AKIBAT KEMARAU PANJANG, WARGA DUSUN CIRAPUAN KEKURANGAN AIR BERSIH

MANGUNJAYA-Akibat Kemarau panjang yang melanda wilayah Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran, kini sebagian warga Dusun Cirapuan Desa Sindangjaya kekurangan air bersih.

Menurut salah seorang warga Rt 40 Rw 09, sumur di rumahnya pun sudah lama mengering, sehingga untuk keperluan rumahtangga pun sangat sulit.

“Begitu juga untuk keperluan pertanian, kami para petani disini sudah mebuat sumur di area sawah untuk mengairi tanaman padi dan tanaman lainnya. “terangnya.(30/9)

Ia menambahkan, di Desa Sindangjaya ini sudah ada dua dusun yang membutuhkan pasokan air bersih untuk keperluan rumahtangga dan keprluan pertanian.

“Mudah-mudahan pemerintah daerah secepatnya bisa menanggulangi masalah ini. “imbuhnya. (Tn)

RATUSAN SISWA DINIYAH PADAHERANG IKUTI PORSADIN TINGKAT KECAMATAN

PADAHERANG-Ratusan siswa diniyah mengikuti kegiatan Pekan Olahraga dan Seni Madrasah Diniyah (Porsadin) se-Kecamatan Padaherang yang diselenggarakan di beberapa titik, antara lain, di gedung dakwah, mesjid agung, kantor KUA dan lapang Surawangsa Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran.(30/9)

Menurut ketua Forum Komunikasi Dinyah Takmikiyah  (FKDT), Cecep Nurhidayat Spdi, dalam Porsadin ini masing-masing diniyah mengirimkan utusannya yang akan berkompetisi pada 11 jenis mata lomba.

“Diharapkan penyelenggaraan Porsadin ini bisa terus meningkat dan semakin meriah dari tahun ke tahunnya. “ungkap Cecep.

Cecep juga mengucapkan terimakasihnya pada seluruh elemen masyarakat yang sudah mendukung serta berpartisipasi aktif untuk susksesnya penyelenggaraan Porsadin tahun ini.

“Mudah-mudahan Alloh membalas segala kebaikan ini, amin. “pungkasnya. (NANA HOERUMAN)

LUPA MEMBAWA PETAKA!!!


Oleh: Haris Firdaus *
Salah satu sifat yang melekat pada diri setiap manusia adalah lupa. Setinggi apapun pendidikannya, sesekali tetap saja akan mengalami lupa. Kadang karena banyaknya kesibukan seringkali banyak hal yang terlupakan. Apalagi jika terlalu banyak yang harus diingat, kadang lupa ini tak terhindarkan.

Kelupaan sendiri seringkali berdampak buruk. Dampaknya tergantung dari urusan yang terlupakannya itu, bahkan mungkin saja dapat membahayakanya. Misal, seorang lupa menaruh dokumen, lupa mencatat utang, lupa memenuhi janji hingga lupa mematikan api di dapur dan sebagainya.

Inilah yang dijelaskan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, "Manusia itu sering kali berbuat salah dan lupa."

Namun, ada lupa yang membuat dirinya terhina, terpuruk dan tersiksa dengan siksaan yang tiada tara. Yaitu ketika manusia sudah lupa terhadap Penciptanya.

Jika saja akibat lupa itu berekaitan dengan urusan duniawi cukup membuat tersiksa, tentunya lupa akan Penciptanya dampaknya tidak terhingga lagi. Inilah yang tertulis falan Al-Qur'an surat Al-Hasyr ayat 19:

"Dan janganlah kalian seperti orang-orang yang melupakan Allah, maka mereka akan dilupakan pula terhadap dirinya sendiri. Mereka adalah orang-orang yang fasiq."

Berawal dari lupa kemudian melupakan. Melupakan yang seharusnya tidak terlupakan yaitu mengingat Allah Yang Maha Pencipta.

"Dan siapa yang berpaling dari mengingat Aku, maka sesungguhnya ia akan mengalami penghidupan yang sempit". (QS. Thaha: 24).

Kebalikan lupa adalah ingat. Tidak melupakan berarti selalu diingat. Maka sepatutnya manusia selalu mengingat Penciptanya yaitu Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Mengingat Allah adalah dengan cara beribadah kepada-Nya, pasrah dan tunduk secara paripurna. Kepasrahan dan ketundukan seperti yang dilakukan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam.

Jika saja mayoritas manusia ini tundum dan patuh kepada Allah dengan sebenarnya, maka keberkahan hiduppun akan dirasakan. Berbagai bencana dan malapetaka akan terhalangi dengan sendirinya. Maka ingatlah selalu kepada Allah.

*wartawan PNews

PANWASCAM DAN KNPI PK KALIPUCANG GELAR DEKLARASI PEMILU DAMAI

KALIPUCANG-Tidak mau ketinggalan dalam acara kepemiluan, Paswascam Kecamatan Kalipucang pun ikut berpartisipasi dalam Deklarasi Pemilu Damai yang diselenggarakan pada acara Pelantikan PK KNPI Kecamata Kalipucang yang digelar di Gedung Dakwah Kalipucang.(29/9)

Pada kegiatan yang juga dihadiri organisasi kepemudaan, Pengurus Parpol dan calon anggota legislatif daerah pilihan (dapil) III dan Forum Kominkasi Kecamatan, menurut salah seorang  Komisioner Panwascam Kalipucang Bidang SDM dan Informasi Data, Yulliany Siti P, pihaknya  mengucapkan selamat dan apreasiasi setinggi-tingginya untuk PK KNPI yang telah menyelenggaran kegiatan ini.

“Kegiatan ini sangat penting untuk menyamakan persepsi masyarakat, peserta pemilu dan kami sebagai penyelenggara pemilu bahwa Pemilu damai itu penting, sukses tanpa ekses itu harus terselenggara khususnya di Kecamatan Kalipucang" Ujarnya

Sementara Ketua DPD KNPI Kabupaten Pangandara, Solihudin S.IP didampingi Sekjen KNPI,Rizal Qudrotulloh A, S.KM, mengatakan, penyelenggaraan Pelantikan PK KNPI Kecamatan Kalipucang yang dikolaborasikan dengan kegiatan Deklarasi Pemilu Damai 2019 merupakan bentuk kontribusi KNPI sebagai tempat pemuda berhimpun dalam rangka terselenggaranya pemilu yg aman, damai dan kondusif.

“Kami bertekad dan harus mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga situasi kondisi di wilayah masing-mamsing apalagi di tahun politik seperti ini pemuda Pangandaran harus siap menyambut dan mensukseskan pesta demokrasi Pileg dan Pilres 2019. “kata Solehudin. (Tn)


SAMBUT TAHUN BARU ISLAM, DESA SIDOMULYO SANTUNI ANAK YATIM DAN JOMPO

PANGANDARAN-Dengan tema Sidomulyo Menyantuni, Jadikan Menyantuni Sebagai Budaya Bangsa, Desa Sidomulyo Kecamatan Pangandaran gelar acara menyantuni anak yatim dan kaum jompo dilaksanakan di halaman desa. (29/9)

Dalam sambuatannya di hadapan ratusan warga, Kepala Desa Sidomulyo, Sugiono SH, mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan keagamaan yang selalu diselenggarakan pada  setiap momen tahun baru Islam.

"Alhamdulillah di tahun ini merupakan penyelenggaraan yang ke tujuh kalinya dan ternyata masih mendapat respon masyarakat, bahkan donaturnya pun dari masyarakat sementara desa bersama ibu-ibu PKK sebagai penggeraknya." terangnya.

Sugiono menembahakan, untuk tahun ini dana untuk santunan terkumpul sekitar Rp 25 juta, sementara dari desa sendiri hanya mengeluarkan anggaran untuk membantu kebutuhan acara.

Untuk tahun ini, lanjutnya, santunan duiberikan pada 55 anak yatim, jompo 150 dan sunatan massalnya 5 anak.

"Kami berharap kedepannya ada lembaga atau yayasan yang bisa menindaklanjuti program ini," kata Sugiono lagi. (HARIS F)

BLANKO KTP LANGKA, CPNS KABUPATEN CIAMIS KELIMPUNGAN

CIAMIS NEWS-Ratusan calon pelamar PNS kelimpungan saat mengurus KTP di Kantor Dukcapil Ciamis. Pasalnya kelangkaan blangko KTP tak kunjung ada solusinya sementara tanggal pendaftaran CPNS makin mepet.

 "Kami antri dua hari untuk mendapatkan surat keterangan perekaman e-KTP,  ini jelas merugikan waktu dan tenaga.  Petugas selalu menjawab tidak ada blanko KTP,  padahal saat ini lagi musim pendaftaran PNS mestinya blanko tersedia, " ujar Asep Iyan,  salah satu pelamar CPNS, Jumat, (28/9).

Pantauan PNews, antrian orang yang akan mengurus KTP sangat padat.  Tidak semuanya terlayani karena keterbatasan petugas dan blanko KTP yang belum tersedia.

 "Harap maklum kami tidak bisa menyelesaikan pekerjaan dalam satu hari. Rata-rata dua hari untuk menyelesaikan surat keterangan. Dan untuk blanko KTP nunggu kiriman dari Jakarta, " ujar Ali,  salah satu pegawai Disdukcapil Kabupaten Ciamis.

Masalah kelangkaan blanko KTP sudah dua tahun dirasakan, akibatnya banyak masyarakat yang dirugikan karena bagi yang tidak punya KTP akan terhambat kerja dimanapun.

"Pemerintah harus peka dengan masalah ini, jangan jadikan kami korban kebijakan anda, " tambah Asep.

Kepala Dinas Dukcapil Ciamis H. Agus Ali Akbar saat dikonfirmasi mengatakan, kelangkaan blanko KTP sedang diselesaikan.

“Kami mohon maaf jika masyarakat mengalami ketidaknyamanan dalam pelayanan kami," ujar Agus.  (MUKHLIS)

HATI-HATI, SEKARANG COPET JUGA ADA DI DALAM GEDUNG ACARA PERNIKAHAN

TASIK NEWS-Kejadian tak mengenakan terjadi pada pasangan suami isteri Ida idayah, S.Pd-Sodikin kepada sekolah SD Negeri Mangunjaya Kecamatan Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya, saat menghadiri pernikahan temannya, ia kecopetan di tempat digelarnya resepsi pernikahan dalam gedung Somantri di Jalan Juanda Tasikmalaya, tanggal 23 september lalu.

Ida merasa kecewa, ternyata sekarang copet juga bisa berada di mana-mana, termasuk di gedung yang sengaja disewa untuk acara pernikahan yang seharusnya jaminan kenyamanan dan keselamatan penyewa gedung bisa dijamin.
   
“Gila, sekarang copet juga ada di acara hajatan. “tutur Ida.(28/9)

Akibat kejadian itu ida pun mengaku kehilangan uang senilai Rp.6,5 juta, 10 gram perhiasan
emas, SIM, STNK, kartu ATM, NPP dan buku tabungan yang semuanya ia simpan dalam tas berwarna coklat.

Ida pun mengaku sangat kecewa pada pihak pengelola gedung yang tidak bisa memberikan rasa nyaman baik pada tamu undangan atau penyelenggara hajat yang sudah mengeluarkan biaya relatif besar untuk penyewa gedung.

“Saya berharap jika ada yang menemukan KTP dan dokumen penting lainnya atas nama saya tersebut bisa dikembalikan jke alamat yang ada dalam KTP atau ke SD Mangunjaya tepat saya bekerja. “ungkapnya. (ANWAR W)

BUPATI PANGANDARAN PIMPIN DOA’ BERSAMA PADA PROSES PEMINDAHAN TMP

PANGANDARAN-Sebanyak 23 makam pahlawan menandai proses pemindahan makam pahlawan yang tadinya berlokasi di samping pintu masuk obyek wisata di Kecamatan Pangandaran ke Taman Makam Pahlawan (TMP) di tempat baru di Desa Cintakarya Kecamatan Parigi.

Dalam prosesi dimulainya pemindahan TMP dengan acara doa’ bersama ini, Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata, menyampaikan, ini sebagai bentuk penghargaan pada orang-orang yang telah berjasa dengan memindahkannya ke tepat yang lebih layak da luas.

“Di lokasi yang lama lahannya sangat sempit dan serba darurat hanya bisa menampung puluhan orang saja, di tempat yang baru ini lahannya luas dengan bangunan dan monumen yang lebih representatif," kata bupati.(28/9)

Bupati menambahkan, dengan luas lahan 1,5 hektar ini nantinya keberadaan TMP tidak terkesan kurang terurus dan kumuh seperti di tempat lama yang memilki luas lahan beberapa meter saja.

“Untuk ke depan, seluruh kegiatan yang berkaitan dengan penghormatan dan peringatan mengenang jasa pahlawan akan dipusatkan TP yang baru. “jelas bupati.

Di tempat yang sama, Danramil 1320 Pangandaran, Mayor Inf. Ikeu Masrika, mengatakan, ada 23 makam pahlawan yang ada di Taman Makam Bahagia, 9 yang memiliki nama dan 14 lainnya tanpa nama.

“Proses hari ini, jenazah akan disemayamkan dulu di Koramil 1320 Pangandaran dan besok hari dengan upacara militer akan diberangkatan dari Koramil Pangandaran ke TMP yang baru di Parigi," jelasnya. (PNews)

GP ANSHOR KECAMATAN MANGUNJAYA GELAR FESTIVAL SHOLAWAT NUSANTARA

MANGUNJAYA-Beberapa hari lalu PAC GP Anshor Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran  menggelar Festival Sholawat Nusantara, bertempat di Gedung Dakwah Kecamatam Mangunjaya.

Acara yang dihadiri Muspika Kecamatan Mangunjaya,  Ketua MUI dan tamu undangan lainnya serta mendapat sambutan antusias masyarakat ini, menurut ketua pelaksana kegiatan, Rohmat, selain untuk mengekspresikan kecintaan kepada Nabi Muhamad SAW, juga sebagai seleksi menuju ajang Piala Presiden RI.

“Nantinya yang lolos menjadi pemenang ini akan mewakili kecamatan di tingkat kabupaten bahkan hingga ke tingkat Nasional. “jelasnya.(23/9)

Rohmat mengatakan, kegiatan serupoa ini serentak juga dilaksanakan di seluruh kecamatan se-Kabupaten Pangandaran dengan urutan waktu yang berbeda.

Di Kecamatan Mangunjaya sendiri, lanjut Rohmat, festival ini diikuti 10 grup peserta yang datang dari berbagai pondok pesantren yang ada di wilayah Kecamatan Mangunjaya.

"Kami dari pemuda Ansor mengajak semua masyarakat untuk selalu membiasakan membaca shalawat sebagai bentuk kecintaan kita kepada Nabi agar hidup ini mendapatkan keberkahan dan keselamatan, baik bagi diri sendiri, keluarga, umat muslim khususnya dan bagi negara tercinta ini,"imbuhnya. (Tn)

RANCANGAN ATURAN MIRAS PEMKAB PANGANDARAN MENDAPAT PENOLAKAN FPUI DAN GP ANSHOR

PARIGI- yang berlangsung di aula Setda Pangandaran, (26/9) terkait rancangan pengendalian dan pengawasan minuman beralkohol (minol), ia meminta masukkan untuk melengkapi draft rancangan sebelum dibahas di DPRD.

Draft rancangan itu sendiri ternyata mendapat kritik dan nyaris mendapat penolakan dari seluruh elemen yang hadir saat itu, karena menurut mereka pemerintah dinilai tidak tegas dan sangat dimungkinkan peredaran minol bisa beredar di Pangandaran.

"Bagaimanapun jangan ada tolerasni, tentunya siapa pun yang akalnya masih sehat  tidak akan pernah setuju miras ini beredar di panfandaran, apapun alasannya,"tegas Ketua Forum Peduli Umat Isla (FPUIP) Pangandaran, Nana Nashirin S. Pd. I.

hal senada dikatakan Ketua GP Anshor Pangandaran, Encep Nazmudin, menurutnya, pihaknya mendukung pemkab Pangandaran membuat aturan tentang minuman keras (miras), tapi tidak disertai dengan pemberian ijin.

“Sikap kami sama dengan FPUIP, tidak ada toleransi dengan pemberian ijin terkait miras. “tegasnya.

Saat dikonfirmasi lewat telepon celullernya, Kabag Humas Setda Pangandaran, Jajat Supriadi, SH, M.Si, mengatakan, peraturan daerah tetap harus dibuat karena itu yang menjadi landasan hukum penegakan aturan daerah. Ketika ada pelanggaran terkait miras, Pemda juga, dala hal ini Pol PP juga tidak bisa bertindak kalau tidak ada landasan hukumnya.

“Fungsi Pol PP sendiri sebagai pengawal aturan daerah tidak akan bisa bertindak kalau tidak ada landasan hukumnya.”kata Jajat.(27/9)

Jajat menambahkan, memang ada perda lain yang mengatur warung-warung penjual makanan tidak boleh menjual minuman keras, tapi yang sekarang ada dala rancangan ini spesifik mengatur tentang miras.

Jajat juga mengatakan, sebenarnya aturan ini sudah clear ada di Peraturan Kementerian Perdagangan, tapi sebagai turunannya daerah pun harus membuat aturan tersebut, karena di aturan daerahlah yang akan menyesuaikan dengan muatan  lokal.

“Dan tentunya nanti perda yang mengatur miras ini akan beda dengan yang ada di Bali, Lombok atau daerah lainnya karena muatan lokalnya pun tentunya berbeda. “terang Jajat. 
(HARIS F)

PEMINDAHAN TMP PANGANDARAN AKAN DILAKSANAKAN 29 SEPTEMBER 2018

PANGANDARAN-Rencana Pemerintah Kabupaten Pangandaran untuk memindahkan Taman Makam Pahlawan (TMP) yang berada di Desa Pangandaran Kecamatan Pangandaran kembali disosialisasikan pemda, karena rencananya pemindahan TMP tersebut akan dilaksanakan sabtu tanggal 29 september 2018.

Dihadapan masyarakat yang hadir di aula Desa Pananjung, Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata, menyampaikan, pada dasarnya niat pemerintah ini untuk lebih memberikan penghargaan pada para pahlawan dengan membangun TMP baru yang cukup representatif dan luas.

“Untuk kepentingan ini Pemkab Pangandaran sudah mengalokasi anggaran sebesar Rp. 1,3 milyar  di atas lahgan seluas 1,5 hektar. “kata bupati.(24/9)

Dalam pertemuan dengan masyarakat yang dihadiri Forum Komunikasi Daerah, Sekda, Asda, tokoh presidium pemekaran Pangandaran, H. Yos Rosbi, MUI, DPRD, para camat, kepala desa,  dan undangan lainnya ini, bupati juga menyampaikan, Pangandaran sebagai Daerah Otonomi Baru (DOB) harus bisa melekukan akselerasi dan terobosan-terobosan dalam membangun daerah, dan konsekwensi logisnya perlu ada penataan menejmen pemerintahan dan pembangunan di segala sektor.

“Jika sekarang TMP dipindah tempatkan ke Desa Cintakarya, itu artinya pemkab Pangandaran sedang melakukan langkah-langkah strategis dalam pembangunan daerahnya. “kata bupati lagi.

Bupati juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh elemen masyarakat yang sudah mendukung segala arah kebijakannya untuk membangun Pangandaran lebih hebat selaras dengan apa yang diharapkan masyarakat.

“Pemekaran ini bukan hanya untuk menempatkan Jeje-Adang menjadi bupati dan wakil bupati saja, karena sejatinya kepentingan dan harapan seluruh masyarakat di atas segalanya. “imbuhnya.

Sementara usai pertemuan tersebut, Wakil Bupati, H. Adang Hadari, kepada awak media, mengatakan, Pemkab Pangandaran akan menginfetarisir makam para pahlawan yang ada di tiap-tiap kecamatan, karena ke depannya akan disatu tempatkan di taman pahlawan kabupaten yang lokasinya 100 meter dari pusat perkantiran pemerintahan Pangandaran.

“Jadi nantinya kita tidak bicara lagi per kecamatan tapi tingkat kabupaten. “jelas Adang. (PNews)

CURUG TONJONG CIPATUJAH SEMAKIN DIMINTAI PENGUNJUNG

TASIK NEWS-Siapa tak kenal Curug Tonjong, bagi warga Kabupaten Tasikmalaya dan sekitarnya lokasi ini sudah menjadi tujuan rekrasi baik bersama keluarga atau para remaja saat libur sekolah.

Curug Tonjong yang berlokasi di Desa Nagrog Kecamatan Cipatujah ini semakin hari semakin banyak dikunjungi wisatawan, pasalnya, selain panorama alamnya yang indah juga udaranya pun segar karena banyak pohon-pohon besar di sekitar curug.

“Ini bisa menjadi wisata alternatif, karena selain alamnya masih asri, mau berenang pun airnya sangat jernih. “tutur salah seorang pengunjung.(23/9)

Sebenarnya tempat wisata sejenuis yang ada di Desa Nagrog itu ada dua, Curug Tonjong dan Curuk Punuk di Dusun Ciranca.

Seiring dengan semakin meningkatnya jumlah kunjungan ke kedua lokasi tersebut kini warga sekitar pun mendapat dampak positif, dengan berjuaklan aneka makanan dan minuman.

“Lumayan dengan usaha di lokasi curug bisa menambah penghasilan kami. “ujar seorang ibu penjual kopi.

Tidak hanya warga Tasikmalaya saja, menurut warga, banyak juga pengunjung yang datang dari  Ciamis, Garut, Bandung dan daerah lainnya.

“Sayang jalan menuju ke lokasi wisata ini masih terbilang ekstrim dan wisatawan pun harus hati-hati, karena kondisi jalan yang rusak. “ungkapnya lagi. (ANWAR W-HERMAN)

SPORT CENTER JONGING TREK DADAHA KOTA TASIKMALAYA KURANG TERTATA RAPIH

TASIK NEWS-Warga Kota Tasikmalaya setiap pagi, terutama akhir pekan berduyun-duyun mendatangi komplek Gedung Dadaha. Ada yang hanya sekedar jalan-jalan sambil refreshing menghirup udara pagi, ada juga memang yang yang menggunakan pelataran luas di sekitar gedung untuk berolahraga.

“Lumayan juga jalan-jalan disini pagi-pagi sudah keluar keringat. “ungkap salah seorang pengunjung.(23/9)

Ia mengatakan, sayangnya pemkot kurang memperhatikan sarana, tempat berjualan dan situasi lalu-lintas di seputaran arena olahraga, karena banyak speda motor lalu-lalang di tengah-tengah tepat aktivitas jogging.  

“Kalau saja kondisi ini bisa ditata lagi lebih tertib, mungkin warga akan lebih nyaman dalam melepas kepenatan dengan jalan-jalan disini. “ungkapnya lagi. (ANWAR W)
 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN