HELARAN FESTIVAL BUDAYA SEMARAKAN HARI JADI KABUPATEN PANGANDARAN KE 7

PANGANDARAN-Ribuan masyarakat tumpah ruah memadati sepanjang jalan kawasan pantai barat, antusias  ingin menyaksikan karnaval budaya dalam acara Helaran Festival Budaya, dalam rangkaIan  Hari Jadi Kabupaten Pangandaran ke 7 tahun 2019. (3/11)

Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata yang didampingi Wakil Bupati, H. Adang Hadari dan Ketua DPRD, Asep Noordin, berkesempatan melakukan penabuhan gong untuk membuka acara yang turut juga dihadiri Sekda Pangandaran, Kusdiana, pimpinan dan anggota DPRD Pangandaran, pejabat di lingkup Pemerintahan Kabupaten Pangandaran dan ribuan masyarakat.

Iring-iringan peserta karnaval yang datang dari beberapa desa, 10 kecamatan, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), sekolah, BUMN, BUMD, Akademi Marinir Cirebon dan Perwakila dari Kabupaten Purwakarta ini menampilkan beberapa kesenian daerah, kreasi pakaian serta hiasan wajah , kendaraan hias dan hasil pertanian dari masing-masing daerah, dimulai sejak pukul 14.00 dan berakhir sekitar jam 16.30 Wib.

Salah satu peseta perwakilan yang datang dari Kabupaten Purwakarta yang menampilkan kendaraan hias dan tarian Nyi Pohaci, lambang dewi kesuburan, pun sempat menjadi perhatian  penonton yang memadadati sekitar panggung.

Sementara dalam sambutannya, Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata, mengatakan, tujuh tahun usia Kabupaten Pangandaran, dengan segala dinamikanya terus bergulir.

“Dan hari ini kita berkumpul untuk bergembira bersama-sama memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Pangandaran yang ke 7, “ungkap bupati.

Bupati juga mengatakan, pencapaian-pencapaian yang sudah diraih pemerintah daerah  bersama-sama seluruh masyarakat menjadi bukti dalam membangun kebersamaan untuk menyatukan cita-cita dan tujuan menjadi Pangandaran hebat.

Bupati juga menyampaikan permohonan maafnya, karena di usia Pemkab Pangandaran yang ke 7 ini masih banyak keinginan masyarakat yang belum terpenuhi.

“Saya dan pa wakil bupati serta seluruh jajaran pemerintahan berharap agar kebersamaan masyarakat dan pemerintah ini terus terbangun, sehingga tantangan seberat apa pun bisa kita lewati bersama, “kata bupati. (PNews)

UPT PENDIDIKAN KARANGNUNGGAL JADI BAROMETER PAS

TASIKNEWS-Kecamatan Karangnunggal menjadi barometer untuk UPT yang lain DI Kabupaten Tasikmalaya, terkait soal Penilaian Akhir Semester (PAS). Karena disamping jumlah sekolahnya paling banyak, juga karena ketua asosiasinya pun dari Karangnunggal.

Hal ini disampaikan Kepala UPT Pendidikan Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya, Acep, S.Pd. MM.Pd, dalam rapat pembahasan soal PAS, di Aula UPT Karangnunggal. (30/10)

Acepjuga berharap, semua unsur bisa berkerja sama karena teknis pembuatan soal tersebut tiap gugus punya tugas menyelesaikan satu master soal, apabila soal itu dinilai memenuhi, maka akan menjadi master soal di Kabupaten.

Selain itu, Acep juga mengapresiasi ke-13 kepala sekolah yang telah menjalankan Penguatan di Bandung dengan hasil memuaskan beberapa waktu lalu.

“Selamat, kepada Bambang Sulistio Nugroho selaku kepala SDN 1 Karangnunggal yang sudah meraih predikat peserta terbaik, semoga ini menjadi motivasi untuk kita semua dan tentunya akan membawa harum lingkungan UPT Pendidikan Karangnunggal,”tegasnya. 

 (ANWARWALUYO-UDI RUSTANDI)

BERHARAP DAPAT BANTUAN PROGRAM RUTILAHU, 30 TAHUN KELUARGA HASANAH TEMPATI GUBUG REYOT

TASIKNEWS-Sudah puluhan tahun keluarga Hasanah tinggal di rumah tidak layak huni, malah hampir abruk karena seluruh tiang penyangga rumahnya sudah keropos dan atapnya pun sering bocor jika musim hujan tiba, sehingga seluruh ruangan pun basah.

Hasanah yang tinggal di Dusun Negla Rt 03 Rw 06 Desa Pamijahan Kecamatan Bantarkalong  Kabupaten Tasikmalaya, dengan pekerjaan serabutan kadang menjadi buruh tani hingga saat ini hanya bisa berharap ada bantuan pemerintah untuk memperbaiki tempat tinggalnya. Jangankan untuk memperbaiki tempat tinggalnya, untuk makan tiap hari pun kadang-kadang tidak mencukupi.

“Dengan penghasilan yang pas-pasan saya tidak akan mampu untuk memperbaiki kondisi rumah yang saya tempati bersama keluarga, “ungkapnya. (31/10)

Hasanah juga mengatakan, sudah sering pemerintah desa datang dan mengamil gambar rumahnya, tapi  hingga sekarang bantuan tak kunjung ia terima.

“Sekarang saya hanya bisa berharap, tahun ini mundaha-mudahan mendapat bantuan untuk rumah tidak layak huni, “ungkapnya lagi. (ANWARWALUYO-JAJANG)




TRI ARTO SUBAGIO: “TERIMAKASIH PADA SELURUH MASYARAKAT SUDAH MENSUKSESKAN TMMD”

PARIGI-Pada penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Parakanmanggu Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran, seusai rapat sosialisasi TMMD di aula Setda Pangandaran, Dandim 0613 Ciamis, Letkol Arm Tri Arto Subagio, M.Int.Rel, M.M.D.S, kepada PNews, menyampaikan, TMMD merupakan program kerjasama terpadu dan berkelanjutan antara TNI, POLRI, kementrian/lembaga pemerintah, non kementrian (LPNK) yang mensinergikan program MSG2 instansi untuk membantu meningkatkan percepatan pembangunan di daerah sehingga mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat setempat dengan kriteria sasaran berupa daerah pedesaan khususnya daerah tertinggal, tetisolasi/terpencil, daerah perbatasan dan daerah kumuh perkotaan, serta daerah lain yang terkena akibat bencana alam.

“Melalui TMMD kita tingkatkan kebersamaan TNI dan rakyat serta semangat gotong royong dalam kehidupan berbangsa dan bernegara untuk mewujudkan ketahanan nasional "tegas Tri.(31/10)

Tri mengatakan, TMMD Koramil 1321 Parigi dan Kodim 0613 Ciamis tahun ini dilaksanakan di Desa Parakanmanggu Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran, dengan rangkaian kegiatan, Pra TMMD dilaksanakan pada tanggal 07 Agustus 2019 dan dilanjutkan dengan pembukaannya tanggal 01 oktober 2019, hingga nanti penutupannya tanggal 31 Oktober 2019.
Sementara sasaran pokok fisik, kata Tri,  antara lain, lanjutan rabat beton jalan Gintung Cipatat sepanjang 370 meter dengan lebar 2,5 meter, jalan Darma Caang-Reruk Ragi, 500 meter, jalan Cikang Leungsir, 240 meter, jalan Genteng Eyep, 477 meter, jalan Puteran kadongdong, 511 meter, pembangunan Gedung Olahraga (GOR) Desa Parakanmanggu, 18 X 11,7 meter serta rehab rumah tidak layak huni (RTLH) milik  ibu Sutijem dan ibu sajem.

“Untuk sasaran non fisik, sudah dilakukan penyuluhan tentang pentingnya hidup sehat, manfaat beras KB, kesadaran hukum, bahaya narkoba, sadar berbangsa dan bernegara, perlunya ketahanan pangan, budidaya ternak dan sunatan madal. “jelas Tri.

Tri juga mengucapkan terimakasih pada semua pihak yang sudah membantu kelancaran program TMMD tahun 2019 ini, sehingga mulai dari awal hingga akhir kegiatan bisa berjalan sukses tanpa kendala apa pun.

“Atas nama Kodim 0613 Ciamis dan seluruh jajaran, khususnya kepada seluruh masyarakat Desa Parankanmanggu, saya ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya. pungkas Tri. (ANTON AS)

WARGA SENANG BISA NIKMATI HASIL PEMERATAAN PEMBANGUNAN

CIJULANG - Proyek peningkatan jalan rabat beton ruas jalur Desa Cibanten-Ciakar Kecamatan Cijulang dan Desa Sindangsari Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran, dengan sumber anggaran dari APBD tahun 2019 sebesar Rp1,6 milyar, dinilai masyarakat sangat positif karena seluruh  pengerjaan jalan tersebut sesuai dengan spesifikasi dan tentunya memuaskan masyarakat sebagai penerima azas manfaat pembangunan.

Seperti dikatakan salah seorang warga Cibanten,  Dede ( 40 ), menurut perbaikan jalan yang dikerjakan CV. Giri Mande Kontruksindo, sudah sesuai perencanaan awal.

Ia menambahkan, dari hasil pengerjaan menunjukan kontraktor pemenang tender sudah sesuai melaksanakan kewajibannya dengan mengedapankan kwalitas hasil pengerjaan.

“Saya dan warga lainnya bersukur kini bisa menikmati jalan hasil pemerataan pembangunan Pemkab Pangandaran, “ungkapnya. (AGE)

TAK HANYA TANGGUNGJAWAB PENYELENGGARA, PILKADA 2020 MENJADI TANGGUNGJAWAB BERSAMA

PARIGI-Suksesnya Pilkada tahun 2020 bukan hanya tanggungjawab pihak penyelenggaran (KPU dan Bawaslu-red), tapi ancar dan amannya hajat demokrasi pemilihan kepala daerah ini  menjadi tanggungjawab  seluruh elemen.

Demikian disampaikan Ketua Bawaslu Kabupaten Pangandaran, Iwan Ydiawan, S. Ag, di sekretariat bawaslu di Desa Cibenda Kecamatan Parigi.(01/11)

“Masyarakat atau siapa saja bisa ikut mengawasi seluruh proses pilkda ini isecara porposional, “kata Iwan.

Pada Rapat Dalam Kantor (RDK) ini, kata Iwan, bawaslu sengaja mengundang pemerintah daerah melalui Bagian Humas Setda dan Dinas Kominfo agar bisa bersinergis sesuai kafasitasnya masing-masing.

Dan bawaslu juga, lanjut Iwan, tentunya menganggap sangat penting peran media dalam seluruh tahapan-tahapan pelaksanaan pilkada ini, karena media bisa menjadi alat kontrol sekaligus fungsi publikasi pada masyarakat.

“Dan tentunya kami juga terus melakukan kordinasi baik itu dengan DPRD, TNI dn Polri, “imbuhnya.

Pada kesempatan lain, Dinas Kominfo yang diwakili Kepala Bagian KPS, Tatik Ika Mustika, S.Ip, M.Si, mengatakan, peran Kominfo dinilai besar dalam menjalankan program layanan publik, karena hal ini untuk memberikan informasi sehingga peayanan publik pun bisa berjalan baik.
Menurut Tatik, ada perbedaan peran serta fungsi antara humas dan Dinas Kominfo, antara lain, peran humas lebih cenderung menjadi juru bicara kepala daerah.

“Sedangkan Dinas Kominfo berfungsi menyampaikan informasi sekaligus mensosialisasikan seluruh kegiatan yang ada di pemerintah daerah dan organisasi perangkat daerah, “jelasnya.

Hal senada dikatakan Kepala Bagian Humas Setda, H. Wawan Kustaman, S.Pd, MM,  ke depan fungsi humas sesuai Peraturan Pemerintah yang baru, akan berkurang. Karena pada PP tersebut humas hanya menyampaikan apa yang disampaikan bupati dan wakil bupati saja dan tugas keprotokolan.

“Mungkin ke depan media pun akan lebih sering berhubungan denga dinas kominfo untuk mendapatkan informasi daerah dan SKPD, “kata Wawan. (PNews)

BERHARAP DAPAT UNTUNG, DUA TAHUN BERMAIN JUDI ONLINE KEHIDUPAN GUNAWAN MALAH HANCUR

PARIGI-Maraknya situs judi online saat ini membuat setiap orang cenderung untuk mencoba keberuntungan, padahal pada kenyataan semua itu hanya tipu muslihat belaka. Dengan hadiah yang diming-imingkan begitu menggiurkan, membuat orang semakin tertarik untuk spekulasi mengadu untung berharap mendapat jutaan rupaiah. Padahal judi online hanya membuat keasyikkan sehingga menjadi ketagihan yang pada akhirnya akan mengganggu kegiatan sehari-hari.

Seperti dituturkan mantan penjudi online dan saat ini sudah tak lagi melakukan kegiatan yang sudah menyita waktunya, Gunawan (nama samaran-red), sejak awal tahun 2017 lalu ia  mulai mengenal judi online lewat situs yang didapat di internet.

“Awalnya saya hanya coba-coba karenakan memang persyaratannya sangat mudah,  punya rekening bank lalu daftar ke situs tersebut, "ujarnya.

Gunawan mengungkapkan, awalnya ia memang pernah menag dengan mendapatkan uang  cukup lumayan besar, hingga sejak saat itu ia pun ketagihan terus bermain tanpa ingat waktu dan mulai melupakan pekerjaan yang biasa digeluti sebagai marketing disalah satu perusahaan.

“Saya pernah diperingati atasan saya karena tidak masuk kerja hinga sampai akhirnya saya dikeluarkan dari perusahaan yang telah menghidupi saya sekeluarga ,"paparnya.

Suatu saat di tahun 2018 lalu, tepatnya bulan juni, Gunawan pun mulai merasakan kehidupannya benar-benar terpuruk saat mengalami kekalahan besar, ditambah uang yang ia gunakan bermain judi tersebut hasil pinjaman dari temannya. Akibatnya, kehiduapan rumahtangganya pun terganggu, dengan isterinya sering bertengkar gara-gara banyak hutang sehingga seringnya orang nagih ke rumah. Sejak saat itu Gunawan pun merasakan semuanya hancur, hubungan dengan keluarga pun mulai renggang, sehingga perlahan ia pun mulai merasakan penyesalan.

Akhir Gunawan pun sadar, ternyata bermain judi baik melalui on line atau judi lainnya ternyata tidak merubah kehidupannya, malah yang ada sebaliknya, sehingga sejak awal 2019 lalu Gunawan pun sudah melepaskan kebiasaan buruknya itu dan sekarang sedang merintis mulai menggeluti usaha baru dan sudah mampu melunasi utang-utangnya walau dengan cara dicicil

"Alhamdulillah saat ini saya benar-benar sudah menyadari kesalahan saya, dan kalau boleh saya berpesan, jangan pernah mencoba untuk bermain judi online akibatnya akan fatal baik pada kehidupan, pikiran serta keberlangsungan keluarga, "ungkapnya lagi. (AGE)

MAMAN HERMANA: “KEPALA SEKOLAH DITUNTUT PUNYA KOPETENSI MEMBANGUN KERJASAMA DENGAN BERBAGAI PIHAK”

PANGANDARAN-Peningkatan mutu pendidikan melalui kemandirian dan inisiatif sekolah dalam mengelola dan memberdayakan sumber daya yang tersedia akan terwujud dengan baik apabila didukung secara optimal peranan kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru.

Seperti dikatakan ketua K3S Kabupaten Pangandaran,  Maman Hermana, menurutnya, kepala sekolah merupakan pelaku utama dalam memainkan peranan penting di sekolah. ia harus menjadi motor penggerak peningkatan kinerja guru, sehingga dituntut memiliki visi, misi dan wawasan yang luas serta kemampuan profesional yang memadai dalam perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan penyelenggaraan pendidikan.

"Selain itu kepala sekolah juga dituntut untuk memiliki kemampuan dalam membangun kerjasama yang harmonis dengan berbagai pihak yang terkait dengan program pendidikan di sekolah", imbuhnya.

Dikatakan Maman, ia bersukur untuk raport mutu pendidikan sekolah dasar saat ini Kabupaten
Pangandaran selalu meningkat di tingkat Provinsi Jawa Barat. Tahun 2017 ada pada peringkat 9, tahun 2018 menjadi peringkat 4, dan diharapkan pada tahun 2019 ini menjadi yang terbaik.
Maman juga sangat mengapresiasi kebijakan Bupati Pangandaran dengan adanya program Pangandaran Hebat (Pahe) untuk terlaksananya mutu dan kualitas pendidikan gratis, karena pahe sangat membantu meringankan beban orang tua/wali siswa seperti dalam pengadaan seragam  siswa yang di gratiskan juga kegiatan-kegiatan di sekolah yang sebelumnya dibebankan pada orang tua siswa, sekarang tidak lagi sejak adanya program tersebut.

Maman menambahkan, saat ini untuk fasilitas bangunan sekolah terus ditingkatkan dengan rehab sekolah hingga ke pelosok.

Dengan adanya program perbaikan ini, kata Maman, diharapkan para siswa akan lebih giat dan semangat belajarnya. Karena bukan hanya ruang belajar saja, perbaikan sarana lainnya, seperti  ruang perpustakaan sekolah, MCK  dan lainnya.

“Malah sekarang di beberapa sekolah sudah tersedia sarana tempat cuci tangan, semoga para guru juga akan betah dalam proses belajar mengajar dengan fasilitas sekolah yang semakin memadai", tandasnya.  (AGE)







MASYARAKAT KELUHKAN KONDISI GELAP DI JALAN CIKATOMAS-PANCATENGAH TANPA PJU

TASIKNEWS-Beberapa pengguna kendaraan mengelukan kondisi jalan raya di Kecamatan Pancatengah dan  Cikatomas Kabupaten Tasikmalaya, jika malam hari kondisinya gelap karena tidak ada Penerangan Jalan Umum (PJU) di sekitar ruas jalan. sehinggatidak jarang di lokasi tersebut terjadi kecelakaan lalu-lintas, sepeti tabrakan atau kendaraannya terperosok ke dalam parit.

Salah seorang sopir truk, Agus (48), membenarkan, memang akibat tidak adanya tidak ada lampu penerangan lajur jalan tersebut, banyak dan sering  kecelakan.

“Kecelakaan itu bisa saja terjadi akibat di sekitar jalan sangat gelap, “ungkapnya.(30/10)

Ditambahkan Agus, selama dua periode kepemimpinan yang sekarang hingga sekarang kondisi penerangan di ruas jalan itu masih tetap gelap.

Dengan kondisi jalan raya Cikatomas-Panca tengah yang sempit, kata Agus, sebaiknya ada fasilitas penerangan, sehingga para pengguna jalan pun tidak khawatir jika melintas jalur itu pada malam hari.
“Saya juga khawatir karena kondisi sepanjang jalan gelap  menjadi rawan terjadinya tindakan kriminal, “imbuhnya. (ANWAR W-UDI R)

SEORANG WARTAWAN ALAMI KECELAKAAN BERTABRAKAN DENGAN SEPEDA MOTOR

SIDAMULIH-Telah terjadi tabrakan sebuah mobil sedan dengan sepeda moto yamaha vega persis di depan SPBU Desa Sukaresik Kecamatan Sidamulih Kabupaten Pangandaran.(29/10)

Menurut saksi mata, kecelakaan tersebut terjadi sekitar jam 19.30 Wib, berawal saat mobil yang dikendarai sorang wartawan asal Desa Cikembulan, Irfan, meraju dari arah barat dan berhenti di depan SPBU, tiba-tiba datang sepeda motor dari arah timur yang berbelok hendak masuk ke SPBU, sehingga terjadi tabrakan.

“Motor tersebut menabrak bagian depan mobil sehingga lampu kaca mobil pecah, dan motornya langsung nyangkut di sebelah kiri mobil” terangnya.

Tidak lama petugas lalu-lintas dari kepolisian pun datang ke lokasi dan membawa motor ke Pos lalu-lintas di Pangandaran, untuk diamankan.

“Sementara pengendara motor yang terluka pun langsung dilarkan ke Puskesmas Cikangkung, “imbuhnya. (ANTON AS)



PEMDES CIKUPA GELAR RAPAT EVALUASI PENERIMAAN PBB TAHUN 2019

TASIKNEWS-Beberapa hari lalu Pemerintajan Desa Cikupa Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya menggelar rapat evaluasi realisasi PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) yang dilaksankana di aula kantor desa. (26/10)

Dalam rapat melibatkan seluruh RT, RW, BPD dan Kepala Dusun yang dipimpin langsung oleh kepala desa ini bertujuan untuk evaluasi terkait realisasi penerimaan PBB sekaligus pembinaan perangkat desa dari kecamatan, yang diwakili Sekmat Karangnunggal, Bapak Dedi M.

Dedi pun berharapa kepada masing-masing RT, Kadus dan Kolektor PBB, untuk bisa memacu pencapaian penerimaannya, salah satunya dengan cara tertib administrasi.

Dedi juga mengatakan, mengingat hingga bulan oktober 2019, realiasi PBB SPPT dari wajib pajak (WP) yang diserahkan ke desa baru mencapai 70 persen atau Rp 57 juta dari target Rp. 77 juta.

“Dan walaupun sekarang sudah lunas tentunya perlu dilakukan evaluasi terlebih dahulu dalam rangka memacu peningkatan tahun berikutnya,” tuturnya.

Selain itu, Dedi mengharapkan agar desa segera melaporkan terkait PBB ke Kecamatan sehingga  bisa segera dievaluasi dan dimonitor, karena PBB juga menjadi tugas bersama.

“Tiap desa diharapkan bisa melaporkan hasil PBB ke Kecamatan, kemudian SPPT PBB yang kembali harus diverifikasi ke lapangan”imbuhnya.

Sementara menurut Kepala Desa Cikupa, Yudha Heryadhi, dalam paparannya menyampaikan terkait pemahaman pentingnya PBB.

Yudha menjelaskan, penyebab rendahnya penerimaan PBB tahun 2019, karena sebagian besar objek pajak banyak yang tidak merealisasikan kewajiban SPPT-nya, dan banyak SPPT yang tidak diakui pemilik sehingga kembali lagi ke desa.

Menanggapi hal tersebut, Ketua BPD  Cikupa, mengatakan, secara keseluruhan kewajiban PBB menjadi tanggungjawab bersama, sehingga setiap permasalahan yang ada pasti bisa menyelesaikan demi kemajuan semua.

“Mari kita berempug menyelesaikan setiap permasalahan serta DHKP yang ada di RT, kadus dan kolektor dicrosscek lagi. “jelasnya. (ANWARWALUYO)

MPP DATANGI GEDUNG DPRD PERTANYAKAN PENGERJAAN JALAN YANG DIKERJAKAN PT. KSMS

PARIGI-Sejumlah pendemo yang mengatasnamakan Masayarakat Peduli Pembangunan (MPP) mendatangi dan beorasi ke gedung DPRD Kabupaten Pangandaran(29/10), untuk menyampaikan aspirasi mereka terkait buruknya pengerjaan proyek jalan di Bojongkondang Kecamatan Lankaplancar yang dikerjakan PT Kalapa Satangkal Makmur Sentosa (PT. KSMS)

Karena kapasitas ruang raoat di gedung DPRD terbatas, maka sebanyak 80 orang saja yang diperbolehkan memasuki ruangan untuk menggela audens dengan beberapa anggota DPRD.

Pada kesemptan audens yang dipimpin langsung Ketua DPRD, Asep Noordin dan anggota lainnya, Ketua MPP, Ujang Bendo, menyampaikan, pengerjaan peningkatan jalan Gunungkelir-Bojongkondang dengan anggaran dari Alokasi Dana husus (DAK) sebesar Rp. 4.4 milyar yang dikerjakan oleh PT Kalapa Satangkal Makmur Sejahtera yangberalamat di Jalan Jeruk Ragi no 52 Dukuh Dua Rt01/08 Desa Parakanmanggu Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran, tidak sesuai spesifikasi bahkan terlalu keluar jauh dari spek. Salahsatunya, pengerjaanya pun tidak menggunakan alat berat dan hanya menggunakan Tamper, sehingga hasil pengerjaan yang baru beberapa bulanitu pun sekarang sudah rusak kembali.

“Saya mohon kepada Dinas PUdan dinas terkait untuk segera datang kelapangan meninjau langsung serta ke depannya  jangan dikeluarkan PHO sebelum perbaikan jalan tersebut dikerjakan ulang, “tegasnya.

Hal senada dikatakan anggota MPP lainnya asal Langkaplancar, Sarif Hidayatulah, ia sangat kecewa dan tidak puas hasil perbaikan jalan yang dikerjakan PT. KSMS, karena tidak sesuai spesifikasi dan ketentuan dalam rencana kerja.

“Mulai dari lebar, panjang dan tinggi volume pengerjaan semuanya tidak sesuai, intinya karena ini kurangnya pengawasan, “kata Sarif.

Menanggapi aspirasi yang disampaikan MPP, Ketua DPRD, Asep Norrdin, menyampaikan, ketidak hadiran Kepala Dinas PU, Tata Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, sebelumnya dikarenakan tidak ada permintaan tertulis dari MPP.

“Tapi saya sekarang akan langsung memanggil kadis PU untuk bisa hadir di acara audensi ini, “ungkap Asep.

Selang beberapa saat, Kadis Pupera, H. Dadang Dimyati pun datang, dan langsung menggapi apa yang disampaikan peserta audens.

Menurutnya, trek mana saja yang dianggap tidak sesuai spek, sesuai perintah bupati, jika pekerjaan  tidak sesuai ketentuan tidak akan dibayar.

“Pa bupati secara langsung memerintahkan kami begitu, jadi kalau memang hasil pekerjaannya tidak sesuai, pasti tidak akan dibayar. “tegas Dadang.

Dan intinya, kata Dadang, secepatnya Dinas PU, komisi III DPRD dan Insfektorat akan segera turun ke lapangan, dan apabila memang ditemukan hasil pengerjaannya tidak sesuai ketentuan, bisa saja ada sanksi perusahaan itu tidak dibayar bahkan sekaligus diajukan untuk di blacklist.

“Tunggu saja nanti hasil pemeriksaan yang segera akan kami lakukan ke lokasi, “kata Dadang.

Sementara salah seorang anggita komisi III DPRD Pangandaran, Tata Sutari, mengatakan, untuk menjaga tranparansi pengawasan, besok hari rabu (30/10) akan langsung memeriksa ke lapnagan.

“Kami beserta dinas PU dan Insfektorat juga kalau mau silahkan wartawan juga ikut untuk langsung mengecek ke Langkaplancar. “kata Tata.  ( ANTON AS )

LAGI, KEBAKARAN LAHAN MILIK WARGA TERJADI DI KECAMATAN KARANGNUNGGAL

TASIKNEWS-Kebakaran lahan di Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya kembali terjadi, setelah sebelumnya kebakaran lahan juga terjadi di kebun bambu milik salah seorang warga Rt 16 Rw 08 Dusun Pasireurih kemudian di Dusun Cikaret Desa Cikupa. dan kali ini api kembali menghanguskan kebun milik warga Dusun Ciparaya di Desa Cikupa. (28/10)

Saat dikonfirmasi, Sekdes Cikupa Saepurohman (38), membenarkan adanya kebakaran lahan di Desa Cikupa dan sempat sempat membuat panik warga sekitar.

Dikatakan Saepurohman, menurut keterangan beberapa warga, api diketahui sekitar pukul 13.00 WIB siang, namun akibat terpaan angin yang kencang api sulit dipadamkan terus menjalar dan meluas hingga mencapai 4 hektaran.

“Dan besarnya kobaran api membuat evakuasi pemadaman pun cukup kewalahan hingga beberapa warga pun sempat  panik, “ujar Saepurohman.

Karena kurang tahu cara mengatasi kebakaran hingga warga pun sempat kerepotan dalam upaya pemadaman, ditambah minimnya peralatan hingga lahan yang terbakar, tepatnya di Dusun Ciparaya perbatasan antara Dusun Mekarjaya dengan Dusun Datarkadaka pun sulit dipadamkan.

Ia mengaku, hingga saat ini pihaknya serta warga yang ada di sekitar lokasi masih belum tahu sumber penyebab kebakaran tersebut, karena masyarakat hanya mengetahui adanya kebakaran setelah api sudab besar.

Saat dihubungi lewat telepon celullernya, Kepala Desa Cikupa, Yudha Heryadi, menuturkan, luas area yang terbakar sekitar 4 hektar dan api diketahui warga pada sekitar pukul 13.00 dengan kondisi sudah membesar. dan setelah mengetahui ada kebakaran di lahan milik warga, masyarakat sekitar langsung berdatangan bahu membahu berusaha untuk memadamkan api walau dengan alat seadanya.

“Setelah tiga jam akhirnya api pun baru bisa dipadamkan, itu pun setelah datang mobil pemadam kebakaran, ” terangnya.

Sementara Sekmat Karangnunggal, Dedi M, yang langsung datang ke lokasi, mengimbau kepada warga agar senantiasa berhati-hati dan selalu waspada, ketika membakar sampah atau sejenisnya, yang dapat menimbulkan kebakaran karena di musim kemarau ini pohon dan rumput mengering sehingga api dengan sangat mudah bisa menjalar kemana-mana.

“Jika ingin membakar sampah silakan saja, namun tetap harus dipantau hingga api terlihat padam. “jelas Dedi. (ANWARWALUYO)

PERINGATI HARI SUMPAH PEMUDA, KARANG TARUNA KECAMATAN SUKARAJA GELAR JALAN SEHAT DAN VOLLY BALL

TASIKNEWS-Jalan sehat yang diikuti sekitar 500 orang dan pertandingan 8 tim bola voli dari tiap-tiap desa, mewarnai peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 91 tahun 2019 yang digelar Karangtaruna Kecamatan Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya.(28/10)

Menurut Ketua Karangtaruna, Angga Setiawan, gerak jalan sehat yang mengambil rute seputaran lingkungan kantor kecamatan dengan star dari alun-alun Sukaraja ini pertama kali di laksanakan Karang Taruna ini ternyata mendapat antusias warga walau dalam penyelenggaraannya, diakui Angga, masih belum bisa sempurna karena tidak sepenuhnya di hadiri peserta dari tiap-tiap desase-Kecamatan Sukaraja.

Padahal dengan uang pendaftaran hanya cukup dengan membeli kupon seharga Rp 3 ribu per orang, peserta mendapatkan air mineral dan doorprize sepeda, kompor gas, kipas angin, mesen cuci, setrika dan banyak lagi hadian lainya yang sidiakan panitia.

“Rencananya, di waktu yang akan datang kami juga akan mengadakan kegiatan lain pada saat libur nasional dengan kegiatan olah raga, seni budaya dan kegiatan keagamaan,"ujarnya.

Di tempat yang sama, menurut Camat Sukaraja. H.E. Agus Muslim. S.pd. M. M.Si, pihaknya sangat mendukung kegiatan ini, karena selain dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, kegiatan ini juga paling tidak memberian contoh dan motivasi pada remaja untuk selalu aktiv dalam kegiatan=kegiatan positif. Karena saat ini tidak sedikit para pemuda  yang bertindak negatif,  seperti mengonsumsi narkoba, minum minuman keras.

“Dan tentunya kegiatan ini juga bisa menjadi ajang penggalian potensi di anak mudaSukaraja di bidang olahraga, “ungkap Agus.

Kegiatan yang dihadiri forum komunikasi Kecamatan Sukaraja, Puskesmas, Para Kepala Desa, ormas OKP juga turut dihadiri anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya, H. Cecep Nurul Yakin.
(MAMAT R)

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN