DAYAT: “JIKA TERPILIH LAGI, INGIN MENINGKATKAN DAN MEWUJUDKAN TATA KELOLA DESA BOJONGKONDANG”

LANGKAPLANCAR–Sebanyak 68 desa di Kabupaten Pangandaran tanggal 30 November 2019 mendatang akan melaksanakan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak.
Dariseian banyak desa tersebut, salah satunya Desa Bojongkondang Kecamatan Langkaplancar. Seperti diungkapkan kepalanya, Dayat (55), ia akan mencalonkan lagi untuk periode berikutnya, 2019-2025.

Kata Dayat, niatnya ini bertujuan untuk melanjutkan cita-citanya serta bersama masyarakat untuk membangun desa terutama dibidang infrstruktur dan perekonomian rakyat.

"Mudah mudahan Alloh mengijinkan niat tulus saya dan diberi kesehatan hingga waktu pemilihan nanti, “ungkapnya.(03/9)

Dengan visi-misi ingin mewujudkan pembangunan infrstruktur hingga ke pelosok desa serta meningkatkan kebersihan dan mengusahakan adanya mutu kesehatan melalui program-program pemerintah yang ada, meningkatkan dan Mmewujudkam tata kelola desa yang lebih baik, kata Dayat, diharapkan Desa Bojongkondang akan semakin sejahtera dan maju.

Selain visi dan misi tersebut, lanjutnya, ia juga akan meningkatkan pelayanan masyarakat desa lebih maksimal dengan cara mengoptimalkan kinerja perangkat desa sesuai tupoksi masing masing, selain itu juga pihaknya akan membentuk bumdes yang lebih aktif lagi, peningkatan sarana dan prasarana untuk segala macam kegiatan tanpa terkecuali.

Dayat menambahkan, dirinya pun ingin menciptakan kebersamaan dengan BPD yang merupakan mitra pemerintahan desa di bidang pembangunan serta membangun bersama rakyat, pembinaan RT dan RW, PKK dan bumdes dengan tujuan utama progres kedepan  serta bisa melayani masyarakat dengan cepat dan mudah.

"Mudah-mudahan semua ini bisa diwujudkan jika nanti saya terpilih lagi, “pungkasnya.  (AGE)

SDN 1 PASIR CIKANYERE RAIH JUARA UMUM PADA LT II KWARAN CIBALONG

TASIKNEWS-Pramuka gugus depan (gudep) dari SD Negeri 1 Cikanyere berhasil meraih juara umum pada Lomba Tingkat (LT) II se-kwaran, yang dilaksanakan selama 2 hari di lapang Dusun Sindanghela Desa Ereunpalay Kecamatan Cibalong Kabupaten Tasikmalaya.(31/8)

Pembina pramuka SDN 1 Cikanyere, Ruhimat, S.Pd, mengatakan, prestasi ini bukan saja milik regu pramuka, tapi juga akan menjadi kebanggaan seluruh siswa sekolah dan sekaligus menjadi motivasi untuk peserta didik lainnya.

Tentunya prestasi ini, kata Ruhimat, didapatkan bukan dengan cara mudah dan instan, tapi melalaui proses disiplin latihan seluruh anggota gudep dalam mengikuti kegiatan ekstrakulikuler ini di sekolah.

“Menjelang kegiatan LT II ini pun kami melakukan persiapan-persiapan yang dilakukan anak-anak dengan intensip dan penuh disiplin, “ungkap Ruhimat.

Masih di tempat yang sama, Ketua Kwartir Ranting (Kwaran) Cibalong, Enceng Kurnia, S.Pd, menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh peserta, pembina, Pemerintahan Desa Ereunpalay, Kecamatan Cibalong, Karangtaruna dan seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi serta mendukung sehingga kegiatan LT II ini bisa berjalan aman dan lancar dan pembina yang mengikuti LT II tahu 2019 ini.

Seluruh prestasi yang sudah diraih masing-masing regu, lanjut Enceng, tentunya akan menjadi bekal di masing-masing sekolah untuk menjadi lebih baik lagi.

 “Dan sebagai juara umum, SDN 1 Cikanyere nantinya berhak untuk mengikuti LT di tingkat kabupaten, “terangnya. (ANWARWALUYO)



PERINGATI TAHUN BARU ISLAM, DESA CIKUKULU SANTUNI ANAK YATIM DAN GELAR TABLIGH AKBAR

TASIKNEWS-Berbagai kegiatan dilaksanakan, khususnya umat islam dalam rangka menyambut tahun baru islam, seperti istigosah, lantunan shalawat, pengajian akbar hingga pawai obor yang diikuti warga pun ikut menyemarakan malam pergantian tahun ini.

Seperti kegiatan yang dilaksanakan masyarakat di Desa Cikukulu Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya, pada acara penyambutan 1 muharam 1441 Hijriah tahun ini, selain  dihadiri  pjs Kepala Desa Cikukulu, Ateng Hidayat, S, turut hadir Camat Karangnunggal, Asep Momon Dahliana, S.Tp. MM, Babinkantibmas, Aipda EdI Suryana, Babinsa, Serka Apriansyah, Ketua MUI desa, Helmi Hidayat dan seluruh elemen masyarakat.

“Pada perayaan tahun baru islam tahun ini kami juga mengadakan perlombaan pawai obor yang diikuti 7 DKM, 9 madrasah diniyah, 3 pontren dan peserta lainnya, “terang Ketua Panitia, Cecep Ulumudin, U. (31/8)

Selaian rangkaian acara itu, kata Cecep, sebagai wujud kepedulian, ini juga diberikan beberapa santunan untuk yatim piatu terutama anak-anak yang membutuhkan.

Pada puncak acara, lanjut Cecep, digelar tabligh akbar yang diikuti seluruh masyarakat dengan menghadirkan peceramah KH. Achmad Jaharrudin, Pimpinan Pondok Pesantren (pontren) Miftahul Bariyyah dari Jakarta.

“Kepada masyarakat khususnya yang hadir mudah-mudahan bisa menyimak tausiah untuk mempertebal keimanan dan ketakwaan. “ucap Cecep. 

Cecep juga mengatakan, ia merasa puas karena seluruh rangkaian acara peringatan 1 muharam ini mendapat antusias seluruh warga sehingga bisa benar-benar tercipta masyarakat Desa Cikukulu menjadi masyarakat yang religius. (ANWARWALUYO)



WARAGA DESA MUNCANG KINI BISA NIKMATI JALAN MULUS BERHOTMIKS

Kades Muncang, Heryanto
TASIKNEWS-Masyarakat Desa Muncang akhirnya merasa bahagia, pasalnya jalan sekitar 800 meter di daerahnya (Bungur-Baganjing) kini sudah mulus ber-hotmiks. Desa Muncang merupakan tiga desa di yang tahun ini mendapat kucuran Dana Alokasi Khusus (DAK) dari seluruh desa yang ada di  Kecamatan Sodonghilir Kabupaten Tasikmalaya. Tidak sedikit warga pun meluapkan kegembiraannya dengan memposting poto jalan tersebut di beberapa sosial media.

Alhamdulillah, sekarang jalan sudah bagus sehingga kalau pulang dari kota pun bisa menikmati perjalanan dengan  nyaman, ”ungkap salah seorang warga.

Menurut Kepala Desa Muncang, Heryanto yang akrab dipanggil Yayan, pihaknya merasa bersukur, dengan dukungan dan kerjasamanya semua pihak bisa mewujudkan impian warga untuk memiliki jalan bagus.

“Warga sebagai penerima azas manfaat pembangunan tentunya merasa bersukur, karena mempunyai infrastruktur jalan bagus merupakan dambaan seluruh warga, “ungkapnya.(3/9)

Sebagai wujud rasa syukur, kata Yayan, pada saat menyambut tahun baru islam 1441 H, selain menggelar pawai obor dan kegiatan lainnya, juga akan diisi dengan istigosah yang diikuti dari seluruh DKM.

“Selain istigosah untuk memohon ampunan atas segala dosa, kami juga mengucapkan sujud sukur karena sudah diberi kelancaran pembangunan di Desa Muncang, “tutur Yayan.

Yayan menambahkan, setelah pembangunan jalan ini, Ke depannya akan dilakukan penataan kantor desa, juga penataan lapang yang akan dijadikan sarana olah raga, tempat  rekreasi, tempat berkumpul masyarakat, centra kuliner sekaligus menjadi pusat pengembangan inovasi, kreativitas, olah raga, budaya dan tempat hiburan.

Insyaallah nantinya akan dibangun panggung kreasi yang permanen, karena kawasan di sekitar kantor desa dan lapang ini merupakan lokasi strategis untuk menjadi ruang publik. “pungkasnya. (MAMAT R)

PEMBANGUNAN JALAN DI DESA GIRI KENCANA LIBATKAN EMAK-EMAK

TASIK NEWS-tidak hanya laki-laki saja, ibu-ibu masyarkat Desa Girikencana Kecamatan Parungbonteng Kabupaten Tasikmalaya pun tidak mau ketinggalan untuk ikut terlibat langsung dalam pembangunan yangada di desanya.

Seperti yang dilakukan pada proyek pembangunan infaktutur jalan desa, bersama warga lainnya LPM dan BPD, ibu-ibu pun tidak segan-segan membantu pengerjaan jalan sepanjang 350 meter di Dusun Cinangka, dengan diselingi tawa canda khas emak-emak.

Pjs. Kepala Desa Giri Kencana, Sapa’at, S.IP, menuturkan, pihaknya sangat mengapresiasi yang dilakukan ibu-ibu untuk bersama-sama dan peduli pada pembangunan yang ada di desa.

“Dana pembangunannya jalan ini sendiri kami ambil dari anggaran Dana Desa tahun 2019, sebesar Rp. 60,89 juta, “terang Sapa’at. (ANWARWALUYO)

PISAH SAMBUT KAPOLSEK KARANGNUNGGAL DIHADIRI SELURUH ELEMEN MASYARAKAT

TASIK NEWS-Acara pisah sambut Kapolsek Karangnunggal dari Kompol Kusna Dzefridja SH ke AKP H Asep Ishak, S.Ip, yang sebelumnya bertugas di polsek Lengkong Bandung, belum lama ini dilaksanakan di halaman Mapolsek Karangnunggal (31/8), selain dihadiri seluruh anggota polsek juga dihadiri tokoh agama, masyarakat dan sejumlah instansi yang ada di Kecamatan Karangnunggal.

Kompol Kusna Dzefrudja SH, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimaksih dan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang sudah baik secara langsung atau tidak membantu tugas-tugas yang diemban Polri.

“Kepada mitra kerja yang selama ini sudah terjalin dalam tugas polisi dengan baik diharapkan bisa terus dilanjutkan dan tetap harmonis, “ungkapnya.

Kata Kusna, banyak kenangan yang tidak bisa dilupakan ketika selama ini bertugas di Karangnunggal, dan ini karena adanya ikatan emosional yang kuat antara seluruh elemen masyarakat dengannya.

“Tidak lupa saya juga mengucapkan terimasih kepada koramil, kecamatan, desa dan ormas yang selama ini sudah membantu tugas kepolisian, khususnya polsek  Karangnunggal, “pungkasnya. (ANWARWALUYO)

HAJAT LAUT PANGANDARAN, NELAYAN GELAR ISTIGOSAH DAN SHALAWAT BERSAMA

PANGANDARAN-Ada yang beda pada kegiatan tradisi Hajat Laut di Kabupaten Pangandaran tahun ini, baik waktu penyelenggaraan atau pun rangkaian acaranya.

Menurut Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata, even setiap tahun digelar dan sudah menjadi kelender kegiatan Pemda dan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) kali ini berbarengan dengan peringatan tahun baru Islam, 1 muharam 1441 H.

“Tapi esensinya masih sama, ini merupakan wujud rasa sukur atas nikmat yang sudah diberikan
Alloh, khususnya pada nelayan Pangandaran, “ungkap Jeje, kepada awak media usai tabur bunga di kawasan pantai timur.(01/9)

Jeje mengatakan, jika sebelumnya hajat laut dilaksanakan pada hari jumat kliwon atau awal bulan suro dalam penanggalan jawa, mulai sekarang akan dilaksanakan setiap tanggal 1 muharam.

“Baik itu jatuh pada hari jumat, sabtu atau hari lainnya, “jelasnya.

Kegiatannya yang sekarang lebih didominasi dengan kegiatan religi dan pagelaran budaya, juga untuk mendorong nelayan menjadi bagian yang utuh dari pengembangan wisata pantai. Artinya, nelayan bukan hanya menjadi penonton, tapi harus bisa terlibat langsung menjadi pelaku pariwisata.

cara nelayan juga diberi ruang dalam rangka memperkuat penataan kawasan wisata hingga visi Pangandaran menjadi wisata berkelas dunia pun menjadi tanggungjawab semua elemen.

“Saat ini pemda, anggota DPRD dan seluruh masyarakat larut dan berkumpul bersama-sama memanjatkan doa’ agar kita semua selalu ada dalam lindunganNya. “ucap Jeje.

Disoal nama hajat laut atau sukuran nelayan, Jeje mengatakan, dua-duanya sama saja merupakan wujud sukur pada hasil ikan yang melimpah.

Jeje menambahkan, untuk penyelenggaraannya sendiri nantinya akan pusatkan di Pangandara selajutnya kegiatan hajat laut akan dilaksanakan juga di masing-masing Komisariat Daerah (komda) HNSI.

“Dan waktunya nanti diatur oleh HNSI Kabupaten Pangandaran, “jelasnya lagi. (PNews)

ARIF BUDIMAN : "KAPAN RAKYAT BISA MENIKMATI TANAH YANG DIKUASAI NEGARA ?”

PARIGI - Aktifis Serikat Petani Pasundan (SPP) kabupaten Pangandaran, Arif Budiman, merasa perlu terjun lagi ke masyarakat kembali berjuang untuk memberikan hak-hak atas tanah yang dikuasai negara yang hingga saat ini mayoritas masih dikuasai kaum kapitalis daripada rakyat yang membutuhkan.

Intinya, kata Arif, rakyat harus bisa menikmati tanah yang begitu luas dan selama ini dikuasai negara.

“Padahal rakyat hanya butuh 5% saja dari luas tanah tersebut, “ujarnya, saat ditemui PNews di padepokan SPP di Desa Cibenda Kecamatan Parigi. (01/9)

Dikatakan Arif, perlu perhatian pemerintah daerah dalam memberikan rekomendasi terkait tanah Hak Guna Usaha (HGU) atau pun Hak Guna Bangunan (HGB), sehingga jangan sampai terkesan pemerintah lebih dekat dengan para pengusaha daripada dengan rakyatnya.

Saat disinggung masalah mundurnya dari kepengurusan partai PDIP, menurutnya, saat ini ia ingin benar-benar lepas dari hiruk pikuk politik dan hanya fokus memperjuangkan kepentingan masyarakat terkait hak atas tanah.

"Saya mundur dari PDIP bukan untuk pindah ke partai lain ataupun ditunggangi kepentingan salah satu pihak atau karena gagal menjadi anggota legislatif,tapi saat ini saya ingin lepas dulu dari politik dan kembali berkumpul dengan rakyat untuk memperjuangkan kepentingannya,” imbuhnya.

Ia menambahkan, bersama rakyat juga di SPP akan terus berjuang agar rakyat mendapatkan keadilan khususnya terkait hak atas tanah.

“Karena sesungguhnya tanah yang sekarang dikuasai negara sejatinya untuk kemakmuran bangsa dan juga seluruh rakyat Indonesia tercinta ini", tandas Arif.  (AGE)

SAMBUT TAHUN BARU ISLAM 1441 H WARGA DESA SINDANGJAYA GELAR PAWAI OBOR

MANGUNJAYA-Ribuan warga dan pelajar di Desa Sindangjaya Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran, berkeliling melakukan pawai obor dalam rangka memperingati tahun baru islam 1441 H.  Pawai yng dimulai usai shalat isya ini diikuti warga perwakilan dari tiap-tiap dusun.

Dengan pakaian muslim, baik wanita atau pria membawa obor yang terbuat dari bambu dengan bahan bakar minyak tanah.

Menurut Ketua Panitia, Drs. KH. Abdurosid, pawai obor ini sudah menjadi kegiatan rutin masyarakat di Mangunjaya pada setiap pergantian tahun baru islam dengan menggelar pawai obor.

“Karena ini memang identik dengan konsep tradisional di daerah kami, “ungkapnya.(31/8)

Sambil mengumandang shalawat dan lagu-lagu religi, kata Abdurosid, peserta pawai akan berkeliling pada rute jalan yang sudah ditentukan panitia.

Abdurosid pun berharap, kegiatan tahun ini bisa lebih meriah dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Dan mudah-mudahan dengan kegiatan ini kegiatan keagamaan di desa kami semakin hidup dan semarak, “imbuhnya. (Tn)

PEMBANGUNAN P3 –TGAI MAMPU TINGKATKAN HASIL PERTANIAN DESA NAGROG

TASIK NEWS-Peningkatan sarana untuk meningkatkan sektor pertanian di pedesaan harus menjadi perioritas pemerintah, karena masyarakat pedesaan mayoritas hidup pada sektor ini. Sektor pertanian yang berperan jadi penyangga bagi pemenuhan kebutuhan masyarakat, serta mengingat semakin terus bertambahnya kebutuhan akan pangan, maka dalam upaya menanggulangi kemiskinan penting kiranya memberdayakan masyarakat petani, sehingga penunjang pembangunan infrastruktur Sumber Daya Air (SDA) pun menjadi penting.

Seperti yang dilaksanakan di Desa Nagrog Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya, dengan merealisasikan program percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3 -TGAI), akan memberikan sebanyak-banyaknya manfaat bagi petani.

Menurut Kepala Desa Nagrog, Enji, pihaknya mengucapkan terimakasih pada pemerintah pusat, melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang sudah mendukung serta mengembangkan kawasan pedesaan dalam program membangun infrastruktur di sektor Sumber Daya Air (SDA) di Desa Nagrog.

“Dengan adanya P3-TGAI, petani di Desa Nagrorg sangat terbantu sehingga hasil pemberdayaan pertanian di desa pun jadi meningkat, “ujarnya. (26/8)

Potensi dari sektor pertanian, kata Enji, bisa jadi penyangga perekonomian masyarakat pedesaan, sehingga dalam pengelolaanya pun harus ditunjang dengan sarana-sarana yang dibutuhkan para petani.

Enji menambahkan, atas nama warga pihaknya mengucapkan terimakasih pada anggota DPR RI, H. Subarna dan anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Haris, yang sudah menyampaikan aspirasi warga petani ke pemerintah, sehingga pembangunan P3-TGAI bisa terealisasi di Desa Nagrog.

“Atas nama warga saya menyampaikan apresiasi karena keinginan petani untuk mempunyai sistim pengaira pun dapat terpenuhi, “ungkapnya. (ANWARWALUYO)

EMPAT TAHUN BELUM ADA PERBAIKAN, KONDISI SDN 1 CIBATU SANGAT MENGKHAWATIRKAN

TASIK NEWS-Adanya program perbaikan (rehab) beberapa sekolah di Kabupaten Tasikmalaya, dirasakan kurang tepat sasaran. Anggran untuk memperbaiki bangunan sekolah dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2019 yang diterima tiap-tiap sekolah tersebut, terkesan tanpa kordinasi dengan pihak sekolah, dan Pemkab Tasikmalaya melalui Dinas Pendidikan pun tidak melakukan cross cek dulu ke lapangan untuk menentukan sekolah mana yang benar-benar perlu perbaikan.

Demikian diungkapkan Kepala SD Negeri 1 Cibatu Kecamatan Karangnunggal, Ujang Setiawan, saat ditemui PNews di ruang kerjanya.(27/8)

“Seperti sekolah kami, dengan kondisi kerusakan atap jebol, kusen lapuk dan beberapa kaca jendela pecah, sudah sekitar empat tahun belum diperbaiki, “ungkapnya.

Menurut Ujang, SD Ngeri 1 Cibatu juga hingga saat ini belum memiliki ruang perpustakaan, padahal ini penting untuk meningkatkan kapasitas belajar dan minat baca peserta didik. Dan untuk lebih meningkatkan lagi proses kegiatan belajar mengajar (KBM), Ujang berharap segera turun program perbaikan untuk sekolahnya.

“Kami sudah beberapa kali mengajukan proposal ke dinas, tapi hingga saat ini belum ada realisasinya. “tegas Ujang. (ANWARWALUYO)

UNTUK PENINGKATKAN FUNGSI, FK BPD PADAHERANG GELAR LATIHAN PENINGKATAN KAPASITAS

PADAHERANG-Dalam rangka peningkatan kinerja Badan Permusyawaratan Desa (BPD), beberapa hari lalu (22/8), digelar kegiatan pelatihan untuk peningkatan kapasitas BPD se-Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran.

Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Da’wah Kecamatan Padaherang ini diikuti 104 anggota BPD dari 14 desa.

Seperti dikatakan Ketua Forum Komunikas BPD (FK BPD), Asep Fitri, tujuan kegiatan ini untuk peningkatan kapasitas kinerja BPD serta membangun harmonisasi melalui kordinasi yang baik antara BPD dan pemerintahan desa.

“Dan anggaran kegiatan ini diambil dari masing-masing desa yang dikordinir oleh FK BPD, “terang Asep.

Kegiatan ini juga, kata Asep, dalam rangka untuk mengoptimalkan fungsi BPD, antara lain, legislasi, penganggaran dan pengawasan.

“Ini murni inisiatif BPD. “imbuhnya. (Tn)

DESA WISATA KAMPUNG BAMBU KALAPACIUNG CIKUPA JADI PUSAT PENGEMBANGAN KREATIVITAS

TASIK NEWS-Pohon bambu merupakan salah satu jenis pohon yang sangat mudah ditemui di pedesaan, karena disamping mudah cara menanamnya serta punya nilai ekonomis, bambu juga merupakan tanaman yang sering digunakan sebagai materi bernilai artistik.

Berawal dari pemikiran itu, Kepala Desa Cikupa Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya, Yudha Heryadi, mempunyai gagasan untuk mempersiapkan program inovasi desa wisata Kampung Bambu Kalapaciung di desanya.

“Mudah-mudahan Kampung Bambu Kalapaciung bisa menjadi ikon desa wisata kami serta menjadi pusat pengembangan kreativitas dan inovasi khususnya dalam pengolahan bambu, “ungkap Yudha.

Karena, lanjut Yudha, baik pemerintahan desa atau masyarakat dituntut untuk dinamis dan selalu berpikir kreatif dalam mencari peluang dari pengembagan gagasan dengan bahan-bahan dari komoditas yang ada di sekitar.

Sebab kreatif dan inovatif, kata Yudha, bias diartikan bagaimana bisa mengembangkan ide maupun gagasan lalu membuatnya menjadi sebuah karya yang menarik serta memiliki manfaat untuk orang lain. Apalagi hidup dalam lingkungan yang begitu dinamis yang menuntut sebuah kreativitas untuk selalu adaptif serta mencari terobosan baru.

Kreatif dan inovatif, menurut Yudha, sebenarnya bisa diterapkan secara sederhana, dan kuncinya kepekaan dalam mencium peluang serta kemampuan dalam pengembangan diri, begitupun juga ketika mengembangkan desa, untuk mewujudkan sebuah desa yang mandiri.

“Dan kami sedang lakukan ini bersama  Bumdes Raksakjaya Cikupa. “tegas Yudha. (ANWARWALUYO)

PRAKTEK KEWIRAUSAHAAN SMA 1 PANGANDARAN UNTUK BEKAL SISWA SETELAH LULUS

KOSASIH
PANGANDARAN – Walauterhitung mulai tahun 2017 SMA dan SMK menjadi hak kelola pemerintah provinsi, tapi Pemkab Pangandaran tetap berkomitmen untuk menyalurkan bantuan pendidikan, hingga Wajib Belajar (wajar) 12 tahun pun bisa dilaksanakan dengan gratis.

Seperti dikatakan Kepala SMAN 1 Pangandaran, Kosasih, komitment Pemkab Pangandaran tetap mengambil alih yang selama ini mendi beban dan menjadi tanggung jawab orang tua wali murid dalam pembiayaan pendidikan, baik SD, SMP/MTs hingga SMA/SMK.

Kepada PNews, saat ditemui di ruang kerjanya, Kosasih juga mengatakan, tahapan bantuan biaya pendidikan untuk SMA/SMK, antara lain, Dinas Keuangan Kabupaten Pangandaran menyampaikan ke kas daerah  provinsi dan dari kas daerah terus disalurkan dan diinput masing masing sekolah.

“Jadi tidak bisa langsung dari dinas keuangan kabupaten Pangandaran ke sekolah, tetapi bantuan ini masuk melalui  kas pemprov dulu. "terangnya. (23/8)

Kosasih menambahkan, kalau bantuan berupa barang itu bisa langsung ke tiap-tiap sekolah, tapi nantinya itu akan tercatat menjadi aset dinas pendidikan dan olahraga Kabupaten Pangandaran.

“Biasanya yang paling mudah dengan mekanisme pinjam pakai, artinya jika sekolah membutuhkan sifatnya hanya pinjam kepada dinas pendidikan. “terang Kosasih lagi.

Sementara untuk bantuan permodalan pada kelompok siswa, lebih mudahnya dari Pemkab bisa saja langsung ke rekening siswa seperti PIP atau bisa berupa hibah ke komite sekolah. Dan kata Kosasih, nanti ini akan disampaikan secara rinci teknis kepada siswa,

Disoal bantuan kewirausahaan siswa, kosasih, menyampaikan, program pendidikan kewirausahaan itu merupakan programnya dari direktorat pembinaan SMA Kementrian Pendidikan. Tapi karena ada keterbatasan anggaran dibanding jumlah sekolah penerima secara nasional, sehingga per sekolah pun dapat bantuan Rp.100 juta.


Dikatakan Kosasih, ia pun mengundang Kepala Dinas Parawisata Pangandaran dan alumni telah menjadi pengusaha sukses untuk memberikan pemaparan  agar nantinya siswa memiliki wawasan tentang prospek bussines dan menentukan prospek bussinesny yang ada di Pangandaran.

“Dan tujuan kahir dari program ini agar ke depan mereka bisa lebih terbuka lagi untuk memiliki spirit, kemauan dan semangat untuk berwirsusaha. " Pungkasnya.  (ANTON AS)

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN