DD TAHAP III TAHUN 2018, DESA PANGKALAN PERIORITASKAN INFRASTRUKTUR JALAN

LANGKAPLANCAR–Untuk tahap III Dana Desa (DD) tahun 2018, sebesar Rp 400 juta, Desa Pangkalan Kecamatan Langkaplancar Kabupaten Pangandaran dilaokasikan untuk perbaikan infrastruktur jalan dan irigasi di Dusun Citarunggang, Cibatu dan Dusun Cigorowek.

Demikian disampaikan Kepala Desa Pangkalan, Ukar, saat ditemui PNews di ruang kerjanya (2/11).
Dikatakan Ukar, dengan kondisi infrastruktur desa rusak tentunya ini akan menghambat aktivitas perekonomian masyarakat yang rata-rata bermatapencaharian di bidang pertanian,  perkebunan, dan peternakan.

Baik jalan antar desa atau jalan penghubung desa, kata Ukar, tentunya harus bagus dan mudah dijadikan akses seluruh warga, karena masalah infrastruktur jalan ini sangat urgent sehingga  sarana transportasi desa berjalan lancar sehingga akan berdampak pada bidang ekonomi.

“Hal ini tentunya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi pengangguran dan kemiskinan di desa," kata Ukar.

Ukar menambahkan, seperti diketahui Desa Pangkalan memiliki banyak potensi sumber daya yang bisa dikembangkan menjadi kegiatan usaha produktif yang bisa memajukan ekonomi mmasyarakat yang akan berdapakj pada terciptanya
peluang usaha dan lapangan kerja baru. Tapi semua ini akan terhambat jika kondisi infrastruktur yang tidak mendukung.

“Saya optimis perekonomian desa akan cepat berkembang serta bisa memberikan kesejahteraan bagi masyarakat,"pungkasnya. (AGE)

POLRES TASIKMALAYA GELAR UPACARA FARAWELL SERTIJAB KAPOLRES

TASIK NEWS-Polres Tasikmalaya melaksanakan upacara farewell, prosesi Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kapolres Tasikmalaya yang di laksanakan di halaman Mako Polres, (03/11) dengan rangkaian acara, seperti pedang Pora anggota Perwira Polisi yang dilanjutkan dengan upacara adat seni sunda mapag panggung sebagai tradisi untuk menyambut  Kapolres Tasikmalaya baru, AKBP. Dony Eka Putra S.IK yang akan menggantikan AKBP. Anton Sudjarwo S.IK.

Gelar acara sertijab ini juga turut dihadiri Waka Polres Tasikmalaya, Kompol Rikky Aries Setiawan , PJU Polres Tasikmalaya, para Kapolsek jajaran Polres Tasikmalaya, Kanit Intelkam, Kanit Reskrim dan semua perwakilan Polsek jajaran Polres Tasikmalaya dan sekitar 200 anggota  Bhayangkari.

Dalam sambutannya Anton Sudjarwo, menyampaikan, selama menjabat Kapolres Tasikmalaya tentu banyak kenangan yang tidak bisa dilupakan. Dengan situasi wilayah yang cukup kondusif hasil kerja keras dan disiplin serta dedikasi dan loyalitas rekan-rekan terhadap institusi polri.

Dan atas nama pribadi dan keluarga, kata Anton, bila mana ada kesalahan selama memimpin saya minta maaf sebesar-besarnya dan mohon do'a dari rekan-rekan agar di tempat baru dapat menjalankan tugas dengan baik.

“Saya juga berharap mudah-mudahan silaturahmi yang sudah terjalin baik ini akan terus berlanjut, dan tentunya kita pun harus bangga bisa menjadi bagian dari Polres Tasikmalaya. “kata Anton.

Dan tentunya atas nama warga dan Forum Komunikasi Pemerintah Daerah Tasikmalaya dan seluruh pemerintah desa, menyampaikan selamat datang kepada Kapolres Tasikmalaya AKBP Dony Eka Putra S.IK semoga tetap bersinergi menjalankan tugas dan melanjutkan program-program prioritas Polri.

Dan kepada AKBP Anton Sudjarwo S.IK, mengucapkan terimakasih atas kepemimpinanya selama ini dan selamat menjalankan tugas di tempat yang baru semoga di berikan kelancaran dan kemudahan serta kesehatan selalu. (ANWAR W)

DESA CIBONGAS PANCATENGAH REALISASIKAN PENGGUNAAN DD TAHAP III TA 2018

TASIK NEWS-Pembangunan infaktutur jalan sepanjang 100 meter, lebar 2,5 meter dengan rabat beton  di Dusun Cijambe Desa Cibongas Kecamatan Pancatengah Kabupaten Tasikmalaya mendapat apresiasi dari masyarakat.

Pembangunan dengan menggunakan anggaran Dana Desa (DD) tahap III tahun anggaran (TA) 2018 sebesar Rp 35,86 juta ini, menurut kepala Desa CIbongas, Asep Sunarya, bertujuan untuk menumbuhkan perekonomian masyarakat desa.

“Dari total seluruh DD Cibongas Rp 849.7723 juta  tahun anggaran 2018 ini mencakup 19 titik yang dibagi dala tiga tahap. “terang Sunarya.(30/10)

Sunarya yang didampingi Sekdes, Dedi Yanto, menambahkan, seluruh pengerjaannya dikerjakan dengan sistim swakelola oleh masyarakat, sehingga secara langsung partisipasi masyarakat dalam pembangunan yang ada di desa sangat dirasakan.

“Kami selalu melakukan transparansi dalam setiap penggunaan anggaran yang ada di desa kami. “kata Sunarya lagi. (ANWAR W-UDI RUSWENDI)

SELAIN MENDAPAT OPINI WTP, PANGANDARAN JUGA RAIH LKPD STANDAR TERTINGGI

Kabupaten Pangandaran kembali meraih penghargaan di tingkat nasional, kali ini penghargaan tersebut atas keberhasilan  dalam menyusun dan menyajikan Laporan Keuangan  Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2017, dengan predikat Capaian Standar Tertinggi. Penghargaan yang diserahkan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jendral Perbendaharaan Provinsi Jawa Barat ini langsung diterima Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata di Kantor Wilayah Direktorat Jendral Perbendaharaan Provinsi Jawa Barat.(31/10)

Menurut Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Pangandaran, Drs. Hendar Suhendar S, MM, penghargaan ini diterima karena Pangandaran dinilai sudah berhasil menyusun dan menyajikan laporan keuangan sesuai kriteria kementerian Keuangan. Antara lain, kesesuaian dengan  Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP), Kecukupan pengungkapan (adequate disclosure), Kepatuhan terhadap Peraturan Perundang-undangan dan Efektifitas Sistem Pengendalian Intern (SPI).

“Hasil penilaian empat kriterian ini kementerian keuangan memberikan nilai bagus untuk laporan keuangan tahun 2017. “terangnya.

Hendar menambahkan, dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat, 25 daerah juga sama menerima penghargaan, dan khusus Kabupaten Pangandaran ini menjadi istimewa karena walau menjadi Daerah ototnomi baru (DOB), tapi sudah kali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)

Hendar juga mengatakan, jika bisa 5 kali secara berturut-turut endapat WTP, maka penghargaan Standar Tertinggi akan diserahterimakan langsung Menteri Keuangan kepada Pimpinan Daerah.

Sementara saat dihubungi lewat telepon celullernya, Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata, menyampaikan, hingga saat ini Pangandaran sudah dua kali mendapat WTP, sebelumnya juga berhasil menjadi DOB terbaik dan sekarang ditambah dengan penghargaan tertinggi dalam pengelolaan keuangan, tentunya semua ini akan menjadi motivasi untuk bekerja lebih baik lagi.

“Artinya kita sudah pada relnya dalam bekerja dan membangun daerah. “kata Jeje.

Jeje juga menyampaikan terimakasih pada semua pihak, mulai dari kepala SKPD hingga stap yang sudah bekerja dengan sepenuh hati, juga dukungan dan spirit dari seluruh masyarakat.

“Konstruksi bangunan kebersamaan ini harus tetap dipertahankan, agar kita bisa berbuat yang lebih baik lagi. “imbuh Jeje. (PNews)

KECAMATAN CIKATOMAS GELAR UPACARA HARI SUMPAH PEMUDA DAN HARI SANTRI NASIONAL

TASIK NEWS--Dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda ke-90 dan Hari Santri Nasional, Pemerintah Kecamatan Cikatomas Kabupaten Tasikmalaya, melaksanakan Upacara Bendera yang dilaksanakan pada hari Senin 29 Oktober 2018 di Halaman Kantor Kecamatan Cikatomas. (29/10)

Upacara yang dilaksanakan  pukul 08.00 WIB dipimpin langsung Camat Cikatomas, Asep Gunadi, A.Md,  selaku Inspektur Upacara serta dihadiri muspika, Organisasi Masyarakat se-Kecamatan Cikatomas, Kepala Sekolah, Kepala UPT  Dinas Pendidikan, PNS Lingkungan Kecamatan Cikatomas dan segenap siswa – siswi SMP, SMA Wilayah Kecamatan Cikatomas.

Dalam sambutannya, Camat Cikatomas, Asep Gunadi, A.Md,  berharap dengan kemajuan teknologi, pemuda Indonesia harus terus bergerak memberikan sumbangsih pemikiran dan gagasannya untuk kesejahteraan dan kebesaran Bangsa Indonesia.

“Kepada pemuda harapan bangsa, raihlah prestasi dan berbuatlah yang terbaik untuk negeri ini. tegasnya. (ANWAR WALUYO)

NUJANATI AYU RAIH JUARA UMUM MUSABAQAH PADA HARI SANTRI DAN SUMPAH PEMUDA 2018

TASIK NEWS-Nurjanati Ayu, siswa kelas 9 MTs al-falah Simpang Bantarkalong Kabupaten Tasikmalaya, berhasil meraih juara umum musabaqoh yang diselenggarakan pada hari Santri Nasional  dan hari Sumpah Pemuda 2018.

Menurut Kepala MTs al-falah, Moch. Ali Sya'ban NH, SPDI, ia menyampaikan terimakasih kepada seluruh keluarga besar MTs yang sudah ikut berpartisipasi dengan ghiroh kesantriannya dalam kegiatan ini.

“kegiatan ini sudah mampu mengedepankan ukuwah serta kebersamaan untuk menuju madrasah yang lebih baik. “ungkapnya.(28/10)  *ANWAR W*

SEKDA PANGANDARAN LEPAS ATLET DISABILITAS MENUJU PEPARDA V JAWA BARAT

PARIGI - Bertempat di aula Setda Kabupaten Pangandaran, 13 atlet dari 6 cabang olahraga (cabor), diantaranya, bulutangkis, Tenis meja, catur, bowling, atletik dan renang didampingi
 8 official dan pelatih disabelitas dilepas sekertaris daerah, Mahmud, SH menuju Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) V Jawa Barat yang akan dilaksanakan di Kabupaten Bogor.

Dalam sambjutannya, Mahmud, menyampaikan terimakasihnya kepada seluruh jajaran pengurus dan para atlet disabilitas yang tergabung dalam NPCI yang akan bertanding mewakili Kabupaten Pangandaran di tingkat Provinsi Jawa Barat.

Sebagai daerah otonomi baru Pemkab, kata Mahmud,  pemda belum maksimal dalam mengakomodir dan memberikan anggaran untuk para atlet disabilitas.

"Ini momen pertama kalinya pemkab mengirimkan atlet disabilitas di ajang Peparda, maka kita berharap para atlet berjuang maksimal untuk mengharumkan nama daerah. “ ucapnya(30/10)

Ketua NPCI Kabupaten Pangandaran, Wahyu Hidayah kepada media,   menyampaikan, untuk even pertandingan yang baru pertma kali ini, Pemkab Pangandaran baru bisa mengikutsertakan 13 atlet saja.

“Seluruh atlit akan didammpingi 8 pelatih dan official. “terangnya.

Sementara Ketua kontingen Agus Teguh, mengatakan, sebagai DOB pihaknya memaklumi jika dukungan pemda terkait anggaran sangat terbatas.

"Saat ini kami berjalan dengan segala keterbatasan baik perekrutan, pelatihan hingga pendanaan," ungkapnya.

Namun dirinya menegaskan dan percaya jika pada jiwa para atlet, pelatih,  official dan seluruh jajaran  NPCI mempunyai semangat untuk meraih prestasi dan mendapatkan medali.

"Mudah-mudahan dengan segala keterbatasan ini tak enyurutkan semangat para atlet untuk bisa meraih prestasi." pungkasnya. (AGE)

WARGA TASELA KELUHKAN JALAN LAYAKNYA KUBANGAN KERBAU

TASIK NEWS-Sudah lama warga Tasikmalaya Selatan (TASELA) mendambakan jalan hot miks mulus di daerahnya, seperti jalan yang ada di Desa Mulyasari menuju ke Kecamatan Cikatomas, jalan Cikapinis Kecamatan Karangnunggal dan Desa Nagrog Kecamatan Cipatujah.

Menurut salah seorang warga Cipatujah, Ahmad, sepanjang jalan tersebut sudah tidak layak lagi disebut jalan, karena hampir semua kondisinya seperti kubangan kerbau.

“Entah sampai kapan kondisi ini dibiarkan saja, karena sampai saat ini belum tersentuh perbaikan. “ungkapnya.(27/10)

Ahmad pun mempertanyakan program gerbang desa pemda Kabupaten Tasikmalaya jika kondisi sarana transportasi saja sudah tidak layak. Padahal jalan merupakan sarana vital yang menjadi salah satu kebutuhan dasar masyarakat.

Bahkan untuk sekedar berjalan ke mesjid untuk melaksankan shalat jum’at saja, warga harus melewati jalan yang penuh lumpur hingga mengotori pakaian.

“Dulu saat diwawancarai media ketika kampanye jadi calon wakil gubernur, Pa Uu pernah mengatakan ia akan memperioritaskan perbaikan jalan, tapi kenyataannya bohong. “kata Ahmad lagi.

Hal senada dikatakan salah seorang warga Desa Mulyasari Kecamatan Cikatomas, menurutnya lebih layak menjadi arena mancing mania ketimbang jadi jalan raya, karena hampir seluruh badan jalan terendam air dan lumpur tanah merah. (ANWAR-UDI RUSWENDI)

WARGA TASIK SELATAN RAMAI-RAMAI POSTING JALAN RUSAK DI SOSIAL MEDIA

TASIK NEWS-Maraknya penggunaan media sosial (medsos) oleh masyarakat di setiap daerah terkadang jadi tempat keluhan dan kritikan pada pemerintah. Tidak sedikit para pengguna medsos facebook pun jadi tempat mengeluarkan unek-unek yang langsung bisa dibaca pengguna medsos lainnya, hingga terkadang sebuah berita bisa menjadi viral.

Seperti yang dilakukan pengguna akun facebook, Encep, warga Kabupaten Tasikmalaya, yang mengkritik buruknya sarana transportasi yang ada di Desa Mulyasari Kecamatan Salopa.

Menurut Encep dalam akun facebooknya menyampaikan, keluhan rusaknya jalan Ciranca yang menghubungkan ke Desa sodong sudah 20 tahun hingga saat ini tak kunjung perbaiki.

Begitu juga pada akun facebook milik Muhammad Affandi Rialdi, yang memposting  poto dirinya sedang menjala di kubangan air di tengah jalan akibat kekesalannya.

Mungkin sudah saatnya Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya sekarang tidak hanya mendengar laporan dari bawahannya saja, tapi ada baiknya juga sekarang pemda mulai mendengar keluhan masyarakat lewat sosial media. (ANWAR W)

ASEP IRFAN: “DI USIA YANG KE 6, PANGANDARAN BISA LEBIH MENATA DIRI LAGI”

PARIGI- Tidak terasa kabupaten Pangandaran kini sudah berusia 6 tahun sejak terpisah dari Kabupaten Ciamis, tepatnya tahun 2012 lalu. Hingga pada tahun ini seluruh masyarakat merasa bersukur karena Pangandaran bisa menyandang predikat Daerah Otonomi Baru (DOB)
terbaik se Indonesia. Dan pada usianya yang ke 6 ini, kini status Kabupaten Pangandaran sudah bukan DOB, karena sekarang sudah sejajar dan sama dengan kabupaten kota lainnya.

Menurut anggota DPRD tingkat I Jawa Barat dari fraksi PKB, H. Asep Irfan Alawi, di usia yang ke 6 ini sebagai DOB Pemkab Pangandaran tentunya sudah cukup waktu  untuk bisa lebih menata agar lebih baik lagi.

"Dan saya sebagai warga Pangandaran sangat bersyukur karena sejak pangandaran mekar sudah mulai terlihat hasil-hasil yang positif yang dilakukan Pemda Pangandaran", katanya.25/10/2018

Namun tentunya persoalan persoalan dilapangan, lanjut Asep, jangan mudah diabaikan begitu saja, seperti koreksi dan evaluasi agar bisa ditingkatkan lagi sehinggga APBD yang digelontorkan pemkab bisa lebih dirasakan masyarakat.

Asep mengatakan, sebaiknya pemda tidak menutup mata dan telinga saat ada koreksi yang dilontarkan masyarakat baik saran ataupun usulan karena semua itu tentunya subtansinya bermuara pada keinginan masyarakat agar kabupaten Pangandaran lebih maju.

“Predikat terbaik dari 19 DOB se-Indonesia mudah-mudahan bisa dijadikan pemicu atau cambuk agar bekerja lebih baik dan lebih baik lagi. “ungkasnya. (AGE)

DPD GOLKAR PANGANDARAN GELAR BIMTEK DAN PELATIHAN SAKSI TPS UNTUK PEMILU 2019

PARIGI – Untuk lebih memantapkan persiapan menjelang pemilu legislatif tahun 2019 mendatang, Partai Golkar gelar bimbingan teknik (bintek) dan pelatihan untuk saksi yang nantinya akan di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Bintek diikuti 300 orang saksi untuk daerah pemilihan (dapil) I, Kecamatan Parigi dan Sidamulih yang dilaksanakan di Gedung Islamic Center Parigi (28/10) dibuka langsung ketua DPD Golkar Pangandaran,  , Mohammad Taufiq serta dihadiri wakil ketua DPD golkar Provinsi Jawa Barat, DR.dr.H.Herman Sutrisno, pengurus PK dan PD serta seluruh kader dan fungsionaris golkar.

Dihadapan seluruh kadernya, M. Taufiq mengatakan, golkar harus bisa mendulang suara di Kabupaten Pangandaran, karena ia optimis target itu akan tercapai kalau seluruh kader dan fungsionaris golkar bisa bergandeng tangan dengan satu tujuan membesarkan partai.

"Kita harus solid untuk menarik simpati dan pemilih pada pemilu 2019 mendatang. “ tegasnya.

Dan untuk mencapai target tersebut, kata Taufiq, peran saksi TPS juga sangat penting dalam mengamankan perolehan suara disetiap TPS, sehingga bintek ini menjadi penting untuk bekal para saksi nanti di lapangan.

"Pada bintek sekarang ini seluruh saksi diberi pelatihan bagaimana cara menjaga kualitas pemilu dan yang paling utama mengamankan perolehan suara golkar. “kata Raufiq lagi.

Sementara dalam sambutannya, DR.dr.H.Herman Sutrisno mengajak para kader dan fungsionaris golkar Kabupaten Pangandaran untuk mulai lakukan sosialisasi pada masyarakat agar golkar menjadi pilihannya.

Herman menegaskan, sekarang bukan saatnya untuk berleha-leha, seluruh fungsionaris juga para PK dan PD partai golkar harus bangkit untuk bersama-sama memenangkan pemilu 2019 serta mengulang kembalikan lagi kejayaan golkar di masa lalu.

“Para saksi TPS harus paham apa yang harus di lakukan di TPS, bukan hanya mengisi berkas C 1 saja", tandasnya. (AGE)

JEJE WIRADINATA: “KARNAVAL BUDAYA BISA DIDESAIN JADI EVEN PARIWISATA”

PANGANDARAN-Sangat meriah, begitu dikatakan Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata saat diminta komentarnya tentang karnaval budaya yang diselenggarakan dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Pangandaran yang ke 6 tahun 2018.

Seperti diketahui, Bupati, Wakil Bupati Pangandaran, H. Adang Hadari, Sekda, Mahmud, pimpinan dan aggota DPRD serta seluruh pejabat di lingkup pemerintahan Kabupaten Pangandaran, larut bersama ribuan masyartakat ikut menyaksikan ratusan peserta karnaval yang menampilkan aneka budaya, fasion dan kendaraan hias di sepanjang jalan di kawasan pantai barat Pangandaran. (28/10)

“Dari njumlah peserta dan kreativitas ini lebih meriah dari penyelenggaraan tahun kemarin. “kata bupati.

Menurut bupati, dari gelaran karnaval budaya ini tinggal diarahkan, apakah yang akan lebih ditekankan itu budaya atau fashion.

“Tapi saya melihat, ini lebih cenderung pada kegembiraan masyarakat pada proses kebijakan pembangunan pemerintah daerah. “imbuh bupati.

Karena, menurut bupati, seluruh desa dan elemen masyarakat semakin yakin dan percaya pada kebijakan-kebijakan yang menjadi acuan pembangunan daerah. Antara lain, dalam penataan kawasan dan promosi pariwisata, masyarakat pun ikut terlibat di dalamnya. Dan ini, lanjutnya, terbukti dengan keterlibatan masyarakat pada even karnaval budaya ini dengan segala kreativitas dan banyaknya masyarakat yang berkontribusi langsung, sehingga tinggal didesain agar ini bisa menjadi even kelender kegiatan pariwisata.

Disoal apa yang akan disampaikan pada masyarakat, bupati menyampaikan terimaksih pada masyarakat baik yang sudah mensuport, mengkritik atau pun ungkapan-ungkapan nyinyir dalam masa kepemimpinan selama 2 tahun 9 bulan ini.
“Semua itu esensinya kan bentuk kepedulian ke Pangandaran. “ungkapnya.

Bupati juga menyampaikan permohonan maaf, karena sebagai manusia biasa masih banyak kekurangan dan banyak hal yang belum dikerjakan dengan baik.

“Tapi kita terus akan berupaya agar arah pembangunan ini sesuai dangan RPJM, keinginan masyarakart serta sesuai dengan komitmen yang telah disepakti bersama. “pungkasnya. (PNews)

BUPATI-WAKIL BUPATI PANGANDARAN BERSAMA RIBUAN WARGA SAKSIKAN NAPAK JAGAD PASUNDAN

PANGANDARAN-Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata didampingi Wabub H. Adang Hadiri, menjanjikan Kabupaten Pangandaran akan terus dibangun, khususnya lokasi pariwisata.

Hal ini ia sampaikan dalam sambutannya pada acara Napak Jagat Pasundan Minangkala Pangandaran yang ke 6 di lapangan PMB sabtu malam. (27/10)

“Sudah 2 tahun 9 bulan kami membangun Pangandaran, dan kami berjanji akan terus membangun, dan untuk penataan pantai barat dan timur tahun 2019 pemprop sudah berjanji akan membantu Rp. 50 milya lebih. “terang Jeje.

Lebih jauh Jeje pun sempat memberikan komentar terkait penyelenggaraan Napak Jagad Pasundan, ini sangat keren bisa menjadi tontonan apik untuk masyarakat luas.

“Kami bahagia jika melihat warga senang, dan marilah kita bergembira bersama dalam rangkaian milangkala ka 6 Hari Jadi Kabupaten Pangandaran ini. “imbuhnya.

Seperti diketahui, ribuan masyarakat tadi malam dengan sangat antussias datang dan menyaksikan suguhan para penampuil, seperti Ega Fercisuon, penari dan seniman Jawa Barat Doel Sumbang. (HARIS F)

KEPERGOK SUAMINYA, DIDUGA OKNUM GURU SDN JATIWANGI TASIKMALAYA BERBUAT MESUM

TASIK NEWS-Seorang oknum guru berinisial AH salah seorang pengajar di SDN Jatiwangi Kecamatan Sodong Hilir Kabupaten Tasikmalaya keperegok suaminya sedang berduaan di rumahnya bersama seorang pria yang berinisial IM yang berprofesi guru honorer di SDN Cikalong Tasikmalaya dan diduga ada kecenderungan telah melakukan perbuatan mesum. Peristiwa yang mencoreng nama dan martabat citra seorang pendidik ini terjadi, hari jum'at malam, 19/10/18.

Menurut salag seorang sumber yang enggan ditulis identitasnya, pekaku pun sudah digelandang ke polsek setempat.

“Ini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. “ungkapnya.

Saat beberapa awak media mendatangi kantor Polsek Sodonghilir, diperoleh keterangan, masalah tersebut sudah diselesaikan secara kekeluargaan, kedua belah pihak mengaku hilap sudah berduaan bukan denga  pasangan yang sah.

Menurut pengakuan pelaku, IM dihadapan petugas polsek, sebenarnya tidak benar ia sudah melakukan perbuatan mesum dengan AH, karena menurutnya, ia hanya berteman saja.

Hasil penelusuran di lapangan, saat PNews mendatangi berkali-kali ke sekolah dimana oknum guru tersebut mengajar, ternyata sangat sulit untuk dihubungi, begitu juga ketika PNews mencoba akan  konfirmasi ke UPTD Pendidikan Kecamatan Sodonghilir pun sama, kepala uptd tersebut selalu tidak ada di tempat dan terkesan “cuci tangan”. Karena hingga saat ini oknum guru tersebut masih tetap mengajar dan tiadak diberi sanksi apa-apa. (ANWAR WALUYO)
 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN