WARGA PERTANYAKAN LEMAHNYA PENGAWASAN INSPEKTORAT TERKAIT PEMBANGUNAN DESA

PANGANDARAN- Akibat lemahnya pengawasan pihak inspektorat banyak terjadi pengerjaan jalan rabat beton dengan anggaran yang cukup besar dari Dana Desa (DD) yang tidak layak terjadi di beberapa desa di Kabupaten Pangandaran. Ironis, program yang diharapkan serta biusa memberi manfaat dalam pembangunan di pedesaan pun terkesan asal jadi tanpa perencanaan matang.

Seperti yang terjadi di Dusun Nagrog Desa Batukaras Kecamatan Cijulang, jalan rabat beton yang dibangun sekitar 6 bulan lalu kini kondisinya sudah sangat memperihatinkan.

Menurut warga yang enggan ditulis identitasnya, ia merasa perihatin dengan pembangunan jalan tersebut yang hanya bertahan beberapa bulan saja, padahal warga pun ikut urun membiayai melalui swadaya masyarakat.

Sebenarnya, menurutnya lagi, ia enggan berkomentar, tapi karena ini sudah keterlaluan akhirnya angkat bicara juga.

“Masa jalan yang dibangun akhir tahun 2017 lalu kini sudah hancur, padahal yang namanya rabat beton itu minimal tiga tahun harusnya masih bagus", katanya. (19/06)

Ia pun mempertanyakan, dimana peran inspektorat dalam pengawasan pembangunan yang ada di desa, karena ini sangat perlu paling tidak untuk meminimalisir pelanggaran dalam penyerapan anggaran yang sudah dikucurfkan negara.

“Jadi kalau inspektoratnya lemah saya yakin dana-dana dari program pemerintah lainyya pun tidak akan berjalan dengan baik" tambahnya. (AGE)

SITU CISAMPING TAWARKAN SUASANA ALAMI PADA WISATAWAN

PANGANDARAN - Suasana nyaman dan sejuk bisa dirasakan saat berkunjung di obyek wisata Situ (danau) Cisamping salah satu destinasi wisata baru yang berada di Desa Batukaras Kecamatan Cijulang Kabupaten Pangandaran, tepatnya sebelum memasukli wista pantai batujaras. Disini pengunjung bisa menikmati alam yang masih asri dengan rindangnya pepohonan jauh dari polusi hingga bisa dijadikan tempat bersantai bersama keluarga.

Seperti diungkapkan salah satu tokoh pemuda Desa Batukaras, Endang Sukara, ia  merasa Cisamping sangat cocok untuk mengisi saat liburan keluarga karena selain suasana yang masih alami juga didukung dengan pasilitas permainan wahana air "sosoangan" yang bisa dinikmati diatas permukaan air situ.

"Ada daya tarik tersendiri yang tidak dimilki obyek wista lauinnya, pokoknya jika belum pernah datang kesini pasti akan penasaran saat anda mendengar kabar tentang tempat ini", katanya.(24/6)

Menurut Endang, air di situ Cisamping tidak pernah kering walau di musim kemarau, seperti pada waktu terjadi kemarau panjang hampoir sembilan bulan, air situ Cisamping tetap tidak kering dan menjadi sumber air bagi masyarakat setempat.

Sebagai warga asli Batukaras, Endang sangat mengapresiasi dengan dibangunnya situ Cisamping sebagai destinasi wisata baru yang bisa memberi dampak positif pada kesejahteraan hidup masyarakat sekitar, khususnya dalam bidang perekonomian dan ketersediaan lapangan kerja baru para pemuda.

"Kami benar-benar sangat berterimakasih pada pemerintah daerah yang telah membangun situ Cisamping menjadi salah satu tujuan wisata di Kabupaten Pangandaran. “tandasnya. (AGE)

ISI LIBUR LEBARAN PTM CAHYANI BANJARSARI GELAR OPEN TOURNAMEN TENIS MEJA

Banyak cara kegiatan yang dilakukan masyarakat dalam mengisi waktu liburan lebaran ini. selain berlibur ke tempat-tempat wisata, sebagian masyarakat ada pula yang mengisi hari libur panjang ini dengankegiatan olahraga.

Seperti yang dilakukan Persatuan Tenis Meja (PTM) Cahyani Kecamatan  Banjarsari Kabupaten Ciamis yang mengisi libur Idul Fitri 1439 H dengan menggelar acara sulaturahmi lewat Open Tournamen Tenismeja yang di gelar di GOR Cahyani Banjarsari.

Open tournament yang memperebutkan hadiah Rp. 1 juta dan trofi ini selain diikut8i peserta lokal juga diikuti para atlit tenis meja dari luar kota, seperti Tasikmalaya, Garut dan Banjar, tournamen yang berlangsung meriah ini sengaja digelar menjadi ajang silaturahmi antar PTM yang ada di sebagian kota.

Seperti dikatakan Ketua PTM Cahyani Banjarsari, H. Yani, ini bisa menjadi momen pertemuan penghobi tenismeja yang berada di wilayah Banjarsari dan atlit luar kota.

“Selain itu ajang ini pun bisa untuk mengukur prestasi sebagai bahan peraiapan menghadapi  pertandingan tahun depan, seperti Porkab dan porda serta untuk melatih mental atlit PTM Cahyani. “ungkapnya. (19/6)

Menurut Yani, di momen lebaran kali ini para peserta bukan hanya juara yang diprioritaskan tapi nilai silaturahmi antar sesama atlit.

“Lebaran merupakan momen tepat untuk bersilaturahmi, mau kapan lagi selain saat suasana lebaran seperti ini. “imbuhnya.

Sementara hasil pertandingan, juara I diraih Gibran dari PTM Destapura Garut , juara II dan III masing-masing diraih Tian dan Dedi dari PTM Cahyani Banjarsari. (Toni Taufik)

HINGGA H+3 LEBARAN, PANGANDARAN TERUS DIPADATI WISATAWAN

PANGANDARAN. Memasuki H+3, Senin (18/6) antrian kendaraan wisatawan menuju obyek wisata Pantai Pangandaran terjadi kemacetan di titik-titik tertentu, seperti simpang arah menuju Cilacap di Kecamatan Klipucang, pertigaan menuju Pelabuhan Cikidang di Desa Babakan Kecamatan Pangandaran atau menjelang memasuki toll gate wisata pantai Pangandaran.

Menurut Ketua Timsus Retribusi Wisata, Dadan Sugista, jumlah wisatawan yang datang ke Pangandaran hingga H+2 libur lebaran sebanyak 114.110 wisatawan, dengan Asli daerah (PAD) di objek wisata Pantai Pangandaran mencapai, Rp. 447.962 juta.

"Jumlah tersebut berasal dari pendapatan retribusi wisata sebesar Rp. 335.735.000, asuransi Rp. 32.388.500, kebersihan Rp. 34.997.500, dan parkir Rp.44.841.000,"terangnya.

Sedangkan untuk jumlah kendaraan yang masuk ke obyek wisata Pantai Pangandaran, lanjut Dadan,  terdiri dari sepeda motor 10.397, sedan 804, minibus kecil 3578, minibus besar 74, bus kecil 96 bus sedang, dan 45 bus besar 43.

Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata yang ditemui saat melakukan pemantauan langsung ke lapangan, kepada wartawan mengatakan, jumlah tersebut diprediksi akan terus meningkat hingga libur panjang berakhir.

“Saya sengaja melakukan pemantauan untuk memastikan kondisi obyek wisata dalam keadaan lancar dan kondusif untuk kenyamanan wisatawan yang berlibur di Pangandaran,”kata Jeje di toll gate pantai Pangandaran.

masih kata Jeje, hingga saat ini kondisi arus wisatawan di pintu masuk wisata masih lancar dan terkendali, walau arus lalu-lintas sempat padat merayap.

Insya Alloh jika kondisi ini tetap terkendali, maka tingkat kunjungan pun akan mengalami kenaikan dan dengan sendirinya PAD dari sektor pariwisata bisa meningkat,” pungkasnya. (Tn/HARIS FIRDAUS)



MEMASUKI H+3 LIBUR LEBARAN CITUMANG MASIH DIBANJIRI PENGUNJUNG

Memasuki libur panjang lebaran 1439 H H+3, obyek Wisata Citumang di Kabupaten Pangandaran masih dibanjiri pengunjung yang ingin menghabiskan masa liburannya. Keindahan alam sungai beserta gua yang ada di obyek wisata milik Perhutani ini memang sangat menarik untuk dikunjungi. Bukan hanya untuk bersantai, Citumang pun para pengunjung bisa berenang di aliran sungai yang keluar dari gua dengan airnya yang jernih.

Menurut salah seorang petugas, Wawan, untuk wisatawan yang datang tidak perlu khawatir, karena pihaknya sudah menyediakan pemandu untuk mendampingi baik untuk kegiatan body rafting atau sekedar berenang dari aliran sungai di mulut gua hingga ke hilir.

“Kami pun menyediakan asuransi kalau-kalau ada pengunjung mengaklami kecelakaan di obyek wisata Citumang. “terang Wawan.(18/6)

Selian itu, kata Wawan, poihaknya juga menyediakan layanan informasi, pos pengobatan dan layanan lainnya yang selalu on time.

“Silahkan tanyakan langsung pada petugas yang ada di pintu masuk. “imbuhnya. (ANTON AS)

MELALUI RAPAT PLENO KPU PANGANDARAN TERUS UP DATE DPHP

Dalam proses tahapan pemilu 2019 berbarengan dengan tahapan pilkada Gubernur dan wakil Gubernur Jawa Barat tahun 2018, KPU Pangandaran kembali menggelar Rapat pleno terbuka, di tengah tahapan kampanye pilgub tahun 2018 yang masih berjalan. Rapat pleno yang membahas kali ini untuk membahas Daftar Pemilih Sementara Hasil Perubahan (DPHP) pemilu 2019 dihadiri Panwaslu kabupaten, Ketua Panwaslu kecamatan, pengurus partai politik dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (dsidukcapil) yang di gelar di hotel Horizon Pantai barat Pangandaran. (17/6)

Dalam sambutannya, Ketua KPU Kabupaten Pangandran, Budi Waluyo, menyampaikan, penyusunan DPSH ini bersumber dari Daptar Pemilih Tetap (DPT) pilkada bupati Pangandaran ditambah pemilih pemula.

Budi juga menyampaikan terkait akurasi data yang ada di KPU Kabupaten Pangandaran telah konfirmasikan ke Disdukcapil.

“Selain itu kami juga terus meng-up date dan berkordinasi dengan PPK untuk seluruh data pemilih. “ungkapnya.
Masih kata Budi, pihaknya juga selalu terbuka jika ada tanggapan masyarakat apabila masih terdapat  pemilih yang belum terdaftar.

Dan ternyata dari 528 orang pemilih pemula menurut Budi, yang tidak ada dalam data base Disdukcapil hanya 4 orang, ini disebabkan KTP yang masih Ciamis.

“Menurut Disdukcapill hal tersebut dikarenakan saat ini pembagian blangko KTP dari provinsi belum menyeluruh. “imbuhnya. (Tn)

INI SAMBUTAN IDUL FITRI 1439 h BUPATI PANGANDARAN


JELANG LEBARAN, PEMKAB PANGANDARAN GELAR PASUKAN OPERASI KETUPAT LODAYA 2018

Menjelang libur Hari Raya Idul Fitri 1439 H, ratusan anggiota TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, PMI, Satgas Balawista dan Satgas Jaga Lembur mengikuti gelar pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2018 Kabupaten Pangandaran. (13/6)

Apel gelar Pasukan yang dilaksanakan di halaman gedung kios Pananjung Asri, ini langsung dipimpin Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata didampingi Wakil Bupati, H. Adang Hadari,  Kapolres Ciamis AKBP Tegus Bismo Prakoso, dan Dandim Ciamis 0613 Letkol Arm. Reza Nurpatria, Danpos TNI AL Ipda Dayat Sudrajat, serta Kasat Polair AKP Samuji.

Usai apel, kepada awak media bupati, menyampaikan, pada prinsipnya baik masalah arus mudik atau arus balik, di Pangandaran tidfak menemui masalah karena semua berjalan aman dan lancar.

Namun berdasarkan instruksi Kapolri, lanjut bupati, menjadi hal penting pada titik-titik kerawanan yang harus mendapat konsentrasi semua elemen.

“Tapi berkat koodinasi yang baik TNI-Polri dan jajaran lainnya, Insyaalloh semua bisa dilaksanakan dengan baik," kata Jeje.

Jeje juga mengatakan, di Pangandaran sendiri yang menjadi titik krusial justru terletak pada arus pariwisata, karena dengan membludaknya arus kunjungan wisatawan akan terjadi simpul-simpul kemacetan yang haru segera diantisipasi.

"Saya tegaskan, untuik memberikan rasa aman dan nyaman pengunjung, tidak boleh ada pungutan parkir liar. “tegas Jeje.

Dan lokasi yang akan menjadi kantong-kantong parkir, lanjut Jeje, sudah disiapkan di dua lokasi, Pasar Wisata untuk kendaraan kecil serta kendaraan tamu hotel yang tidak memilki lahan parkir dan Lapangan Katapang Doyong Pantai Timur yang digunakan parkir kendaraan besar.

“Sekitar ratusan ribu pengunjung diperkirakn akan datang ke Pangandaran pada liburan Lebaran nanti. “ungkap Jeje.

Sementara Kapolres Ciamis, AKBP Teguh Bismo Prakoso, mengatakan, untuk pengamanan Lebaran jajaran Polres Ciamis akan mengerahkan 580 anggota, dan untuk di Pangandaran sediri, ada dua pos pengamanan jalur, pos pengamanan pantai, serta 27 pos penjagaan dan pengaturan (gatur).

"Kami semua berkomitmen, dengan kerjasama yang baik seluruh elemen ketertiban dan rasa aman akan selalu terjaga,"ungkapnya. (P News)

IKMAL GELAR DISKUSI RAMADHAN TENTANG MAHASISWA DAN WACANA KEDESAAN

LANGKAPLANCAR-Menjelang satu tahun berdirinya Ikatan Mahasiswa langkaplancar (IKMAL), tepatnya tanggal 29 Juni 2018 nanti, Imam Farid (Mahasiswa pasca sarjana UNSIL) sekaligus ketua IKMAL beserta rekan-rekannya Diki, Ilham, Salim, Sri Tati, Nurlela, Sri Mulyani, Ai Lisna, dan Dede Maspupah selaku pengurus memanfaatkan momentum bulan ramadhan ini untuk mengadakan silaturahmi pengurus dan anggota se-Kecamatan Langkaplancar.

Sebuah warung seblak di Desa Bangunjaya sengaja dipilih menjadi tempat kegiatan yang mengambil tema, "Mahasiswa dan Wacana Kedesaan" ini karena Bangunjaya letaknya strategis serta mudah diakses ke lima belas desa yang ada di Langkaplancar. Mulai dari desa Karangkamiri, Jadikarya, Jadimulya, Jayasari, Bangunjaya, Bangunkarya, Bunguraya, Bojong, Bojong Kondang, Cisarua, Cimanggu, Mekarwangi, Sukamulya, pangkalan, sampai desa Langkaplancar.

Kegiatan yang mengusung tema "Mahasiswa dan Wacana Kedesaan" ini dihadiri sekitar 50 pengurus dan anggota dari seluruh desa yang merupakan almamater perguruan tinggi yang berbeda. Antara lain, IPB, UNPAD, UPI, UIN Bandung, UIN Jogja, IAIN Cirebon, UNSIL, UNIGAL, STISIP Banjar, STIKES, dan kampus lain yang tersebar di seluruh Indonesia.

Menurut Imam farid, dalam silaturahmi kali ini ada tiga hal yang menjadi konsentrasi diskusi yang semuanya tidak keluar dari prinsip-prinsip IKMAL. Antara lain, berdaya saing, berdaya juang dan berdaya guna terutama dalam konteks pengabdian kepemudaan dan kemasyarakatan.

“Yang pertama untuk kontribusi pengabdian serta memposisikan diri sebagai mitra kritis pemerintah untuk membahas wacana mendorong terciptanya pemerintahan desa yang ideal dan transparan dengan membentukan desa binaan yang berfokus pada pengembangan teknologi informasi kedesaan. “papar Imam.(13/6)

Selain itu, lanjut Imam, untuk mendorong budaya literasi dan intelektual, seperti rencana membuat karya tulis berupa buku yang menceritakan tentang Langkaplancar dan segala isinya yang pengerjaannya diamanahkan pada seluruh pengurus dan anggota.

masih kata Imam, dalam konteks pembahasan IKMAL mahasiswa ini berencana sepakat ikut andil dalam mensukseskan pemilihan legislatif yang sudah didepan mata dengan  membuat sebuah formulasi agar masyarakat minimal bisa mengetahui dan menilai bebet dan bobot calon dewan yang akan mewakili suara masyarakat Langkaplancar untuk lima tahun mendatang.

“Mudfah-mudahn dari hasil diskusi ini akan melahirkan gagasan untuk membuat semacam forum pertemuan antara calon dewan dengan rakyat. “imbuh Imam.

Hal senada dikatakan salah satu koordinator desa di IKMAL, Soleh, formulasi ini bisa dibilang sebagai duplikasi dari salah satu acara di salah satu program televisi nasional.

Sementara sekjen ikmal, Sritati, mahasiswa UPI Tasikmalaya, memberikan sedikit penyegaran dengan ice breaking yang cukup menghibur dan mencairkan suasana. (Tn)

HARGA KEBUTUHAN POKOK TERUS NAIK, PASAR DAN TOKO TETAP DIPADATI PENGUNJUNG

Tingginya kebutuhan masyarakat menjelang lebaran semakin terlihat dengan tingkat kesibukan baik di pasar-pasar tradisional atau pun toko grosir yang menyediakan segala kebutuhan lebaran, seperti pakaian, kueh-kueh atau pun kebutuhan pokok lainnnya.

Pasar Pananjung yang merupakan pasar terbesar di Kabupaten Pangandaran, kini sudah nampak ramai dan padat diserbu pembeli, walau dirasakan sebagian pedagang  tahun ini tidak seperti tahun-tahun lalu.

Sudah biasa, menjelang lebaran kebutuhan pokok warga akan meningkat dibarengi harga-harga yang melonjak, tetapi karena mungkin sudah menjadi tradisi menyambut idulfithri masyarakat pun tetap memenuhi pasar dan pusat belanja lainnya.

“Bukannya tidak tahu setiap menjelang lebaran hampir semua harga kebutuhan pasti merangkak naik, tapi mau apa lagi..”ungkap salah seorang ibu di Pasar Pananjung.(12/6)

 (HARIS F)

MENJELANG LEBARAN HARGA CABE MERAH DI PASAR PANANJUNG NAIK DRASTIS

Menjelang lebaran yang jatuh beberapa hari lagi ada sebagian harga kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan, seperti harga cabai merah naik hingga Rp 100 ribu per kg dari yang tadinya kisaran Rp. 60 ribu. Harga pada pedagang di pasar Pananjung Kecamatan Pangandaran ini tentu saja dikeluhkan sebagian konsumen.

"Hari kemarin saya beli masih dengan harga Rp 60 ribu tapi hari ini melonjak drastis hingga Rp.100 ribu, jelas ini sangat mahal," tutur seorang ibu rumahtangga asal Desa Pannanjung, Yeni (35) kepada P News. (12/6)     *HARIS F*

GARA-GARA JANGKAR PUTUS KAPAL COMPRENG NELAYAN CILACAP NYASAR KE PANGANDARAN

Sebuah perahu comreng yang ditumpangi lima nelayan asal Kabupaten Cilacap Jawa Tengah dikabarkan terdampar di Pantai Pangandaran. Menurut nelayan tersebut, ia tengah menangkap ikan di laut lepas hingga larut malam.

“Karena kelelahan hingga kami tertidur dan tidak menyadari jangkar putus hingga perahu kami pun terbawa arus ke pantai Pangandaran. ”terang salah satu nelayan. (12/6)

Dalam kejadian ini beruntung tidak ada korban fisik dari kelima nelayan tersebut yang sekarang langsung ditangani Polair Pangandaran. (HARIS F)

DI PENGHUJUNG KEGIATAN PESANTREN KILAT, YAYASAN AL-HIDAYAH SANTUNI YATIM PIATU

CIJULANG- Acara perpisahan pesantren kilat di Yayasan Al-Hidayah di Desa Margacinta Kecamatan Cijulang Kabupaten Pangandaran dilaksanakan dengan aksi peduli pada sesama untuk kaum dhuafa serta menyantuni anak yatim yang sudah rutin dilakukan setiap tahun disaat bulan suci ramadhan.

Seperti diungkapkan Kepala RA Al- Hidayah, Ayi Rohaeni, dengan pengurus yayasan lainnya, berkomitmen untuk melaksanakan kegiatan ini setiap tahunnya sebagai ungkapan rasa syukur dan peduli,khususnya di wilayah Desa Margacinta.

"Kegiatan ini kami lakukan tiap tahun usai penyelenggaraan pesantren kilat pada bulan ramadhan. ", ungkapnya.(10/6)

Dikatakan Ayi, tahun ini kegiatan pesantren kilat di Yayasan Al - Hidayah diikuti 150 siswa-siswi SD, SMP dan sekolah Kejuruan dengan waktu pelaksanaan 10 hari.

Sementara menurut Ketua Harian Al- Hidayah, Haris Pratama AN, kegiatan ini perlu dilakukan karena bermanfaat untuk menjalin silaturahmi, khususnya dengan masyarakat kurang mampu yang membutuhkan uluran tangan.

"Kami akan selalu berusaha memberikan yang terbaik, khususnya untuk masyarakat sekitar karena memang mereka butuh perhatian dari kita semua", ucapnya.

Haris pun berharap kegiatan ini untuk tahun depan bisa lebih banyak lagi membantu memberikan bantuan pada masyarakat kurang mampu. (AGE)
 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN