Ketua DPRD Pangandaran Sebut Petugas DLHK sebagai Pahlawan Sampah, Pemda Harus Perhatikan Kesejahteraannya

PANGANDARANNEWS.COM – Masalah sampah di kawasan Pantai Timur Pangandaran kembali menjadi sorotan, Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Asep Noordin, menegaskan agar pengelolaan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah melainkan kewajiban bersama antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh stake holder. Hal ini juga pernah ia sampaikan pada forum bersama DPRD, stakeholder, dan masyarakat, beberapa waktu lalu.

Asep juga menyampaikan apresiasi kepada para petugas Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) yang disebutnya sebagai pahlawan sampah, pasalnya keberadaan mereka sangat penting dalam menjaga kebersihan kawasan wisata.

Melalui Kepala DLHK, Asep menyampaikan kepada Bupati Pangandaran agar memperhatikan kesejahteraan petugas kebersihan, mulai dari gaji, insentif lembur, hingga tenaga penanggulangan bencana (Tagana). 

“Mereka adalah ujung tombak kebersihan Pangandaran,” tegasnya.  (06/09?25)

Asep menambahkan, satgas jaga lembur yang hanya dimiliki Kabupaten Pangandaran dan tidak ada di daerah lain ini harus tetap ada karena ia berkontribusi besar tidak hanya pada keamanan tetapi juga kenyamanan khususnya di lingkungan wisata.

Kebersihan ini, kata Asep, merupakan syarat utama pariwisata, akrena jika  tidak bersih wisatawan akan merasa tidak betah dan tak nyaman. Maka apa yang dilakukan para petugas kebersihan ini menjadi amal ibadah, kareana dalam agama Islam pun  kebersihan adalah bagian dari iman.

Kata Asep, dengan dorongan DPRD ini diharapkan kesadaran kolektif masyarakat semakin meningkat dan keberadaan para petugas kebersihan mendapat perhatian serius demi menjaga citra Pangandaran sebagai destinasi wisata unggulan Jawa Barat.

“Mari kita rawat dan jaga pantai ini yang telah memberikan kehidupan pada kita,”ujarnya.(hiek)


Pentingnya Latihan Fisik untuk Semua Umur, ini Tips Fisioterapis RSUD Pandega Pangandaran

oleh, hiek – 06/09/2025

PANGANDARANNEWS.COM – Latihan fisik bukan hanya penting bagi atlet atau individu yang ingin meningkatkan performa fisik mereka, tetapi juga bagi semua orang tanpa memandang usia. 

Demikian disampaikan Fisioterapis RSUD Pandega Pangandaran Iwan Kartiwan, saat menyampaikan penting manfaat latihan fisik untuk kalangan semua ussia.

Menurutnya, latihan fisik in i ternyata memiliki banyak manfaat bagi kesehatan dan kualitas hidup. Latihan fisik juga dapat membantu meningkatkan kekuatan otot, fleksibilitas, dan keseimbangan tubuh. 

“Selain itu, juga dapat membantu mengurangi risiko penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, dan obesitas," jelas Iwan. (06/09/25)

Iwan menekankan juga agar latihan fisik tidak harus berat atau intensif. Bahkan aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki, bersepeda, atau yoga dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi kesehatan.

Latihan fisik ini, kata Iwan, penting untuk memulai aktivitas yang sesuai dengan usia dan kemampuan individu. 

“Konsistensi dan kesabaran juga sangat penting dalam mencapai hasil yang diinginkan," imbuhnya.

Iwan juga menyarankan agar individu yang memiliki kondisi kesehatan tertentu atau cedera untuk berkonsultasi dengan fisioterapis sebelum memulai program latihan fisik, dengan demikian dapat dipastikan bahwa latihan fisik yang dilakukan aman dan efektif.

Dengan memahami pentingnya latihan fisik dan melakukan aktivitas yang sesuai, lanjut Iwan, individu dari semua umur dapat meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup mereka. Oleh karena itu, ia mendorong pun semua orang agar menjadikan latihan fisik sebagai bagian dari gaya hidup sehat.

"Latihan fisik bukan hanya tentang meningkatkan kekuatan fisik, tetapi juga tentang meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan secara keseluruhan," ucapnya.


Kembangkan Sektor Pariwisata, Pemdes Cimanuk Lakukan Penataan Pantai Padabumi

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Pemerintahan Desa (pemdes) Cimanuk Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya, saat ini fokus dalam pengembangan wisata dengan terus membenahi kawasan Pantai Padabumi.

Seperti disampaikan Kepala Desa Cimanuk, Anharudin, destinasi wisata pantai Padabumi ini menjadi salah satu pariwisata andalan yang akan terus ditata agar wisatan yang datang merasa nyaman dan terkesan.

"Dan terlihat setiap tahunnya Alhamdulillah arus kunjungan wisatawan kesini terus meningkat," kata Anhar.(12/09/25)

Anhar mengaku, berkat kerja sama masyarakat pihaknya bisa membangun tangga untuk menuju ke atas puncak pantai Karangtawulan.

Anhar  meyakini jika dunia wisata ini bisa berkembanga, tentu akan membawa dampak positif bagi perekonomian masyarakat sekitar salah satunya dengan pengembangan sektor UMKM.

"Dan ini bisa terwujud dengan kerja sama yang baik perangkat desa, LPM, BPD dan peran serta langsung masyarakat," imbuhnya.

Sementara Sekretaris Desa Cimanuk Andre menambahkan, kawasan pantai Padabumi merupakan kawasan wisata pantai yang diminati masyarakat terutama dalam masa liburan Idul Fitri, tahun baru dan hari libur lainnya.

pada momen-momen tersebut, kata Andre, arus kunjungan wisatawan meningkatkan signifikan.

Ia mengaku, saat ini pihaknya terus melakukan pembenahan agar pengunjung merasa nyaman saat berwisata, salah satunya pembenahan tersebut dengan  membangun tangga menuju ke  Karangtawulan dan beberapa fasilitas umum seperti kazebo, tempat sampah serta lainnya.

Upaya ini dilakukan, menurutnya, untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung diantaranya dengan meningkatkan sarana dan prasarana, penataan areal parkir serta kebersihan dan sarana lainnya.

"Dengan adanya pengembangan tersebut, diharapkan menjadi pemicu perekonomian masyarakat," ucapnya. (anwarwaluyo)


MUI Desa Pananjung Gelar Pelatihan Pengurusan Jenazah Untuk RT dan RW

PANGANDARANNEWS.COM – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Desa Pananjung Kecamatan Pangandaran, KH Ahmad Khozin, S.Pd.I menggelar pelatihan pengurusan jenazah bagi seluruh ketua RT dan RW se-Desa Pananjung bertempat aula Desa Pananjung.(11/09/25)

Salam pelatihan yang diikuti 50 peserta ini, bertujuan untuk membekali para tokoh masyarakat agar mampu menjalankan salah satu kewajiban fardhu kifayah di lingkungan masing-masing.

Selama pelatihan, para peserta mendapatkan pembekalan yang lengkap dari para pemateri. Tidak hanya berupa penjelasan teoritis, namun juga langsung dipraktikkan secara teknis mengenai tata cara pengurusan jenazah sesuai syariat Islam. Dengan metode ini, peserta diharapkan lebih mudah memahami dan siap mengaplikasikan di lapangan.

Antusiasme peserta terlihat jelas sepanjang kegiatan berlangsung. Para ketua RT dan RW mengaku sangat terbantu dengan adanya pelatihan ini karena mereka memperoleh wawasan baru sekaligus keterampilan praktis yang sebelumnya belum banyak mereka kuasai.

Dalam kesempatan sambutannya, Ketua MUI Desa Pananjung Ahmad Khozin menekankan pentingnya peran para ketua RT dan RW dalam mengoordinasikan masyarakat saat terjadi musibah kematian. 

Ia juga menegaskan agar pengurusan jenazah ini jangan sampai hanya bergantung pada keberadaan para kiai atau tokoh agama, tapi warga pun harus mampu melakukannya.

"Sehingga jika suatu saat para kiai berhalangan, para RT dan RW juga harus mampu mengurus jenazah warganya dengan baik,” ujarnya.

Dengan adanya pelatihan ini, pihaknya berharap ke depan masyarakat semakin sigap, mandiri dan kompak dalam melaksanakan kewajiban pengurusan jenazah. 

"Program ini juga sekaligus menjadi upaya mempererat silaturahmi antar tokoh masyarakat, sekaligus menanamkan nilai gotong royong yang menjadi kekuatan utama warga Desa Pananjung," imbuhnya.

Masih di tempat yang sama, Kepala Desa Pananjung Dedi Hermawan, S.Pd memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini, dan ia menilai program yang digagas ini sangat bermanfaat dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

 “Kami berharap pelatihan ini tidak berhenti di sini saja, tetapi bisa memberikan bekas yang mendalam dan disosialisasikan lebih luas di lingkungan masing-masing,” katanya.

Sementara menurut salah seorang peserta pelatihan, ia mengaku sekarang jadi lebih percaya diri jika di kemudian hari ada warga yang meninggal dunia di wilayahnya. (harisfirdaus)

Aksi Nyata Kades Cibeber, Pemdes Gercep Saat Warga Butuh Bantuan

PANGANDARAN.NEWS.COM/TASIKNEWS - Jauhnya jarak ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) membuat warga Desa Cibeber Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya, berjalan jika ingin mendapatkan layanan kesehatan.

Padahal, layanan kesehatan ini merupakan hak dasar bagi seluruh warga negara termasuk mereka yang tinggal di pelosok desa. Sejatinya pemerintah pun harus bisa memberikan akses layanan kesehatan yang mudah, dekat, dan terjangkau bagi masyarakat desa. 

Seperti yang terjadi di sebuah desa di Kabupaten Tasikmalaya, bentuk kepedulian terhadap masyarakat di bidang kesehatan kepala desa pun ikut memikul tandu warganya yang sakit menuju tempat pelayanan kesehatan.

Saat wawancara dengan Pangandaran News, Kepala Desa Cibeber Nur Habibi mengatakan apa yang dilakukannya ini tentu sudah menjadi kewajiban desa pada warganya.

Menurutnya, mengantar warga menuju tempat layanan kesehatan ini selain ikut membantu juga bisa bersilaturahmi langsung merekatkan persaudaraan.

"Intinya, kami harus hadir di saat masyarakat membutuhkan pertolongan," ungkapnya. (10/09/25)

Dan mengantar masyarakat yang sedang sakit tersebut, kata Nur, merupakan bagian dari tanggungjawabnya dalam memberikan pelayanan yang baik pada warga.

Pemerintah Desa Cibeber berkomitmen untuk terus hadir dan membantu  masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk kesehatan dan kesejahteraan sosial.

Tak hanya jajaran pemdes, seluruh warga pun selalu peduli dan membantu saat ada warga lain yang terkena musibah.

"Dan apa yang saya lakukan ini adalah bentuk kecintaan dan kepedulian kami kepada masyarakat," imbuhnya.

Sekdes Cibeber menambahkan, jajaran pemdes yang dipimpin langsung kepala desa selalu gercep (gerak cepat) memperhatikan kondisi masyarakat begitu ada sakit  masyarakat.

"Kepala desa kami selalu  terdepan, dan hampir 24 jam  tidak hanya fokus di kantor saja namun sigap saat ada warga yang membutuhkan bantuan," ujarnya.

Sementara keluarga pasienbmenyampaikan terima kasih atas kepedulian dan perhatian yang diberikan oleh Kepala Desa cibeber jajarannya.

Mereka juga berharap, kepedulian seperti ini dapat terus terjalin sehingga pemerintah desa dan masyarakat dapat saling mendukung dalam berbagai kondisi.

“Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kepemimpinan yang dekat dengan rakyat mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat" kata warga. (anwarwaluyo)


Lewat Usaha Tani Bumdes, Desa Cimanuk Dukung Program Ketahanan Pangan

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Gebrakan luar biasa datang dari Desa Cimanuk Kecamatan Cikalong  Kabupaten Tasikmalaya, BUMDes Mitra Pesisir Cimanuk berhasil mencetak sejarah dengan menggelar panen perdana bawang merah yang digadang-gadang menjadi panen terbesar sepanjang tahun ini.

Dengan luas 1 hektar ini, total hasil panen perdana bawang merah tahun 2025 diperkirakan mencapai 1kwital bawang merah segar.

Kepala Desa cimanuk Anhar  dengan penuh semangat menyatakan, keberhasilan BUMDES ini adalah buah kerja keras dan kekompakan masyakat.

Panen perdana ini juga turut dihadiri camat Cikalong, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Karang Taruna, dan masyarakat sekitar. 

Anhar merasa bersyukur karena panen ini menjadi langkah besar program ketahanan pangan yang selama ini diancang di Desa Cimanuk, dan hari ini terbukti nyata.

"Ini bukan cuma panen, namun ini juga menjadi bukti bahwa desa kita bisa berdaulat pangan," ungkap Anhar.(08/09/25)

Ia juga menegaskan, keberadaan BUMDes bukan hanya formalitas tapi alat perjuangan ekonomi desa. Dengan melibatkan masyarakat, Bumdes ini bisa membuka lapangan kerja, meningkatkan penghasilan warga dan pergerakkan ekonomi langsung dari bawah.

"Ini bukan proyek, ini gerakan nyata masyarakat desa," tegasnya.

Masih di tempat yang sama, Camat Cikalong Acep Sofian, S,Pd, yang turut hadir langsung di tengah petani memberikan apresiasi tinggi kepada masyaraka petani. 

Menurutnya panen bawang merah pertama Bumdes Mitra Pesisir Cimanuk ini selain secara ekonomis sangat menguntungkan, tentu hal bisa menjadi kebanggaan seluruh masyarakat.

"Saya sangat bangga sekali dan semoga desa-desa lain meniru semangat ini dan ketahanan pangan bukan slogan kosong, ini buktinya," ujar Acep.

Sementara Ketua BUMDes Cimanuk Willy Wildani dalam paparannya menjelaskan, proses penanaman bawang merah ini membutuhkan perhatian penuh. Mulai dari benih, teknik tanam, sampai pola pemupukan, semua dilakukan dengan teliti sehingga hasilnya sangat memuaskan. 

Ia menyebut program ini melibatkan masyarakat desa secara langsung, bukan hanya sebagai buruh tani tetapi juga sebagai pemilik harapan dan masa depan.

 “Dan ini bukan kerja BUMDes semata, tapi ini perjuangan masyarakat Desa Cimanuk yang didukung banyak pihak," tegasnya.(anwarwaluyo)





Kesal Karena Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Nagrog Tanam Pohon Pisang Di Tengah Jalan

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Sebagai bentuk ungkapan rasa kecewa, masyarakat Desa Nagrog Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya menanam pohon pisang di tengah jalan di Dusun Ciranca.

Warga mengaku merasa kesal pasalnya jalan di daerahnya rusak dan tak kunjung diperbaiki, padahal kondisi jalan rusak ini sudah puluhan tahun dan terkesan dibiarkan. 

Kata mereka, sudah beberapa ganti bupati dan gubernur tapi kondisi jalan masih rusak.

Aksi tanam pohon pisang ini merupakan kelas bentuk protes terhadap Pemkab Tasikmalaya yang dinilai lambat menangani kerusakan jalan yang menghubungkan antar Desa  Sukahurip dan Desa Nagrog ini.

Seperti disampaikan salah seorang warga Dusun Ciranca Desa Nagrog, Asep Hilman, kondisi jalan semakin parah dengan baluran tanah merah.

Kata Asep, kalau malam sering terjadi kecelakaan khususnya pengendara sepeda motor karena kondisi jalan licin dan  penuh lumpur.

"Kondisi jalan benar - benar tidak layak," ungkapnya.(06/09/25)

Hal senada diungkap warga lainnya, Encep yang mengaku geram melihat kerusakan jalan in terlebih saat musim hujan.

Ia berharap, dengan kepemimpinan Bupati - Wakil Bupati Tasikmalaya yang baru jalan di desanya bisa tersentuh pembangunan dan segera ada perbaikan.

 "Atas nama warga, saya berharap masalah ini jadi perhatian Pemkab Tasikmalaya," tegasnya.(anwarwaluyo)


Arena Pacuan Legokjawa Pangandaran Jadi Saksi Ketatnya Persaingan Kuda-Kuda Pada Ajang Merdeka Cup 2025

PANGANDARANNEWS.COM - Indonesia's Horse Racing dan Merdeka Cup 2025 kembali digelar, kompetisi kali ini dilaksanakan di gelanggang Pacuan Kuda Legok Jawa Kecamatan Cimeeak Kabupaten Pangandaran.(24/08/25)

Jawa Barat. Sarga.co sebagai penyelenggara berharap kehadiran Indonesia's Horse Racing di Pangandaran ini bisa membantu meningkatkan minat sportstaintment dan pariwisata di Jawa Barat dan sekitarnya.

Ada yang menarik terkait tempat diselenggarakannya Merdeka Cup kali yang digelar di track pesisir menghadap Laut Jawa, selain menyaksikan pertandingan balap kuda yang mendebarkan penonton juga dapat menikmati pemandangan tepi laut yang sangat indah.

Namun lintasan berpasir dengan nuansa angin laut ini, ternyata menjadi tantangan tersendiri bagi kuda yang pertama kali berkompetisi di pesisir.

"Dalam even ini total ada 86 kuda yang ikut terlibat di 16 kelas yang dipertandingkan," terang Ketua Umum PP Pordasi Aryo Djojojadikusumo.

Ia mengatakan, ada sejumlah race yang berlangsung, diantaranya ada race bergengsi tinggi. Di seri ini merupakan kelas 3 tahun calon derby 1.400 meter dan juga kelas terbuka sprint 1.300 m. Masing-masing kelas memperebutkan total hadiah Rp60 juta.

Menurut Aryo, race-race yang digelar hari ini menjadi kesempatan bagi para kuda-kuda debutan untuk naik kelas menuju Indonesia Derby 2026.

Ia menyebut, Indonesia Horse Racing Merdeka Cup 2025 merupakan bagian dari
rangkaian acara pacuan kuda kita tahun ini.

Apabila sebelumnya dibuat di Yogyakarta, Salatiga, maka kali ini dilaksanakan di Kabupaten Pangandaran.

"Ini merupakan acara PP Pordasi  perdana yang bekerjasama dengan Sarga di Jawa Barat, dan ini akan menjadi bukan hanya yang pertama tapi akan lebih banyak lagi," katanya.

Aryo menambahkan, tace-race hari ini merupakan rangkaian dari kuda-kuda yang mencari pengalaman untuk road menuju Indonesia Dery tahun 2026. k

Lintasan di Legokjawa di Pangandaran ini, dibandingkan dengan trek di GOR Sultan Agung di Bantul atau di Tegal Waton di Salatiga jauh berbeda karena nuansanya hampir menyerupai arena pacuan kuda di luar negeri.

"Selain di Takengon Aceh, ternyata kita punya Legok Jawa di Pangandaran dan Tompaso di Sulawesi Utara tempat yang sangat cocok bagi kuda-kuda yang memang tujuannya adalah speed," imbuhnya.(hiek)

Jelang Ikuti Porprop Jabar 2025, Tim Sepakbola Putri Pangandaran Lakukan Latihan Bersama Akademi Persib

PANGANDARANNEWS.COM - Menjelang persiapan mengikuti ajang Porprop Jabar tahun 2025 para pemain sepakbola putri usia 16-18 Kabupaten Pangandaran melakukan persiapan, bertempat di stadion Asmuljaya Wiradinata di Kecamatan Mngunjaya.(23/08/25)

Dalam latihan yang dilaksanakan. bersama persib akademi ini, disaksikan langsung oleh Kepala Bidang (Kabid) Pemuda dan Olahraga di Dinas Pendidikan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pangandaran, Arman Danismaya, S.Pd.

Kepada Pangandaran News, Arman mengatakan pihaknya sengaja menghadirkan tim akademi Persib Putri untuk mengukur mental, fisik serta semangat para atlit agar nnantinya mendapatkan hasil maksimal. 

"Semoga para atlit kita ini bisa lebih terpacu dengan latihan bersama tim akademi Persib, sehingga nantinya bisa menghasilkan semangat dan tehnik-tehnik baru dalam bertanding," ungkap Arman, di sela-sela latihan.

Hal senada disampaikan pelatih, Usep, pihaknya mentargetkan bisa masuk 4 besar walau saat ini tim asuhanya hanya bisa berlatih seminggu sekali namun kemampuan para atlit sekarang sudah mulai terlihat.

"Kita siapkan tim sebaik mungkin, semoga kami punya kesempatan memperbaiki segala kekurangan tim," ucapnya (Tn)

Puluhan Kuda Pilihan Siap Adu Kecepatan Di Ajang IHR-Merdeka Cup 2025 di Legokjawa Pangandaran

PANGANDARANNEWS.COM – Arena Pacuan Kuda Legokjawa yang ada di kawasan pantai Pantai Madasari Kecamatan Cimerak Kabupaten Pangandaran, siap menjadi tuan rumah kejuaraan Indonesia’s Horse Racing (IHR)-Merdeka Cup 2025 yang akan diselenggarakan hari Minggu tanggal 24 Agustus 2025.

Seperti diberitakan oleh media on line, ajang bergengsi ini akan mempertandingkan 86 kuda pacu dari tujuh provinsi dengan total hadiah mencapai Rp425 juta.

Event yang digelar oleh SARGA.CO bersama PP PORDASI ini menjadi seri keenam dalam rangkaian IHR 2025 bertema “The Race of Rising Stars”, dan ada 16 kelas akan diperlombakan termasuk dua kelas utama yakni Kelas 3 Tahun Calon Derby 1.400 meter dan Kelas Terbuka Sprint 1.300 meter yang masing-masing memperebutkan hadiah Rp60 juta.

Sejumlah kuda pacu terbaik Indonesia yang siap berlaga di even ini, diantaranya, Kasmaran, Fiona of Khalim, She’s Coming, dan War Kudeta dari Jawa Barat serta Lord Montjeu dan Star Montjeu dari Jawa Tengah. 

Tak hanya itu, bintang lainnya yang akan hadir Romeo Berjaya dari DKI Jakarta yang akan turun di Kelas Terbuka Sprint 1.300 meter serta Kancil Mas TA dari Jawa Tengah di Kelas C 1.600 meter.

Seperti disampaikan CEO dan Co-Founder SARGA.CO, Aseanto Oudang, kejuaraan ini bertujuan membuka akses lebih luas bagi para pemilik kuda untuk mengembangkan prestasi. Pihaknya ingin semakin banyak lahir rising stars dari olahraga pacuan kuda, sehingga pacuan kuda bisa menjadi sportainment yang populer dan diminati masyarakat.

Ia mengatakan, Lapangan Legok Jawa menjadi salah satu gelanggang pacuan kuda unik di dunia karena berlokasi tepat di tepi pantai. 

"Selain menghadirkan nuansa berbeda, lokasinya juga strategis karena hanya satu jam perjalanan dari kawasan wisata Pangandaran," ungkap Aseanto.

Penyelenggaraan IHR-Merdeka Cup di Pangandaran memiliki makna strategis, dan pihaknya ingin arena pacuan kuda ini semakin dikenal dan menjadi destinasi sport tourism baru di Jawa Barat.

SARGA.CO menyediakan tiket masuk dalam dua kategori, seperti regular gratis dan tribun berbayar Rp25 ribu. Penonton dapat membeli tiket langsung di lokasi pada hari penyelenggaraan.

VP Marketing & Operation SARGA.CO, Kevin Jonathan Van Houten mengatakan, penonton bisa menyaksikan pacuan dari tepi lintasan maupun dari tribun yang disiapkan dengan kenyamanan lebih.

"Kami mengundang masyarakat Pangandaran dan sekitar serta wisatawan untuk memeriahkan IHR-Merdeka Cup 2025," katanya.(hiek)


 
">Index »'); document.write('

?max-results=10">Label 4

');
  • ?max-results="+numposts1+"&orderby=published&alt=json-in-script&callback=showrecentposts1\"><\/script>");
">Index »'); document.write('

?max-results=10">Label 6

');
  • ?max-results="+numposts1+"&orderby=published&alt=json-in-script&callback=showrecentposts1\"><\/script>");