Upload Vidio Tunjukan Salam 2 Jari, Anggota KPPS Di Kecamatan Cigugur Diberhentikan


PANGANDARANNEWS.COM
- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pangandaran resmi memberhentikan anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), pasalnya anggota KPPS tersebut mengunggah video salam dua jari dan  menyebutkan salah satu nama calon presiden (capress).

Saat dikonfirmasi Ketua KPU Kabupaten Pangandaran Muhtadin membenarkan, anggota KPPS dari Kecamatan Cigugur ini mengunggah sendiri video tersebut pada saat sebelum Bimbingan Teknis (Bimtek) pada hari Sabtu lalu (27/1).

Pemberhentian atau pemecatan anggota KPPS tersebut, kata Muhtadi, berdasarkan putusan pleno. Dan karena sudah memenuhi unsur indikasi ketidaknetralan bagi seorang penyelenggara pemilu di tingkat KPPS atau menurut kode etik penyelenggara pemilu juga sudah menunjukkan penggaran karena sudah menimbulkan kegaduhan atau paling tidak sudah menunjukan dukungannya pada politik tertentu yang mengakibatkan ada opini berkembang dan lainnya, maka kita anggota KPPS tersebut diberhentikan.

"Setelah setelah beredar video tersebut kami langsung memverifikasi dokumen dan video tersebut," jelas Mutadin, saat wawancara dengan sejumlah wartawan di kantor KPU Pangandaran.(30/01)

Maksud dilakukan verifikasi, menurutnya, untuk memastikan apakah kejadian itu di lokasi saat kegiatan bimtek KPPS dan apakah benar orang tersebut merupakan KPPS yang telah dilantik atau bukan.

Selain, Muhtadin menyebut  ihaknya juga mengecek PPK dan PPS tempat yang bersangkutan bertugas dan setelah dilakukan pengecekan KPU pun memanggil anggota KPPS yang mengunggah video itu yang bertugas di TPS di Desa Pagerbumi Kecamatan Cigugur. 

"Dalam prosesnya, diklarifikasi kemudian kita panggil dan ditanya apa maksud tujuan membuat video itu," jelasnya.

Muhtadin menjelaskan, anggota KPPS berinisial H itu kemudian menyampaikan bahwa video itu dibuat hanya untuk kepentingan konten semata dan dibuat secara spontan.

"Sebetulnya saat Bintek kami  sudah tegaskan jangan menunjukan jari tangan yang menunjukan nomer urut capres," ucapnya.

Kepada KPU anggota KPPS tersebut sadar saat mengunggah atau mengupload video itu, namun dia tidak menyadari akan viral dan berdampak seperti ini.

Mutadin juga mengimbau agar seluruh penyelenggara pemilu selalu menjaga netralitas dan integritas, karena saat bertugas KPPS tidak boleh menunjukan keberpihakan.

"Kalaupun punya pilihan atau keberpihakan karena penyelenggara juga ikut memilih, tolong tidak ditunjukkan di ruang publik cukup menunjukan hal tersebut untuk privasi saja," tegasnya.(hiek)

Panwascam Langensari Kota Banjar, Gelar Pers Release Terkait Pengawasan Pemilu 2024


PANGANDARANNEWS.COM/BANJARNEWS
- Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kecamatan Langensari menggelar Press Release Pengawasan Masa Kampanye Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak Tahun 2024 jelang masa kampanye yang dihadiri Ketua serta anggota dan jajaran Panwaslu Kecamatan Langensari, bertempat di aula sekretariat Panwascam. (30/01)

Kepada sejumlah awak media yang hadir Ketua Panwaslu Kecamatan Langensari Yudi Dwi Nugroho mengatakan, berdasarkan ketentuan pada Peraturan KPU No. 3 Tahun 2023 tentang Tahapan dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan umum Tahun 2024, Panwaslu Kecamatan Langensari bersama Pengawas Kelurahan/Desa (PKD) se-Kecamatan Langensari melakukan pengawasan setiap tahapan.

Hal senada disampaikan Sementara petugas Panwascam lainnya, Dwi, sampai hari ini di tahapan pengawasan kampanye belum ada pelaporan dari masyarakat tentang adanya pelanggaran kampanye. 

Dan terkait pemasangan APK yang berjumlah dua ratus APK yang melanggar seperti pemasangan di tiang listrik, jembatan dan pagar sekolah, menurut Dwi, untuk sementara pihaknya melakukan konunikasi dengan partai politik atau calon bersangkutan.

"Dan Alhamdullilah mereka mengikuti anjuran kami untuk menertibkan APKnya," jelas Dwi.

Ia menambahkan, ada beberapa pelanggaran APK yang sampai saat ini belum ada tindakan, padahal hal yersebut sudah disampaikan ke pihak Polisi Pamongpraja (Pol-PP) tapi sapai hari ini belum ada tindakan.

Ia menyebut, mungkin karena jumlah anggota Pol PP, sehingga penertiban pelanggaran pemasangan APK tersebut baru di tiga kecamatan saja.

"Diantarnya di Kecamatan Banjar, Pataruman dan Purwaharja, semetara untuk Kecamatan Kangensari mungkin belum," ungkapnya.

Menurut Dwi pihaknya Panwaslu sebelumnya telah memberikan himbauan kepada Parpol Peserta Pemilu yang ada di Kecamatan Langensari agar melakukan kampanye dengan tidak memuat unsur kebencian, Sara dan politik identitas.

Dalam pengawasan pemilu ini, menurut Dwi, Panwascam Langensari lebih mengutamakan pencegahan agar tidak terjadi pelanggaran Pemilu yang dilakukan oleh partai politik peserta Pemilu serta selalu melakukan koordinasi dengan Forkopimcam Langensari.

"Tentunya kami juga berupaya semaksimal mungkin agar pelaksanaan Pemilu di Kecamatan Langensari berjalan aman, damai, kondusif, serta  jujur dan adil,” pungkasnya. (Tito)

Panwascam Banjar Sebut, Selama Masa Kampanye Bisa Berjalan Kondusif


PANGANDARANNEWS.COM/BANJARNEWS
- Memasuki tahapan kampanye pemilu 2024 Panitia Pengawas Pemilu (Panwascam) Banjar rutin melakukan pengawasan kampanye di wilayahnya, pengawasan ini telah dilakukan sejak kampanye dimulai pada 28 November 2023 lalu.

Seperti disampaikan Ketua Panwascam Banjar Aditia Saputra S. Pd saat menggelar press release pengawasan kampanye pada Pemilu Tahun 2024 di Sekertariat Panwascam Kecamatan Banjar, hingga kini pihaknya telah melakukan pengawasan pemilu pada 60  kegiatan, dan pengawasan ini telah dilakukan pada sejumlah partai politik (parpol) yang sudah melaksanakan kampanye.

Saat ini, kata Aditia, sudah banyak parpol yang melakukan kampanye di wilayah Kecamatan Banjar, berupa tatap muka maupun door to door.

"Tapi cuma ada 60 kegiatan kampanye yang tercatat di kami," jelasnya.(30/01)

Aditia menambahkan, dalam melakukan pengawasan kampanye terdapat sejumlah aturan yang telah ditetapkan. Diantaranya, tidak boleh menggunakan bahan kampanye di atas Rp 100.000 serta lokasi kampanye bebas dari anak-anak.

Ia menyebut, selama pengawasan yang dilakukan pihaknya belum menemukan adanya pelanggaran, namun kendati demikian pihaknya terus mengingatkan kepada pelaksana kampanye maupun parpol untuk mematuhi aturan yang berlaku.

Ia juga mengaku bersukur karena selama pengawasan berjalan kondusif dan tidak ada pelanggaran, dan diharapkan kondisi ini terus berjalan lancar sesuai ketentuan yang berlaku.

"Sehingga pelaksanaan pemilu di Kota Banjar pun dapat terlaksana aman dan damai," tandasnya. (titosantiko)

Akademi Persib Putri Jalin Silaturahmi Di Stadion Asmuljaya Wiradinata


PANGANDARANNEWS.COM
- Untuk lebih mempererat tali silaturahmi, Akademi PERSIB Putri Bandung Kelompok Usia (KU) 10 dan 12 tahun menyelenggarakan kunjungan ke Stadion Asmuljaya Wiradinata di Kecamatan Mangunjaya Kabupaten Pangandaran. (28)01)

Kegiatan ini digelar untuk memperkuat tali silaturahmi antar cabang Akademi PERSIB yang tersebar di Jawa Barat, temasuk yang ada di Kabupaten Pangandaran.

Kepada sejumlah awak media, Direktur Akademi Persib Putri  H. Yoyo menuturkan, kunjungan silaturah ini tentunya untuk menggali potensi yang ada di wilayah serta untuk membangkitkan kembali semangat persepakbolaan tanah air khususnya di wilayah Kabupaten Pangandaran.

"Seluruh pengurus sepakbola di wilayah Pangandaran adalah sahabat sahabat saya, dan Akademi Persib juga pernah punya cabang di pangandaran," ungkap Yoyo.

Membangun sepakbola, menurut Yoyo, bukan hanya sekedar bertanding atau menang kalah tapi bisa saling memberikan insfirasi.

Yoyo mengatakan, sepakbola putri ini sedang mencoba berkembang di berbagai daerah sehingga diharapkan anak anak yang saat ini masih duduk di SD dan SMP ini bisa saling bertukar pengalaman dan pengetahuan tentang main bola di lingkungan.

Ia menambahan, saat ini timnya dibawa ke sini bukan masalah menang atau kalah dalam bertanding tapi lebih kepada bagaimana menjalin silaturahmi dan sharing pengalaman antar pemain.

Disoal perkembangan persepakbolaan Pangandaran, menurutnya di Pangandaran banyak potensi dan ada sejumlah pemain muda yang sukses di tingkat nasional pada tahun 2022.

"Saya berharap kedepan Pangandaran akan melahirkan para pemain sepak bola yang berbakat terutama di kalangan usia muda sebagai generasi baru," katanya.(Tn)

Program Bengras PKS Dongkrak Pemilih Kota Tasik Untuk Pemilu 2024


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Dengan mengusung tema Menyiapkan dan Menyongsong Pemenangan Pemilu 2024, calon legislatif (caleg) DPRD Kota Tasikmalaya dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk Daerah Pemiihan (Dapil) Kecamatan Cihideung, Tawang dan Bungursari, Nazar Lipur Nugraha, SE, di hari ke 7 melaksankan program Bengras dan sembako murah, berlokasi Sukalaya RW 01 Kelurahan Argasari, Kecamatan Cihideung.(27/01)

Selain masyarakat, kegiatan ini juga turut dihadiri Caleg DPRD Provinsi Jawa Barat dari PKS Dapil Kabupaten Tasikmalaya dan Kota Tasikmalaya Dede M Muharam dan kader PKS dan Caleg DPRD Kota Tasikmalaya.

Kepada awak media Nazar mengatakan, program ini merupakan program berkelanjutan PKS pada kampanye untuk pemilu 2024, sehingga ia juga meyakini PKS akan menang dan meraih suara pemilih di Kota Tasikmalaya.

"Karena di saat perut kenyang dengan sembako murah, pinjaman tanpa riba dan mencari kerja gampang, maka beban masyarakat pun menjadi ringan," ucapnya 

Selain sembako murah, Nazar menyebut, dalam program Bakti Sosial dan Bengras ini PKS pun memagikan kacamata gratis sehingga membuat penglihatan, hati dan pikiran masyarakat pun menjadi bengras (jelas).

Nazar juga menyampaikan ucapan Terima kasih kepada masyarakat yang hadir dalam kegiatan bakti sosial ini serta berharap melalui program PKS Bengras yaitu pemeriksaan mata dan pembagian kacamata gratis serta sembako murah ini, bisa bermanfaat dan membantu beban masyarakat.

Hal senada disampaikan Caleg DPRD Provinsi Jawa Barat Dede M Muharam, program PKS Bengras ini sudah berjalan selama 2 tahun dan melalui program ini PKS sudah memberikan kacamata gratis sebanyak 50.000 kacamata kepada masyarakat Kabupaten dan Kota Tasikmalaya. 

"Alhamdulillah kami sudah memberikan bantuan kacamata gratis sebanyak 50.000 kacamata untuk masyarakat Kabupaten dan Kota Tasikmalaya," kata Dede.

Menurutnya, tujuan dari kegiatan bakti sosial ini untuk memplementasikan visi misi PKS yaitu PKS partai islam rahmatan lil'alamin tetap kokoh dan solid dalam melayani masyarakat.

Dan ini, kata Dede, mejadi salah satu bukti PKS dalam melayani masyarakat dan ternyata masyarakat sangat membutuhkan kacamata baca terutama yang berusia 40 tahun ke atas.

Dede juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dan menggunakan hak pilihnya dengan hati nurani pada Pemilu 2024 nanti, karena partisipasi masyarakat sangat penting untuk menentukan nasib bangsa 5 tahun ke depan. 

Dede juga berharap Pemilu 2024 dapat memilih pemimpin yang bisa mengeluarkan bangsa ini dari keterpurukan, dan jika PKS menang diharapkan mampu kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia sejahtera.

Sementara saat diminta tanggapannya, salah seorang warga Sukalaya mengaku senang dan berterimakasih kepada Dede Muharam dan Nazar Lipur Nugraha telah memberikan kaca mata gratis dan sembako murah.

"PKS memang selalu melayani masyarakat sepenuh hati," ucapnya.(anwarwaluyo)

Pembersih Kaca Mobil Dadakan Di Kota Tasik Manfaatkan Saat Nyala Lampu Merah


PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS
- Di saat jalan diguyur hujan seperti pada musim hujan sekarang, tidak sedikit beberapa orang justru mengambil kesempatan untuk mengais rejeki.

Seperti yang dilakukan beberapa pemuda di kawasan lampu merah simpang empat Padayungan Kota Tasikmalaya yang menjadi penyedia jasa membersihkan kaca mobil dadakan, dengan berharap imbalan dari pengendara.

Dengan bermodal kemoceng dan kain lap (kanebo), tanpa berkata-kata dulu mereka pun langsung beraksi dengan mengelap kaca depan mobil di saat kendaraan tersebut berhenti karena lampu merah menyala.

Saat diminta tanggapanya, seorang pengendara mengaku ia tak merasa terganggu dengan kehadiran para pembersih kaca mobil dadakan ini karena para pengendara pun memberi upah ala kadarnya.

"Saya sendiri paling ngasih dua ribu saja," ungkapnya.(24/01)

Lagi pula menurutnya hal seperti ini pun sudah menjadi pemandangan biasa ada kota-kota lain, sama seperti kehadiran pengemis dan pengamen di jalanan.

"Hanya bedanya ini tidak meminta langsung seperti pengemis, tapi ada yang dikerjakan dulu," ucapnya.

(anwarwaluyo)

Pasca Dikelola Pemda, Konsep Obyek Wisata Pantai Madasari Akan Berbeda dengan Pantai Pangandaran


PANGANDARANNEWS.COM
- Pasca diambil alih pengelolaanya obyek wisata pantai Madasari di Kecamatan Cimerak oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran, destinasi wisata yang berada di ujung barat ini akan berkonsep sebagai objek wisata premium.

Menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pangandaran, Kusdiana, saat ini pihaknya terus membahas terkait pengelolaan pantai Madasari ini.

"Kini Madasari sudah tak lagi milik Pemdes Masawah namun telah menjadi obyek wisata yang dikelola Pemda seperti tempat wisata lainnya.

"Mudah-mudahan baik sisi pelayanan, wisata danainnya bisa berjalan maksimal," kata Kusdiana. (24/1)

Untuk keperluan pengembangan saat ini, kata Kusdiana, regulasi mengenai pengelolaan Pantai Madasari,  tengah  dibuat kembali dan diharapkan segera selesai.

"Setelah itu kita akan lakukan sosialisasi dan dan melihat langsung ke lapangan," jelasnya.

Ia mengatakan, termasuk dari masing-masing SKPD terkait juga akan dikerahkan kesana untuk melakukan percobaan, seperti masalah parkir, wisata, keamanan dan lain-lain. Setelah itu pemda pun akan melakukan evaluasi mengenai pengelolaan Pantai Madasari., karena dikhawatirkan ada kekurangan dalam implementasi tersebut.

Kusdiana mengaku jika saat ini kunjungan wisatawan ke Pantai Madasari mengalami kenaikan  yang cukup signifikan.

"Bulan Januari saja ada sekitar 230 ribu wisatawan," terangnya.

Ia menyebut, Pemkab Pangandaran tinggal melakukan penataan kawasan yang sebelumnya dikelola oleh Pemdes Masawah, da setelah dikelola Pemda bisa dipastikan ada bantuan anggaran dari provinsi untuk menata dan melengkapi sarana yang ada.

Hal senada disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pangandaran Tonton Guntari, menurutnya Pantai Madasari akan dikonsep menjadi wisata Premium dan akan berbeda dengan Pantai Pangandaran.

"Nantinya untuk wisatawan kelasnya akan beda, karena konsepnya premium," ucapnya.

Ia menyebut kondisi Pantai Pangandaran saat ini memang sudah krodit, sehingga untuk Pantai Madasari masih bisa dipoles mumpung belum seramai atau sekrodit obyek wisatavPantai Pangandaran.

Di pantai Madasari juga nantinya bisa dikelola wisata bentuk lain, seperti area camping ground, sementara untuk fasilitas yang sudah ada,  Pemda tidak akan ikut campur.

"Seperti pada sarana yang sudah dikelola masyarakat, kita paling hanya ikut menambah fasilitas seperti membangun toilet, menyediakan air bersih dan lain-lain," katanya.(hiek)

Diduga Digondol Maling, Ratusan Meter Kabel PJU Di Kabupaten Pangandaran Hilang


PANGANDARANNEWS.COM
- Sepanjang 950 meter kabel lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di Kabupaten Pangandaran hilang, diduga digondol maling.

Seperti disampaikan Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten  Pangandaran Ghaniyy Fahmi Basyah, ratusan meter kabel tersebut berada di 5 titik, di kawasan Kampung turis pantai Pamugaran sepanjang 500 meter, kawasan sekitar jembatan Wiradinata Ranggajipang sepanjang 200 meter dan TPA Purbahayu sepang 200 meter.

"Selebihnya di Jalan Bangkunkarya Kecamatan Langkaplancar sepanjang 50 meter," terang Ghaniyy. (22/1).

Tak hanya, satu lampu smart PJU yang di Desa Selasari pun tak luput dari aksi pencurian ini.

Ia menjelaskan, waktu hilangnya kabel PJU tersebut antara periode bulan November-Desember 2023, pencurian kabel di Kampung turis kemungkinan dicuri pada13 November 2023. Sementara di depan Jembatan WR Rangga Jipang pada 28 November 2023, di TPA Purbahayu tanggal 25 Desember 2023bdan titik keempat yang hilang ada di Bangunkarya Langkaplancar terjadi pada 25 Desember 2023.

"Data ini berdasarkan hasil laporan yang masuk," ucapnya.

Ghaniiy menyebut pihaknya sudah membuat laporan ke Polres Pangandaran yang dibuat sejak akhir bulan Desember 2023, tepatnya tanggal 28 Desember 2023 lalu.

Sementara saat dikonfirmasi Kasat Reskrim Polres Pangandaran AKP Herman mengaku, pihaknya sudah menerima laporan tersebut sejak akhir Desember 2023 san saat ini sedang dilakukan pendalaman untuk ditindaklanjuti.

"Namun saat ini kami belum bisa memastikan apakah itu aksi pencurian atau bagaimana modusnya karena kami masih melakukan pendalaman," jelasya.(hiek)

Literasi Kuat Pangandaran Melesat, Jadi Tajuk Gebyar Launching Perpustakaan


PANGANDARANNEWS.COM
- Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata siang tadi menghadiri Gebyar Launching Perpustakaan Kabupaten Pangandaran yang bertajuk 'Literasi Kuat Pangandaran Melesat', bertempat di Gedung Perpustakaan Kabupaten Pangandaran, Desa Sukaresik Kecamatan Sidamulih. (18/01) 

Selain dihadiri bupati dan Ibu Hj Ida Nurlela Wiradinata, pada kesempatan tersebut hadir Founder dan Direktur Utama Aksaramaya Sulasmo sudarmo, Komisi IV DPRD Kabupaten Pangandaran, Bunda Literasi Kabupaten Pangandaran Hj. Ida Nurlaela Wiradinata, Sekretaris Daerah Kabupaten Pangandaran, Para Kepala SKPD, Para Camat, Para Kepala Sekolah, Ketua IGTKI Kabupaten Pangandaran, Ketua YPLP PGRI Kabupaten Pangandaran, Perwakilan PGRI Kabupaten, Perwakilan PGRI Kecamatan, dan Para Kepala Desa.


Pada gebyar launching ini juga dihadirkan stand bazar unggulan dari setiap perpustakaan desa, pameran produk Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosisl (TPBIS) dan launching digital pustaka berupa aplikasi iPangandaran. 

Pada kegiatan ini juga diluncurkan aplikasi i-Pangandaran hasil kolaborasi antara Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pangandaran dengan Aksaramaya, aplikasi ini merupakan aplikasi perpustakaan digital yang memungkinkan pembaca untuk mengakses e-Book kapan saja dan dimana saja, dan aplikasi ini merupakan hasil kolaborasi antara Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pangandaran dengan Aksaramaya sebagai upaya untuk menjaga validasi dari konten digital yang dimiliki oleh Kabupaten Pangandaran. 

Dalam sambutannya Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata berharap dengan hadirnya Perpustakaan Kabupaten Pangandaran akan mampu  memudahkan akses membaca, karena dengan beberapa aplikasi masyarakat Pangandaran akan semakin meningkatkan minat bacanya.

"Alhamdulilah saya senang dan bangga karena hari ini bisa menghadiri Gebyar LaunchingPerpustakaan Kabupaten Pangandaran," ungkapnya.

Perpustakaan ini didirikan, menurut bupati merupakan hal fundamen dalam pembangunan di Kabupaten Pangandaran, karena selain bidang Pendidikan, kesehatan, pembangunan infrastruktur dan penataan wisata tentu perpustakaan merupakan bagian penting dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa. ***


Dandim 0625/Pangandaran Sebut, TNI Harus junjung tinggi Netralitas


PANGANDARANNEWS.COM
- Di tahun 2024 ini TNI memiliki kewajiban untuk menjaga stabilitas nasional sehingga serta harus memastikan agar agenda politik lima tahunan nasional ini dapat berjalan dengan aman dan damai.

Demikian amanat Panglima TNI Jendral TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si yang dibacakan Dandim 0625 Pangandaran Letkol Inf Indra Mardiato Subroto,M.IP, saat memimpin upacara bulanan yang digelar di Lapangan Paraduta Siliwangi Makodim di jalan raya Cigugur Dusun Sidahurip Desa Cintakarya Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran. (17/01)

Kata Dandim, stabilitas keamanan nasional harus tetap terjaga baik sebelum, selama, dan setelah rangkaian pesta demokrasi tersebut.

"Netralitas TNI tetap harus kita junjung tinggi," tegasnya.

Dandim juga perintahkan agar seluruh prajurit untuk mengoptimalkan sinergitas antara TNI-Polri, dan seluruh komponen bangsa lainnya dalam menjamin kondusifitas dan keamanan negara.

"Oleh karena itu, saya perintahkan kepada seluruh prajurit dan PNS TNI untuk berpegang teguh pada pedoman netralitas TNI yang telah ditentukan," imbuhnya.

Ia menambahkan, TNI jangan terpengaruh pada berbagai isu yang digulirkan pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab yang akan membuat TNI menjadi korban adu domba yang dibenturkan dengan masyarakat maupun pihak-pihak lainnya.

Ia juga menekankan, segenap prajurit dan PNS TNI harus selalu meneguhkan integritas dan menjaga citra institusi TNI di mata masyarakat, karena hal tersebut dapat diimplementasikan melalui ketaatan pada aturan dan nilai-nilai etika untuk membangun citra positif sebagai penjaga pertahanan negara, pelanggaran hukum, seperti penyalahgunaan wewenang, narkoba, perkelahian dengan masyarakat, main hakim sendiri, Curanmor, insubordinasi dan lain sebagainya.

"Karena semua hal tersebut dapat menggoyahkan pondasi kepercayaan masyarakat serta merugikan reputasi TNI," pungkasnya. ***

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN