SESUAI PP NOMER 11 TAHUN 2017, DUA PEJABAT ESELON II PANGANDARAN, DIEVALUASI

PARIGI-Dua Jabatan eselon II di lingkup Pemerintah Kabupaten Pangandaran, Kepala Dinas Kependudukan, dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) serta Kepala Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah (BPKAD), saat ini dalam evaluasi karena masa jabatannya sudah hampir lima tahun.

Demikian dikatakan Kabid Mutasi Pengembangan Karir dan Penilaian Kinerja BKPSDM Kabupaten Pangandaran, Ganjar Nugraha, saat ditemui di ruang kerjanya. (7/9)

“Hasil evaluasi ini nantinya untuk memutuskan apakah akan terus menjabat diposisi yang sama atau dilakukan rotasi, “jelasnya.

Saat ini, kata Ganjar, bupati sedang mengevaluasi kedua pejabat eselon II tersebut, karena seperti diketehui pada tanggal 5 nopember mendatang masa jabatannya sudah 4 tahun 8 bulan, dan dalam ketentuan untuk Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) paling lama diduduki 5 tahun.

Ganjar menambahkan,  evaluasi dan kajian bupati pada awal bulan ini hasilnya akan dilaporkan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), 

“Ini mengacu pada Peraturan Pemerintah nomor 11 tahun 2017, tentang manajemen ASN. “imbuh Ganjar. (PNews)

NGABUKUTAUN JADI TRADISI MUHARAMAN WARGA CIKALONG

SIDAMULIH-Ada tradisi adat warga Desa Cikalong Kecamatan Sidamulih Kabupaten Pangandaranang, Ngabuku Taun,  yang hingga saat ini masih lestari dan selalu dilakukan warga setiap tahun.

Menurut tokoh budaya setempat, Kang Dedi Wahyudi, Ngabuku Taun, selain untuk menyambut tahun baru Islam 1441 H, juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antar warga dan laporan satu tahun ke belakang dari lumbung padi, baik itu laporan pemasukan, pengeluaran, mau pun pinjaman.

“Acara ini diselenggarakan setiap tahun di bulan muharam, “tutur Dedi. (4/9)

Pada saat acara ini digelar, menurut Dedi, seluruh warga desa pun tidak melakukan aktivitas lain karena semua berkumpul di satu titik untuk mengikuti acara ini.

Masih kata Dedi, acara dimulai pagi hari dengan pengucapan rasa syukur dan doa bersama, tujuannya, agar masyarakat selalu diberi kemudahan dalam melakukan rutinitasnya.

Dedi menambahkan, acara utama ngabukutaun sendiri merupakan laporan pemasukan dan pengeluaran lumbung yang lokasinya ada di sekitar rumah warga selama satu tahun kebelakang, lalu acara pun diakhiri dengan makan bersama.

Ngabukutaun mungkin hampir sama dengan Rapat Anggota Tahunan (RAT-red) koperasi, “terangnya.

Sementara secara terpisah, Bupati Pangandaran, H. Jeje Wirsdinata, yang sengaja hadir dan mengikuti prosesi adat warga Cikalong, menyampaikan, Pangandaran merupakan daerah tujuan wisata, dan sudah seharusnya adat budaya yang ada di tiap-tiap daerah harus hidup, berkembang  dan tetap lestari.

Dikatakan bupati, namu tradisi budaya yang ada di masyarakat harus sejalan juga dengan akidah. Untuk itu, kata bupati, ke depan harus ada pembahasan lebih jauh terkait budaya dan akidah.
Dan keragaman tradisi yang ada di masing-masing daerah sejatinya bisa memperkaya khasanah wisata budaya Pangandaran.

“Pada tanggal 6 hingga 10 nopembermendatang, saya akan membawa buadaya Pangandaran ini pada even beauty contest di tiongkok, “pungkasnya. (PNews)

SEMARAK PAWAI LILIN WARNAI MUHARAMAN DI MEKARJAYA

CIMERAK-Menyambut 1 muharam 1441 H tahun 2019, beberapa hari lalu masyarakat di Dusun Mekarjaya Desa Sindangsari Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran, dimeriahkan dengan ratusan warga berpawai lilin.

Kemeriahan pawai lilin yang diikuti warga dari masing-masing RT ini, sebelumnya pada siang harinya juga digelar berbagai kegiatan lomba, seperti baca Alqur’an, kaligrafi, MHQ surat-surat pendek dan panjang, kitab kuning dan kegiatan lainnya. Bukan hanya siswa-siswi saja, ibu-ibu kade PKK dari masing-masing RT pun tidak kalah seru dan antusias mengikuti lomba senam, masih dalam rangka kegiatan muharaman ini.

Menurut Kepala Dusun Mekarjaya, Dani Adiwijaya yang lebih akrab dengan sapaan, Juseng, ini semua berkat kerjasama yang baik dengan karangtaruna dan seluruh warga dusun.

“Kegiatan ini tidak akan semarak tanpa partisipasi langsung dari warga, “kata Dani.(31/8)

Hal senada dikatakan Ketua Karangtaruna, Aep, rasa kebersamaan dan soliditas yang tinggi warga sehingga acara ini bis bisa berjalan meriah.

“Kami tidak bisa berbuat banyak tanpa keikutsertaan semua warga, “ungkapnya.

Usai pawai lilin dan pembagian hadiah lomba, acara pun diakhiri dengan menikmati suguhan hiburan dangdut yang digelar di halaman bale dusun. (RASIMUN)

WARGA DUSUN CISEMPU UCAPKAN TERIMAKASIH, PEMKAB PANGANDARAN REALISASIKAN JEMBATAN BOJONG

CIMERAK-Pembangunan jembatan Bojong yang menghubungkan dua dusun di Desa Ciparanti di Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran, mendapat apresiasi dari masyarakat. Pasalnya dengan dibangunnya jembatan tersebut membuat akses transportasi lebih kedua dusun, Cisempu dan Citotok, bisa lebih cepat dan efisien.

Seperti dikatakan salah satu warga dusun Cisempu,  Oos Osikin (65), pembangunan jembatan Bojong ini sebetulnya sudah diusulkan sejak Poangandaran masih menjadi bagian dari Kabupaten Ciamis, sebelum pemekaran dulu. Dan sekarang setelah Pangandaran menjadi kabupaten baru terlaksana.

“Selama ini kami hanya bisa menggunakan jembatan gantung dari kayu, “jelasnya. (05/09)

Dikatakan Oos, dengan dibangunnya jembatan Bojong ini diharapkan akan lebih memudahkan masyarakat Cisempu dalam bertransportasi terutama kegiatan roda perekonomian rakyat.

Salah satu contoh, jelas Oos, harga satu truk pasir saat ini untuk sampai di Dusun Cisempu sebesar Rp. 1,2 juta, karena jarak tempuh pengirimannya sangat jauh harus melalui akses jalan desa Limusgede.

“Tapi jika melalui jembatan bojong jarak temp8h pun akan dekat dan diperkirakan harga satu truk pasir pada kisaran Rp. 900, “terangnya.

Atas nama seluruh warga, Oos mengucapkan terimaksih pada Pemkab Pangandaran yang sudah mendengar dan membantu infra struktur membangun jembatan di desanya, dengan sumber dana APBD Kabupaten Pangandaran tahun 2019, sebesar Rp. 3.619 milyar yang dikerjakan PT. Savana Alam Raya, an diperkirakan awal tahun depan jembatan itu sudah bisa dinikmati masyarakat.

“Terima kasih kepada Bapak Bupati dan Wakil bupati  Pangandaran yang sudah bisa merealisasikan keinginan masyarakat, dan semoga kami pun bisa memanfaatkan jembatan ini  untuk kelancaran roda perekonomian pedesaan." pungkasnya. (AGE)


REFLEKSI PEMILU 2019, EVALUASI DAN PERTANGGUNGJAWABAN BAWASLU PADA PUBLIK

PANGANDARAN–Usai pelaksanaan pemilihan umum tahun 2019, pemilihan Legislatif dan pemilihan Presiden dan wakil presiden, untuk mengevaluasi apa saja yang perlu di perbaiki untuk pemilu di masa yang akan datang, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pangandaran adakan kegiatan refleksi pemilu tahun 2019 yang dilaksanakan di Hotel Aquarium Pangandaran. (30/08)

Hadir pada kesempatan acara tersebut, ketua Bawaslu Jawa Barat,  Ketua Bawaslu Kabupaten Pangandaran, Satpol PP, Ormas/ OKP dan dan sejumlah awak media.

Menurut Krtua Bawaslu Pangandaran, Iwan Yudiawan, kegiatan inimerupakan salah satu bentuk pertanggungjawaban Bawaslu kepada publik dan stakeholder terkait, apa yang sudah dicapai dalam proses pengawasan tahapan Pemilu 2019 lalu.

Sementara saat diminta komentarnya, Ketua Bawaslu Provinsi Jawa Barat, Abdulah Dahlan, menyampaikan, banyak hal yang perlu di evaluasi dari pemilu serentak tahun 2019, sehingga kedepan bisa lebih baik lagi.

Ke dipannya, kata Abdulah, Bawaslu harus sistematis agar kader pengawasan itu tidak instant dan disiapakan menjelang pemilu saja.

Bawaslu akan mulai merancang agar pengawasan ini terdidik sejak awal, kita buat semacam sekolah kader pengawasan yang dirangkul dari kelompok masyarakat di masing-masing daerah.

“Dan bawaslu kabupaten yang menjadi leading sektornya, “jelas Abdulah.

Logikanya, lanjut Abdulah, kalau Bawaslu sudah melakukan hal itu dari sekarang, maka selama empat tahun kedepan ratusan kader pengawasan sudah siap tersedia.

Apalagi kalau berbicara se-Jawa Barat, imbuh Abdulah, Bawaslu juga akan melibatkan seluruh stakeholder yang dianggap penting dalam  partisipasi masyarakat.

“Makanya soal pendidikan politik dan pengawasan menjadi agenda Bawaslu,”imbuhnya. (AGE)

TP PKK KECAMATAN CIBALONG SUKSES GELAR BINA WILAYAH

TASIKNEWS-Beberapa hari lalu, sejumlah kader PKK dari masing-masing desa menhadiri Bina Wilayah Tim Penggerak TP PKK se-Kecamatan Cibalong, yang dilaksanakan di Desa Cibalong.

Selain diikuti ratusan kader, kegiatan ini pun dihadiri Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Tasikmalaya, Dra Hj Ketua, Hj Lina Ruzhan, camat, Kapolsek, Danramil, UPTD pendidikan, UPTD kesehatan, PKH progam keluarga harapan,  UPK  dan para kepala desa.

Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Kabupaten Tasikmalaya, Hj Lina Ruzhan, SE, menyampaikan, tujuan kegiatan ini untuk melihat dan mengevaluasi sejauh mana  PKK dapat dilaksanakan di Kecamatan cibalong, khususnya di Kecamatan Cibalong.

“Termasuk dala pengelolaan tertib administrasinya dan bagaimana dampak manfaat kegiatanPKK  tersebut bisa dirasakan oleh masyarakat. “kata Lina.(6/8)

Selain itu, kata Lina, Bina Wilayah ini yang diikuti 6 desa se-Kecamatan Cibalong ini  dilaksanakan dalam rangka melihat produk makanan hasil olahan yang dihasilkan dari kader PKK.

Di tempat terpisah, atas nama pemerintahan kecamatan, Sekmat Cibalong, Jajang, mengatakan, kegiatan bina wilayah di Kecamatan Cibalong telah sukses dilaksanakan  dan diharapkan dengan kegiatan ini masyarakat Cibalong bisa lebih maju di bidang perekonomian, pendidikan, kesehatan dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Hal senada dikatakan Kepala Desa Cibalong, Rahmat Sutendi, pihaknya mengucapkan terimakasih pada semua pihak yang telah iut mensukseskan kegiatan ini sehingga bisa berjaln aman dan lancar.

“Terimaksih juga kepada seluruh warga yang sudah begitu antusias mengikuti kegiatan ini. “ungkapnya. (ANWARWALUYO)

DAYAT: “JIKA TERPILIH LAGI, INGIN MENINGKATKAN DAN MEWUJUDKAN TATA KELOLA DESA BOJONGKONDANG”

LANGKAPLANCAR–Sebanyak 68 desa di Kabupaten Pangandaran tanggal 30 November 2019 mendatang akan melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak.
Dariseian banyak desa tersebut, salah satunya Desa Bojongkondang Kecamatan Langkaplancar. Seperti diungkapkan kepalanya, Dayat (55), ia akan mencalonkan lagi untuk periode berikutnya, 2019-2025.

Kata Dayat, niatnya ini bertujuan untuk melanjutkan cita-citanya serta bersama masyarakat untuk membangun desa terutama dibidang infrstruktur dan perekonomian rakyat.

"Mudah mudahan Alloh mengijinkan niat tulus saya dan diberi kesehatan hingga waktu pemilihan nanti, “ungkapnya.(03/9)

Dengan visi-misi ingin mewujudkan pembangunan infrstruktur hingga ke pelosok desa serta meningkatkan kebersihan dan mengusahakan adanya mutu kesehatan melalui program-program pemerintah yang ada, meningkatkan dan Mmewujudkam tata kelola desa yang lebih baik, kata Dayat, diharapkan Desa Bojongkondang akan semakin sejahtera dan maju.

Selain visi dan misi tersebut, lanjutnya, ia juga akan meningkatkan pelayanan masyarakat desa lebih maksimal dengan cara mengoptimalkan kinerja perangkat desa sesuai tupoksi masing masing, selain itu juga pihaknya akan membentuk bumdes yang lebih aktif lagi, peningkatan sarana dan prasarana untuk segala macam kegiatan tanpa terkecuali.

Dayat menambahkan, dirinya pun ingin menciptakan kebersamaan dengan BPD yang merupakan mitra pemerintahan desa di bidang pembangunan serta membangun bersama rakyat, pembinaan RT dan RW, PKK dan bumdes dengan tujuan utama progres kedepan  serta bisa melayani masyarakat dengan cepat dan mudah.

"Mudah-mudahan semua ini bisa diwujudkan jika nanti saya terpilih lagi, “pungkasnya.  (AGE)

SDN 1 PASIR CIKANYERE RAIH JUARA UMUM PADA LT II KWARAN CIBALONG

TASIKNEWS-Pramuka gugus depan (gudep) dari SD Negeri 1 Cikanyere berhasil meraih juara umum pada Lomba Tingkat (LT) II se-kwaran, yang dilaksanakan selama 2 hari di lapang Dusun Sindanghela Desa Ereunpalay Kecamatan Cibalong Kabupaten Tasikmalaya.(31/8)

Pembina pramuka SDN 1 Cikanyere, Ruhimat, S.Pd, mengatakan, prestasi ini bukan saja milik regu pramuka, tapi juga akan menjadi kebanggaan seluruh siswa sekolah dan sekaligus menjadi motivasi untuk peserta didik lainnya.

Tentunya prestasi ini, kata Ruhimat, didapatkan bukan dengan cara mudah dan instan, tapi melalaui proses disiplin latihan seluruh anggota gudep dalam mengikuti kegiatan ekstrakulikuler ini di sekolah.

“Menjelang kegiatan LT II ini pun kami melakukan persiapan-persiapan yang dilakukan anak-anak dengan intensip dan penuh disiplin, “ungkap Ruhimat.

Masih di tempat yang sama, Ketua Kwartir Ranting (Kwaran) Cibalong, Enceng Kurnia, S.Pd, menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh peserta, pembina, Pemerintahan Desa Ereunpalay, Kecamatan Cibalong, Karangtaruna dan seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi serta mendukung sehingga kegiatan LT II ini bisa berjalan aman dan lancar dan pembina yang mengikuti LT II tahu 2019 ini.

Seluruh prestasi yang sudah diraih masing-masing regu, lanjut Enceng, tentunya akan menjadi bekal di masing-masing sekolah untuk menjadi lebih baik lagi.

 “Dan sebagai juara umum, SDN 1 Cikanyere nantinya berhak untuk mengikuti LT di tingkat kabupaten, “terangnya. (ANWARWALUYO)



PERINGATI TAHUN BARU ISLAM, DESA CIKUKULU SANTUNI ANAK YATIM DAN GELAR TABLIGH AKBAR

TASIKNEWS-Berbagai kegiatan dilaksanakan, khususnya umat islam dalam rangka menyambut tahun baru islam, seperti istigosah, lantunan shalawat, pengajian akbar hingga pawai obor yang diikuti warga pun ikut menyemarakan malam pergantian tahun ini.

Seperti kegiatan yang dilaksanakan masyarakat di Desa Cikukulu Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya, pada acara penyambutan 1 muharam 1441 Hijriah tahun ini, selain  dihadiri  pjs Kepala Desa Cikukulu, Ateng Hidayat, S, turut hadir Camat Karangnunggal, Asep Momon Dahliana, S.Tp. MM, Babinkantibmas, Aipda EdI Suryana, Babinsa, Serka Apriansyah, Ketua MUI desa, Helmi Hidayat dan seluruh elemen masyarakat.

“Pada perayaan tahun baru islam tahun ini kami juga mengadakan perlombaan pawai obor yang diikuti 7 DKM, 9 madrasah diniyah, 3 pontren dan peserta lainnya, “terang Ketua Panitia, Cecep Ulumudin, U. (31/8)

Selaian rangkaian acara itu, kata Cecep, sebagai wujud kepedulian, ini juga diberikan beberapa santunan untuk yatim piatu terutama anak-anak yang membutuhkan.

Pada puncak acara, lanjut Cecep, digelar tabligh akbar yang diikuti seluruh masyarakat dengan menghadirkan peceramah KH. Achmad Jaharrudin, Pimpinan Pondok Pesantren (pontren) Miftahul Bariyyah dari Jakarta.

“Kepada masyarakat khususnya yang hadir mudah-mudahan bisa menyimak tausiah untuk mempertebal keimanan dan ketakwaan. “ucap Cecep. 

Cecep juga mengatakan, ia merasa puas karena seluruh rangkaian acara peringatan 1 muharam ini mendapat antusias seluruh warga sehingga bisa benar-benar tercipta masyarakat Desa Cikukulu menjadi masyarakat yang religius. (ANWARWALUYO)



WARAGA DESA MUNCANG KINI BISA NIKMATI JALAN MULUS BERHOTMIKS

Kades Muncang, Heryanto
TASIKNEWS-Masyarakat Desa Muncang akhirnya merasa bahagia, pasalnya jalan sekitar 800 meter di daerahnya (Bungur-Baganjing) kini sudah mulus ber-hotmiks. Desa Muncang merupakan tiga desa di yang tahun ini mendapat kucuran Dana Alokasi Khusus (DAK) dari seluruh desa yang ada di  Kecamatan Sodonghilir Kabupaten Tasikmalaya. Tidak sedikit warga pun meluapkan kegembiraannya dengan memposting poto jalan tersebut di beberapa sosial media.

Alhamdulillah, sekarang jalan sudah bagus sehingga kalau pulang dari kota pun bisa menikmati perjalanan dengan  nyaman, ”ungkap salah seorang warga.

Menurut Kepala Desa Muncang, Heryanto yang akrab dipanggil Yayan, pihaknya merasa bersukur, dengan dukungan dan kerjasamanya semua pihak bisa mewujudkan impian warga untuk memiliki jalan bagus.

“Warga sebagai penerima azas manfaat pembangunan tentunya merasa bersukur, karena mempunyai infrastruktur jalan bagus merupakan dambaan seluruh warga, “ungkapnya.(3/9)

Sebagai wujud rasa syukur, kata Yayan, pada saat menyambut tahun baru islam 1441 H, selain menggelar pawai obor dan kegiatan lainnya, juga akan diisi dengan istigosah yang diikuti dari seluruh DKM.

“Selain istigosah untuk memohon ampunan atas segala dosa, kami juga mengucapkan sujud sukur karena sudah diberi kelancaran pembangunan di Desa Muncang, “tutur Yayan.

Yayan menambahkan, setelah pembangunan jalan ini, Ke depannya akan dilakukan penataan kantor desa, juga penataan lapang yang akan dijadikan sarana olah raga, tempat  rekreasi, tempat berkumpul masyarakat, centra kuliner sekaligus menjadi pusat pengembangan inovasi, kreativitas, olah raga, budaya dan tempat hiburan.

Insyaallah nantinya akan dibangun panggung kreasi yang permanen, karena kawasan di sekitar kantor desa dan lapang ini merupakan lokasi strategis untuk menjadi ruang publik. “pungkasnya. (MAMAT R)

PEMBANGUNAN JALAN DI DESA GIRI KENCANA LIBATKAN EMAK-EMAK

TASIK NEWS-tidak hanya laki-laki saja, ibu-ibu masyarkat Desa Girikencana Kecamatan Parungbonteng Kabupaten Tasikmalaya pun tidak mau ketinggalan untuk ikut terlibat langsung dalam pembangunan yangada di desanya.

Seperti yang dilakukan pada proyek pembangunan infaktutur jalan desa, bersama warga lainnya LPM dan BPD, ibu-ibu pun tidak segan-segan membantu pengerjaan jalan sepanjang 350 meter di Dusun Cinangka, dengan diselingi tawa canda khas emak-emak.

Pjs. Kepala Desa Giri Kencana, Sapa’at, S.IP, menuturkan, pihaknya sangat mengapresiasi yang dilakukan ibu-ibu untuk bersama-sama dan peduli pada pembangunan yang ada di desa.

“Dana pembangunannya jalan ini sendiri kami ambil dari anggaran Dana Desa tahun 2019, sebesar Rp. 60,89 juta, “terang Sapa’at. (ANWARWALUYO)

PISAH SAMBUT KAPOLSEK KARANGNUNGGAL DIHADIRI SELURUH ELEMEN MASYARAKAT

TASIK NEWS-Acara pisah sambut Kapolsek Karangnunggal dari Kompol Kusna Dzefridja SH ke AKP H Asep Ishak, S.Ip, yang sebelumnya bertugas di polsek Lengkong Bandung, belum lama ini dilaksanakan di halaman Mapolsek Karangnunggal (31/8), selain dihadiri seluruh anggota polsek juga dihadiri tokoh agama, masyarakat dan sejumlah instansi yang ada di Kecamatan Karangnunggal.

Kompol Kusna Dzefrudja SH, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimaksih dan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang sudah baik secara langsung atau tidak membantu tugas-tugas yang diemban Polri.

“Kepada mitra kerja yang selama ini sudah terjalin dalam tugas polisi dengan baik diharapkan bisa terus dilanjutkan dan tetap harmonis, “ungkapnya.

Kata Kusna, banyak kenangan yang tidak bisa dilupakan ketika selama ini bertugas di Karangnunggal, dan ini karena adanya ikatan emosional yang kuat antara seluruh elemen masyarakat dengannya.

“Tidak lupa saya juga mengucapkan terimasih kepada koramil, kecamatan, desa dan ormas yang selama ini sudah membantu tugas kepolisian, khususnya polsek  Karangnunggal, “pungkasnya. (ANWARWALUYO)

HAJAT LAUT PANGANDARAN, NELAYAN GELAR ISTIGOSAH DAN SHALAWAT BERSAMA

PANGANDARAN-Ada yang beda pada kegiatan tradisi Hajat Laut di Kabupaten Pangandaran tahun ini, baik waktu penyelenggaraan atau pun rangkaian acaranya.

Menurut Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata, even setiap tahun digelar dan sudah menjadi kelender kegiatan Pemda dan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) kali ini berbarengan dengan peringatan tahun baru Islam, 1 muharam 1441 H.

“Tapi esensinya masih sama, ini merupakan wujud rasa sukur atas nikmat yang sudah diberikan
Alloh, khususnya pada nelayan Pangandaran, “ungkap Jeje, kepada awak media usai tabur bunga di kawasan pantai timur.(01/9)

Jeje mengatakan, jika sebelumnya hajat laut dilaksanakan pada hari jumat kliwon atau awal bulan suro dalam penanggalan jawa, mulai sekarang akan dilaksanakan setiap tanggal 1 muharam.

“Baik itu jatuh pada hari jumat, sabtu atau hari lainnya, “jelasnya.

Kegiatannya yang sekarang lebih didominasi dengan kegiatan religi dan pagelaran budaya, juga untuk mendorong nelayan menjadi bagian yang utuh dari pengembangan wisata pantai. Artinya, nelayan bukan hanya menjadi penonton, tapi harus bisa terlibat langsung menjadi pelaku pariwisata.

cara nelayan juga diberi ruang dalam rangka memperkuat penataan kawasan wisata hingga visi Pangandaran menjadi wisata berkelas dunia pun menjadi tanggungjawab semua elemen.

“Saat ini pemda, anggota DPRD dan seluruh masyarakat larut dan berkumpul bersama-sama memanjatkan doa’ agar kita semua selalu ada dalam lindunganNya. “ucap Jeje.

Disoal nama hajat laut atau sukuran nelayan, Jeje mengatakan, dua-duanya sama saja merupakan wujud sukur pada hasil ikan yang melimpah.

Jeje menambahkan, untuk penyelenggaraannya sendiri nantinya akan pusatkan di Pangandara selajutnya kegiatan hajat laut akan dilaksanakan juga di masing-masing Komisariat Daerah (komda) HNSI.

“Dan waktunya nanti diatur oleh HNSI Kabupaten Pangandaran, “jelasnya lagi. (PNews)

ARIF BUDIMAN : "KAPAN RAKYAT BISA MENIKMATI TANAH YANG DIKUASAI NEGARA ?”

PARIGI - Aktifis Serikat Petani Pasundan (SPP) kabupaten Pangandaran, Arif Budiman, merasa perlu terjun lagi ke masyarakat kembali berjuang untuk memberikan hak-hak atas tanah yang dikuasai negara yang hingga saat ini mayoritas masih dikuasai kaum kapitalis daripada rakyat yang membutuhkan.

Intinya, kata Arif, rakyat harus bisa menikmati tanah yang begitu luas dan selama ini dikuasai negara.

“Padahal rakyat hanya butuh 5% saja dari luas tanah tersebut, “ujarnya, saat ditemui PNews di padepokan SPP di Desa Cibenda Kecamatan Parigi. (01/9)

Dikatakan Arif, perlu perhatian pemerintah daerah dalam memberikan rekomendasi terkait tanah Hak Guna Usaha (HGU) atau pun Hak Guna Bangunan (HGB), sehingga jangan sampai terkesan pemerintah lebih dekat dengan para pengusaha daripada dengan rakyatnya.

Saat disinggung masalah mundurnya dari kepengurusan partai PDIP, menurutnya, saat ini ia ingin benar-benar lepas dari hiruk pikuk politik dan hanya fokus memperjuangkan kepentingan masyarakat terkait hak atas tanah.

"Saya mundur dari PDIP bukan untuk pindah ke partai lain ataupun ditunggangi kepentingan salah satu pihak atau karena gagal menjadi anggota legislatif,tapi saat ini saya ingin lepas dulu dari politik dan kembali berkumpul dengan rakyat untuk memperjuangkan kepentingannya,” imbuhnya.

Ia menambahkan, bersama rakyat juga di SPP akan terus berjuang agar rakyat mendapatkan keadilan khususnya terkait hak atas tanah.

“Karena sesungguhnya tanah yang sekarang dikuasai negara sejatinya untuk kemakmuran bangsa dan juga seluruh rakyat Indonesia tercinta ini", tandas Arif.  (AGE)

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN