WAKIL BUPATI PANGANDARAN HADIRI PERTEMUAN KELOMPOK TANI KECAMATAN PARIGI

PARIGI - Acara Pertemuan Kelompok Tani se-Kecamatan Parigi dan sekitarnya berlangsung yang dihadiri Wakil Bupati Pangandaran, H. Adang Hadari, wakil ketua DPRD, H.M.Taufik dan sekitar 250 petani berlangsung semarak. Kegiatan yang dipusatkan di Dusun Pasirkiara Desa karangbenda ini diprakarsai kelompok Tani Parigi bekerja sama dengan PT. Bina Guna Kimia FMC Jakarta, suplayer produk pertanian. (4/1)

Wakil Bupati Pangandaran, H. Adang Hadari dalam sambutannya menyampaikan, sangat mendukung kegiatan ini dalam rangka peningkatan hasil pertanian yang saat ini sedang digalakan untuk seluruh kelompok tani yang ada di Kabupaten Pangandaran.

Karena selain positif, kata Adang, kegiatan ini pun bisa meningkatkan produkifitas pertanian khususnya di Kecamatan parigi.

"Dengan menjalin kerjasama bersama PT. Bina Guna Kimia sebagai suplayer produk pertanian, diharapkan para petani bisa lebih memanfaatkan lahan pertaniannya dengan hasil yang lebih maksimal. "katanya.

Ditambahkan Adang, diharapkan kepada penyedia produk pertanian dari PT.Guna bina kimia agar bisa menyediakan stok produk yang cukup, jangan sampai saat produk tersebut dibutuhkan petani, tidak ada atau habis.

Sementara menurut salah seorang konsultan pertanian dari PT.Guna bina kimia, Dana (45), yang harus menjadi perhatian petani terkait lahan, bagaimana mengetahui tentang pentingnya unsur hara tanah dalam mendukung  hasil pertanian.

Dalam bidang pertanian, kata Dana, peranan tanah sangat penting untuk menentukan keberhasilan budidaya tanaman, hal tersebut terjadi karena tanah sebagai media tumbuh, penyimpan unsur hara, udara, cadangan jenis jenis air dan sebagai rumah bagi mikroorganisme yang bertugas menguraikan sisa bagian tumbuhan yang telah mati untuk kembali menjadi unsur hara.

“Kadang petani di kita terlalu fokus pada tanaman sehingga lupa pada tanah pertaniannya. “jelas Dana.

Padahal, lanjutnya lagi, seharusnya para petani lebih fokus dulu pada lahan tanah yang akan digunakan sebagai lahan pertanian.

“Dengan demikian, kami pun bisa memberikan solusi untuk kesuburan tanah pertanian dalam peningkatan hasil pertanian yang maksimal", paparnya.

Masih di tempat yang sama, penasehat Kelompok Tani Kecamatan Parigi, H. Maman Suherman berharap, dengan adanya kerjasama antara kelompok tani dengan PT. Guna bina kimia ( sebagai suplayer), tentunya bisa mewujudkan harapan para petani dalam meningkatkan produksi hasil pertaniannya.

"Mudah-mudahan dengan adanya kerjasama antara kelompok tani dengan suplayer produk pertanian, ini bisa memberi harapan baru untuk para petani dalam rangka meningkatkan hasil pertanian di wilayah kami khususnya, dan umumnya untuk para petani yang ada  di Kabupaten Pangandaran", tandasnya.  (AGE)

PAD TAHUN 2017 DARI PERIKANAN TANGKAP NELAYAN PANGANDARAN CAPAI 100,03 %

PANGANDARAN-Tahun ini kembali hasil perikanan tangkap laut Kabupaten Pangandaran kembali mengalami kenaikan cukup signifikan.

Seperti dikatakan salah seorang pengurus KUD Minasari Pangandaran, Hamdan Alfarizi, data perolehan dari 7 Koperasi Mina pengelola Tempat Pelelangan Ikan (TPI), Pangandaran, Bojongsalawe Kecamatan Parigi, Nusawiru Kecamatan Cijulang, Batukaras kecamatan Cijulang, Legokjawa Kecamatan Cimerak, Baogol Kecamatan Kalipucang dan TPI Muaragatah Kecamatan Cimerak total transaksi (raman) sebesar Rp.  68.937 milyar.

“Dari keseluruhan jumlah tersebut, 54,85 % sekitar Rp 37.605 milyar merupakan hasil tangkapan nelayan di TPI Pangandaran. ”ungkap Hamdan. (5/1)

Hamdan saat dihubungi lewat telepon celullernya juga mengatakan, dari jumlah seluruh transaksi tersebut juga, usaha perikanan laut Pangandaran sudah bisa menyumbang penghasilan Asli daerah (PAD) sebesar Rp. 2.47 milyar, jumlah tersebut hasil dari retribusi sebesar 3,5% sesuai perda nomer 38 tahun 2016 dan perbup nomer 2 tahun 2017.
“Dan Alhamdulillah, untuk capain target PAD tahun 2017, mencapai 100,03 %. “imbuh Hamdan.

Dikatakan Hamdan, banyak sekali keuntungan nelayan saat menjual hasil tangkapannya melalui TPI, diantaranya, nelayan bisa menjual dengan harga tinggi dan stabil, keuntungan koperasi juga bisa kembali dinikmati anggota dan tentunya nelayan yang menjadi anggita koperasi seluruhnya dijamin asuransi.

Oleh sebab, lanjut hamdan, pihaknya sering menghimbau agar para nelayan menjual ikan tangkapannya melalui TPI yang sudah tersedia di hampir pesisir daerah tangkapan ikan laut.

“Jadi sekarang tidak alasan lagi nelayan menjual ikan tangkapannya di luar TPI. “imbuhnya. (hiek)

"KEMESRAAN"KOALISI GERINDRA-PKS USUNG SUDRAJAT-SYAIKHU UNTUK JABAR

Ahmad Syaikhu dengan anggota DPRD Pangandaran dari fraksi PKS
PANGANDARAN-Dua partai besar, PKS dan Gerindra dipastikan mengusung pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu untuk calon Gubernur dan Wakil Gubernur pada pilkada serentak tahun 2018.

Seperti dikatakan Ahmad Syaikhu saat kunjungan ke Kabupaten Pangandaran hari ini. Menurutnya dengan jumlah kursi di DPRD propinsi jawa Barat dari frkasi Gerindra 11 dan PKS 12 kursi, sudah bisa dipastikan dari koalisi dua partai saja sudah mencukupi persyaratan pencalonan.

InsaAlloh, mungkin nanti ditambah PAN 4 kursi yang akan bergabung dengan kami. “terang Syaikhu saat ditemui di Rumah makan Kidang Mas di kawasan centra kuliner pamugaran pantai barat Pangandaran.(5/1)

Dikatakan Syaikhu, untuk tahapan konslidasi di internal partai sudah selesai dan sekarang tinggal konslidasi ke masyarakat.

Dan kunjungan kali ini ke Pangandaran dan daerah lainnya, lanjut  Syaikhu, untuk menyerap aspirasi dari masyarakat terkait visi-misi atau pun program kerja yang nanti akan dilakukan pasangan Sudrajat- Syaikhu.

Seperti tadi pada kunjungan di beberapa tempat di Kabupaten Pangandaran, masih kata Syaikhu, sudah banyak sekali masukan-masukan yang akan dirumuskan dalam visi-misi kedepan.

“Mudah-mudahan ini akan sangat sesuai dangan kebutuhan di lapangan. “ungkap Syaikhu.

Disoal pasangannya yang mantan perwira TNI ini, Syaikhu menjelaskan, ia sangat optimis utnuk buisa “memasarkan” Sudrajat khususnya di Kabupaten Pangandaran. menurutnya, tida terlalu sulit untuk memperkenalkan sosok Sudrajat, karena selama ini Sudrajat menjadi CEO di perusahaan Susy Air yang nota bene pemiliknya asli warga Pangandaran.

“Kiprah beliau di perusahaan milik Ibu Menteri Susi ini sudah banyak untuk masyarakat Pangandaran. “imbuhnya.

Begitu juga untuk masyarakat Jawa Barat, karena, lanjut Syaikhu, figur Sudrajat pernah menjabat sebagai Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, tentunya sangat erat kaitannnya dengan masyarakat.

Ia juga mengatakan, pasangan Sudrajat- Syaikhu merupakan chemistry yang sudah berjalan lama antara Gerindra dan PKS, dan ingin tetap berdampingan. Bahkan kebersamaan ini diusung para ulama pasca pilkada Jakarta, mereka berkeinginan agar Gerindra dan PKS jangan sampai pecah. 

“Oleh karena itu kami sangat menjaga sekali koalisi ini. “jelas Syaikhu. 

Syaikhu berharap, masyarakat di Kabupaten Pangandaran dan umumnya warga Jawa Barat bisa bersama-sama mendukung pasangan Sudrajat- Syaikhu dalam perjuangan membangun jabar yang lebih baik. Khusunya untuk warga Pangandaran, Alloh telah melimpahkan keutamaannya dengan memberi keindahan alam yang sesungguhnya bisa lebih dikembangkan.

Ia menambahkan, Jajat Sudrajat asal Sumedang dan Ahmad Syaikhu dari Cirebon merupakan perpaduan yang harmonis yang bisa mewakili berbagai unsur.

“Kami berharap masyarakat bisa mendukung kami untuk sama-sama berjuang dan bekerja membangun Jawa Barat lebih baik. “pungkasnya. (hiek)

HARI INI BATAS AKHIR PENDAPTARAN PPL KABUPATEN PANGANDARAN

PARIGI-Pentingnya pengawasan dalam pelaksanaan pemilu baik oleh masyarakat secara langsung atau petugas yang sudah ditunjuk sebagai pengawas pemilu.

Menurut salah seorang petugas di Panwaslu Kabuaten Pangandaran, Arif Trimayadi, pihaknya sekarang sudah mulai membuka pendaftaran bagi masyarakat yang ingin menjadi Pengawas Pemilu Lapangan (PPL/Panwaslu Des).

“Seluruh PPL tersebut nantinya berkedudukan di masing-masing desa di wilayah kecamatan. “terang Arif.(4/1)

Sementara Ketua Panwaslu Kabupaten Pangandaran, Iwan Yudiawan,S.Ag, untuk Kabupaten Pangandaran dibutuhkan 93 PPL/ PanwasluDesa sesuai jumlah desa yang tersebar di 10 kecamatan, dan ini dibuka untuk umum warga Kabupaten Pangandaran.

Dalam rekrutmen PPL ini, lanjut Iwan, panwascam di tiap-tiap kecamatan yang akan menilai  secara objektif dan selektif, karena PPL nantinya akan menjadi ujung tombak pengawasan di tingkat desa. 

“Perekrutan PPL ini mulai dibuka tanggal 29 Desember 2017 dan ditutup pada tanggal 4 Januari 2018. “ungkap Iwan.

Iwan yang ditemui di ruang kerjanya lebih jauh mengatakan, hari kamis, 4 Januari 2018 sekarang merupakan hari terakhir penerimaan berkas persyaratan calon PPL di Kabupaten pangandaran,

Dikatakan Iwan, nantinya petugas PPL ini akan bertugas membantu tugas-tugas Panwascam untuk mengawasi penyelenggaraan Pilkada/Pilgub Jabar tahun 2018 di tingkat desa.

“Hari ini jam 00.00  merupakan batas akhir pendaptaran PPL, kecuali bagi peserta yang sudah mendaptarkan yang akan melengkapi persyaratan. “ imbuh Iwan.

Tapi apabila sampai batas waktu yang sudah ditentukan pendaftar tidak memenuhi kuota minimal 3 orang per desa, menurut Iwan, pihaknya akan memperpanjang waktu pendaptaran hingga tanggal 7 Januari 2018.

“Tapi kami berharap, mudah-mudahan pendaptar sudah bisa masuk sesuai kebutuhan karena pada tanggal 20 januari nanti, seluruh PPL sudah diberdayakan untuk melaksanakan pengawasan melekat untuk pencocokan dan penelitian yang dilakukan PPDP (Panitia Pemutakhiran Data Pemilih-red) sebagai underbow dari KPU. “pungkas Iwan. (Tn)

JEMBATAN CIPUTRAPINGGAN PANGANDARAN SIAP DIGUNAKAN TANGGAL 8 JANUARI

PANGANDARAN- Sejak ambruknya jembatan Ciputrapinggan di Desa Putrapinggan Kecamatan Kalipucang Kabupaten Pangandaran tanggal Oktober  2016 lalu, diakui atau tidak telah menghambat dunia perekomian khususnya sektor pariwisata salah satu andalan Kabupaten Pangandaran.

Walau ada dua jembatan darurat sebagai jembatan alternartif jalan utama penghubung dari Pangandaran ke luar daerah dan sebaliknya, keberadaannya kurang efektif karena sering terjadi kemacetan dan antrian panjang kendaraan, terutama saat akhir pekan dan masa-masa liburan yang sering digunakan wisatawan untuk berlibur di obyek-obyek wisata yang ada di Pangandaran.

Setelah memakan hampir satu tahun lebih pembangunannya, kini jembatan tersebut direncanakan sudah selesai dn bisa digunakan tanggal 8 januari 2018 mendatang.

Hal tersebut disampaikan langsung pihak rekanan (PT Bangun Pilar Patroman) kepada Bupati pangandran, H. Jeje Wiradinata yang hampir setiap hari terus memantau proses pembangunannya.

Hasil pemantauannya ke lapangan yang terakhir, kata Jeje, ada kepastian dari pihak rekanan, jembatan baru Ciputrapinggan bisa selesai dan dan dapat digunakan tanggal 8 januari.

“Setelan proses pengecoran lantai jemabatan, tinggal pengerjaan pelapisan aspal hotmiks. “terang Jeje.(3/1) 

Jeje berharap, setelah jembatan yang merupakan urat nadi bagi perekonomian masyarakat Pangandaran bisa digunakan, maka arus lalu lintas dari dan ke Pangandaran pun akan kembali norma.

“Mudah-mudahan tidak aral melintang, sehingga proses pembangunan jembatan ini bisa selesai secepatnya. “kata Jeje. (hiek)

MUHASABAH MENJADI TUNTUNAN REMAJA

PANGANDARAN-Pada malam pergantian tahun kali ini yang diisi dengan acara Muhasabah Akhir Tahun 2017 di Masjid Al Istiqomah Pangandaran, merupakan solusi positif agar masyarakat awam, khususnya remaja, tidak terjebak dengan perayaan-perayaan yang sifatnya negatif dan menyesatkan.

Apalagi mengingat Pangandaran menjadi daerah tujuan wisata, sudah tentu banyak pengaruh-pengaruh dari luar daerah yang dikhawatirkan dapat menular pada tata kehidupan para remaja.

Demikian disampaikan Ustadz Zaenudin dalam ceramah keagamaan yang disampaikan pada acara malam  Muhasabah menyambut tahun baru 2018. (31/12)

“Tentunya kita tidak ingin para remaja kita hanyut pada acara hura-hura yang cenderung membawa kemaksiatan dalam acara malam pergantian tahun ini. “ungkapnya.

Kebiasaan-kebiasaan dari luar daerah bahkan mancanegara, lanjut Zaenudin, baik melalui pergaulan atau melihat langsung wisatawan yang berperilaku tanpa tuntunan agama, bisa saja merasuk pada pola kehidupan remaja jika tidak sigap dan membentengi diri dengan nilai-nilai keagamaan.

“Ya salah satunya melalui kegiatan ini, kita harus sepakat ini demi masa depan remaja sebagai generasi penerus kita. “imbuhnya.

JELANG PERGANTIAN TAHUN, BAWASLU RI RESMIKAN POJOK PENGAWASAN PEMILU PANGANDARAN

PARIGI-Untuk lebih meningkatkan kinerja pengawasan dalam pelaksanaan pemilu, menjelang pilkada serentak tahun 2018, berbagai program pengawasan terus digencarkan baik melalui beberapa kegiatan  sosialisasi yang digelar Panwaslu dan KPU Kabupaten Pangandaran atau sosialisasi di beberapa media.

Dengan forum pojok pengawasan telah resmi dibentuk dan di resmikan di seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat termasuk di Pangandaran. Forum ini menjadi pengawasan yang dilakukan menjelang tahun politik, penyelengaraan pilkada serentak 2018 dan pemilu serentak 2019 ( pemilu legislatif dan pemilu presiden), sekaligus menjadi pusat informasi central komunikasi terkait pengawasan kepemiluan yang menjadi program bawaslu pusat,

Seperti dikatakan salah seorang anggota Bawaslu RI, Mochamad Afifuddin S. Thi. Msi saat memberikan sambutan dalam peresmian pojok pengawasan di panwaslu Kabupaten Pangandaran, ia menegaskan, pojok pengawasan bisa memudahkan masyarakat mengakses informasi terkait hasil pengawasan yang dilakukan bawaslu kabupaten.

“Dan siapapun nantinya bisa mengakses seluruh kegiatan yang dilakukan panwaslu. “kata Afifuddin. (31/12/2017).

Peresmian pojok pengawasan yang dihadiri Bawaslu Provinsi, KPU Kabupaten pangandaran dan seluruh panwascam se-Kabupaten Pangandaran serta para stake holder pemilu, menurut Ketua Panwaslu Kabupaten Pangandaran, Iwan Yudiawan, sarana pojok pengawasan ini menjadi sangat penting sebagai media pengetahuan central komunikasi baik untuk peserta pemilu maupun masyarakat lainnya yang ingin mengetahui tentang pengawasan kepemiluan dan kegiatan kepemiluan lainnya.

“Pojok pengawasan ini diharapkan bisa menjadi pusat informasi yang dibutuhkan seluruh masyarakat. “ujarnya.

Hal senada disampaikan salah seorang komisiner Panwaslu Kabupaten Pangandaran sekaligus kordinator divisi pengawasan dan hubungan antar lembaga, Nursaeful. Menurutnya, pojok pengawasan adalah salahsatu program bawaslu untuk membuat titik koordinat masyarakat.

“Juga untuk pengawas pemilu dalam semangat pengawasan partisifatif serta menjadi central informasi kerjasama pengawasan antara pemilih dan pengawas pemilu. “terangnya. (Tn)

MALAM PERGANTIAN TAHUN, PEMKAB PANGANDARAN GELAR MUHASABAH

PANGANDARAN-Bertepatan dengan akan berakhirnya tahun 2017, bertempat di Masjid Al Istiqomah Pangandaran, tadi malam (31/12) Pemkab Pangandaran menggelar malam Muhasabah wujud rasa syukur nmenyongsong tahun baru 2018, sekaligus merupakan cara solusi positif agar masyarakat awam, khususnya remaja, tidak terjebak perayaan-perayaan bersifat negatif.

Acara yang dihadiri langsung Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata dan Wakil Bupati, H. Adang Hadari serta anggota DPRD, ketua MUI kab,  Asda, para kiyai dan para tokoh, semuanya larut ikut do'a dengan dzikir bersama untuk kemaslahatan dan kemajuan di tahun 2018.

Kegiatan ini yang mendapat dukungan dari beberapa organisasi islam dan sejumlah pesantren dan para ustadz muda dibawah bimbingan para ustadz seniornya.

Dalam sambutannya bupati pangandaran H. Jeje Wiradinata menyampaikan rasa apresiasinya,  kegiatan dalam penyambutan tahun baru kali ini dilaksanbakan dengan bernuansa religi.

"InsaAlloh kami akan terus pertahankan kegiatan seperti ini, karena semuanya selaras dengan program pangandaran mengaji, ajengan masuk sekolah  dan Pesantren kilat ramadhan yang kami gulirkan. “ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama salah seorang tokoh agama, Ustadz Zaenudin mengatakan,  jika perayaan tahun baru hijriyah, umat Islam harus syiar agar bisa mengingat kembali perjuangan dalam menegakkan agama Allah di muka bumi.

Tetapi jika tahun baru masehi, kata dia, mesti dibuat alternatif dari dampak buruk yang muncul dari kebiasaan perayaan-perayaan yang cenderung negatif.

Terlebih kabupaten pangandaran, masih kata Zaenudin, yang menjadi tujuan utama bagi para wisatawan baik domestik maupun luar negri sedikit banyak akan berdampak terhadap perkembangan dan pola pikir dalam pembentukan karakter generasi muda.

 "Seperti nongkrong di jalan-jalan atau perayaan angkat gelas sampanye yang bisa memabukkan yang cenderung membawa maksiat atau setidaknya tasyabuh," jelasnya. (Tn)

ASYIKNYA BERPOTO SELFY DI PANTAI PANGANDARAN

PANGANDARAN-Banyak yang bisa dilakukan dalam berwisata di Pantai Pangandaran, seperti berenang di laut, berjemur di pantai, bermain di wahana permainan air di pantai timur, bahkan beberapa sudut banyak dimanpaafkan beberapa remaja atau orang tua dengan keluarganya asik berpoto selfy.

Seperti kata salah wisatawan remaja asal Kelurahan Melong Asih Kota Cimahi, Any Hafny (23), menurutnya, banyak spot bagus yang sayang untuk dilewatkan untuk berpoto selfy.

“Hampir di setiap sudut kami pasti mengabadikan untuk poto selfy ramai-ramai bersama teman. “ungkapnya.(1/1)

Apa yang dilakukan Ani dengan teman-temannya, juga dilakukan para wisatawan lainnya hampir di seluruh titik obyek wisata Pangandaran. Dengan pose mirip peragawati sambil memonyong-monyongkan wajahnya, seorang remaja nampak tak merasa canggung berselfy di tengah lalu-lalang wisatawan lainnya.

Sementara di sudut lainnya, di taman baulevar, rombongan ibu-ibu nampak asik berpoto bergantian dengan androidnya. Dengan latar belakang deburan ombak, ibu-ibu tersebut nampak bergantian memberikan handphone pada “juru potonya”.

Disoal kemacetan selama dalam perjalananya, Hany yang datang ke Pangandaran dengan teman kuliahnya mengatakan, wajar saja jika terjadi macet disana-sini karena memang banyak masyarakat yang sama-sama ingin merayakan malam tahun baru di tempat-tempat wisata.

“Di Bandung sendiri malah kemacetan terjadi setiap hari, jadi macet sedikit engga masalah, yang penting kami bisa merayakan malam pergantian tahun di Pangandaran dengan suka cita. “ungkapnya lagi.

Hany menambahkan, selain di bandung, lanjut Hany, Pangandaran merupakan tujuan faporitnya untuk mengisi liburan malam pergantian tahunnya. (evhan R)

TRAVO ACCU PJU HILANG, JALAN DI SEKITAR GREEN CANYON PUN GELAP

CIJULANG-Maraknya pencurian travo accu pada Penerangan Jalan Umum (PJU) hampir terjadi di berbagai tempat dan hingga saat ini pelakunya masih berkeliaran karena belum pernah ada yang tertangkap.
Salah satu kejadian di Kecamatan Cijulang, tepatnya sekitar lokasi obyek wisata Green Canyon. Menurut salah seorang pemandu body rafting Gua Bau, Maman (44), sampai saat ini sudah 9 travo accu yang hilang.

“Tepatnya di wilayah antara blok Taal dan Pasirgadung. “jelas Maman.(29/12)

Maman menambahkan, kejadian ini terkesan tidak ada perhatian dari semua pihak, karena samapi saat ini, lanjut Maman, belum terdengar ada instansi yang menangani pencurian ini.

“Padahal akibat dari hilangnya travo tersebut, jalan di sekitar wilayah tersebut menjadi gelap karena PJUnya tidak berfungsi. “imbuh Maman.

Menurut salah seorang pegawai Dinas Perhubungan Kabupaten Pangandaran, institusi pengelola PJU tersebut sampai saat ini masih ada di Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman.

“Untuk tahun 2018, menurut informasi SKPD sebagai penangungjawab PJU rencananya akan dipindahkan ke dishub. “terangnya.

Ia juga mengatakan, alat pengamanan pada tiang PJU sangat rentan untuk bisa dirusak, karena lingkaran kawat pada tiang yang berfunsi sebagai penghalang di bawah travo terbuat dari bahan yang bisa dengan mudah dibengkokkan.

“Juga kunci tempat menyimpan travo menggunakan gembok yang sangat kecil sehingga mudah dibobol maling. “terangnya.  (hiek)

KUNJUNGAN KAPOLDA JABAR KE PANGANDARAN DALAM OPS LILIN 2017

PANGANDARAN-Dengan disambut Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata dan H. Adang Hadari, kapolda Jawaq Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto, sekitar jam 08.15 tiba di di bandara Nusawiru Cijulang dalam rangkaian pengamanan operasi lilin natal dan tahun baru.
Ada yang menarik dan sempat menjadi perhatian warga, saat kapolda dan beberapa jajarannya saat berkendara motor trailnya untuk berkeliling di wilayah Kabupaten Pangandaran.

Menurutnya, ia sengaja meminta pada jajarannya agar di sediakan speda motor saat tiba di pangandaran.

“Dengan menggunakan motor sejak dari bandara, saya ingin merasakan langsung sensasi bermotor di wilayah Pangandaran. ”ungkap Agung.

Dalam kesempatan lain Agung mengatakan, kunjungan ke Pangandarn ini dimaksudkan untuk memastikan oprasi lilin di wilayah hukum Polres Ciamis kondusif dan bisa berjalan baik.

Masih dalam rangkaian kunjungannya, bertempat di kawasan Badetoratu pantai barat,  kapolda berkesempatan bertemu langsung seluruh stake holder pariwista pangandaran, menyaksikan silmulasi pertolongan kecelakaan laut, memberi 100 bingkisan kepada nelayan dan bakti sosial.

“Saya mjengajak kepdaa seluruh masyarakat Kabupaten Pangandaran untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, khususnya dalamn even tahun baru ini. “ucap kapolda dalam sambutanannya. (Anton AS)

PENCAIRAN RP 6 MILYAR BANTUAN KEMENDIKNAS UNTUK SEKOLAH KORBAN GEMPA, DIUNDUR ?

PANGANDARAN-Kunjungan Menteri Pendidikan Nasional (mendikans), Prof. DR. Muhajir Effendy, MAP  tanggal 21 desember lalu ke Kecamatan Cigugur untuk meninjau beberapa sekolah yang terdampak gempa berkekuatan 6,9 SR, diakhiri dengan kebijakan mendiknas, untuk beberapa sekolah dengan keadaan rusak berat akan mendapat bantuan dari kemendiknas sebanyak Rp 6 milyar.

Saat Muhajir mengatakan bantuan Rp 6 milyar untuk 19 sekolah yang rusak berat, anggarannya bisa dicairkan tanggal 27-28 desember langsung ke rekening sekolah. Sedang untuk 39 sekolah lainnya yang mengalami rusak ringan, Muhajir berjanji akan menurunkan bantuannya pada anggaran tahun 2018 yang akan datang.

Sementara menurut Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (disdikpora) Kabupten Pangandaran, H. Surman,  setelah data sekolah yang terkena dampak gemba diverifikasi, ada kesalahan jumlah.

“Saat laporan ke Pa menteri waktu itu jumlahnya ada 19 sekolah, tapi ternyata ada kesalah pencantuman nomer urut karena jumlah yang sebenarnya ada 18 sekolah. “terang Surman.(28/12)

Surman yang ditemui di ruang kerjanya lebih lanjut mengatakan, pihaknya akan terus memantau proses penggunaan bantuan tersebut yang akan dikerjakan secara swakelola dengan melibatkan langsung komite masing-masing sekolah.

Dikatakan Surman, apa yang disampaikan Mendiknas saat itu, pencairan bantuan senilai Rp 6 milyar tersebut bisa dilaksanakan tanggal 27-28 desember, ternyata dalam kenyataannya masih ada tahapan-tahapan yang harus dilakukan sebelum bantuan tersebut turun.

Karena, lanjut Surman, anggaran tersebut bisa turun jika data ril kerusakan bangunan sekolah sudah masuk ke kementerian.

“Perencanaannya akan dikerjakan oleh sebuah SMK di Banjar yang ditunjuk langsung kementerian. “jelas Surman lagi.

Disoal rincian sekolah mana saja, Surman menjekaskan, dari data 18 sekolah yang rusak tersebut, antara lain, SD Negeri 1 Cibanten Kecamatan Cijulang dengan 5 ruangan rusak berat (55%), SD Negerri 3 Bojongkondang Langkaplancar, 7 ruangan rusak berat (55%), SDN 2 Cibuluh kalipucang, 2 ruangan rusak berat (55%), SDN 3 Padaherang, 4 ruangan rusak berat (47%), SDN 3 Kedungwuluh Padaherang, 3 ruangan rusak berat (50%), SDN 2 Pagerbumi Cigugur, 6 ruangan rusak berat (85%), SDN 1 Kertajaya Cigugur, 6 ruangan rusak berat (85%), SDN 4 Cimindi Cigugur, 6 ruangan rusak sedang (40%), SDN 1 Karangbenda OParigi, 6 ruangan rusak sedang (40%), SDN 4 Selasari Parigi, 6 ruangan rusak sedang (40%), SDN 3 Putrapuinggan Kalipucang, 6 ruangan rusak sedang (40%), SDN 2 Ciparakan Kalipucang, 4 ruangan rusak sedang (40%), SDN 4 Pamotan Kalipucang, 6 ruangan rusak sedang (40%), SDN 4 Putrapinggan Kalipucang, 6 ruangan rusak sedang (40%), SDN 1 Cibuluh Kalipucang, 6 ruangan rusak sedang (40%), SDN 1 Emplak Kalipucang, 6 ruangan rusak sedang (40%) dan SDN 2 Karangsari Padaherang dengan 6 ruangan rusak sedang.

“Jadi seluruhnya ada 33 ruangan rusak berat dan 60 ruangan dengan kondisi rusak sedang. “pungkas Surman. (Anton AS)


HDCI KOTA TANGGERANG GELAR KEGIATAN AMAL DI MANGUNJAYA


MANGUNJAYA-Banyak cara untuk berbuat kebaikan yang bisa dilakukan dimana saja dan kapan pun untuk menjadikan sebagai ladang  amal ibadah.

Seperti yang dilakukan beberapa warga Kota Tanggerang yang tergabung dalam sebuah komunitas, Harley Davidson Club Indonesia (HDCI).  Dalam perjalanan touringnya berkesempatan singgah di Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran untuk menyalurkan beberapa bantuan, seperti, pembangunan mesjid, perbaikan jalan, menyantuni kaum duafa dan yatim piatu.

Saat PNews mencoba untuk mewawancarai, menurut salah seorang anggota HDCI, H. Puloh, ini merupakan kegiatan rutin klubnya dalam acara touring ke luar daerah.

Menurut H. Puloh yang memang berasal dari Mangujaya ini, ia merasa ada panggilan jiwa untuk bisa berkontribusi pada daerah kelahirannya.

“Ini ga usah dipublikasi kang..”ungkapnya disela-sela kesibukan acara peletakan batu pertama pembangunan mesjid di Dusun Sindang Desa Mangunjaya.(24/12)

Kegembiraan pun bisa dirasakan seluruh warga desa karena tidak lama lagi akan mempunyai mesjid baru. Seperti dikatakan Ketua DKM, Darsa, atas nama seluruh warga ia menyampaikan rasa terimakasih atas bantuan yang diberikan HDCI Kota Tanggerang.

“Bantuan ini mudah-mudahan jadi amal kebaikan semua serta bisa menjadi motivas pada donator lainnya. “kata Darsa.

Darsa juga mengatakan, diharapkan pembangunan mesjid sumbangan HDCI ini diperkirakan akan selesai bulan maret tahun 2018. (Tn)
 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN