UPDATE DATA COVID-19 KABUPATEN PANGANDARAN PER 5 APRIL 2021


PANGANDARANNEWS.COM
– Berikut up date grafik data terakit covid-19 di Kabupaten Pangandaran, hingga hari Senin 5 April 2021 pukul 16.00 WIB yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran.

*KASUS Konfirmasi  COVID-19*

Total   :1495 org

Sembuh: 1352 org

Aktif :19 org  isolasi RSU,92 Isolasi Mandiri)

Meninggal : 32 org

WNI     :1495 org

Laki2   : 642org

Perem : 853org

Usia

<5 : 33org

5 - 19  : 191org

20 - 29 : 240org

30 - 39 : 230 org

40 - 49 : 200 org

50 - 59 : 197 org

60 - 69 : 112 org

70 - 79 : 35 org

80-       : 7 org

*SUSPEK*

1. Total : 787org

2. Discardid: 764org

    - Meninggal : 16 org

3. Aktif : 7 org

4  Laki-Laki : 481org

5. Perempuan :  306org

6. WNI :  782org

7. WNA : 5 org

8. Usia :

< 5 th :  23 org

6-19   : 78 org

20-29 : 242org

30-39 :  102 org

40-49 : 90org

50-59 : 89org

60-69 : 59 org

70-79 : 25 org

>80    :   4 org

PROBABLE*

1. TOTAL.          : 8

2. MENINGGAL : 4

3. MENUNGGU : 0

4. SELESAI : 4

*Kontak Erat*

TOTAL : 2008 org

Discarded: 2003 org

Aktif : 5 org

*Hasil Lab. Swab*

Positif   : 1495org

Negatif  : 8972 org

Menunggu hasil : 5 org

Jumlah  :10.473 org

*HASIL RAPID TEST*

Reaktif   : 70org

Invalid   : 0 org

Non Reaktif : 13.385org

Total     : 13.455org

Untuk masyarakat yang memerlukan informasi terkait Covid-19 di Kabupaten Pangandaran, bisa menghubungi covid19.pangandarankab.go.id atau di Hotline Call Center : 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran : 085320643695.

Dan ini selengkapnya Up Date Kasus Corona di Kabupaten Pangandaran per 5 April 2021 :

















BKPRMI KABUPATEN TASIKMALAYA LAKUKAN VERPIKASI LEMBAGA TPQ/TKQ

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Dalam rangka ikut mencerdaskan bangsa serta meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan, BKPRMI Kabupataen Tasikmalaya mengadakan veripikasi terhadap semua Lembaga TPQ/TKQ di beberapa kecamatan. (5/4)

Seperti disampaikan Ketua Umum BKPRI Kab. Tasikmalaya, H Afifudin, Spd.I, veripikasi yang dilaksanakan ini meliputi 3 Kecamatan, diantaranya Kecamatan Karangnunggal,  Cibalong dan  Bantarkalong. 

Selain untuk pendataan, kata Afifudin, veripikasi iini juga untuk merupakan langkah awal dalam upaya meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di Kabupaten Tasikmalaya khususnya pendidikan di bidang keagamaan.

“Jumlah lembaga TPQ/TKQ yang tercatat di Kabupaten Tasikmalaya diperkirakan ada 5000 lembaga, sedangkan untuk Kecamatan Karangnunggal tercatat ada 56 lembaga, “terang Afif.

Ia menambahkan, dengan cara veripikasi dan validasi ini berfungsi untuk menunjang kelancaran proses peningkatan kafasitas, kualitas dan mutu pendidikan itu sendiri.

Sementara saat ditemui awak media, Ketua DPK Kec. Karangnunggal Aj Eje, menyampaikan pihaknya menyambut baik proses pendataan ini dan mudah-mudahan dengan cara demikian akan menjadi sebuah jembatan menuju sistim pendidikan keagamaan lebih baik dan maju apalagi masyarakat Kabupaten Tasikmalaya berkarakter religius islam dan berkualitas.

“Dengan cara ini kita ikut bertanggung jawab untuk mencerdaskan anak-anak bangsa agar mempunyai  ahlak lebih baik dan mulia, “ungkapnya. (ANWARWALUYO-AMIRSARIPUDIN)




PEMBANGUNAN TOWER BTS DI DESA CINTAKARYA PENGUSAHA TAK KANTONGI IJIN ?

PANGANDARANNEWS.COMTower Base Transceiver Station (BTS) yang berada di blok Pangleseran, Desa Cintakarya Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran, selain belum memiliki ijin dari Kawasan Keselamatan Opersional Penerbangan (KKOP) tower tersebut belum mengantongi IMB  Ijin Mendirikan Bangunan (IMB).

Seperti dikatakan Kepala Bidang Perijinan di Dinas  Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Kabupaten Pangandaran, Salimin, hingga ssat ini pihaknya belum mengeluarkan IMB dan ijin KKOP untuk pembangunan tower itu.

“Masalah siapa pemiliknya kami tidak tahu persis, mungkin yang pasti Dinas Kominfo lebih tahu terkait pembangunan tower tersebut, "ungkapnya.(1/4)

Hal senada dikataan Kepala Desa Cintakarya, Wawang, ia mengaku tidak tahu apakah pembangunan towe tersebut sudah punya ijin atau belum.

Tapi, kata Wawang, warganya cukup merasa senang terkait keberadaan tower itu karena di wilayah tersebut sangat sulit ada jaringan untuk komunikasi.

“Tapi untuk permasalah perijinannya kami memang tidak mengetahui, “ucapnya. (AGE)






KANDIDAT INCUMBEN KADES CIKAWUNG ASEP SAMBAS RAHAYU SIAP LANJUTKAN PEMBANGUNAN UNTUK KESEJAHTERAAN WARGA

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS-  seorang kandidat Kepala Desa Cikawung Kabupaten Tasimalaya yang akan maju dalam pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Desa Cikawung, Kecamatam Pancatengah Kabupaten Tasikmalaya yang akan dilaksanakan tanggal 8 April 2021, Asep Sambas, merupakan calon incumben setelah menjabat pada peiode sebelumnya.

Menurutnya, bukan karena ia jumawa tapi ia merasa masih banyak pekerjaan rumah yang belum diselesaikan sehingga merasa perlu untuk melanjutkan sekaligus menuntaskannya tugasnya sebagai kepala desa.

Ia pun menyatakan kesanggupannya untuk kembali memimpin Desa Cikawung Dengan visi dan misinya yang selalu ia katakan ketika kampanye di tengah masyarakat.

 “Insyaallah dengan pengalaman yang saya miliki ini jadi bekal sekaligus modal saya untuk membangun DesaCikawung, “ujarnya. (31/03)

Menjadi kepala desa, kata Asep, merupakan amanah masyarakat yang harus dipertanggungjawabkan dengan ikhlas dan sungguh-sungguh, karena sebenarnya pemimpin itu merupakan bentuk kepercayaan yang diberikan masyarakat.

“Jika di ibaratkan sebagai piramida terbalik,, posisi saya tetap masih berada di bawah untuk menopang warga Desa Cikawung,”paparnya

Selain melanjutkan pembangunan kembali di masyarakat Asep pun berkomitmen untuk tetap memberikan pelayanan maksimal untuk masyarakat, sebab kepentingan masyarakat harus diutamakan dan dimudahkan. Juga untuk melanjutkan birokrasi, menyatukan budaya dan kultur masyarakat, serta meningkatkan sumber daya manusia yang sudah baik menjadi lebih baik.

Tak hanya itu, dengan pengalaman  periode sebelumnya ia pun merasa lebih matang dalam memimpin pemerintahan desa sehingga dalam menggerakan roda pemerintahan harus selalu berpegang teguh kepada azas musyawarah untuk mufakat demi tercapai masyarakat Desa Cikawung yang adil, makmur, dan sejahtra.

Saya yakin, dengan keteguhan masyarakat yang dimaknai sebagai ketaatan terhadap norma agama dan aturan didukung dengan kemampuan menentukan tujuan yang akan dicapai dengan jelas Insya Alloh akan tercapai masyarakat Desa Cikawung yang Baldatun Toyyibatun Wa Robbun Ghofuur”, pungkasnya. (UDIRUSTANDI)



UPDATE DATA COVID-19 KABUPATEN PANGANDARAN PER 31 MARET 2021


PANGANDARANNEWS.COM
– Berikut up date grafik data terakit covid-19 di Kabupaten Pangandaran, hingga hari Rabu 31 Maret  2021 pukul 16.00 WIB yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran.

*KASUS Konfirmasi  COVID-19*

Total   :1439 org

Sembuh: 1265 org

Aktif :21 org  isolasi RSU,123 Isolasi Mandiri)

Meninggal : 30 org

WNI     :1439 org

Laki2   : 598org

Perem : 811org

Usia

<5 : 33org

5 - 19  : 191org

20 - 29 : 240org

30 - 39 : 230 org

40 - 49 : 200 org

50 - 59 : 197 org

60 - 69 : 112 org

70 - 79 : 35 org

80-       : 7 org

*SUSPEK*

1. Total : 782org

2. Discardid: 764org

    - Meninggal : 15 org

3. Aktif : 3 org

4  Laki-Laki : 478org

5. Perempuan :  304org

6. WNI :  777org

7. WNA : 5 org

8. Usia :

< 5 th :  23 org

6-19   : 78 org

20-29 : 242org

30-39 :  102 org

40-49 : 90org

50-59 : 89org

60-69 : 59 org

70-79 : 25 org

>80    :   4 org

*PROBABLE*

1. TOTAL.          : 8

2. MENINGGAL : 4

3. MENUNGGU : 0

4. SELESAI : 4

*Kontak Erat*

TOTAL : 2006 org

Discarded: 2001 org

Aktif : 5 org

*Hasil Lab. Swab*

Positif   : 1439org

Negatif  : 8970 org

Menunggu hasil : 5 org

Jumlah  :10.414 org

*HASIL RAPID TEST*

Reaktif   : 70org

Invalid   : 0 org

Non Reaktif : 13.385org

Total     : 13.455org

Untuk masyarakat yang memerlukan informasi terkait Covid-19 di Kabupaten Pangandaran, bisa menghubungi covid19.pangandarankab.go.id atau di Hotline Call Center : 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran : 085320643695.

Dan ini selengkapnya Up Date Kasus Corona di Kabupaten Pangandaran per 31 Maret 2021 :

















MENSOS TRI RISMAHARINI HADIRI PUNCAK KEGIATAN HUT TAGANA KE-17 DIKABUPATEN PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS.COM – Menteri Sosial Tri Rismaharini hadir di tengah-tengah Puncak kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) Tagana ke-17 Bhakti Sosial dan Jambore Nasional yang dihadiri 582 orang dengan melaksanakan protokol kesehatan yang ketat, bertempat di kawasan Plaza Pantai Timur Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.(31/03)

Turut hadir mendampingi Mensos, Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Pepen Nazaruddin, Dirjen Penanganan Fakir Miskin Asep Sasa Purnana, dan Sekretaris Dirjen Linjamsos Robben Rico. Hadir pula Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata, dan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti

Dengan rangkaian kegiatan ini, seperti Tagana Menjaga Alam gerakan penanaman pohon mangrove dan tanaman keras lainnya sebanyak 2,7 Juta Pohon sebagai upaya pencegahan bencana.

Dalam sambuatnnya Menteri Sosial Tri Rismaharini mengapresiasi peran dan pengabdian Tagana dengan berbasis kekuatan masyarakat erperan dengan segala keraifan lokalnya ikut berperan dalam membantu penanganan bencana yang terbukti tangguh dan berdedikasi.

Sebagai produk kearifan lokal, kata Mensos, kehadiran Tagana telah memberikan kontribusi positif bagi masyarakat khususnya dalam penanganan bencana. Seperti sat terjadi bencana alam tsunami di Aceh tahun 2004 silam Tagana juga telah mampu menekan jumlah korban jiwa atau ketika bencana di Simeuleu yang harusnya paling parah korban dilaporkan hanya 4 jiwa.

“Dan ini jelas tidak lepas dari peran kearifan lokal termsuk di dalamnya Tagana, ” kata Mensos.

Pada saat kunjungan ke kawasan bencana, Mensos mendengar laporan bahwa tanpa dipanggil  dengan inisiatif sendiri Tagana dari daerah lainnya langsung bergerak membantu rekannya yang tengah bertugas di lokasi bencana 

“Tagana dari sekitar daerah bencana langsung hadir dan ikut membantu dan mereka bekerja tidak kenal lelah dari pagi sampai larut malam, Hidup Tagana ! ”ucap Mensos. 

Dalam melaksanakan tugasnya, kata Mensos, Tagana  juga mampu bekerja bersama dengan unsur-unsur masyarakat lainnya  termasuk dengan pilar-pilar sosial Kementerian Sosial, TNI dan Polri, sehingga peran Tagana tidak hanya pada saat bencana namun juga sebelum penanganan bencana.

Selain aktif membantu penanganan bencana, Tagana juga menyelenggarakan pelatihan antisipasi menghadapi bencana dengan melibatkan anak sekolah, sehingga nanti mereka sudah mulai terbiasa dan mengenal penanganan bencana sejak dini, dan ini diharapkan bisa mengurangi resiko bencana.

Mensos mengatakan, Tagana tidak hanya menangani bencana alam namun juga bencana sosial yang sudah berjalam dalam beberapa kesempatan.

“Saat ini Kemensos menyelenggarakan program Tagana Masuk Sekolah dengan tujuan sebagai upaya sosialisasi kesiapsiagaan kepada seluruh anak – anak, guru dan orangtua siswa,”terangnya.

Tagana Masuk Sekolah (TMS) menggunakan metode pengenalan jenis dan model pengurangan resiko bencana, Strategi kesiapsiagaan dan mitigasi menghadapi bencana serta pengorganisasian penanggulangan bencana di satuan pendidikan.

Dalam penanganan bencana, lanjut Mensos, Kemensos melakukan tugas dengan memberikan bantuan berupa permakanan dengan layanan dapur umum, pendirian tenda darurat dan layanan dukungan psikososial serta mengeluarkan cadangan beras pemerintah (CBP) dan santunan ahli waris korban yang meninggal dunia.

Dengan segala keterbatasan, Mensos jua mengakui sinergitas multi pihak dengan  Kementerian dan lembaga terkait  merupakan hal yang mutlak dilakukan sehingga pelayanan kepada korban bencana alam diharapkan dapat terlaksana secara cepat dan tepat.

“Harapan saya kepada seluruh Kepala Dinas Sosial provinsi agar tidak saja ditingkat nasional sinergitas antar lembaga ini terjadi namun ditingkat daerah provinsi ataupun di Kabupaten-Kota sehingga benar-benar sinergitas ini mempunyai daya guna yang mampu meningkatkan pelayanan bagi masyarakat,”tegasnya. (PNews)




UPDATE DATA COVID-19 KABUPATEN PANGANDARAN PER 30 MARET 2021


PANGANDARANNEWS.COM
– Berikut up date grafik data terakit covid-19 di Kabupaten Pangandaran, hingga hari Selasa 30 Maret  2021 pukul 16.00 WIB yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran.

*KASUS Konfirmasi  COVID-19*

Total                                           : 1403 org

Sembuh                                      : 1263 org

Aktif                                           :     21 org  isolasi RSU,92 Isolasi Mandiri)

Meninggal                                  :     27 org

WNI                                            :1403 org

Laki2                                           : 586 org

Perem                                          : 807 org

Usia

<5                                                :   33 org

5 - 19                                           :  191 org

20 - 29                                         : 240 org

30 - 39                                         : 230 org

40 - 49                                         : 200 org

50 - 59                                         : 197 org

60 - 69                                         : 112 org

70 - 79                                         :   35 org

80-                                               :     7 org

*SUSPEK*

1. Total                                         :  783 org

2. Discardid                                  : 764 org

    - Meninggal                              :   16 org

3. Aktif                                          :    3 org

4  Laki-Laki                                  : 479 org

5. Perempuan                                : 304 org

6. WNI                                          : 778 org

7. WNA                                         :     5 org

8. Usia :

< 5 th                                             :   23 org

6-19                                               :   78 org

20-29                                             : 242 org

30-39                                             : 102 org

40-49                                             :   90 org

50-59                                             :   89 org

60-69                                             :   59 org

70-79                                             :   25 org

>80                                                :     4 org

*PROBABLE*

1. TOTAL.                                     : 8

2. MENINGGAL                           : 4

3. MENUNGGU                            : 0

4. SELESAI                                   : 4

*Kontak Erat*

TOTAL                                          : 2006 org

Discarded                                      : 2001 org

Aktif                                             :       5 org

*Hasil Lab. Swab*

Positif                                          :   1403 org

Negatif                                        :   8970 org

Menunggu hasil                          :         5 org

Jumlah                                        :10.378 org

*HASIL RAPID TEST* 

Reaktif                                       :       70 org

Invalid                                       :         0 org

Non Reaktif                              : 13.385 org

Total                                         : 13.455 org

Untuk masyarakat yang memerlukan informasi terkait Covid-19 di Kabupaten Pangandaran, bisa menghubungi covid19.pangandarankab.go.id atau di Hotline Call Center : 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran : 085320643695.

Dan ini selengkapnya Up Date Kasus Corona di Kabupaten Pangandaran per 30 Maret 2021 :






















KEBIJAKAN PEMERINTAH PUSAT TERKAIT LARANGAN MUDIK LEBARAN KECEWAKAN PENGUSAHA WISATA DI PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS.COM – Kebijakan yang dikeluarkan pemerintah pusat terkait larangan mudik pada libur lebaran jelas sangat mengecewakan pelaku usaha pariwisata di Kabupaten Pangandaran, karena larangan mudik tersebut jelas akan berpengaruh pada tingkat kunjungan wisatawan saat  libur Lebaran nanti.

Demikian disampaikan Ketua PHRI Pangandaran Agus Mulyana, saat ini kondisi usaha wisata di Pangandaran sejal pandemi covid-19 sangat memprihatinkan pasalnya kunjungan wisata domestik hingga saat ini belum norml seperti sebelum masa pandemi, padahal biaya oprasional seperti hotel dan restoran tetap harus dikeluarkan walau pun minim pendapatan.

"Sepeti diketahui dalam setahun ada tiga musim libur yang selama ini menjadi andalan, libur natal  tahun baru, libur sekolah dan libur lebaran," terang Agus. (30/03)

Pada libur lebaran biasanya akan terjadi peningkatan okupansi hingga mencapai 90 persen dengan lama tinggal 4 sampai 7 hari, dan biasanya ini mampu untuk menutupi kekosingan yang terjadi pada bulan sebelumnya, bulan ramadhan. Tapi jika sekarang lebaran dilarang mudik, maka, kata Agus, artinya tidak boleh berlibur pergi ke tempat wisata.

Agus jug mengatakan, seharusnya pemerintah melihat upaya yang selama ini dilakukan para pelaku usaha pariwisata mempersiapkan momen tahunan ini, seperti vaksinasi karyawan hotel dan restoran sudah dilakukan, penerapan protokol kesehatan (prokes) diperketat, jadi wajar jika sekarang pelaku usaha wisata kecewa  dengan kebijakan pemerintah posat tersebut.

.Ditambah lagi, kebutuhan pengeluaran jelang Lebaran meningkat karena pengusaha harus membayar tunjangan hari raya (THR) dan lainnya untuk kryawan.

"Saya berharap mudah-mudahan pemerintah membatalkan kebijakan larangan mudik lebaran, karena ini saat marema tahunan yang ditunggu-tunggu,"imbuhnya.

Seperti diketahui, pada tanggal 26 maret lalu pemerintah pusat resmi mengleluarkan larangan  mudik Lebaran pada 6 sampai 17 Mei 2021, selian itu masyarakat juga dihimbau tidak melakukan perjalanan keluar daerah sebelum dan sesudah tanggal 6-17 Mei untuk menekan angka penularan covid-19. (PNews)


1000 NELAYAN PANGANDARAN IKUTI PELATIHAN JADI SAHABAT TAGANA

PANGANDARANNEWS.COM - Kementerian Sosial (Kemensos) melakukan pelatihan pada 1000 nelayan Kabupaten Pangandaran sebagai sahabat Taruna Siaga Bencana (TAGANA).

Seperti disampaikan Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Safii Nasution, alasan pelatihan ini menjadi upaya pemerintah untuk melindungi warga pesisir selatan termasuk Kabupaten Pangandaran dari ancaman Megatrust.

Megathrust sendiri, kata Alam, adalah gempa karena terjadi tumbrukan antara lempeng Indo-Australia dan Eurasia, dan dapat memicu tsunami. 

Dalam pelatihan ini, imbuh Alam, seluruh nelayanmendapat pelatihan penanggulangan bencana  sehingga jika terjadi Megatrust diharapkan akan mampu membantu masyarakat lainnya untuk menyelamatkan diri.

Dalam peta bencana yang dikeluarkan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) tahun 2019, lanjut Alam, disebutkan wilayan Pangandaran merupakan wilayah rawan bencana ke 17 secara nasional dan keenam di Propinsi Jawa Barat. Dan selain itu, menurut Peta Sumber Gempa Nasional 2017 yang diterbitkan Pusat Studi Gempa Nasional (Pusgen).

“Zona yang berpotensi memunculkan gempa megathrust di Jawa berada di tiga lokasi yaitu wilayah perairan Selat Sunda, wilayah selatan perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah serta segmen Jawa Timur-Bali, “terang Alam.(29/03)

Alam menambahkan, selian pelatihan Kemnsos juga terus melakukan edukasi pada masyarakat terkait ancaman Megatrust juga dilakukan melalui pelatihan dan pembentukan Kampung Siaga Bencana (KSB) berbasis kawasan di sejumlah kabupaten di Provinsi Jawa Barat, salah satunya  Kabupaten Pangandaran.

“Da rencananya setelah mendapatkan pelatihan nelayan sahabat Tagana ini akan dikukuhkan Menteri Sosial Tri Rismaharini pada puncak peringatan HUT TAGANA ke 17 tanggal 31 maret 2021, “jelasnya. (PNews). 


PERINGATI HARI JADI KE 6 DAN EVALUASI PILKADA SERENTAK 2020 KPU PANGANDARAN GELAR BAKTI SOSIAL

PANGANDARANNEWS.COM - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangandaran hari ini menggelar bakti sosial dalam rangka evaluasi pilkada serentak bersama stakeholder bertempat di blok Lojok budak Desa Dusun Banjarsari Desa Selasari Kecamatan Parigi.(29/03)

Menurut Ketua KPU Pangandaran, Muhtadin, evaluasi ini digelar berdasarkan peraturan KPU nomor 5 tahun 2020 perubahan ke tiga atas KPU nomor 15 tahun 2020 tentang tahapan program dan jadwal pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur,  Bupati dan Wakil Bupati tahun 2020.

“Kini Pilkada sudah selesai mari kita dijadikan wahana pembelajaran politik supaya semakin dewasa, “ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut Muhtadin juga tidak lupa memberikan apresiasi pada insan pers yang bertugas di Pilkada serentak Kabupaten Pangandaran tahun 2020, karena, menurutnya peran media sangat penting untuk memberikan informasi kepada masyarakat, seperti saat suhu politik memanas maka salah satu tugas media pemberi informasi yang bisa dipercaya serta memberikan ketenangan pada masyarakat .

“Kenapa hari ini kami juga menghadirkan media, karena ia mempunyai peran penting dan menjadi mitra KPU khususnya dalam sosialisasi kepada masyarakat, “imbuhnya.

Masih di tempat yang sama, selain mengucapkan selamat hari jadi KPU yang ke 6, Kepala Desa Selasari Udin Tugaswara dalam sambutannya berharap  kerjasama dalam menjaga Gesmen area (hutan penyangga) lojok budak Gunung Porang menjadi tanggung jawab semua untuk menjaganya bukan hanya petugas jaga leuweung tuturnya.

Kita harus bersama-sama untuk tetap menjaga kelestarian hutan sekitar kita, “ucapnya. (PNews)





UPDATE DATA COVID-19 KABUPATEN PANGANDARAN PER 29 MARET 2021


PANGANDARANNEWS.COM
– Berikut up date grafik data terakit covid-19 di Kabupaten Pangandaran, hingga hari Senin 29 Maret  2021 pukul 16.00 WIB yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran.

*KASUS Konfirmasi  COVID-19*

Total   :1384 org

Sembuh: 1263 org

Aktif :20 org  isolasi RSU,75 Isolasi Mandiri)

Meninggal : 26 org

WNI     :1384 org

Laki2   : 579org

Perem : 795org

Usia

<5 : 33org

5 - 19  : 191org

20 - 29 : 240org

30 - 39 : 230 org

40 - 49 : 200 org

50 - 59 : 197 org

60 - 69 : 112 org

70 - 79 : 35 org

80-       : 7 org

*SUSPEK*

1. Total : 782org

2. Discardid: 762org

    - Meninggal : 15 org

3. Aktif : 5 org

4  Laki-Laki : 478org

5. Perempuan :  304org

6. WNI :  777org

7. WNA : 5 org

8. Usia :

< 5 th :  23 org

6-19   : 78 org

20-29 : 242org

30-39 :  102 org

40-49 : 90org

50-59 : 89org

60-69 : 59 org

70-79 : 25 org

>80    :   4 org

*PROBABLE*

1. TOTAL.          : 8

2. MENINGGAL : 4

3. MENUNGGU : 0

4. SELESAI : 4

*Kontak Erat*

TOTAL : 2006 org

Discarded: 1995 org

Aktif : 11 org

*Hasil Lab. Swab*

Positif   : 1384org

Negatif  : 8964 org

Menunggu hasil : 11 org

Jumlah  :10.359 org

*HASIL RAPID TEST*

Reaktif   : 70org

Invalid   : 0 org

Non Reaktif : 13.385org

Total     : 13.455org

Untuk masyarakat yang memerlukan informasi terkait Covid-19 di Kabupaten Pangandaran, bisa menghubungi covid19.pangandarankab.go.id atau di Hotline Call Center : 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran : 085320643695.

Dan ini selengkapnya Up Date Kasus Corona di Kabupaten Pangandaran per 29 Maret 2021 :


















 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN