Pemkab Pangandaran Rencana Rubah Tarif Retribusi Wisata? Ini Penjelasan Kadis Pariwisata

Penulis: hiek


PANGANDARANNEWS.COM
- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran segera merubah tarif masuk objek wisata di Kabupaten Pangandaran, walau Peraturan Daerah (Perda) tentang ini sudah terbit tapi perubahan tarif retribusi wisata ini masih harus melalui kajian dan persetujuan dari Pemprov Jawa Barat .

Saat dikonfirmasi ke Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran Tonton Guntari mengatakan, kedepanya tarif masuk objek wisata di Pangandaran akan dihitung per orang dan bukan lagi per kendaraan.

“Alasanya karena kendaraan itu bukan sarana retribusi, tapi sarana pengangkut retribusi," jelas Tonton.nya kepada Radar Selasa (02/01-2024).

Tonton menjelaskan, turan tersebut mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 08 tahun 2023, Tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. 

“Namun hingga saat ini Peraturan Bupatinya belum turun,” imbuhnya.

Ia menyebut dalam draft yang tengah disusun itu akan diberlakukan tarif per kelas di tiap objek wisatanya, contohnya untuk obyek wisata pantai Pangandaran dan Batuhiu masuk kelas I dengan tarif Rp 20 ribu per orang.

Sementar untuk obyek wisata Pantai Batukaras dan Madasari masuk kelas II dengan tarif Rp 15 ribu per orang dan Green Canyon masuk kelas III dengan tarif Rp 10 ribu per orang.

“Selanjutnya untuk obyek wsiata pantai Karapyak masuk kelas IVdengan tarif  Rp6.000 per orang,” jelasnya.


Kepala Bapenda Pangandaran Sebut, Pendapatan Dari Beberapa Pajak Daerah Tahun 2023 Alami Kenaikan Siginfikan

Penulis:hiek


PANGANDARANNEWS.COM
– Jika dilihat dari progres atau pertumbuhan kunjungan wisatawan ke Pangandaran oada tahun 2023 lalu, mengalami penurunan. Namun walau terjadi  tren penurunan, untuk pencapaian target Penghasilan Asli Daera (PAD) dari sektor  retribusi pariwisata  tahun 2023 melebihi target, 106,64 % atau Rp28,94 Milyar dari target Rp27,13 Milyar (APBD perubahan).

Seperti diketahui besaran target pada tahun 2022 lalu sebesar Rp31 Milyar (setelah APBD Perubahan), dan realisasi capaian retribusi wisata ini sebesar Rp29,38 Milyar.

Seperti disampaikan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Pangandaran, Dadang Solihat, S,Pd, M.Pd, ada penurunan angka jumlah kunjungan wisatawan di tahun 2023 lalu walau walau dari sisi perolehan  retribusi wisata ini lebih dari yang ditargetkan.

“Sementara dari sektor pajak daerah terjadi kenaikan signifikan untuk beberapa jenis pajak,” kata Dadang saat ditemui PNews diruang kerjanya.(02/01-24)

Beberapa  jenis pajak, seperti pajak hiburan mengalami kenaikan hingga 446,65 %, pajak sarang burung walet naik 137,92 %, pajak Mineral Bukan Batuan (MBLB) naik 61,73 % dan lainnya.

Dan untuk pajak restoran naik dari Rp7,029 Milyar naik menjadi Rp8,20 Milyar atau naik sekitar 16,73 %, namun untuk pajak hotel terjadi penurunan dari Rp20,96 Milyar menjadi Rp20,15 Milyar, atau turun sekitar 3,86 %.

“Sementara perolehan dari PBBP2 atau yang lebih dikenal pajak bumi dan bangunan terjdi penurunan dari  Rp17,77 Milyar turun menjadi Rp15,56 Milyar atau 12,4 %,” jelas dadang.


Malam Pergantian Tahun, Pengunjung Padati Obyek Wisata Pangandaran

PAD sektor Retribusi Wisata Tahun 2023 Capai 106,6%


penulis:hiek


PANGANDARANNEWS.COM -
Puncak arus kunjungan wisatawan ke obyek wisata yang ada di Kabupaten Pangandaran terjadi tadi malam saat momen pergantian tahun, seluruh ruas jalan di kawasan pantai barat dan timur pun tampak dipenuhi pengunjung.(31/12)

Walau pada siang hari Pangandaran sempat diguncang gempa dengan magnitudo 5, namun ternyata tak membuat pengunjung membatalkan niatnya untuk menikmati malam pergantian tahun di Pangandaran.

Tak hanya guncangan gempa yang terjadi sekitar jam sekitar jam 11.52 WIB, saat sore menjelang malam hari Pangandaran pun diguyur hujan hingga menjelang tengah malam.

Menurut salah seorang pengunjung asal Rancaekek Bandung, Dedi (28), ia mengaku tidak terpengaruh dengan isu-isu terkait gempa yang memang berpusat di laut Pangandaran.

Niat merayakan malam tahun baru di pantai Pangandaran ini, ungkapnya, sudah direncanakan jauh-jauh hari bersama teman-temannya.

"Kami berenam menggunakan sepeda motor, dan sangat menikmati malam tahun baru di Pangandaran ini," ucap Dedi, di sela-sela ribuan pengunjung lainnya di depan hotel Krishna.

Dari pantauan PNews saat menjelang pergantian tahun  tampak kemacetan di jalan pun tak bisa dihindari karena hampir seluruh ruas jalan dipenuhi pengunjung, baik para pejalan kaki, pengendara roda dua dan roda empat.


Saat waktu menunjukan jam 00.00 tampak warna-warni kembang api pun menghiasi langit malam dibarengi suara kenalpot motor yang meraung-raung memekakkan telinga, yang menandakan tahun pun telah berganti.

Sementara dari data informasi yang diterima PNews, untuk perolehan Penghasilan Asli Daerah (PAD) dari retribusi wisata mencapai 106,6 % dari target setelah perubahan tahun 2023 sebesar Rp27,134 milyar atau realisasi pendapatan tahun ini sebesar Rp28.936 Milyar, dengan perincian
obyek wisata Pantai Pangandaran sebesar Rp21.672 Milyar, pantai Karapyak Rp1,830 Milyar, Batukaras sebesar Rp3,509 Milyar, pantai Batuhiu Rp1,147 Milyar dan obyek wisata Green Canyon sebesar Rp607,4 juta. 

Pada tahun 2023 kunjungan wisatawan yang datang ke Obyek Wisata Pangandaran, sebanyak 3.548.354 wisatawan.***

Penemuan Mayat Yang Sudah Membusuk Gegerkan Warga Desa Sindangjaya


PANGANDARANNEWS.COM
- Sesosok mayat berjenis kelamin perempuan ditemukan salah seorang warga tergeletak di saung sawah di Dusun Cirapuan RT 042 RW 010 Desa Sindangjaya Kecamatan

Mangunjaya Kabupaten Pangandaran, mayat tersebut dengan kondisi sudah membusuk ini diperkirakan sudah meninggal sejak beberapa hari lalu.(01-01-2024)

Mayat tersebut pertama kali ditemukan sekitar pukul 7.30 WIB oleh salah seorang warga, Nunu, yang mau membersihkan sawahnya, namun tiba tiba ia dikagetkan dengan sosok mayat yang sudah membusuk tergeletak di samping saung sawahnya.

"Saya pun langsung memberitahukan kejadian penemuan mayat ini ke warga sekitar dan1
Kepala Dusun Cirapuan," ungkap Nunu.

Dari keterangan sementara Kepala Dusun Cirapuan, awalnya ia mengira merupakan mayat Orang Dengan Kangguan Jiwa (ODGJ) yang tinggal di Dusun Mangunjaya namun setelah di telusuri ternyata bukan.

Pihak kepilisian Padaherang bersama tim medis dari Puskesmas Mangunjaya yang tiba di lokasi pun langsung turun ke TKP untuk memastikan identitas mayat tersebut, namun karena mayat sudah membusuk dan tidak ada identitas sedikitpun mayat langsung di bawa ke Puskesmas Mangunjaya dan sampai berita ini diturunkan identas mayat belum di temukan.

Kepala desa Sindanjaya Asep Roni membenarkan adanya temuan mayat tersebut, dan pihaknya menghimbau apabila ada keluarga yang merasa kehilangan silahkan ke Puskesmas Mangunjaya.

"Jangan lupa membawa identitas keluarga," kata Asep.(Tn)

Kapolda Jabar Dan Pangdam III Siliwangi, Tinjau Kesiapan Oprasi Lodaya 2023 di Pangandaran


PANGANDARANNEWS.COM
- Kapolda Jabar Irjen. Pol. Dr. Akhmad Wiyagus, S.I.K., M.Si., M.M bersama Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Erwin Djatnik, S.Sos serta dampingi Kapolres Pangandaran AKBP Imara Utama S.I.K., .M.H, Dandim 0625 Pangandaran Letkol Inf Indra Mardianto Subroto M.Ip, Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata dan Wakil Bupati Ujang Endin Indrawan, siang tadi melakukan pengecekan keamanan di objek wisata Pantai Pangandaran dalam rangka Ops Lilin Lodaya 2023.(31/2)

Kepada awak media Kapolres Pangandaran AKBP Imara Utama S.I.K., .M.H saat ditemui di Pos Pengamanan mengatakan, kujungan Kapolda Jabar di Pangandaran ini untuk memastikan serta melihat kesiapan personel Polres Pangandaran dalam melaksanakan pengamanan Operasi Lilin Lodaya 2023, khususnya di kawasan obyek wisata yang menjadi tujuan para warga lokal maupun mancanegara dalam rangka libur Natal dan tahun baru (nataru).


Kapolres juga menghimbau kepada seluruh wisatawan yang hendak berwisata di Pangandaran agar selalu berhati-hati dalam perjalanan, serta memastikan saat berkendara untuk selalu menggunakan helm pengaman atau sabuk pengaman dalam berkendara.

"Dan jangan lupa selalu menjaga barang-barang berharga yang dibawa kemanapun berpergian," ungkapnya.***

Hasil Rapat Pleno, Muhtadin Kembali Terpilih Duduki Ketua KPU Pangandaran


PANGANDARANNEWS.COM
- Usai diumumkan dan dilantik berdasarkan pengumuman KPU RI Nomor 1163/SDM.12-Pu/04/2023 Tentang Penetapan Anggota KPU Kabupaten/Kota di Jakarta Terpilih pada 40 Kabupaten/Kota di 13 Provinsi Periode 2023-2028 lima anggota KPU Kabupaten Pangandaran untuk periode 2023-2028, diantaranya  Firmawati, Maskuri Sudrajat, Mega Maulida, Muhtadin dan Sukandar kangsung menggelar rapat pleno di aula sekretariat KPU Pangandaran di Desa Cikembulan Kecamatan Sidamulih. (31/12)

Kelima anggota KPU Pangandaran terpilih ini memiliki latar belakang yang berbeda dari penyelanggara pemilu KPU Pangandaran periode sebelumnya, seperti ada yang berasal dari PPK, Panwascam, hingga pengurus organisasi kemasyarakatan.

Menurut salah seorang komisioner, Muhtadin, setelah resmi dilantik pihaknya pun langsung rapat pleno untuk menentukan ketua dan ketua divisi, dan untuk ketua sudah mufakat dalam rapat pleno.

"Kebetulan teman-teman anggota lainnya sepakat memilih saya sebagai Ketua KPU Pangandaran secara aklamasi," jelas Muhtadin (31/12)


Dengan terpilih menjadi ketua, ini menjadi tantangan tersendiri, namun meski demikian, Muhtadin menyebut dalam pelaksanaan kerja-kerja  komisioner KPU bersifat kolektif kolegial dan team work atau kerja tim sehingga dalam hal ini tentu diperlukan kebersamaan dan dukungan dari semua pihak, komisioner, sekretaris, kasubag, staf dan komponen lainya di institusi KPU harus bersama-sama sebagai tim.

“Kami tidak mungkin bekerja sendiri-sendiri, perlu kekompakan serta integritas yang tinggi dalam melaksanakan tugas KPU," tegasnya.

Selain membangun soliditas dan kerja tim internal, Muhtadin mengaku KPU juga harus bisa bersinergi dengan stakeholder lainya, seperti dengan Bawaslu, TNI, Polri dan pemerintah daerah, karena seluruh instansi tersebut sangat berperan agar bisa tercipta Pemilu 2024 yang demokratis, aman dan damai.

Disoal hasil rapat pleno yang baru saja dilaksnakan, Muhtadin menjelaskan, hasil rapat pleno ini menetapkan pembagian ketua divisi diantaranya; selain menjadi ketua komisioner Muhtadin juga merangkap jadi ketua divisi keuangan, umum, logistik dan rumahtangga, Maskuri Sudrajat sebagai ketua divisi SDM Sosparmas, Firmawati ketua divisi teknis penyelenggara, Mega Maulida ketua divisi perencanaan, data dan informasi.

"Sementara ketua divisi hukum dan pengawasan dijabat Sukandar," terangnya.***

Untuk Capai Target Tahun Ini, UPTD Parkir Kota Tasik Pantau Langsung Ke Lapangan

Kep. UPTD Parkir Kota Tasik, Uhen

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Pada penghujung tahun 2023 ini capaian target Pendapatan Asli Daerah (PAD)  dari retribusi parkir baru mencapai Rp1,6 Milyar dari besaran target Rp2 Milyar, sehingga dalam sisa waktu perlu kerja maksimal.

Demikian disampaikan Kepala UPT Parkir Dinas Perhubungan Kota Tasikmalaya, Uhen, saat ditemui PNews di ruang kerjanya. (28/12)

Salah satu upaya yang dilakukan, kata Uhen, ia pun setiap hari terjun ke lapangan untuk melihat dan memantau langsung para petugas di sejumlah kantung-kantung parkir.

"Mudah-mudahan target tahun ini bisa tercapai," ungkapnya.

Menurutnya, ia juga memberikan perintahkan pada masing-masing kordinator lapangan (korlap) untuk melakukan jemput bola agar kekurangan untuk capaian target tahun ini bisa tercapai. 

Selain itu, pihaknya juga terus melakukan patroli ke lapangan untuk melihat kondisi ril di lapangan seperti apa, sehingga jika terjadi kendala bisa langsung diatasi.

"Jika target tercapai, mudah-mudahan kesejahteraan petugas pun bisa meningkat," imbuhnya (anwarwaluyo)


   

BPBD Kota Banjar Sampaikan Permohonan Maaf Ke BJB Kancab Banjar Terkait CSR Bantuan Pompa Air


PANGANDARANNEWS.COM/BANJARNEWS
- Perasaan kecewa BPBD Kota Banjar terkait penyaluran penerimaan bantuan CSR dari BJB yang tidak jadi di terima sungguh mengecewakan sehingga menimbulkan rasa kecewa yang dalam sehingga akhirnya muncul sebuah pemahaman yang keliru dari semua petugas di Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjar.

Seperti disampaikan Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Banjar Kusnadi saat diwawancara PNews, informasi pembatalan untuk menerima dua pompa air pemadam kebakaran, ini menuai kegaduhan dan kesalahpahaman di masyarakat.

Kata Kusnadi, atas nama pribadi maupun BPBD ia pun menyampaikan permohonan maaf atas kekeliruan ini dalam penyampaian informasi melalui awak media tentang pembatalan untuk menerima
CSR.

"Sekali lagi saya mohon maaf kepada seluruh pembaca Pangandaran News dan BJB cabang Banjar atas kekeliruan ini," ungkapnya. (27/12)

Kusnadi menjelaskan, masalah bantuan dua pompa air yang bersumber dari CSR BJB tidak terjadi pembatalan, namun babtuan ini mengalami penundaan saja dan akan diterima waktu berikutnya.

"Namun kami menyesalkan dengan penyampaian impormasi pembatalan penerimaan bantuan CSR ini kepada awak media tanpa ada musyawarah dulu di internal lembaga kami," ujarnya.

Dalam penyaluran CSR BJB ini,  kepada PNews Kusnadi menyampaikan, CSR ini datang dari BJB pusat. Artinya BJB Cabang Banjar  tidak ada kaitan dalam penyaluran CSR pusat ini karena BJB cabang hanya membantu para calon penerima bantuan di bidang persyaratan yang sudah ditentukan BJB pusat.

"Jadi sekali lagi saya atas nama pribadi dan BPBD Kota Banjar menyampaikan permohonan maaf kepada pembaca PNews dan khususnya Bank BJB," pungkasnya. (tito)

Sinergitas Kader PKS Kota Dan Kabupaten Tasik Untuk Pemilu 2024


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Untuk lebih dekat serta mempererat tali silaturahmi sesama kader, C

calon legislatif (caleg) dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Daerah Pemilihan (dapil) 1  Kota Tasikmalaya Nazar Lipur Nugraha berkesempatan berkunjung ke kediaman caleg DPRD Kabupaten Tasikmalaya di dapil 6, Lilis di Desa Parung Kecamatan Cibalong.(26/12)

Kedatangannya pun disambut dengan hidangan nasi liwet yang dinikmati bersama di Er 01 Rw 03 Dusun Cigelap, dengan warga sekitar.

Usai menyantap nasi liwet. kepada PNews, Lilis menyampaikan ia sangat optimis saat melihat semangat para relawan yang akan berjuang untuk Pemilu 2024 nanti.

"Kami para caleg dari PKS ini jelas mempunyai kapasitas dan program yang terukur," ucap Lilis.

Ia juga mengaku yakin dengan siraturahmi ini bisa lebih baik dari kampanye yang dilakukan caleg lain, dan mudah-mudahan menjadi lebih baik dari calon lainnya.

Lili menyebut, seluruh caleg PKS saat ini terus bersinergi dan solid serta tetap fokus pada program-program untuk  kemajuan ekonomi masyarakat.

Hal senada dikatakan Nazar, dirinya yang maju di pemilu untuk DPRD Kota Tasik juga siap untuk membawa suara masyarakat untuk kemajuan Kota Tasik.

Disoal kedatangannya ke rumah Lilis, menurutnya dengan silaturahmi ini bisa dijadikan media untuk saling bertukar pikiran dalam sebuah diskusi.

Dalam diskusi kecil ini, kata Nazar, berbagai persoalan, seperti terkait pendidikan, kesehatan, pertanian dan urusan lainnya yang erat kaitannya langsung dengan masyarakat dibahas untuk dijadikan pengetahuan serta bahan bahasan baik saat ini atau pun nanti bila masuk ke DPRD.

Dirinya yakin PKS menang rakyat Indonesia sejahtera, adil makmur dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

"Saya ucapkan terima kasih kepada Ibu Lilis dengan jamuan nasi liwetnya yang enak sekali," pungkasnya. (anwarwaluyo)

Lampu PJU Padam, Suasana Di Kawasan Pantai Timur Pangandaran Pun Gelap


PANGANDARANNEWS.COM
- Konsentrasi wisatawan di obyek wisata pantai Pangandaran kini tak lagi hanya di kawasan pantai barat, setelah dibukanya jembatan merah di muara sungai Cikidang, kendaraan wisatawan pun bisa masuk langsung dari Desa Babakan dengan sedikit melewati jalur Pelabuhan Cikidang lalu belok kanan hingga langsung menuju pantai timur.

Melubernya arus wisatawan ke pantai timur ini pun tentu membuat para pedagang yang biasa berjualan di pantai yang pada hari-hari biasa menjadi tempat para nelayan mencari ikan, ikut kebanjiran pembeli.

Namun sayang saat malam hari  suasana di pantai timur ini gelap, pasalnya deretan lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di kawasan pantai timur padam, sehingga suasana pinggir pantai pun gelap.

Menurut salah seorang pedagang asin jambal di sekitar pasar ikan, PJU ini sudah lama padam dan sepertinya belum ada perbaikan dari pemerintah.

Dari arah jembatan merah, lapang Katapangdoyong hingga ke Tempat Pelelangan Ikan (TPI) katanya, sudah lama padam.

Namun ia mengaku heran, karena PJU tersebut padam hanya disaat arus kunjungan wisata ramai, namun saat wisatawan sepi biasanya PJU ini nyala kembali.

"Apakah karena daya listrik PLN saat kunjungan ramai terlalu  banyak digunakan hotel-hotel," ungkapnya.(24/12)

Saat hal ini dikonfirmasi melalui pesan whatsapp, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pangandaran, Irwansyah mengatakan, nanti akan diperbaiki.

"Siap, nanti diperbaiki kang.." tulisnya singkat.(25/12)

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN