Jelang Buka Puasa Hari Ke 8 Kodim 0612/Tasik Bagi-Bagi Takjil Untuk Warga


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Jelang buka puasa di hari ke 8 bulan ramadhan 1444 H, Kodim 0612/Tasikmalaya membagikan takjil gratis untuk masyarakat yang melaksanakan ibadah puasa yang kebetulan melintas di jalan 

Otista no.11 Kelurahan Empangsari Kecamatan Tawang, depan Makodim 0612/Tasikmalaya. (30/03)

Masyarakat pun mengaku senang menerima makanan takjil yang dibagikan oleh anggota kodim kepada warga, seperti para pemulung, tukang ojek online, tukang parkir dan masyarakat lainnya yang kebetulan melintas di sepanjang jalan Otista.

Seperti disampaikan salah seorang warga, menurutnya ia  merasa terbantu sekali dengan adanya kegiatan bagi-bagi takzil ini bahkan masyarakat sekitar pun sangat bersyukur dengan adanya giat ini

"Saya sangat senang, mudah-mudahan kegiatan ini tak dilaksankan hanya hari ini saja," ungkap salah seorang juru parkir.

Salah seorang anggota Kodim 0612/Tasikmalaya, kepada PNews menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk membantu serta berbagi rezeki dan kebahagiaan untuk masyarakat Kota Tasikmalaya kurang mampu.

"Selain itu giat ini juga tentunya agar TNI bisa berbaur dan menyatu tengah tengah masyarakat," ucapnya.(anwarwaluyo)

Polres Pangandaran Ungkap Kasus Penyalahgunaan BBM Bersubsidi


PANGANDARANNEWS.COM
-Kepolisian Resor (Polres) Pangandaran berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan pengangkutan dan niaga bahan bakar minyak yang disubsidi oleh pemerintah, yang dilakukan dua pelaku berinisial RA (29) dan AS (44).

Kedua pelaku tersebut diamankan tanggal 27 Maret 2023 saat tengah melakukan pengangkutan bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite di Dusun karangsari Desa kondangjajar Kecamatan Cijulang.

Dalam keterangannya Kapolres Pangandaran AKBP Hidayat, S.H, S.I.K menjelaskan, pada kejadian ini pelaku disangkakan dugaan tindak pidana penyalahgunaan pengangkutan dan/atau niaga yang disubsidi pemerintah dengan modus

kedua terduga pelaku membeli BBM jenis Pertalite dari SPBU seharga  Rp10 ribu/liter dan menjualnya kepada masyarakat sebesar Rp13 ribu/liter.

"Hal itu sebagaimana dimaksud dalam pasal 55 Undang - undang No. 22 tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah dirubah Pasal 40 angka 9 UU No.11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja," ungkapnya.(28/03)

Hidayat pengungkapan kasus penyalahgunaan BBM subsidi tersebut merupakan tindak lanjut instruksi Kapolri yang memerintahkan seluruh jajaran Polri untuk menindak tegas segala bentuk kejahatan yang meresahkan masyarakat, dan berdasarkan instruksi tersebut anggota Polres Pangandaran pun rutin melakukan patroli di wilayah hukum guna melakukan pengawasan.

Kemungkinan adanya penyalahgunaan distribusi BBM subsidi di masyarakat ini, menurut Hidayat, karena ingin mendapatkan keuntungan pribadi.

Dengan adanya pengungkapan kasus ini, Hidayat mengimbau agar masyarakat tidak menyalahgunakan surat dari pemerintah mengenai pelonggaran pembelian BBM menggunakan jerigen di SPBU dengan tidak diperjualbelikan dengan harapan mendapatkan keuntungan pribadi.

"Kami minta masyarakat agar tidak menyalahgunakan pelonggaran pembelian BBM dengan jerigen, sebab hal itu tentu menyalahi aturan dan kami pastikan akan melakukan penindakan hukum," tegasnya.

Sementara Kasat Reskrim AKP Luhut Sitorus, S.H, M.H menambahkan, pelaku merupakan warga Kecamatan Langakaplancar dengan beberapa barang bukti yang berhasil diamankan, diantaranya 2 unit mobil pick up warna putih dengan 25 jerigen BBM jenis Pertalite dgn Volume 875 liter dan 30 jerigen BBM jenis Pertalite dgn Volume 1.020 liter. (PNews)


Polres Pangandaran Cek Kesiapan Jalan Lintas Baru Pantai Batukaras-Madasari


PANGANDARANNEWS.COM
- Diprediksi liburan Hari Raya Idul Fitri 1444 H arus lalu lintas ke Pangandaran khususnya ke sejumlah destinasi wisata akan terjadi kepadatan, sehingga diperlukan persiapan-persiapan khusus salah satunya untuk mengurai simpul kemacetan di beberapa titik.

Demikian disampaikan  Kapolres Pangandaran AKBP Hidayat S.H.,S.I.k, saat didampingi Kasat Lantas AKP Asep Nugraha S.H.,M.H, ketika mengecek kesiapan jalur arus wisata Pantai Pangandaran termasuk pengecekan jalur baru yang menyambungkan antara dua obyek wisata pantai Batukaras dan Madasari.(28/03)

Kepada sejumlah awak media Hidayat menjelaskan, seperti yang telah disampaikan bagaimana rekayasa arus lalu lintas di dalam jalur wisata pantai Pangandaran, Polres Pangandaran akan memberikan plang himbauan yang bertuliskan "untuk bus dilarang melewati jalur  baru yang menyambungkan antara Pantai  Batukaras dan Pantai Madasari".

"Selain melakukan pengecekan jalur baru, anggota  juga bersiaga di seluruh jalur mudik," ujar Hidayat.

Seluruh anggota juga kata Hidayat, nantinya ersonel diploting di beberapa titik untuk menjaga dan melayani pemudik baik yang menggunakan kendaraan roda dua atau pun empat.

"Sejumlah rambu lalu lintas dan plang pun akan kami pasang sehingga baik pemudik mau pun wisatawan tidak kesasar," imbuhnya. (PNews)

Program Budi Daya Ikan Nila Jadikan Peluang Usaha Warga Desa Tobongjaya


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Beberapa waktu lalu Pemerintah Desa  Tobongjaya Kecamatan cipatujah Kabupaten Tasikmalaya menggelontorkan anggaran dana desa (DD) tahun 2022 untuk budidaya ikan nila dalam program ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi warga. 

Seperti disampaikan Kepala Urusan (kaur) Keuangan Desa Tobongjaya, Sandi, menurutnya desanya menganggarkan program ketahanan pangan  pembelian bibit ikan.

Selain itu, kata Sandi, DD tahun lalu juga dianggarkan untuk membenahi infrastruktur seperti tahun-tahun sebelumnya, karena ada kebijakan pemerintah pusat dari keseluruhan dana yang diterima desa 40% untuk bantuan langsung tunai. 

Namun untuk dana ketahanan pangan, imbuh Sandi, setiap desa wajib menganggarkannya, dengan begitu pihaknya un membeli bibit ikan nila dengan harapan budidaya ikan ini berhasil.

*Jika nantinya berhasil, selain untuk swasembada gizi perekonomian desa akan tumbuh lebih baik," ucapnya.(27/03)

Sandi mengatakn, program pemerintahan pusat harus secara bersama menuntaskan stunting dan Desa Robongjaya siap menjalankan program itu dengan pemenuhan gizi lewat budidaya ikan seperti ini.

Dan ini juga, menurutnya, bisa menjadi contoh baik untuk masyarakat bahwa budidaya ikan bisa menghasilkan dan menumbuhkan ekonomi desa.

Ia menambahkan, pihaknya pun telah melakukan monitor pelaksanaan program ketahan pangan berupa bantuan bibit perikanan.

Sandi juga menjelaskan, dalam budi daya ikan nila ini dari 5 kg bibit membutuhkan pakan 100 kg hingga masa panen 3 bulan.

Sandi mengaku pihaknya merasa bersukur karena  dengan program ketahanan pangan budidaya nila ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat karena telah mampu menumbuhkan ekonomi masyarakat Desa Tobongjaya.

Hal senada disampaikan Ketua Tani Desa Tobongjaya, Dede, ia sangat berterimakasih kepada Pemerintah Desa Tobongjaya yang telah membuat program ketahanan pangan serta menumbuhkan ekonomi masyarakat dengan budi daya ikan nila.

"Mudah-mudahan program ini juga bisa membuka lapangan kerja baru," ungkapnya. (anwarwaluyo)

Bupati Pangandaran Resmikan Jembatan Penghubung Antar Wilayah Yang Sudah 9 Tahun Terisolir


PANGANDARANNEWS.COM
 – Warga di Dusun Pamuntuan Desa Kersaratu Kecamatan Sidamulih Kabupaten Pangandaran mengaku senang karena sekarang sudah bisa menikmati jembatan penghubung antar wilayah,  setelah cukup lama terisolir terkendala sarana jalan dan jembatan akses ke wilayahnya.

Jembatan tersebut pun beberapa waktu lalu langsung diresmikan oleh Bupati Kabupaten Pangandaran Jeje Wiradinata, yang didampingi Ketua DPRD, Camat Sidamulih dan masyarakat sekitar

Dalam sambutannya Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata menyampaikan, hampir 9 tahun warga disini terisolir lantaran tidak adanya akses transportasi.

Jembatan Pamuntuan ini, ungkap bupati, merupakan jembatan yang menghubungkan dua perkampungan yang sebelumnya akses dari kedua wilayah ini terputus. Dan adanya pembangunan jembatan tersebut, diharapkan akan berdampak pada peningkatan ekonomi dan pendidikan warga.

"Jembatan ini sebenarnya berlokasi di jalan perkampungan sehingga pembangunanya ada di Pemerintahan Desa,"ungkap bupati.(23/03)

Namun demikian bupati menyebut, Pemkab Pangandaran ikut membantu untuk membangun jembatan tersebut agar pendidikan dan perekonomian warga di Dusun Pamuntuan, Desa Kersaratu, Kecamatan Sidamulih bisa berjalan dengan baik.

"Dan kedepannya pemda juga akan membantu untuk membangun jalan sekitar beberapa ratus meter akses menuju menuju jembatan," imbuhnya.

Sementara atas nama masyarakat, Camat Sidamulih Megi Parlumi menyampaikan, di Dusun Pamutuan terdapat dua perkampungan yang hampir sembilan tahun terisolir karena adanya aliran sungai.

Kata Megi, ada 5 RT dengan jumlah warga 30 Kepala Keluarga (KK) yang sering terisolir ketika musim penghujan karena air sungai meluap sehingga warga di dusun tersebut khususnya anak-anak sekolah terpaksa meliburkan diri karena tak bisa menyebrangi luapan air sungai.

Tak hanya anak sekolah, menurut Megi, aktivitas warga juga menjadi terganggu sehingga lebih memilih berdiam diri di rumahnya menunggu air sungai kembali surut dan dapat dilalui.

"Dengan dibangunnya jembatan tentu ini bisa berdampak pada peningkatan mutu pendidikan serta lanju pekonomian warga disini," ungkapnya.

Atas nama warga, Megi juga tidak lupa menyampaikan terimakasih kepada Pemda Pangandaran yang telah membantu pembangunan jembatan penghubung dua perkampungan yang sudah 9 tahun terisolir inj.(hiek)

Kabar Gembira, Tahun Ini Kuota Haji Kabupaten Pangandaran Naik 100 Persen


PANGANDARANNEWS.COM
- Kabar baik datang dari Kantor Kementerian Agama (Kamenag) Kabupaten Pangandaran, kuota calon jamaah haji tahun ini mengalami peningkatan hingga 100 persen,  dibanding tahun sebelumnya.

Seperti disampaikan Kasi Pelayanan Haji dan Umroh Kantor Kemenag Kabupaten Pangandaran Hilman Safulloh, kuota calon jamaah haji tahun 2023 sebanyak 364 ditambah jemaah prioritas lansia sebanyak 29 sehingga total kuota tahun ini sebanyak 393 calon jemaah haji.

Selain itu, kata Hilman, untuk cadangan calon jemaah haji sebanyak 36 namun mereka belum tentu berangkat karena yang 36 ini sebagai cadangan. 

"Jadi baru bisa berangkat ketika ada calon jemaah haji utama yang mengundurkan diri," jelasnya.(27/03)

Dikatakan Hilman, kenaikan kuota haji tahun ini mencapapai 100 persen dibanding tahun 2022 yang berjumlah182 jemaah. Dan calon jemaah haji yang masuk kedalam kuota ini wajib untuk melakukan pelunasan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH), jika ingin berangkat.

"Namun sampai saat ini, menurut Hilman, belum ada yang melakukan pelunasan, karena masih menunggu keputusan presiden (Kepres) terkait besaran BPIH.

Namun imbuh Hilman, hingga sampai saat ini belum tercatat ada calon jemaah yang menyatakan mengundurkan diri, dengan alasan kenaikan biaya haji.

"Ada juga calon jemaah yang meninggal dunia dan digantikan ahli waris dan yang mengundurkan diri, karena hal lain," imbuhnya.

Disoal waktu keberangkatan, Hilman mengakuvhingg saat juga belum ada kepastian, dan menurut rencana awal keberangkatan tanggal 23 Mei untuk gelombang pertama dan 8 juni untuk gelombang kedua, tapi secara pasti hal ini pihaknya masih menunggu keputusan dari pusat.

Sementara untuk pembuatan paspor dan pemeriksaan kesehatan calon jemaah haji cadangan belum semua dilaksanakan, namun untuk calon jemaah yang masuk kuota sudah semuanya.

"Dan untuk perekaman visa bio, hingga saat ini masih berjalan, kita masih proses untik visa bio ini," terangnya.(PNews)

Alun-alun Kota Tasik, Setiap Ramadhan Selalu Jadi Tempat Ngabuburit Warga


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Hari pertama  puasa masyarakat Kota Tasikmalaya dari berbagai pelosok tumplek ngabuburit di Taman Alun-alun kota. Walau tak banyak kegiatan yang dilakukannya, tapi masyarakat tampak gembira walau hanya sekedar jalan-jalan dan memburu jajan kuliner untuk persiapan berbuka puasas sambil menunggu kumandang adzan maghrib.

Dari tahun ke tahun alun-alun Kota Tasikmalaya sudah menjadi salah satu tempat favorit masyarakat di sepanjang bulan ramadhan khususnya menjelang sore hari, seperti yang pada hari pertama puasa tahun ini.

Beberapa alasan mengapa alun-alun kota selalu ramai dikunjungi warga karena sebagai tujuan ngabuburit, selain estetikanya lebih tertata juga suasana di lokasi tersebut terdapat fasilitas untuk dijadikan area bermain sehingga tak sedikit masrakat yang membawa keluarganya berkunjung sambil mengasuh anak.


Seperti yang dikatakan salah seorang pengunjung warag Tamansari, Rina (28), ia mengaku selalu rutin mengunjungi alun-alun bersama keluarga untuk menikmati keramaian sekaligus ngabuburit. 

“Ini tempat favorit saya, setiap puasa kami sering ngabuburit kesini karena suasananya cukup adem dan nyaman," ucap Rina.

Hal senada dikatakan salah seorang pedagang makanan, ia bersukur setiap tiba bulan ramadhan mendatangkan rejeki tambahan untuknya.

"Pada hari pertama puasa ini banyak warga yang ngabuburit di alun-alun ini, tentu dagangan saya pun bisa jadi tambah ramai pembeli," ungkapnya. (anwarwaluyo)

Berenang Di Area Terlarang, Dua Anak Funk Hilang Terseret Arus Ombak Pantai Pangandaran


PANGANDARANNEWS.COM
- Dua wisatawan yang merupakan anak punk hilang terseret ombak saat berenang di area terlarang pantai Pangandaran, hingga keduanya tengelam.(23/03)

Saat sikonfirmasi Kasat Polairud Pangandaran AKP Sugianto membenarkan dua orang yang tenggelam di pantai Pangandaran merupakan anak punk yang sedang bermain ke pantai.

Kedua korban tersebut, terang Sugianto, diketahui bernama Iwan (28) warga asal Karawang dan Rafael (17) asal Tegal Jawa Tengah.

"Kejadian sendiri sekitar pukul 11.00 WIB siang, saat salah seorang dari 7 anak punk lainnya melaporkan kepada petugas, " kata Sugianto.

Sugianto menuturkan, Iwan dan Rafael bersama 7 orang anak punk tiba di Pangandaran pada pukul 07.00 WIB, lalu mereka bermain ke pantai tepatnya di sekitar pos 5. Dan Seperti diketahui, laut di area pos 5 tersebut  merupakan daerah terlarang untuk berenang dan aktivitas air lainnya.


Diduga, kata Sugianto, kedua korban tak bisa menahan tarikan arus ombak pantai yang saat kejadian kondisi gelombangnya mencapai 4 meter.

"Usai meneriama laporan pukul 12.00 WIB siang, setelah dzuhur kami pun melakukan penyisiran di are pantai namun belum juga ditemukan hingga sore ini," ujarnya.

Sugianto menambahkan, pencarian korban sepanjang hingga sore hari belum membuhkan hasil karena ombak lumayan besar, sehingga
pencarian pun akan dilanjutkan besok pagi.

"Sementara kelima anak punk lainnya sudah diamankan Dinas Sosial Kabupaten Pangandaran dan rencananya akan dipulangkan," imbuhnya.(PNews)

Di HUT Ke 39, Bank BiJ Cipatujah Ada Grand Prize 2 Unit Sepeda Motor


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Dengan mengambil tema "Mengabdi Bersama Menuju Transformasi",

PT. BPR Cipatujah Jabar (CiJ) yang berdiri sejak 13 Maret 1984 merayakan hari ulang tahunnya yang ke-39, sekaligus dilakukan pengundian Grand Prize Tabungan Arisan Suka-Suka untuk para anggotanya dengan Hadiah Utama 2 Unit Sepeda Motor.

Di sela-sela kegiatan kepada sejumlah awak media, Direktur Utama PT BPR CiJ Jabar, Iman Darmawan, S.Sos menyampaikan, saat ini Bank CiJ ini sudah memiliki layanan digital seperti E-Walet, CiJ Mobile dan semua layanan transaksi digital termasuk Qris untuk pembayaran lebih cepat dan mudah.

Untuk layanan digital ini, kata Iman, sudah termasuk penarikan di Indomaret, karena hanya BPR CiJ saja se-Jawa Barat yang ada E-Waletnya.

"Tentunya ini akan menunjukan bahwa kami bisa memberikan layanan secara digital,” ucap Iman.

Iman menuturkan  diawali modal Rp1 juta dengan rincian 800 ribu rupiah untuk modal dan 200 ribu rupiahnya untuk ATK, namun eeiring dengan pertumbuhan dan perkembangannya pada Desember 2022 Bank CiJ sudah memiliki asset hingga Rp. 400 Milyar dengan setoran para pemegang saham diangka Rp. 20 Milyar.

"Artinya, yang dominan itu adalah kepercayaan dari masyarakat itu sendiri,” jelasnya.

Iman mengatakan ia sangat berterimakasih kepada para pemegang saham, pemerintah yang memberikan kebijakan, para pegawai serta keluarganya dan nasabah, karena tanpa mereka Bank CiJ tidak ada bisa apa-apa.

Menurut Iman, Bank CiJ  dibesarkan oleh nasabah yang saat ini tercatatt ada 56.000 nasabah serta memiliki 4 Kantor Cabang dan 6 Kantor Kas yang tersebar.

Iman juga berharap, Bank CiJ mampu memberikan kontribusi kepada pemerintah dalam bentuk deviden serta bisa membantu kesulitan masyarakat untuk kebutuhan pendanaan.

Iman menerangkan, pada Tabungan Arisan Suka-Suka ini tentu berbeda dengan arisan pada umumnya. Karena jika arisan biasa harus mengikuti sampai periode terakhir tapi kalau di Tabungan Suka-Suka nasabah bisa mendapat kesempatan pada triwulan pertama. Namun setelah mendapatkan, nasabah tersebut tidak berhak lagi ikut ke periode berikutnya.

Contoh hadiah per-triwulan, jika nasabah mengikuti satu bulan membayar Rp100 ribu maka triwulan pertama jumlah tabungannya menjadi Rp300 ribu plus Rp500 ribu. Artinya yang akan nasabah dapatkan menjadi 800 ribu. Dan pada triwulan kedua ada hadiah yang menarik dari Bank CiJ dengan memberikan Rp. 5 juta hingga triwulan ke 24, nantinya akan ada Grand Prize dengan hadiah utama sepeda motor.

Namun jika tidak mendapatkan di triwulan pertama hingga akhir, maka nantinya akan mendapatkan voucher sebesar Rp. 150 ribu untuk seluruh anggota, tentunya ini berbeda dengan arisan pada umumnya yang kadang dikurangi biaya administrasi.

"Arisan di sini malah bisa menguntungkan,” jelasnya.

Dijelaskan Iman, tabungan suka-suka ini bisa untuk umum, keluarga serta pegawai.
Masih kata Iman, di Tabungan Arisan Suka-Suka ini akan diadopsi oleh Bank BPR lainnya se-Indonesia. Bahkan di Februari 2023 menjadi narasumber di Perbamida untuk menyampaikan apa itu Tabungan Arisan Suka-Suka,

"Dan tabungan arisan suka-suka ini menjadi pionir program BPR se-Indonesia,” imbuhnya.

Secara terpisah, salah seorang karyawan Bank CiJ, Galih, mengatakan,  pada ulang tahunnya yang 39, Bank CiJ memberikan santunan kepada anak yatim dan kaum dhuapa, karena sebagian harta ini ada hak anak yatim fakir miskin.

"Kami segenap karyawan karyawati Bank BiJ tidak lupa mengucapkan selamat menjelang bulan suci ramadhan," kata Galih. (anwarwaluyo)

Kegiatan Ulang Tahun PKH Tingkat Kecamatan Sukaraja, Diduga Berbau Praktek Pungli


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Kegiatan ulang tahun program  Keluarga Harapan (PKH) tingkat Kecamatan Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya diduga berbau praktek pungutan liar (pungli), pasalnya diketahui setelah para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dimintai uang sebesar Rp.50 ribu oleh para ketua kelompok di masing-masing wilayah di setiap desa Se-Kecamatan Sukaraja.

Seperti disampaikan salah satu ketua kelompok yang enggan disebutkan namanya, ia mengaku menarik uang tersebut sebesar Rp.50 ribu dari setiap KPM dengan alasan uang tersebut akan digunakanuntuk kegiatan ulang PKH yang diselenggarakan di Lapang Malaganti Desa Linggaraja.

"Dan uang tersebut langsung saya transfer ke bendahara kegiatan," jelasnya.(12/03)

Ditempat yang sama Ketua pelaksan Kegitan Ulang tahun PKH Triyono membantah jika pihaknya meminta uang sebesar Rp.50 ribu per KPM  untuk ulang tahun PKH, karena jauh-jauh hari sudah ada rencana untuk kegiatan ini yaitu dengan konsep iuran dari setiap KPM Rp 2 ribu dan ini sudah disepakati oleh para KPM.

Hal senada dikatakan para kepala desa ada di Kecamatan Sukaraja, mereka mengaku tidak mengetahui adanya pungutan Rp 50 ribu tersebut karena tidak ada koordinasi dari awal, dan tahu-tahu hal ini sudah ramai di masyarakat yang mengatakan ada pungutan uang oleh kelompok yang diduga disetor oknum pendamping ke panita pelaksana kegiatan.

Undangan yang diterima pun menurut para kepla desa, beda dengan biasa yang menggunakan kop surat Dinas Sosial, tapi ini surarnya ditandatangan pihak pelaksana kegiatan.

"Surat yang kami terima bukan dari dindos dan seharus ada tembusan ke intansi terkait "imbuhnya.

Saat dimintai komentarnya, Wakil Bupati Kabupaten Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin yang hadir dalam acara ultah PKH tingkat di Kecamatan Sukaraja, menyampaikan, saat ini pihaknya belum bisa memberikan keterangan karena belum menerima data yang akurat.

"Kalau melihat kegiatan yang di laksanakan ini sangat bai, hanya itu yang bisa kami jawab, "tuturnya.

Sementara pihak Polres Tasikmalaya mengaku sudah mengantongi sebagian uang yang belum sempat setorkan  kelompok ke pihak panitia kegiatan ulang tahun PKH,  untuk dijadikan Barang Bukti.

"Kami berharap ada tindaklanjuti sehingga dugaan pungli dalam kegitan ulang tahun PKH di tingkat Kecamatan Sukaraja ini masalahnya bisa terang benderang," ucapnya.
(anwarwaluyo)

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN