SATU-SATUNYA DI JAWA BARAT, PUSKESMAS PANGANDARAN RAIH AKREDITASI PARIPURNA

Salah satu dari 4 skala perioritas program pemerintah daerah, pada sektor kesehatan telah membuahkan hasil memuaskan dengan mendapat penilaian tertinggi dari pemerintah pusat.

Selain menggratiskan pelayanan dasar kesehatan, Pemkab Pangandaran juga berinovasi  untuk mewujudkan puskesmas setarap hotel bintang tiga ( dngan fasilitas 2 tempat tidur yang bagus, tv,  AC, kamar mandi dan westapel) serta dilengkapi fasilitas pendukung alat -alat medis yang sangat memadai, sehingga menjadikan Puskesmas Kecamatan Pangandaran, salahsatu puskesmas yang berada di Kabupaten ini, mendapat akreditasi dari Kementerian Kesehatan Direktorat Jendral Pelayanan Kesehatan Komisi Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama , dengan predikat paripurna. Puskesmas ini merupakan satu-satunya puskesmas yang mendapat akreditasi paling tinggi dari 88 puskesmas di Jawa Barat hasil perifikasi tahun 2018 lalu.

Saat diminta keterangan di halaman Puskesmas Pangandaran, kepada  awak media, Bupati Pangandaran, H. Jeje Wirdinata yang didampingi Wakil Bupati, H. Adang Hadari dan Kadis Kesehatan, drg. Yani Akhmad Marzuki, mengatakan, akreditasi puskesmas merupakan pengakuan terhadap Puskesmas yang diberikan lembaga independen dan telah ditetapkan oleh Menteri kesehatan, setelah dinilai bahwa Puskesmas tersebut memenuhi standar pelayanan, fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama yang telah ditetapkan.

“Tujuannya, semua ini untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan secara berkesinambungan. “kata bupati. (8/2)

Bupati menambahkan, kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 75 Tahun 2014 Tentang Puskesmas, pasal 39, dalam upaya peningkatan mutu pelayanan, Puskesmas wajib diakreditasi secara berkala minimal 3 (tiga) tahun sekali.

“Ada tiga tingkatan hasil akreditasi, mulai dari yang terendah, terakrditasi dasar, Madya, Utama dan Terakreditasi Paripurna dan akreditasi tertinggi, paripurna. “terang bupati.

Bupati juga mengatakan, selain Puskesmas Pangandaran dengan akreditasi paripurna, 2 puskesmas, Mangunjaya dan Puskesmas Cimerak terakrditasi madya dan 1Puskesmas Legokjawa dengan akreditasi utama. (PNews)


CURUG BATU SENGKED JADI VARIAN BARU OBYEK WISATA DI CIPATUJAH

TASIK NEWS-Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya, selain dikenal dengan pantainya yang indah dengan deburan ombak lautnya eksotik, ternyata ada potensi wisata lain yang tidak kalah menarik disini yang wajib dikunjungi wiatawan.

Diantara pemandangan alam dengan rimbunya pepohonan ada lokasi  air terjun dengan aliran airnya yang jernih, orang disini menyebutnya dengan sebutan Curug Batu Sengked atau Curug Hador.

Lokasi tepatnya berada di Desa Nagrog, dengan akses jakan yang relatif mudah ditempuh, lokasi wisata ini pun kini jadi destinasi wisata baru, khususnya para remaja yang datang dari Kota-Kabupaten Tasikmalaya juga dari Banjar, Ciamis, Garut dan Bandung.

Selain bisa menikmati keindahan alam hutan, pengunjung pun bisa sepuasnya berenang di aliran sungai yang jernih diantara batu-batu besar di bawah air terjun.

Seperti dikatakan salah seorang pengunjung asal Kota Banjar, Asep, Curug Batu Sengked mempunyai panorama indah sangat cocok untuk menjadi tempat berswapoto dengan latar belakang air terjun dan alam hutan.

“Saya yakin ke depannya lokasi wisata ini bisa lebih dikembangkan lagi oleh pemerintah. “ungkapnya.(7/2)

Dengan sedikit tantangan jalan menuju lokasi, kata Asep, ini menjadi daya tarik sendiri bagi wisatawan menyusuri jalan di tengah hutan dengan rimbun pohon-pohon besar sambil sepuas-puasnya menghirup udara segar sepanjang jalan menuju lokasi.

“Saya dan teman-teman jika sempat hampir setiap akhir pekan kesini. “ungkap Asep lagi.

Masih kata Asep,  sebenarnya kalau potensi wisata ini lebih ditata dan dikembangkan, tidak mustahil bisa menjadi sumber ekonomi bagi masyarakat yang ada di sekitar obyek. Seperti dengan menjajakan kelapa muda, warung kopi atau menjual hasil produksi alam lainya.

Melalui sentuhan pembangunan yang dilakukan pemerintahan desa, lanjut Asep, wisata Curug Sengked ini bisa menjadi varian baru wisata yang ada di Kecamatan Cipatujah.

“Selama ini Cipatujah kan dikenal hanya dengan wisata pantai saja. “imbuhnya. (ANWAR W-UDI R)

HATI HATI PENIPUAN DENGAN PENAWARAN PINJAMAN BERBASIS ONLINE

PANGANDARAN - Maraknya pinjaman online yang sering dijumpai di media sosial (medsos) tidak sedikit membuat masyarakat yang tertarik, karena selian proses pinjaman tersebut tidak perlu memakai agunan cukup dengan syarat poto copy KTP, kartu keluarga (KK) dan  poto copy buku rekening tabungan, prosesnya pun trelatif mudah dan cepat.

Salah seorang warga Pangandaran, Asep (nama samaran) menceritakan pengalamannya, ia merasa tertipu setelah memberikan persyaratan pinjaman dan harus membayar deposit awal pencairan sebesar Rp 500 ribu yang harus disetor ke nomer rekening bendahara salah satu koperasi simpan-pinjam yang alamat kantornya di Bogor - Jawa Barat.

"Saat itu keadaan ekonomi saya memang sedang sulit, sehingga saat saya lihat di medsos ada penawaran pinjaman via online tanpa harus ada agunan, pikiran saya langsung saja ingin coba meminjam. "tuturnya.

Asep mengatakan, ketika ia mencoba berniat meminjam uang yang akan dipergunakan untuk modal usaha sebesar Rp 5 juta dengan jangka waktu satu tahun serta pembayaran yang sudah disepakti sebesar Rp.420 ribu setiap bulannya.

Saat sudah selesai mengirimkan semua persyaratan, lanjutnya, tiba-tiba dari pihak koperasi tersebut minta uang deposit dengan alasan untuk proses pencairan, sebesar Rp. 500 ribu yang harus dikirim ke nomer rekening bendahara.

Dari hasil usaha meminjam dulu dari teman, masih kata Asep, ia pun akhirnya langsung mengirimkan uang persaratan tersebut ke rekening bendahara. Dan setelah uang itu disetor, Asep pun disuruh untuk menunggu 30 menit, katanya untuk proses pencairan pinjaman Rp. 5 juta ditambah uang persaratan Rp. 500 ribu.

“Jadi total uang yang akan saya terima sebesar Rp. 5,5 juta. “terang Asep.

Tapi setelah lama menunggu hingga 2 minggu, ternyata pencairan dana yang diharapkan Asep pun tidak kunjung ada.

“Hingga saat ini tidak pernah ada pencairan, sekarang saya sadar saya tertipu dan uang Rp 500 ribu hasil pinjaman pun raib. “kata Asep.

Menurutnya, sekarang ia baru menyesal, karena pinjaman yang dijanjikan di medsos tersebut hanya penipuan dengan modus baru.

“Saya berpesan kepada semua masyarakat jangan terlalu percaya pada iming-iming yang  menawarkan pinjaman berbasis online, jangan sampai jadi korba seperti saya. “ungkapnya. (AGE)


KPU PANGANDARAN GELAR ACARA SOSIALISASI DENGAN KELOMPOK PEMILIH STRATEGIS

PARIGI - Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) Kabupaten Pangandaran menggelar acara sosialisasi dan pendidikan pemilih untuk para kader PKK dari 5 kecamatan, antara lain Kecamatan Langkaplancar, Cigugur, Parigi, Cijulang dan Kecamatan Cimerak.

Pada acara yang digelar di aula Desa Karangbenda Kecamatan Parigi, Ketua KPU Pangandaran, Muhtadin Shi, mengatakan, sosialisasi dan pendidikan pemilih untuk kelompok pemilih perempuan ini sangat penting karena merupakan kelompok pemilih strategis dalam menghadapi pemilu 2019 nanti.

Menurut Muhtadin, KPU melakukan sosialisasi dan pendidikan pada pemilih perempuan sebagai kelompok pemilih strategis yang didalamnya ada ibu-ibu penggerak PKK dan isteri kepala desa.

“Kami terus melakukan sosialisasi sebagai bekal di masyarakat akan pentingnya memberikan hak suara serta tatacara dalam pelaksanaannya di pemilu bulan April 2019 mendatang, " katanya. (07/02)

Ditambahkan Muhtadin, ini merupakan kegiatan yang kedua untuk kelompok pemilih strategis setelah sebelumnya di lima kecamatan wilayah utara yang dipusatkan di gedung Islamic Centre Kecamatan Kalipucang.

Salah seorang kader PKK dari kecamatanCigugur, Nunung (42), mengaku merasa senang mengikuti sosialisasi ini, karena bisa menjadi pencerahan kepada masyarakat pemilih terutama kaum perempuan.

"Dengan bekal pendidikan yang diberikan KPU sekarang saya jadi lebih paham dalam tatacara pemilu 2019, dan tentunya setelah pulang pengetahuan ini akan sosialisasikan kepada masyarakat lainnya, " ungkapnya. (AGE)

DISDIK TASIKMALAYA GELAR PASANGGIRI PENCAK SILAT UNTUK MELESTARIKAN BUDAYA SUNDA

TASIK NEWS-Kegiatan mojang giri pencak silat yang diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya ini diharapkan bisa memotivasi anak didik yang masih duduk di sekolah dasar (SD).

Demikian dikatakan Kapala Bidang Pendidikan Dasar,  H. Opan Sopian saat dmenggelar silaturahmi dengan keluarga besar Padepokan Lebak Galunggung terkait kegiatan Pasanggiri Pencak Silat tingkat  kabupaten.

“Terimakasih kepada insuning baraya sunda pimpinan Pa Galih yang selama ini menjadi mitra dinas pendidikan Tasikmalaya. “ujar Opan.(6/2)

Dikatakan Opan, kegiatan ini juga dalam rangka menyambut even pra O2SN tingkat kabupaten tahun 2019 yang wajib diikuti seluruh sekolah untuk bisa menampilkan karya seni masing-masing siswa.

Sementara menurut kabid Kebudayaan, Didin, gelaran pasanggiri ini juga bisa menjadi media untuk ngamumule kebudayaan sunda yang ada di sekitar kita.

“Kalau bukan oleh kita, tentunya oleh siapa lagi kebudayaan sunda ini bisa lestari. “tegas Didin. (ANWAR W-UDI R)

BAWASLU PANGANDARAN PASTIKAN PENDISTRIBUSIAN LOGISTIK PEMILU AMAN DAN LANCAR

PANGANDARAN-Seiring dimulainya pendistribusian surat suara Pemilu 2019 ke berbagai daerah, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pangandaran pun melakukan pengawasan langsung untuk mengaman 1.311.086, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Menurut salah seorang komisioner Bawaslu, bidang kordiv pengawasan, Gaga Abdilah Sihab, pihaknya terus memantau dan mengawasi pendistribusian logistik pemilu untuk memastikan prosesnya sesuai aturan dan dipastikan jumlahnya sesuai dengan hak pilih.

“Hingga tiba di tujuan, harus dipatikan pula segel surat suara masih utuh. " jelasnya.(6/2)

Gaga yang ditemui di lokasi pendistribusian, di gedung Islamic Center Kecamatan Pangandaran, juga mengatakan, sekitar pukul 10.30 WIB surat suara tiba di lokasi, dalam keadaan aman dan lancar.

“Mudah-mudahan bisa terus lancar hingga hari pemilihan tanggal 17 april mendatang. “pungkasnya. (Tn)

MUHTADIN: “KPU OPTIMIS, PEMILU 2019 BERJALAN DAMAI, AMAN DAN LANCAR”

CIJULANG- Komisi Pemilhan Umum (KPU) KPU kabupaten Pangandaran bertempat di aula Desa Kondangjajar, Kecamatan Cijulang gelar acara koordinasi, supervisi dan penandatanganan pakta integritas PPK dan PPS se-Kecamatan Cijulang, yang turut dihadiri Camat, Kapolsek, Danramil, Panwascam, PPK juga PPS dari 7 desa yang ada di wilayah Cijulang.

Dalam sambutannya, Ketua KPU Pangandaran, Muhtadin, SHi mengingatkan pada para penyelenggara pemilu baik PPK maupun PPS harus benar-benar melaksanakan pakta integritas yang telah ditandatangani dalam menghadapi Pemilu 2019.

Pakta integritas, kata Muhtadin, bukan sekadar formalitas tapi harus menjadi hal yang substansial. Para penyelenggara pemilu ini harus tahu betul apa yang telah ditandatangani yang kemudian diaplikasikan. Sebab persoalan dalam pemilu seringkali muncul karena pihak penyelenggara tidak paham aturan mainnya.

"Saya berharap lewat kegiatan ini semua pihak dapat berkomitmen dan bersama-sama melaksanakan tugas masing-masing di lapangan dengan baik sesuai dengan ketentuan yang berlaku, " ucapnya.(6/2)

Diungkapkan Muhtadin, dengan penandatanganan pakta integritas ini penyelenggara pemilu baik PPK maupun PPS bisa lebih paham dan mampu melakukan konsolidasi intern juga konsolidasi ekstern untuk menciptakan Pemilu 2019 kondusif tanpa ada ekses dalam pelaksanaannya nanti.

Menurut Muhtadin, ada sejumlah poin dalam pakta integritas yang telah ditandatangani, diataranya menyelenggarakan pemilu berdasarkan asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil serta profesional, efektif dan efisien. 

“Juga poin untuk memperlakukan secara setara, imparsial, dan nonpartisan kepada peserta dan para pihak yang memiliki preferensi politik tertentu tanpa kecuali. “jelasnya. (AGE)

SELAMA TIGA HARI DESA BUNISARI GELAR ACARA PILIHAN BPD

CIGUGUR- Untuk memilih 7 anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Bunisari Kecamatan Cigugur Kabupaten Pangandaran, pemerintahan desa menggelar pemilihan tersebut yang digelar secara demokratis dengan mengambil 6 calon dari 6 dusun.

Seperti dikatakan Kepala Desa Bunisari, Saepudin, selama tiga hari waktu pemilihan sesuai waktu yang disepakti warga tiap dusun bisa menyalurkan haknya untuk memilih wakil dari dusun yang nantinya akan duduk di BPD untuk mewakili dusun masing-masing.

“Jadi nantinya keenam anggota ini bisa mewakili aspirasi didusunnya, sedangkan yang satu lagi merupakan keterwakilan BPD dari perempuan yang langsung dipilih oleh 60 kader ibu-ibu dari enam dusun. " ungkapnya. (4/2)

Jadi nanti apabila ada anggota BPD yang kurang taat pada aturan atau kurang baik kinerjanya, kata Saepudin, pemerintahan Desa Bunisari akan menyerahkan langsung kepada warga yang telah memilih wakilnya di BPD.

“Tercatat dari Dusun Cicurug yang paling banyak memiliki 8 calon, sedang dusun lainnya  paling ada dua atau tiga calon saja, " imbuhnya. (AGE)


SUTRIAMAN : “PENGUSAHA HARUS MELENGKAPI PERIJINAN DULU”

PARIGI - Bidang Peternakan Dinas Pertanian Kabupaten Pangandaran sudah sejak tahun 2016 selalu aktif mengontrol usaha penggemukan sapi yang ada di Desa Sukamaju, Kecamatan Mangunjaya yang kini ramai jadi perbincangan di masyarakat dikarenakan dampak limbah yang mencemari lingkungan di area sekitar tempat usaha tersebut, dan ditenggerai usaha milik H. Nurhafy tersebut sampai sekarang belum mengantongi ijin yang jelas dari pemerintahan.

Demikian disampaikan Kasi Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Pangandaran, drh. Idham.

Dikatakan Idham, ia sudah pernah melakukan pengontrolan tahun 2016 lalu, namun memang tidak ada tanggapan dari pemilik usaha tersebut.

Menurut Idham, saat pihaknya mendatangi ke kandang penggemukan sapi itu, pemilik usaha tidak merespon kedatangannya, karena menurut keterangan yang diperoleh Idham, penggemukan sapi tersebut  sudah bekerjasama dengan UPTD peternakan dan perikanan yang berada di Kecamatan Banjarsari Kabupaten Ciamis.

“Padahal jelas-jelas lokasi usaha itu ada di wilayah Kabupaten Pangandaran," ungkapnya.(4/2)

Sementara Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pangandaran, Sutriaman, mengatakan, pihaknya sangat mendukung bila memang ada usaha bidang peternakan di kabupaten Pangandaran, asal segala perijinannya harus ditempuh dulu baik dari Dinas Lingkungan Hidup maupun dari Dinas Perijinan, agar tidak terjadi polemik seperti sekarang ini.

"Pemkab Pangandran melalui dinas pertanian sangat merespon usaha tersebut tapi harus melalui mekanisme dan aturan yang berlaku disini, seperti urus dulu  UPL dan UKL dari dinas LH, termasuk ijin usaha dari dinas terkait, " jelasnya.

Disoal usaha penggemukan sapi yang ada di Kecamatan Mangunjaya, Sutriaman berharap agar pihak perusahaan bisa melengkapi ijin dan persaratan lainnya.

“Saya yakin usaha ini akan memberi dampak positif bagi masyarakat yang ada di sekitar perusahaan penggemukan sapi itu. “imbuh Sutriaman. (AGE)

SEBAGIAN SISWA SMPN SATU ATAP SIDAMULIH BERASAL DARI KABUPATEN CIAMIS

SIDAMULIH-Kebijakan pemerinah di dunia pendidikan dengan mendirikan sekolah satu atap sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, karena selama ini jarak tempuh menuju tempat siswa menuntut ilmu dirasakan menjadi salah satu penyebab kurang minatnya masyarakat meneruskan pendidikan anaknya pada jenjang yang lebih tinggi.

 Salah satunya, SMPN Satu Sidamulih yang berlokasi di perbatasan Kabupaten Pangandaran dan Ciamis, tepatnya di Desa Kalijati Kecamatan Sidamulih.

“Kami hadir disini atas nama pemerintah untuk memenuhi kebutuhan pendidikan masyarakat. “kata Kepala Sekolah SMPN Satu Atap Sidamulih, Imat Rudi Priatna, S.Pd, M,Pd, beberapa waktu lalu.

Dengan jumlah siswa 198 yang dikelola 4 orang pengajar PNS dan 13 non PNS termasuk tenaga Tata Usaha (TU), kata Imat, mampu memberikan pilihan alternatif pada masyarakat untuk menyekolahkan putra-putrinya ke SMP reguler yang selain jaraknya jauh medannya pun sangat berat.   

Seperti diketahui, SMP satu atap Sidamulih, merupakan SMP satu atap dengan jumlah siswa terbanyak dibanding sekolah satu atap lainnya yang ada di Kabupaten Pangandaran. Karena selain menampung peserta didik yang berasal dari Kecamatan Sidamulih, di sekolah ini pun banyak siswa berasal dari Kabupaten Ciamis.

“Sekitar 50 % dari jumlah siswa berasal dari Desa Pasawahan Kecamatan Banjarsari, sehingga keanggotaan komite sekolah pun sebagian berasal dari Banjarsari. “terang Imat.

Selama ini selain dengan Dinas Pendidikan, masih kata Imat, pihaknya pun selalu melakukan kordinasi dengan pemerintahan Desa Kalijati untuk kepentingan sekolahnya. Seperti tahun ini rencananya akan membangun lapang basket persis di depan sekolah yang dibiaya APBDesa Kalijati.

Imat juga mengatakan, seiring perkembangan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Pangandaran, jalan menuju sekolah pun kini sudah semakin baik, sehingga perjalanan baik siswa atau pun guru pun sudah tidak terkendala lagi.

“Minat masyarakat disini untuk menyekolahkan anak-anaknya sangat tinggi, apalagi dengan program pemda Pangandaran yang menggratiskan seluruh biaya pendidikan, saya optimis pendidikan di daerah pinggiran seperti disini akan terus berkembang. “pungkasnya. (PNews)


PESONA PANTAI KARANGTAWULAN DESTINASI WISATA UNGGULAN KAB. TASIKMALAYA

TASIK NEWS-Tidak kalah dengan destinasi yang ada di kabuaten-kota lain, di Kabupaten Tasikmalaya ada tujuan wisata pantai dengan pemandangan laut yang indah, Pantai Karangtawulan yang berlokasi di Kecamatan Cipatujah menjanjikan pesona alam yang setiap saat bisa dinikmati wisatawan.

Menurut Ketua Kompepar, Nana, meski dalam segi penataan Karangtawulan tidak banyak perubahan, namun sajian alam yang ada di pantai Karangtawulan, Sindangkerta, Pamayang dan Cipatujah, akan menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

“Kebetulan lokasi ketiga destinasi tersebut berada dalam satu arah. “terng Nana.(3/2)

Dikatakan Nana, seluruh obyek wisata ini mempunyai karakteristik yang berbeda dengan obyek wisata yang ada di daerah lain, Karena ombaknya yang relatif tenang hingga bebas untuk berenang.

Wisatawan yang berkunjung ke Pantai Karang Tawulandi sore hari, kata Nana, akan disuguhi pemandangan cantik berupa kawanan burung camar yang pulang ke Nusa Manuk, pulau kecil di tengah pantai yang menjadi rumah bagi kawanan burung.

“Sunset di pantai ini pun terlihat cantik dengan cahaya jingga dan sinar merah matahari akan mewarnai karang-karang di tepi pantai. “ujarnya.

Sementara Kepala Dinas Pariwista Kabupaten Tasikmalaya, H. Asep SB, mengatakan, pemkab terus melakukan pembenahan wisata pantai Karangtawulan agar kunjungan baik wisata lokal atau pun mancanegara semakin setiap tahun terus meningkat.

“Pantai karangtawualan dan pantai lainnya yang ada di wilayah Tasik selatan bebas dari sampah, sehingga alamnya bersih, nyaman, indah  dan tentunya menjadi kebangangan kita semua. “ungkapnya. (ANWAR W)


TERTIB PARKIR MASIH TETAP MENJADI MASALAH DI KOTA TASIK

TASIK NEWS-Bisa jadi karena ketidak tersediaan area parkir atau ulah pengemudi kendaraan yang kurang mematuhi aturan, sehingga terkesan bebas untuk memarkirkan kendaraan di sembarang tempat. Padahal, dengan memarkirkan kendaraan bukan di tempat parkir bisa membahaykan baik untuk dirinya mau pun orang lain.

Seperti yang dilakukan pengendara dengan memarkirkan mobilnya di belokan jalan HZ. Mustofa arah ke Jalan Garawangi, persis di belokan arah memutar. Sebenarnya ini akan mengganggu lalu-lintas dan mungkin saja membahayakan pengguna jalan lainnya.

Menurut salah seorang pengendara, sebaiknya petugas sigap dan bisa menindak tegas pada para pengguna jalan yang tidak mau mematuhi aturan.

“Selain terkesan semerawut masalah parkir, bisa saja ini menjadi penyebab kecelakaan. “ungkapnya.(31/1)

Ia berharap, mudah-mudahan Pemkot Tasikmalaya tidak hanya menarik retribusinya saja, tapi masalah kenyamanan pengendaran untuk memarkirkan kendaraannya pun bisa lebih ditertibkan lagi.

“Dan tentunya masalah parkir ini bukan hanya tugas pemerintah saja, tapi kesadaran masyarakat pun ikut dituntut untuk bisa memarkirkan kendaraannya tidak di sembarang tempat. “imbuhnya. (ANWAR W)


BELUM KANTONGI IJIN DARI PEMKAB PANGANDARAN, NUSADANAS TERUS BEROPERASI

PARIGI – Obyek wisata Nusadanas salah satu tempat rekreasi di wilayah Desa Bojong, Kkecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran ternyata belum mempunya ijin, padahal tempat rekreasi tersebut sudah beroperasi sekitar satu tahun yang lalu dengan rata rata pengunjung yang datang relatif banyak terutama di hari libur nasional dengan tarif masuk sebesar Rp.5 ribu, tanpa tiket.

Saat ditemui P-News, pemilik usaha tersebut, Dodi (45), membenarkan, bahkan menurut Dodi, masalah perijinan baru akan diurus secepatnya ke Pemkab Pangandaran.

"Baik ijin SIUP, TDP juga ijin dari Dinas Lingkungan Hidup, Insyaalloh minggu-minggu ini akan segera diurus, termasuk ijin dari pemerintahan Dsa Bojong", jelasnya. (02/02)

Dikatakannya, di Nusadanas ini selain menyediakan tempat berenang yang airnya bersumber langsung dari mata air pegunungan juga ada terapi ikan dengan pemandangan alam sekeliling lokasi yang membuat pengunjung bisa nyaman.

“Saat ini memang tempat wisata ini sudah mulai banyak dikunjungi masyarakat terutama anak-anak sekolah. “kata Dodi lagi.

Sementara menurut salah satu warga Desa Bojong, yang enggan disebutkan namanya memaparkan, tempat wisata ini hingga saat ini memang belum mempunyai ijin, tapi kenapa bisa tetap beroperasi. Ia pun khawatir jika suatu saat terjadi kecelakaan, siapa nanti yang akan bertanggung jawab.

“Itu kan perusahaan pribadi, seharusnya mentaati peraturan yang berlaku diwilayah Kabupaten Pangandaran", tandasnya. (AGE)

15 TAHUN BEKERJA DI TOKO BAN, ACA DAN AROY TIDAK MASUK BPJS

TASIK NEWS-2 orang dari 20 karyawan Toko ban Jakarta Jaya di jalan HZ. Mustofa Kota Tasikmalaya, Aca dan Aroy  sudah bekerja 15 tahun bekerja dengan upah yang mereka terima Rp. 50 ribu per hari ditambah uang makan Rp. 10 ribu.

Mereka menyayangkan, karena hingga saat ini pihak perusahaan tidak mendaptarkan seluruh karyawannya ke BPJS ketenagakerjaan.

“Saya hanya bisa diam, karena mau mengadu pun bingung harus kepada siapa. “ungkapnya.(1/2)

Sebenarnya menurut mereka, perusahaan tempatnya bekerja cukup besar dengan puluhan karyawan yang setiap hari siap melayani konsumen.

“Saya kurang paham apa saja hak kayawan yang bisa kami terima selain gaji, mudah-mudahan ada yang bisa membantu kami. “ungkpanya lagi. (ANWAR  W )

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN