AKIBAT LONGSONG JALAN MALINGPING BANTARKALONG BELUM BISA DILEWATI

TASIK NEWS-Pasca terjadi bencana banjir dan longsor di wilayah Tasikmalaya selatan, beberapa jalan hingga saat ini (9/11) masih belum bisa dilewati kendaraan. Seperti ruas jalan di Dusun Malingping Desa Hegarwangi kecamatan Bantarkalong, sarana transfortasi di desa tersebut masih harus dibersihkan karena material longsoran masih menghalangi sebagian badan jalan.

Menurut salah seorang warga, Dede, mudaha-mudahan Pemda Tasikmalaya melalui BPBD bisa segera menurunkan bantuan alat berat untuk mengantisipasinya.

“Jalan ini sangat vital sekali karena merupakan akses menuju desa lain dan sebaliknya. “ungkapnya. (ANWAR W)

APARAT DIBANTU WARGA EVAKUASI JALUR CIKAPINIS-CIKUPA

TASIK NEWS-Pasca terjadi longsor di jalan yang menghubungkan Desa  Cikapinis, Cikupa tembus ke Desa Ciawi sarimukti dan Cidadap, tepatnya di dusun Datarkadaka, kini seluruh aparat, babinsa, bainmas dan perangkat desa dibantu masyarakat bahu-mebahu bergotong royong mebersihkan material sisa longsoran yang menghalangi badan jalan.

Longsor setinggi 30 meter pada bahu jalan pun dipasangi pembatas dengan menggunakan batang pohon bambu untuk antisipasi para pengendara saat melewati jalur tersebut.

“Atas nama masyarakat dan pemerintahan desa, saya mengucapkan terimakasih pada seua pihak yang sudah ikut bergotong-royong. “kata Kepala Desa Cikupa, Yudha Heryadi.(8/11)

Yudha menambahkan, berkat sigapnya masyarakat dan aparat, jalan yang terkena longsoran pun kini sudah bisa dilewati kendaraan lagi.

“Tapi kami tetap enghimbau kepada para pengguna jalan agar berhati-hati saat melintas jalur ini. “imbuhnya. (ANWAR WALUYO-UDI R)

PROGRAM RUTILAHU TERSENDAT AKIBAT MAHALNYA HARGA MATERIAL

CIGUGUR-Seorang warga  di Desa Cilembu Kecamatan Cigugur Kabupaten Pangandaran, Sukaesih, penerima program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) merasa kebingungan dengan harga material yang ia rasakan sangat mahal. Misalnya, untuk membeli 1 dump truck dengan isi 5 meter kubik pasir yang bercampur pasir laut, ia harus membayar  Rp. 1,065 juta, padahal jika ia beli sendiri pasir Cikalong bisa dengan harga Rp.1,009 juta dengan kubikasi 7 meter kubik per satu truknya, sehingga selisih harganya pun sekitar Rp.1,009 juta.

“Padahal dari selisih harga tersebut mungkin bisa kami belanjakan untuk keperluan lainnya. “ucap Sukaesi yang diiyakan anaknya. (8/11)

Mewakili ibunya, anaknya menambahkan, ia pun paham jika dalam program rutilahu segala kebutuhan material bangunan sudah disediakan toko penyedia yang ditunjuk fasilitator program, tapi sangat disayangkan harga-harga yang harus dibayar sangat mahal dan tidak sesuai dengan harga di pasaran.

“Coba saja hitung, jika kami beli 5 truk saja selisihnya bisa sampai Rp.5 juta, belum lagi ditambah kubikasi yang kurang dan kwalitasnya yang kurang bagus. “jelasnya.

Saat dikonfirmasi ke Kepala Dusun Cilembu, Edi, ia menuturkan, dalam masalah ini ia pun bingung harus bertindak apa, pasalnya segala urusan terkait rutiahu ini sudah ada mekanisme dan diatur sepenuhnya pihak fasilitator, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) dan toko penyedia barang yang ditunjuk kedua pengurus itu.

“Kalau pun ada perbedaan harga semestinya yang wajar saja, karena saat saya membangun rumah senidir, memang benar harga pasir Cikalong segitu malah waktu itu saya beli dengan harga Rp.800 ribu 1 truknya. “kata Edi.

Dan jika memang harga pasir yang diterima warganya Rp.2.065 juta untuk satu truknya, menurut Edi, harga tersebut memang terlalu mahal dan tidak sesuai dengan harga di pasaran.

“Saya tidak mengatakan ini salah siapa, tapi yang jelas inilah yang terjadi sehingga program rutilahu pun jadi tersendat. “imbuhnya.

Edi juga menambahkan, bantuan rutilahu ini non tunai, artinya masyarakat penerima manfaat hanya menerima barang dan uang untuk HOK saja, dengan perincian Rp 12,200 juta berupa barang dan HOK Rp 560 ribu. (ANTON AS)

PIHAK PESANTREN NURRUDDIN MENYAYANGKAN LAMBATNYA BANTUAN PEMKAB TASIKMALAYA

TASIK NEWS-Musibah banjir dan longsor yang terjadi di Kabupaten Tasikmalaya wilayah selatan beberapa hari lalu tidak hanya  menimpa rumah masyarakat saja, sebuah pesantren di Dusun Cikaraha Desa Hegarwangi Kecamatan Bantarkalong, Pondok Pesantren Nurruddin ikut menjadi korban.

Material longsoran berupa lumpur dan bebatuan masuk ke area pesantren hingga memenuhi sebagian halaman dan bangunan yang ada di pesantren.

Menurut Pengasuh pondok pesantren Nurruddin, Ustadz Usep Komarudin, pihaknya menyayangkan lambatnya bantuan pemerintah membantu evakuasi di pesantren miliknya.

“Kami para pengasuh dan santri dengan alat seadanya pun terpaksa bekerja sendiri. “ungkapnya.(7/11)

Usep menambahkan, bahkan dari pemerintah kecamatan pun belum pernah melakukan kunjungan atau meninjau ke wilayah yang terkena musibah banjir dan longsor di sekitar pesantren.

“Saya berharap pemda melalui BPBD segera menurunkan bantuannya, paling tidak pemerintah kecamatan datang untuk sekedar melihat kondisi kami. “imbuh Usep. (ANWAR WALUYO)

JALAN LINTAS KABUPATEN JALUR SELATAN RAWAN TERKIKIS OMBAK LAUT

CIMERAK-Dengan lokasi tepat di pinggir pantai, sebaiknya jalan nasional yang menghubungkan Kabupaten Pangandaran-Tasikmalaya-Garut hingga ke Kabupaten Sukabumi ini, di Desa Ciparanti Kecamatan Cimerakj Kabupaten Pangandaran ini ditambah benteng penahan obak atau dipasang batu bolder.

Demikian dikatakan salah seorang warga Cimerak, Kostaman. Karena bukan tindak mungkin hantaman ombak pantai selatan ini lama-lama akan menggerus bahu hingga ke badan jalan.

Kostaman yang sehari-hari berjualan di pinggir pantai tersebut, juga mengatakan, jika ombak sedang pasang besar sering warung tepat berjualannya pun terkena sapuan air laut.

“Mengingat jalan ini sangat vital dan volume kendaraan pun padat, apalagi pada bulan liburan, sehingga perlu juga terpikirkan keselamatan para pengguna jalan ini. “ungkapnya.(7/11)

Kostaman meyakini, jika para pejabat di Kementerian PUPR melintasi jalan ini pasti paham pentingnya dibuat penahan di bahu jalan. Karena jika pada musim pancaroba dan laut pasang besar, cipratan dan air laut perlahan-lahan akan terus mengikis langsung ke badan jalan.

“Apalagi sekarang jarak bibir pantai dan jalan pantai hanya beberapa meter saja. “ucapnya. (ANTON AS)

LUAPAN SUNGAI PASANGGRAHAN RENDAM BEBERAPA RUMAH WARGA CIPATUJAH

TASIK NEWS-Guyuran hujan selama dua hari mengakibatkan banjir di sejumlah Kabupaten Tasikmalaya bagian selatan, seperti di Desa Ciheras Desa Ciandum Kecamatan Cipatujah akibat dari meluapnya sungai Pasanggrahan. Tidak hanya banjir, derasnya air sungai pun merobohkan jembatan sehingga memutuskan jalur Kabupaten Tasikmalaya menuju Garut.

Dari pantauan yang dilakukan Kementerian PUPR, direncanakan  secepatnya akan memasang jembatan darurat di beberapa desa wilayah Cipatujah agar masyarakat yang ada di lokasi tersebut tidak terisolir, dan Pemkab Tasikalaya pun langsung melakukan tanggap darurat untuk tiga hari ke depan.

Bencana banjir yang terjadi kemarin juga melanda daerah lainnya, seperti di Desa Cikupa Kecamatan Karangnunggal dan desa Ciawi, desa Talagasari Kecamatan culamega. Banjir tersebut juga menelan korban jiwa saat sebuah rumah di Dusun Cikondang terseret banjir.

Kepala BPBD Kabupaten Tasikmalaya, H, Wawan Ridwan Efendi, SE, MM, kepada sejumlah media mengatakan, pihaknya dibantu TNI, Polri, relawan dan asyarakat sudah mendirikan tenda-tenda darurat dan dapur umum, diantaranya di Dusun Cikondang  Desa Talagasari Kecamatan Culamega.(6/11)

“Kami nyatakan Kecamatan Karangnunggal siaga satu. “tegasnya. (ANWAR W-UDI RUSWENDI)

LONGSOR LUMPUHKAN AKSES MENUJU KECAMATAN CULAMEGA-CIPATUJAH

TASIK NEWS-Bencana longsor yang terjadi Selasa (6/11)) yang diakibatkan curah hujan di sejumlah wilayah Kecamatan Culamega Kabupaten Tasikmalaya mengakibatkan terputusnya jalan menuju wilayah Culamega dari jalur Desa Darawati Kecamatan Cipatujah.

Dari pantauan di lapangan, tercatat ada 8 titik dengan material longsoran; tanah, batu dan pepohonan besar yang menutup hampir seluruh badan jalan.

Hingga berita ini diturunkan (7/11), diperoleh keterangan jalur transportasi tersebut masih belum dapat dilewati karena material longsoran belum dibersihkan karena masih menunggu datangnya alat berat.

"Untuk mengangkat material longsoran yang menutupi jalan harus menggunakan alat berat, dan mudah-mudahan besok dapat di turunkan alat berat sesuai permintaan kami," jelas Camat Culamega, Kasminto Harjo, SIP.

Kasminto menambahkan, sambil menunggu kedatangan alat berat, sekarang pihaknya bersama jajaran polsek, koramil Bantarkalong dan pemerintah desa serta relawan BPBD tetap bersiaga di posko bencana untuk terus memantau perkembangan dan informasi terbaru  bencana yang terjadi.

"Kami masih siaga dan tetap melakukan pemantauan di posko bencana sambil terus lakukan koordinasi dengan seluruh pemdes dan relawan BPBD. “pungkasnya. (ANWAR  W-HERMAN)

AKIBAT HUJAN DERAS DAN ANGIN KENCANG RUMAH TAR’AN DI DESA LIMUSGEDE AMBRUK

CIMERAK – Akibat diguyur hujan sebuah rumah milik Tar’an (68) Warga Dusun Sirnagalih Desa Limusgede Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran, sekitar jam 4.00 ambruk.(6/11)

Menurut Kepala Desa Limusgede, Koswara Nugraha, saat dihubungi lewat telepon celluernya, membenarkan kejadian tersebut.

Kata Koswara, diperkirakan karena curah hujan begitu deras yang disertai angin kencang yang mengakibatkan rumah salah seorang warganya tersebut roboh.

“Beruntung tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, dan paginya saya ditemani muspika Cimerak pun langsung mendatangi lokasi. “terangnya.

Koswara menambahkan, untuk pertolongan pertama pihaknya akan membangun tempat tinggal sementara sebelum ada bantuan dari pemda.

“Ini harus disegerakan mengingat diperkirakan hujan masih akan turun pada hari-hari berikutnya. “imbuhnya. (AGE)

SUNGAI CIBEREUM DI DESA SIMPANG MELUAP TUTUPI BADAN JALAN

TASIK NEWS-Diguyur hujan dua berturut-turut telah membuat aliran sungai Cibereum pun di Dusun Cimilintir Desa Simpang pun  meluap setinggi 2 meter dan meluber ke badan jalan, sehingga jalur transportasi pun terputus.

Menurut seorang warga, Dede, jelas ini sangat mengganggu kondisi perekonomian masyarakat sekitar kejadian karena jalan yang biasa dilewati warga tergenang air.(6/11)

“Akibat luapan air sungai ini semua jenis kedaraan puin tidak bisa melewati jakan tersebut. Ungkap Dede.  (ANWAR W)

AKIBAT TANAH LONGSOR PUTUSKAN JALUR DUA DESA DI KECAMATAN CULAMEGA

TASIK NEWS-Hujan yang mengguyur beberapa hari ini telah mengakibatkan tanah longsor di Kampung Cikondang Desa Talagasari Kecamatan Culamega Kabupaten Tasikmalaya.(6/11)

Akibatnya, jalan yang menghubungkan Desa Nagrog ke Desa Talagasari pun putus total, sehingga sangat mengganggu aktivitas warga.

Menurut seoarang warga, Encep, dengan kejadian ini diharapkan Pemkab Tasikmalaya cepat tanggap untuk mengevakuasi usibah tanag longsor ini.

“Mudah-mudahan secepatnya pemda datang ke lokasi untuk memberikan bantuan pada warga. “ucapnya. (ANWAR W)

DUA HARI DIGUYUR HUJAN, DESA CIJULANG DIKEPUNG BANJIR

CIJULANG- Dua hari diguyur hujan Desa Cijulang Kecmatan Cijulang kabupaten Pangandaran dikepung banjir. Mulai darinkawasan obyek wisata Green Canyon sampai wilayah perbatasan desa Cijulang – Kondangjajar dengan ketinggian air diperkirakan ketinggian air mencapai 1 meter - 1,5 m.

Seperti diungkapkan salah satu warga, Agus ( 50 ), banjir yang datang diakibatkan dari hujan dengan insentsitas tinggi yang selama dua hari, ditambah jebolnya irigasi merejan di Desa Kertayasa serta kiriman air dari wilayah pegunungan Langkaplancar dan Cigugur membuat hampir sebagian wilayah Desa Cijulang tergenang air.

Enurut Agus, diperkirakan banjir akan semakin membesar kalau hujan terus mengguyur siang hari inj sampai malam nanti.

Sementara saat ditemui PNews, Kepala desa Cijulang, Tarhim, mengajak warga untuk selalu waspada dengan kondisi seperti ini.

"Warga harus tetap tenang dan waspada terutama yang rumahnya dekat dengan aliran sungai," kata Tarhim. (AGE)

AKIBAT HUJAN YANG MENGGUYUR, BEBERAPA RUMAH WARGA KAB.PANGANDARAN TERENDAM BANJIR

PANGANDARAN-Hujan yang mengguyur selama dua hari (5-6/10) di Kabyupaten Pangandaran mengakibatkan terjadi banjir di beberapa wwilayah. Seperti, di  Kecamatan Parigi,  Desa Bojong Dusun Karangnangka, Desa Parigi Dusun Purwasari, Desa Cibenda Dusun Patrol mengakibatkan lebih dari 30 Rumah terendam air,  di Kecamatan Cijulang,  Desa Margacinta Dusun Pompet, di Kecamatan Sidamulih, Dusun Cinerus dan Cimanggu dan di Kecamatan Pangandaran banjir meredam sebagian rumah warga di  Dusun Bojongkarekes Desa Babakan.

Menurut rilis yang dikeluarkan PusdalopS PB Dinas Pemadan Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKPB) Kabupaten Pangandaran, hujan yang mengguyur wilayah Pangandaran ini akibat melemahnya aktifitas aliran masa udara kering di wilayah Australia serta terbentuknya area pertemuan angin di wilayah jawa dan masih adanya pola sirkulasi Siklonik di sekitar wilayah perairan samudera Hindia membuat curah hujan di sekitar pantai selatan khusunya wilayah Kabupaten Pangandaran hingga saat ini masih tinggi intensitasnya dengan kisaran 20 mm/ hari.

Sementara upaya yang dilakukan pemkab Pangandaran, seperti Tim TRC dari DPKPB yang dilengkapi 4 Unit Perahu karet, 2 Unit Chinsaw, 1 Unit Mobil Hilux dan 1 Unit Ambulan, bersama  relawan, TNI/POLISI dan masyarakat langsung menuju lapangan bergotong royong membantu warga yang terkena dampak banjir serta rumah yang tertimpa pohon. (PNews)

DD TAHAP III TAHUN 2018, DESA PANGKALAN PERIORITASKAN INFRASTRUKTUR JALAN

LANGKAPLANCAR–Untuk tahap III Dana Desa (DD) tahun 2018, sebesar Rp 400 juta, Desa Pangkalan Kecamatan Langkaplancar Kabupaten Pangandaran dilaokasikan untuk perbaikan infrastruktur jalan dan irigasi di Dusun Citarunggang, Cibatu dan Dusun Cigorowek.

Demikian disampaikan Kepala Desa Pangkalan, Ukar, saat ditemui PNews di ruang kerjanya (2/11).
Dikatakan Ukar, dengan kondisi infrastruktur desa rusak tentunya ini akan menghambat aktivitas perekonomian masyarakat yang rata-rata bermatapencaharian di bidang pertanian,  perkebunan, dan peternakan.

Baik jalan antar desa atau jalan penghubung desa, kata Ukar, tentunya harus bagus dan mudah dijadikan akses seluruh warga, karena masalah infrastruktur jalan ini sangat urgent sehingga  sarana transportasi desa berjalan lancar sehingga akan berdampak pada bidang ekonomi.

“Hal ini tentunya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi pengangguran dan kemiskinan di desa," kata Ukar.

Ukar menambahkan, seperti diketahui Desa Pangkalan memiliki banyak potensi sumber daya yang bisa dikembangkan menjadi kegiatan usaha produktif yang bisa memajukan ekonomi mmasyarakat yang akan berdapakj pada terciptanya
peluang usaha dan lapangan kerja baru. Tapi semua ini akan terhambat jika kondisi infrastruktur yang tidak mendukung.

“Saya optimis perekonomian desa akan cepat berkembang serta bisa memberikan kesejahteraan bagi masyarakat,"pungkasnya. (AGE)

POLRES TASIKMALAYA GELAR UPACARA FARAWELL SERTIJAB KAPOLRES

TASIK NEWS-Polres Tasikmalaya melaksanakan upacara farewell, prosesi Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kapolres Tasikmalaya yang di laksanakan di halaman Mako Polres, (03/11) dengan rangkaian acara, seperti pedang Pora anggota Perwira Polisi yang dilanjutkan dengan upacara adat seni sunda mapag panggung sebagai tradisi untuk menyambut  Kapolres Tasikmalaya baru, AKBP. Dony Eka Putra S.IK yang akan menggantikan AKBP. Anton Sudjarwo S.IK.

Gelar acara sertijab ini juga turut dihadiri Waka Polres Tasikmalaya, Kompol Rikky Aries Setiawan , PJU Polres Tasikmalaya, para Kapolsek jajaran Polres Tasikmalaya, Kanit Intelkam, Kanit Reskrim dan semua perwakilan Polsek jajaran Polres Tasikmalaya dan sekitar 200 anggota  Bhayangkari.

Dalam sambutannya Anton Sudjarwo, menyampaikan, selama menjabat Kapolres Tasikmalaya tentu banyak kenangan yang tidak bisa dilupakan. Dengan situasi wilayah yang cukup kondusif hasil kerja keras dan disiplin serta dedikasi dan loyalitas rekan-rekan terhadap institusi polri.

Dan atas nama pribadi dan keluarga, kata Anton, bila mana ada kesalahan selama memimpin saya minta maaf sebesar-besarnya dan mohon do'a dari rekan-rekan agar di tempat baru dapat menjalankan tugas dengan baik.

“Saya juga berharap mudah-mudahan silaturahmi yang sudah terjalin baik ini akan terus berlanjut, dan tentunya kita pun harus bangga bisa menjadi bagian dari Polres Tasikmalaya. “kata Anton.

Dan tentunya atas nama warga dan Forum Komunikasi Pemerintah Daerah Tasikmalaya dan seluruh pemerintah desa, menyampaikan selamat datang kepada Kapolres Tasikmalaya AKBP Dony Eka Putra S.IK semoga tetap bersinergi menjalankan tugas dan melanjutkan program-program prioritas Polri.

Dan kepada AKBP Anton Sudjarwo S.IK, mengucapkan terimakasih atas kepemimpinanya selama ini dan selamat menjalankan tugas di tempat yang baru semoga di berikan kelancaran dan kemudahan serta kesehatan selalu. (ANWAR W)
 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN