DARMA WANITA MEMPUNYAI PERAN PENTING CIPTAKAN KETAHAN KELUARGA PANGANDARAN HEBAT

PANGANDARAN – Kabupaten Pangandaran dianugerahi menjadi daerah parawisata dengan aspek kehidupannya dan keindahan alamnya yang begitu indah dan mempesona, tentunya harus bisa merawat dan menjaganya agar bisa tetap menjadi tujuan wisata.

Demikian dikatakan penasehat Dharma Wanita Kabupaten Pangandaran, Hj. Ida Nurlaela, dalam sambutannya pada acara Peran dharma wanita menciptakan ketahanan keluarga menuju Pangandaran hebat, di aula Setda kabupaten Pangandaran.(15/8)

Dikatakan Ida, tapi selain itu Pangandaran juga tidak hanya merupakan salah satu daerah yang rentan dengan kejadian bencana alam namun merupakan wilayah bencana untuk ketahanan keluarga.

“Tapi kita harus Istiqomah dan selalu positif thinking dengan tetap menyayangi dan mencintai, kita tetap harus selalu mengedepankan intelektual, harus percaya jika suami kita tidak macem-macem dan tetap sayang pada keluarga, " ujar Ida.

Ida mengatakan, melalui peran darma wanita untuk menciptakan ketahanan keluarga menuju Pangandaran hebat, seperti di bidang pemberdayaan harus bisa memanfaatkan waktu bagaimana caranya bisa meningkatkan ekonomi di daerah parawisata ini.

Di dalam dharma wanita ada pembinaan, dan kata Ida, di bidang bidang PKK juga ada pemberdayaan perempuan. Melalui dasa warsa, ada kelompok kerja yang bisa berkreasi baik dengan bisa membuat kuliner, kerajinan dan atau usaha usaha lainnya yang bisa menguntungkan.

Selain menyampaikan peran dharma wanita, Ida juga mengatakan terkait tingginya kasus perceraian di   lingkup Dinas Pendidikan, padahal disana ada regulasi dan organisasi darma wanita yang  seharusnya mampu melakukan pendekatan dan penanggulangannya.

“Saya sendiri sebagai penasehat darma wanita, hanya sebatas yang bersipat seremonial saja, karena untuk edukasi dan kegiatan rutin lainnya itu merupakan bagian ketua darma wanita. " ungkap Ida.

Sementara ketua darma wanita kabupaten Pangandaran, Amalia Meirany mengatakan, melalui program-programnya, ia akan terus memberikan motivasi berkaitan ketahan keluarga sebagai istri ASN.

"Diantaranya dengan penguatan mental, “ ujar Amalia singkat. (Anton AS)

TAHUN INI SDN 1 MEKARSARI TERIMA DANA REHAB 4 RUANG KELAS

CIMERAK-Karena kondisi bangunan beberapa ruang kelas, tahun 2019 ini SD 1 Mekarsari Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran, mendapat bantuan rehab dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

Menurut Kepala SD 1 Mekarsari, Dede Sutisna,SPd, bangunan tersebut sudah hampir 4 tahun dalam keadaan lapuk karena memang sudah tua dan cukup lama tidak mendapat perbaikan.

Alhamdulillah tahun ini kami mendapat bantuan DAK sebesar Rp. 351,2 juta, “ungkap Dede.(12/8)

Hingga saat ini SDN 1 Mekarsari yang letaknya sangat strategis karena berada di jalan kabupaten, sehingga  dapat dilalui dari dua jalur,  dari arah Cimerak menuju  Desa Kertaharja juga bisa dari arah Citelu menuju  Desa Sindangsari, sudah mempunya fasilitas gedung perpustakaan, lapang voly dan sepak bola.

Proses rehab  4 kelas dengan waktu  3 bulan dimulai bulan juli sampai Oktober 2019, dan dikerjakan dengan transparan dan rasa tanggungjawab demi keamanan dan keselamatan para penghuninya. Panitia dan  pekerja sangat sadar bahwa bantuan Pemerintah perlu dilakukan dengan rasa tanggungjawab.

Proses rehab yang dipimpin, H.Maman, setiap hari melakukan pengawasan langsung ke lapangan pada proses perehaban.

“Kegiatan proses belajar mengajar kami tetap berjalan normal meskipun 4 lokal kelas saat ini sedang diperbaiki, “kata Dede lagi.

Dengan jumlah siswa 197 yang dikelola oleh 6  guru PNS 4 guru non PNS dan 1Penjaga, SDN 1
Mekkarsari dari tahun ke tahun jumlah siswa sekolah ini selalu bertambah hal ini karena prestasi dan banyak warga pendatang baru menjadi penyadap nira kelapa. Bahkan beberapa tahun lalu, kata Dede, kelas 1 dijadikan 2 kelas karena banyak yang siswa yang mendaftar.

Menurut Dede, masyarakat sekitar sangat terbantu dengan adanya sekolah ini dan warga pun selalu siap mendukung kegiatan apapun yang dilakukan sekolah demi kemajuan anak-anaknya. Karena sekolah menjamin tidak ada pungutan apa pun pada para siswanya.

“Kami ciptakan lingkunan yang harmonis di lingkungan sekolah dan masyarakat sekitar, “jelas Dede.

Dalam perolehan prestasi SDN 1 Mekarsari pun tidak ketinggalan, beberapa waktu lalu menjadi juara invitasi Bola Voli di SMPN 3 Cimerak, juara pupuh tingkat kecamatan, bahkan beberapa waktu lalu juga salah satu siswanya, Yosep Nugraha, menjuarai MTQ siswa tingkat kabupaten.

Untuk mengejar berbagai semua prestasi itu, kata Dede, tidak mudah, maka ada atau tidak ada perlombanaan para siswa dengan bimbingan guru olah , Cicih tetap berlatih.

SDN 1 Mekarsari.merupakan sekolah tertua di Desa Mekarsari yang sudah berhasil melahirkan insan-insan berprestasi dan brahlak mulia. Tentunya dengan disiplin yang tinggi dari para guru pengajar dengan  datang dan pulang tepat waktu, sehingga sekolah ini menjadi kebanggaan Desa Mekarsari.

“Kami mengucapkan terima kasih pada pemerintah khususnya Pemkab Pangandaran, melalui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga yang telah merealisasikan rehab ruang kelas sehingga kelas jadi baru dan nyaman kembali. “pungkas Dede. (RASIMUN)

WARGA PARIGI MULAI RESAH, PASALNYA GAS 3 KG BERSUBSIDI KINI MULAI SULIT DICARI

PARIGI - Beberapa pekan terakhir ini, gas elpiji 3 kilogram bersubsidi atau yang dikenal dengan gas melon mendadak susah dicari masyarakat di Kecamatan Parigi  kabupaten Pangandaran. Warga pun bawah mulai resah, terutama yang berpenghasilan rendah yang sudah terbiasa menggunakan gas tersebut, karena selama ini gas dengan tabung warna hijau muda ini merupakan kebutuhan rumah tangga sehari-hari. Biasanya di beberapa penjual eceran gas elpiji 3 kilogram memang sangat terbatas, kalau pun tersedia harganya bisa mencapai Rp. 25 ribu-Rp. 27 ribu.

Seperti dikatakan salah seorang warga Desa Parigi, Herdis 35,  ia merasa heran kenapa gas tersebut sekarang begitu sulit dicari.

"Sebagai warga yang berpenghasilan pas-pasan, saya berharap agar Pemda Pangandaran bisa menyelidiki penyebab kelangkaan gas ini. “katanya. (13/08)

Masih kata Herdis, apakah kelangkaan disebabkan adanya permainan para orang-orang berduit dengan menimbun gas elpiji 3 kg tersebut agar harganya bisa naik.

“Jangan sampai kami sebagai masyarakat kecil menjadi korbannya, “ungkapnya.

Herdis pun berharap Pemkab Pangandaran bisa segera tanggap dan mengusahakan agar yang sudah menjadi kebutuhan pokok masyarakat ini tersedia kembali.

"Apakah dengan jalan melakukan operasi pasar atau melakukan sidak ke setiap pangkalan gas yang ada di wilayah kecamatan Parigi,", tandasnya.  (AGE)

SEBUAH RUMAH MILIK WARGA DESA SINDANGJAYA HABIS DILALAP SI JAGO MERAH

MANGUNJAYA-Sebuah rumah milik Samin-Ny.Parni, warga Dusun Cirapua Desa Sindangjaya Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran, habis dilalap si jago merah.(13/8)

Menurut keteranga Kepala Dusun Cirapuan, Tandin, kebakaran tersebut terjadi sekitar jam 11 siang tadi dan api diperkirakan berasal dari dapur karena korban memang masih menggunakan kayu bakar untuk alat masaknya.

“Akibat kebakaran ini korban diperkirakan mengalami kerugian sekitar Rp. 10 juta. “terang Tandin. (Tn)

AKIBAT TAK ADA CURAH HUJAN, BUNGA RAFFLESIA DI CAGAR ALAM PANGANDARAN TIDAK MEKAR

PANGANDARAN-Akibat curah hujan yang tidak kunjung datang, beberapa bunga rafflesia (Rafflesia Arnoldii) yang ada di hutan cagar alam Pananjung, kawasan BKSD resort Pangandaran, mengalami kekeringan dan tidak mekar.

Menurut Kepala BKSDA resort Pangandaran, Uking Iskandar, biasanya rafflesia akan mekar sekitar  bulan agustus ini, tapi karena tidak ada hujan seperti sekarang ini raflesia pun mengalami kekeringan dan membusuk.

“Biasanya bunga ini mekar hingga bisa berdiameter sekitar 40-50 senti meter dan panjang lidahnya sekitar 45 senti meter, “terang Uking, saat dihubungi lewat telepon celullernya.(13/8)

Dan kebetulan minggu ini, kata Uking, ada beberapa mahasiswa dari Universitas Padjadjaran (Unpad) melakukan survey karena tertarik untuk meneliti keberadaan rafflesia di hutan cagar alam Pananjung ini.

Jenis bunga parasit yang ukurannya bisa melebihi bunga jenis lainnya ini, kata Uking, biasanya bisa  dijumpai hampir di setiap sudut kawasan cagar alam, seperti di goa miring, sepnajang aliran sungai badeto, curug leutik dan lokasi-lokasi lainnya.

“Tapi tidak seperti lajimnya bunga lain yang berwarna indah dan harum, bunga ini justru mengeluaran bau busuk saat mekar pada hari-hari awal baunya bisa sampai radius 30 meter.”terang Uking lagi. (PNews)

SUASAN HARU WARNAI ACARA TEMU PISAH ANGGOTA DPRD PANGANDARAN MASA BAKTI 2014-2019

LANGKAPLANCAR - Acara temu pisah anggota DPRD Kabupaten Pangandaran masa bakti 2014 – 2019 yang dilaksanakan di sebuah rumah makan di Desa Bangunkarya, Kecamatan Langkaplancar beberapa waktu lalu berlangsung hidmat dengan suasana haru penuh rasa kekeluargaan. (04/08)
Pada acara tersebt, nampak seluruh pimpinan dan anggota saling bersilaturami, baik yang terpilih lagi di periode 2019-2024 maupun yang purna tugas.

Ketua komisi II dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), H. Endang Ahmad Hidayat,  dalam paparannya menyampaikan, ada saat bersama dan ada saatnya harus berpisah. Walau nantinya tidak bersama-sama lagi, tapi Endang berharap silaturahmi ini terus berlanjut.

Acara temu pisah anggota DPRD Pangandaran masa bakti 2014-2019 ini, masih kata Endang, merupakan tali pengikat silaturahmi terutama bagi anggota dewan yang tidak masuk untuk periode berikutnya, sehingga rasa kebersamaan dan persaudaraan ini tidak putus sampai disini.

“Jangan merasa berkecil hati karena tidak terpilih lagi, karena masih banyak jalan untuk bisa memberikan yang terbaik bagi Pangandaran hebat", ungkapnya.

Dalam acara yang dihadiri anggota DPRD dari PDIP, partai Golkar, PPP, partai Nasdem, PKB, partai Gerindra, PKS, partai Demokrat dan PAN, semuanya silih berganti memberikan sambutan dan permintaan maaf jika selama menjalankan tugas selama kurun waktu 5 tahun banyakkesalahan dan kekurangan.

"Kami berterimakasih kepada ketua DPRD, Bapak H. Iwan M Ridwan yang selalu membimbing kami dalam kurun waktu 2014-2019," kata Sutarya, mewakili rekan-rekannya dari frkasi PKB.

Sementara Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, H. Iwan M Ridwan. S.Pd, M.Pd, dalam sambutan terakhirnya dalam masa tugasnya sebagai ketua periode 2014-2019, mengatakan, seluruh anggota DPRD sudah banyak memberikan hal-hal positif dalam kinerjanya untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pangandaran.

DPRD juga, lanjut Iwan, sebagai tonggak sejarah pencetus program pendidikan gratis, kesehatan gratis, beras rastra gratis dan gratis biaya ambulan.

“Program ini sudah ada dan dimulai sejak januari 2016 lalu dan sudah dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat sebelum Bupati dan wakil Bupati depinitif dilantik,” tegas Iwan.

Iwan berharap, teman-teman yang tidak terpilih lagi jangan sampai berkecil hati, dan untuk yang terpilih kembali mudah-mudahan bisa menjalankan dan melanjutkan kinerja sesuai dengan perundang-undangan dan tentunya selalu bisa memberikan yang terbaik. (AGE)

TAHUN INI PEMKAB PANGANDARAN LAKSANAKA QURBAN DI 4 LOKASI

H. Agus Amsar
PARIGI – Tidak seperti Idul Adha tahun-tahun lalu, Pemda Kabupaten Pangandaran melaksanakan potong hewan kurban di halaman setda saja, tahun ini pelaksanaan pemotongan 4 ekor sapi dan 5 ekor domba dilaksanakan di empat titik lokasi yang berbeda. Antara lain, 1 ekor sapi 3 ekor domba disembelih dihalaman kantor setda, 2 ekor sapi di rumah dinas (rumdin) bupati, 1 ekor sapi di rumdin wakil bupati dan 2 ekor domba di rumdin sekertaris daerah.

Menurut Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (kabag kesra) Setda Pangandaran, H. Agus Amsar, saat ditemui PNews pada acara penyembelihan qurban di halaman setda, tahun ini sengaja pelaksanaan qurban disebar di empat titik agar bisa diterima mustahiq di lokasi yang berbeda.

“Setelah melalui rapat internal, kami putuskan di e lokasi yang berbeda dan ini dimaksudkan agar bisa memberikan lebih banyak lagi kepada para kaum duafa yang dinilai sangat membutuhkan, "jelas Agus. (11/08)

Dikatakan Agus, semua hewan qurban ini dibeli dari hasil patungan para pejabat di lingkup setda karenapemda sendiri tidak menganggaran khusus untuk membeli hewan qurban.

"Mudah-mudahan ini bisa bermanfaat bagi seluruh masyarakat penerima, “imbuhnya.(AGE)

AKIBAT KEADAAN GELAP, DADAHA RAWAN JADI TEMPAT MESUM

TASIK NEWS-Jika pada siang hari menjadi lokasi berolahraga, pada malam hari kawasan Dadaha yang ada di jantung Kota Tasikmalaya tak kalah semarak, terutama saat malam minggu tiba. Tapi sayang pada malam hari kawasan Dadaha tidak cukup diterangi lampu, sehingga hampir seluruh sudut taman pun  terlihat gelap. Akibat keadaan gelap tidak jarang di beberapa sudut pun jadi tempat perbuatan mesum atau pesta miras.

Menurut salah seorang petugas parkir, Aris, pemandangan pasangan muda-mudi yang ada di tempat gelap seprti itu bukan sesuatu yang aneh lagi. Karena hampir stiap malam, terutama malam minggu bisa dijumpai.

“Kalau tidak percaya silahkan datang dan buktikan sendiri, “ungkap Aris.(9/8)

Hal senada dikatakan salah seorang warga yang enggan ditulis identitasnya, padahal kalau dikelalo dengan baik, bukan tidak mungkin Dadaha akan menjadi kawasan yang akan banyak diminati warga, baik siang atau pun malam hari.

“Kalau sudah ramai pengunjung, maka Dadaha pun akan bisa jadi tempat usaha, seperti dangang makanan ringan dan soft drink, “katanya.

Jika saja setiap sudut taman dilengkapi dengan sarana penerangan yang memadai, ia yakin, nantinya tidak ada lagi masyarakat, khususnya remaja yang menggunakan taman untuk tempat mesum atau perbuatan negativ lainnya.

“Saya sangat menyayangkan, asset pemerintah ini terkesan tak terurus dan dibiarkan begitu saja, “imbuhnya. (ANWARWALUYO)



SEBAIKNYA SPORT CENTER DADAHA JADI KAWASAN BEBAS KENDARAAN

TASIK NEWS-Sudah menjadi kegiatan rutinitas warga Kota Tasikmalaya, setiap hari jumat dan minggu lapang Dadaha yang ada di jantung kota menjadi arena olahraga.

Sebagai sport center, Dadaha memiliki beberapa kawasan yang bisa digunakan, diantaranya untuk berlari (joging), bersepeda, sepatu roda dan skate board.

Menurut salah seorang mengunjung, Dadang, sebaiknya kawasan Dadaha bebas dari lalu-lalang kendaraan saat banyak warga yang sedang berolahraga.

“Selain asapnya kenalpot yang menggangu kesehatan, juga sangat mengganggu aktivitas olaharaga.. “ungkapnya.(9/8)

Sebaiknya jika sudah sampai ke Dadaha, kata Dadang, lebih baik kendaraannya diparkir saja di tempat yang sudah disediakan.

“Di kawasan yang menjadi tempat olahraga, sebaiknya harusnyamenjadi kawasan bebas kendaraan, “imbuhnya.

Bukan hanya itu, masih kata Dadang, banyaknya coretan-coretan tangan jahil (grafitti) di dinding tembok hampir di setiap sudut pun sudah merusak keindahan taman. Aksi vandalisme ini sama sekali tidak memiliki nilai karya seni, malah Dadaha jadi terkesan kumuh dan tak terurus.

“Saya berharap, siapa pun pengelolanya, sebaiknya Dadaha dikelola lebih profesional karena selain menjadi tempat olahraga Dadaha pun jadi alternatif wisata warga, “pungkasnya
(ANWARWALUYO)

TIM GATURAY DESA CIKULU BERHASIL MASUK BABAK FINAL VOLLEY BALL BHAYANGKARA CUP

TASIK NEWS-Setelah melewati babak penyisihan akhirnya tim bola voli putri Gaturay Desa Cikulu Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya berhasil lolos ke babak semi final, dalam open tournamen volley ball Bhayangkara Cup yang diselenggarakan Polsek Karangnunggal, di lapang Rancabakung.

Tim Gaturay, binaan pelatih Miptah Ega  dan Uus , bertekad akan meraih gelar juara dalam turnamen ini.

Menurut menejer tim, Dedi Hidayat, ia optimis meraih juara karena timnya akan bertanding all out di babak final nanti..(9/8)

“Karena selain memiliki pemain andalan, kami juga selalu kompak dalam setiap pertandingan. “katanya. (9/8)   *ANWARWALUYO*

MENUNGGU BANTUAN DATANG, SISWA KELAS 4 SDN NANGKASARI BELAJAR DI GUDANG

TASIK NEWS-Akibat ruang kelas yang sudah lapuk, siswakelas 4 SD Negeri Nangkasari di Desa Parung Kecamatan Cibalong Kabupaten Tasikmalaya, terpaksa untuk sementara belajar di sebuah gudang.

Menurut Kepala SDN Nangkasari, Yaya, S.Pd, kondisi bangunan kelas yang rusak ini diakibatkan gempa beberap awaktu lalu.

“Keadaan ini sudah hampir satu tahun, karena khawatir sewaktu-waktu ambruk maka proses belajar mengajar siswa pun di gudang, ”ungkap Yaya.(09/8)

Yaya mengatakan, sebenarnya kondisi ini sudah dilaporkan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya, tapi hingga sekarang belum mendapat tanggapan.

Karena proses belajar tidak boleh terganggu, kata Yaya lagi, maka sambil menunggu bantuan datang siswa pun harus belajar di tempat yang kurang nyaman.

“Kami berharap pemda bisa segera mengambil tindakan tegas sebelum bangunan ini roboh dan mengakibatkan hal-hal yang tidak diinginkan. “tegasnya. (JAJANG)

TOURNAMEN VOLLY BALL SEMARAKAN HUT KEMERDEKAAN DI DESA CIKUKULU

TASIK NEWS-Volley ball merupakan cabang olahraga (cabor) favorit dan ada di setiap desa, sehingga tidak heran pada setiap even peringatan Hari UlangTahun (HUT) Kemerdekaan atau peringatan hari besar lainnya cabor ini pasati selalu jadi mata lomba di setiap daerah.

Selain olahraga cabang olahraga ini biayanya terbilang murah karena hampir di setiap desa pasti mempunyai lapangannya, voli juga diminati segala usia baik laki-laki atau pun kaum hawa.

Seperti yang dilaksanakan warga Desa Cikukulu Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya, dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan ke 74 tahun 2019 ini, digelar pertandiangan voli antar klub se-Desa Cikukulu.

Seperti dikatakan Kasi Pemerintahan Desa Cikukulu, Asep Yoni, dengan semangat ikut menyemarakan hari kemerdekaan yang 74, pertandingan bola voli merupakan jenis olahraga yang paling disukai masyarakat.

“Hampir setiap tahun, dalam peringatan hari kemerdekaan kami selalu menyelenggarakan pertandingan bola voli, “terang Asep. (7/8)

Dengan kegiatan ini, kata Asep, diharapkan bisa terus memupuk rasa kebersamaan dan jalinan tali silaturahmi antara warga.

“Pesertanya ada dari perangkat desa, club pemuda, karangtaruna dan elemen masyarakat lainnya. “imbuhnya.(ANWAR WALUYO)




SDN 1 NARASI BERHARAP PUNYA RUANG PERPUSTAKAAN

TASIK NEWS-Untuk memenuhi kebutuhan sarana kelengkapan penunjang pendidikan lainnya, Sekolah Dasar Negeri (SDN) Narasi 1 Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya, saat ini masih membutuhkan ruang  perpustakaan dan WC sekolah.

“Kalau banggunan sekolah relatif masih  bagus dan layak, “ungkap Kepala SDN 1 Narasi, Tatang, S.Pd (6/8)

Selain dua kebutuhan tersebut, kata Tatang, karena SDN 1 Narasi lokasinya jauh dari pemukiman, sekolah ini juga sangat membutuhkan perpustakaan.

Menurut Tatang, masalah ini pernah diusulkan ke Pemkab Tasikmalaya melalui Dinas Pendidikan, namun hingga sekarang masih belum terealisasi.

“Mudah-mudahan ini bisa menjadi perhatian pemerintah daerah, “ungkapnya lagi.
(ANWAR WALUYO)



40 ANGGOTA DPRD KABUPATEN PANGANDARAN RESMI DILANTIK

PANGANDARAN – Beberapa hari lalu (5/8) Sekretariat DPRD Pangandaran menggelaracara rapat paripurna sumpah/janji 40 anggota DPRD masa jabatan tahun 2019-2020 di ruang rapat DPRD.

Dalam Surat Keputusan  (SK) Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, yang dibacakan Sekretaris DPRD Pangandaran, H. Yayat Kiswayat, dikatakan, sumpah janji ini merupakan amanat pasal 156 undang-undang no 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah, bahwa anggota DPRD kabupaten/kota sebelum memangku jabatannya mengucapkan sumpah/janji bersama-sama yang dipandu oleh ketua pengadilan negri dalam rapat paripurna DPRD kabupaten/kota.

Masih dalam SK tersebut, dalam semangat negara demokrasi Pancasila, untuk mewujudkan suatu sistem check and balance, ada tiga hal yang dapat dijadikan fokus oleh anggota DPRD, diantaranya, pertama, melindungi dan memperjuangkan kepentingan rakyat melalui fungsi legislasi DPRD, karena itu anggota DPRD perlu memaksimalkan waktu untuk bertanya dan berdialog dengan rakyat, baik melalui jaringan aspirasi maupun saat reses. Saat ini proses komunikasi bisa dilakukan tidak hanya melalui media konvensional tatap muka, tapi juga melalui pemanfaatan tekhnologi informasi seperti media sosial maupun media masa.

Kedua, memaksimalkan peran DPRD dalam pelaksanaan fungsi budgeting atau penyusunan anggaran untuk sebesar-besar demi kepentingan rakyat, karena sekarang sudah bukan masanya lagi proses penyusunan dilaksanakan secara tertutup, tidak partisipatif dan pragmatif, apalagi berprilaku koruptif.

Ketiga, fungsi pengawasan, anggota DPRD harus melaksanakannya dengan cara efektif dan objektif derta dijalankan dengan niat yang tulus dan sepenuh hati demi berlangsungnya proses kontrol yang seimbang terhadap proses pelaksanaan tugas eksekutif dalam menjalankan management pemerintahan dan pembangunan daerah.

Selain membacakan SK gubernur, Yayat juga berkesempatan membacakan susunan nama-nama anggota DPRD Pangandaran yang akan menjabat tahun 2019-2024, antara lain, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP),  1. Joane Irwan Suwarsa Sip.Msi. 2. Citra PItriyanI SH. 3. Rd Tata Sutari SH.4 Rara Agustin AMd. 5. Hj Hesti Mulyati SPD. 6. H tasimin SPD. 7. Asep nurdin H.M.M. 8. Sri Rahayu Ssos. 9. Hamdan A.Md. 10. Mamat Rohimat SPD CH. 11. Elon Roslan. 12. Ucup supriatna. 13. Sopiah. 14. Deni Kusnaeni.15. Anwar Hidayat S.ag MM. Partai Golongan Karya (Golkar), 1. Ade Ruminah. 2 Muhamad Taufik Sip MSI. 3. H Oman Rohman. 4. H Toto Suherman Heryana SPD MM. 5. H Jajang Mustopa. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB),  1. Haer. 2.jalaludin S.Ag . 3 Subario S.Pdi. 4. Encep Najmuddin SH. 5. Orang tarlan. Partai Amanat Nasional (PAN), 1. Alip Suhendi Sip MSI. 2. Nia Sumiasari. 3. Hamdi. 4. Yen Yen Widiani SH. 5. Adang Sudirman S.I.P. Partai Keadilan Sejahtera (PKS), 1. H Endang Ahmad Hidayat. 2. Solihudin S.I.P. 3. Miswan. Partai Gerakan Indonedia Raya (Gerindra), 1. Darsum Darmawanto S.E. M.M. 2. Diah restu badraeni S.Sn. 3. H IDI Supriadi SPD. Partai Persatuan Pembangunan (PPP), 1. H Asikin S.Ag. 2. H Jajang Ismail. 3. Wowo kustiwa dan Cecep Nurhidayat S.PdI. 

(ANTON AS)

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN