PANGANDARANNEWS.COM - Awal tahun ini nampaknya belum berpihak kepada nelayan di Kabupaten Pangandaran, karena tangkapan di tahun 2026 ini belum cukup memuaskan.
Poto ilustrasi
Seperti disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Perikanan Tangkap Dinas Kelautan Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pangandaran, Ridwan Mulyadi, cuaca saat ini masih sulit diprediksi dan sering terjadi gelombang tinggi sehingga para nelayan kadang-kadang libur tidak melaut.
Masalahnya cuaca akhir-akhir ini agak kurang bersahabat, sehingga, kata Riwan, nelayan terpaksa libur bahkan beberapa waktu lalu banyak nelayan yang terpaksa berlabuh mendadak di Batukaras, karena tiba-tiba cuaca memburuk.
"Cuaca buruk ini terjadi sejak akhir 2025 dan diprediksi masih akan terjadi sampai April mendatang," terang Ridwan.(12/02/26)
Ia menambahkan, data dari Dinas Keluatan pada Januari 2026, hasil tangkapan ikan sudah mencapai 21.459 kilogram. Sementara pada Desember 2025, jumlah tangkapan mencapai 85.557,85 kilogram ikan.
"Sementara untuk jenis ikan yang banyak ditangkap saat ini adalah tongkol," terangnya.
Disoal target retribusi tahun ini, Ridwan mengatakan, untuk tahun 2026 ini mencapai Rp 2,5 miliar. Dan ini lebih besar jika dibandingkan target retribusi perikanan tangkap di tahun 2025, yakni sebesar Rp 1.050 miliar. Pada tahun 2025, capaian retribusi perikanan tangkap di Kabupaten Pangandaran mencapai Rp 1,1 Miliar, walaupun saat itu hasil tangkapan juga tidak banyak.
"Ya mudah-mudahan di tahun ini target retribusi bisa tercapai," ucapnya.(hiek)