JEJE WIRADINATA : “ISU WISATA PANGANDARAN AKAN DITUTUP LAGI, ITU BERITA BOHONG !”

Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata
PANGANDARANNEWS.COM –Entah dari mana asal sumbernya, kini beredar berita di masyarakat yang mengatakan obyek wisata Pangandaran akan ditutup kembali tanggal 15 juli 2020 mendatang, tentu berita ini membuat para pelaku usaha di bidang sektor pariwisata menjadi bertanya-tanya dan resah.

Tak hanya di Pangandaran, berita ini juga beredar di obyek wista Citumang Desa Bojong kecamatan Parigi. Salah seorang pemandu, Tata (37), membenarkan, ia pun mendengar berita itu diantara sesama pemandu.

Kalau memang benar berita tersebut, ujarnya, sungguh sangat disayangkan karena sekarang wisata pangandaran sudah mulai dibanjiri pengunjung sejak diberlakukannya masuk wisata Pangandaran tanpa harus rapid tes bulan juni lalu

“Mudah-mudahan berita ini tidak benar, “ujarnya, kepada Pnews di lokasi parkir I wisata Citumang(12/7)

Saat berita ini dikonfirmasi, Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata, menegaskan, kabar tersebut tidak benar, karena pihaknya tidak mengeluarkan kebijakan terkait penutupan obyek wisata dan berita akan diberlakukan lagi rapid tes untuk wisatawan yang akan berkunjung ke Pangandaran

“Itu berita bohong karena Pemkab Pangandaran tidak mengeluarkan kebijakan tersebut, “tegasnya (13/7)

Menurut Jeje, karena penanganan pemda dan kesadaran masyarakat yang sangat baik, penyebaran covid-19 di Pangandaran menunjukan penurunan drastis. Dari 20 pasien terkonfirmasi positif, 17 orang sudah sembuh dan sekarang tinggal 3 pasien yang saat ini dalam pengawasan dan menjalani isolasi mandiri walau pun hasil tes swabnya negatif

Namun walau demikian, tegas Jeje, semua jangan pernah lengah dan menganggap enteng terkit penyebaran covid, khususnya para pelaku usaha wisata harus tetap bisa meningkatkan kewaspadaan agar tidak terpapar, karena hingga saat ini pandemi covid belum berakhir.

“Apalagi jumlah pengunjung kini semakin banyak, untuk itu kita tetap harus bisa melindungi dengan tetap mematuhi protokol pencegahan Covid-19,"tegas Jeje.

Jeje juga mengatakan, sebenarnya dari awal Pemkab Pangandaran sudah melakukan sosialisasi Gerakan Masyarakat Sehat (germas), untuk selalu menjaga kebersihan dan pola hidup sehat. Dan sekarang di masa pandemi covid ini cuci tangan, pakai masker, menjaga dan membersihkan tubuh menjadi kebiasaan baru saat ini


Sebetulnya kata Dia, sosialisadi terkait germas terus dilakukan. "Sekarang sudah menjadi suatu keharusan bagi kita semua menjaga kesehatan, cuci tangan, pake masker, menjaga dan membersihkan tubuh harus menjadi budaya sehingga dan menjadi kebiasaan baru saat ini," pungkasnya.

Sementara dari pantauan di lapangan, kata Jeje, memang sejak dibuka kembali wisata Pangandaran pada tanggal 1 Juli 2020 yang lalu, jumlah pengunjung ke Pangandaran mengalami kenaikan signifikan.
“Tentunya ini menjadi harapan baru kita di masa normal baru (new normal-red), “ungkapnya (Pnews)

Related

berita 1375973027295951842

Posting Komentar

  1. info beredar hingga luar Pangandaran, jadi mereka yang ingin berkunjung ke Pangandaran banyak yang konfirmasi berita tsb tersebut, terimakasih info bermanfaatnya...

    BalasHapus

emo-but-icon

item