MERASA TIDAK DIPERHATIKAN, WARGA MUNCANG LAKUKAN AKSI TANAM POHON PISANG DI JALAN

TASIK NEWS-Saking kesalnya puluhan tahun menahan kesabaran, beberapa warga Dusun Cipende Desa Muncang Kecamatan Sodong Kabupaten Tasikmalaya melakukan aksi tana pohon pisang di tengah jalan.
Menurut salah seorang warga, Egi, sudah hampir 30 tahun jalan di wilayahnya rusak tanpa perbaikan.

Kepada PNews Egi mengatakan, ia dan warga lainnya sudah sering mengusulkan agar jalan yang ada di desanya tersebut tidak terus menerus dibiarkan rusak dan segera mendapat perbaikan layaknya jalkan-jalan di daerah lainnya.

“Tapi terkesan usulan kami tidak digubris pemerintah, padahal setiap tahun kai taat membayar pajak. “ungkapnya kesal.(7/10)

Egi dan warga lainnya menganggap daerahnya seolah dianaktirikan oleh  Pemda Tasikmalaya, karena sudah puluhan tahun warga hanya mendapat janji-janji saja. (ANWAR W)

SISI LAIN POTRET PINGGIRAN KOTA TASIKMALAYA

TASIK NEWS-Kehidupan di perkotaan terkadang jauh dengan apa yang dibayangkan, kerasnya persaingan usaha dan sempitnya lapangan kerja membuat sebagian masyarakat terpaksa harus bekerja ektra keras untuk bisa menyambung hidup.

Seperti yang dialami Muhamad dan Aisyah yang tinggal di Gegernoong Gobras Tasikmalaya, dengan usia yang sudah tidak muda lagi terpaksa tiap hari harus bekerja banting tulang hanya untuk keberlangsungan hidupnya. Baik Muhamad atau Aisyah dengan pekerjaan pemulung barang-barang rongsok, setiap harinya harus berjalan beberapa kilo meter untuk mengais rejeki dengan mengumpulkan kardus-kardus bekas untuk dijual pada pengepul yang siap menampungnya.

“Sehari kadang saya hanya bisa mengumpulkan 5-10 kg kardus. “ungkapnya.(7/10)

Menurut Aisyah, di tempat tinggalnya ia tidak mendapatkan kartu sejahtera, PKH, KIS atau pun BSM dari pemerintah, mungkin baginya hidup ini harus dilalui dengan kerja dan kemauan keras walau sekedar untuk kehidupan hari demi harinya. Baginya, ada atau tidak bantuan dari pemerintah, kehidupannya sudah terlanjur akrab dengan jalanan dan tempat-tempat kotor tempat orang membuang barang-barang yang sudah tidak terpakai.

“Mau apa lagi, kalau hidup ini hanya dipakai mengeluh dan berharap iba orang lain, mungkin dari dulu-dulu saya tidak bisa makan. “katanya lagi. (ANWAR W)

PENTAS SENI WARNAI KEGIATAN BINA WILAYAH KECAMATAN CIPATUJAH

TASIK NEWS-Sinergitas dan kerjasama yang baik antara warga dengan pemerintah bisa tergambar pada kegiatan-kegiatan yang selalu melibatkan masyarakat di dalamnya. Seperti pada kegiatan bina wilayah yang digagas Desa Nagrog Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya, saat menampilkan kesenian-kesenian pada acara gelaran budaya.
Besarnyanya animo dan keterlibatan masyarakat dalan acara ini sungguh sangat menggembirakan semua pihak.

Demikian dikatakan Kepala Desa Nagrog,  Enji, saat ditemui PNews ditengah kemeriahan pentas seni dan budaya yang dihadiri Forum Kominkasi Kecamatan Cipatujah.(4/10)

“Saya juga berterimakasih pada tim PKK Cipatujah, Padawaras dan Tobongjaya yang sudah ikut mensukseskan acara ini. “tuturnya.

Enji menambahkan, kegiatan ini diharapkan selain mempererat hubungan warga dan pemerintah, juga akan berdampak positif pada perkembangan budaya yang ada di masyarakat.

“Even ini juga bisa jadi sarana untuk membangun karakter bangsa generasi muda. “katanya lagi. (ANWAR W)

KADES DAN WARGA MASAWAH TAGIH JANJI ANGGOTA DPRD

Kepala Desa Masawah, Ukan Suganda
CIMERAK-Tahun 2018 merupakan tahun politik yang selalau diwarnai dinamika politik yang beragam bagi para peserta pemilihan legislatif, dengan segala dinamika tersebut diharapkan calon legislatif  (caleg) dalam kampanyenya bisa memaparkan program-program, salah-satunya  yang ada di desa.

Demikian dikatakan Kepala Desa Masawah Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran, Ukan Suganda saat ditemui PNews di ruang kerjanya.(3/10)

“Tapi sayang, kenyataan nol besar, jangankan dari calon yang baru, dari anggota DPRD patahana pun tidak berbuat apa-apa untuk desa. “tegasnya.

Sesama kepala desa, nenurutnya, ia sering bertukar informasi dengan kepala desa lainnya, dan rata-rata mengatakan, tidak ada program yang dibawa dari anggota legislatif yang berasal dari daerah asal pemilihannya (dapil).

“Di Masawah sendiri pada pemilu lalu dimenangkan PKB dan PPP, artinya, seharusnya dua anggota dewan dari partai tersebut seharusnya bisa memberi perhatian pada konstituen mereka yang ada disini, , sewajarnya masawah dapat prioritas bankeu dari aspirasi dewan, tapi Kenyataannya nol besar.
 “imbuhnya.

Ukan juga mengatakan, pembangunan desa masawah masih banyak kekurangan disana-sini, dan jika saja  ada kontribusi dari dua anggota DPRD  yang mendapat suara besar dari Masawah, mungkin pembangunan yang ada di Desa masawah pun bisa semakin maju, tapi sayang yang terjadi terkesan kacang lupa kulitnya.

Hal senada dikatakan dua orang warga yang enggan ditulis identitasnya, sebagai orang yang ikut menjadi tim sukses dari peserta pemilu tahun lalu, menyayangkan, saat sudah duduk menjadi anggota DPRD, tidak bisa memenuhi janji-janji yang pernah terucap saat kampanye dulu.

“Saat kampanye dulu sering mengatakan akan membela kepentingan rakyat, tapi kenyataannya omong kosong saja. “kata mereka. (ANTON AS)

TUMPUKAN SAMPAH JADI PEMANDANGAN TAK SEDAP DI JL. HZ MUSTOFA TASIK

TASIK NEWS-Tumpukan sampah di beberapa titik  jalan HZ Mustofa kota Tasikmalaya menjadi pemandangan tak sedap dan terkesan dibiarkan begitu saja, padahal  jalan tersebut merupakan  jantung kota sekaligus menjadi sentra kawasan perekonomian Tasik.

Salah seorang warga Ciamis, yang kebetulan sedang berbelanja di kawasan itu, mengungkapkan, alngkah eloknya jika Pemkot Tasik sigap menangani urusan sampah yang bertebaran itu, apalagi ini ada di perkotaan yang menjadi pusat kunjungan baik warga Tasikmalaya sendiri mau pun dari luar daerah.

“Dan sudah selayaknya pemkot harus bisa memberikan rasa aman juga nyaman Pada warganya. “ungkapnya.(30/9)  *ANWAR W*

DITINGGAL ANAKNYA BEKERJA, SEORANG NENEK WARGA SUKARAJA TASIKMALAYA MENINGGAL TERCEBUR SUMUR

TASIK NEWS-Seorang nenek bernama Juju (70) tahun warga Rt 026 Rw 001 Dusun Pasanggrahan Desa Margalaksana Kecamatan Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya, meninggal dunia setelah tercebur ke dalam sumur kedalaman 10 meter dan berdiameter 1 meter sekitar pukul 15:30 wib. (01/10)

Diperoleh keterangan dari Kanit Reskim Polsek Sukaraja, Aipda Asep S dan  Brigpol. Rana M di Tempat Kejadian Perkara (TKP),  peristiwa ini ketika mau ke kamar mandi di saat anaknya tidak ada di rumah, tidak sengaja korban menginjak tutup sumur karena korban sudah tua ( pikun) dan mempunyai penyakit darah tinggi.
“Saat menginjak tutup sumur mungkin korban langsung tercebur ke dalam sumur. ”terangnya.

Masih kata Asep, saat itu anaknya, Siti mariam (38) sepulang dari tempat kerjanya di Kawalu Tasikmalaya , sesampai di rumah ia tidak melihat ibunya ada dirumahnya , kemudian mencarinya di sekitar rumahnya dan menanyakan ke tetangga siapa tahu melihatnya namun tetap nihil tidak ada. Anaknya pun lalu bergegas pulang lagi ke rumahnya dan mengecek sumur yang ada di dalam rumah dan tersentak kaget terlihat ibunya sudah mengambang dan berada dalam sumur tersebut.
Saat itu anaknya pun berteriak minta tolong, dan  tetangganya pun langsung berramai-ramai menju rumah korban bersama Kepala Desa Margalaksana melihat mendapati korban benar sudah dalam sumur sudah tak bernyawa, dan saat warga pun mengangkat tubuh korban dari dalam sumur.

“Setelah mendapat laporan warga, kami dari tim polsek Sukaraja bersama babinsa Langsung mendatangi TKP  untuk menindaklanjuti serta mencari saksi-saksi, meminta keterangan saksi-saksi, identifikasi, mendokumentasi serta membuat laporan kejadian."jelas Asep.

Selanjutnya, masih kata Asep, salah seorang anggita keluarga korban, Aisah, memberi pernyataan atas nama keluarga almarhumah Ibu Juju ia sebagai anak kandungnya telah merelakan atas meninggalnya ibu Juju dan enyatakan, ini semua semata-mata takdir dari Alloh serta pihak keluarga akan mengurus jenazah mana mestinya.

“Pihak kelurga menyatakan, kejadian ini tanpa harus ada proses penyelidikan dari pihak kepolisian karena hal ini sebagai musibah "pungkasnya. (ANWAR W)

TERKAIT PENCEMARAN SUNGAI CIWAYANG, DINAS LINGKUNGAN PROVISI JABAR AKAN UJI LAB LIMBAH CV. USM

CIGUGUR-CTerkait pencemaran yang terjadi di sungai wayang, menurut keytua Rt 01 Cikoranji Desa Cimindi Kecaatan Cigugur, Ruspandi, terkadang ia merasa bingung apabila ada masyarakat yang mengeluhkan hal tersebut, karena ia sendiri tidak pernah diberitahu aktivitas perusahaan pengelohan kelapa CV Una Surya Mandiri (USM) yang disunyalir sudah membuang limbahnya ke sungai.

“Saya sebagai kepala dusun disini sampai hari ini tidak pernah tahu atau diberitahu jika ada pabrik pengolahan kelapa. “ungkapnya.(1/10)

seperti dibertakan PNews bulan lalu, beberapa anggota Kelompk Penggerak Pariwisata (kompepar) dengan difasilitasi perangkat Desa Cimindi melakukan audens dengan pihak perusahaan. Saat itu perusahaan yang diwakili Atha dan Direktur Perusahaan berjanji dalam wakttu dua bulan ke depan akan segera memperbaiki pengelolaan limbah pabriknya. Tapi kenyataan baru sekarang, itu pun hanya sebatas pengambilan contoh air limbah dan air permukaan.

Sementara diperoleh keterangan dari Bidang Kimia Dinas Lingkungan Hidup Propinsi Jawa Barat yang turun langsung ke lapangan, menurut salah seorang petugasnya, Wahyu Priatna,  engatakan, ia diperintahkan atasannya untuk segera mendatangi CV Una Surya dan hanya bertugas untuk mengambil air limbah dan sampel air permukaan saja.

“Dan sampel ini selanjutnya akan diuji dan di tes di labolatorium di Bandung. “jelasnya.

Wahyu juga mengatakan, adapun tes lab ini akan memakan waktu sekitar 14 hari kerja dan
hasil uji lab ini nanti akan  diserahkan ke Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pangandaran.

“Dari hasil uji lab ini baik positif atau pun negatif, untuk selanjutnya kebijakannya ada di Pemkab Pangandaran, dalam hal ini Dinas Lingkungan Hidup. “imbuhnya.

Sementara dikatakan ketua Kompepar Ciwayang, Ujang Sahri, seharusnya pihak LH  Pangandaran sudah harus memiliki peralatan untuk test uji air limbah sendiri, karena selama ini jika masarakat butuh pelayanan seperti yang terjadi di ciwayang harus menunggu hingga empat bulan, ini pun untuk hasilnya masih harus enunggu lagi.

“Di hilir sungai ciwayang  ini ratusan masyarakat menggunakan aliran sungai ini untuk cuci, mmandi dan mengkonsumsinya untuk air minum. “terang Ujang.

Dari pihak perusahaan sendiri, meinta maaf kepada kompepar dan masyarakat jika selam ini pihak CV Una Surya lalai dalam menangani limbah perusahaanya. (ANTON AS)

AKIBAT KEMARAU PANJANG, WARGA DUSUN CIRAPUAN KEKURANGAN AIR BERSIH

MANGUNJAYA-Akibat Kemarau panjang yang melanda wilayah Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran, kini sebagian warga Dusun Cirapuan Desa Sindangjaya kekurangan air bersih.

Menurut salah seorang warga Rt 40 Rw 09, sumur di rumahnya pun sudah lama mengering, sehingga untuk keperluan rumahtangga pun sangat sulit.

“Begitu juga untuk keperluan pertanian, kami para petani disini sudah mebuat sumur di area sawah untuk mengairi tanaman padi dan tanaman lainnya. “terangnya.(30/9)

Ia menambahkan, di Desa Sindangjaya ini sudah ada dua dusun yang membutuhkan pasokan air bersih untuk keperluan rumahtangga dan keprluan pertanian.

“Mudah-mudahan pemerintah daerah secepatnya bisa menanggulangi masalah ini. “imbuhnya. (Tn)

RATUSAN SISWA DINIYAH PADAHERANG IKUTI PORSADIN TINGKAT KECAMATAN

PADAHERANG-Ratusan siswa diniyah mengikuti kegiatan Pekan Olahraga dan Seni Madrasah Diniyah (Porsadin) se-Kecamatan Padaherang yang diselenggarakan di beberapa titik, antara lain, di gedung dakwah, mesjid agung, kantor KUA dan lapang Surawangsa Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran.(30/9)

Menurut ketua Forum Komunikasi Dinyah Takmikiyah  (FKDT), Cecep Nurhidayat Spdi, dalam Porsadin ini masing-masing diniyah mengirimkan utusannya yang akan berkompetisi pada 11 jenis mata lomba.

“Diharapkan penyelenggaraan Porsadin ini bisa terus meningkat dan semakin meriah dari tahun ke tahunnya. “ungkap Cecep.

Cecep juga mengucapkan terimakasihnya pada seluruh elemen masyarakat yang sudah mendukung serta berpartisipasi aktif untuk susksesnya penyelenggaraan Porsadin tahun ini.

“Mudah-mudahan Alloh membalas segala kebaikan ini, amin. “pungkasnya. (NANA HOERUMAN)

LUPA MEMBAWA PETAKA!!!


Oleh: Haris Firdaus *
Salah satu sifat yang melekat pada diri setiap manusia adalah lupa. Setinggi apapun pendidikannya, sesekali tetap saja akan mengalami lupa. Kadang karena banyaknya kesibukan seringkali banyak hal yang terlupakan. Apalagi jika terlalu banyak yang harus diingat, kadang lupa ini tak terhindarkan.

Kelupaan sendiri seringkali berdampak buruk. Dampaknya tergantung dari urusan yang terlupakannya itu, bahkan mungkin saja dapat membahayakanya. Misal, seorang lupa menaruh dokumen, lupa mencatat utang, lupa memenuhi janji hingga lupa mematikan api di dapur dan sebagainya.

Inilah yang dijelaskan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, "Manusia itu sering kali berbuat salah dan lupa."

Namun, ada lupa yang membuat dirinya terhina, terpuruk dan tersiksa dengan siksaan yang tiada tara. Yaitu ketika manusia sudah lupa terhadap Penciptanya.

Jika saja akibat lupa itu berekaitan dengan urusan duniawi cukup membuat tersiksa, tentunya lupa akan Penciptanya dampaknya tidak terhingga lagi. Inilah yang tertulis falan Al-Qur'an surat Al-Hasyr ayat 19:

"Dan janganlah kalian seperti orang-orang yang melupakan Allah, maka mereka akan dilupakan pula terhadap dirinya sendiri. Mereka adalah orang-orang yang fasiq."

Berawal dari lupa kemudian melupakan. Melupakan yang seharusnya tidak terlupakan yaitu mengingat Allah Yang Maha Pencipta.

"Dan siapa yang berpaling dari mengingat Aku, maka sesungguhnya ia akan mengalami penghidupan yang sempit". (QS. Thaha: 24).

Kebalikan lupa adalah ingat. Tidak melupakan berarti selalu diingat. Maka sepatutnya manusia selalu mengingat Penciptanya yaitu Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Mengingat Allah adalah dengan cara beribadah kepada-Nya, pasrah dan tunduk secara paripurna. Kepasrahan dan ketundukan seperti yang dilakukan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam.

Jika saja mayoritas manusia ini tundum dan patuh kepada Allah dengan sebenarnya, maka keberkahan hiduppun akan dirasakan. Berbagai bencana dan malapetaka akan terhalangi dengan sendirinya. Maka ingatlah selalu kepada Allah.

*wartawan PNews

PANWASCAM DAN KNPI PK KALIPUCANG GELAR DEKLARASI PEMILU DAMAI

KALIPUCANG-Tidak mau ketinggalan dalam acara kepemiluan, Paswascam Kecamatan Kalipucang pun ikut berpartisipasi dalam Deklarasi Pemilu Damai yang diselenggarakan pada acara Pelantikan PK KNPI Kecamata Kalipucang yang digelar di Gedung Dakwah Kalipucang.(29/9)

Pada kegiatan yang juga dihadiri organisasi kepemudaan, Pengurus Parpol dan calon anggota legislatif daerah pilihan (dapil) III dan Forum Kominkasi Kecamatan, menurut salah seorang  Komisioner Panwascam Kalipucang Bidang SDM dan Informasi Data, Yulliany Siti P, pihaknya  mengucapkan selamat dan apreasiasi setinggi-tingginya untuk PK KNPI yang telah menyelenggaran kegiatan ini.

“Kegiatan ini sangat penting untuk menyamakan persepsi masyarakat, peserta pemilu dan kami sebagai penyelenggara pemilu bahwa Pemilu damai itu penting, sukses tanpa ekses itu harus terselenggara khususnya di Kecamatan Kalipucang" Ujarnya

Sementara Ketua DPD KNPI Kabupaten Pangandara, Solihudin S.IP didampingi Sekjen KNPI,Rizal Qudrotulloh A, S.KM, mengatakan, penyelenggaraan Pelantikan PK KNPI Kecamatan Kalipucang yang dikolaborasikan dengan kegiatan Deklarasi Pemilu Damai 2019 merupakan bentuk kontribusi KNPI sebagai tempat pemuda berhimpun dalam rangka terselenggaranya pemilu yg aman, damai dan kondusif.

“Kami bertekad dan harus mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga situasi kondisi di wilayah masing-mamsing apalagi di tahun politik seperti ini pemuda Pangandaran harus siap menyambut dan mensukseskan pesta demokrasi Pileg dan Pilres 2019. “kata Solehudin. (Tn)


SAMBUT TAHUN BARU ISLAM, DESA SIDOMULYO SANTUNI ANAK YATIM DAN JOMPO

PANGANDARAN-Dengan tema Sidomulyo Menyantuni, Jadikan Menyantuni Sebagai Budaya Bangsa, Desa Sidomulyo Kecamatan Pangandaran gelar acara menyantuni anak yatim dan kaum jompo dilaksanakan di halaman desa. (29/9)

Dalam sambuatannya di hadapan ratusan warga, Kepala Desa Sidomulyo, Sugiono SH, mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan keagamaan yang selalu diselenggarakan pada  setiap momen tahun baru Islam.

"Alhamdulillah di tahun ini merupakan penyelenggaraan yang ke tujuh kalinya dan ternyata masih mendapat respon masyarakat, bahkan donaturnya pun dari masyarakat sementara desa bersama ibu-ibu PKK sebagai penggeraknya." terangnya.

Sugiono menembahakan, untuk tahun ini dana untuk santunan terkumpul sekitar Rp 25 juta, sementara dari desa sendiri hanya mengeluarkan anggaran untuk membantu kebutuhan acara.

Untuk tahun ini, lanjutnya, santunan duiberikan pada 55 anak yatim, jompo 150 dan sunatan massalnya 5 anak.

"Kami berharap kedepannya ada lembaga atau yayasan yang bisa menindaklanjuti program ini," kata Sugiono lagi. (HARIS F)

BLANKO KTP LANGKA, CPNS KABUPATEN CIAMIS KELIMPUNGAN

CIAMIS NEWS-Ratusan calon pelamar PNS kelimpungan saat mengurus KTP di Kantor Dukcapil Ciamis. Pasalnya kelangkaan blangko KTP tak kunjung ada solusinya sementara tanggal pendaftaran CPNS makin mepet.

 "Kami antri dua hari untuk mendapatkan surat keterangan perekaman e-KTP,  ini jelas merugikan waktu dan tenaga.  Petugas selalu menjawab tidak ada blanko KTP,  padahal saat ini lagi musim pendaftaran PNS mestinya blanko tersedia, " ujar Asep Iyan,  salah satu pelamar CPNS, Jumat, (28/9).

Pantauan PNews, antrian orang yang akan mengurus KTP sangat padat.  Tidak semuanya terlayani karena keterbatasan petugas dan blanko KTP yang belum tersedia.

 "Harap maklum kami tidak bisa menyelesaikan pekerjaan dalam satu hari. Rata-rata dua hari untuk menyelesaikan surat keterangan. Dan untuk blanko KTP nunggu kiriman dari Jakarta, " ujar Ali,  salah satu pegawai Disdukcapil Kabupaten Ciamis.

Masalah kelangkaan blanko KTP sudah dua tahun dirasakan, akibatnya banyak masyarakat yang dirugikan karena bagi yang tidak punya KTP akan terhambat kerja dimanapun.

"Pemerintah harus peka dengan masalah ini, jangan jadikan kami korban kebijakan anda, " tambah Asep.

Kepala Dinas Dukcapil Ciamis H. Agus Ali Akbar saat dikonfirmasi mengatakan, kelangkaan blanko KTP sedang diselesaikan.

“Kami mohon maaf jika masyarakat mengalami ketidaknyamanan dalam pelayanan kami," ujar Agus.  (MUKHLIS)

HATI-HATI, SEKARANG COPET JUGA ADA DI DALAM GEDUNG ACARA PERNIKAHAN

TASIK NEWS-Kejadian tak mengenakan terjadi pada pasangan suami isteri Ida idayah, S.Pd-Sodikin kepada sekolah SD Negeri Mangunjaya Kecamatan Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya, saat menghadiri pernikahan temannya, ia kecopetan di tempat digelarnya resepsi pernikahan dalam gedung Somantri di Jalan Juanda Tasikmalaya, tanggal 23 september lalu.

Ida merasa kecewa, ternyata sekarang copet juga bisa berada di mana-mana, termasuk di gedung yang sengaja disewa untuk acara pernikahan yang seharusnya jaminan kenyamanan dan keselamatan penyewa gedung bisa dijamin.
   
“Gila, sekarang copet juga ada di acara hajatan. “tutur Ida.(28/9)

Akibat kejadian itu ida pun mengaku kehilangan uang senilai Rp.6,5 juta, 10 gram perhiasan
emas, SIM, STNK, kartu ATM, NPP dan buku tabungan yang semuanya ia simpan dalam tas berwarna coklat.

Ida pun mengaku sangat kecewa pada pihak pengelola gedung yang tidak bisa memberikan rasa nyaman baik pada tamu undangan atau penyelenggara hajat yang sudah mengeluarkan biaya relatif besar untuk penyewa gedung.

“Saya berharap jika ada yang menemukan KTP dan dokumen penting lainnya atas nama saya tersebut bisa dikembalikan jke alamat yang ada dalam KTP atau ke SD Mangunjaya tepat saya bekerja. “ungkapnya. (ANWAR W)
 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN