu komplik sosial.

“Saat pembangunannya dulu ketika itu saya masih menjadi anggota DPRD Ciamis dan Pa Wakil Bupati Ujang Endin menjadi panitia lelang pembangunan, “terang Jeje.

Walau masih sebatas rencana, Jeje berencana ke depannya PW akan dibagi menjadi dua bagian,  separuh tetap digunakan sebagai pasar wisata dan area parkir, sehingga para pedagang tidak perlu khawatir karena akan tetap diberi lahan untuk berjualan di pasar wisata. Sementara separuhnya lagi akan dimanfaatkan untuk pengembangan wisata namun bentuknya seperti apa, saat ini masih dipikirkan. 

“Bisa berupa gedung film atau lainnya, intinya yang bisa mendukung dunia pariwisata Pangandaran, dan pengembangannya akan melibatkan pihak swasta atau investor, “jelasnya.

Disoal potensi konflik sosial yang mungkin saja timbul akibat rencana penataan tersebut, Jeje mengaku ia tidak terlalu mengkhawatirkan hal tersebut, karena menurutnya, ia sudah punya pengalaman bagaimana caranya mendekati warga.

“Dinamika pasti ada, tapi itu tergantung cara dan pendekatan yang kita lakukan,"ujarnya. (PNews) 



 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN