Semarak Baliho Caleg Terpasang Di Pohon Ganggu Keindahan Kota ?


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Jelang perhelatan Pemilu yang akan dilaksanakan tahun 2024 mendatang, hampir di sejumlah sudut tempat dibanjiri spanduk atau gambar, baik calon legislatip (caleg) atau pun calon presiden (capres)

Dari pantauan PNews, hal ini tampak pula di hampir sepanjang jalan di Kota Tasikmalaya, dengan didominasi gambar-gambar calon tersebut terpasang di pohon-pohon.

Pepohonan yang tumbuh subur di pinggir menjadi sasaran empuk dijadikan tempat pemasangan poto calo, sehingga terkesan semrawut dan tak beraturan.

Poster tersebut sebagai Alat Peraga Kampanye (APK) dari para bakal calon ini tiap hari terus menjamur di Kota Tasikmalaya, walau pun tahapan masa kampanye belum resmi berlaku.

Salah seorang warga Kota Tasik yang enggan ditulis namanya mengaku prihatin melihat hal ini, karena sejumlah pohon yang tumbuh menghiasi jalan-jalan telah menjadi "korban politik".

"Apalagi cara pemasangan baliho ini menggunakan paku-paku besar yang ditamcapkan di batang pohon," ucapnya.(04/10)

Ia juga menyesalkan karena kondisi ini jelas selain mengganggu keindahan kota juga merusak lingkungan yang ada.


Ia pun menyebut melihat sebuah papan iklan besar berisi wajah caleg yang bisa dilihat dari jarak sekitar 100 meter, tentu ini sangat menganggu estetika perkotaan.

Ia mengatakan, mungkin yang memasang baliho tersebut tak mengetahui aturan atau pura-pura tidak tahu. Atau lebih parahnya lagi mungkin tak mempunyai kepedulian terhadap lingkungan.

"Saya berharap Bawaslu bisa lebih tegas lagi pada para kontestas atau caleg, sehingga tidak menganggu kepentingan publik," ujarnya. (anwarwaluyo)

Hingga Bulan September Polres Pangandaran Berhasil Ungkap 30 Kasus Narkoba


PANGANDARANNEWS.COM
  - Dalam Press realese yang digelar di aula Polres, Satnarkoba Polres Pangandaran berhasil mengungkap 4 kasus narkoba di Kabupaten Pangandaran.(04/10)

Seperti disampaikan Kapolres Pangandaran AKBP Imara Utama SH SIK, dari 4 kasus narkoba tersebut antara lain penyalahgunaan sediaan farmasi jenis obat tarmadol, Hexymer dan Trihexyphenidyl sebanyak 2 kasus, penyalahgunaan narkotika jenis ganja dan penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu.

Untuk tersangka kaus obat tramadol Hexymer dan Trhexyphenidyl, sebut Kapolres, pihaknya berhasil mengamankan tersangka PJL (25) warga Kecamatan Sidamulih berjenis kelamin perempuan dan PN (29) warga Kecamatan Kalipucang.

"Dan seorang lagi warga Aceh berinisial MH (30), dalam kasus sejenis," ungkap Kapolres.

Kapolres menyebut, dari tersangka PJL dan PN Polres Pangandaran berhasil mengamankan 15 jenis tarmadol sebanyak 70 butir, Hexymer dan 30 jenis trihexyphendyl. 

"Sementara dari MHL disita 203 butir  dextro, 187 butir tramadol, 12 butir Thrihexyphenidyl dan 3900 Hexymer," imbuhnya.

Ia menambahkan, pihaknya juga berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan ganja seberat 15,07 gram dengan tersangka EA (23) warga Kabupaten Ciamis dan satu kasus penyalahgunaan jenis Sabu seberat 1 miligram dengan terduga pelakunya warga Kecamatan Coblong Kota Bandung.

Kapolres juga mengatakan, untuk kasus obat Hexymer dan lain-lain dikenakan pasal 435 jo pasal 436 UU RI Nomor 17 tahun 2003 tentang kesehatan dengan ancaman hukuman 5 tahun hingga 12 tahun penjara. 

Sementara pelaku EA dalam kasus ganja, kata Kapolres, dikenakan pasal 111 ayat (1) jo pasal 114 ayat (1) UU Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan hukuman 12 tahun penjara. 

"Sementara untuk tersangka SU dalam kasus sabu, dikenakan pasal 60 ayat (1) Huruf B Jo Pasal 62 UU Republik Indonesia, dengan ancaman hukuman 4 tahun hingga 20 tahun penjara," jelasnya.

Masih di tempat yang sama Kasat Narkoba Polres Pangandaran AKP Juntar Hutasoit menambahkan, hingga bulan September ini Polres Pangandaran telah berhasil mengungkap 30 kasus penyalahgunaan narkoba, 

"Kebanyakan penyalahgunaan  sabu," jelasnya.(hiek)

Deklarasi Anti Perundungan Di MTsN 4 Pangandaran Disambut Antusias Para Orang Tua Siswa


PANGANDARANNEWS.COM
- Maraknya pemberirtaan di media sosial terkait perundungan yang terjadi di dunia pendidikan menjadi perhatian semua pihak, termasuk kekhawatiran para orangtua siswa dan juga para guru pengajar di setiap sekolah.

Untuk mengatisipasi hal tersebut pihak sekolah tentu harus mampu memberikan perhatian ketat pada para peserta didiknya, seperti yang dilakukan Mts Negeri 4 Pangandaran.

Bertempat di lingkungan kampus MTs Negeri 4 di Desa Sindangjaya Kecamatan Mangunjaya, digelar deklarasi anti perundungan dan bersih narkoba.(03/10)

Pada kegiatan dalam rangka mencegah perundungan seperti yang sedang viral di media sosial saat ini, langdung dihadiri pihak kepolisian, anggota DPRD dari fraksi PPP H Asikin, para pengajar dan seluruh orang tua siswa.

Ditemui di sela-sela kegiatan, kepada PNews Guru Bidang Kesiswaan MTs N 4 pangandaran Nurcholis S.Ag menjelaskan,
kegiatan ini dalam rangka mencegah terjadinya kekerasan, perundungan dan terhindar dari bahaya peredaran obat-obat terlarang terhadap siswa.

"Kami pihak sekolah sengaja menghadirkan Polri agar dapat menyampaikan dari sisi regulasi dan aturan perundang undangan tentang kekerasan dan narkoba ini," ungkapnya.


Masih di tempat yang sama Babin Kamtibmas dari Polsek Padaherang, Briptu Bagus Dwi Huda
menambahkan, tugas pencegahan ini tentunya bukan hanya kewajiban kepolisian saja tapi juga merupakan kewajiban  semua pihak, baik itu orang tua siswa  maupun para dewan guru di sekolah.

"Keterbatasan anggota kepolisian yang bertugas merupakan salah satu dasar utama pengawasan pencegahan yang harus melibatkan semua pihak," jelasnya.

Sementara menurut salah seorang orangtua siswa, Ismail Sidik ( 42), ia mengaku sangat antusias dan mendukung kegiatan ini karena kegiatan paling tidak dapat meringankan kekhawatiran para orang tua pada kejadian perundungan dan bahaya narkob.

Ia juga berharap, mudah-mudahan deklarasi anti perundungan dan bersih narkoba ini bisa mengantisipasi kejadian tersebut.

"Saya benar-benar miris  melihat kejadian yang akhir-akhir ini terjadi pada siswa di lingkungan sekolah," akunya.(Tn)

Pemkab Ciamis Terus Tata Taman Raflesia, Warga Pun Semakin Nyaman


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Warga Kota Ciamis merasa senang sekaligus bangga, pasalnya kini alun-alun Taman Raflesia yang terletak di tengah kota semakin indah dan nyaman untuk dikunjungi.

Seperti disampaikan warga Pulomaju, Wilsa Ilham Fadilah, pasca renovasi sekarang Taman Raflesia semakin cantik dan semakin tertata rapih.

"Kondisinya sangat berbeda sekali setelah dilakukan renovas," ungkap Wilsa.(03/10)

Kini masyarakat Ciamis pun, kata Wilsa, tidak usah keluar kota lagi jika hanya ingin refreshing atau melepas penat dari kesibukan sehari-hari. Apalagi di sekeliling Taman Raflesia banyak para pelaku UMKM yang menawarkan aneka dagangannya, mulai dari makanan dan minuman hingga oleh-oleh yang bisa dibawa pulang.

Wilsa yang asli warga Ciamis ini pun mengaku merasa bangga dengan upaya yang dilakukan Pemkab Ciamis yang mampu mengoptimalkan potensi taman kota ini, sehingga selain menjadi ruang publik, Taman Raflesia ini juga mampu menggeliatkan perekonomian masyarakat.

"Salah satunya bisa menjadi tempat pelaku UMKM dalam menjual produknya," ucapnya.

Namun Wilsa juga menyesalkan di Taman Raflesia ini tidak tersedianya lahan parkir yang luas serta kurang tertatanya lapak pedagang, sehingga pengunjung pun terpaksa memarkirkan kendaraannya di bahu jalan. Tentu ini selain terjadi penyempitan lebar jalan, parkir yang tertata ini bisa mengganggu lalu-lintas.

Ia berharap, ke depannya pihak pengelola bisa menyediakan lahan parkir yang representatip sehingga pengunjung pun semakin merasa aman dan nyaman.

"Mudah-mudahan Pemkab Ciamis bisa memperhatikan hal ini," imbuhnya. (anwarwaluyo)

Jajaran Kodim 0625/Pnd Dan Masyarakat Peringati Maulid Nabi Di Masjid Al-Fallah Cintakarya


PANGANDARANNEWS.COM
-Bertempat di Masjid Al Fallah Desa cintakarya Parigi, Dandim 0625/Pangandaran Letkol Inf Indra Mardianto Subroto,M.IP, ajak jajaran hadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, 1445 H/2023 M.(02/10)

Dalam kegiatan yang diisi tausiah oleh Ustad Munir, juga dihadiri Kasdim, Perwira Staf, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLVIII Dim 0625 Ny. Nuning Indra dan anggota, seluruh anggota Makodim, dan anggota seluruh Koramil.

Saat dijumpai PNews, Dandim menyampaikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bertujuan untuk lebih meningkatkan dan memantapkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.

"Selain itu kegiatan peringatan maulud ini untuk mengikuti sunnah Rossul, sehingga diharapkan kita dapat menerapkan saat menjalankan tugas sehari-hari  di lingkungan masyarakat," Ujar Dandim.(hiek)


Ketua KPU Pangandaran Sebut, Dana Hibah Pilkada Paling Besar Digunakan Untuk Tenaga Honor Badan AdHoc

Muhtadin
PANGANDARANNEWS.COM – Usai  mengikuti kegiatan Kirab Pemilu 2024, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangandaran Muhtadin kepada sejumlah awak media mengatakan, Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) untuk Pilkada 2024 saat ini sudah menunjukan titik terang.

Ia menyebut, nilai yang diusulkan hampir disepakati sebesar Rp 25 Miliar dan ditambah dana sharing dari Pemprov Jawa Barat sebesar Rp 8 Miliar, jadi totalnya sekitar Rp 33 Miliar lebih.

“Nilai yang diusulkan ini sebenarnya mengalami kenaikan dibanding Pilkada tahun lalu, sebesar Rp 32 miliar," jelasnya.

Hibah untuk Pilkada tahun 2024 ini, kata Muhtadin, sebagian besar akan digunakan  untuk honor badan adhoc, PPK, PPS sampai KPPS, mengingat jumlah TPS di Kabupaten Pangandaran sangat banyak, artinya jumlah penyelenggaranya yang banyak.

Ia merinci, dari satu TPS penyelenggara yang harus dibayar honornya ada sekitar 7 orang KPPS ditambah 2 orang PAM TPS menjadi 9 orang, tentu yang 9 orang ini tinggal dikali 850 TPS. 

“Dan ini jumlah angkanya sangat luar biasa,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan postur anggaran tahun sebelumnya juga paling besar memang untuk Adhoc, bantuan dari Provinsi tersebut untuk membayar honor PPK PPS.

“Dan untuk honor KPPS dibayar KPU Pangandaran,” ucapnya.

Saat dikonfirmasi  terkait dana hibah Pekkab Pangandaran ke KPU ini, Sekreatris Daerah (Sekda) Kabupaten Pangndaran Kusdiana kepada PNews mengatakan, saat ini ia belum bisa memberikan pernyataan soal berapa besaran dana hibah yang akan diberikan ke KPU ini.

"Saat ini saya  masih menunggu Pa Bupati, kebetulan sedang dinas luar, “ terangnya singkat. (hiek)


Dilaksanakan Selama 9 Hari, KPU Kabupaten Pangandaran Gelar Kirab Pemilu Tahun 2024

PANGANDARANNEWS.COM – Bertempat Di alun-alun Parigi, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangandaran siang tadi menggelar kirab pemilu 2024 yang dihadiri perwakilan partai politik, jajaran Forkopimda, PPK dari 10 kecamatan dan PPS yang ada di 93 desa di Kabupaten Pangandaran.(02/10)

Perjalanan kirab Pemilu 2025 sendiri mulai dari Alun-alun Parigi depan Mapolres Pangandaran menuju kantor KPU Pangandaran di Desa Cikembulan Kecamatan Sidamulih.

Kirab pemilu ini juga akan menyasar pasar tradisional untuk melakukan kampanye serta sosialisasi tentang Pemilu yang akan diselenggarakan pada tahun 2024 mendatang, dan rangkaian kirab ini akan dilaksanakan selama 9 hari.

Seperti disampaikan Ketua Komisioner KPU Pangandaran Muhtadin, pada esok hari  (3/10/2023) kirab dilaksanakan di wilayah masing-masing PPK dan PPS, lalu menyasar ke daerah terpencil.

Kirab ini, kata Muhtadin, menjadi salah satu metode sosialisasi pemilu tahun 2024, dan kirab pemilu ini juga menjadi sebuah momentum sebagai integrasi bangsa.

“Jadi kirab ini bukan hanya seremonial saja,” ungkap Muhtadin.(02/10)

Ia mengatakan, Pemilu 2024 nanti diharapkan tidak terjadi perpecahan bangsa karena sebuah perbedaan, sehingga Pemilu ini diharapkan pemilu berjalan jujur, adil, bebas dan rahasia.

Sementara dalam sambutan Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata yang dibacakan Sekretaris Daerah (Sekda) Kusdiana menyampaikan, kirab pemilu ini merupakan salah satu kegiatan penting sebagai wahana sosialiasasi agar masyarakat mengetahui bahwa tahapan pemilu sudah mulai berjalan. Dan diharapkan masyarakat pun dapat lebih meningkatkan partisipasi politik pada pemilu di tahun 2024, dengan harapan seluruh peserta pemilu dapat bersatu menuju suksesi penyelenggaraan pemilu melalui kirab ini serta dapat memberikan edukasi kepada seluruh lapisan masyarakat agar memiliki tanggung jawab yang sama dalam menyambut dan mensukseskan pemilu tahun 2024.

“Pemilihan umum tahun 2024 merupakan sebuah pemilihan yang dilaksanakan secara demokratis,“ ucapnya.

Pemilu serentak tahun 2024 yang akan dilaksanakan pada hari rabu tanggal 14 februari 2024 nanti merupakan tantangan bagi pemerintah dan penyelenggara pemilu karena penyelenggaraan pemilihan gubernur, bupati dan walikota (pilkada) serentak akan dilaksanakan pada tahun 2024 juga, dengan demikian akan terdapat irisan tahapan yang berkonsekuensi pada meningkatnya beban kerja penyelenggara pemilu.

Menurutnya, tentu menjadi harapan bersama bahwa pemilu pada tahun 2024 di Kabupaten Pangandaran dapat berjalan dengan baik, lancar, aman dan kondusif. Karena jika pemilu berjalan baik, maka akan membawa iklim politik yang positif. Dan selain sebagai sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat dalam sebuah negara demokrasi, pemilu sesungguhnya merupakan arena perbedaan politik yang merupakan sebuah kewajaran yang harus dikendalikan agar eskalasinya tidak meningkat dan tidak memberikan dampak negatif.


Ia menambahkan, perbedaan yang ada harus dijadikan sebuah kekuatan dalam mewujudkan pemilu tahun 2024 sebagai sarana integrasi bangsa. Karena integrasi dan nasionalisme bangsa sesungguhnya dibangun dari perbedaan, kemajemukan, pluralisme atau heterogenitas dan bukan dibangun dari homogenitas. 

“Unsur- unsur yang bersepakat membangun bangsa ini datang dari perbedaan suku, agama, ras, golongan dan heterogenitas ini tergambar pula dalam pelaksanaan pemilu,” imbuhnya.

Tak hanya itu, menurutnya tergambar juga adanya peserta pemilu dari partai politik yang berbeda-beda visi dan programnya sehingga perbedaan-perbedaan dalam rivalitas atau kontestasi penyelenggaraan pemilu, dan apabila ini tidak dikelola dengan baik maka akan dapat menyebabkan disharmoni sosial yang dapat mengganggu tahapan pemilu serta dapat berpotensi menyebabkan disintegrasi bangsa. 

Jadi dalam hal ini diharapkan adanya kedewasaan berpolitik dari seluruh komponen bangsa dan dapat dibina koordinasi dan komunikasi satu dengan lainnya, sehingga perbedaan-perbedaan yang ada akan menjadi sebuah kekuatan bangsa dan ikatan-ikatan kebangsaan atau integrasi bangsa dapat terwujud dalam penyelenggaraan pemilu.

“Pada kesempatan yang baik ini saya juga berharap kegiatan kirab pemilu ini dapat berjalan dengan baik dan lancar,” pungkasnya. (hiek)


Dandim 0612/Tsm Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila


PANGANDARANNEWS.COM-TASIKNEWS
- Dalam rangka mengenang dan memperingati jasa-jasa para pahlawan revolusi yang telah gugur dalam mempertahankan Ideologi Pancasila dari penghianatan dan kekejaman gerakan G 30 S/PKI pada tahun 1965, Kodim 0612/Tsm gelar Upacara Kesaktian Pancasila bertempat di Lapangan Makodim 0612/Tasikmalaya.(01/09)

Pada upacara bertidak selaku Inspektur Upacara Komandan Kodim (Dandim) 0612/Tsm Letkol Inf Raden Henra Sukmadjidibrata S.I.P,  serta dihadiri para Danramil, para Pasi dan anggota Kodim 0612/Tsm.

Usai upacara kepada sejumlah awak media, Dandim mengatakan kegiatan upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini merupakan momentum untuk memperingati dan mengenang kembali peristiwa kelam yang pernah terjadi pada tahun 1965 silam. Saat itu bangsa Indonesia telah mengalami peristiwa pahit, gerakan Penghianatan terhadap Pancasila yang lebih sering dikenal dengan nama gerakan G 30 S/PKI.


Pada tanggal 30 September 1965 yang lalu, kata Dandim, Partai Komunis Indonesia (PKI) yang menganut paham komunis yanh tidak mengakui adanya Ketuhanan Yang Maha Esa bermaksud ingin merongrong Ideologi Negara Pancasila dan ingin menguasi Pemerintahan Indonesia dengan menculik dan membunuh ketujuh Jenderal TNI-AD yang lebih dikenal dengan nama Tujuh Pahlawan Revolusi.

"Dengan tema Hari Kesaktian Pancasila tahun ini, Bangkit Bergerak Bersama Pancasila, kita harus berpegang teguh dan berpedoman kepada ideologi Pancasila dalam setiap aspek kehidupan,” ungkapnya.(anwarwaluyo)


Ada 7 Koramil Di 10 Kecamatan, Jelang Pemilu 2024 Kodim 0625/Pangandaran Akan Lakukan Pemetaan

Letkol. Inf. Indra Mardianto Subroto, M.I.P, 

PANGANDARANNEWS.COM
- Walau jumlah Komando Rayon Militer (Koramil) yang ada di Kabupaten Pangandaran masih belum ada di setiap kecamatan, namun hal ini tidak mengurangi semangat dalam bertugas.

Demikian ditegaskan Dandim 0625/Pangandaran Letkol. Inf. Indra Mardianto Subroto, M.I.P, kepada PNews usai ramah-tamah dengan sejumlah awak media, bertempat di Makodim.(27/09)

Dandim mengatakan, saat ini masih ada satu Koramil yang membawahi dua kecamatan, seperti Koramil Padaherang dengan Mangunjaya, Koramil Pangandaran dengan Sidamulih dan Koramil Cijulang dengan Kecamatan Cimerak.

"Mudah-mudahan ke depan bisa satu kecamatan satu koramil," ungkap Dandim.

Bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) lainnya Kodim 0625/Pangandaran yang mempunyai peran dalam sektor pertahanan dan keamanan, kata Dandim, tentunya harus bisa memberikan rasa aman dan nyaman pada masyarakat.

"Artinya walau masih ada 7 koramil untuk 10 kecamatan, kami tetap berkomitmen untuk keamanan masyarakat," tegasnya.

Disoal persiapan menjelang pesta demokrasi tahun 2024 mendatang, Dandim menuturkan, pihaknya tentu akan membuat pemetaan karena harus ada penambahan anggota di koramil yang saat ini masih membawahi dua kecamatan. Contohnya, anggota Koramil Parigi nantinya akan diperbantukan ke Koramil Cijulang yang mempunyai dua wilayah pengamanan dan seterusnya.

"Tentunya panugasan personil ini akan dipetakan atau disesuaikan dengan domisili anggota di masing-masing koramil," jelasnya.(hiek)

Diduga Bandar Besarnya Berhasil Kabur, Satreskrim Polres Pangandaran Amankan Pemburu BBL di Perairan Bojongsalawe


PANGANDARANNEWS.COM
- Maraknya penangkapan baby lobster yang dilakukan oleh nelayan di pantai Pangandaran saat ini semakin memprihatinkan keberlangsungan dan keberadaan satwa laut bernilai ekonomi tinggi ini, hal ini tentu menjadi perhatian Pemkab Pangandaran.

Seperti baru-baru ini, Satreskrim Polres Pangandaran pun berhasil mengamankan sejumlah pemburu Benih Bening Lobster (BBL) di perairan Bojongsalawe Kecamatan Parigi.

Kasatreskrim Polres Pangandaran AKP Herman membenarkan, pihaknya beberapa hari lalu (23/09) berhasil mengamankan pemburu BBL di kawasan pantai Bojongsalawe.

Kata Herman, setelah mendapat laporan adanya aktifitas perburuan BBL oleh sejumlah nelayan, pihaknya pun langsung mengamankan beberapa nelayan tersebut.

"Kami amankan para nelayan tersebut saat mereka sudah mendaratkan perahunya dan sejumlah barang bukti BBL," jelasnya.(25/09)

Jumlah BBL yang berhasil diamankan Polres Pangandaran, terang Herman  sebanyak 500 ekor, dan untuk itu pihaknya pun hanya melakukan pembinaan.

Herman menyebut, saat ini pihaknya mengincar para bandar atau mafia besar pemain BBL berdasarkan dari keterangan para nelayan ini, dan saat ini sebagian nelayan pun sudah dilepaskan.

Tak hanya mengamankan sejumlah barang bukti, menurut Herman Polres Pangandaran pun gencar menyosialisasikan terkait larangan penangkapan BBL di perairan manapun.

Pihaknya juga menjelaskan bahwa penangkapan BBL ini dilarang jika bukan untuk pembudidayaan, ini sesuai peraturan menteri kelautan dan perikanan.

"Kami akan melakukan penindakan jika masih ada laporan masuk terkait dengan penangkapan BBL ini," tegasnya. 

Hal senada disampaikn Kepala Dinas Kelautan Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pangandaran Sarlan, menurutnya diduga yang diamankan merupakan bandar kecil, sementara bandar besarnya sudah lari keluar Pangandaran.

Namun Sarlan mengaku sangat mengapresiasi apa yang dilakukan Polres Pangandaran yang sigap mengamankan sejumlah pemburu BBL.

"Mudah-mudahan ini bisa berkesinambungan tidak hanya berhenti begitu saja," ucapnya.

Menurutnya, saat ini sudah ada atensi dari  Polda Jawa Barat soal penindakan perburuan BBL atau Baby Lobster.

"Dan sepakat untuk menyikapi perburuan baby lobster ini," ungkap Sarlan.(hiek)

Akibat Banyak Nelayan Transaksi Di Luar TPI, PAD Pemkab Pangandaran Alami Kerugian Hingga 70%


PANGANDARANNEWS.COM
- Pemerintah Kabupaten Pangandaran melalui Dinas Kelautan, Perikanan dan Ketahanan Pangan (DKPP) melakukan razia ke sejumlah bakul atau pengepul ikan yang dilakukan di dua lokasi, di kawasan pantai timur dan Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Cikidang Desa Babakan Kecamatan Pangandaran. (26/09)

Tak main-main, dalam razia ini Pemkab Pangandaran pun melibatkan anggota TNI Angkatan Laut, Sat Polairud Polres Pangandaran dan Subdenpom III/2-4 Banjar.

Seperti disampaikan Kepala DKPP Kabupaten Pangandaran, Sarlan, saat dijumpai di lokasi, operasi atau razia terhadap pengepul ikan (bakul) ini bertujuan dalam rangka pengawasan dan pembinaan kepada sejumlah nelayan yang menjual hasil tangkapannya tidak melalui Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yang sudah ditentukan.

Sebelum razia ini dilaksanakan, Sarlan mengatakan, pihaknya juga telah melakukan beberapa tahapan, antara lain sosialisasi dan pembinaan bahwa siapa pun yang bertransaksi di kawasan Pelabuhan PPI Cikidang harus bertransaksi di TPI. Pasalnya, dari sejumlah bakul yang ada di Pangandaran, hanya beberapa bakul yang menjual ikan hasil tangkapan nelayan  ke TPI dan hanya sekitar 15 orang saja yang menjual ikan hasil tangkapannya ke TPI.

"Artinya ada kebocoran pendapatan asli daerah sekitar 60-70 persen," terang Sarlan.

Seperti yang sudah diatur dalam Peraturan Daerah Nomor 38 Tahun 2016 dan Peraturan Bupati, jelas Sarlan, nelayan
tidak boleh bertransaksi di luar TPI.

SARLAN

Ia menambahkan, dari target pendapatan dari hasil tangkapan ikan laut tahun 2023 sebesar Rp2,3 miliar,  hingga bulan Agustus ini baru terealisasi sebesar Rp700 ribu yang diproleh dari sekitar  2 ribu nelayan yang sudah menjadi anggota koperasi di Pangandaran.

"Padahal kalau mereka mau menjual ikannya ke TPI, harganya bisa relatip lebih tinggi dibanding menjual ke bakul atau pengepul," ujarnya.

Sementara menurut salah seorang nelayan asal Desa Babakan, Dian (35), ia mengaku terpaksa menjual hasil tangkapannya ke bakul atau pengepul dengan alasan untuk menyelamatkan ikan yang baru saja ditangkap di laut.

Pasalnya, terang Dian, saat pulang dari laut itu malam hari sedangkan TPI sudah tutup dan tidak ada es batu, maka untuk lebih cepat menjualnya saat ikan masih segar, terpaksa ia jual ke bakul.

"Saya berharap ada pegawai yang selalu standby di TPI mulai dari pagi hingga malam hari, sehingga kami bisa menjual hasil tangkapan ini kapan saja," ungkapnya.

Saat diminta tanggapan terkait keluhan nelayan ini, DKPP Kabupaten Pangandaran berjanji akan mengoperasikan TPI selama 24 jam sehingga diharapkan tak ada lagi alasan nelayan untuk menjual hasil tangkapannya di luar TPI. (hiek)

Bakti Sosial Dan Donor Darah KODIM 0625/Pangandaran Warnai HUT TNI Ke 78


PANGANDARANNEWS.COM
-  Masyarakat menyambut antusias kegiatan bakti sosial, pelayanan kesehatan gratis dan donor darah yang dilaksanakan Kodim 0625/Pangandaran dalam rangka peringatan Hut TNI ke 78, bertempat di Makodim 0625/Pangandaran, Jalan Raya Cigugur Parigi Kabupaten Pangandaran. (24/09)

Selain dihadiri langsung oleh Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0625 Pnd Mayor Czi Budi Arianto, dalam HUT TNI Ke 78 Tahun 2023 yang bertema “TNI Patriot NKRI Pengawal Demokrasi Indonesia Maju, juga dihadiri seluruh Danramil, jajaran Kodim, Denkesya, Persit Kartika Chandra Kirana cabang XLVIII Dim 0625/Pangandaran, PMI pangandaran, Puskesmas Selasari, Perwakilan Veteran, FkPPI,PPM, GMBI serta masyarakat.


Dalam sambutannya Dandim 0625/pnd Letkol Inf Indra Mardianto Subroto, M.I.P yang diwakili Kepala Staf (Kasdim) Kodim 0625/Pangandaran Mayor Czi Budi Arianto menyamapikan, kegiatan yang dilaksanakan hari ini merupakan salah satu wujud kecintaan TNI kepada masyarakat. Karena TNI berasal dari rakyat, dan jika sudah purna tugas tentu akan kembali kepada rakyat.

"Mari kita saling peduli satu dengan lainnya, sehingga tali silahturahmi akan terjalin erat sehingga kemanunggalan TNI-Rakyat akan terwujud,” ucapnya. (hiek)

Isi Hut TNI ke 78 KODIM 0612/Tasik Gelar Olahraga Bersama dan Baksos Kesehatan


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Bertempat di Lapangan Wingdik 600/Kal Tasikmalaya, dalam rangka Peringatan HUT Ke 78 TNI Tahun 2023 Kodim 0612/Tasiklamaya melaksanakan kegiatan olahraga bersama yang dilanjutkan dengan bhakti sosial kesehatan bertempat di RS Rumkitban Galunggung.

Turut hadir di antaranya Ketua Komisi 4 DPRD Kota Tasikmalaya H. Murjani, S.E, MM, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya  dari fraksi PPP H. Apip Ifan Permadi S.Pd, M.IPOL, ,PJ walikota yang diwakili Staf Ahli Pemerintahan Hukum dan politik Drs.Maman Rohman  Setiadi, Msi, Kepala Kejaksaan Negeri Kota Tasikmalaya Femi Irvan Nasution, Sh., Mh, Danwingdik 600/Kal  Wingdikkal Kolonel Kal Bambang Witono beserta Ibu,

Dandim 0612/Tasikmalaya Letkol Inf  Henra Sukmadjidibrata, S.I.P beserta Ibu, Danlanud Wiriadinata Letkol Pnb Adi Putra Buana,S.H.,M.I.Pol beserta ibu 

,Danbrigif Raider 13/I/Kostrad diwakili Pasi Binpers Kapten Inf. Rendi, Kapolres Tasikmalaya Kota yang diwakili Wakapolres Kota Tasikmalaya Kompol Dhoni Erwanto Ssi,. Sik,. MH,. Mik, Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Tasikmalaya Asep Gunadi .S.Sos, Kasubgar 0612/Tasikmalaya Mayor Adm Henky Dwi Yudha Prayoko, Wakil Bank BI Wasis, Para Pasi, Danramil dan perwakilan  anggota 0612/Tasikmalaya.(24/09)

Selain diisi dengan kegiatan olahraga dan bakti sosial kesehatan dalam kegiatan Hut TNI yang mengambil tema "TNI Patriot NKRI Harga Mati Pengawal Demokrasi untuk Indonesia Maju" juga  untuk membuktikan sinegritas TNI dan Polri serta silaturahmi antar Forkopimda dan.


Seperti disampaikan Dandim 0612/Tasikmalaya Letkol Inf  Henra Sukmadjidibrata, S.I.P, kegiatan bakti sosiaal kesehatan ini bertujuan untuk membuktikan Kecintaan dan kepedulaian TNI kepada masyarakat serta untuk membantu dalam pengobatan secara geratis dan donor darah untuk memenuhi kebutuhan darah di PMI, sehingga masyarakat yang membutuhkan bisa memanfaatkannya. 

Dandim berharap kegiatan ini bisa dilaksanakan secara rutin oleh Kodim 0612/Tsm dan insansi lainnya, sehingga bisa membantu kesehatan masyarakat khususnya di wilayah Kota-Kabupten Tasikmalaya.

"Kegiatan seperti ini sangat positif untuk kebaikan masyarakat,  dan masyarakat mudah-mudahanbisa merasakan manfaatnya," ujar Dandim. (anwarwaluyo)

Berniat Menangkap Udang Lobster 4 Nelayan Cilacap Tenggelam Di Pantai Karapyak Pangandaran, 1 Orang Belum Ditemukan

i

PANGANDARANNEWS.COM
- Sebuah perahu nelayan asal Karanganyar Kabupaten Cilacap Jawa Tengah terbalik di pantai Karapyak Kecamatan Kalipucang Kabupaten Pangandaran, satu nelayan dilaporkan hilang dalam kejadian tersebut.

Dari informasi yang diperoleh,  peristiwa itu terjadi pada Sabtu tanggal 23 Setember 2023 sekitar pukul 05.12 WIB.

Kasat Polairud Polres Pangandaran AKP Sugianto membenarkan, perahu yang terbalik tersebut diduga tak sempat menghindar terjangan ombak besar Pangandaran sehingga terhempas dan karam.

"Perahu yang karam tersebut milik nelayan asal Cilacap Jawa Tengah," terang Sugianto.(23/09)

Kata Sugianto pihaknua menerima kejadian ini sekitar  pukul 07.00 WIB, dan saat ini potensi SAR sedang melakukan evakuasi para nelayan yang ada dalam perahu," ucapnya.

Perahu nelayan dengan nama Pangeran Laut ini, kata Sugianto, berisi empat awak, diantaranya Faisal (32), Abi (35), Kanto (37) dan Mimang (37).

"Dari keempat awak perahu ini, tiga nelayan selamat dan satu masih dalam pencarian," jelasnya.

Sugiatanto mengatakan, tiga dari nelayan 4 orang diantaranya atas nama Faisal, Abi dan Kanto berhasil menyelamatkan diri namun nelayan atas nama Mimang saat ini masih dalam proses pencarian, dan saat ini ketiga nelayan yang selamat sedang mendapat perawatan di Puskesmas Kalipucang.

"Sementara proses pencarian nelayan bernama Mimang masih terus melakukan pencarian," ungkap Sugianto.

Lebih lanjut Sugianto menjelaskan, keempat nelayan hendak mencari lobster di laut Karapyak Pangandaran. Berangkat dari Kampung Laut sekitar pukul 05.00 WIB dengan
waktu perjalanan dari Kampung Laut ke Pantai Karapyak sekitar satu jam, tepatnya lokasi di Batu Meja pantai Karapyak.

Setelah sampai di lokasi Batu Meja mereka lalu memasang jaring udang lobster, namun saat baru sampai dan hendak mengangkat jaring tiba-tiba datang ombak besar dan menghantam perahu hingga mengakibatkan terbalik. Namun saat perahu terbalik, tekong dan ABK pun berusaha menyelamatkan diri berenang ke pantai.

"Namun 3 orang crew berhasil menyelamatkan diri sementara  satu orang tekong atas nama Mimang sampai sekarang belum ditemukan dan masih dalam pencarian," pungkasnya.(hiek)

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN