× Tutup IKLAN KIRI
× Tutup IKLAN KANAN
Mode Gelap
PangandaranNews
PANGANDARANNEWS
IKLAN ADSENSE HEADER (728x90)
TERKINI
Update berita terbaru seputar Pangandaran dan sekitarnya hari ini...
Sinkronisasi Berita HD...

Laporan Utama


Pemda Prioritaskan Perbaikan Jalan dan Drainase, Revitalisasi Pasar Pananjung Pangandaran Belum Jadi Prioritas Utama

PANGANDARANNEWS.COM – Sepertinya para pedagang di pasar Pananjung Kecamatan Pangandaran kembali harus bersabar, rencana revitalisasi total Pasar Tradisional terbesar di Kabupaten Pangandaran hingga kini masih belum bisa terealisasi. Pemerintah daerah memastikan untuk saat ini perbaikan sementara akan difokuskan pada akses jalan dan drainase, sementara pembenahan bangunan kios belum menjadi prioritas utama.

Pasar yang ada di kawasan strategis dekat Pantai Pangandaran ini seperti diketahui merupakan pasar induk sekaligus pusat aktivitas perdagangan di jantung kota, namun sayang kondisi fisik bangunan sekarang mulai mengalami penurunan kualitas.

Sejumlah bagian bangunan tampak lapuk dan berpotensi membahayakan, baik pedagang maupun para pengunjung. Kondisi ini tentu sangat berdampak pada menurunnya aktivitas jual beli, bahkan beberapa pedagang dilaporkan terpaksa menutup usahanya.

Saat dihubungi, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan, dan Perindustrian Kabupaten Pangandaran, Tedi Garnida, mengatakan, Pasar Pananjung tetap menjadi prioritas revitalisasi karena statusnya sebagai pasar induk. Meski begitu.

Menurut Tedi, kondisi bangunan Pasar Pananjung masih relatif lebih baik dibandingkan sejumlah pasar tradisional lain seperti Parigi dan Kalipucang.

Ia mengaku, pihaknya pun sudah membahas rencana revitalisasi Pasar Pananjung bersama Sekretaris Daerah (Sekda). 

"Untuk tahap awal, kemungkinan difokuskan pada perbaikan akses jalan dan drainase dulu,” terang Tedi.(26/02/26).

Tedi juga mengatakan, struktur utama kios dan jongko dinilai masih cukup kokoh untuk beberapa tahun ke depan. 

Terkait pekerjaan teknis perbaikan jalan dan drainase, kata Tedi, akan menjadi kewenangan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

 “Untuk pengukuran dan pengerjaan teknis menjadi kewenangan Dinas PU,” jelasnya.

Tedi menyebut usulan anggaran revitalisasi pasar sebenarnya telah diperjuangkan sejak masa kepemimpinan Bupati Jeje Wiradinata, namun hingga kini kebutuhan anggaran yang cukup besar belum dapat terpenuhi.

Karena itu, imbuh Tedi, pemerintah daerah memilih langkah bertahap dengan memprioritaskan perbaikan sarana penunjangnya dahulu.

"Perbaikan akses jalan direncanakan menggunakan aspal lapen bukan hotmix, dengan estimasi anggaran mencapai ratusan juta rupiah," ucapnya.(hiek)


wisata body rafting Citumang Pangandaran

wisata body rafting Citumang Pangandaran