PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Sebanyak 433 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di lima dusun dan 10 RW di Desa Hegarwangi, Kecamatan Bantarkalong, Kabupaten Tasikmalaya, siang tadi menerima bantuan pangan berupa beras 10 kg dan minyak goreng melalui program cadangan pangan pemerintah yang disalurkan oleh Perum Bulog.
Menurut Kepala Desa Hegarwangi, Muhamad Taufan Firmansyah, kegiatan ini direncanakan satu hari per dusun agar berjalan tertib dan lancar.
"Dan untuk hari ini giliran Dusun Hegarwangi dan Dusun Bantarwaru, sedangkan besok akan dilanjutkan ke Dusun Malimping," terang Taufan kepada PNews, saat meninjau langsung proses pembagian bantuan.(12/11/25)
Pihaknya pun mengaku senang Karena kegiatan pembagian hari ini yang dilaksanakan di aula desa berjalan lancar dengan dukungan dari berbagai pihak.
Taufan menyebut, program ini merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap kebutuhan dasar masyarakat khususnya untuk menjaga ketahanan pangan warga kurang mampu.
Ia juga mengaku bersyukur karena hari ini pihaknya sudah menyalurkan bantuan beras kepada 443 KPM.
"Semoga bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat dan dimanfaatkan sebaik-baiknya,” ujarnya.
Dan untuk memastikan bantuan tepat sasaran ke depannya, menurutnya, penerima akan dipasang stiker penerima bantuan. Dan untuk pembagian bantuan hari ini dilakukan dengan pengawasan langsung dari perangkat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan tim pendamping agar distribusi sesuai target.
Pihaknya juga berharap bantuan beras 10 kg dan minyak goreng ini bisa memberikan bermanfaat, dan warga pun bisa sedikit merasa terbantu.
"Terima kasih kepada pemerintah pusat dan Perum Bulog yang sudah menyalurkan bantuan pangan kepada masyarakat kami," ungkapnya.
Seperti diketahui, bantuan ini mendapat sambutan positif dari banyak warga. Salah satu penerima, Desi, mengucapkan terima kasih.
Desi juga berharap agar program bantuan pangan ini bisa terus berlanjut, sehingga bisa menjadi upaya nyata pemerintah dalam menjaga kesejahteraan masyarakat di tengah tantangan ekonomi yang masih dirasakan sebagian warga.(anwarwaluyo)
