UPDATE DATA COVID-19 KABUPATEN PANGANDARAN PER 7 APRIL 2021


PANGANDARANNEWS.COM
– Berikut up date grafik data terakit covid-19 di Kabupaten Pangandaran, hingga hari Rabu 7 April 2021 pukul 16.00 WIB yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran.

KASUS KONFIRMASI  COVID-19

Total            :  1561 org

Sembuh :  1355 org

Aktif :    32 org  isolasi RSU,142 Isolasi Mandiri)

Meninggal :    32 org

WNI              :  1561 org

Laki2            :   678 org

Perem :   887 org

Usia

<5         :     33 org

5 - 19          :    191 org

20 - 29         :    240 org

30 - 39         :    230 org

40 - 49         :    200 org

50 - 59         :    197 org

60 - 69         :    112 org

70 - 79         :     35 org

80-                :      7 org

SUSPEK

1. Total         :    787 org

2. Discardid :    764 org

    - Meninggal :      16 org

3. Aktif         :        7 org

4  Laki-Laki :    481 org

5. Perempuan :    306 org

6. WNI :    782 org

7. WNA :      5 org

8. Usia :

< 5 th :       23 org

6-19    :       78 org

20-29 :     242 org

30-39 :     102 org

40-49 :        90 org

50-59 :        89 org

60-69 :        59 org

70-79 :        25 org

>80    :          4 org

PROBABLE

1. TOTAL.                  : 8

2. MENINGGAL : 4

3. MENUNGGU : 0

4. SELESAI         : 4


KONTAK ERAT

TOTAL :   2008 org

Discarded :   2003 org

Aktif :         5 org

HASIL LAB. SWAB

Positif            :   1561 org

Negatif          :   8972 org

Menunggu hasil         :         5 org

Jumlah          : 10.538 org

HASIL RAPID TEST

Reaktif          :        70 org

Invalid            :          0 org

Non Reaktif : 13.385 org

Total              : 13.455 org

Untuk masyarakat yang memerlukan informasi terkait Covid-19 di Kabupaten Pangandaran, bisa menghubungi covid19.pangandarankab.go.id atau di Hotline Call Center : 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran : 085320643695.

Dan ini selengkapnya Up Date Kasus Corona di Kabupaten Pangandaran per 7 April 2021 :
















PEMKAB PANGANDARAN DAN MASYARAKAT NELAYAN MUSNAHKAN ALAT TANGKAP BENIH LOBSTER

PANGANDARANNEWS.COM - Pemerintah Kabupaten Pangandaran melakukan pemusnahan barang bukti alat tangkap benih bening lobster, seperti jaring rumpon hasil operasi penertiban aparat gabungan di wilayah perairan Pangandaran dalam beberapa pekan terakhir, bertempat di lapang Kataoang Doyong Pantai timur.(6/4)

Selain dihadiri Bupati Pangandaran H Jeje Wiradiata, juga dihadiri Muspida, masyarakat dan mantan Menteri Perikanan dan Kelautan, Susi Pudjiastuti.

"Ada ratusan set alat tangkap hasil penertiban tim gabungan yang hari ini kami musnahkan, “kata Jeje.

Jeje mengatakan, Pemkab Pangandaran sengaja menerbitkan aturan pelarangan penangkapan benih bening lobster demi pemanfaatan kelautan yang berkelanjutan, karena akibat penangkapan tersebut sekarang sudah terasa, lobster konsumsi menghilang. 

“Yang biasanya transaksi lobster di tempat pelelangan ikan KUD Minasari Pangandaran mencapai Rp 3 miliar, tahun ini nol rupiah," jelas Jeje.

Selain itu, kata Jeje, hilangnya benih lobster juga berdampak pada berkurangnya tangkapan ikan yang menjadi predator benih lobster, seperti cumi dan ikan layang sehingga tangkapan hasil tangkapan pun berkurang, karena seperti diketahui cumi tersebut merupakan pemangsa benih lobster.

Jeje mengatakan sejak awal pihaknya menolak penangkapan baby lobster bBukan karena ia kenal dekat dengan Susi Pujiastuti, tapi karena ia merupakan anak nelayan yang tahu dampak negatif ekploitasi baby lobster bagi ekosistem laut.

“Hingga saat ini saya belum sekali pun mengeluarkan surat keterangan asal benih,"tegas Jeje.

Sementara kepawa awk media, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyatakan apresiasi atas langkah yang diambil oleh Pemkab Pangandaran serta menghargai kekompakan pemerintah daerah, aparat dan masyarakat Pangandaran. 

“Ternyata kalau kita pasti bisa, saya berharap ini harus menjadi contoh untuk daerah lainnya dan saya juga berharap ini diikuti oleh semua daerah di Indonesia," kata Susi.

Susi menekankan semua pihak harus percaya saat benih lobster habis, karena saat itu tak akan ada lobster yang bisa dikonsumsi. Artinya harus yakin jika bibitnya habis maka lobsternya sulit didapat.

“Semoga ke depannya nanti kita bisa melihat lagi lobster ton-tonan di Pangandaran," kata Susi.

Susi juga mengatakan, keberlanjutan sumber daya laut sangat penting sehinga ia berharap masyarakat ikut mengawasi dan menjaga laut. 

"Saya sangat senang jika nanti nelayan melaut dapat lobster 3 kg itu berarti Rp 3 juta, lumayan kan,"imbuhnya. (PNews)



EVALUBE KELUAR ZONA NYAMAN, MEMBIDIK NELAYAN MASYARAKAT PESISIR PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS.COM – Beberapa waktu lalu Evalube menggelar program temu mitra komunitas nelayan di Pantai Pangandaran, kegiatan ini bertujuan untuk memacu pemberdayaan masyarakat pesisir Pangandaran. (24/3) 

Seperti disampaikan Brand Manager Evalube Bambang Eka, selain itu kegiatan ini juga dilakukan untuk membangun komunikasi dan koordinasi dengan para nelayan agar terjalin lebih intens.

Selian itu, kata Bambang, kegiatan ini juga menjadi ajang sosialisasi bagi Evalube terkait informasi

terkini tentang sistem keagenan, harga maupun produk – produk Evalube, karena para mitra Evalube yang hadir dalam kegiatan ini merupakan perpanjangan tangan penyebaran produk – produk Evalube.

Pada tahun ini, lanjut Bambang,  Evalube tidak hanya mendukung kegiatan otomotif di Indonesia, tetapi mempunyai gebrakan baru dengan menyasar masyarakat pesisir pantai. Kegiatan ini tidak hanya mendekatkan diri dengan para komunitas nelayan, tetapi juga ajang temu dan sosialisasi produk Evalube.

“Melalui program ini kami juga mengharapkan dapat membuka peluang usaha baru dan peningkatan kesejahteraan untuk komunitas nelayan, “ucapnya. (PNews-MP)







KESBANGPOL KOTA BANJAR GELAR SOSIALISASI P4GN Di KECAMATAN PATARUMAN.


PANNGANDARANNEWS.COM/BANJARNEWS
-- Dalam rangka mendukung Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 12 Tahun 2019 Tentang Fasilitasi Pencegahan Narkotika di desa, Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Banjar mengadakan acara Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Kecamatan Pataruman. (6/4)

Acara tersebut dihadiri Camat Pataruman, Kapolsek Pataruman dan beberapa kepala Desa di wilayah Kecamatan Pataruman.

Materi yang disampaikan terkait aspek hukum dalam penanggulangan penyalahgunaan Narkoba, pendidikan atau wawasan tentang Narkoba untuk anak usia dini, dampak penyalahgunaan Narkoba serta upaya yang harus dilakukan ketika persebaran Narkoba sudah merambah di lingkungan tempat tinggal.

Menurut Kepala Bidang Kebangpol Kota Banjar, Muhamad Rizal NS Mokodompit SH. MH, pemerintah daerah memiliki tugas untuk memfasilitasi kegiatan yang berkaitan dengan P4GN, salah satu kegiatan tersebut adalah sosialisasi untuk seluruh masyarakat Kota Banjar

“secara estafet kita laksanakan di 4 kecamatan hingga tahun ini kita selesai, "ungkapnya.

Rizal juga menjelaskan sosialisasi ini bertujuan untuk menyampaikan hal-hal yang berkaitan dengan P4GN kepada masyarakat yang nantinya bisa ditularkan kepada keluarga dan tetangga, sehingga upaya pencegahan penggunaan atau penyalahgunaan narkoba dapat berjalan secara massif dan dapat mendukung kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan Pemerintah Kota Banjar

Pencegahan penyalahgunaan narkoba sejatinya, kata Rizal, tidak bisa hanya dilakukan pemerintah saja, masyarakat pun  diharapkan bisa berpatisipasi aktif melakukan usaha pencegahan.

Seluruh elemen masyarakat,  pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD) harus ikut andil dalam upaya pencegahan ini.

"Diharapkan usaha pencegahan peredaran narkoba ini akan berhasil jika didukung seluruh elemen, "imbuhnya. (TITO)

UPDATE DATA COVID-19 KABUPATEN PANGANDARAN PER 5 APRIL 2021


PANGANDARANNEWS.COM
– Berikut up date grafik data terakit covid-19 di Kabupaten Pangandaran, hingga hari Senin 5 April 2021 pukul 16.00 WIB yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran.

*KASUS Konfirmasi  COVID-19*

Total   :1495 org

Sembuh: 1352 org

Aktif :19 org  isolasi RSU,92 Isolasi Mandiri)

Meninggal : 32 org

WNI     :1495 org

Laki2   : 642org

Perem : 853org

Usia

<5 : 33org

5 - 19  : 191org

20 - 29 : 240org

30 - 39 : 230 org

40 - 49 : 200 org

50 - 59 : 197 org

60 - 69 : 112 org

70 - 79 : 35 org

80-       : 7 org

*SUSPEK*

1. Total : 787org

2. Discardid: 764org

    - Meninggal : 16 org

3. Aktif : 7 org

4  Laki-Laki : 481org

5. Perempuan :  306org

6. WNI :  782org

7. WNA : 5 org

8. Usia :

< 5 th :  23 org

6-19   : 78 org

20-29 : 242org

30-39 :  102 org

40-49 : 90org

50-59 : 89org

60-69 : 59 org

70-79 : 25 org

>80    :   4 org

PROBABLE*

1. TOTAL.          : 8

2. MENINGGAL : 4

3. MENUNGGU : 0

4. SELESAI : 4

*Kontak Erat*

TOTAL : 2008 org

Discarded: 2003 org

Aktif : 5 org

*Hasil Lab. Swab*

Positif   : 1495org

Negatif  : 8972 org

Menunggu hasil : 5 org

Jumlah  :10.473 org

*HASIL RAPID TEST*

Reaktif   : 70org

Invalid   : 0 org

Non Reaktif : 13.385org

Total     : 13.455org

Untuk masyarakat yang memerlukan informasi terkait Covid-19 di Kabupaten Pangandaran, bisa menghubungi covid19.pangandarankab.go.id atau di Hotline Call Center : 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran : 085320643695.

Dan ini selengkapnya Up Date Kasus Corona di Kabupaten Pangandaran per 5 April 2021 :

















BKPRMI KABUPATEN TASIKMALAYA LAKUKAN VERPIKASI LEMBAGA TPQ/TKQ

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Dalam rangka ikut mencerdaskan bangsa serta meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan, BKPRMI Kabupataen Tasikmalaya mengadakan veripikasi terhadap semua Lembaga TPQ/TKQ di beberapa kecamatan. (5/4)

Seperti disampaikan Ketua Umum BKPRI Kab. Tasikmalaya, H Afifudin, Spd.I, veripikasi yang dilaksanakan ini meliputi 3 Kecamatan, diantaranya Kecamatan Karangnunggal,  Cibalong dan  Bantarkalong. 

Selain untuk pendataan, kata Afifudin, veripikasi iini juga untuk merupakan langkah awal dalam upaya meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di Kabupaten Tasikmalaya khususnya pendidikan di bidang keagamaan.

“Jumlah lembaga TPQ/TKQ yang tercatat di Kabupaten Tasikmalaya diperkirakan ada 5000 lembaga, sedangkan untuk Kecamatan Karangnunggal tercatat ada 56 lembaga, “terang Afif.

Ia menambahkan, dengan cara veripikasi dan validasi ini berfungsi untuk menunjang kelancaran proses peningkatan kafasitas, kualitas dan mutu pendidikan itu sendiri.

Sementara saat ditemui awak media, Ketua DPK Kec. Karangnunggal Aj Eje, menyampaikan pihaknya menyambut baik proses pendataan ini dan mudah-mudahan dengan cara demikian akan menjadi sebuah jembatan menuju sistim pendidikan keagamaan lebih baik dan maju apalagi masyarakat Kabupaten Tasikmalaya berkarakter religius islam dan berkualitas.

“Dengan cara ini kita ikut bertanggung jawab untuk mencerdaskan anak-anak bangsa agar mempunyai  ahlak lebih baik dan mulia, “ungkapnya. (ANWARWALUYO-AMIRSARIPUDIN)




PEMBANGUNAN TOWER BTS DI DESA CINTAKARYA PENGUSAHA TAK KANTONGI IJIN ?

PANGANDARANNEWS.COMTower Base Transceiver Station (BTS) yang berada di blok Pangleseran, Desa Cintakarya Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran, selain belum memiliki ijin dari Kawasan Keselamatan Opersional Penerbangan (KKOP) tower tersebut belum mengantongi IMB  Ijin Mendirikan Bangunan (IMB).

Seperti dikatakan Kepala Bidang Perijinan di Dinas  Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Kabupaten Pangandaran, Salimin, hingga ssat ini pihaknya belum mengeluarkan IMB dan ijin KKOP untuk pembangunan tower itu.

“Masalah siapa pemiliknya kami tidak tahu persis, mungkin yang pasti Dinas Kominfo lebih tahu terkait pembangunan tower tersebut, "ungkapnya.(1/4)

Hal senada dikataan Kepala Desa Cintakarya, Wawang, ia mengaku tidak tahu apakah pembangunan towe tersebut sudah punya ijin atau belum.

Tapi, kata Wawang, warganya cukup merasa senang terkait keberadaan tower itu karena di wilayah tersebut sangat sulit ada jaringan untuk komunikasi.

“Tapi untuk permasalah perijinannya kami memang tidak mengetahui, “ucapnya. (AGE)






KANDIDAT INCUMBEN KADES CIKAWUNG ASEP SAMBAS RAHAYU SIAP LANJUTKAN PEMBANGUNAN UNTUK KESEJAHTERAAN WARGA

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS-  seorang kandidat Kepala Desa Cikawung Kabupaten Tasimalaya yang akan maju dalam pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Desa Cikawung, Kecamatam Pancatengah Kabupaten Tasikmalaya yang akan dilaksanakan tanggal 8 April 2021, Asep Sambas, merupakan calon incumben setelah menjabat pada peiode sebelumnya.

Menurutnya, bukan karena ia jumawa tapi ia merasa masih banyak pekerjaan rumah yang belum diselesaikan sehingga merasa perlu untuk melanjutkan sekaligus menuntaskannya tugasnya sebagai kepala desa.

Ia pun menyatakan kesanggupannya untuk kembali memimpin Desa Cikawung Dengan visi dan misinya yang selalu ia katakan ketika kampanye di tengah masyarakat.

 “Insyaallah dengan pengalaman yang saya miliki ini jadi bekal sekaligus modal saya untuk membangun DesaCikawung, “ujarnya. (31/03)

Menjadi kepala desa, kata Asep, merupakan amanah masyarakat yang harus dipertanggungjawabkan dengan ikhlas dan sungguh-sungguh, karena sebenarnya pemimpin itu merupakan bentuk kepercayaan yang diberikan masyarakat.

“Jika di ibaratkan sebagai piramida terbalik,, posisi saya tetap masih berada di bawah untuk menopang warga Desa Cikawung,”paparnya

Selain melanjutkan pembangunan kembali di masyarakat Asep pun berkomitmen untuk tetap memberikan pelayanan maksimal untuk masyarakat, sebab kepentingan masyarakat harus diutamakan dan dimudahkan. Juga untuk melanjutkan birokrasi, menyatukan budaya dan kultur masyarakat, serta meningkatkan sumber daya manusia yang sudah baik menjadi lebih baik.

Tak hanya itu, dengan pengalaman  periode sebelumnya ia pun merasa lebih matang dalam memimpin pemerintahan desa sehingga dalam menggerakan roda pemerintahan harus selalu berpegang teguh kepada azas musyawarah untuk mufakat demi tercapai masyarakat Desa Cikawung yang adil, makmur, dan sejahtra.

Saya yakin, dengan keteguhan masyarakat yang dimaknai sebagai ketaatan terhadap norma agama dan aturan didukung dengan kemampuan menentukan tujuan yang akan dicapai dengan jelas Insya Alloh akan tercapai masyarakat Desa Cikawung yang Baldatun Toyyibatun Wa Robbun Ghofuur”, pungkasnya. (UDIRUSTANDI)



UPDATE DATA COVID-19 KABUPATEN PANGANDARAN PER 31 MARET 2021


PANGANDARANNEWS.COM
– Berikut up date grafik data terakit covid-19 di Kabupaten Pangandaran, hingga hari Rabu 31 Maret  2021 pukul 16.00 WIB yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran.

*KASUS Konfirmasi  COVID-19*

Total   :1439 org

Sembuh: 1265 org

Aktif :21 org  isolasi RSU,123 Isolasi Mandiri)

Meninggal : 30 org

WNI     :1439 org

Laki2   : 598org

Perem : 811org

Usia

<5 : 33org

5 - 19  : 191org

20 - 29 : 240org

30 - 39 : 230 org

40 - 49 : 200 org

50 - 59 : 197 org

60 - 69 : 112 org

70 - 79 : 35 org

80-       : 7 org

*SUSPEK*

1. Total : 782org

2. Discardid: 764org

    - Meninggal : 15 org

3. Aktif : 3 org

4  Laki-Laki : 478org

5. Perempuan :  304org

6. WNI :  777org

7. WNA : 5 org

8. Usia :

< 5 th :  23 org

6-19   : 78 org

20-29 : 242org

30-39 :  102 org

40-49 : 90org

50-59 : 89org

60-69 : 59 org

70-79 : 25 org

>80    :   4 org

*PROBABLE*

1. TOTAL.          : 8

2. MENINGGAL : 4

3. MENUNGGU : 0

4. SELESAI : 4

*Kontak Erat*

TOTAL : 2006 org

Discarded: 2001 org

Aktif : 5 org

*Hasil Lab. Swab*

Positif   : 1439org

Negatif  : 8970 org

Menunggu hasil : 5 org

Jumlah  :10.414 org

*HASIL RAPID TEST*

Reaktif   : 70org

Invalid   : 0 org

Non Reaktif : 13.385org

Total     : 13.455org

Untuk masyarakat yang memerlukan informasi terkait Covid-19 di Kabupaten Pangandaran, bisa menghubungi covid19.pangandarankab.go.id atau di Hotline Call Center : 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran : 085320643695.

Dan ini selengkapnya Up Date Kasus Corona di Kabupaten Pangandaran per 31 Maret 2021 :

















MENSOS TRI RISMAHARINI HADIRI PUNCAK KEGIATAN HUT TAGANA KE-17 DIKABUPATEN PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS.COM – Menteri Sosial Tri Rismaharini hadir di tengah-tengah Puncak kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) Tagana ke-17 Bhakti Sosial dan Jambore Nasional yang dihadiri 582 orang dengan melaksanakan protokol kesehatan yang ketat, bertempat di kawasan Plaza Pantai Timur Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.(31/03)

Turut hadir mendampingi Mensos, Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Pepen Nazaruddin, Dirjen Penanganan Fakir Miskin Asep Sasa Purnana, dan Sekretaris Dirjen Linjamsos Robben Rico. Hadir pula Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata, dan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti

Dengan rangkaian kegiatan ini, seperti Tagana Menjaga Alam gerakan penanaman pohon mangrove dan tanaman keras lainnya sebanyak 2,7 Juta Pohon sebagai upaya pencegahan bencana.

Dalam sambuatnnya Menteri Sosial Tri Rismaharini mengapresiasi peran dan pengabdian Tagana dengan berbasis kekuatan masyarakat erperan dengan segala keraifan lokalnya ikut berperan dalam membantu penanganan bencana yang terbukti tangguh dan berdedikasi.

Sebagai produk kearifan lokal, kata Mensos, kehadiran Tagana telah memberikan kontribusi positif bagi masyarakat khususnya dalam penanganan bencana. Seperti sat terjadi bencana alam tsunami di Aceh tahun 2004 silam Tagana juga telah mampu menekan jumlah korban jiwa atau ketika bencana di Simeuleu yang harusnya paling parah korban dilaporkan hanya 4 jiwa.

“Dan ini jelas tidak lepas dari peran kearifan lokal termsuk di dalamnya Tagana, ” kata Mensos.

Pada saat kunjungan ke kawasan bencana, Mensos mendengar laporan bahwa tanpa dipanggil  dengan inisiatif sendiri Tagana dari daerah lainnya langsung bergerak membantu rekannya yang tengah bertugas di lokasi bencana 

“Tagana dari sekitar daerah bencana langsung hadir dan ikut membantu dan mereka bekerja tidak kenal lelah dari pagi sampai larut malam, Hidup Tagana ! ”ucap Mensos. 

Dalam melaksanakan tugasnya, kata Mensos, Tagana  juga mampu bekerja bersama dengan unsur-unsur masyarakat lainnya  termasuk dengan pilar-pilar sosial Kementerian Sosial, TNI dan Polri, sehingga peran Tagana tidak hanya pada saat bencana namun juga sebelum penanganan bencana.

Selain aktif membantu penanganan bencana, Tagana juga menyelenggarakan pelatihan antisipasi menghadapi bencana dengan melibatkan anak sekolah, sehingga nanti mereka sudah mulai terbiasa dan mengenal penanganan bencana sejak dini, dan ini diharapkan bisa mengurangi resiko bencana.

Mensos mengatakan, Tagana tidak hanya menangani bencana alam namun juga bencana sosial yang sudah berjalam dalam beberapa kesempatan.

“Saat ini Kemensos menyelenggarakan program Tagana Masuk Sekolah dengan tujuan sebagai upaya sosialisasi kesiapsiagaan kepada seluruh anak – anak, guru dan orangtua siswa,”terangnya.

Tagana Masuk Sekolah (TMS) menggunakan metode pengenalan jenis dan model pengurangan resiko bencana, Strategi kesiapsiagaan dan mitigasi menghadapi bencana serta pengorganisasian penanggulangan bencana di satuan pendidikan.

Dalam penanganan bencana, lanjut Mensos, Kemensos melakukan tugas dengan memberikan bantuan berupa permakanan dengan layanan dapur umum, pendirian tenda darurat dan layanan dukungan psikososial serta mengeluarkan cadangan beras pemerintah (CBP) dan santunan ahli waris korban yang meninggal dunia.

Dengan segala keterbatasan, Mensos jua mengakui sinergitas multi pihak dengan  Kementerian dan lembaga terkait  merupakan hal yang mutlak dilakukan sehingga pelayanan kepada korban bencana alam diharapkan dapat terlaksana secara cepat dan tepat.

“Harapan saya kepada seluruh Kepala Dinas Sosial provinsi agar tidak saja ditingkat nasional sinergitas antar lembaga ini terjadi namun ditingkat daerah provinsi ataupun di Kabupaten-Kota sehingga benar-benar sinergitas ini mempunyai daya guna yang mampu meningkatkan pelayanan bagi masyarakat,”tegasnya. (PNews)




UPDATE DATA COVID-19 KABUPATEN PANGANDARAN PER 30 MARET 2021


PANGANDARANNEWS.COM
– Berikut up date grafik data terakit covid-19 di Kabupaten Pangandaran, hingga hari Selasa 30 Maret  2021 pukul 16.00 WIB yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran.

*KASUS Konfirmasi  COVID-19*

Total                                           : 1403 org

Sembuh                                      : 1263 org

Aktif                                           :     21 org  isolasi RSU,92 Isolasi Mandiri)

Meninggal                                  :     27 org

WNI                                            :1403 org

Laki2                                           : 586 org

Perem                                          : 807 org

Usia

<5                                                :   33 org

5 - 19                                           :  191 org

20 - 29                                         : 240 org

30 - 39                                         : 230 org

40 - 49                                         : 200 org

50 - 59                                         : 197 org

60 - 69                                         : 112 org

70 - 79                                         :   35 org

80-                                               :     7 org

*SUSPEK*

1. Total                                         :  783 org

2. Discardid                                  : 764 org

    - Meninggal                              :   16 org

3. Aktif                                          :    3 org

4  Laki-Laki                                  : 479 org

5. Perempuan                                : 304 org

6. WNI                                          : 778 org

7. WNA                                         :     5 org

8. Usia :

< 5 th                                             :   23 org

6-19                                               :   78 org

20-29                                             : 242 org

30-39                                             : 102 org

40-49                                             :   90 org

50-59                                             :   89 org

60-69                                             :   59 org

70-79                                             :   25 org

>80                                                :     4 org

*PROBABLE*

1. TOTAL.                                     : 8

2. MENINGGAL                           : 4

3. MENUNGGU                            : 0

4. SELESAI                                   : 4

*Kontak Erat*

TOTAL                                          : 2006 org

Discarded                                      : 2001 org

Aktif                                             :       5 org

*Hasil Lab. Swab*

Positif                                          :   1403 org

Negatif                                        :   8970 org

Menunggu hasil                          :         5 org

Jumlah                                        :10.378 org

*HASIL RAPID TEST* 

Reaktif                                       :       70 org

Invalid                                       :         0 org

Non Reaktif                              : 13.385 org

Total                                         : 13.455 org

Untuk masyarakat yang memerlukan informasi terkait Covid-19 di Kabupaten Pangandaran, bisa menghubungi covid19.pangandarankab.go.id atau di Hotline Call Center : 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran : 085320643695.

Dan ini selengkapnya Up Date Kasus Corona di Kabupaten Pangandaran per 30 Maret 2021 :






















 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN