KEPADA WARGA PANGANDARAN SANDIAGA UNO JANJI TINGKATAN EKONOMI RAKYAT

CIJULANG-Dalam rangkaian kunjungannya ke Kabupaten Pangandaran bertempat di Gedung Dakwah jalan Nusawiru Cijulang, Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomer urut 2, Sandiaga Uno, kepada masyarakat yang hadir sempat menanyakan pada undangan yang hadir, apakah kondisi perekonomian yang dirasakan masyarakat sekarang sudah membaik, masayarakat pun serempak menjawab, tidak.

“Maka atas dasar itu saya berjanji akan berupaya keras untuk meningkatkan perekononian rakyat kecil dan menengah. “tegasnya.(8/3)

Bang Sandi, panggilan akrabnya, mengatakan, jika ia dan Parbowo dipercaya menjadi presiden dan wakil presiden tahun 2019 mendatang, akan kerja keras serta berupaya untuk memperbaiki perekonomian rakyat.

Sebab, lanjut Sandi, bagaimanapun ini tidak mungkin ada perubahan jika seluruh pihak tidak bangkit dan berupaya keras.

“Untuk itu kami akan berupaya bekerja dengan keras, cerdas, tuntas dan ikhkas," tegasnya.

Masih di tempat yang sama, Ahmad Heriawan (mantan gubernur Jabar) saat mendampingi Sandiga juga menjelaskan, Kabupaten Pangandaran ini menjadi contoh bagi daerah lainnya dan pada jaman pemerintahannyalah  Pangandaran terwujud menjadi Daerah Otonomi Baru(DOB).

"Saya saat itu yang menandatangani, maka jika ingin lebih baik lagi percayakan kepada Prabowo-Sandi," ungkapnya.

Sementara Ketua Presedium Kabupaten Pangandaran H. Supratman, menjelaskan, sebagai rasa terimaksih kepada Aher, panggilan akrab Ahmad Heriawan, sejatinya warga Pangandaran mengikuti arahannya. (Haris Firdaus)

2 MINGGU SEKALI DINAS LINGKUNGAN HIDUP AKAN AWASI PENGGEMUKAN SAPI DI DESA MANGUNJAYA

PARIGI-Terkait ijin amdal dan lingkungan PT. Agro Tani Mandiri di Desa Sukamaju Kecamatan Mangunjaya, yang bergerak dalam usaha penggemukan sapi, menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Pangandaran, Surya Darma, SH.,MH, harus sesuai dengan arahan bupati yang sudah disampaikan dalam rapat kordinasi (rakor).

“Setiap investasi yang ada di Pangandaran itu harus dilindungi karena disitu ada perputaran uang, penyerapan tenaga kerja, dan khusus perusahaan ini tentunya akan bisa memenuhi kebutuhan daging di Kabupaten Pangandaran. “kata Surya.(5/3)

Surya yang ditemui di ruang kerjanya, juga mengatakan, untuk itu dinasnya tetap akan patuh dan bekerja sesuai intruksi yang disampaikan bupati.

Namun di sisi lain, kata Surya, pihak perusahaan pun hendaknya memenuhi kewajibannya terkait kelengkapan ijin serta mau kooperatif pada pemerintah daerah, dengan tidak menambah jumlah sapi dari yang sekarang ada sebelum kelengkapan ijinnya terpenuhi.

Disoal langkah apa saja yang sudah terkait isyu limbah perusahaan tersebut, Surya mengatakan, pihaknya sudah melakukan penilaian dokumen lingkungan serta langsung menandatangani dokumen rekomendasi.

Dari hasil uji labolatarium sampel air dan udara itu nantinya akan menjadikan rujukan kapasitas ipal, dan sekarang  detail engineering disign (DED) itu sedang direncanakan konsultant.

Jadi apabila itu sudah selesai, lanjut Surya, baru fisik ipalnya akan  dibuat dan dipasang yang selanjutnya nanti akan dinilai pejabat pengawas dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat, apakah kapasitas limbahnya sudah sesuai dengan ipalnyaatau tidak, dan semua itu harus dikerjakan tenaga ahli khusus di bidang ini.

Sementara Dinas lingkungan Hidup Kabupaten Pangandaran, menurut Surya, sampai saat ini masih belum memiliki tenaga ahlinya, jadi masalah ini masih dilaksanakan oleh pemprov.
“Dan untuk langkah sselanjutnya pihak pengusaha lebih tahu, kelengkapan dan kewajiban apa saja yang harus dipenuhi. “imbuhnya.

Surya berharap, ke depan pihak pengusaha harus bisa mengelola perusahaannya dengan baik lagi, termasuk bagaimana dalam penanganan limbah serta lingkungan yang ada di sekitar kandang.

“Kami pun akan selalu mengontrol, mengawasi dan mengecek langsung kondisi lingkungan setiap dua minggu sekali. “pungkas Surya. (ANTON AS)


SEBUAH POTRET SURAM KEHIDUPAN MALAM DI KOTA SANTRI

TASIK NEWS-Diantara deretan botol minuman beralkohol ada wajah-wajah yang berdandan seronok berbedak dan bergincu tebal, itulah kehidupan malam di salah satu sudut Kota Tasikmalaya. Bisnis sahwat pun kian marak menghiasi kehidupan malam di kota yang dulu pernah mendapat julukan kota santri.

Di warung remang-remang deretan para penjaja cinta (PSK) dan waria yang menunggu pelanggannya pun menambah hidup suasana malam dengan diiringi alunan musik dan tawa para hidung belang.
Menurut salah seorang warga, ini sudah menjadi pemandangan yang mudah ditemui di sudut-sudut kota. Salah satu contoh, di sekitar sebuah hotel yang ada di sekitar kawasan jalan komalasari, para lelaki iseng bisa dengan mudah menjumpai wanita penjaja seks.

“Tentu penyakit masyarakat ini menjadi preseden buruk dan sangat mengotori suasan kota yang dulu terkenal dengan julukan kota santri. “ungkapnya.(2/3)

Kini masyarakat warga Kota Tasikmalaya, kata dia, menunggu langkah apa yang akan dilakukan pemkot untuk untuk menertibkan masalah ini.

“Saya yakin dengan instrumen aturan daerah yang ada, penyakit ini bisa diberantas atau paling tidak bisa mengurangi citra buruk kota Tasik. “tegasnya. (ANWAR WALUYO)

UPTD KESEHATAN CIBALONG UTAMAKAN PELAYANAN PADA WARGA

TASIK NEWS-Untuk meningkatkan masyarakat Kecamatan Cibalong di bidang kesehatan, beberapa langkah baru harus dilakukan, seperti pelayanan serta meningkatkan kemitraan dengan muspika, tokoh masyarakat, agama dan lembaga kemasyarakatan lainnya yang ada di Kabupaten Tasikmalaya.
Demikian disampaikan Kepala UPTD Kesehatan Cibalong, H.R.Mauludin Muchamad SKM, M.KM, sat ditemui PNews di ruang kerjanya.(26/2)

“Kami terus berkordinasi dengan ormas-ormas yang ada disini, diantaranya, jawara, fkppi, pp, forwatass, sajatina jabar dan gaza. “kata Mauludin.

Selain itu di tahun 2019 ini, kata Mauludin, UPTD Cibalong juga mempunyai beberapa program unggulan, seperti, peningatan sarana pelayanan yang sesuai standar menyangkut peralatan IGD dan penambahan unit ambulance, penambahan tenaga medis/perawat, penambahan tenaga medis/Dokter umum dan target terealisasinya ODF (Open Defecation Free) secara menyeluruh di masing-masing wilayah kerja.

“Kami terus mengupayakan pelayanan terbaik untuk warga karena hal itu sudah menjadi komitmen dan fungsi utama kami. “imbuhnya. (ANWAR WALUYO)


AKIBAT DRAINASE TIDAK BERFUNGSI, JALAN SIMPANG-KARANGNUNGGAL TERENDAM BANJIR

TASIK NEWS-Hujan yang turun dalam beberapa hari ini membuat jalan Simpang-Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya terendam banjir, diduga genangan air ini akibat drainase, tepat di depan Kantor Pos Bantarkalong tidak berfungsi dengan baik sehingga mengakibatkan ketinggian air pun mencapai 30 centimeter.

Akibat dari banjir tersebut, sejumlah pengguna kendaraan pun harus menghentikan laju kendaraannya, terutama para pengguna sepeda motor. Karena sepeda motor yang memaksa menerobos banjir sehingga banyak yang mengalami mati mesin.

Seperti diungkapkan salah seorang pengendara asal Simpang, Neng Melia, ia terpaksa memilih berhenti sambil menunggu air surut ketimbang menanggung resiko motornya mogok.

"Saya lihat banyak pengendara motor matic yang mogok karena memaksa menerobos banjir. “ungkapnya.(4/3)

Sementara menurut salah seorang warga setempat, H Apri Fauzan, banjir di lokasi ini bukan hal baru karena selalu terjadi saat turun hujan deras.

“Diperparah lagi ini akibat drainase yang ada di sepanjang jalan tersebut tak berfungsi dengan baik, karena lubang drainasenya kecil sehingga sangat mudah tertutup sampah aliran air pun jadi tersumbat. “terangnya. (ANWAR WALUYO)


TURUNNYA KUNJUNGAN WISATAWAN KE PANGANDARN DIKELUHKAN PEDAGANG JAMBAL ROTI

PANGANDARAN-Asin Jambal Roti merupakan salah satu oleh-oleh khas Pangandaran yang sudah dikenal dengan cita rasanya yang gurih, asin jenis ini kerap jadi buruan para wisatawan dari berbagai kota.

Menurut salah seorang pengrajin sekaligus penjual, Yadi, selain jambal roti ikan asin seperti ikan gabus, teri, gabel, selar dan layur, juga banyak diminati pembeli.

Yadi menuturkan, pembuatan ikan asin dilalaui dengan beberapa tahapan, khusus untuk pengolahan asin jambal roti yang berbahan dasar ikan Kedukang, dimulai dengan proses merendam ke dalam air yang sudah diberi garam secukupnya selama 3 hari, lalu dicuci dan dijumur di bawah sinar matahari.

“Dari mulai pembelian ikan segar hingga proses menjadi ikan asin saya kerjakan sendiri. “ungkapnya.(3/3)

Yadi, salah satu pemilik kios asin di obyek wisata patai Pangandaran, mengatakan, entah kenapa belakangan ini omzet penjualan menurun drastis. Padahal sebelum tahun baru lalu, ia bisa dalam sepekan ia mampu membuat 1-2 kuwintal ikan kadukang.

“Sekarang dalam tiga bulan ini saya baru mengolah satu kali saja. “ungkapnya.

Yadi pun berharap, mungkin ke depan atau setelah pemilu nanti hasil penjualannya bisa normal kembali, karena hampir semua rekan-rekan pedagang lainnya pun mengeluhkan hal yang sama.

“Saya berharap Pangandaran akan semakin banyak dikunjungi wisatawan dan tentunya geliat ekonomi kuliner pun akan ramai kembali. “ujarnya. (HARIS FIRDAUS)

1 TAHUN DITINGGAL WAFAT ISTRI, WABUP PANGANDARAN NIKAHI WANITA ASAL PAMOTAN

KALIPUCANG-Setelah 1 tahun ditinggal wafat isteri tercinta, almh. Hj. Endah Surtinah, Wakil Bupati Pangandaran, H. Adang Hadari, akhirnya menghakhiri hidup sendirinya dengan menikahi wanita asal RT 01/RW 01 dusun Pamotan Desa Pamotan Kecamatan Kalipucang, Reny Widhiastuty SE, di kediaman pengantin wanita.(4/3)

Pernikahan yang dihadiri Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradiata dan pejabat di lingkup Pemerintahan Kabupaten Pangandaran, juga dihadiri pula mantan Wali Kota Banjar, dr. Herman Sutrisno, Bupati Ciamis, H. Iing Syam Arifin serja sejumlah undangan lainnya.

 “Tadinya pernikahan saya ini akan dilaksanakan secara diam-diam, bukan apa-apa saya malu karena sudah tua. “ungkap Adang Hadari.

Menurutnya, secara resmi ia tidak membuat undangan untuk pernikahannya, tapi bila ingin menghadiri, ia pun mempersilahkan dengan senang hati.

Kepada seluruh pejabat dan masyarakat  yang hadir dan turut menyaksikan pernikahannya, Adang pun mengucapkan terimakasih atas segala doa’ dan kehadirannya.

“Sekali lagi saya mohon maaf, karena secara resmi saya tidak membuat undangan. “pungkasnya. (ANTON AS

DIKHWATIRKAN ROBOH, WARGA TASIK KELUHKAN PAPAN REKLAME RUSAK

TASIK NEWS-Keberadaan papan reklame yang cukup besar dalam keadaan dibiarkan rusak dan berkarat, selain menjadi pemandangan kurang indah di tengah kota, juga bisa membahayakan jika suatu saat runtuh menimpa para pengguna jalan di bawahnya

Seperti papan reklame yang ada di kawasan Jalan HZ. Mustofa Kota Tasikmalaya, dengan keadaan gambar yang sudah mengelupas serta tiang besi yang sudah berkarat, bukan tidak mungkin ini menjadi ancaman bahaya jika suatu saat roboh menimpa jalan yang setiap hari dipadati pengendara.

“Atau harus ada korban dulu, baru nanti jadi perhatian semua ? “ungkap salah seorang pengendara yang melintas di jakan tersebut. (1/3)

Memang benar apa yang dikatakan warga, Pemkot Tsik melalui institusi penataan kota lebih memperhatikan lagi pentaan papan reklame yang semakin marak di setiap tepi jalan, walau di sisi lain memang ini menjadi sumber Penghasilan Asli Daerah (PAD). ***ANWAR WALUYO

DI YAYASAN RAUDLATUL QUR'AN SANTRI WAJIB BELAJAR ITE DAN MORAL AGAMA

TASIK NEWS-Sebuah lembaga pendidikan sejatinya memang bisa mencetak siswa berbudi luhur, cerdas dan beramal soleh. Begitu juga sistim pendidikan yang diterapkan di  Yayasan Pendidikan Islam Raudlatul Qur'an yang beralamat di Dusun Kalikibanten Desa Gunungsari Kecamatan Sukaratu Kabupaten Tasikmalaya.

Seperti dikatakan Ketua Yayasan, Indra, para peserta didik Raudlatul Qur'an, selain belajar   tentang ITE, siswa pun dibekali dengan pelajaran moral, ahlak dan pendidikan agama lainnya.

Alhamdulillah, di gedung yang menjadi pusat balai pelatihan kerja, selain belajar ITE siswa pun diberi bekal ilmu agama. “terang Indra. (01/3) 

Menurut Indra, di era generasi milenial ini santri harus mampu mengikuti perkembangan teknologi agar keterbukaan informasi pun tidak ketinggalan.

“Disini para siswa sudah belajar dengan berbasis komputer. “imbuhnya.

Masih kata Indra, pemahaman tentang ilmu agama dan teknologi harus berbanding sejajar, sehingga nantinya diharapkan  akan lahir insan-insan cerdas yang agamis.

“Kami juga sangat menekankan pada pendidikan moral, sehingga siswa pun bisa tetap santun dan tidak terbawa pengaruh jaman. “pungkasnya. (ANWAR WALUYO)

SARANA BERMAIN ANAK TAK TERURUS, LAPANG DADAHA KOTA TASIK TERKESAN KUMUH

TASIK NEWS-Sangat disayangkan kondisi arena bermain anak yang ada di lapang Dadaha Kota Tasikmalaya terbengkalai dan terkesan tanpa perawatan.

Padahal menurut salah seorang pengunjung yang sengaja membawa anaknya untuk bermain di arena tersebut, tempat bermain ini sangat digemari keluarga dan mrupakan salah satu tempat faporit keluarga.

“Kondisi ayunan seakan dibiarkan berkarat dan sudah patah-patah. “ungkapnya. (28/2)

Ia juga mengatakan, selain tidak bisa digunakan, sarana tempat bermain anak ini juga menjadi pemandangan kurang indah dilihat dari estetika tata kota.

“Padahal selain menjadi tempat olahraga untuk masyarakat umum, Dadaha pun sebenarnya jadi lokasi bermain anak oleh sebagian warga. “imbuhnya. (ANWAR WALUYO)

LANGKAPLANCAR RAIH JUARA UMUM STQ KE 3 KABUPATEN PANGANDARAN TAHUN 2019

PARIGI-Kecamatan Langkaplancar akhirnya tampil menjadi juara umum dalam Seleksi Tilawatil Quran (STQ) 3  tahun 2019 Tingkat Kabupaten yang digelar di halaman kantor Setda Pangandaran tanggal 26 sampai 27 Februari 2019. Piala juara umum ini pun diserahkan langsung Plh Sekda Pangandaran, Drs Suheryana kepada Camat Langkaplancar, Deni.

Dlam sambutannya, Suheryana, menyampaikan, hendaknya semua ini menjadi acuan semua untuk pelaksanaan STQ di tahun –tahun mendatang.

Dan kepada para pemenang lomba, kata Suheryana, diharapkan bisa terus meningkatkan kemampuannya.

“Dan bagi yang belum dapat juara  saya juga berharap untuk terus belajar agar pada kesempatan berikutnya dapat memperoleh hasil yang lebih memuaskan. “ungkapnya.

Menurut Suheryana, dalam penyelenggaraan STQ ini bukan masalah menang atau kalah, tapi  yang penting hasil dari kegiatan peserta mampu memahami, menghayati  dan mengamalkan Al Quran.

Suheryana juga kepada seluruh masyarakat mengajak untuk menjadikan STQ ke 3 ini sebagai momentum kebangkitan generasi Qur'ani di Kabupaten Pangandaran.

Sementar Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), H.  Agus Amsar SPd, MPd, di tempst yang sama, mengatakan, penilaian dalam STQ ini dilaksanakan oleh beberapa dewan hakim setelah melalui proses objektif adil dan independen .

“Saya juga berharap hendaknya dengan STQ kita dapat meningkatkan rasa cinta terhadap Al Quran serta mejadikan way of life atau  pedoman hidup tidak hanya pada momen STQ saja, namun dapat diimplementasikan pada kehidupan sehari hari. “ungkap Agus.

Seperti diketahui, setelah dilakukan penilaian oleh juri, pemenang lomba STQ ke 3 tingkat Kabupaten Pangandaran tahun 2019, sebagai berikut,

MTQ Anak- anak, Juara 1 putra, Muhamad Nazmi Mubarok (langkaplancar), Juara 1 Putri , Fina Sidqiyah (Cijulang). MTQ Dewasa Juara 1Putra, Agus muhyanto (Cigugur) dan Juara 1Putri, Ai Nurhalifah (Cijulang). MHQ 1 Juz dan Tilawah, Juara 1 Rifqi Ahmad Mubarok (langkaplancar). MHQ 5 Juz dan Tilawah,  Juara 1 putra, Miftah Farid (Langkaplancar) dan Juara 1 Putri, Fathimatu Zahra (Langkaplancar). MHQ 10 Juz dan Tilawah, Juara 1 putra, Ilham Riyadi (kalipucang). Pada MHQ 20 Juz Juara 1 putra, Adib Kholik Rosyid (Langkaplancar) Juara 1 Putri, Rani  (Cigugur). Dan pada lomba MHQ 30 Juz, Juara 1 putri , Isni Lokananti (Cimerak).

Semnetara pada lomba Pawai Ta'aruf,  Juara 1 Kecamatan Kalipucang, Juara 2 Kecamatan Parigi, dan Juara 3 Kecamatan Langkaplancar. (PNews)

CAWAPRES MA’RUF AMIN HADIRI DEKLARASI DUKUNGAN KISAN PANGANDARAN

PANGANDARAN-Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 01, KH Ma'ruf Amin menghadiri deklarasi ribuan Kiai dan santri (KISAN) se-Kabupaten Pangandaranyang digelar di lapang Grand Pangandaran (28/2).

Turut hadir dalam deklarasi tersebut, Istri KH. Ma’ruf Amin, Wury Estu Handayani, Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jawa Barat, Dedy Mulyadi, Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata, istri Wakil Gubernur Jawa Barat, Lina Ruzhanul Ulum serta puluhan kiai Pangandaran dan ribuan warga NU yang mayoritas didominasi Muslimat NU.

Ketua PC NU Pangandaran, KH. Fauzan Aziz Muslim di hadapan ribuan simpatisan yang hadir pun membacakan deklarasi dukungan pada pasangan Wapres-Cawapres nomer urut 1,  Jokowi-Ma'ruf Amin, yang diikuti seluruh peserta yang hadir.

Dalam deklarasi yang dibacakan Fauzan, pada intinya siap menjaga keutuhan NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, menjunjung tinggi harkat dan martabat bangsa dengan sekuat tenaga dalam menciptakan iklim politik yang aman.

Fauzan pun meminta kepada suluruh relawan KISAN agar senantiasa merawat keharmonisan hubungan antar WNI, bersikap toleran terhadap pilihan politik yang berbeda serta siap mendorong seluruh elemen masyarakat agar Pilpres dan Pileg 2019 tanpa hoaks, politisasi, SARA dan politik uang.

"Untuk kesinambungan pembangunan Kabupaten Pangandaran, kami siap menangkan paslon Jokowi-Ma'ruf dalam pilpres mendatang,"tegasnya.

Sementara Cawapres Ma’ruf Amin, kepada semua yang hadir, setelah mendengarkan langsung deklarasi tersebut memberikan apresiasi sebesar-besarnya. Serta berharap agar ibu-ibu dan para kiai ini membantunya bersama Jokowi meraih kursi presiden dan wakil presiden.

"Penghargaan setinggi-tingginya saya berikan kepada seluruh masyarakat atas deklarasi dukungan kepada pak Jokowi dan saya. “ucapnya. (Tn)

DUA ORANG BOCAH DI SINDANGJAYA TEWAS TENGGELAM DI SEBUAH KOLAM

MANGUNJAYA-Dua orang anak warga RT 36 RW 08 Dusun Kersaratu Desa Sindangjaya Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran, Anwar dan Dina, masing-masing berumur 5 tahun meninggal akibat tenggelam di sebuah kolam di belakang rumahnya.

Anwar putra pasangan suami isteri Harti dan Muslih, sementara Dina putri dari pasangan Aris dan Wanti saat ditemukan keduanya sudah tidak bernyawa lagi.

Menurut salah seorang warga, Iswanto (40), saat itu sekitar jam 17.00 sore tadi ia mendengar teriakan minta tolong ibu korban di belakang rumah.

“Saya pun bergegas menghampirinya, dan setelah tahu apa yang terjadi saya pun langsung turun ke dalam ke dalam kolam. “ungkap Iswanto.(26/2)

Masih kata Iswanto, korban Anwar ditemukan sudah mengapung dipermukaan kolam, sementara satu korban lagi, Dina ditemukan dari dasar kolam, dan diperkirakan kedua korban tenggelam 1 jam lebih.

“Kedua korban sempat dibawa ke Pyskesmas Purwadadi, tapi nyawa kedua anak itu tidak tertolong. “jelas Iswanto.

Kedua keluarga korban pun hanya bisa pasrah karena harus kehilangan buah hati yang dicintainya.(Tn)

WARJO SUDAH DATANGI 93 DESA, JADI UJUNG TOMBAK PENCATATAN KELAHIRAN

PANGANDARAN-Kesehariannya lebih disibukan dengan kegiatan di luar kantor untuk jemput bola melayani masyarakat yang membutuhkan akte kelahiran.

Demikian dikatakan salah seorang pegawai Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Pangandaran, Warjo, S.Ip, MS,i, saat bincang-bincang dengan PNews di Desa Mekarsari Kecamatan Cimerak.

Warjo yang menjabat Kepala Seksi (kasi) Kelahiran, setiap hari selepas mengikuti apel pagi di kantornya, bersama dua orang operator sebagai ujung tombak pendataan dan pembuatan akte kelahiran, langsung berangkat dengan mengendarai sepeda motor miliknya ke desa-desa di seluruh kecamatan. Jam kerjanya pu tidak menentu, karena tidak jarang ia harus pulang hingga larut malam bahkan pernah hingga dini hari.

“Sekarang malah langsung ke dusun-dusun agar pelayanannya bisa lebih dekat dengan masyarakat. “ujarnya.(25/2)

Menurutnya, ia bertugas memperifikasi data untuk selanjutnya dibuatkan akte kelahiran warga di setiap desa yang secara acak ia datangi, atau sesuai kesiapan desa itu sendiri mengundang masyarakatnya.

Disoal kendala apa saja selama melaksanakan tugasnya, Warjo mengaku, ia malah merasa beruntung bisa mengunjungi 93 desa yang ada di Kabupaten Pangandaran, karena tidak semua orang belum tentu bisa melakukannya.

“Dari desa yang ada di jalan protokol hingga desa yang jauh ada di pelosok, Alhamdulillah semuanya sudah saya datangi. “terangnya.

Dalam melakanakan tugasnya, Warjo mengaku, ia pun sudah tiga kali harus ganti motor karena tidak jarang harus menempuh medan yang berat dengan tanjakan tajam di pinggir hutan. Rasa capai dan lelah akan terobati saat tiba di desa yang ia kunjungi, ternyata ratusan masyarakat pun dengan antusias sudah datang ke aula desa.

“Pokoknya kalau masyarakat banyak yang datang saya juga tambah semangat, tapi ini biasanya tergantung desa sendiri dalam mensosialisasikan serta mengundang warganya. “terangnya lagi.

 Warjo mengatakan, ia merasa lega karena, sejak tahun 2017-2018 hingga bulan pebruari 2019 ini sudah 90 % akte kelahiran warga Pangandaran bisa terlayani. (PNews)

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN