SLB Negri Bungursari Kota Tasikmalaya, Sekolah Baru Dengan Semangat Baru Siap Bersaing Dalam Prestasi

Endang Rubiandini, M.Pd., M.CE
PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Sebagai Kepala yang baru menjabat di SLB Negeri Bungursari Kota Tasikmalaya, Endang Rubiandini, M.Pd., M.CE., dia yakin tidak akan kalah dengan sekolah-sekolah yang sudah lama bahkan siap bersaing dari sisi prestasi.

Endang mengaku betah dan nyaman bekerja dengan para guru-guru di sini, karena semua mau menerima tugas dan bekerja sama dengan baik.

Tujuan kerjasama yang erat antara dia dan para guru, menurutnya, untuk meningkatkan pelayanan pendidikan serta mengembangkan minat dan bakat peserta didik. 

"Dengan kerjasama ini, insyaallah semua pekerjaan akan teratasi dengan baik," ungkapnya.(16/12/25)

Sebagai kepala sekolah baru ia juga berharap dapat membawa pengalaman dan wawasan terbaru dalam manajemen sekolah, dan hal ini diharapkan akan mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan sumber daya di sekolah. 

"Saya juga berjanji akan memberikan dorongan dan dukungan kepada para guru untuk meningkatkan kualitas pengajaran dan pembelajaran," kata Endang.

Meski baru, Edang terus berupaya agar bisa menyeimbangi sekolah-sekolah yang sudah lama. 

"Saya berharap siswa SLB Negeri Bungursari banyak berprestasi sehingga sekolah ini pun semakin maju," ucapnya.(anwarwaluyo)

Kades Sarimanggu Sebut, Laporkan Jika Ada Oknum Berani Potong Bansos

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Kepala Desa Sarimanggu Kecamatan Karangnungal Kabupaten Tasikmalaya, Indra Nuryana, dengan tegas mengimbau seluruh warga, lembaga, dan tokoh masyarakat untuk agar melaporkan jika ada oknum yang berani melakukan pemotongan bantuan sosial (bansos) dengan alasan apapun. Imbauan ini disampaikan saat sambutan pada acara penyaluran Bantuan Langsung Tunai Desa (BLTDes), bertempat di aula Desa Sarimanggu.(15/12/25)

Kata Indra, BLTDes ini bersumber dari anggaran Dana Desa (DD) yang telah ditentukan (earmark). Dqn sebanyak 49 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan sebesar Rp. 600 ribu untuk dua bulan yaitu November dan Desember 2025.

"Setiap KPM menerima Rp. 300 ribu per bulannya," jela Indra.

Selain dihadiri Kades Sarimanghu Indra Nuryana, acara penyaluran BLTDes dihadiri oleh  Ketua BPD, Bhabinkamtibmas, perangkat desa, LKD, para Kepala Wilayah (Kawil), Ketua RT, serta tokoh masyarakat lainnya.

Lebih lanjut Indra menyebut pihaknya selalu mengingatkan semua pihak agar tidak berani macam-macam terkait program bantuan sosial dalam bentuk apapun, apalagi yang mengatasnamakan BPD, perangkat desa, LKD, Kawil, para ketua RT dan RW atau apapun namanya.

Indra menambahkan bahwa Pemerintah Desa (Pemdes) akan memberikan sanksi tegas terkait pungutan liar (pungli) kepada KPM. 

Ia juga mengingatkan agar penerima manfaat untuk tidak menghiraukan oknum yang mencoba memotong atau meminta uang bansos dengan alasan apapun, hhal ini sesuai dengan Permendagri 110 Tahun 2016 Pasal 31 dan 32.

"Laporkan kepada BPD, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kawil, atau langsung ke pihak Pemdes, dan kami akan langsung menindak tegas oknum yang berani memotong atau meminta bansos," tegasnya.(anwarwaluyo)

 

 

Warga Mangunjaya Minta PLN Segera Memperbaiki Jalur Yang Melintas Di Pemukiman

PANGANDARANNEWS.COM - Pasca kejadian tersengatnya aliran listrik pada salah seorang pekerja bangunan yang sedang mengerjakan Rehab Sekolah Madrasyah Ibtidaiyah (MI) di Dusun Bantarhuni Desa Mangunjaya Kecamatan Mangunjaya kabupaten Pangandaran, hal ini memicu kehawatiran warga setempat terlebih bagi orang tua yang mempunyai anak sekolah di Madratsah tersebut. Pasalnya, kabel yang melintas di atas atap sekolah diduga terlalu dekat dengan atap bangunan sekolah tersebut apalagi bahan  bangunan yang di gunakan memakai baja ringan.

Saat ditemui di kediamannya (12/12/25), Kepala Desa Mangunjaya Suhuri S.Ag membenarkan beberapa bulan yang lalu ada seorang pekerja bangunan yang tersengat listrik.

Hal ini, kata Suhuri, tentu harus segera di sampaikan kepada pihak terkait. Bukan hanya pekerja bangunan, tapi juga keselamatan Masyarakat terutama anak anak ketika  nanti madrasah ini di pake kegiatan belajar mengajar.

Suhuri mengatakan, pihaknya pun mengku berupaya agar kejadian serupa tidak terulang.

"Kami juga akan mengirim surat ke PLN, agar segera memperbaiki kabel yang melintas di pemukiman warga dan posisinya ditinggikan ataupun kabelnya yang di bungkus, sehingga kami tidak cemas dengan kondisi seperti ini, "ucapnya.(Tn)

433 KPM Di 5 Dusun Desa Hegarwangi, Terima Bantuan Pangan Dari Bulog

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Sebanyak 433 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di lima dusun dan 10 RW di Desa Hegarwangi, Kecamatan Bantarkalong, Kabupaten Tasikmalaya, siang tadi menerima bantuan pangan berupa beras 10 kg dan minyak goreng melalui program cadangan pangan pemerintah yang disalurkan oleh Perum Bulog. 

Menurut Kepala Desa Hegarwangi, Muhamad Taufan Firmansyah, kegiatan ini direncanakan satu hari per dusun agar berjalan tertib dan lancar.

"Dan untuk hari ini giliran Dusun Hegarwangi dan Dusun Bantarwaru, sedangkan besok akan dilanjutkan ke Dusun Malimping," terang Taufan kepada PNews, saat meninjau langsung proses pembagian bantuan.(12/11/25)

Pihaknya pun mengaku senang Karena kegiatan pembagian hari ini yang dilaksanakan di aula desa berjalan lancar dengan dukungan dari berbagai pihak. 

Taufan menyebut, program ini merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap kebutuhan dasar masyarakat khususnya untuk menjaga ketahanan pangan warga kurang mampu. 

Ia juga mengaku bersyukur karena hari ini pihaknya sudah  menyalurkan bantuan beras kepada 443 KPM. 

"Semoga bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat dan dimanfaatkan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Dan untuk memastikan bantuan tepat sasaran ke depannya, menurutnya, penerima akan dipasang stiker penerima bantuan. Dan untuk pembagian bantuan hari ini dilakukan dengan pengawasan langsung dari perangkat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan tim pendamping agar distribusi sesuai target.

Pihaknya juga berharap bantuan beras 10 kg dan minyak goreng ini bisa memberikan bermanfaat, dan warga pun bisa sedikit merasa terbantu.

"Terima kasih kepada pemerintah pusat dan Perum Bulog yang sudah menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat kami,"  ungkapnya.

Seperti diketahui, bantuan ini mendapat sambutan positif dari banyak warga. Salah satu penerima, Desi, mengucapkan terima kasih.

Desi juga berharap agar program bantuan pangan ini bisa terus berlanjut, sehingga bisa menjadi upaya nyata pemerintah dalam menjaga kesejahteraan masyarakat di tengah tantangan ekonomi yang masih dirasakan sebagian warga.(anwarwaluyo)

Dari Anggaran Banprov 2025, Pemdes Sarimanggu Selesaikan Jalan Hotmix

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Pemerintah Desa (Pemdes) Sarimanggu, Kecamatan Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya telah berhasil menyelesaikan proyek hotmix jalan yang didanai dari Bantuan Provinsi (Banprov) tahun 2025, proyek ini merupakan realisasi dari program peningkatan infrastruktur desa yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas jalan dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat.

Saat ditemui di ruang kerjanya, Kepala Desa Sarimanggu, Indra Nuryana S.IP, menjelaskan, bantuan provinsi ini dialokasikan untuk hotmix jalan dengan volume panjang 197 meter dan lebar 2,5 meter ini berlokasi di Dusun Rancasengit.

"Pengerjaan hotmix jalan ini melibatkan kerjasama yang erat dengan warga masyarakat," ungkap Indra.(12/12/25) 

Indra juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang telah mengucurkan Banprov ke Desa Sarimanggu, dan dengan selesainya hotmix jalan ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat pengguna jalan. 

"Dan aktivitas sehari-hari dapat berjalan dengan lebih nyaman," ucapnya.

Tidak lupa Indra juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat, termasuk BPD, LPM, Babinsa, Babinkamtibmas serta pendamping kecamatan yang telah mendukung kelancaran pelaksanaan proyek ini.

Keberhasilan proyek hotmix jalan ini sejalan dengan visi misi Jawa Barat Jabar Istimewa dengan program Ngurus Lembur Tata Kota, yang berarti pembangunan dari desa untuk kemajuan kota.

Dengan selesainya pengerjaan jalan hot miks ini, masyarakat Desa Sarimanggu pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada Pemprov Jabar dan Pemdes Sarimanggu atas terealisasinya bantuan provinsi melalui pembangunan infrastruktur hotmix jalan. 

"Kami benar-benar bisa merasakan manfaatnya, jalan menjadi lebih baik dan nyaman untuk dilalui," ujar salah seorang warga.(anwarwaluyo)

Pembangunan Irigasi di Sinar Tanjung Rampung, Petani Harapkan Lanjutan Tahap Berikutnya

PANGANDARANNNEWS.COM/BANJARNEWS – Pembangunan saluran irigasi melalui Program Inpres Nomor 2 Tahun 2025 di Desa Sinar Tanjung Kecamatan Pataruman Kota Banjar, telah selesai dikerjakan dengan kualitas yang baik. 

Program yang disalurkan melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan dilaksanakan oleh Oprasional Pemeliharaan (OP) dengan melibatkan kelompok penerima manfaat desa ini, meliputi dua lokasi yaitu Panjang Barat dan Dusun Sinar Galih.

Seperti disampaikan Ketua P3A Ohiem, pihaknya mengaku bersyukur karena target pekerjaan seluruhnya selesai tanpa kendala apapun. 

"Alhamdulillah pekerjaan berjalan lancar dan sudah selesai, ini berkat kerjasama yang apik seluruh penanggung jawab di lapangan," ujarnya.(11/12/25)

Sementara Kepala Desa Sinar Tanjung Asep Sugiarto menegaskan, program ini sangat penting bagi masyarakat terutama para petani yang mengandalkan aliran irigasi untuk produksi pertanian.

Menurutnya, atas nama pemerintah desa ia pun berterima kasih karunia berkat adanya pembangunan ini aliran air menjadi lebih lancar sehingga diharapkan dapat meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan masyarakat.

Asep menambahkan, pemerintah desa akan terus mengajukan kebutuhan lanjutan agar pembangunan infrastruktur pertanian ini dapat dituntaskan secara bertahap. 

"Masih ada beberapa titik yang membutuhkan perbaikan, sehingga kami akan terus berupaya mengusulkan agar pembangunan tahap berikutnya bisa direalisasikan," imbuhnya.

Meskipun sudah selesai, kata Asep, warga dan Gapoktan Sindang Bagja yang diwakili Sarwan dan Jajang menyampaikan bahwa kebutuhan irigasi masih cukup besar. 

Menurut mereka, masih diperlukan pembangunan lanjutan sekitar 700 meter lebih untuk menjangkau area pertanian yang belum tersentuh tahap pertama. Masyarakat berharap pemerintah melalui BBWS dan OP dapat kembali menyalurkan program lanjutan agar infrastruktur irigasi di Desa Sinar Tanjung dan Sinar Galih terpenuhi secara menyeluruh.(tito)

 


Sampai Awal Desember 2025, PAD dari Sektor Pajak Kabupaten Pangandaran Capai 89,54 %

Asep Rusli 
PANGANDARANNEWS.COM - Capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak di Kabupaten Pangandaran hingga saat ini belum tercapai 100 persen di tahun ini, berdasarkan data dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Pangandaran, realisasi PAD dari sektor pajak tersebut baru mencapai Rp 99, 8  miliar atau sekitar 89,54 persen (per 9 Desember 2025).

Menurut Kepala Bidang Pajak Daerah Lainya Bapenda Kabupaten Pangandaran Asep Rusli, sementara jika ditambah dengan tiga item retribusi daerah realisasi PAD Kabupaten Pangandaran tahun 2025 menjadi Rp 147,3 Miliar, atau realisasinya mencapai 92 miliar.

Tiga item retribusi daerah tersebut, kata Asep,  antara lain Retribusi Jasa Umum, Retribusi Jasa Usaha dan juga Retribusi Perizinan Tertentu.

"Sementara target PAD dari sektor pajak tahun 2025 sebesar Rp159 Miliar," terang Asep.(09/12/25)

Asep mengatakan, sementara untuk realisasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun 2025 ini baru mencapai Rp 19,3 miliar dari target Rp 20,8 Miliar dan Pajak Hotel-Restoran mencapai Rp 19,7 Miliar dari target Rp 25 Miliar.

Untuk capaian PBB tahun ini cukup lumayan, karena reformasi yang dilakukan dalam penarikan pajak tersebut. Salah satunya mengambil alih penagihan kepada objek pajak, yang awalnya dilakukan oleh desa kini dilaksanakan dengan petugas dari Bapenda yang ada di tiap-tiap desa.

"Untuk capaian pendapatan dari opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB-red) sampai hari mencapai Rp 13,2 Miliar, dari target Rp 14,9 miliar," imbuhnya.

Ia menyebut, saat ini pihaknya pun sedang berupaya untuk mencapai 100 persen walaupun memang agak berat, apalagi sekarang sudah akhir tahun. Untuk pencapaian target maksimal penagihan kepada objek pajak pun sedang deigencarkan .

"Kami berharap juga kunjungan wisatawan akhir tahun nanti bisa meningkat, pasalnya hal ini akan berpengaruh pada hunian hotel," pungkasnya. (hiek)

Usai Selesaikan Semua Program Di Tahun 2025, Kades Lewibudah Akui Delima Terkait Anggaran 2026

Eep
PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Semua program dan pengalokasian anggaran tahun 2025 telah selesai dilaksanakan, termasuk di antaranya program dari Bantuan Provinsi (Banprov) dan Dana Desa (DD) tahap 1 dan 2.

Demikian disampaikan Kepala Desa Lewibudah yang juga menjabat Ketua DPK APDESI Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya, Eep, kepada Pangandaran News di ruang kerjanya.(08/12/25)

Eep mengaku bersyukur karena semuanya sudah selesai dikerjakan, bahkan dana yang ketinggalan juga sudah terpenuhi.

"Sekarang kami tinggal menunggu monev," ujar Eep.

Ia mengatakan, pada tahun ini DD sebesar Rp132 juta sudah dialokasikan untuk pembangunan MCK sepanjang 315 meter. 

Sementara itu, imbuhnya, sebagian lagi dari dana Banprov dan dana desa digunakan untuk pembangunan Musholla yang juga berfungsi sebagai MCK.

"Pengalokasian anggaran selalu diratakan ke empat dusunan tanpa pilih kasih, agar semua warga mendapatkan manfaat merata," terangnya.

Namun kekhawatiran muncul menghadapi tahun 2026, meskipun telah ada usulan dari Musyawarah Dusun (Musdus) dan Musyawarah Desa (Musdes) mengenai kebutuhan masyarakat. Seperti sumur bor, prasarana air bersih, dan perbaikan jalan yang masih rusak di beberapa dusun, sementara aturan dan anggaran dari pemerintah pusat masih belum pasti.

Ia menambahka, ada BLT stanting dan Koperasi Merah Putih di Jawa Barat yang mungkin berpengaruh dan semuanya aturan anggaran sekarang diatur dari atas.

"Jadi pihak desa tidak bisa berbicara apa-apa, kita hanya ikuti aturan pusat," katanya.

Namun ia mengaku mengalami dilema, karena warga yang sudah menunggu hasil musyawarah mulai meminta bukti realisasi.

Saat ini, menurutnya, masih banyak yang perlu diperbaiki namun anggarannya terbatas. Untuk 2026, pihaknya pun belum bisa memastikan apakah usulan itu akan terealisasi atau tidak. 

"Dan ini yang jadi permasalahan sebenarnya," aku Eep.(anwarwaluyo)

Pemdes Cilolohan Realisasikan Banprov 2025, Bangun Jalan Hotmix di Tambakan-Rancajaya

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Pemerintah Desa (Pemdes) Cilolohan Kecamatan Tanjungjaya Kabupaten Tasikmalaya, secara transparan mengumumkan saat dimulainya kegiatan pembangunan infrastruktur berupa semi hotmix jalan desa.

Proyek yang berlokasi di ruas jalan yang menghubungkan Dusun Tambakan dan Rancajaya dengan panjang 200 meter dan lebar 3 meter, dengan anggaran sebesar Rp 98 juta ini bersumber dari Bantuan Keuangan Provinsi (Banprov) tahun anggaran 2025.

Seperti disampaikan Sekretaris Desa (Sekdes) Cilolohan, Ahmad Juanda, realisasi bantuan provinsi ini difokuskan pada pembangunan jalan hotmix tersebut. 

Dan pengerjaan hotmix jalan ini, terang Juanda, dilakukan dengan berkolaborasi bersama warga masyarakat Desa Cilolohan.

Atas pemdes, pihaknya juga tidak lupa menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang telah mengucurkan bantuan ini. 

"Kami sangat senang karena Pemprov Jabar yang telah merealisasikan bantuan provinsi ke desa kami," ungkapnya.(08/12/25)

Juanda mengatakan, dengan adanya pembangunan infrastruktur jalan hotmix ini pihaknya juga berharap agar semua warga dapat merasakan langsung manfaatnya.

Ia menambahkan, pembangunan jalan ini memiliki dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi dan sosial masyarakat desa. Karena dengan adanya pelaksanaan hotmix jalan ini, semoga bisa bermanfaat bagi masyarakat pengguna jalan yang kesehariannya beraktivitas melalui jalan tersebut. 

"Dan warga pun dapat beraktivitas dengan nyaman dan tidak ada lagi jalan yang berlubang," imbuhnya.

Ahmad Juanda 
Menurutnya peran serta Kepala Desa dan dirinya sebagai Sekdes selalu proaktif dalam berbagai kegiatan pembangunan, dan ini untuk memastikan pelaksanaan hotmix berjalan lancar dan masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman. 

Juanda menyebut pembangunan ini sejalan dengan visi misi Gubernur Jawa Barat, ngurus lembur tata kota. Lembur diurus kota ditata, yang berarti pembangunan dimulai dari desa untuk menata kota

"Kami berharap pembangunan jalan ini tidak hanya meningkatkan kenyamanan, tetapi juga memperlancar akses transportasi barang dan jasa yang pada akhirnya akan mendorong roda perekonomian lokal di Desa Cilolohan," pungkasnya. (anwarwaluyo)

Tanggapi Pemberhentian Kepala Desa, APDESI Kabupaten Tasikmalaya Gelar Musyawarah

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Bertempat Gor Desa Tanjungpura, Kecamatan Rajapolah, Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Tasikmalaya tadi siang mengadakan musyawarah tingkat kabupaten. (06/12/25) 

Kegiatan dihadiri seluruh kepengurusan DPK APDESI se-Kabupaten Tasikmalaya, dengan membahas dua isu krusial: Dana Desa dan Sikap Organisasi.

Di depan awak media, Ketua DPC APDESI KabupatenTasikmalaya, Giri Pribadi, menyampaikan terima kasih kepada rekan-rekan media dan ketua DPK yang hadir.

Giri mengatakan, terkait Dana Desa (DD) Tahap 2 informasi dari konferensi pers Kementerian Desa menyampaikan bahwa penyalurannya dijamin akan dicairkan kembali pada tahun 2026. 

Selain itu, kata, Giri, APDESI memiliki rencana mengirim surat aksi ke Presiden di Jakarta, namun akan menunggu perkembangan informasi lebih lanjut dari DPP APDESI karena kemungkinan sudah ada jawaban terkait surat tersebut.

Giri mengaku sangat prihatin dan menyayangkan keputusan Bupati Tasikmalaya yang telah memberhentikan dua kepala desa, dan terkait hal tersebut APDESI pun berencana akan melakukan audiensi dan aksi besar-besaran ke Kabupaten Tasikmalaya dengan membawa rombongan kepala desa untuk menunjukkan solidaritas apabila surat yang sudah ditayangkan tidak mendapatkan jawaban. 

"Harapan kami, Pak Bupati bijaksana terkait mengkaji ulang keputusan pemberhentian dua kepala desa," tegas Giri. 

Giri menyebut, pihaknya juga menginginkan untuk diajak berdiskusi atau diadakan kajian terkait masalah ini.

Giri menambahkan, saat ini para kepala desa sedang dalam kondisi "tidak baik-baik saja" dan banyak kekhawatiran karena khawatir kejadian pemberhentian ini dapat menimpa yang lain, sehingga keputusan ini dianggap penting demi keberlangsungan penyelenggaraan pemerintah desa dan pelayanan masyarakat.

Pihaknya juga berharap ada solusi untuk memperbaiki kelemahan di desa, dan bersama-sama membangun Kabupaten Tasikmalaya serta desa-desa menjadi lebih baik demi terwujudnya masyarakat desa yang sejahtera.

"Selain itu, hasil musyawarah ini juga akan dijadikan agenda program kerja rutin," ungkapnya.

Menurut Giri, APDESI pun akan melakukan kunjungan ke setiap wilayah untuk edukasi, pemahaman kesadaran hukum, serta advokasi dan sosialisasi pembangunan yang telah dicapai oleh pemerintah desa.

Ia pastikan semua langkah yang akan diambil oleh DPK Kabupaten Tasikmalaya akan didukung oleh seluruh APDESI se-Kabupaten Tasikmalaya, dengan harapan menjadi jembatan untuk membangun Kabupaten Tasikmalaya yang lebih harmonis.

Sementara, Ketua APDESI DPK Kecamatan Bantarkalong, Muhammad Taufan Firmansyah (yang akrab disapa Pan Pan), menambahkan, APDESI se-Kabupaten Tasikmalaya akan kompak membangun sinergitas dengan elemen masyarakat serta menjalin silaturahmi antar lembaga dan bersatu menuju pembangunan untuk kepentingan masyarakat. (anwarwaluyo)

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN