WARGA ANTUSIAS SAKSIKAN KEMERIAHAN PERINGATAN KEMERDEKAAN KE 74 DESA MEKARSARI

CIMERAK-Bertempat di lapangan sepak bola, Desa Mekarsari Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran laksanakan kegiatan memperingatan Hari UlangTahun (HUT) Kemerdekaan RI ke 74. Kegiatan Hari Proklamasi ini berlangsung meriah dengan berbagai macam kreasi warga yang ditampilkan dari masing-masing dusun.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara Kepala Desa Mekarsai, dengan pemimpin Upacara, salah seorang stap pemerintahan Desa Mekarsari, Ujang.

Upacara pengibaran bendera 17 Agustus 2019 yang diikuti perangkat desa,BPD, MUI, Kader Pos Yandu dan PKK, Karang Taruna, Guru PNS dan Non PNS serta siswa sekolah yang ada di Desa Mekarsari. Sementara beberapa siswa SMPN 3 Cimerak menjadi Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) dibantu tim Obade siswa-siswi dari MTS Al Hikmah.

Bukan saja peserta upacara, masyarakat desa pun menyambut antusias dengan mendatangi lokasi upacara ingin menyaksikan keseruan aneka tampilan kreasi tiap-tiap dusun yang diarak di tengah lapangan.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Mekarsari, Rohimat, menyampaikan, kegiatan ini merupakan yang terakhir menjadi insfektur upacara pada peingatan HUT Kemerdekaan. Pasalnya, ia sebentar lagi akan habis masa tugasnya sebagai kepala desa.

“Saya ucapkan terimakasih pada semua yang terlibat dalam kegiatan 17 agustus ini, juga kepada seluruh warga yang sudah penuh semangat mengikuti acara ini, “kata Rohimat.(17/8)

Rohimat mengatakan, kemajuan dari tahun ke tahun selama jadi kepala desa ini merupakan sinergitas antara pemerintahan desa dan warga yang diwujudkan dalam kerja gotong-royong dan kebersamaan.

Tentunya saya tidak punya arti apa-apa tanpa dukungan dari seluruh elemen masarak Mekarsari, “imbuhnya.

Sepeti diketahui, Desa Mekarsari merupakan desa yang letaknya paling barat di Kabupaten Pangandaran, berbatasan dengan Kabupaten Tasiklamaya. Tapi walau lokasinya jauh terpencil,  pembangunannya sangat pesat karena kerja pemerintahan dan warga desa. (RASIMUN)



PENAMPILAN KREASI SISWA SEMARAKAN KENAIKAN DAN PELEPASAN SISWA SDN 2 MEKARSARI

CIMERAK-Dengan memanfaatkan halaman sekolah yang luas dan rindang serta menampilkan kreasi para siswa yang dipandu guru pembimbing, SDN2 Mekarsari Desa Mekarsari Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran, laksanakan kenaikan dan pelepasan siswa kelas VI. (19/8)
Selaian dihadiri keluarga besar SDN 2 Mekarsari, acara yang dimulai sekitar jam 8.00 dihadiri semua orang tua siswa, Pengawas dari Korwil Pendidikan Kecamatan Cimerak, Kepala Desa Mekarsari dan ,Ketua Komite.

Pada kesemptan sambutannya, Kepala Desa Mekarsari, Rohimat, mengajak warganya yang mempunyai anak usia sekolah agar terus melanjutkan sekolah ke jenjang yang lebih tinggi.

”Dengan cara mendatangi ke stiap rumah, kami himbau agar anak-anak Desa Mekarsari untuk bersekolah, “kata Rohimat.

Rohimat juga menyampaikat pentingnya menanamkan rasa disiplin pada anak ini harus dimulai sejak dini, sehingga anak pun bisa menjadi generasi yang cerdas dan santun.

Sementara Kepala SDN 2 Mekarsari Maman, SPd, meyampaikan permohonan maaf pada seluruh orang tua siswa atas segala kekurangannya pihak sekolah dalam mengajar dan mendidik putra putinya, serta menyarankan agar selepas lulus dari Sekolah dasar ini anak-anak bisa terus melanjutkan ke tingkat SLTP, SLTA dan seterusnya.

Menurut Maman, dengan melengkapi fasilitas sekolah yang dibutuhkan siswa, seperti Gedung Perpustakaan lengkap dengan  ratusan buku-buku, lapang voly, basket, sepak bola, alat musik, tempat parkir, tempat cuci tangan, WC, halaman yang luas,  sehingga membuat betah dan nyaman siswa dan guru pun mengikuti proses belajar mengajar. Dan semua sarana dan prsarana ini tentunya bantuan dari pemerintah melalui program Bos dan Pangandaran Hebat (Pahe).

“SDN 2 Mekarsari dengan jumlah siswa sebanyak 121 dengan tenaga pengajar 4 Guru PNS 3 non PNS dan ditambah 1 penjaga sekolah, “terang Maman. (RASIMUN)












HUT RI KE 74 POLSEK PADAHERANG GELAR ISTIGHOSAH DAN YASINAN

Add caption
PADAHERANG-Dalam rangkaian acara penyambutan Hari Kemerdekaan ke 74, beberapa hari lalu Polsek Padaherang melaksanakan istigosah dan yasinan yang dipimpin langsung Kapolsek, AKP. Edih Permana, serta dihadiri seluruh anggota polsek dan masyarakat di sekeliling kantormapolsek Padaherang. (15/8)

Pembacaan doa’ dan dzikir serta pembacaan surat yassin, yang dipimpin Penyuluh Agama Islam(PAI) Padaherang, Ustadz Nana, berjalan hidmat dengan penuh rasa sukur.

 “Selain untuk mendoa’kan para pahlawan, kegiatan istigosah ini untuk memohon barokah, khususnya untuk seluruh masyarakat Padaherang, “ungkap Edih.

Edih berharap, kegiatan doa dan dzikir bersama bisa terus dilakukan pada momen-momen lainnya, karena ini merupakan kegiatan keagamaan yang sangat positif dan bermanfaat.

“Mudah-mudah ini semua bisa menjadi ladang amal kebaikan kita semua, amin. “pungkasnya. (NANA HOERUMAN)

KREASI PAKAIN ADAT SUNDA MERIAHKAN HUT KEMERDEKAAN KE 74 DESA SINDANGSARI

CIMERAK-Upacara Peringatan Hari Proklamasi 17 Agustus 2019  di Desa Sindangsari Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran di pusatkan di lapangan  utama sepak bola.(17/8)

Bertindak sebagai Inspektur Upacara Camat Kecamatan Cimerak, Atang Kuncara, S.Ip, dengan dikuti peserta upacara, diantaranya, Kepala dan stap Pemerintahan Desa Sindangsari, BPD, MUI desa, Kader  Pos Yandu, Ibu-ibu PKK, Ormas, Karang Taruna dan  RT RW se-Desa Sindangsari.

Usai upacara peringatan Hari Kemerdekaan RI ke 74 ini juga dilanjutkan dengan berbagai tontonan hasil kreasi masyarakat dari 6 dusun, seperti, upacara adat,membawa dongdang, replika kapalan, robot, kelompok tani dengan hasil pertaniannya, perang-perangan dan kreasi lainnya. Tentu saja kemeriahan ini menjadi hiburan dan tontonan masyarakat yang dengan antusias mengikutinya hingga akhir acara.

Seperti yang ditampilkan Dusun Mekarjaya dengan iring-iringan ibu-ibu memakai pakaian adat daerah hasil karya kepala Dusun, Dani Adiwijaya dan istrinya Ratih.

“Kami bekerja sama dengan seluruh warga dusun, karena tanpa kebersamaan semua ini tidak akan terwujud, “ungkao Dani.

Sementara penampil lain, siswa-siswi SMPN 3 Cimerak, tidak mau ketinggalan untuk menampilkan kreasi pakaian pengantin yang dipergakan dua orang siswa, Neng Rissa Affira Dewi dan Yudi, yang lengkap diiringi dayang-dayangnya dan para ponggawa bak di sebuah kerajaan.

“Ke depan, kami kami akan menampilkan kreasi-kreasi sunda lainnya yang lebih hebat, “ungkap salah seorang tokoh budaya Dusun Mekrarsari, Juseng. (RASIMUN)




PASKIBRA SMKN KARANGJAYA SUKSES BERTUGAS PADA HUT RI KE 74 2019

TASIK NEWS-Hasil panitia seleksi akhirnya memutuskan sejumlah siswa SMK Negeri Karangjaya terpilih mejadi Pasuka Pengibar Bendera (Paskibra) dan korp musik Drum Band pada peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus 2019, Kabupaten Tasikmalaya.

Menurut Kepala SMK Karangjaya, Jujun Nugraha S.Pd,MM, ini berkat keseriusan dan kerja keras sehingga bisa sukses bertugas pada hut ri ke 74 tahun 2019.
.
“Tentunya kami sangat bahagia karena ini merupakan sebuah prestasi yang sangat membagakan kami, “ ungkapnya.(17/8)

Jujun yang ditemui usai mengikuti upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke 74, di Kecamatan Karangjaya, mengatakan, dibawah bimbingan guru pembina Abdul Ajiz dan Diki  Anwar serta dengan dukungan semua pihak menjadi penentu keberhasilan ini.

“Dari mulai baris-berbaris hingga pengibaran bendera, anak-anak sangat baik dan disiplin. “kata Jujun.

Begitu juga dengan korp musik drum band, menurut Jujun, semuanya berjalan rapi tanpa sedikit pun kesalahan mengiringi jalannya rangkaian upacara.

Jujun juga mengatakan, selama kurang lebih 2 minggu siswa yang terpilih masuk paskibra ini mendapat latihan dari para senior dan pelatihnya, sehingga dalam pelaksanaannya pun bisa sukses dan berjalan baik.

“Selain bisa menjadi kebanggaan sekolah, semoga ini juga dapat memotivasi siswa yang lainnya di kemudian hari, “imbuhnya. (ANWARWALUYO)


KODIM 0613 CIAMIS TURUNKAN PULUHAN PERSONIL UNTUK UPACARA HUT RI KE 74 KAB. PANGANDARAN

Letkol Arm Tri Arto Subagio
PARIGI-Ditemui secara terpisah usai mengikuti upacara Peringatan Hari Kemerdekaan RI ke 74 Kabupaten Pangandaran di alun-alun Parigi, saat diminta komentarnya, Komandan Kodim 0613 Ciamis Letkol Arm Tri Arto Subagio, kepada awak media, mengatakan, untuk upacara peringatan Hari Kemerdekaan tahun ini,  kodim 0613 ciamis diberikan kehormatan untuk menjadi tim 45.

“Tahun lalu dari Polres Ciamis, jadi kami bergiliran, “terangnya.(17/8)

Tri mengatakan, tim 45 serta sepuluh orang pelatih yang diambil dari kodim dan anggota koramil di wilayah Kabupaten Pangandaran dengan komadan kompinya dari Danramil Parigi, bersama pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Kabupaten Pangandaran, selama seminggu lebih menggelar latihan dan persiapan untuk upacara bendera ini.

“Dan Alhamdulillah semuanya berjalan baik dan lancar, “kata Tri.

Lebih jauh Tri, mengatakan, dengan hikmah peringatan Hari kemerdekaan ini, diharapkan Kabupaten Pangandaran sebagai kabupaten termuda di Jawa Barat, semakin maju dengan terus menggali berbagai potensi yang ada di daerah.

“Terutama potensi wisata bisa menjadi destinasi wisata dunia, “pungkasnya. (PNews)

DESA CIKUPA LAKSANAKAN UPACARA PERINGATAN 17 AGUSTUS DI TINGKAT DESA

TASIK NEWS-Dengan momentum peringatan Hari Kemerdekaan ke 74 tahun 2019 ini, diharapkan bisa mengingatkan semua pada jasa-jasa pahlawan yang telah berjuang matian-matian untuk merebut kemerdekaan.

Demikian disampaikan Kepala Desa Cikupa Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya, Yudha Heryadhi, dalam sambtannya pada upacara peringatan hari kemerdekaan ke 74 yang digelar di  lapangan sepak bola Cikupa.(17/8)

"Setiap tahun kita peringati hari kemerdekaan ini agar tetap bisa mengenang dan menghargai jasa-jasa pahlawan kita. “ungkapnya.

Selain dihadiri masyarakat, upacara 17 agustus ini juga turut dihadiri unsur pemerintah desa, Lembaga Desa, BPD, Karangtaruna, Babinsa, Babinmas, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Tokoh Agama, Sekolah TK, PAUD, SD, SMP, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM dan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP).

Pelaksanaan upacara peringatan Hari Kemerdekaan yang digelar di tingkat desa ini, ditunjuk beberapa pelajar asal Desa Cikupa untuk menjadi petugas pasukan Pengibaran Bendera (Paskibra).
*ANWARWALUYO*

PIMPINAN UPACARA HUT KEMERDEKAAN RI KE 74, BUPATI PANGANDARAN AJAK MASYARAKAT TAULADANI PAHLAWAN

PARIGI-Bertindak menjadi insfektur upacara, Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata, pimpin upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke 74, yang dilaksanakan di alun-alun Parigi.(17/8)

Upacara 17 agustus ini diikuti ratusan peserta upacara, antara lain, Wakil Bupati Pangandaran, H. Adang Hadari, Wak Polres Ciamis Kompol Lalu Wira Sutriana K, Komandan Kodim 0613 Ciamis Letkol Arm Tri Arto Subagio, Kejaksaan Ciamis, Pimpinan dan anggota DPRD Pangandaran, Sekda dan ASN lingkup Pemkab Pangandaran, MUI, tokoh masyarakat dan peserta lainnya.

Dalam sambutannya Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata, menyampaikan, semua harus mengikuti semangat para pahlawan yang telah rela berkoban dengan ikhlas dan tanpa pamrih. Dan sekarang menjadi tanggungjawab semua untuk mengukir sejarah dalam peradaban baru untuk maju tanpa mengorbankan harga diri dan jati diri.

“Api semangat dalam diri kita tidak boleh padam, karena ini merupakan jati diri sejati kita sebagai bangsa yang tidak pernah gentar dan surut ke belakang, “tegas bupati.

Pada peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke 74 ini, kata bupati, dengan tema Pangandaran Hebat menjuju SDM unggul Indonesia Maju, diperlukan kerja hebat yang penuh dengan keikhlasan untuk memajukan Pangandaran, merupakan kerja nyata dan penghormatan bagi perjuangan para pahlawan.

“Saya dan wakil bupati sudah 3 tahun 6 bulan bersama-sama stake holder dan seluruh masyarakat, kita berjalan on the track menuju Pangandaran hebat dan menjadikan Kabupaten Pangandaran sebagai wisata berkelas dunia. “imbuh bupati.

Bupati juga mengatakan, walau beberapa keberhasilan yang telah diraih tapi ada PR besar yang masih tetap harus dikerjakan, seperti masalah pendidikan, kesehatan, kemiskinan, perbaikan infrastruktur dan persoalan lainnya. Dan ini tentunya menjadi tantangan untuk bekerja lebih keras lagi, karena penanganan semua ini harus berkelanjutan.

Bupati menambahkan, ia merasa bersukur karena rasa persatuan, kebersamaan dan kerja keras warga Pangandaran sangat luar biasa, sehingga hasilnya pun, seperti pertumbuhan ekonomi, masuknya infestai dan sektor positif lainnya berkembang secara masif.

Di akhir sambuatannya, bupati juga berkesempatan mengutip pidato proklamator Bung Karno, yang diucapkan pada peringatan Hari Pahlawan tahun 1961, Apabila di dalam seseorng masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat kebaikan, maka jaminan orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkahpun.  (PNews)

ADA PERBAIKAN JEMBATAN CIKIDANG, BUPATI PANGANDARAN MINTA MAAF PADA MASYARAKAT PENGGUNA JALAN

PARIGI-Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata, memohon maaf kepada masyarakat pengguna jalan raya, karena untuk beberapa waktu terganggu dengan proses pengerjaan jembatan Cikidang di Dusun Bojongsari Desa Babakan Kecamatan Pangandaran.

Sebenarnya beberapa antisipasi, kata bupati, sudah dilakukan, dantaranya dengan meminta kepada pihak kontraktor untuk memasang 2 jembatan sementara.

“Tapi kalau dipasang dua jembatan balley, Pmkab Pangandaran harus mengeluarkan anggaran sekitar Rp. 500 juta untuk pembebasan lahan karena pemerintah pusat tidak menyediakan anggaran pembebasan tanah, “terang bupati.(15/8)

Jembatan Cikidang yang di bangun sekitar tahun 1973 ini, kata bupati, memang sudah saatnya diperbaiki, karena selain usianya sudah tua juga untuk antisipasi banjir jika air sungai Cikidang meluap.

Tidak hanya itu, lanjut bupati, turunnya anggaran dari pemerintah pusat untuk perbaikan dua jembatan, jembatan rel kereta api yang ada di Desa Putrapinggan Kecamatan Kalipucang dan jembatan Cikidang ini, sayang jika tidak dimanfaatkan.

“Jika hal ini terjadi, maka anggaran pun akan kembali lagi dan tentunya akan sulit dimohon kembali. “jelasnya lagi.

Kepada awak media di ruang kerjanya, bupati juga mengatakan, untuk antisipasi kemacetan panjang, khususnya pada hari-hari di akhir pekan. Kepada Dinas Perhubungan (dishub), bupati menyarankan agar hari jumat dan sabtu durasi waktu antri lebih lama untuk arus masuk, sedang hari minggu, waktu antri lebih lama untuk arus arah keluar Pangandaran.

Sementara alternatif lain, lanjutnya, tadinya lalu-lintas akan diarahkan ke jalan Desa Sukahurip lalu ke Desa Purbahayu. Tapi karena ada ruas jalan tersebut sekarang sedang dalam pengerjaan perbaikan, maka dikhawatirkan proses perbaikannya akan terganggu, apalagi jika dilewati kendaraan bertonase berat.

“Sekali lagi saya mohon maaf kepada seluruh masyarakat pengguna jalan karena sudah terganggu kenyamanan, Insaalloh dalam 2 bulan ini perbaikan jembatan Cikidang ini akan selesai. “pungkasnya. (PNews)

SAMBUT HUT KEMERDEKAAN KE 74, WARGA TENJOSARI BAHU MEMBAHU KEMBANGKAN KREATIVITAS

TASIK NEWS-Seperti desa-desa lainnya, Desa Cikukulu Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya pun tidak mau ketinggalan untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kenerdekaan RI ke 74 tahun 2019 ini.

Berbagai kreasi dan inovasi seperti yang dilakukan warga RT 03 Kapunduhan Tenjosari, yang dipimpin Unung dan Jajang, dengan membuat replika menara eifel Paris.

Menurut Unung dan Jajang, sebenarnya inovasi bisa dilakukan dengan mudah asalkan berbagai pihak saling mendukung. Karena pada dasarnya kreatif dan inovatif merupakan suatu hal bagaimana caranya anda bisa mengembangkan gagasan atau ide, dan kemudian membuatnya menjadi hal yang bermanfaat dan menarik untuk dilihat orang lain.

Berpikir kreatif dan inovatif dalam membangun desa, ujar mereka berdua, tentunya setiap orang memiliki kemampuan untuk itu, karena kreatifitas dan inovatifasi merupakan karakteristik personal yang sudah terpatri kuat di dalam jiwa kreativitas yang dimilikinya.

“Ketika seseorang memiliki jiwa kreativitas, maka ia telah memiliki kemampuan berpikir ide gagasan  melakukan sebuah kreasi, “ujar mereka.(16/8)

Sementara Kepala Desa Cikukulu, Ateng Hidayat, saat dijumpai PNews, mengatakan, kreatifitas yang ada di masyarakat Cikukulu, bisa menjadi kebanggaan warga desa.

“Saya atas nama pemerintahan desa merasa bersukur dengan ide-ide kreatif yang ada di masyarakat, dan tentunya saya pun sangat berterimakasih, khususnya warga Tenjosari yang sudah bisa ikut berpartisipasi langsung pada pembangunan yang ada di Desa Cikukulu, “kata Ateng. (ANWARWALUYO)

ASYIIK...! BUPATI PANGANDARAN AKAN BERI SEPEDA PADA 40 ANGGOTA PASKIBRA

PARIGI-Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata, berjanji akan memberikan sepeda untuk 40 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibra) Kabupaten Pangandaran, yang akan bertugas pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan RI ke 74 tahun 2019.

Menurut bupati, ini sebagai bentuk apresiastif dan penghargaan pemda kepada seluruh pelajar yang tahun ini diberik tugas menjadi paskibra.

“Pemberian ini untuk lebih memotivasi anak-anak agar bisa terus berkarya dan banyak lagi berkreasi , “ungkapnya, kepada media, di ruang kerjanya.(15/8)

Tidak hanya itu, kata bupati, ke depannya juga anggota paskibraka ini akan diberi tugas untuk menjadi duta Pangandaran dalam berbagai bidang lainnya.

“Seperti duta pelajar, anti narkotika, wisata dan hal-hal positif lainnya. “imbuh bupati. (PNews)

WARGA DESA TOBONGJAYA ISI HUT KEMERDEKAAN KE 74 DENGAN RANGKAIAN KEGIATAN

TASIK NEWS-Berbagai cara dilakukan masyarakat dalam menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 pada tahun ini, mulai dari menghias lingkungan hingga kegiatan perlombaan-perlombaan yang sipatnya bergembira, terlihat semarak hampir di setiap pelososk.

Salah satunya kegiatan yang dilakukan warga Desa Tobongjaya Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya, dengan motto membangun kebersamaan, warga dengan antusias mengikuti seluruh rangkaian acara.

Salah satunya jalan santai, pertandingan bola voli dan perlombaan lainnya yang diikuti warga dan perangkat desa, menjadi kegiatan dalam rangka mengisi HUT kemerdekaan.

Menurut Ketua Karangtaruna Desa Tobongjaya, H. Cecep Nurul, selain memeriahkan dalam rangka menyambut hari kemerdekaan, juga bisa menjalin keakraban antar warga desa.

Sumber Daya Manusia (SDM) bisa unggul, kata Cecep, itu bisa dimulai tatanan kehidupan yang ada di pedesaan.

“Mari kita wujudkan, maju  urang lembur jeung bagja rahayatna, “ungkap Cecep.

Sementara Kepala Desa Tobongjaya, Dedi, mengucapkan terimkasih kepada panitia penyelenggara dan seluruh warga yang sudah ikut berpartisipasi mengisi rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut HUT kemerdekaan ke 74 ini.

“Saya yakin dengan kebersamaan ini, pembangunan yang ada di Desa Tobongjaya pun akan lancar dan lebih ringan dikerjakan. “ungkapnya. (ANWARWALUYO)

AKIBAT KURANG PERAWATAN SPAM DAN PAMSIMAS, ANTISIPASI KEKERINGAN PUN TIDAK OPTIMAL

PARIGI-Menanggapi kekeringan yang terjadi di beberapa wilayah, Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata, saat ditemui di ruang kerjanya, mengatakan, sebenarnya hal itu bisa diatasi jika saja optimalisasi penggunaan Sistim Penyediaan Air Minum (SPAM) dan Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) yang ada di desa-desa bisa dilakukan.

Jeje membenarkan, ada 38 desa saat ini mengaami kekeringan dan sekitar 400 hektar sawah dengan asumsi 2 ribu ton bisa gagal panen tahun ini.

“SPAM dan PAMSIMAS tersebut memang harus punya fungsi pada saat kemarau seperti sekarang ini, “ungkap Jeje.(15/8)

Dalam rapat kordinasi dengam beberapa SKPD, kepada dinas terkait, agar bisa memetakan terkait kekeringan yang selalu terjadi setiap tahun.

Dikatakan Jeje, ditenggerai selama ini tidak dilakukan perawatan intensip pada alat-alat SPAM dan PAMSIMAS, sehingga ketika dibutuhkan seperti saat sekarang ini, alat ini tidak berjalan.

Untuk ke depan, kata Jeje, ia akan berkordinasi dengan kodim dan kapolres agar babinsa dan babinmas bisa ikut terlibat baik denga  kelompok atau pun desa untuk  bisa menjaga dan merawat SPAM dan PAMSIMAS.

“Disamping itu pemkab juga akan terus mengedukasi masyarakat dalam pemeliharaan alat itu. “kata Jeje. (PNews)

DARMA WANITA MEMPUNYAI PERAN PENTING CIPTAKAN KETAHAN KELUARGA PANGANDARAN HEBAT

PANGANDARAN – Kabupaten Pangandaran dianugerahi menjadi daerah parawisata dengan aspek kehidupannya dan keindahan alamnya yang begitu indah dan mempesona, tentunya harus bisa merawat dan menjaganya agar bisa tetap menjadi tujuan wisata.

Demikian dikatakan penasehat Dharma Wanita Kabupaten Pangandaran, Hj. Ida Nurlaela, dalam sambutannya pada acara Peran dharma wanita menciptakan ketahanan keluarga menuju Pangandaran hebat, di aula Setda kabupaten Pangandaran.(15/8)

Dikatakan Ida, tapi selain itu Pangandaran juga tidak hanya merupakan salah satu daerah yang rentan dengan kejadian bencana alam namun merupakan wilayah bencana untuk ketahanan keluarga.

“Tapi kita harus Istiqomah dan selalu positif thinking dengan tetap menyayangi dan mencintai, kita tetap harus selalu mengedepankan intelektual, harus percaya jika suami kita tidak macem-macem dan tetap sayang pada keluarga, " ujar Ida.

Ida mengatakan, melalui peran darma wanita untuk menciptakan ketahanan keluarga menuju Pangandaran hebat, seperti di bidang pemberdayaan harus bisa memanfaatkan waktu bagaimana caranya bisa meningkatkan ekonomi di daerah parawisata ini.

Di dalam dharma wanita ada pembinaan, dan kata Ida, di bidang bidang PKK juga ada pemberdayaan perempuan. Melalui dasa warsa, ada kelompok kerja yang bisa berkreasi baik dengan bisa membuat kuliner, kerajinan dan atau usaha usaha lainnya yang bisa menguntungkan.

Selain menyampaikan peran dharma wanita, Ida juga mengatakan terkait tingginya kasus perceraian di   lingkup Dinas Pendidikan, padahal disana ada regulasi dan organisasi darma wanita yang  seharusnya mampu melakukan pendekatan dan penanggulangannya.

“Saya sendiri sebagai penasehat darma wanita, hanya sebatas yang bersipat seremonial saja, karena untuk edukasi dan kegiatan rutin lainnya itu merupakan bagian ketua darma wanita. " ungkap Ida.

Sementara ketua darma wanita kabupaten Pangandaran, Amalia Meirany mengatakan, melalui program-programnya, ia akan terus memberikan motivasi berkaitan ketahan keluarga sebagai istri ASN.

"Diantaranya dengan penguatan mental, “ ujar Amalia singkat. (Anton AS)

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN