Menyusuri Semerawutnya Pusat Perbelanjaan Di Kota Tasik


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Jelang hari raya idul Fitri 1445H tampak di kawasan perbelanjaan jalan HZ. Mustofa kota Tasikmalaya

mulai diserbu dan dipadati pengunjung. Hal ini tentunya membawa berkah tersendiri bagi pedagang pakaian musiman dan pedagang lainnya.

Pedagang pakaian musiman tersebut mulai berjejer di sepanjang jalan HZ Mustofa dengan membuka lapak dagangannya menggunakan tenda portable di bahu jalan, hingga sering terjadi kemacetan.

Tak hanya itu, trotoar yang diperuntukan para pejalan kaki pun tampak padat oleh lapak para pedagang akibatnya pejalan kaki pun terpaksa harus berjalan di tengah jalan, karena bahu jalan selain terimbas lapak pedagang juga dijadikan area parkir kendaraan.

Tak hanya HZ Mustofa, Jalan di jalan Pasar Wetan tak kalah semerawut oleh para pedgang pedagang yang memanfaatkan musim marema jelang lebaran.

Salah seorang pengunjung asal Ciamis, Rina (28) mengakui  penjualan pakaian saat jelang  lebaran, di pusat-pusat perbelanjaan kondisinya selalu seperti ini.

Rina menyayangkan karena tak hanya kondisi membuat semerawut Kota Tasik, tampak sampah-sampah pun berserakan di sepanjang trotoar yang seharusnya menjadi kawasan pejalan kaki.

"Kondisi ini tentu terkesan kurang tertib dan kurang indah dipandang mata," ungkap Rina.(05/04)

Rina pun berharap Pemkot Tasikmalaya bisa menata ketertiban para pedagang musiman ini, karena trotoar hak pejalan kaki pun turut "dirampas" pedagang.

"Beginilah kalau kesadaran  warga  tentang ketertiban kurang, ditambah tidak adanya ketegasan dari petugas," ucapnya. (anwarwaluyo)

IDA Camp #5 Pangandaran Bangkitkan Jiwa Kerelawanan Pemuda Indonesia


PANGANDARANNEWS.COM
- Kemah Adaptasi Bencana (IDA Camp) #5 tengah berlangsung di Masjid Besar Al-Istiqomah Pangandaran, acara ini dibuka pada Senin tanggal 1 April 2024 lalu ini dihadiri stakeholders dari berbagai Lembaga Tinggi Negara, Kementrian serta Badan dari level Nasional, Provinsi maupun Lokal Kabu Pangandaran.

Dalam kegiatan ini juga tampak hadir Menparekraf RI yang diwakili staf Ahli Menteri Parekraf Bidang Manajemen Krisis, Menteri Kesehatan RI, diwakili Kepala Pusat Krisis Kesehatan RI, Menteri ESDM RI, diwakili peneliti PVMBG - Badan Geologi RI, perwakilan Kapolri, Kepala BMKG RI, Pangdam III/Slw, Kapolda Jawa Barat, Kalak BPBD Jawa Barat dan Kakansar Jawa Barat yang diwakili serta Sekretaris Jenderal JATMAN Pusat, Dr. K.H. Mashudi, M.Ag.

Selain sejumlah institusi, hadir juga perwakilan dari Pondok Pesantren dan Masyarakat Adat, BPP HIPMI, IKAL Lemhanas Jawa Barat, Tagana Kab. Pangandaran, FKDM, PHRI, KOSAN, MMM, FUN, dan FTH.

Komandan Tim Gabungan Indonesia Disaster Adaptive (IDA), dr. Ahmad Nurahdi, kepada sejumah awak media menyampaikan, ia bersyukur atas dukungan yang datang dari multipihak dalam lingkup pentahelix yang urunan untuk mewujudkan IDA Camp.

Untuk mewujudkan terlaksananya kegiatan ini, sejak dilaksanakannya IDA Camp pertama detik hari ini, ia mengaku, para relawan tidak pernah menunggu turunnya anggaran dari pihak manapun untuk bisa melaksanakan kegiatan. IDA Camp terwujud.

Artinya, kata Nurahdi, kegiatan ini murni atas kesadaran dan kerelawanan berbagai pihak yang mendukung terwujudnya acara ini, apa yang dapat mereka sumbangkan untuk kesuksesan kegiatan IDA Camp ini seperti BNPB yang meminjamkan beragam infrastuktur kemah adaptasi, TNI yang memobilisasi peserta dan mensupport kepanitiaan lokal, Polri yang mempermudah dan mengawal dipenuhinya syarat-syarat perizinan, Kementrian dan Badan yang menyediakan narasumber, serta peserta dengan kerelawanannya dan Media, Akademisi serta Pengusaha yang menyumbangkan apa yang dimilikinya untuk turut meningkatkan kesadaran masyarakat agar dapat terus berprilaku adaptif dalam menghadapi berbagai ancaman bencana yang ada di sekelilingnya.

Ahmad menjelaskan, pihaknya merasa bahwa giat ini merupakan upaya Bangsa Indonesia, untuk beradaptasi dengan cara-cara baru dalam menyelesaikan ragam permasalahan yang melanda negeri ini, diantaranya yaitu masalah kesadaran Masyarakat untuk terus beradaptasi terhadap ancaman Bencana Alam.

Secara khusus, Nurahdi juga menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya bagi Kodam III/Siliwangi, Korem 062/Tarumanagara, dan 4 Kodim yang sudah mengirimkan pesertanya yang dengan penuh kesabaran datang jauh-jauh ke Kabupaten Pangandaran.

Ia juga memberikan penghargaan dan rasa terimakasih kepada untuk Dandim 0612/Tasikmalaya beserta jajarannya, Dandim 0613/Ciamis beserta jajarannya, yang tahun lalu mendapat predikat sebagai peserta terbaik serta tahun ini masih menunjukkan perilaku yang paling adaptif dan kooperatif.

"Juga kepada seluruh jajaran dan keluarga besarnya Kodim 0645/Pangandaran karena telah menjadi Tuan Rumah yang luar biasa serta mendukung sepenuhnya terselenggaranya IDA Camp #5 Pangandaran," ucap Nurahdi.

Puskris Kemenkes RI Latih Tenaga Cadangan Kesehatan di IDA Camp #5 Pangandaran


PANGANDARANNEWS.COM
- Pusat Krisis Kesehatan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, melatih calon tenaga cadangan kesehatan pada hari ke-3 giat Kemah Adaptasi Bencana (IDA Camp) #5 Pangandaran.(03/04)

Menurut Komandan Tim Gabungan Indonesia Disaster Adaptive (IDA), dr. Ahmad Nurhadi, pihaknya merasa bersyukur karena Kementerian Kesehatan melalui Pusat Krisis Kesehatan telah memberikan perhatian penuh dan luar biasa kepada para relawan se-Jawa Barat, dengan mengirimkan utusan untuk menghadiri IDA Camp #5 sekaligus memberikan materi kepada para peserta. 

"Saya ucapkan terimakasih kepada Kementerian Kesehatan dalam hal ini Pak Menteri Kesehatan dan Kepala Pusat Krisis Kesehatan Dr. Sumarjaya, SKM, MM, MFP, CFA," ungkapnya kepada wartawan.

Ahmad menjelaskan, 2 utusan dari Kapuskris, dr. Eko Mediastianto, M.Epid, dan Syamsul Ahmad, S.Kep yang hadir di IDA Camp #5 Pangandaran yang menjelaskan terkait peran Pusat Krisis Kesehatan dalam upaya mitigasi kebencanaan dan juga dalam kegiatan tanggap darurat bencana di Indonesia.

Puskris juga, menurutnya, memiliki program yang beririsan dengan IDA Camp, yaitu Tenaga Cadangan Kesehatan (TCK), dan Puskris pun mencanangkan program untuk memberi pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) untuk 3.000 masyarakat awam di Provinsi Jawa Barat. 

Hal ini, ucap Ahmad, tentu sangat beririsan dengan kegiatan IDA Camp karena bisa melatih kader-kader yang disiapkan untuk menjadi fasilitator dan relawan di 8 Klaster Kebencanaan, diantaranya Klaster Kesehatan.

"IDA memiliki ratusan relawan yang bergerak di bidang klaster kesehatan yang tersebar di seluruh Jawa Barat, diantaranya tergabung dalam relawan BKPRMI, Lidzikri, Healers, dan FUN Terapis_Herbalis," jelas Ahmad. 

Ahmad menjelaskan, sejak dulu pihaknya menginginkan adanya pelatihan dan peningkatan kapasitas untuk relawan-relawannya, dan saat hal ini disampaikan pada utusan Kapuskris, ternyata ada ha yang menggembirakan karena mendengar bahwa Puskris menyiapkan pelatihan dan peningkatan kapasitas bagi TCK, dan bahwa relawan kami memenuhi syarat untuk didaftarkan menjadi TCK di Jawa Barat.

"Sayaberharap ke depan pihaknya dapat terus bekerja sama dengan Puskris serta bisa bersinergi untuk mewujudkan Jawa Barat dan Indonesia yang tangguh di bidang kebencanaan, khususnya untuk klaster kesehatan," tegasnya.(yusupsidik)

Pada IDA Camp#5, Tagana Kabupaten Pangandaran Masak Untuk 1000 Marbot Masjid Muda se-Jabar


PANGANDARANNEWS.COM
- Pelaksanaan Kemah Adaptasi Bencana (IDA Camp) #5 se-Jawa Barat, yang dilaksanakan di Kabupaten Pangandaran, menyisakan kisah-kisah heroik para relawan. Seperti kisah Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Pangandaran.

Tagana yang baru saja pulang usai melaksanakan tugas membantu korban banjir di Kabupaten Demak, langsung sigap membantu pelaksanaan IDA Camp #5 Pangandaran dengan mendirikan tenda dapur umum dan dengan sukarela memasak untuk para relawan lainnya dan juga untuk peserta.

Seperti disampaikan Komandan Tim Gabungan Indonesia Disaster Adaptive (IDA), dr. Ahmad, ia mengaku sangat terbantu dan terinspirasi oleh jiwa kerelawanan kawan-kawan TAGANA Pangandaran yang menyaksikan langsung semangat Tagana walau masih lelah karena baru selesai bertugas selama 2 minggu di bulan ramadhan ini.

"Namun mereka langsung dengan sigap kembali melayani para peserta IDA Camp #5 Pangandaran," kata Ahmad kepada wartawan, sebelum pelaksanaan latihan simulasi bencana Tsunami pada giat IDA Camp.(03/04)

Menurut Ahmad, di tengah rasa lelah dan dalam kondisi puasa sekitar 25 orang relawan Tagana Dinsos Kabupaten Pangandaran tampak dengan semangat memasak ribuan porsi makanan untuk para relawan dan peserta IDA Camp #5 Pangandaran, bahkan bukan hanya tenaga namun mereka juga ikut urunan bahan makanan.

"Dengan rela mereka meyisihkan sedikit rezeki untuk menjamu para relawan dan marbot yang datang dari seluruh Jawa Barat." ucapnya.

Selain Heroisme Tagana, Ahmad juga menyebut kontribusi dari PSC 119 Dinkes Kabupaten Pangandaran, PMI dan FKDM Pangandaran juga segenap relawan bencana se-Kabupaten Pangandaran, yang turut berperan serta mensukseskan jalannya IDA Camp #5 Pangandaran.

Bersama ambulan, PSC 119 dan PMI setiap hari stand by secara bergantian melaksanakan sebagai tim medis untuk memastikan para peserta IDA Camp tetap sehat dan senantiasa fit dalam mengikuti berbagai kegiatan di IDA Camp.

Ahmad juga menyampaikan penghargaan dan terimakasih kepada Polda Jawa Barat dan Polres Pangandaran, yang secara sukarela telah membantu mengawal para relawan, memenuhi syarat-syarat perizinan dan memastikan IDA Camp #5 Pangandaran bisa berjalan sebagaimana mestinya.

"Sejak awal pengurusan perizinan, kami dikawal terus oleh Satintelkam Polres Pangandaran dan juga Direktorat Intelkam Polda Jawa Barat, agar segala syarat perizinan dapat kami penuhi," jelas Ahmad.

Tak hanya Polda Jabar dan Polres Pangandaran, bahkan kata Ahmad, Kapolri juga turut mengirimkan utusan pada acara pembukaan giat IDA Camp #5 Pangandaran.

Ahmad  juga menyebut Peran Sekjen JATMAN, Dr. K.H. Mashudi, M.Ag., dan juga Rais Am JATMAN, Habib Muhammad Luthfiy Ali bin Yahya, sebagai sokoguru yang senantiasa mendorong para pemuda, untuk senantiasa berperilaku adaptive, dengan dasar kerelawanan, untuk Indonesia Emas 2045.

Kiai Mashudi yang mengajarkan agar terus membuat event-event kepemudaan seperti ini, tanpa bergantung kepada proposal permohonan dana sedikitpun.

Kiayi Mashudi dan Abah Soma Suparsa, menurutnya, adalah guru-guru yang senantiasa mengajari untuk terus menggunakan jiwa kerelawana dalam setiap pergerakan.

"Beliau-beliau inilah yang selalu mengajarkan kami untuk terus mencintai TNI dan Polri serta agar terus menjaga keutuhan NKRI," pungkasnya.(yusupsidik)

Walau Belum Full, jelang Libur Lebaran Hunian Hotel Di Pangandaran Sudah Mulai Terisi


PANGANDARANNEWS.COM
- Jelang libur Idul Fitri 1445 H tingkat hunian hotel di obyek wisata pantai Pangandaran tampak sudah mulai ada peningkatan, walau pun belum terisi full.

Seperti disampaian Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indoenesia (PHRI) Kabupaten Pangandaran Agus Mulyana, jelang libur lebaran tahun 2024 ini kamar hotel di kawasan wisata Pangandaran sudah mulai banyak yang melakukan pemesanan (booking)

"Hingga saat ini hunian hotel jelang lebaran untuk bookingan sudah cukup tinggi," terang Agus.(04/03).

Kata Agus, saat ini hotel-hotel belum full, mungkin mendekati hari lebaran atau pasca lebaran semua hotel biasanya akan terisi penuh.

Saat ini, kata Agus, memang banyak hotel di Pangandaran yang bookinganya  untuk H+2 libur lebaran, namun diprediksi  puncaknya arus kunjungan atau hunian hotel akan terjadi pada H+2.

"Namun kunjungan wisatawan diperkirakan tidak akan sebanyak tahun kemarin. karena tahun ini libur sekolah tidak panjang," imbuhnya.

Untuk menjaga keamanan tamu pengunjung hotel, Agus mengaku pihaknya sudah memberikan himbauan ke masing-masing management hotel untuk menyiapkan security, walau pun tidak semua hotel mampu untuk membayar security khususnya untuk hotel yang masih non bintang atau dulu disebut kelas melati.

Ia juga meminta pada tamu hotel agar selalu waspada dan tetap menjaga barang berharga saat ada di hotel maupun kawasan wisata, karena sulit mendeteksi pelaku kejahatan yang ada di sekeliling kita.

"Pihak hotel juga harus selektif saat ada hal hal yang mencurigakan, karena kejahatan apapun bisa diakukan oleh siapapun," tegasnya.(hiek)

Isi Kegiatan Di Bulan Suci, Pemdes Sarimanggu Safari Ramadhan Ke Dusun-Dusun


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Selama bulan suci Ramadhan 1445 H tahun 2024 Pemerintah Desa (Pemdes) serta jajaran BPD Sarimanggu Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya, melaksanakan kegiatan safari ramadhan.

Jajaran pemdes Sarimanggu ini berbair dengan para alim ulama, tokoh masyarakat, camat atau sekmat, Karangtaruna dan unsur lainnya ikut larut dalam.kegiatan di bulan suci ini.

Seperti disampaikan Kepala Desa Sarimanggu, Indra,  pelaksanaan Safari Ramadhan ini sudah rutin dilaksanakan setiap tahun di bulan ramadhan.

“Dalam pelaksanaannya kami berkeliling ke dusun-dusun yang ada di dalam wilayah Desa  Sarimangu," terangnya.(03/04)

Selain kegiatan Safari Ramadhan ke sejumlah masjid/musholla di semua dusun, Menurutnya ia juga turut melakukan kegiatan berbuka puasa bersama warga.

"Tak lupa kami juga ikut melaksanakan sholat tarling berjama’ah bersama masyarakat," ucapnya.
  (anwarwaluyo)

Jelang Libur Lebaran 1445 H, Ratusan Personel Gabungan Kabupaten Pangandaran Gelar Apel Bersama


PANGANDARANNEWS.COM
- Untuk menyambut liburan Hari Raya Idul Fitri 1445 H, pagi tadi sejumlah personel gabungan yang terdiri dari unsur TNI POLRI, Dishub, SatPol PP,  penjaga pantai dan organisasi masyarakat di Pangandaran, menggelar apel Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat 2024, bertempat di Alun-alun Parigi. (03/04).

Pada kesempatan tersebut Bupati, Wakil Bupati didampingi Kapolres Pangandaran dan Dandim 0625 Pangandaran mengecek kesiapan seluruh personel peserta apel serta melakukan penyematan pita ke perwakilan anggota dari masing-masing instansi.

Dalam sambutannya Kapolres Pangandaran, AKBP Imara Utama, menyampaikan, untuk pelaksanaan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat tahun 2024 ini didukung oleh ratusan personel gabungan, antara lain dari Polri 248 personel, TNI 100 personel, SatPol PP 50 personel, Subdenpom 10 personel ditambah puluhan anggota dari Dinas Perhubungan Kabupaten Pangandaran.

"Dalam pelaksanaan pengamanan ini kita berkolaborasi sehingga diharapkan Lebaran tahun ini masyarakat merasa nyaman dan aman," ucap Kapolres.

Walau Pangandaran tidak berada pada jalur mudik, namun menurut Kapolres, Pangandaran masih menjadi magnet para wisatawan untuk menikmati liburannya  dari dalam maupun luar Jawa Barat.

"Kalau persoalan macet, itu tentatif dan relatif, namun diharapkan wisatawan yang datang ke Pangandaran bisa berlibur dengan aman dan nyaman," ucapnya.

Namun untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas, Kapolres menyebut, pihaknya bersama TNI sudah membentuk sejumlah pos yang berada di sekitar titik-titik rawan di jalan raya nasional menuju Pangandaran.  

"Kita juga membuat himbauan agar masyarakat yang akan ke Pangandaran agar berhati-hati sehingga tidak terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan," kata Kapolres.

Sementara Dandim 0625 Pangandaran, Letkol Indra Mardianto Subroto, M.IP menambahkan, kehadiran serta partisipasi TNI dalam Apel Gelar Pasukan Kepolisian Terpusat Ketupat 2024 ini merupakan bagian dari komitmen TBI untuk ikut menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang Idul Fitri.

Dan ia juga mengaku siap bekerja sama dengan pihak Polri serta instansi terkait lainnya untuk memastikan kelancaran perayaan Idul Fitri tahun ini, sehingga masyarakat pun bisa aman dan nyaman dalam di hari raya lebaran ini.

"Dengan adanya kerjasama antara TNI, Polri, Dishub, dan Satpol PP, diharapkan persiapan menjelang Idul Fitri 1445 Hijiriyah dapat berjalan lancar serta tercipta rasa aman bagi seluruh masyarakat," tegasnya.(hiek)

Terhitung April 2024, Parkir Wisata Pangandaran Dikelola Pihak Ketiga

 GHANIYY
PANGANDARANNEWS.COM - Usai penarikan retribusi parkir wisata tidak lagi dilakukan di loket toll gate obyek wisata terhitung mulai tanggal 1 Januari 2024, kini Dinas Perhubungan Kabupaten Pangandaran mengubah sistem retribusi parkir ini dengan menggandeng jasa pihak ketiga.

Seperti disampaikan Sekretaris Dinas Perhubungan Pangandaran, Ghaniyy, kebijakan pengelolaan parkir oleh pihak ketiga ini mulai berlaku sejak tangga 3 April 2024.

Ia mengatakan, karena pengelolaan parkir ini sudah oleh pihak ketiga, maka ke depannya Pemkab Pangandaran pun tidak akan mengeluarkan anggaran untuk membangun fasilitas parkir karena ini sudah menjadi kewajiban pihak ketiga sebagai pengelola parkir

"Artinya kita menerima PAD dari retribusi parkir tanpa setiap tahunnya harus menganggarkan biaya untuk membangun fasilitas parkir," ujarnya, saat ditemui PNews di ruang kerjanya.(02/04)

Dengan sharing pendapatan 60 % untuk Pemkab Pangandaran dan 40% untuk pihak ketiga dan kontrak kerjasama selama 15 tahun ke depan, Ghaniyy menyebut, tentu ini akan menguntung Pemda karena tidak akan dibebani biaya pembangunan sarana dan upah petugas parkir di lapangan.

"Dan pada setiap tahunnnya kami juga akan melakukan evaluasi secara berkala," jelasnya.

Disoal tenaga atau petugas parkir berasal dari mana, Ghaniyy mengatakan, bisa saja memberdayakan warga yang ada di sekitar masing-masing lokasi parkir. Bisa dari lingkungan, karang taruna dan lainnya, ini nantinya tergantung pihak ketiga.

"Dan nantinya para petugas parkir di lapangan ini akan menggunakan seragam Dishub dengan memakai logo perusahaan pihak ketiga," terangnya.

Ia menambahkan, untuk target retribusi parkir tahun ini sebesar Rp1,1 milyar, jumlah ini dari hasil sharing 60 % dengan pihak ketiga.

"Dari 15 perusahaan yang mendaptar, kami sudah memilih satu perusahaan dari Jakarta yang akan mengelola parkir ini," ucapnya.(hiek)


 


Dari 333.461 Wajib KTP, 1 % Warga Pangandaran Belum Lekukan Rekam Data

Ruhandi 

PANGANDARANNEWS.COM
- Dari 442.205 jumlah penduduk warga Kabupaten Pangandaran, 333.461 merupakan wajib rekam e-KTP.

Demikian disampaikan Kepala Bidang  (Kabid) Fasilitas dan Pendaftaran Penduduk di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pangandaran, Ruhandi.

Saat ditemui di ruang kerjanya Ruhandi mengatakan, untuk perekaman e-KTP pemilih pemula atau usia 17 tahun saat ini hanya tinggal 1 persen atau sekitar 900 penduduk.

Ruhandi mengaku saat ini proses perekaman data pemula ini karena kebanyakan sedang bekerja atau kuliah di luar kota, sehingga pihaknya pun menyarankan agar mereka untuk melakukan perekaman ke Disdukcapil setempat.

"Kami juga akan melakukan jemput bola setelah lebaran nanti, untuk memaksimalkan perekaman e-KTP, apalagi kita kan mau menghadapi Pilkada bulan nopember mendatang," ungkap Ruhandi.(01/04)

Ia menambahkan, untuk keperluan Pilkada nanti saat ini Disdukcapil sedang menunggu rilis Data Potensial Pemilih Pemula (DP4) dari KPU.

"Untuk itu kami pun akan menyasar ke sekolah-sekolah untuk mensosialisasikan wajib perekaman e-KTP ini," imbuhnya.

Ia juga mengatakan, walau pun jumlahnya tidak banyak saat ini masih ada sejumlah masyarakat lansia yang belum melakukan e-KTP, ungkin hanya ada 2-3 orang saja per desanya.

"Kendala lainnya, selain jarak rumah yang cukup jauh ada juga warga  yang menganggap bahwa perekaman e-KTP belum penting," ucapnya. (hiek)

Didukung Sejumlah Institusi, IDA Camp #5 Segera Digelar Di Pangandaran


PANGANDARANNEWS.COM
- Kemah Indonesia Disaster Adaptive (IDA) Camp #5 siap digelar di Kabupaten Pangandaran, hal ini ditandai dengan dilaksanakannya rapat konsolidasi tahap akhir relawan dan stakeholders se-Kabupaten Pangandaran yang dilaksanakan hari Jum'at tanggal 29 Maret 2024 lalu yang dihadiri para ketua Relawan Bencana seperti IDA, MMM, SAR MTA, IPNU, SAR Barakuda, LPBINU, ORARI, PMI, Balawista, serta dihadiri juga oleh Kanit Basarnas dan Perwakilan Kodim 0625/Pangandaran ini, berlangsung hangat dan kekeluargaan.


Seperti disampaikan salah satu koordinator kegiatan IDA Camp #5, Ahmad, IDA Camp #5 digelar dengan dukungan dari berbagai macam pihak, baik di level Nasional, Provinsi maupun di tingkat kabupaten.

Inisiatif IDA Camp #5 Pangandaran ini, kata Ahmad, muncul ketika ia baru saja selesai melaksanakan giat Ida Camp #4 Sumedang.

Saat itu, Ahmad mengaku ditelpon oleh Aster Kasdam III/Slw untuk menghadap ke Makodam, lalu di Makodam ia pun diberikan arahan untuk meramaikan kegiatan Panglima Tinggi TNI di Pangandaran dengan mengumpulkan dan melatih Marbot Masjid se-Jawa Barat, dan saat itu munculah perintah untuk melaksanakan IDA Camp #5 Pangandaran ini.

"Selain itu, Rais Am JATMAN, Habib Muhammad Luthfiy Ali bin Yahya, melalui Sekjen JATMAN Pusat, Dr. K.H. Mashudi, M.Ag., juga turut memberikan perintah pelaksanaan kegiatan ini." Tutur Ahmad.(30/03)

Ahmad menjelaskan, IDA merupakan relawan yang selama ini menjadi mitra TNI dalam upaya-upaya memperkuat ketahananan nasional, termasuk dalam peningkatan kapasitas adaptasi bencana masyarakat Indonesia.

Selain itu, dawuh dari Habib Luthfiy Ali bin Yahya, juga memerintahkan agar IDA senantiasa bersinergi dengan TNI dan Polri demi keutuhan NKRI.

"Kami jika yang meminta itu TNI atau Kiyai, ya jawaban kami cuma 2, 'siap' dan 'siap salah'." Seloroh Ahmad saat menjelaskan awal mula tercetusnya giat IDA.

Ia menambahkan, selain TNI dan BNPB, beberapa Kementrian serta Lemhanas RI juga mendukung penyelenggaraan IDA Camp #5 Pangandaran.

Tak hanya itu, Ahmad menyebut, sejumlah organisasi seperti MUI, BKPRMI, Persis, Muhammadiyah, PBNU, FUN, FUN Terapis_Herbalis, RUBIKON, MMM, KOSAN, REMPUG, serta JATMAN juga telah mengeluarkan rekomendasi dan dukungan untuk kegiatan ini.

"Kami juga telah melaksanakan audiensi dengan Kapusdiklat BNPB di Sentul dan Deputi Bidang Pencegahan BNPB dan jajarannya di Kantor BNPB di Jakarta," imbuhnya.

Pada dasarnya, menurut Ahmad, BNPB juga mensupport sekali dilaksanakannya kegiatan Adaptasi seperti IDA Camp ini serta siap menghadirkan beberapa pemateri serta merekomendasikan kepada BPBD Jawa Barat untuk mendukung kegiatan ini.

"Kami juga ditawari untuk menggunakan fasilitas di Pusdiklat BNPB untuk penyelenggaraan IDA Camp level nasional," aku Ahmad.

Ahmad juga mengatakan, Menko Perekonomian RI, Menparekraf RI, Menkes RI serta Gubernur Lemhanas RI juga diketahui turut mendukung pelaksanaan IDA Camp #5 Pangandaran, bahkan Menparekraf mengutus Staff Ahli Menteri Bidang Manajemen Krisis untuk memberikan materi tentang _safety & tourism_, yang akan menegaskan pentingnya rambu-rambu kesiapsiagaan bencana dan upaya adaptasi.

"Dan ini juga tentu akan dapat meningkatkan kunjungan di sektor wisata Pangandaran," ucap Ahmad.(yusupsidik)

.

Fraksi PAN DPRD Kabupaten Pangandaran Menerima LKPJ Bupati Tahun 2023 untuk Dibahas Pada Tahapan Selanjutnya

penulis: hiek

Nia Sumiasari
PANGANDARANNEWS.COM – Usai mendengarkan paparan Bupati Pangandaran saat menyampaikan penjelasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ), Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) pun sepakat menerima LKPJ Bupati Pangandaran tahun 2023 untuk dibahas pada tahapan selanjutnya.

Seperti disampaikan anggota DPRD dari Fraksi Partai Amanat Nasional  Nia Sumiasari saat menyampaikan pandangan umum Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) pada acara penyampaian pandangan umum tentang penjelasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Pangandaran tahun 2023, bertempat di Gedung Paripurna DPRD Pangandaran. (06/03)

Nia menegaskan, Fraksi Partai Amanat Nasional sangat memahami betul bahwa LKPJ tentu telah sesuai dengan peraturan perundang- undangan, mekanisme dan tahapan pembahasan ini akan bermuara pada Rapat Paripurna Penetapan laporan keterangan pertanggu ngjawaban anggaran pendapatan dan belanja daerah kabupaten pangandaran tahun 2023 dalam bentuk LKPJ.

Nia menambahkan, LKPJ yang terangkum dalam pokok-pokok urgensi berdasarkan analisa dan kajian yang tersirat maupun tersurat adalah sebagai berikut, secara umum LKPJ tahu 2023 telah dapat terealisasikan sesuai dengan perecanaan sehingga Fraksi Partai Amanat Nasional mengafresiasi terhadap kinerja pimpinan daerah kabupaten pangandaran, walaupun pada tahun 2023 terdapat resesi ekonomi yang berdampak pada meningkatnya jumlah penduduk miskin di Kabupaten Pangandaran.

Namun Nia menyebut, Fraksi Partai Amanat Nasonal juga mengapresiasi kinerja pemerintah di tengah isu resesi ekonomi walau terdapat juga pencapaian keberhasilan positif yang dapat dirasakan oleh masyarakat kabupaten pangandaran.

“Sebagai produk hukum, DPRD tentu memiliki kedudukan tertinggi di daerah, dalam hal ini Perda APBD harus benar-benar menjadi acuan pokok dalam melaksanakan,” tegas Nia.

Nia juga mengatalan, gerak dan langkah proses pembangunan di kabupaten pangandaran, sebab sebagai anggita legislatif tentu pihaknya pun mengemban amanah yang harus dilaksanakan.

“Akhirnya dengan ucapan Bismillahirrohmannirrohim, Fraksi Partai Amanat Nasional dapat menerima laporan keterangan pertanggungjawaban Bupati tahun 2023 ini sepakat untuk dibahas lebih teliti dan detil serta komperhensif pada forum pembahasan tingkat selanjutnya,"katanya.




Evaluasi Pada Sejumlah Asfek, Fraksi Persatuan Menerima LKPJ Bupati Pangandaran Tahun 2023 untuk Dibahas Pada Tahapan Selanjutnya

penulis: hiek

H. ASIKIN, SA,g
PANGANDARANNEWS.COM – Setelah mencermati, mempelajari dan mengamati pemaparan dari Bupati Pangandaran tentang laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) bupati tahun 2023, maka Fraksi Persatuaan menerima LKPJ Bupati ini untuk dibahas pada tahapan selanjutnya, 

Hal ini disampaikan H Asikin saat menyampaikan pandangan umum Fraksi Persatuan pada acara penyampaian pandangan umum tentang LKPJ Bupati Pangandaran tahun 2023, bertempat di Gedung Paripurna DPRD Pangandaran. (06/03)

Namun, kata Asikin, Fraksi Persatuan melihat LKPJ ini dari beberapa aspek berikut ini, pertama, evaluasi kinerja keuangan daerah yang meliputi pencapaian kinerja perolehan pendapatan daerah kabupaten pangandaran, pencapaian kinerja, pengalokasian belanja, dan kinerja pembiayaan tahun 2023.

Kedua, evaluasi aspek politik, lebih ditujukan kepada peningkatan pengelolaan kepemerintahan yang baik, seperti indikator indikator partisipasi, transparansi, akuntabilitas, penegakan hukum dan lain-lainnya.

“Dan ketiga, evaluasi pelayanan publik, melihat sejauh mana penyelenggaraan program dan kegiatan secara efektif mampu memenuhi sasaran dan tujuan yang telah digariskan dalam perencanaan stratejik daerah yang bersifat tahunan," ucapnya.

Menurut Asikin, itu semua semata-mata sebagai tugas dan wewenang yang melekat pada badan Legislatif dalam hal ini DPRD Kabupaten Pangandaran sesuai regulasi yang beralaku dalam tatakelola pemerintahan daerah untuk melakukan penilaian kinerja instansi pemerintah Kabupaten Pangandaran sebagai upaya mempertanggungjawabkan keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan misi organisasi dalam mencapai sasaran dan tujuan yang telah ditetapkan melalui sistem pertanggungjawaban.

Namun secara umum Asikin mengaku, Fraksi Persatuan juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada bupati pangandaran atas capaian prestasi kerja pemerintah kabupaten pangandaran pada tahun 2023, yang dibuktikan dengan banyaknya program yang tercapai bahkan melampaui target.

Selanjutnya, Fraksi Persatuan berpandangan pengelolaan keuangan daerah dan kebijakan politik anggaran sudah menggambarakan keberpihakan pada kebutuhan dan kepentingan masyarakat kabupaten pangandaran, dengan indikator salah satunya yaitu aspek akuntabilitas yang dibuktikan dengan adanya program perencanaan serta pelaksan dengan hasil yang cukup optimal dengan biaya yang efektif dan efisien.

Dan Fraksi Peratuan berpandangan pemerintah daerah sangat perlu untuk melakukan peningkatan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Oleh karenanya pemerintah dan pihak terkait perlu melakukan kajian serius tentang potensi-potensi ekonomi yang perlu dikembangkan mengingat Kabupaten Pangandaran sebagai kabupaten wisata sehingga perlu didorong oleh sektor ekonomi terutama sektor ekonomi kreatif untuk meningkatakan tarap hidup masyarakat yang diimbangi dengan sektor ekonomi real lainnya.

“Demikian pandangan umum fraksi persatuan atas LKPJ Bupati Pangandaran tahun 2023, dan dengan nawaitu yang tulus semata-mata untuk kemaslahatan warga pangandaran serta berdasarkan pemikiran yang matang, komperhensif dan menyeluruh maka fraksi persatuan menyetujui LKPJ bupati pangandaran tahun 2023 ini dan layak untuk dibahas pada tahap selanjutnya,” pungkasnya.






Fraksi Golkar DPRD Pangandaran menerima LKPJ Bupati Tahun 2023 untuk Dibahas Pada Tahapan Selanjutnya.

penulis: hiek

Yusep Rahmanudin, S.Ag
PANGANDARANNEWS.COM – Pada rapat paripurna yang digelar di ruang paripurna gedung DPRD Kabuopaten Pangandaran pada tanggal 6 Maret 2024 lalu, Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) menerima LKPJ Bupati Pangandaran tahun 2023 untuk dibahas pada tahapan selanjutnya.

Seperti disampaikan Yusep Rahmanudin saat menyampaikan pandangan umum Fraksi GolonganbKarya (Golkar) pada acara penyampaian pandangan umum tentang penjelasan Laporan  Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Pangandaran tahun 2023, pandangan umum Fraksi Partai Golongan Karya DPRD Kabupaten Pangandaran, berdasarkan penjelasan bupati pangandaran, fraksinya  memberikan apresiasi terhadap kepala daerah yang telah menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Pangandaran tahun 2023 di depan pimpinan dan seluruyb anggota DPRD.. 

Menurut Yusep, sesuai dengan ketentuan pasal 19 ayat (1) dalam peraturan pemerintah republik indonesia nomor 13 tahun 2019 tentang laporan evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah bahwa kepala daerah menyampaikan LKPJ kepada DPRD dalam Rapat Paripurna yang dilakukan satukali dalam satu tahun paling lambat tiga bulan setelah tahun anggaran berakhir.

Yusep menambahkan, berdasarkan hasil dari kajian fraksi Golkar, dengan mengucapkan bismillahirahmanirrahim Fraksianya dalam pandangan umum kali ini menerima LKPJ tersebut untuk dibahas pada tahapan selanjutnya.

“Demikian pandangan umum Fraksi Partai Golongan Karya DPRD kabupaten pangandaran terhadap LKPJ bupati pangandaran tahun 2023, dan kami juga mengucapkan terima kasih kepada pimpinan rapat dan hadirin atas kepercayaan kepada kami untuk memberikan kesempatan dalam rapat Paripurna ini,"ucapnya.





Bupati Panagandaran Sampaikan LKPJ Tahun 2023, Ini Pandangan Fraksi PKB DPRD Pangandaran

penulis:hiek

ENCEP NAJMUDIN, SH.
PANGANDARANNEWS.COM – Dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Pangandaran yang digelar di ruang paripurna gedung DPRD, Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyetujui Laporan Keterangan Pertanggungjawaban  (LKPJ) Bupati Pangandaran tahun 2023 dan sepakat untuk di bahas pada tahapan selanjutnya.

Mewakili Fraksi PKB, Encep Najmudin SH, menyampaikan pandangan umum fraksinya pada acara penyampaian pandangan umum tentang penjelasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Pangandaran tahun 2023.

Encep mengatakan, pandangan ini  disampaikan setelah Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa menerima laporan keterangan pertanggungjawaban Bupati Pangandaran tahun 2023 yang di sampaikan langsung oleh saudara Bupati Pangandaran.

"Dengan ucapan Bismilahirrohmanirrohim, kami Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa setuju LKPJ ini untuk di bahas pada tahapan selanjutnya," tegasnya.(06/03)




 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN