Jadi Berkah Bagi Pedagang, Jelang Ramadhan TPU Cinehel Tasikmalaya Dipadati Peziarah

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNNEWS – Setiap menjelang bulan suci Ramadhan umat Islam di Indonesia melaksanakan berbagai tradisi, salah satunya berziarah atau nyekar ke makam keluarga. 

Selain untuk mendoakan dan merawat makam orang tersayang, tradisi ini ternyata   juga membawa berkah bagi para pedagang sekitar Tempat Pemakaman Umum (TPU) Cinehel, Kota Tasikmalaya.

Seperti menjelang Ramadhan tahun ini, TPU Cinehel dipenuhi masyarakat yang datang baik dari dalam maupun luar kota untuk melaksanakan tradisi nyekar. Dan jumlah peziarah ini bisa meningkat dua kali lipat dibanding hari biasa yang cenderung sepi, bahkan terkadang tak ada penziarah.

Menurut salah satu peziarah, Elis Rahmawati mengungkapkan, ziarah ke makam orang tua menjadi prioritas utama sebelum mengunjungi makam leluhur atau pemuka agama. 

Ziarah ke makam orangtua, kata Elis, biasa dilakukan kalau menjelang bulan puasa.

"Biasanya banyak yang ziarah seperti ke makam para leluhur, masa orangtua yang dekat tidak diziarahi dan ziarah ke orangtua tentu harus dinomersatuka,” ujarnya.(14/02/26)

Sementara hasil pantauan Pangandaran News di lokasi, kondisi tampak ramai di kawasan TPU Cinehel dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar untuk berjualan bunga. 

Para pedagang bunga tabur yang menjadi kebutuhan utama peziarah pun, tentu memanfaakan momen ini dengan meraih keuntungan yang relatif besar. 

Salah seorang pedagang bunga mengaku, ia bisa mendapatkan keuntungan berkisar Rp150-Rp300 ribu per harinya.

“Lumayanlah buat nambah-nambah kebutuhan keluarga," ungkapnya.

Tak hanya penjual bunga,  pedagang makanan dan tukang sapu bersih juga merasakan manfaat dari meningkatnya jumlah pengunjung di sekitar kawasan TPU Cinehel.

Seperti diketahui, sudah menjadi tradisi sebagian umat Islam selain melaksanakan juga ada tradisi munggahan atau makan bersama untuk menyambut Ramadhan. 

Mungkin tradisi-trasisi ini sudah merupakan warisan turun-temurun dari nenek moyang yang patut dilestarikan, wallahualam bissawab.(anwarwaluyo)

Jaga Kebersihan Sekolah, Siswa dan Guru SDN III Sindangherang Rutin Gelar Jumat-Sabtu Bersih

PANGANDARANNEWS.COM/CIAMISNEWS – Jelang bulan suci Ramadhan 2026 siswa-siswi serta guru Sekolah Dasar Negeri (SDN) III Sindangherang, Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis, melaksanakan kegiatan kerja bakti Sabtu Bersih sebagai bagian dari rutinitas mingguan mereka.(14/02/26)

Dalam kegiatan tersebut seluruh peserta bekerja sama secara gotong royong membersihkan area sekitar jalan di lingkungan sekolah, mulai dari memungut sampah hingga merapikan rumput liar di pinggir jalan dan pagar sekolah. 

Menurut salah seorang guru SDN III Sindangherang, Rina Saptanira, dengan semangat kebersamaan para siswa pun membawa peralatan kebersihan masing-masing untuk mengumpulkan sampah serta membersihkan area yang terlantar.

Rina mengatakan, kegiatan ini sejalan dengan salah satu moto pendidikan Indonesia, Tut Wuri Handayani, yang tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan lingkungan sekitar sekolah tetapi juga sebagai bentuk pendidikan karakter. 

"Kebersihan lingkungan merupakan sebagian dari iman, dan kegiatan bersih-bersih kami lakukan setiap hari Jumat dan Sabtu," terangnya.

Dan momentun kali ini kebetulan menyambut bulan suci Ramadhan 2026, sehingga diharapkan bulan Ramadhan tidak hanya hati yang bersih namun lingkungan juga harus bersih. 

"Melalui kegiatan ini, kami mendidik anak-anak untuk memiliki karakter menjaga lingkungan yang bersih dan sehat," imbuhnya.

Pada kesempatan lain Rina juga menyampaikan harapannya terkait kesejahteraan guru P3K paruh waktu, semoga tahun ini bisa mendapatkan gaji layak setara dengan guru ASN.

"Mudah-mudahan harapan kami ini bisa terwujud di tahun 2026 ini," ungkapnya.(anwarwaluyo)

Disdikpora Pangandaran Libatkan Siswa, Pemdes Dan Babinkamtibmas Tanam Jagung Secara Masal

PANGANDARANNEWS.COM - Program  kokurikuler Pilar Ketahanan Pangan yang digagas Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pangandaran terus digulirkan di berbagai sekolah di Kabupaten Pangandaran, seperti salah satunya kegiatan penanaman jagung dilaksanakan di lahan tanah SMP Negeri 6 Padaherang, Desa Payutran, Kecamatan Padaherang.

Selain siswa, kegiatan penanaman jagung tersebut melibatkan Babinkamtibmas, Anggota DPRD Kabupaten Pangandaran, perangkat desa dan para guru.

Saat ditemui di lokasi, Babinkamtibmas Desa Payutran, Bribka Dede Kosim (37) menyampaikan, keterlibatan aparat bersama pemerintah desa dan pihak sekolah merupakan bentuk dukungan terhadap upaya menanamkan nilai kemandirian serta kepedulian terhadap ketahanan pangan sejak dini.

“Melalui kegiatan ini diharapkan anak-anak tidak hanya belajar teori tetapi langsung praktik bagaimana memanfaatkan lahan yang ada di sekitar agar menjadi produktif,” ungkap Dede.(13/06/26)

Sementara anggota DPRD Kabupaten Pangandaran, Rohimat Resdiana (36) mengaku pihaknya sangat mengapresiasi kolaborasi antara sekolah, pemerintah desa, dan aparat keamanan. 

Menurutnya, program ini dapat menjadi pembelajaran penting bagi generasi muda untuk memahami proses produksi pangan sekaligus menumbuhkan semangat gotong royong.

Ia juga mengaku senang saat melihat para siswa dan siswi SMP 6 Padaherang terlihat bekerja bersama membersihkan lahan, membuat barisan tanam, hingga memasukkan benih jagung. ungkapnya.

"Saya berharap kegiatan ini dapat berkelanjutan sehingga hasilnya nanti bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan bersama maupun sebagai sarana edukasi," ujarnya.

Seperti diketahui, program kokurikuler Pilar Ketahanan Pangan Disdikpora Pangandaran ini diarahkan agar sekolah mampu menjadi contoh pemanfaatan lahan sekaligus membangun karakter siswa yang mandiri dan peduli lingkungan.(hiek)

Sambut Ramadan 1447 H Dan Lewat Acara Munggahan, Kodim 0612/Tasikmalaya Perkuat Sinergi dengan Insan Pers Lewat

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah Kodim 0612/Tasikmalaya menggelar kegiatan Silaturahmi dan Munggahan yang dirangkaikan dengan program Jumat Berkah serta upaya untuk mempererat hubungan kelembagaan dengan berbagai elemen masyarakat, bertempat di Markas Kodim 0612/Tasikmalaya. Jumat (13/02/26) 

Acara dihadiri langsung Komandan Kodim 0612/Tasikmalaya, Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, S.Sos., M.Han., bersama Ketua Persit KCK Cabang XXIII Dim 0612. Turut hadir jajaran prajurit TNI, anggota Persit, tokoh agama, serta puluhan insan pers dari wilayah Kota dan Kabupaten Tasikmalaya.

Dalam sambutannya, Dandim menegaskan, kegiatan munggahan tidak sekadar tradisi menjelang Ramadan tetapi menjadi momentum strategis untuk memperkuat komunikasi dan sinergi antara TNI dan insan pers sebagai mitra strategis dalam menjaga stabilitas dan kondusivitas wilayah.

"Kegiatan ini merupakan wujud rasa syukur sekaligus sarana untuk mempererat silaturahmi, dan kami berharap kolaborasi yang sudah terjalin dengan insan pers dapat terus diperkuat demi mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif di Tasikmalaya," kata Dandim.

Selain ramah tamah, kegiatan tersebut juga diisi dengan penyaluran santunan dan bantuan sosial melalui program Jumat Berkah. Aksi sosial ini ditujukan kepada masyarakat yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian TNI menjelang Ramadan serta implementasi peran sosial kemasyarakatan satuan teritorial.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama dan makan siang sebagai simbol kebersamaan (munggahan) sebelum memasuki bulan puasa, suasana pun tampak akrab dan dialogis terlihat saat jajaran Kodim berinteraksi dengan para jurnalis, mencerminkan hubungan yang harmonis antara institusi pertahanan dan media sebagai pilar demokrasi.(anwarwaluyo)

Sering Terkendala Cuaca Buruk, Tangkapan Ikan Nelayan di Pangandaran Jadi Menurun

Poto ilustrasi 
PANGANDARANNEWS.COM - Awal tahun ini nampaknya belum berpihak kepada nelayan di Kabupaten  Pangandaran, karena tangkapan di tahun 2026 ini belum cukup memuaskan.

Seperti disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Perikanan Tangkap Dinas Kelautan Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pangandaran, Ridwan Mulyadi, cuaca saat ini masih sulit diprediksi dan sering terjadi gelombang tinggi sehingga para nelayan kadang-kadang libur tidak melaut.

Masalahnya cuaca akhir-akhir ini agak kurang bersahabat, sehingga, kata Riwan, nelayan terpaksa libur bahkan beberapa waktu lalu banyak nelayan yang terpaksa berlabuh mendadak di Batukaras, karena tiba-tiba cuaca memburuk.

"Cuaca buruk ini terjadi sejak akhir 2025 dan diprediksi masih akan terjadi sampai April mendatang," terang Ridwan.(12/02/26)

Ia menambahkan, data dari Dinas Keluatan pada Januari 2026, hasil tangkapan ikan sudah mencapai 21.459 kilogram. Sementara pada Desember 2025, jumlah tangkapan mencapai 85.557,85 kilogram ikan.

"Sementara untuk jenis ikan yang banyak ditangkap saat ini adalah tongkol," terangnya.

Disoal target retribusi tahun ini, Ridwan mengatakan, untuk tahun 2026 ini mencapai Rp 2,5 miliar. Dan ini lebih besar jika dibandingkan target retribusi perikanan tangkap di tahun 2025, yakni sebesar Rp 1.050 miliar. Pada tahun 2025, capaian retribusi perikanan tangkap di Kabupaten Pangandaran mencapai Rp 1,1 Miliar, walaupun saat itu hasil tangkapan juga tidak banyak.

"Ya mudah-mudahan di tahun ini target retribusi bisa tercapai," ucapnya.(hiek)

Kolaborasi RSUD Pandega Pangandaran Bersama PMI, Aksi Donor Darah Jadi Wujud Kepedulian Dan Kemanusiaan

PANGANDARANNEWS.COM – Suasana berbeda terasa di salah satu sudut Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandega Pangandaran pada hari Senin tanggal 9 Februari 2026, bukan deretan pasien yang menunggu layanan medis seperti hari-hari biasa melainkan barisan warga, tenaga kesehatan, hingga relawan yang antusias menyingsingkan lengan baju. Hari itu, RSUD Pandega Pangandaran kembali menggelar aksi donor darah bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pangandaran.

Kegiatan ini, menjadi bukti nyata kolaborasi lintas lembaga dalam menjawab kebutuhan kemanusiaan yang bersifat mendesak dan berkelanjutan. Sejatinya donor darah bukan sekadar agenda rutin, tapi ini sudah bagian dari komitmen sosial RSUD Pandega untuk memastikan ketersediaan darah bagi pasien yang membutuhkan terutama di tengah fluktuasi stok darah yang kerap menjadi tantangan di berbagai daerah.

Dari meja registrasi hingga ranjang pengambilan darah, suasana dipenuhi semangat berbagi yang tenang namun sarat makna. Para pendonor datang dari berbagai latar belakang, mulai dari pegawai rumah sakit, relawan PMI, hingga masyarakat umum yang dengan sukarela meluangkan waktu demi membantu sesama. Senyum, sapaan ramah, dan rasa empati mengalir seiring proses donor berlangsung.

Bagi RSUD Pandega Pangandaran, aksi ini bukan sekadar kegiatan medis administratif. Lebih dari itu, donor darah merupakan manifestasi nilai-nilai kemanusiaan yang menjadi ruh pelayanan kesehatan. Setiap kantong darah yang terkumpul hari itu diharapkan mampu menjadi “napas baru” bagi pasien-pasien yang tengah berjuang di ruang perawatan, ruang operasi, hingga unit gawat darurat.

Pesan sederhana namun kuat terpampang jelas pada spanduk kegiatan, “Setiap tetes darah Anda sangat berarti”. Kalimat ini tentu menjadi penting karena kepedulian tidak selalu hadir dalam bentuk bantuan besar. Sering kali, harapan hidup justru lahir dari kerelaan seseorang berbagi darah yang mengalir di dalam tubuhnya.

Pihak RSUD menegaskan, kegiatan donor darah juga menjadi sarana edukasi publik tentang pentingnya donor darah secara rutin dan sukarela. Selain bermanfaat bagi penerima, donor darah juga berdampak positif bagi kesehatan pendonor sekaligus memperkuat rasa solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Apresiasi disampaikan kepada seluruh pendonor, relawan PMI, serta panitia yang terlibat aktif menyukseskan kegiatan ini. Berkat partisipasi mereka, rantai kemanusiaan dapat terus terjaga, memastikan tidak ada pasien yang kehilangan waktu berharga akibat keterbatasan stok darah.

Langkah kecil yang dimulai dari pesisir Pangandaran ini menjadi investasi kebaikan untuk masa depan, dan RSUD Pandega Pangandaran berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial melalui donor darah dapat terus tumbuh menjadi budaya bersama dalam menjaga kesehatan kolektif dan nilai kemanusiaan yang luhur.***


O2SN Tingkat Kecamatan Jamanis Hari Ini Resmi Dibuka, Dilaksanakan 10-13 Februari 2026

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kecamatan Jamanis Kabupaten Tasikmalaya yang dilaksanakan mulai hari ini hingga 13 Februari 2026, hari ini resmi dibuka.(10/02/26)

Dengan pelaksanaan setiap hari dimulai pukul 08.00 WIB kegiatan ini digelar di dua lokasi, SDN 2 Argasari dan Lapang Tanjungpura.

18 sekolah yang mengikuti ajang ini akan menampilkan 5 cabang olahraga, antara lain bulu tangkis, sepak bola, karate, renang, dan bola voli. 

Ketua Ikatan Guru Olah Raga (IGORA) Kecamatan Jamanis, Acep Irvan S.Pd, dalam sambutannya menyampaikan, O2SN bertujuan untuk mengembangkan bakat dan minat olahraga pada siswa serta mempererat tali silaturahmi antar peserta.

Irvan juga berharap, peserta yang berprestasi nantinya dapat melanjutkan ke tingkat Kabupaten Tasikmalaya. 

Masih dalam sambutannya ia juga sempat menyentil isu guru Penggerak Pembelajaran dan Pembangunan Karakter (P3K) paruh waktu, perlu mendapatkan perlakuan yang layak.

"Seperti fasilitas P3K yang mudah dijangkau dan terjangkau, serta gaji yang setara dengan Aparatur Sipil Negara, mengingat jumlah jam kerja yang sama," ungkapnya.(anwarwaluyo)

Melalui Workshop Tahsin Al-Guran, MUI Pangandaran Lakukan Standarisasi Imam Mesjid

PANGANDARANNEWS.COM - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Pangandaran siang tadi menggelar menggelar Workshop Tahsin Al-Guran bagi para imam masjid, bertempat di Islamic Center Parigi. (09/02/26)

Kegiatan yang diikuti imam mesjid di Kabupaten Pangandaran ini bertujuan untuk melakukan standarisasi dan perbaikan kualitas bacaan AlOuran, khususnya pada surat Al-Fatihah yang menjadi rukun sahnya ibadah shalat.

Seperti disampaikan Ketua MUI Pangandaran KH Harun Al Aziz, fokus utama pelatihan ini adalah tahsinul gira'atul Fatihah agar sesuai dengan kaidah tajwid dan sifatul huruf.

"Sebanyak 155 imam dari seluruh wilayah kabupaten mengikuti kegiatan yang baru pertama kali dilaksanakan secara terintegrasi dengan pemerintah ini," terangnya.


Ia juga menekankan pentingnya posisi imam dalam shalat berjamaah, Al-Fatihah adalah rukun gauli (ucapan) yang wajib dilafalkan dengan benar karena menentukan sah atau tidaknya ibadah tersebut. 

Shalat itu merupakan ummul ibadah (induk ibadah), diterima atau tidaknya amal yang lain sangat tergantung pada shalatnya.

"Jika shalatnya tidak benar dan tidak sah, bagaimana dengan amal lainnya," ungkapnya.

la juga menyoroti fenomena pelaksanaan shalat di tengah masyarakat, terutama saat Tarawih Ramadhan. Seringkali dalam pelaksanaannya bacaan dan gerakannya dianggap biasa saja, sehingga dilakukan terburu-buru seperti anak-anak. 

Melalui workshop ini, kata Harun, MUI ingin para imam meningkatkan kualitas figih dan praktiknya agar benar menurut agama.

Ia berharap, melalui kegiatan ini para imam mampu mentransfer ilmu yang didapat kepada jamaah di wilayah masingmasing.

"Kami juga berencana mengembangkan program serupa hingga ke tingkat kecamatan sebagai bentuk pembinaan dakwah yang berkelanjutan di Kabupaten Pangandaran," imbuhnya.

Sementara Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Pangandaran Nana Sutisna menyampaikan, pemerintah daerah sangat mengapresiasi inisiatif MUI ini. 

Pemda Kabupaten Pangandaran melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah, menurutnya, berperan dalam memfasilitasi anggaran dan koordinasi agar gagasan tersebut dapat terwujud secara maksimal. 

"Kami akan menindaklanjuti proposal dari MUI karena ini menyangkut keinginan kuat untuk memperbaiki kualitas bacaan imam masjid di Pangandaran sesuai kaidah tajwid,” ujarnya.(hiek)

Peringati HPN Ke 78, Forwapi Berikan Santunan Pada Puluhan Anak Yatim

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Forum Wartawan Priangan Timur (Forwapi) mengucapkan selamat Hari Pers Nasional (HPN) Indonesia yqang ke-78 kepada seluruh insan pers di tanah air, peringatan tahun ini dengan tema "Indonesia Sehat, Indonesia Berdaulat" mengusung makna mendalam dengan peran pers sebagai ujung tombak pemberitaan dan pengawal demokrasi.

Selain memberikan ucapan selamat kepada wartawan lapangan, redaktur, dan seluruh elemen yang mendukung kelangsungan profesi pers, Forwapi juga menyelenggarakan kegiatan kepedulian sosial dengan memberikan santunan kepada 20 anak yatim. 

Kegiatan tahunan ini yang juga menjadi bagian dari persiapan menjelang bulan Ramadhan dilakukan sebagai bentuk nyata kepedulian insan pers terhadap masyarakat, terutama kelompok yang membutuhkan.

Ketua Umum DPP Forwapi Halim Saepudin memberikan santunan secara simbolis, didampingi Sekjen Forwapi Ade Kurnia. Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian santunan oleh Ketua DPC Banjar dan DPC Ciamis, serta perwakilan dari Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) DPP Forwapi.

"Seorang jurnalis harus peduli terhadap anak yatim, karena rezeki ada hak yatim," ungkap Halim.(09/02/26)

Ia juga mengaskan terkait pentingnya organisasi wartawan sebagai wadah untuk mempererat tali silaturahmi antar sesama wartawan di momen HPN, sehingga selamnya akan terjalin sinergitas yang tinggi.

Menanggapi isu maraknya persekusi terhadap wartawan meskipun telah ada putusan Mahkamah Konstitusi (MK), Sekjen DPP Forwapi Ade Kurnia mendukung penuh terhadap perlindungan jurnalis sebagaimana yang ditegaskan MK.

"LPutusan MK menyatakan bahwa jurnalis tidak dapat dijerat hukum pidana maupun perdata dalam menjalankan tugas jurnalistiknya serta sengketa pemberitaan, menurutnya, harus diselesaikan melalui mekanisme UU Pers dan Dewan Pers sebagai landasan yang tidak dapat diabaikan.

Kenyataan masih ada oknum yang berusaha memenjarakan wartawan, kata Ade,bini menunjukkan bahwa perlu adanya sosialisasi yang lebih masif terkait putusan MK dan peran penting pers dalam demokrasi serta tindakan tegas terhadap pihak yang sengaja melanggarnya.

Ia menyebut, Forwapi berkomitmen untuk terus memperkuat solidaritas antarwartawan dan meningkatkan kapasitas profesionalisme, serta menjaga integritas jurnalistik sebagai pondasi utama profesi. 

Pihaknya juga mengajak seluruh komponen bangsa untuk mendukung peran pers yang mandiri, bertanggung jawab, dan beretika.

"Serta bersama-sama menjaga kebebasan dan keamanan wartawan agar dapat berkontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara, sekaligus tetap menjaga semangat saling berbagi kepada sesama,"tegasnya.(anwarwaluyo)

Wali Kota Tasikmalaya, Dengan Sinergitas Yang Baik Kita Bisa Wujudkan Indonesia Emas 2045

Viman Alfarizi Ramadhana
PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhana, menegaskan, sinergitas yang erat antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci utama dalam implementasi program prioritas Presiden untuk mencapai Indonesia Emas 2045. 

Hal ini disampaikan dalam sebuah kesempatan acara publik yang diikuti oleh berbagai unsur pemerintah dan masyarakat, seperti dilansir dari akun resmi TikTok Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhana.

Dalam video yang diunggah sekitar 6 jam yang lalu, dengan mengenakan seragam dinas warna cokelat dengan nama "VIMAN" tercetak di bagian dada depan tersebut, menjelaskan, setiap program yang digulirkan oleh pemerintah pusat perlu diadaptasi dengan kondisi lokal agar dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

“Kita tidak bisa hanya menjalankan program secara mekanis, harus ada sinkronisasi antara kebijakan pusat dengan potensi dan kebutuhan daerah masing-masing,” ujarnya. (09/02/26)

Ia menambahkan, Pemerintah Kota Tasikmalaya sendiri telah mulai melakukan berbagai langkah konkrit untuk mendukung program prioritas tersebut. Anntara lain, dengan penguatan sektor ekonomi kerakyatan, pembangunan infrastruktur dasar, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. 

Semua upaya ini, katanya, dilakukan dengan terus menjaga komunikasi dan kerja sama erat dengan berbagai instansi pusat.

Indonesia Emas 2045, menurutnya, bukan hanya impian tapi target yang harus kita capai bersama. 

"Setiap daerah memiliki peran pentingnya, dan hanya dengan sinergitas yang baik kita bisa mewujudkannya,” tegasnya.(anwarwaluyo)

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN