BUPATI PANGANDARAN PIMPIN DOA’ BERSAMA PADA PROSES PEMINDAHAN TMP

PANGANDARAN-Sebanyak 23 makam pahlawan menandai proses pemindahan makam pahlawan yang tadinya berlokasi di samping pintu masuk obyek wisata di Kecamatan Pangandaran ke Taman Makam Pahlawan (TMP) di tempat baru di Desa Cintakarya Kecamatan Parigi.

Dalam prosesi dimulainya pemindahan TMP dengan acara doa’ bersama ini, Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata, menyampaikan, ini sebagai bentuk penghargaan pada orang-orang yang telah berjasa dengan memindahkannya ke tepat yang lebih layak da luas.

“Di lokasi yang lama lahannya sangat sempit dan serba darurat hanya bisa menampung puluhan orang saja, di tempat yang baru ini lahannya luas dengan bangunan dan monumen yang lebih representatif," kata bupati.(28/9)

Bupati menambahkan, dengan luas lahan 1,5 hektar ini nantinya keberadaan TMP tidak terkesan kurang terurus dan kumuh seperti di tempat lama yang memilki luas lahan beberapa meter saja.

“Untuk ke depan, seluruh kegiatan yang berkaitan dengan penghormatan dan peringatan mengenang jasa pahlawan akan dipusatkan TP yang baru. “jelas bupati.

Di tempat yang sama, Danramil 1320 Pangandaran, Mayor Inf. Ikeu Masrika, mengatakan, ada 23 makam pahlawan yang ada di Taman Makam Bahagia, 9 yang memiliki nama dan 14 lainnya tanpa nama.

“Proses hari ini, jenazah akan disemayamkan dulu di Koramil 1320 Pangandaran dan besok hari dengan upacara militer akan diberangkatan dari Koramil Pangandaran ke TMP yang baru di Parigi," jelasnya. (PNews)

GP ANSHOR KECAMATAN MANGUNJAYA GELAR FESTIVAL SHOLAWAT NUSANTARA

MANGUNJAYA-Beberapa hari lalu PAC GP Anshor Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran  menggelar Festival Sholawat Nusantara, bertempat di Gedung Dakwah Kecamatam Mangunjaya.

Acara yang dihadiri Muspika Kecamatan Mangunjaya,  Ketua MUI dan tamu undangan lainnya serta mendapat sambutan antusias masyarakat ini, menurut ketua pelaksana kegiatan, Rohmat, selain untuk mengekspresikan kecintaan kepada Nabi Muhamad SAW, juga sebagai seleksi menuju ajang Piala Presiden RI.

“Nantinya yang lolos menjadi pemenang ini akan mewakili kecamatan di tingkat kabupaten bahkan hingga ke tingkat Nasional. “jelasnya.(23/9)

Rohmat mengatakan, kegiatan serupoa ini serentak juga dilaksanakan di seluruh kecamatan se-Kabupaten Pangandaran dengan urutan waktu yang berbeda.

Di Kecamatan Mangunjaya sendiri, lanjut Rohmat, festival ini diikuti 10 grup peserta yang datang dari berbagai pondok pesantren yang ada di wilayah Kecamatan Mangunjaya.

"Kami dari pemuda Ansor mengajak semua masyarakat untuk selalu membiasakan membaca shalawat sebagai bentuk kecintaan kita kepada Nabi agar hidup ini mendapatkan keberkahan dan keselamatan, baik bagi diri sendiri, keluarga, umat muslim khususnya dan bagi negara tercinta ini,"imbuhnya. (Tn)

RANCANGAN ATURAN MIRAS PEMKAB PANGANDARAN MENDAPAT PENOLAKAN FPUI DAN GP ANSHOR

PARIGI- yang berlangsung di aula Setda Pangandaran, (26/9) terkait rancangan pengendalian dan pengawasan minuman beralkohol (minol), ia meminta masukkan untuk melengkapi draft rancangan sebelum dibahas di DPRD.

Draft rancangan itu sendiri ternyata mendapat kritik dan nyaris mendapat penolakan dari seluruh elemen yang hadir saat itu, karena menurut mereka pemerintah dinilai tidak tegas dan sangat dimungkinkan peredaran minol bisa beredar di Pangandaran.

"Bagaimanapun jangan ada tolerasni, tentunya siapa pun yang akalnya masih sehat  tidak akan pernah setuju miras ini beredar di panfandaran, apapun alasannya,"tegas Ketua Forum Peduli Umat Isla (FPUIP) Pangandaran, Nana Nashirin S. Pd. I.

hal senada dikatakan Ketua GP Anshor Pangandaran, Encep Nazmudin, menurutnya, pihaknya mendukung pemkab Pangandaran membuat aturan tentang minuman keras (miras), tapi tidak disertai dengan pemberian ijin.

“Sikap kami sama dengan FPUIP, tidak ada toleransi dengan pemberian ijin terkait miras. “tegasnya.

Saat dikonfirmasi lewat telepon celullernya, Kabag Humas Setda Pangandaran, Jajat Supriadi, SH, M.Si, mengatakan, peraturan daerah tetap harus dibuat karena itu yang menjadi landasan hukum penegakan aturan daerah. Ketika ada pelanggaran terkait miras, Pemda juga, dala hal ini Pol PP juga tidak bisa bertindak kalau tidak ada landasan hukumnya.

“Fungsi Pol PP sendiri sebagai pengawal aturan daerah tidak akan bisa bertindak kalau tidak ada landasan hukumnya.”kata Jajat.(27/9)

Jajat menambahkan, memang ada perda lain yang mengatur warung-warung penjual makanan tidak boleh menjual minuman keras, tapi yang sekarang ada dala rancangan ini spesifik mengatur tentang miras.

Jajat juga mengatakan, sebenarnya aturan ini sudah clear ada di Peraturan Kementerian Perdagangan, tapi sebagai turunannya daerah pun harus membuat aturan tersebut, karena di aturan daerahlah yang akan menyesuaikan dengan muatan  lokal.

“Dan tentunya nanti perda yang mengatur miras ini akan beda dengan yang ada di Bali, Lombok atau daerah lainnya karena muatan lokalnya pun tentunya berbeda. “terang Jajat. 
(HARIS F)

PEMINDAHAN TMP PANGANDARAN AKAN DILAKSANAKAN 29 SEPTEMBER 2018

PANGANDARAN-Rencana Pemerintah Kabupaten Pangandaran untuk memindahkan Taman Makam Pahlawan (TMP) yang berada di Desa Pangandaran Kecamatan Pangandaran kembali disosialisasikan pemda, karena rencananya pemindahan TMP tersebut akan dilaksanakan sabtu tanggal 29 september 2018.

Dihadapan masyarakat yang hadir di aula Desa Pananjung, Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata, menyampaikan, pada dasarnya niat pemerintah ini untuk lebih memberikan penghargaan pada para pahlawan dengan membangun TMP baru yang cukup representatif dan luas.

“Untuk kepentingan ini Pemkab Pangandaran sudah mengalokasi anggaran sebesar Rp. 1,3 milyar  di atas lahgan seluas 1,5 hektar. “kata bupati.(24/9)

Dalam pertemuan dengan masyarakat yang dihadiri Forum Komunikasi Daerah, Sekda, Asda, tokoh presidium pemekaran Pangandaran, H. Yos Rosbi, MUI, DPRD, para camat, kepala desa,  dan undangan lainnya ini, bupati juga menyampaikan, Pangandaran sebagai Daerah Otonomi Baru (DOB) harus bisa melekukan akselerasi dan terobosan-terobosan dalam membangun daerah, dan konsekwensi logisnya perlu ada penataan menejmen pemerintahan dan pembangunan di segala sektor.

“Jika sekarang TMP dipindah tempatkan ke Desa Cintakarya, itu artinya pemkab Pangandaran sedang melakukan langkah-langkah strategis dalam pembangunan daerahnya. “kata bupati lagi.

Bupati juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh elemen masyarakat yang sudah mendukung segala arah kebijakannya untuk membangun Pangandaran lebih hebat selaras dengan apa yang diharapkan masyarakat.

“Pemekaran ini bukan hanya untuk menempatkan Jeje-Adang menjadi bupati dan wakil bupati saja, karena sejatinya kepentingan dan harapan seluruh masyarakat di atas segalanya. “imbuhnya.

Sementara usai pertemuan tersebut, Wakil Bupati, H. Adang Hadari, kepada awak media, mengatakan, Pemkab Pangandaran akan menginfetarisir makam para pahlawan yang ada di tiap-tiap kecamatan, karena ke depannya akan disatu tempatkan di taman pahlawan kabupaten yang lokasinya 100 meter dari pusat perkantiran pemerintahan Pangandaran.

“Jadi nantinya kita tidak bicara lagi per kecamatan tapi tingkat kabupaten. “jelas Adang. (PNews)

CURUG TONJONG CIPATUJAH SEMAKIN DIMINTAI PENGUNJUNG

TASIK NEWS-Siapa tak kenal Curug Tonjong, bagi warga Kabupaten Tasikmalaya dan sekitarnya lokasi ini sudah menjadi tujuan rekrasi baik bersama keluarga atau para remaja saat libur sekolah.

Curug Tonjong yang berlokasi di Desa Nagrog Kecamatan Cipatujah ini semakin hari semakin banyak dikunjungi wisatawan, pasalnya, selain panorama alamnya yang indah juga udaranya pun segar karena banyak pohon-pohon besar di sekitar curug.

“Ini bisa menjadi wisata alternatif, karena selain alamnya masih asri, mau berenang pun airnya sangat jernih. “tutur salah seorang pengunjung.(23/9)

Sebenarnya tempat wisata sejenuis yang ada di Desa Nagrog itu ada dua, Curug Tonjong dan Curuk Punuk di Dusun Ciranca.

Seiring dengan semakin meningkatnya jumlah kunjungan ke kedua lokasi tersebut kini warga sekitar pun mendapat dampak positif, dengan berjuaklan aneka makanan dan minuman.

“Lumayan dengan usaha di lokasi curug bisa menambah penghasilan kami. “ujar seorang ibu penjual kopi.

Tidak hanya warga Tasikmalaya saja, menurut warga, banyak juga pengunjung yang datang dari  Ciamis, Garut, Bandung dan daerah lainnya.

“Sayang jalan menuju ke lokasi wisata ini masih terbilang ekstrim dan wisatawan pun harus hati-hati, karena kondisi jalan yang rusak. “ungkapnya lagi. (ANWAR W-HERMAN)

SPORT CENTER JONGING TREK DADAHA KOTA TASIKMALAYA KURANG TERTATA RAPIH

TASIK NEWS-Warga Kota Tasikmalaya setiap pagi, terutama akhir pekan berduyun-duyun mendatangi komplek Gedung Dadaha. Ada yang hanya sekedar jalan-jalan sambil refreshing menghirup udara pagi, ada juga memang yang yang menggunakan pelataran luas di sekitar gedung untuk berolahraga.

“Lumayan juga jalan-jalan disini pagi-pagi sudah keluar keringat. “ungkap salah seorang pengunjung.(23/9)

Ia mengatakan, sayangnya pemkot kurang memperhatikan sarana, tempat berjualan dan situasi lalu-lintas di seputaran arena olahraga, karena banyak speda motor lalu-lalang di tengah-tengah tepat aktivitas jogging.  

“Kalau saja kondisi ini bisa ditata lagi lebih tertib, mungkin warga akan lebih nyaman dalam melepas kepenatan dengan jalan-jalan disini. “ungkapnya lagi. (ANWAR W)

REAKTIFASI KERETA KE PANGANDARAN AKAN DIREALIISASIKAN 3 TAHUN DEPAN

BANDUNG-Ada kabar baik saat Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dalam pertemuan dengan Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata di gedung Sate Bandung, mengatakan, tiga tahun ke depan jalur kereta api ke Pangandaran bisa dihidupkan kembali, karena saat ini sedang dilakukan kajian terkait rencana tersebut.

“Upaya ini menjadi salah satu dukungan untuk pengembangan wisata Pangandaran. “ujarnya.(21/9)

Kang Emil, sapaan akrabnya, mengatakan, tahun depan kawasan wisata Pangandaran ditata menjadi wisata kelas dunia dan untuk mendorong kunjungan wisatawan lebih banyak lagi maka akses masuk pun harus mudah dan cepat.

"Kita upayakan jalur kereta atau lalu jalur darat lainnya harus bagus, begitu juga jalur udara, saat ini Bandar Udara Nusawiru sudah  tertinggal karena lamdasannya juga kurang panjang. "imbuhnya.

Ridwan Kamil menambahkan, dengan perbaikan Bandara Nusawiru diharapkan bisa membuka jalur penerbangan dari Jakarta dan Bandung ke Pangandaran,tentunya hal itu akan mempercepat akses ke Pangandaran dan wistawan dari Jakarta dan Bandung pun pasti akan semakin banyak.

“Saya minta Bupati Pangandaran untuk study banding ke Bandara Banyuwangi Jatim sebagai rujukan untuk pegembangan Nusawiru. “pungkasnya. (PNews)

PANGANDARAN HEBAT, BUPATINYA TERIMA PENGHARGAAN SATYA KARYA BHAKTI PADJADJARAN

BANDUNG-Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata, menjadi satu-satunya kepala daerah dari tokoh lainnya yang mendapat penghargaan Satya Karya Bhakti Padjadjaran tahun 2018, dalam acara Dies Natalis Unpad ke 61 yang berlangsung di Graha Sanusi Hardjadinata Unpad Bandung. (18/09)

Selain Bupati Pangandaran, penghargaan tertinggi dari Universitas Padjadjaran ini juga dianugerahkan kepada dua tokoh lainnya yang berasal dari internal Unpad, yang dianggap mepunyai dedikasi terhadap dunia pendidikan. 

Menurut rektor Unpad, dalam sambutannya, Jeje Wiradinata dianggap mempunyai komitmen tinggi dan berdedikasi pada pendidikan dengan dukungannya pada pembangunan dan pengembangan kampus Unpad di Kabupaten Pangandaran, karena dengan kebijakannya benar-benar sangat mendukung keberlangsungan dunia pendidikan, khususnya di Kabupaten Pangandaran.

"Langkah serta apa yang sudah dilakukan dalam kebijakan Bupati Pangandaran untuk keberlangsungan pendidikan, dianggap sangat penting, sehingga layak mendapat penghargaan Satya Karya Bhakti Padjadjaran. "tuturnya.

Sementara saat ditemui usai mendapat penghargaan tersebut, menurut Jeje, ia merasa kaget  karena tidak menyangka akan mendapat penghargaan tertinggi dari salah satu perguruan tinggi ternama di Indonesia.

“Rasanya saya belum pantas menerima penghargaan ini, karena masih banyak tokoh lain yang punya dedikasi tinggi pada dunia pendidikan. “ungkap Jeje.

Jeje pun berharap, dengan penghargaan yang diterimanya ini diharapkan bisa memotivasi untuk terus bekerja keras dan melakukan yang terbaik untuk masyarakat Pangandaran.

“Kami sangat berssyurkur Unpad bisa membangun kampusnya di Pangandaran, saya yakin ini akan bisa mendorong kemajuan daerah, makanya saya dukung keberadaan Unpad di Pangandaran. ”imbuhnya. (PNews)

WARGA DESA CISEMPUR MENGELUH, MASYARAKAT TAAT BAYAR PAJAK TAPI JALAN TETAP RUSAK

TASIK NEWS-Warga Desa Cisempur Kecamatan Cibalong Kabupaten Tasikmalaya sudah lama mengekluhkjan kondisi jalan yang semakin hari keadaannya semakin mengkhawatirkan.

Menurut salah seorang warga, Asep, warga sudah bosan dengan kondisi jalan seperti ini, apalagi jika datang musi hujan, nyaris seperti kubangan kerbau.

“Entah sapai kapan keadaan jalan Cisempur ini dibiarkan seperti ini. ”ungkapnya.(21/9)

Padahal, lanjut Asep, setiap tahun warga pun selalu taat membayar pajak yang sudah menjadi kewajiban sebagai warga negara yang baik. Tapi, lanjutnya, saat rakyat menuntut hak agar bisa mempunyai sarana infrastruktur layak, hingga saat ini belum terpenuhi.

Sementara saat dikonfirmasi, Kepala Desa Cisempur, Maman, mengatakan, sebenarnya pihaknya sudah beberapa kali mengajukan usulan terkait perbaikan jalan Cisempur tersebut.

“Tapi entah kenapa hingga saat ini Pemkab Tasikmalaya belum bisa merealisasikannya. “kata Maman. (ANWAR W)


BANTUAN REHAB SEKOLAH KABUPATEN TASIKMALAYA, TIDAK MERATA ?

TASIK NEWS-Sudah beberapa bulan ini baik siswa atau pun guru SD Negeri Nangkasari Kecamatan Cibalong Kabupaten Tasikmalaya merasa was-was, pasalnya beberapa ruang kelas tempat kegiatan belajar-mengajar (KBM) peserta didik sangat mengkhawatirkan.

Menurut Kepala SDN Nangkasari, Yaya Rohayati, keadaan ini persisi setelah kejadian gempa beberapa waktu lalu.
“Hingga saat ini belum ada bantuan rehab, padahal sudah kami laporkan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya. “ungkap Yaya.(17/9)

Yaya merasa heran, karena menurutnya kenapa justru sekolah yang masih kelihatan bagus mendapat bantuan, tapi sekolah yang benar-benar harus diperbaiki karena atap jebol dan dinding retak, sampai sekarang belum mendapat bantuan rehab.

Bukan tidak mungkin, menurut Yaya, keadaan sekolah seperti ini akan menurunkan semangat belajar murid karena takut tertipa genting atau dinding tebok roboh.

Yaya pun berharap, Pemkab Tasikmalaya melalui Dinas Pendidikan mau turun ke lapangan agar mengetahui dengan jelas mana sekolah yang benar-benar harus diperbaiki dan mana yang masih bisa ditunda beberapa waktu lagi.  

“Kalau seperti ini kesannya kan tidak merata dan kurang tepat sasaran. “imbuhnya. (ANWAR-HERMAN)

WARGA KESAL, 8 TAHUN JALAN CIBONGAS TERUS DIBIARKAN RUSAK

TASIK NEWS-Entah kenapa, selama kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Tasikmalaya, UU Ruzlunalul ulum dan Ade Sugianto, belum pernah mengalokasikan anggran untuk perbaikan jalan Cibongas Twang Desa Cibongas Kecamatan Pancatengah.

Demikian disampaikan kepala Desa Cibongas, Asep Sunarya saat ditemui PNews di ruang kerjanya.

“Saya sudah kebal dengan keluhan warga yang ingin agar jalan tersebut mendapat perbaikan. “ungkap Asep.(18/9)

Dikatakan Asep, sudah hampir 8 tahun kondisi jalan rusak dengan aspal yang sudah semakin hilang karena selama itu tidak tersentuh perbaikan.

“Padahal jalan tersebut sangat vital dan dibutuhkan untuk akses warga desa. “imbuhnya. (ANWAR-HERMAN)

AHA ! GUBERNUR JABAR BARU TAHU, PEMKAB PANGANDARAN BELUM MEMILIKI KANTOR PEMERINTAHAN

Saat pertemuan dengan Bupati Pangandaran di gedung Sate bandung (21/9),ternyata Gubernur Jawa Barat yang baru dilantik, Ridwan Kamil, setengah tidak percaya jika Kepala Daerah Kabupaten Pangandaran belum mempunyai kantor tetap, ia bahkan kaget ketika diberitahu kantor yang ada saat ini di bekas kecamatan.

"Ah masa sih,"kata Ridwan Kamil.

Mendapat pertanyaan seperti itu, Jeje pun membenarkan jika selama ini memang Pemkab Pangandaran belum punya kantor kepala daerah.

Disoal kapan rencana membangun pusat perkantoran Pemda Pangandaran, jeje menjawab, rencananya tahun depan akan membeli lahan serta proses perencanaan pembangunnya dan diharapkan tahun 2020 mulai dibangun, karena diperkirakan tahun itu jalan-jalan sudah bagus, pengembangan pariwisata sudah tertata apik, dunia pendidikan sudah hebat dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) pun sudah bisa difungsikan.

"Yah..untuk sekarang cukup saya ngantor di tempat sementara saja. “ungkap Jeje. (PNews)

UNTUK PENATAAN WISATA PANGANDARAN PEMVROP JABAR AKAN GELONTORKAN RP 40 MILYAR

BANDUNG-Penataan wisata yang digalakan Pemkab Pangandaran ternyata mendapat perhatian serius dari gubernur baru Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Dalam pertemuan dengan Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata di gedung Sate Bandung (21/9), mantan walikota Bandung ini mengatakan, penataan di kawasan pantai timur dan barat Pangandaran harus selesai tahun 2019 mendatang.

“Pangandaran harus wah, dan harus menjadi wisata kelas dunia bertaraf internasional. “ungkap Kang Emil, sapaan akrabnya.

Menurut kang Emil, saat ini kawasan wisata yang ada di Kabupaten Pangandaran masih kurang tertata, dan rencananya Pemvrop Jabar pun akan mengambil alih dalan penataannya, sehingga nantinya Pangandaran bisa naik kelas.

“Direncanakan pevrop akan menggelontorkan anggaran untuk Pangandaran sekitar Rp. 40 milyar, dengan demikian tahun 2019 Pangandaran semakin hebat.“tegas Emil.

Emil juga yakin, Pangandaran akan lebih cantik berkelas Hawai karena potensi yang dimiliki Pangandaran memang luar biasa dan itu yang akan menjadi daya tarik wisatawan baik domestik atau pun mancanegara.

“Dan untuk mendukung pengembangan pariwisata Pangandaran, nantinya jalur kereta akan direvitalisasi dan Bandara Nusawiru pun akan diperpanjang landasannya sehingga diharapkan jalur transfortasi Bandung-Jakarta-Pangandaran pun semakin lancar. “imbuhnya.

Sementara Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata, bersyukur karena ia menjadi kepala daerah pertama yang diminta paparan rencana pembangunan daerah oleh gubernur yang baru dilantik beberapa waktu lalu.

Jeje pun sangat apresiatif dengan langkah-langkah yang akan dilakukan Gubernur Jawa barat, terkait gagasan dan kebijakannya untuk penataan kawasan wisata.

“Pa Gubernur meminta agar penataan wisata Pangandaran harus berkelas dunia, atas nama seluruh masyarakat Pangandaran saya ucapkan terimakasih. “ungkap Jeje.

Jeje juga menceritakan awal mula pertemuannya dengan gubernur, berawal saat ia menghadiri acara dies natalis Unpad, dari pembicaraan informal akhirnya ia diminta khusus untuk datang ke Gedung Sate.  

“Sekali lagi, saya atas nama masyarakat Kabupaten Pangandaran sangat berterimakasih dengan segala kebijakan gubernur jabar untuk Pangandaran. “pungkasnya. (PNews)

SDN BATULAWANG TERIMA BANTUAN REHAB 3 RUANG KELAS

TASIK NEWS-Untuk meningkatkan kegiatan belajar mengajar (KBM), SDN Batulawang Kecamatan Cibalong Kabupaten Tasikmalaya tahun ini melaksanakan rehab 3 ruang kelas yang dibiayai dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2018, sebesar Rp. 172.107 juta.

Menurut Kepala SDN Batulawang, Maman, rehab kelas ini bertujuan untuk kenyamanan proses KBM agar siswa lebih nyaman dan giat dalam menuntut ilmu.

“Atas nama lembaga, juga masyarakat saya mengucapkan terimakasih kepada Pemkjab Tasik melalui Dinas Pendidikan yang sudah menurunkan bantuan pada sekolah kami. “kata Maman.(21/9)

Maman yang ditemui PNews di ruang kerjanya, juga mengatakan, mudah-mudahan poara siswa pun semakin giat belajar serta bisa meraih prestasi terbaik. (ANWAR W)
 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN