RSUD Pandega Pangandaran Himbau Masyarakat Hati-Hati Dan Lebih Bijak Dalam Memilih Jajajan

poto ilustrasi 
Penulis : hiek

16 September 2025

PANGANDARANNEWS.COM – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandega Pangandaran mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam memilih jajanan. Pasalnya, jajanan yang terlihat enak belum tentu aman untuk kesehatan.

Seperti ditulis dalam resminya RSUD Pandega Pangandaran, kebiasaan jajan sembarangan bisa menjadi ancaman bagi tubuh. Oleh karena itu sebelum mengonsumsi jajanan kemasan masyarakat diimbau untuk selalu memperhatikan empat hal penting,antara lain jumlah sajian, komposisi, logo pilihan lebih sehat dari BPOM, serta jumlah kandungan di dalamnya.

Periksa Jumlah Sajian

Jumlah sajian menunjukkan berapa kali jajanan tersebut seharusnya dihabiskan, banyak yang tidak menyadari bahwa dalam satu kemasan ternyata bisa terdiri dari lebih dari satu sajian.

Periksa Komposisi

Urutan pertama pada daftar komposisi menandakan kandungan terbanyak yang terdapat dalam jajanan tersebut. Semakin teliti membaca, semakin mudah mengetahui kandungan dominan di dalamnya.

Periksa Logo Pilihan Lebih Sehat BPOM

Produk dengan logo ini berarti telah memenuhi kriteria sebagai pilihan yang lebih sehat dibandingkan produk sejenis, namun tetap dianjurkan untuk dikonsumsi dalam jumlah wajar.

Periksa Jumlah Kandungan

Menurut World Cancer Research Fund (2021) terdapat tiga indikator pada kandungan gula, garam, dan lemak dalam makanan maupun minuman kemasan, yakni tinggi, sedang, dan rendah. Indikator ini juga berbeda antara makanan dan minuman, sehingga penting untuk membacanya dengan cermat.

Melalui imbauan ini, RSUD Pandega Pangandaran berharap masyarakat Kabupaten Pangandaran lebih selektif dan cerdas dalam memilih jajanan, demi menjaga kesehatan bersama.***


Terus Tingkatkan Pelayanan, RSUD Pandega Pangandaran Saat Ini Sediakan Klinik Bedah

penulis: hiek - 16/09/25

PANGANDARANNEWS.COM – Menjadi salah satu rumah sakit rujukan di Kabupaten Pangandaran, saat ini Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandega terus berupaya untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik untuk masyarakat.

Seperti disampaikan Direktur RSUD Pandega Pangandaran Titi Sutiamah, di RSUD Pandega Pangandaran sekarang sudah terdapat fasilitas klinik bedah untuk menangani berbagai penyakit cedera maupun kondisi gawat darurat pada tubuh yang memerlukan tindakan operasi.

"Di klinik bedah dengan dokter spesialis bedahnya saat ini sudah bertugas untuk memberikan pelayanan melalui tindakan operasi maupun pengobatan," jelasnya.

Sebelum melakukan tindakan, terang Titi, dokter bedah akan melakukan diagnosis terlebih dahulu sesuai dengan kompetensi dan keahlian yang dimiliki untuk menentukan perlu atau tidaknya proses bedah dilakukan.

Dan berikut jenis pemeriksaan dan penanganan yang dapat dilakukan oleh Dokter Spesialis Bedah di RSUD Pandega Pangandaran :

Operasi Prostat

Masalah saluran pencernaan seperti radang usus buntu, hernia, kelainan usus, serta kelainan empedu.

Penanganan wasir.

Pengambilan sampel jaringan pada benjolan atau tumor.

Penanganan abses hati.

Penanganan tumor jinak maupun tumor pada organ tertentu, seperti payudara, usus, dan lambung.

Penanganan cedera dan luka, termasuk luka tusuk maupun luka bakar.

Penanganan kelainan atau cacat bawaan lahir, seperti atresia ani dan fimosis.

Penanganan masalah saluran kencing, termasuk prostat dan batu saluran kencing.

Titi Sutiamah menambahkan, klinik bedah RSUD Pandega Pangandaran sudah bisa melayani pasien dengan jaminan BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, maupun asuransi kesehatan lainnya.

Dengan hadirnya layanan ini, Titi berharap masyarakat Kabupaten Pangandaran dan sekitarnya dapat memperoleh akses kesehatan yang lebih mudah, cepat, dan tepat sesuai kebutuhan medis mereka.

“Akses kesehatannya pun lebih mudah,” ucapnya.


DPRD Pangandaran Dukung Penuntasan Kasus Tiket Palsu Di Dinas Pariwisata

Asep Noordin
PANGANDARANNEWS.COM –  Komisi I dan II DPRD Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangandaran menggelar rapat kerja bersama Insfektorat, Disparbud dan Satuan Tugas Saber Pungli, terkait dugaan kasus tiket palsu objek wisata Pangandaran.  

Usai rapat, kepada sejumlag awak media Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Asep Noordin menegaskan pentingnya penanganan cepat dan tuntas atas kasus yang mencoreng sektor pariwisata ini.

“Intinya, kami meminta kepada SKPD terkait agar segera menyelesaikan persoalan tiket wisata palsu,” ujarnya. (09/09/25)

Pihaknya juga mendorong agar aparat penegak hukum khususnya Polres Pangandaran, untuk mempercepat proses hukum sesuai ketentuan dan peraturan perundang-undangan,

Selain penegakan hukum, Asep juga menyoroti pentingnya transparansi dalam pengelolaan retribusi wisata dan pihaknya meminta pendapatan dari sektor pariwisata bisa dipublikasikan secara terbuka baik itu melalui media sosial, media massa, atau videotron.

“Kami harap bisa dibuka setiap hari, sehingga masyarakat dapat mengetahui berapa pendapatan pariwisata secara jelas,” tegasnya.

Ia mengatakan, perlunya evaluasi menyeluruh dan langkah strategis untuk mencegah kebocoran pendapatan, dan Inspektorat juga harus meningkatkan pembinaan terhadap seluruh SKPD. Karena pembinaan mental pegawai ini menjadi kunci untuk mencegah kasus serupa, dan Inspektorat bisa bekerja sama dengan ulama, psikiater, dan pihak terkait lainnya.

Sementara Kasatreskrim Polres Pangandaran, AKP Idas Wardias menyampaikan, penyelidikan kasus ini masih berjalan dan masih daalam penelaahan.

Menujrut Idas, pihaknya harus berhati-hati dalam menangani kasus tersebut, apakah ada tindak pidana korupsinya.

 Seperti diketahui,kasus tiket palsu ini memicu perhatian publik dan menjadi sorotan karena menyangkut kredibilitas pengelolaan destinasi wisata utama Jawa Barat. Transparansi dan penegakan hukum yang tegas diharapkan dapat memulihkan kepercayaan masyarakat sekaligus menjaga reputasi pariwisata Pangandaran.(hiek)


Ketua DPRD Pangandaran Sebut Petugas DLHK sebagai Pahlawan Sampah, Pemda Harus Perhatikan Kesejahteraannya

PANGANDARANNEWS.COM – Masalah sampah di kawasan Pantai Timur Pangandaran kembali menjadi sorotan, Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Asep Noordin, menegaskan agar pengelolaan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah melainkan kewajiban bersama antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh stake holder. Hal ini juga pernah ia sampaikan pada forum bersama DPRD, stakeholder, dan masyarakat, beberapa waktu lalu.

Asep juga menyampaikan apresiasi kepada para petugas Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) yang disebutnya sebagai pahlawan sampah, pasalnya keberadaan mereka sangat penting dalam menjaga kebersihan kawasan wisata.

Melalui Kepala DLHK, Asep menyampaikan kepada Bupati Pangandaran agar memperhatikan kesejahteraan petugas kebersihan, mulai dari gaji, insentif lembur, hingga tenaga penanggulangan bencana (Tagana). 

“Mereka adalah ujung tombak kebersihan Pangandaran,” tegasnya.  (06/09?25)

Asep menambahkan, satgas jaga lembur yang hanya dimiliki Kabupaten Pangandaran dan tidak ada di daerah lain ini harus tetap ada karena ia berkontribusi besar tidak hanya pada keamanan tetapi juga kenyamanan khususnya di lingkungan wisata.

Kebersihan ini, kata Asep, merupakan syarat utama pariwisata, akrena jika  tidak bersih wisatawan akan merasa tidak betah dan tak nyaman. Maka apa yang dilakukan para petugas kebersihan ini menjadi amal ibadah, kareana dalam agama Islam pun  kebersihan adalah bagian dari iman.

Kata Asep, dengan dorongan DPRD ini diharapkan kesadaran kolektif masyarakat semakin meningkat dan keberadaan para petugas kebersihan mendapat perhatian serius demi menjaga citra Pangandaran sebagai destinasi wisata unggulan Jawa Barat.

“Mari kita rawat dan jaga pantai ini yang telah memberikan kehidupan pada kita,”ujarnya.(hiek)


Pentingnya Latihan Fisik untuk Semua Umur, ini Tips Fisioterapis RSUD Pandega Pangandaran

oleh, hiek – 06/09/2025

PANGANDARANNEWS.COM – Latihan fisik bukan hanya penting bagi atlet atau individu yang ingin meningkatkan performa fisik mereka, tetapi juga bagi semua orang tanpa memandang usia. 

Demikian disampaikan Fisioterapis RSUD Pandega Pangandaran Iwan Kartiwan, saat menyampaikan penting manfaat latihan fisik untuk kalangan semua ussia.

Menurutnya, latihan fisik in i ternyata memiliki banyak manfaat bagi kesehatan dan kualitas hidup. Latihan fisik juga dapat membantu meningkatkan kekuatan otot, fleksibilitas, dan keseimbangan tubuh. 

“Selain itu, juga dapat membantu mengurangi risiko penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, dan obesitas," jelas Iwan. (06/09/25)

Iwan menekankan juga agar latihan fisik tidak harus berat atau intensif. Bahkan aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki, bersepeda, atau yoga dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi kesehatan.

Latihan fisik ini, kata Iwan, penting untuk memulai aktivitas yang sesuai dengan usia dan kemampuan individu. 

“Konsistensi dan kesabaran juga sangat penting dalam mencapai hasil yang diinginkan," imbuhnya.

Iwan juga menyarankan agar individu yang memiliki kondisi kesehatan tertentu atau cedera untuk berkonsultasi dengan fisioterapis sebelum memulai program latihan fisik, dengan demikian dapat dipastikan bahwa latihan fisik yang dilakukan aman dan efektif.

Dengan memahami pentingnya latihan fisik dan melakukan aktivitas yang sesuai, lanjut Iwan, individu dari semua umur dapat meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup mereka. Oleh karena itu, ia mendorong pun semua orang agar menjadikan latihan fisik sebagai bagian dari gaya hidup sehat.

"Latihan fisik bukan hanya tentang meningkatkan kekuatan fisik, tetapi juga tentang meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan secara keseluruhan," ucapnya.


Kembangkan Sektor Pariwisata, Pemdes Cimanuk Lakukan Penataan Pantai Padabumi

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Pemerintahan Desa (pemdes) Cimanuk Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya, saat ini fokus dalam pengembangan wisata dengan terus membenahi kawasan Pantai Padabumi.

Seperti disampaikan Kepala Desa Cimanuk, Anharudin, destinasi wisata pantai Padabumi ini menjadi salah satu pariwisata andalan yang akan terus ditata agar wisatan yang datang merasa nyaman dan terkesan.

"Dan terlihat setiap tahunnya Alhamdulillah arus kunjungan wisatawan kesini terus meningkat," kata Anhar.(12/09/25)

Anhar mengaku, berkat kerja sama masyarakat pihaknya bisa membangun tangga untuk menuju ke atas puncak pantai Karangtawulan.

Anhar  meyakini jika dunia wisata ini bisa berkembanga, tentu akan membawa dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar salah satunya dengan pengembangan sektor UMKM.

"Dan ini bisa terwujud dengan kerja sama yang baik perangkat desa, LPM, BPD dan peran serta langsung masyarakat," imbuhnya.

Sementara Sekretaris Desa Cimanuk Andre menambahkan, kawasan pantai Padabumi merupakan kawasan wisata pantai yang diminati masyarakat terutama dalam masa liburan Idul Fitri, tahun baru dan hari libur lainnya.

pada momen-momen tersebut, kata Andre, arus kunjungan wisatawan meningkatkan signifikan.

Ia mengaku, saat ini pihaknya terus melakukan pembenahan agar pengunjung merasa nyaman saat berwisata, salah satunya pembenahan tersebut dengan  membangun tangga menuju ke  Karangtawulan dan beberapa fasilitas umum seperti kazebo, tempat sampah serta lainnya.

Upaya ini dilakukan, menurutnya, untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung diantaranya dengan meningkatkan sarana dan prasarana, penataan areal parkir serta kebersihan dan sarana lainnya.

"Dengan adanya pengembangan tersebut, diharapkan menjadi pemicu perekonomian masyarakat," ucapnya. (anwarwaluyo)


MUI Desa Pananjung Gelar Pelatihan Pengurusan Jenazah Untuk RT dan RW

PANGANDARANNEWS.COM – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Desa Pananjung Kecamatan Pangandaran, KH Ahmad Khozin, S.Pd.I menggelar pelatihan pengurusan jenazah bagi seluruh ketua RT dan RW se-Desa Pananjung bertempat aula Desa Pananjung.(11/09/25)

Salam pelatihan yang diikuti 50 peserta ini, bertujuan untuk membekali para tokoh masyarakat agar mampu menjalankan salah satu kewajiban fardhu kifayah di lingkungan masing-masing.

Selama pelatihan, para peserta mendapatkan pembekalan yang lengkap dari para pemateri. Tidak hanya berupa penjelasan teoritis, namun juga langsung dipraktikkan secara teknis mengenai tata cara pengurusan jenazah sesuai syariat Islam. Dengan metode ini, peserta diharapkan lebih mudah memahami dan siap mengaplikasikan di lapangan.

Antusiasme peserta terlihat jelas sepanjang kegiatan berlangsung. Para ketua RT dan RW mengaku sangat terbantu dengan adanya pelatihan ini karena mereka memperoleh wawasan baru sekaligus keterampilan praktis yang sebelumnya belum banyak mereka kuasai.

Dalam kesempatan sambutannya, Ketua MUI Desa Pananjung Ahmad Khozin menekankan pentingnya peran para ketua RT dan RW dalam mengoordinasikan masyarakat saat terjadi musibah kematian. 

Ia juga menegaskan agar pengurusan jenazah ini jangan sampai hanya bergantung pada keberadaan para kiai atau tokoh agama, tapi warga pun harus mampu melakukannya.

"Sehingga jika suatu saat para kiai berhalangan, para RT dan RW juga harus mampu mengurus jenazah warganya dengan baik,” ujarnya.

Dengan adanya pelatihan ini, pihaknya berharap ke depan masyarakat semakin sigap, mandiri dan kompak dalam melaksanakan kewajiban pengurusan jenazah. 

"Program ini juga sekaligus menjadi upaya mempererat silaturahmi antar tokoh masyarakat, sekaligus menanamkan nilai gotong royong yang menjadi kekuatan utama warga Desa Pananjung," imbuhnya.

Masih di tempat yang sama, Kepala Desa Pananjung Dedi Hermawan, S.Pd memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini, dan ia menilai program yang digagas ini sangat bermanfaat dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

 “Kami berharap pelatihan ini tidak berhenti di sini saja, tetapi bisa memberikan bekas yang mendalam dan disosialisasikan lebih luas di lingkungan masing-masing,” katanya.

Sementara menurut salah seorang peserta pelatihan, ia mengaku sekarang jadi lebih percaya diri jika di kemudian hari ada warga yang meninggal dunia di wilayahnya. (harisfirdaus)

Aksi Nyata Kades Cibeber, Pemdes Gercep Saat Warga Butuh Bantuan

PANGANDARAN.NEWS.COM/TASIKNEWS - Jauhnya jarak ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) membuat warga Desa Cibeber Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya, berjalan jika ingin mendapatkan layanan kesehatan.

Padahal, layanan kesehatan ini merupakan hak dasar bagi seluruh warga negara termasuk mereka yang tinggal di pelosok desa. Sejatinya pemerintah pun harus bisa memberikan akses layanan kesehatan yang mudah, dekat, dan terjangkau bagi masyarakat desa. 

Seperti yang terjadi di sebuah desa di Kabupaten Tasikmalaya, bentuk kepedulian terhadap masyarakat di bidang kesehatan kepala desa pun ikut memikul tandu warganya yang sakit menuju tempat pelayanan kesehatan.

Saat wawancara dengan Pangandaran News, Kepala Desa Cibeber Nur Habibi mengatakan apa yang dilakukannya ini tentu sudah menjadi kewajiban desa pada warganya.

Menurutnya, mengantar warga menuju tempat layanan kesehatan ini selain ikut membantu juga bisa bersilaturahmi langsung merekatkan persaudaraan.

"Intinya, kami harus hadir di saat masyarakat membutuhkan pertolongan," ungkapnya. (10/09/25)

Dan mengantar masyarakat yang sedang sakit tersebut, kata Nur, merupakan bagian dari tanggungjawabnya dalam memberikan pelayanan yang baik pada warga.

Pemerintah Desa Cibeber berkomitmen untuk terus hadir dan membantu  masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk kesehatan dan kesejahteraan sosial.

Tak hanya jajaran pemdes, seluruh warga pun selalu peduli dan membantu saat ada warga lain yang terkena musibah.

"Dan apa yang saya lakukan ini adalah bentuk kecintaan dan kepedulian kami kepada masyarakat," imbuhnya.

Sekdes Cibeber menambahkan, jajaran pemdes yang dipimpin langsung kepala desa selalu gercep (gerak cepat) memperhatikan kondisi masyarakat begitu ada sakit  masyarakat.

"Kepala desa kami selalu  terdepan, dan hampir 24 jam  tidak hanya fokus di kantor saja namun sigap saat ada warga yang membutuhkan bantuan," ujarnya.

Sementara keluarga pasienbmenyampaikan terima kasih atas kepedulian dan perhatian yang diberikan oleh Kepala Desa cibeber jajarannya.

Mereka juga berharap, kepedulian seperti ini dapat terus terjalin sehingga pemerintah desa dan masyarakat dapat saling mendukung dalam berbagai kondisi.

“Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kepemimpinan yang dekat dengan rakyat mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat" kata warga. (anwarwaluyo)


Lewat Usaha Tani Bumdes, Desa Cimanuk Dukung Program Ketahanan Pangan

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Gebrakan luar biasa datang dari Desa Cimanuk Kecamatan Cikalong  Kabupaten Tasikmalaya, BUMDes Mitra Pesisir Cimanuk berhasil mencetak sejarah dengan menggelar panen perdana bawang merah yang digadang-gadang menjadi panen terbesar sepanjang tahun ini.

Dengan luas 1 hektar ini, total hasil panen perdana bawang merah tahun 2025 diperkirakan mencapai 1kwital bawang merah segar.

Kepala Desa cimanuk Anhar  dengan penuh semangat menyatakan, keberhasilan BUMDES ini adalah buah kerja keras dan kekompakan masyakat.

Panen perdana ini juga turut dihadiri camat Cikalong, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Karang Taruna, dan masyarakat sekitar. 

Anhar merasa bersyukur karena panen ini menjadi langkah besar program ketahanan pangan yang selama ini diancang di Desa Cimanuk, dan hari ini terbukti nyata.

"Ini bukan cuma panen, namun ini juga menjadi bukti bahwa desa kita bisa berdaulat pangan," ungkap Anhar.(08/09/25)

Ia juga menegaskan, keberadaan BUMDes bukan hanya formalitas tapi alat perjuangan ekonomi desa. Dengan melibatkan masyarakat, Bumdes ini bisa membuka lapangan kerja, meningkatkan penghasilan warga dan pergerakkan ekonomi langsung dari bawah.

"Ini bukan proyek, ini gerakan nyata masyarakat desa," tegasnya.

Masih di tempat yang sama, Camat Cikalong Acep Sofian, S,Pd, yang turut hadir langsung di tengah petani memberikan apresiasi tinggi kepada masyaraka petani. 

Menurutnya panen bawang merah pertama Bumdes Mitra Pesisir Cimanuk ini selain secara ekonomis sangat menguntungkan, tentu hal bisa menjadi kebanggaan seluruh masyarakat.

"Saya sangat bangga sekali dan semoga desa-desa lain meniru semangat ini dan ketahanan pangan bukan slogan kosong, ini buktinya," ujar Acep.

Sementara Ketua BUMDes Cimanuk Willy Wildani dalam paparannya menjelaskan, proses penanaman bawang merah ini membutuhkan perhatian penuh. Mulai dari benih, teknik tanam, sampai pola pemupukan, semua dilakukan dengan teliti sehingga hasilnya sangat memuaskan. 

Ia menyebut program ini melibatkan masyarakat desa secara langsung, bukan hanya sebagai buruh tani tetapi juga sebagai pemilik harapan dan masa depan.

 “Dan ini bukan kerja BUMDes semata, tapi ini perjuangan masyarakat Desa Cimanuk yang didukung banyak pihak," tegasnya.(anwarwaluyo)





Kesal Karena Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Nagrog Tanam Pohon Pisang Di Tengah Jalan

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Sebagai bentuk ungkapan rasa kecewa, masyarakat Desa Nagrog Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya menanam pohon pisang di tengah jalan di Dusun Ciranca.

Warga mengaku merasa kesal pasalnya jalan di daerahnya rusak dan tak kunjung diperbaiki, padahal kondisi jalan rusak ini sudah puluhan tahun dan terkesan dibiarkan. 

Kata mereka, sudah beberapa ganti bupati dan gubernur tapi kondisi jalan masih rusak.

Aksi tanam pohon pisang ini merupakan kelas bentuk protes terhadap Pemkab Tasikmalaya yang dinilai lambat menangani kerusakan jalan yang menghubungkan antar Desa  Sukahurip dan Desa Nagrog ini.

Seperti disampaikan salah seorang warga Dusun Ciranca Desa Nagrog, Asep Hilman, kondisi jalan semakin parah dengan baluran tanah merah.

Kata Asep, kalau malam sering terjadi kecelakaan khususnya pengendara sepeda motor karena kondisi jalan licin dan  penuh lumpur.

"Kondisi jalan benar - benar tidak layak," ungkapnya.(06/09/25)

Hal senada diungkap warga lainnya, Encep yang mengaku geram melihat kerusakan jalan in terlebih saat musim hujan.

Ia berharap, dengan kepemimpinan Bupati - Wakil Bupati Tasikmalaya yang baru jalan di desanya bisa tersentuh pembangunan dan segera ada perbaikan.

 "Atas nama warga, saya berharap masalah ini jadi perhatian Pemkab Tasikmalaya," tegasnya.(anwarwaluyo)


 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN