YANGGI FEBRIANA, PEMUDA KARANGMEKAR IKUTI SELEKSI TIM NASIONAL SEPAK BOLA USIA 18 TAHUN

Pangandarannews.com/tasiknews – Berkat kepiawaiannya dalam mengolah si kulit bundar saat bermain sepak bola, seorang siswa SMK Bantarkalong Kabupaten Tasikmalaya, Yanggi Febriana berhasil lolos menjadi salah seorang dari 3 pemain muda untuk mengikuti seleksi Tim Nasional Sepak Bola Usia 18 tahun.

Keberhasilan Yanggi, anak semata wayang Agus Wara (48) warga Desa Karangmekar Kecamatan Karangnunggal  lolos bersama 2 rekannya dari 102 pemain sepak bola usia 18 se-Jawa Barat ini  tak lepas dari campur tangan Kepala Desa Karangmekar, Asep Bahtiar yang baru 3 tahun menjabat kepala desa.

Saat ditemui di ruang kerjanya, Asep Bahtiar mengatakan, ia sangat berharap akan lahir bibit-bibit unggul atlit sepakbola di desa Karangmekar dan berhasil mengikuti  jejak Yanggi  yang telah berhasil masuk di Tim Nasional bersama 2 rekannya dari Kabupaten Tasikmalaya.

“Saya sangat bangga sekali mempunyai warga yang punya bakat dan berprestasi, saya doakan mudah-mudahan bintang kecil dari Desa Karangmekar akan mampu menharumkan nama daerah, “ungkapnya. (12/03)

Seperti diketahui, Asep Bahtiar atau Titana Bahtiar selama 3 tahun selain berhasil merubah warna pemerinatahan desa dan memicu petensi secara individu seperti salah seorang warganya yang menjadi pesepak Bola yang terpilih untuk masuk seleksi Timnas, ia juga mampu memunculkan potensi-potensi yang ada di wilayahnya, seperti BUMDES Jabar Juara,  Desa Berprestasi dan Kampung Juara Provinsi Jabar.

Sementara di lain kesempatan Camat Karangnunggal Asep M Dahliana, STp., MM, mengatakan  prestasi yang berhasil diraih Yanggi mudah-mudahan bisa diikuti rekan lainnya sehingga mampu menjadi  duta olahraga dari Kecamatan Karangnunggal atau dunia sepak bola yang ada di Kabupaten Tasikmalaya.

“Saya do’akan mudah-mudahan prestasi Yanggi anak ini dapat membanggakan warga Tasela dan orang tua khususnya,” ucapnya. (ANWARWALUYO)


MELALUI PROSES SELEKSI AKHIRNYA TIMSEL DESA MARGALUYU LOLOSKAN 5 CALON KADES

Pangandarannews.com/tasiknews – Dari 8 peserta bakal calon kepala desa yang daptar, akhirnya Tim Seleksi (Timsel) meloloskan 5 calon Kepala Desa Margaluyu Kecamatan Pancatengha Kabupaten Tasikmalaya, setelah seluruh peserta mengikuti uji seleksi akademisi dan uji kemampuan.

Menurut Camat Pancatengah, Pancatengah H Jajang,S,Sos,Msi, saat melakukan seleksi ini disaksikan langsung beberapa elemen, seperti Polri, TNI, Akademisi, Sat pol PP, ormas, tokoh masyarakat serta sejumlah awak media.

“Dalam pelaksanaannya kami pun tetap mengintruksika kepada yang hadir agar tetap mematuhi protokol kesehatan, “jelas Jajang.(10/03)

Sementara penyelenggaraan seleksi pun berjalan bersih, transparan, akurat serta kondusip dan  berjalan dengan lancar walau ada beberapa peserta seleksi tampak was-was dengan raut wajah tegang tapi ada juga dengan wajah tenang penuh kepastian, sampai penitia mengumumkan ada 3 peserta yang terpaksa tidak bis ikut pencalonan karena gugur dalam hasil seleksi.

“Akhirnya panitia pun memutuskan 5 orang peserta yang bisa masuk menjadi calon Kepala Desa Margaluyu, “terang Jajang.

Saat ditemui secara terpiah, beberapa peserta yang tidak lolos dalam seleksi mengaku cukup puas karena proses seleksi berjalan jujur dan transparan.

“Kami berlapang dada dan menerima hasil ini, karena semua sesuai mekanisme seleksi, “ujar salah seorang peseta. (ANWARWALUYO


UPDATE DATA COVID-19 KABUPATEN PANGANDARAN PER TANGGAL 8 MARET 2021


PANGANDARANNEWS.COM
– Berikut up date grafik data terakit covid-19 di Kabupaten Pangandaran, hingga hari Jumat 8 Maret  2021 pukul 16.00 WIB yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran.

KASUS KONFIRMASI  COVID-19

Total            :  1135 org

Sembuh :  1062 org

Aktif :    14 org  isolasi RSU, 36 Isolasi Mandiri)

Meninggal :    23 org

WNI              :  1135 org

Laki2            :   488 org

Perem :   647 org

Usia

<5         :       7 org

5 - 19          :    38 org

20 - 29         :  100 org

30 - 39         :    80 org

40 - 49         :    70 org

50 - 59         :    45 org

60 - 69         :    28 org

70 - 79         :      7 org

SUSPEK

1. Total :   777 org

2. Discardid :   759 org

    - Meninggal :    15 org

3. Aktif         :     3 org

4  Laki-Laki :   474 org

5. Perempuan :   303 org

6. WNI :   772 org

7. WNA :     5 org

8. Usia :

< 5 th :     23 org

6-19    :     78 org

20-29 :   242 org

30-39 :   102 org

40-49 :     90 org

50-59 :     89 org

60-69 :     59 org

70-79 :     25 org

>80    :       4 org

PROBABLE

1. TOTAL.                  : 8

2. MENINGGAL : 4

3. MENUNGGU : 0

4. SELESAI         : 4

KONTAK ERAT

TOTAL :    1995 org

Discarded :    1939 org

Aktif :        56 org

HASIL LAB. SWAB

Positif            :    1135 org

Negatif          :    8918 org

Menunggu hasil :        56 org

Jumlah  :10.109 org

HASIL RAPID TEST

Reaktif    :         70 org

Invalid    :          0 org

Non Reaktif : 13.385 org

Total      : 13.455 org

Untuk masyarakat yang memerlukan informasi terkait Covid-19 di Kabupaten Pangandaran, bisa menghubungi covid19.pangandarankab.go.id atau di Hotline Call Center : 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran : 085320643695.

Dan ini selengkapnya Up Date Kasus Corona di Kabupaten Pangandaran per 8 Maret 2021 :



















 

UPDATE DATA COVID 19 KABUPATEN PANGANDARAN PER TANGGAL 5 MARET 2021


PANGANDARANNEWS.COM
– Berikut up date grafik data terakit covid-19 di Kabupaten Pangandaran, hingga hari Jumat 7 Maret  2021 pukul 16.00 WIB yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran.

KASUS KONFIRMASI  COVID-19

Total    : 1128 org

Sembuh         : 1032 org

Aktif :     15 org  isolasi RSU, 58 Isolasi Mandiri)

Meninggal :      23 org

WNI      :   1124 org

Laki2    :     485 org

Perem :     643 org

Usia

<5         :         7 org

5 - 19  :       38 org

20 - 29 :     100 org

30 - 39 :       80 org

40 - 49 :       70 org

50 - 59 :       45 org

60 - 69 :       28 org

70 - 79 :         7 org

SUSPEK

1. Total :     776 org

2. Discardid :     759 org

    - Meninggal 15 org

3. Aktif  :        2 org

4  Laki-Laki :     473 org

5. Perempuan :     303 org

6. WNI :     771 org

7. WNA         :         5 org

8. Usia :

< 5 th :       23 org

6-19    :       78 org

20-29 :     242 org

30-39 :     101 org

40-49 :       90 org

50-59 :       89 org

60-69 :       59 org

70-79 :       25 org

>80    :        4 org

PROBABLE

1. TOTAL.          : 8

2. MENINGGAL : 4

3. MENUNGGU : 0

4. SELESAI         : 4

KONTAK ERAT

TOTAL : 1.995 org

Discarded : 1.939 org

Aktif :       56 org

HASIL LAB. SWAB

Positif    :  1.128 org

Negatif          :  8.908 org

Menunggu hasil :       56 org

Jumlah          :10.092 org

HASIL RAPID TEST

Reaktif            :        70 org

Invalid            :           0 org

Non Reaktif : 13.385 org

Total      : 13.455 org

Untuk masyarakat yang memerlukan informasi terkait Covid-19 di Kabupaten Pangandaran, bisa menghubungi covid19.pangandarankab.go.id atau di Hotline Call Center : 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran : 085320643695.

Dan ini selengkapnya Up Date Kasus Corona di Kabupaten Pangandaran per 5 Maret 2021 :




















APDESI DAN DSPMPD KABUPATEN PANGANDARAN GELAR PEMBINAAN SDM DAN TERTIB ADMINSTRASI DESA

PANGANDARANNEWS.COM – Dalam rangka peningkatan Simber Daya Manusia (SDM) serta untuk tertib administrasi desa dan mengantisipasi terjadinya tindak pidana korupsi, Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DSPMPD) Kabupaten Pangandaran melaksanakan pembinaan dan bimbingan teknis ke seluruh desa se-Kabupaten Pangandaran.

 Seperti yang dilaksanakan pada hari ini (Jumat, 5 maret), bertempat di Gedung Da’wah Kecamatan Padaherang, kepala desa, sekdes, Kaur Keuangan, BPD dan Kaur Kesra di Kecamatan Mangunjaya  dan Padaherang dua kecamatan, hadir untuk menerima bimbingan dan arahan dari para pemateri.

Pada bimbingn yang turut diharidi Kepala Bidang Kerjasama Administrasi Penataan Desa, Camat Padaherang, Camat Mangunjaya, Kapolsek Padaherang dan Danramil Padaherang, kegiatan yang diinisiasi dan usulan APDESI ini penitia penyelenggara pun mendatangkan pemateri, diantaranya Kanit Tipidkor Satreskrim Polres Ciami, IPTU Misman Asep Zaenal, S.Sos dan pejabat dari Kejaksaan negeri Ciamis, Hendar Sudaryana SH.

Dalam pemaparannya, IPTU Misman Asep Zaenal, S.Sos menyampaikan, beberapa peraturan pemerintah dan perundang undangan terkait pengelolaan keuangan desa.

“Saya berpesan jangan main-main dengan pengelolaan keuangan desa karena akan berhadapan dengan hukum sesuai peraturan perundang-undangan, “ungkapnya.

Hal senda dikatakan Hendar Sudaryana SH, menurutnya, peran kejaksaan dalam pencegahan penyimpangan dana desa sebagai pengawasan, pencegahan dan pengawalan.

“Kami sebagai aparat penegak hukum tentu akan memernkan fungsi tersebut dengan ketat, “tegasnya. (Tn)


AKIBAT SAPUAN PUTING BELIUNG SEJUMLAH RUMAH DI DESA SINDANGJAYA ALAMI KERUSAKAN

PANGANDARANNEWS.COM - Cuaca extrim yang melanda sebagian wilayah Kabupaten Pangandaran  membuat harus waspada terutama saat turun hujan yang dibarengi angin kencang. 

Seperti yang terjadi di Rt 26 Rw 06 Dusun Cikeludan Desa Sindangjaya Kecamatan Mangunjaya, sedikitnya 18 rumah rusak akibat diterjang angin puting beliung, kemarin sore. (3/3)

Menurut salh seorang warga, Kasimin, saat itu ia sedang berada di dalam rumah ketika tiba tiba terdengar suara gemuruh angin, saat keluar nampak pohon kelapa di samping rumahnya tumbang dan menimpa rumah bagian depan  sehingga mengakibatkan ia terluka akibat terhantam reruntuhan rumahnya. 

“Say pun langsung dilarikan ke puskesmas oleh petuga karena luka di kepala saya cukup parah, “terangnya.

Sementara saat ditemui, Sekretaris BPBD yang dibarengi Kepala Bidang Penanggulangan Bencana Kabupaten Pangandaran, jajang Herly membenarkan kejadian tersebut saat ditemui di lokasi kejadian untuk melihat langsung dan memberikan bantuan .

Di depan warga yang hadir, Jajang pun berpesan agar tetap berhati-hati karena saat ini menghadapi cuaca ekstrim.

“Kepada warga yang kebetuan rumahnya berdekatan dengan pohon kelapa ataupun pohon besar agar segera menebang pohon tersebut agar saat ketika terjadi puting beliung pohon tersebut tidak menimpa rumah, “ungkapnya. (Tn)


KETUA KOMISI III DPRD PANGANDARAN :”DINAS PUPR HARUS TANGGUNGJAWAB TERKAIT BELUM SELESAINYA JEMBATAN CIKIDANG”

PANGANDARANNEWS.COM - Proyek pembangunan jembatan Cikidang yang menghubungkan pelabuhan Cikidang dengan lapang Ketapang doyong Pangandaran hingga saat ini belum selesai pengerjaannya walau sudah diberi tambahan waktu ( adendum)  pengerjaan selama 50 hari.

Seperti disampaikan Ketua komisi III DPRD Pangandaran,  Ade Ruminah saat ditemui usai acara Muscam partai gokar, belum selesainya pengerjaan jembatan Cikidang yang menelan anggaran sebesar Rp 17 milyar ini, pihaknya sudah mendorong pemerintah melalui dinas PUPR untuk segera menghubungi pelaksana proyek tersebut agar secepatnya bisa menyelesaikan pekerjaannya.

Menurut Ade, sebenarnya pekerjaan jembatan tersebut bukan mangkrak tapi belum selesai pengerjaannya sesuai waktu akibat beberapa waktu yang lalu robohnya TPT maka pekerjaan pun harus dikerjakan ulang sehingga menyita waktu hingga berimbas pada pekerjaan selanjutnya.

“Kami sudah berkordinasi dengan dinas PUPR agar segera menghubungi pihak pelaksana proyek karena waktu pengerjaannya tinggal sedikit,  " katanya. (04/03)

Dikatakan Ade, pihaknya bahkan pernah menanyakan langsung kepada pelaksana proyek perihal pengalaman dan keprofesionalan dia dalam pembangunan jembatan, dan mendapat  jawaban bahwa pihak kontraktor memang sudah ahki dalam pembangunan jembatan, hal tersebut pun diyakinkan lagi oleh dinas PUPR..

‘dinas PUPR harus bertanggungjawab karena  pekerjaan pembangunan jembatan Cikidang hingasaat ini belum selesai, “tegasnya. (AGE)


KABAR GEMBIRA, KINI POLRES TASIK BUKA LAYANAN PEMBUATAN SIM DI MAPOLSEK KARANGNNGGAL

Pangandarannews.com/tasiknews – Untuk lebih memudahkan pelayanan masyarakat di daerah yang akan membuat Surat Ijin Mengemudi (SIM), Polres Tasikmalaya memberikan program Pelayanan SIM Komunitas diluar Satuan Penyelengara Administrasi SIM (Satpas) di wilayah Tasikmalaya selatan,  yang pembukaannya langsung dilakukan Kapolres Tasikmalaya AKBP Rimsyahtono, S.Ik. MM CPHR, serta turut dihadiri Kasatlantas Polres Tasikmalaya AKP Herman Junaedi SH beserta jajaran Kanit, Kapolsek Karangnunggal Didin Jumardini, Para Kapolsek wilayah Tasela, Danramil 1215/Karangnunggal Mayor Inf Kurniadi, Camat Karangnunggal Asep M Dahliana STP MM, kepala desa se Kecamatan Karangnunggal, Tokoh Agama dan masyarakat, bertempat di Mapolsek Karangnunggal.(03/03) 

Dalam sambutannya, Kapolres Tasikmalaya AKBP Rimsyahtono, menyampaikan, program layanan SIM komunitas di luar Satpas merupakan bagian dari upaya jajaran Satlantas Polres Tasikmalaya untuk memudahkan masyarakat untuk membuat atau memperpanjang SIM, khususnya di wilayah Tasik selatan.

Menurut Rimsyahtono, layanan SIM di Mapolsek Karangnunggal ini dalam  rangka mempermudah serta efesiensi waktu warga yang akan mengurus  SIM.

“Jadi kami berharap warga dapat manfaatkan kemudahahan layanan ini karena kami akan melayani dengan profesional,”kata Rimsyahtono.

Sementara Kasatlantas Polres Tasikmalaya AKP Herman Junaedi SH saat ditemui usai kegiatan menjelaskan, dalam pelayanan SIM ini pihaknya tetap akan melaksanakan layanan sesuai ketentuan, seperti verifikasi data, pelaksanan tes teknik mengemudi, pemotretan dan pembuatan serta penyerahan SIM pada warga yang mengurusnya.

Ia menambahkan, pembukaan layanan SIM komunitas di luar Satpas di Mapolsek Karangnunggal ini diharapkan mampu memberi kemudahan pada warga yang berdomisili di wilayah dengan jarak tempuh yang jauh ke Mapolres Tasikmalya.

“Dalam program ini target kami, memberikan pelayanan prima dengan efesiensi waktu dalam pelayanan administrasi SIM, “jelasnya. (ANWARWALUYO)


WARGA SESALKAN AWAK BUS TIDAK OPTIMALKAN FUNGSI TERMINAL BUNIASIH

Pangandarannews.com/tasiknews – Masyarakat Buniasih Desa Pangligaran Kecamatan Pancatengah Kabupaten Tasikmalaya menyayangkan dengan pelayanan yang diberikan Perusahaan (PO) TKM, pasalnya bus dengan trayek Buniasih – Tasikmalaya tersebut di sampai ke terminal Buniasih.

Menurut beberapa warga, bus TKM tersebut ternyata hanya sampai ke Kampung Cibolang yang  sekitar 2 kilo meter sebelum terminal, padahal kondisi terminal Buniasih kini sudah bagus dan layak sehingga terminal yang baru dibangun oleh pemerintah pun adi tak terpakai.

Memang beberapa tahun ke belakang, kata warga, jalan menuju terminal Buniasih kondisinya rusak sehingga penumpang pun bisa maklum jika saat itu bis menurunkan penumpang hanya sampai Desa Pangligaran.

“Kami berharap agar persoalan ini jadi perhatian Dinas Perhubungan Kabupaten Tasikmalaya sehingga sektor transportasi umum masyarakat pun bisa terlayani dengan baik, “ungkapnya (0/03) *ANWARWALUYO* 







UPDATE DATA COVID 19 KABUPATEN PANGANDARAN PER TANGGAL 2 MARET 2021


PANGANDARANNEWS.COM
– Berikut up date grafik data terakit covid-19 di Kabupaten Pangandaran, hingga hari Selasa 2 Maret  2021 pukul 16.00 WIB yang dikeluarkan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran.

KASUS KONFIRMASI  COVID-19

Total    : 1093 org

Sembuh         : 1003 org

Aktif :     10 org  isolasi RSU, 57 Isolasi Mandiri)

Meninggal :     23 org

WNI      : 1093 org

Laki2    :   469 org

Perem :   624 org

Usia

<5         :       7 org

5 - 19  :     38 org

20 - 29 :   100 org

30 - 39 :     80 org

40 - 49 :     70 org

50 - 59 :     45 org

60 - 69 :     28 org

70 - 79 :       7 org

SUSPEK

1. Total :   775 org

2. Discardid :   752 org

    - Meninggal :     15 org

3. Aktif :       8 org

4  Laki-Laki :   473 org

5. Perempuan :   302 org

6. WNI :   770 org

7. WNA         :       5 org

8. Usia :

< 5 th :    23 org

6-19    :    78 org

20-29 :  242 org

30-39 :  101 org

40-49 :    90 org

50-59 :    89 org

60-69 :    59 org

70-79 :    25 org

>80    :      4 org

PROBABLE

1. TOTAL.          : 8

2. MENINGGAL : 4

3. MENUNGGU : 0

4. SELESAI                    : 4

KONTAK ERAT

TOTAL :   1977 org

Discarded :   1931 org

Aktif :       46 org

HASIL LAB. SWAB

Positif    :   1093 org

Negatif          :   8908 org

Menunggu hasil :       46 org

Jumlah          :10.047 org

HASIL RAPID TEST

Reaktif            :        70 org

Invalid            :          0 org

Non Reaktif : 13.385 org

Total      : 13.455 org

Untuk masyarakat yang memerlukan informasi terkait Covid-19 di Kabupaten Pangandaran, bisa menghubungi covid19.pangandarankab.go.id atau di Hotline Call Center : 119 Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran : 085320643695.

Dan ini selengkapnya Up Date Kasus Corona di Kabupaten Pangandaran per 2 Maret 2021 :

















PADA UPACARA HPSN CAMAT KARANGNUNGGAL AJAK WARGANYA KELOLA SAMPAH JADI BERNILAI EKONOMIS

Pangandarannews.com/tasiknews - Berawal  mengenang peristiwa di Leuwigajah, Cimahi, Jawa Barat, mulai saat itulah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menetapkan tanggal 21 Pebruari menjadi Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang akan diperingati pada setiap tahunnya.

Dalam upacara HPSN di Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya, saat mebacakan amanat Bupati Tasikmalaya, Camat Karangnunggal, Asep M Dahliana, STp.,MM pun mengutip  sejarah singkat diproklamirkannya HPSN oleh Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.(01/03)

Kala itu di Leuwigajah terdapat peristiwa naas saat curah hujan dengan insensitas tinggi serta ledakan gas metana pada tumpukan sampah hingga menyebabkan 157 nyawamelayang serta menghilangnya Kampung Cilimus dan Pojok karena tergulung longsoran sampah setinggi 60 meter dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Leuwigajah. 

“Setahun setelahnya kejadian tersebut Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan  memperingati 21 Februari sebagai Hari Peduli Sampah Nasional, “kata Asep.

Pada peringatan tanggal 18 Februari 2021 lalu KLHK juga telah mengumumkan tema peringatan HPSN kali tahun, “Sampah Bahan Baku Ekonomi di Masa Pandemi”, tema ini diambil agar bia memberikan nilai positif untuk pertumbuhan sektor industri pengolahan sampah di tengah keterpurukan akibat pandemi Covid-19.

Sedangkan ajakan dari Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, masalah sampah harus bisa diselesaikan dimulai dari sampah rumahtangga dengan cara Pilah Pilih dan Olah (PPO).

Dan untuk memperkuat komitmen peran aktif dunia usaha, kata Asep, pemerintah pun menghimbau seluruh stake holder hingga di tingkat Kecamatan untuk melaksanakan upaya penangani sampah bahkan sampah harus mampu menjadi bahan baku ekonmi.

Pada kesempatan lain, Asep juga menyampaikan, pelaksanaan upacara HPSN ini akan menjadi sebuah simbol pergerakan karena seluruh elemen di Kecamatan Karangnunggal harus menjadi pelopor yang bisa menggerakkan masyarakat “Peduli Sampah” sehingga sampah nantinya bukan lagi menjadi masalah, namun sampah bisa memebrikan nilai ekonomi tambahan bagi masyarakat di masa pandemi Covid-19 ini.

Asep mengatakan, jangan buang sampah sembarangan lagi, sebab jika sampah diolah dan ditangani mulai dari rumah Insya Alloh tidak lagi menjadi masalah bahkan akan menjadi berkah

“Ayo kita peduli sampah, buang sampah pada tempatnya dan kelola sampah agar bisa memberikan manfaat, “tegasnya. (ANWARWALUYO)


SEORANG NELAYAN WARA DESA SUKARESIK HILANG DI PERAIRAN PANTAI TIMUR PANGANDARAN

PANGANDARANNEWS.COM – Seorang nelayan pencari baby lobster warga Dusun Ciokong RT/RW 02/02 Desa Sukaresik Kecamatan Sidamulih Kabupaten Pangandaran, Dede Suratman (25) dikabarkan hilang di laut sekitar Teluk Pananjung.(01/03)

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari beberapa saksi, kejadian berawal saat Senin pagi korban seperti biasa melakukan aktivitas di pantai timur Pangandaran menangkap benih lobster walau seperti diketahui penangkapan benih lobster ini dilarang. Saat perahu yang ditumpangi lempar jangkar krban mengambil benih lobster dengan menggunakan pelampung ban.

Menurut keterangan nelayan lainnya, Joni Muhroni (30), ia mengaku sempat melihat korban berenang dengan ban melintasi perahu yang ditumpanginya.

"Perahu Dede dengan perahu saya jaraknya sekitar 150 meter, saat itu  saya melihat korban berenang ke perahunya yang sedang lego jangkar,"terang Joni.

Namun selang beberapa menit, kata Joni, nelayan lainnya bernama Agus Rohdiana (32) yang juga lokasinya berdekatan berteriak memanggilnya dan mengatakan korban menghilang, sehingga ia pun kaget karena baru saja melihat korban melintas. 

Akhirnya ia yang ditemani Agus pun mencoba mencari korban, setelah diketahui korban tidak ada di perahu juga di ban pelampungnya. 

“Saya juga menghubungi rekan nelayan lainnya yang masih di darat untuk melapor ke pol air, “masih ata Joni.

Tak lama tim gabungan yang terdiri dari Satpolair Pangandaran, Pos TNI Angkatan Laut Pangandaran, Basarnas dan SAR Baraccuda nelayan mendatangi lokasi untuk melakukan pencarian dan hingga  sore hari usaha pencarian Dede Suratman masih dilakukan dengan menyisir dari permukaan air hinga tim pun melakukan penyelaman di titik-titik tertentu.

Sementara dari keterangan sejumlah nelayan, korban memiliki riwayat penyakit epilepsi atau ayan, hingga pernah dulu saat melaut penyakit ayannya kambuh, tapi beruntung saat itu diketahui temannya sehingga bisa tertolong.

Hal tersebut juga dibenarkan Kepala Satuan Polisi Perairan Pangandaran AKP Sugianto, memang menurut informasi dari teman dan keluarga korban, Dede Suratman memiliki penyakit epilepsi tapi itu baru sebatas informasi yang belum dapat dipastikan karena tidak ada keterangan medisnya. 

“Sekarang kami masih fokus dalam upaya pencarian dulu,"jelas Sugianto.

Sugianto mengatakan, ia tidak sependapat jika korban dikatakan sedang menangkap benih atau baby lobsster tapi sedang menangkap udang karang.

“Sepertinya korban bukan sedang menangkap benur lobster karena hal itu biasanya dilakukan pada malam hari, karena dianggap lebih mudah, “imbuhnya. (PNews)



 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN