Tampilkan postingan dengan label TASIK NEWS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TASIK NEWS. Tampilkan semua postingan

Menyusuri Kawasan Dadaha Tasik, Antara Track Jogging Dan Penampakan Kumuh Lokasi PKL

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Sore hari di kawasan Dadaha Kota Tasikmalaya, terlihat hidup dan penuh semangat. Sejumlah warga terlihat memadati area lintasan olahraga atau jogging track untuk melakukan kegiatan lari sore dan jalan santai, menjadikan aktivitas fisik sebagai gaya hidup sehat sehari-hari.

Sejumlah warga dari berbagai kalangan ada yang berjalan santai atau berlari menyusuri lintasan, suasana sore yang sejuk dengan lingkungan yang asri membuat tempat ini selalu menjadi pilihan utama warga untuk berolahraga atau sekedar melepas penat setelah seharian beraktivitas.

Menurut salah seorang warga Reni (31), ia berharap agar kawasan Dadaha bisa dikelola dengan lebih baik lagi.

Seandainya tata kelolanya lebih rapi, ungkapnya, tentu akan semakin nyaman. Seperti ada penambahan atau perbaikan penerangan sekeliling, terutama lampu PJU (Penerangan Jalan Umum) yang lebih terang. Karena dengan adanya penerangan yang memadai, kegiatan olahraga tidak hanya bisa dilakukan di sore hari tetapi juga aman dan nyaman jika dilakukan hingga menjelang malam hari.

"Semoga Pemkot Tasik bisa memperhatikan hal ini, supaya fasilitas umum yang ada disini bisa bermanfaat bagi masyarakat dan semakin layak serta nyaman digunakan," katanya.(26/04/26)

Namun sangat disayangkan, saat Pangandaran news mencoba berkeliling melihat kondisi di sekitar Dadaha ini. Tampak lokasi tempat para pedagang kaki lima (PKL) tampak terbengkalai dan tampaknya sudah tidak difungsikan lagi.

Fasilitas yang seharusnya menjadi tempat berjualan dan berkumpulnya masyarakat, terlihat terbengkalai, kumuh, dan tidak terurus.

Terlihat juga kondisi atap yang bocor hingga air menetes ke lantai, ditambah tumpukan sampah dan barang bekas yang berserakan. Beberapa gerobak dagangan terlihat tertutup debu tebal dibiarkan begitu saja tanpa ada kegiatan jual beli yang berjalan optimal, seolah tempat ini sudah ditinggalkan.

Melihat kondisi tersebut, Rendi, salah satu warga yang sedang beraktivitas di kawasan Dadaha, menyampaikan kekecewaannya kepada Pangandaran News.

Ia menyayangkan, fasilitas umum yang seharusnya bermanfaat justru kondisinya seperti ini. Sangat mubazir dan terlihat sangat tidak terurus.

"Sayang ya, aset daerah yang seharusnya bisa dimanfaatkan dengan baik justru terbuang sia-sia," ujarnya.

Rendi berharap ada perhatian khusus dan tindakan nyata untuk memperbaiki tempat ini sehingga segera bisa difungsikan kembali, supaya kembali bersih, rapi, dan bisa beroperasi sebagaimana mestinya untuk mendukung kegiatan ekonomi masyarakat.

"Kondisi ini tentu menjadi pekerjaan rumah bagi Pemkot Tasik agar aset dan fasilitas publik bisa terjaga dengan baik, terawat, dan memberikan manfaat maksimal bagi warga," imbuhnya.(@nwarwaluyo)

 

Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin, Buka Semarak FORMASKAB 2026

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Suasana penuh semangat, kegembiraan dan kekompakan tampak di halaman Gedung Kabupaten Tasikmalaya, berbagai rangkaian kegiatan Festival Olahraga Masyarakat Kabupaten (FORMASKAB) tahun 2026 yang digelar oleh Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Tasikmalaya berjalan lancar dan meriah.

Bupati Kabupaten Tasikmalaya, Dr. H. Cecep Nurul Yakin, S.Pd., M.A.O, tampil gagah dan bersemangat dengan qseragam resmi KORMI berwarna biru-putih lengkap dengan topi dan kacamata hitam, berkenan membuka acara ini.

Suasana yang penuh tawa dan senyum terlihat jelas di wajah seluruh pihak yang hadir, mencerminkan semangat "Sehat, Bugar, dan Bahagia" yang menjadi moto utama KORMI.

Turut hadir mendampingi dalam acara tersebut, Ketua KONI Kabupaten Tasikmalaya, H. Eri Purwanto, serta para pengurus dan atlet dari berbagai wilayah.

Dalam sambutannya, Bupati menekankan terkait pentingnya kegiatan ini bagi masyarakat.

Acara ini, ujar Bupati, mmmenjadi wadah bagi masyarakat untuk berkompetisi sekaligus mempererat tali persaudaraan. 

"Ada 12 cabang olahraga yang dipertandingkan dengan konsep Murah, Massal, dan Meriah serta terbuka untuk semua, baik kalangan usia mulai dari anak-anak hingga lansia," ujarnya.(26/04/26)

Tidak hanya mencari juara, tetapi, kata bupati, kegiatan ini juga untuk meningkatkan angka partisipasi olahraga yang berdampak langsung pada peningkatan kebugaran jasmani dan indeks kebahagiaan masyarakat Kabupaten Tasikmalaya.

Salah satu momen paling ditunggu dan sangat meriah terjadi saat Bupati didampingi jajaran pejabat serta pengurus KORMI melakukan pengetikan kupon undian berhadiah utama berupa Motor Listrik, hadiah motor listrik ini menjadi bentuk apresiasi besar Pemerintah Daerah kepada masyarakat yang telah berpartisipasi aktif.

Hadiah ini, ungkap bupari, sebagai bentuk apresiasi pemda kepada masyarakat yang sudah menyempatkan waktu untuk berolahraga dan bersilaturahmi. 

"Semoga keberuntungan menyertai rekan-rekan semua," ucapnya.

Sementara dalam kesempatannya, Ketua Umum KORMI menyampaikan rasa terima kasih kepada Bupati Tasikmalaya yang telah memberikan dukungan penuh, fasilitas, dan perhatian yang luar biasa terhadap dunia olahraga masyarakat di daerah ini.

"Visi kami, olahraga untuk seluruh kalangan," tegasnya.

Ia mengatakan, jika KONI lebih fokus kepada atlet yang berprestasi dengan usia tertentu. Tapi kalau KORMI ini olahraga untuk semua kalangan masyarakat, dengan tingkat usia yang tidak dibatasi. Mulai dari anak usia dini, remaja, sampai yang sudah tua pun bisa ikut. Di sini kita semua adalah pegiat olahraga.

Ia menyampaikan, KORMI memiliki tugas mulia yaitu meningkatkan partisipasi masyarakat dan melestarikan olahraga tradisional.

Ia juga berharap, dengan ada kegiatan seperti ini angka partisipasi meningkat, otomatis angka kebugaran, kebahagiaan, dan ekonomi juga Insya Allah meningkat. 

"Moto kita kan Sehat, Bugar, Bahagia dan luar biasa," pungkasnya. (@nwarwaluyo)

 

 

Upaya Jaga Ketertiban dan Kelancaran Lalu-Lintas, Dishub Kota Tasik Gelar Pengamanan Malam Hari

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Dalam upaya menjaga ketertiban dan kelancaran arus lalu lintas, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tasikmalaya kembali melakukan pengamanan dan penertiban di kawasan Jalan Cimulu tempatnya dekat Stasiun Kereta Api pada.(25/04/26 malam) 

Kegiatan pengamanan tersebut dilaksanakan oleh jajaran Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Parkir Kota Tasikmalaya, yang dipimpin langsung oleh Kepala UPTD Parkir, Uen Haeruman.

Kepada Pangandaran News, saat diwawancarai, Uen menegaskan, pihaknya berkomitmen untuk terus hadir di lapangan demi kenyamanan masyarakat.

Ia juga akan turun langsung memimpin pengamanan ini agar arus lalu lintas tetap lancar dan tertib, terutama di akhir pekan yang biasanya padat. 

"Kami ingin memastikan masyarakat bisa beraktivitas dengan aman dan nyaman," ujarnya.

Uen mengatakan, keberadaan personel Dishub yang terlihat kompak dan sigap di lokasi mendapat apresiasi dari warga yang melintas. Salah satu personel, Muhtarom, meskipun berstatus sebagai tenaga P3K paruh waktu, tetap menunjukkan semangat yang tinggi dalam menjaga ketertiban lalu lintas di sekitar kawasan tersebut.

Menurutnya, kehadiran mereka dinilai sangat membantu mengurai kemacetan serta menciptakan suasana yang lebih aman dan terkendali. 

"Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin Dishub Kota Tasikmalaya dalam menjaga ketertiban lalu lintas dan parkir di seluruh wilayah kota," ungkapnya.(@nwarwaluyo)

 

 

Dalam Monitoring TKA, Dinas Pendidikan Kabupaten Tasik Kaji Pembelajaran Digital Di SDN 3 Cikatomas

PANGANDARANNEWS.COM/TASIK NEWS – Transformasi dunia pendidikan kini semangat nyata dalam kegiatan Monitoring TKA yang dilaksanakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya, terlihat penerapan metode belajar yang sangat modern dan interaktif di SDN 3 Cikatomas, Kecamatan Cikatomas.

Dalam kegiatan yang dilaksanakan pada hari Rabu, 22 April 2026 di SDN 3 Cikatomas, Kecamatan Cikatomaa, proses belajar mengajar tidak lagi konvensional melainkan telah bertransformasi memanfaatkan teknologi digital secara maksimal.

Terlihat, para siswa pun duduk dengan tertib di depan perangkat laptop masing-masing. Mereka tidak hanya membaca buku teks, melainkan langsung berinteraksi aktif dengan materi digital yang ditampilkan di layar.

Salah satu sorotan utama adalah penggunaan sistem Video Conference melalui layar besar yang dipasang di depan kelas, komunikasi menjadi tanpa batas. Guru dan siswa dapat berdialog langsung secara dua arah, juga dengan pengawas maupun narasumber dari lokasi berbeda secara real-time.

Suasana kelas pun tampak menjadi jauh lebih hidup, visual, dan tidak membosankan karena para siswa terlihat sangat antusias dan fokus menyimak materi.

Menurut Ketua PC PGRI Kecamatan Cikatomas, Nana Sukmana, S.Pd, kegiatan ini mendapat apresiasi tinggi dari berbagai pihak. 

"Ternyata inovasi ini membuktikan bahwa pendidikan di daerah terus berbenah," ungkapnya.

Kegiatan ini juga, kata Nana, menjadi bukti nyata bahwa pendidikan di daerah terus berbenah dan berinovasi. 

"Tujuannya jelas, yakni untuk mempersiapkan generasi muda agar tidak hanya cerdas secara akademik tetapi juga melek teknologi sejak dini," imbuhnya.

Sementara Kabid GTK Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya, H. Dudi Rodinulhaq, menegaskan harapannya agar metode ini dapat meningkatkan prestasi siswa. Dan pemanfaatan teknologi seperti ini, tentu sangat ia dukung. 

Dalam kegiatan Tes Kemampuan Akhir (TKA) program kemendikbud ini, SDN 3 Cikatomas masuk ka gelombang 2 yang diikuti siswa kelas 6.

"Kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan prestasi siswa agar mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi," tegasnya.

Dudi mengatakan, dengan dukungan penuh dan semangat inovasi seperti ini diharapkan kualitas pendidikan di wilayah Cikatomas dan Kabupaten Tasikmalaya umumnya dapat terus melaju ke arah yang lebih gemilang.(@nwarwaluyo)

Dengan Persiapan Yang Matang, 49 Siswa Asal Kadipaten Optimis Tembus Ke Tingkat Provinsi

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Semangat kompetisi dan keilmuan kembali terasa di lingkungan pendidikan Kecamatan Kadipaten Kabupaten Tasikmalaya pada saat dilaksanakan seleksi putra-putri terbaik, ada 8 mata lomba yang dipertandingkan dalam event tersebut.

Kegiatan ini berhasil menyaring talenta terbaik, dan ditetapkan sebanyak 49 siswa peserta didik berprestasi yang akan menjadi duta untuk mewakili Kecamatan Kadipaten pada ajang tingkat Kabupaten.

Seperti disampaikan Panitia Lomba Kecamatan Kadipaten, Hasan Nurzaman, S.Pd.I, berbagai bidang keahlian, baik di bidang keagamaan maupun akademik diperlombakan untuk menggali potensi siswa.

Seperti diketahui, ungkap Hasan, kedelapan mata tersebut antara lain 

 1. MTQ (Musabaqah Tilawatil Quran)

2. Pildacil (Pemilihan Dai Cilik)

3. Praktek Shalat Berjamaah

4. Tahfidz (Hafalan Al-Qur'an)

5. Kaligrafi

6. Cerdas Cermat

7. Adzan

"Para juara dan peserta terbaik yang terpilih ini rencananya akan bertanding pada ajang puncak yang dilaksanakan pada tanggal 4 Mei mendatang," terang Hasan.(22/04/26)

Hasan mengatakan, panitia dan pembina memiliki harapan besar agar para duta dari Kecamatan Kadipaten ini dapat memberikan hasil yang maksimal. Mengingat sejarah gemilang pada tahun 2018 lalu, Kecamatan Kadipaten pernah berhasil meloloskan perwakilannya hingga ke tingkat Provinsi.

Hasan berharap, tahun ini Kadipaten bisa kembali mengulang kesuksesan tersebut karena dalam beberapa tahun terakhir ini belum ada yang berhasil mewakili hingga ke jenjang provinsi. 

"Semoga tahun ini menjadi kebangkitan kembali dan anak-anak bisa menunjukkan kemampuan terbaiknya," ujarnya. 

Hasan menyebut, dengan bekal persiapan yang matang dan semangat juang yang tinggi seluruh elemen berharap agar perwakilan Kecamatan Kadipaten dapat membawa pulang prestasi membanggakan dan mengharumkan nama daerah di tingkat Kabupaten maupun Provinsi.(@nwarwaluyo)

Berbeda Dengan KONI Yang Fokus Pada Prestasi, KORMI Hadir Jadi Wadah Pegiat Olah Raga

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Tasikmalaya, terus bergerak aktif menggerakkan gaya hidup sehat di kalangan masyarakat. Berbeda dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) yang lebih fokus pada pengembangan olahraga prestasi dengan atlet-atletnya, KORMI hadir sebagai wadah terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat untuk berolahraga tanpa batasan usia.mulai dari anak-anak hingga lansia.

Hal tersebut disampaikan Ketua Harian KORMI Kabupaten Tasikmalaya periode 2025-2030, Asep Sukirman, saat wawancaranya dengan tim redaksi Pangandaran News.(21/04/26)

Menurut Asep, keberadaan KORMI ini merupakan amanat Undang-Undang Olahraga yang bergerak sejajar namun memiliki fungsi dan fokus yang berbeda.

"Jika KONI pengelolaannya lebih ke arah olahraga prestasi dengan sebutan atlet, kalau KORMI itu pengelolaannya lebih ke olahraga masyarakat secara umum atau yang biasa disebut dengan sebutan pegiat-pegiat olahraga," jelas Asep.

Asep memaparkan, nama KORMI ini mulai digunakan secara resmi sejak tahun 2020, sebelumnya bernama organisasi ini bernama FORMI atau Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia.

Perubahan nama tersebut, menurutnya, menegaskan peran organisasi dalam mengoordinasikan dan membina para pegiat olahraga di masyarakat tanpa batasan usia. Mulai dari anak-anak hingga lanjut usia, dan unsur rekreasinya dihilangkan sekarang fokusnya lebih luas lagi," tambahnya.o

Ia menambahkan, dalam struktur organisasi KORMI, para pegiat olahraga tergabung dalam wadah yang disebut Induk Organisasi Olahraga atau disingkat INORGA. 

"INORGA ini menjadi naungan bagi berbagai jenis kegiatan olahraga non-prestasi," terangnya.

Berbeda dengan KONI yang menaungi cabang olahraga melalui Pengurus Cabang (Pengcab), KORMI memberikan ruang yang lebih luas bagi masyarakat untuk berolahraga secara rekreatif dan inklusif.

"Yang penting kegiatannya positif, tidak mengarah kepada pencapaian prestasi, mereka bisa membentuk komunitas, perkumpulan, atau perhimpunan. Mulai dari senam, fitness, hingga olahraga tradisional," ujarnya.

Hingga saat ini, KORMI Kabupaten Tasikmalaya telah menghimpun sekitar 16 INORGA yang bergerak di berbagai bidang olahraga, antara lain, Bidang Senam: IOSKY, ULG, ASIATI, KOPI.- Bidang Fitness & Bela Diri: Fitness, Lempar Pisau, Binaraga Tangan (ANCOL).- Bidang Tradisional & Lainnya: KORDINAT (Olahraga Tradisional), F3 (Bola Spanyol), TV (Pencak Silat Tradisi), VESPATI, VELG ASLI (Panahan), PELANGI (Layang-layang), ISPA, dan masih banyak lagi.

"Sebetulnya hobi masyarakat berolahraga itu banyak, seperti main sepeda trail, sepatu roda, dan lainnya, itu semua bisa terwadahi di sini. Hanya saja sosialisasi kami terus ditingkatkan agar masyarakat lebih paham," ujar Asep.

Program Safari Olahraga dan Festival Besar Pada periode kepemimpinannya tahun 2025-2030 ini, Asep menargetkan pemahaman masyarakat tentang KORMI semakin meluas hingga ke tingkat kecamatan. Salah satu program unggulannya, Roadshow dan Safari Olahraga Masyarakat ke berbagai daerah.

"KORMI ini sudah berskala nasional, hadir di seluruh provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia. Di wilayah sekitar seperti Kota Tasikmalaya, Ciamis, dan Garut juga sudah terbentuk," katanya.

Sebagai bagian dari program unggulan tahun ini, KORMI Kabupaten Tasikmalaya juga akan menggelar Festival Olahraga Masyarakat (FORMASKAB) yang rencananya akan dibuka pada tanggal 26 April 2026.

Sementara itu, kepemimpinan KORMI secara umum berada di bawah Ketua Umum Cecep Nuryakin yang terus mendorong dalam penguatan peran olahraga masyarakat di berbagai daerah.

Asep juga berharap, ke depan KORMI dapat semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

"Kami ingin masyarakat terbiasa berolahraga secara rutin, sehingga dapat meningkatkan indeks kesehatan masyarakat di Kabupaten Tasikmalaya," tegasnya.(@nwarwaluyo)


 


 


 


Nikmati Segelas Kopi Sambil Melihat Kereta Lewat, Jadi Sensasi Unik Di Sekitar Jembatan Cirahong

PANGANDARANNEWS.COM/CIAMISNEWS – Keindahan alam dan suasana santai kembali tergambar jelas di kawasan Cirahoong, wilayah perbatasan antara Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Ciamis. Tempat ini kini menjadi destinasi favorit baru bagi warga yang ingin melepas penat, dengan sensasi unik menikmati momen saat kereta api melintas di tengah rimbunnya pepohonan hijau.

Seperti yang dilakukan oleh Rudi, ia mengaku kerap berkunjung ke lokasi ini. Merekam video saat kereta api lewat, sambil sesekali menyeruput segelas kopi hitam yang menemani waktu bersantainya. 

Menurutnya, ini aktivitas yang paling  sukai di sini. Sambil menunggu kereta lewat dan minum kopi hitam, rasanya sangat nikmat dan menenangkan. 

"Suara gemuruh kereta yang datang dan pergi, dipadu dengan suara alam di sekitar, membuat suasana semakin terasa nyaman,” ujar Rudi.(18/04/26)

Di sisi lain terlihat pula beberapa pengunjung lain yang berkumpul, menikmati kebersamaan dan suasana sejuk yang ditawarkan lokasi ini.

Lokasi yang dikelilingi oleh tanaman hijau yang rindang dan suara kicauan burung serta udara segar, jauh dari hiruk-pikuk keramaian kota. Gemerisik daun yang tertiup angin, dan sesekali suara deru kereta yang melintas menciptakan harmoni alam yang sulit ditemukan di tempat lain. Tak heran jika tempat ini menjadi pilihan utama warga untuk berkumpul bersama keluarga, teman, maupun sekadar menyendiri menenangkan pikiran. Bagi warga sekitar, tempat ini telah menjadi ikon baru tempat bersantai. 

Rudi mengaku, sering datang ke sini sepulang kerja atau di hari libur. Selain suasananya yang nyaman, pemandangan kereta yang melintas di tengah alam menjadi daya tarik tersendiri. 

"Minum kopi sambil menunggu kereta lewat sudah menjadi kebiasaan yang menyenangkan bagi kami,” imbuhnya.

Keunikan lokasi ini terletak pada perpaduan antara kemajuan transportasi modern yang diwakili oleh kereta api, serta keasrian alam yang masih terjaga dengan baik. Jalur rel yang membelah kawasan hijau di perbatasan dua kabupaten ini tidak hanya berfungsi sebagai jalur transportasi, tetapi juga menjadi objek wisata alami yang menarik.

Dengan penambahan fasilitas pendukung yang sederhana namun fungsional, seperti tempat duduk yang lebih nyaman dan tempat berjualan makanan serta minuman tentu tempat ini bisa menjadi daya tarik wisata yang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.(@nwarwaluyo)

 


Kobarkan Semangat Di Hari Jadi Ke 44, Desa Cimanuk Gelar Turnamen Sepak Bola U-40

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Dalam rangka memperingati Hari Jadi atau Milangkala Desa Cimanuk yang ke-44 tahun, Pemerintah Desa Cimanuk, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, akan menggelar turnamen sepak bola kategori usia di bawah 40 tahun (U-40). 

Ajang olahraga ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari (tanggal 23, 24, dan 25 April 2026), dengan seluruh rangkaian pertandingan digelar di Lapangan Bola Desa Cimanuk.

Saat dijumpai Pangandaran news, Kepala Desa Cimanuk, Anharudin menyampaikan, kegiatan ini dirancang sebagai bentuk perayaan yang merakyat dan tidak hanya sekadar seremoni formal melainkan momen kebersamaan yang bisa dirasakan langsung oleh seluruh lapisan masyarakat. 

Peringatan hari jadi desa ini, ujar Anharudin, ia kemas dengan kegiatan yang menyenangkan dan bermanfaat serta diharapkan dapat menghidupkan kembali semangat olahraga di kalangan pemuda dan warga dewasa, sekaligus menjadi ajang unjuk bakat bagi para pemain lokal yang selama ini memiliki potensi di bidang sepak bola.

Anharudin juga berharap, agar peringatan Milangkala Desa yang ke-44 ini menjadi momentum bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. Dan semoga dengan bertambahnya usia desa ini, Desa Cimanuk semakin maju dan sejahtera. 

"Kami juga terus berupaya membangun potensi wisata desa, yang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi warga serta mempererat rasa kebersamaan antarwarga,” ucap Anharudin.(17/04/26)

Untuk turnamen ini, jelas Anharudin, panitia telah membuka pendaftaran dengan kuota terbatas yaitu hanya untuk 12 tim peserta saja. Dan setiap tim yang ingin berpartisipasi dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp500.000. 

Bagi tim yang berminat untuk mengikuti kompetisi ini, imbuhnya, dapat segera mendaftarkan diri melalui kontak panitia yang telah disediakan. Mengingat kuota yang terbatas, panitia mengimbau kepada seluruh calon peserta untuk segera melakukan pendaftaran sebelum batas waktu yang ditentukan.

Selain menjadi ajang kompetisi olahraga, pihaknya juga diharapkan menjadi sarana hiburan bagi warga sekitar dan mampu memeriahkan suasana perayaan hari jadi desa. Sebagai bentuk apresiasi atas semangat bertanding, panitia juga telah menyiapkan beragam hadiah menarik yang akan diberikan kepada tim-tim yang berhasil meraih posisi juara.

Masyarakat luas, Anharudin juga berharap dapat turut hadir menyemarakkan acara ini dengan hadir dan menyaksikan jalannya pertandingan serta memberikan dukungan penuh kepada para pemain yang berlaga. 

"Melalui kegiatan ini diharapkan semangat kebersamaan dan kekeluargaan di Desa Cimanuk semakin terjalin erat, seiring dengan langkah desa yang terus bergerak menuju kemajuan dan kesejahteraan bersama," pungkasnya.

Untuk yang berminat silahkan langsung menghubungi nomer di bawah ini :

- Perdi: 0813-2451-0408

- Ricky: 0853-1421-6367

- Marlin: 0877-4217-5075


(@nwarwaluyo)

 

 


Tampil Dengan Semangat Tinggi, Tim O2SN Kadipaten Targetkan Juara Umum Di Tingkat Kabupaten Tasik

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Lingkup pendidikan di Kecamatan Kadipaten Kabupaten Tasikmalaya, beberapa waktu lalu menggelar kegiatan seleksi tingkat kecamatan untuk ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) resmi digelar dengan mempertandingkan 7 cabang olahraga (cabor) yang mempertemukan talenta-talenta muda terbaik.(15/04/26)

Suasana penuh semangat dengan nuansa kekeluargaan dan optimisme pun tampak terlihat, baik para guru, pelatih, dan panitia kompak dan siap mendukung penuh para atlet muda.

Kepada Pangandaran News, Ketua Panitia Pelaksana sekaligus Ketua IGORNAS Kecamatan Kadipaten, Sana Sutrisna, M.Pd, menuturkan, ada 19 Sekolah Dasar (SD) mengirimkan perwakilannya. Dengan total 500 siswa atlet yang turun bertanding memperebutkan tiket ke tingkat kabupaten, dan dari ribuan potensi yang ada akan terpilih 42 atlet terbaik yang akan menjadi kontingen Kecamatan Kadipaten.

Sana menjelaskan, cabang-cabang olahraga yang dipertandingkan meliputi Sepak Bola, Bola Voli, Pencak Silat, Karate, Renang, Badminton dan Atletik.

"Target utama kami ada di tiga cabang besar, yaitu Pencak Silat, Karate, dan Sepak Bola. Ketiga cabor ini memiliki potensi dan kualitas yang sangat bagus untuk menyumbang medali emas,"  ujarnya.

Selain itu, kata Sana, cabang Bola Voli juga terlihat sangat mendominasi, sementara untuk Sepak Bola menunjukkan perkembangan positif dengan regenerasi pemain yang terus berjalan baik.

Sana mengaku, pihaknya optimis anak-anak didiknya akan meraih prestasi yang membanggakan. Karen sejak dulu Kecamatan Kadipaten pernah menyabet gelar Juara Umum di tingkat Kabupaten. 

"Harapannya, gelar tersebut bisa kita pertahankan bahkan tingkatkan," imbuhnya penuh semangat.

Sana mengatakan, walau banyak atlet muda dan regenerasi baru namun semangat para siswa luar biasa. 

"Tujuan utama bukan hanya menang, tapi bagaimana anak-anak bisa berprestasi dan naik kelas hingga tingkat Provinsi nantinya," tegasnya.

Seperti diketahui, berdasarkan hasil rapat koordinasi di tingkat kabupaten bahwa pelaksanaan O2SN tingkat Kabupaten Tasikmalaya direncanakan akan digelar pada awal Juni 2026 mendatang bertempat di kawasan Cipatujah.

Sana berharap seluruh rangkaian kegiatan mulai dari tingkat kecamatan hingga kabupaten berjalan lancar, sukses, dan membawa hasil yang gemilang. Aamiin.

"Semoga para atlet muda ini mampu mengharumkan nama daerah dan menjadi bibit unggul olahraga nasional di masa depan,"ucapnya penuh optimis. (@nwarwaluyo)

Jadi Kebanggan Lingkup Pendidikan Cikatomas, SDN 3 Cikatomas Dan SDN Cipancur Raih Juara Umum

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh dunia pendidikan di Kecamatan Cikatomas Kabupaten Tasikmalaya, dua sekolah unggulan yaitu SDN 3 Cikatomas dan SDN Cipancur berhasil tampil luar biasa dan masing-masing meraih gelar Juara Umum di berbagai ajang kompetisi tingkat kecamatan.

Deretan piala bergengsi yang berjejer rapi pun menjadi bukti nyata kerja keras dan dedikasi yang luar biasa, dan menunjukkan kekuatan pendidikan di daerah ini.

Di ajang Pentas PAI tahun 2026, SDN 3 Cikatomas tampil sangat mendominasi, raihan Emas dalam Lomba Kaligrafi Putra dan Putri, raihan perak untuk MHQ (Musabaqah Hifdzil Qur'an) Putra,

serta kategori KGS dan Qasidah. Dengan capaian gemilang ini, SDN 3 Cikatomas resmi dinobatkan sebagai Juara Umum Pentas PAI.

Sementara SDN Cipancur juga mencatatkan prestasi membanggakan dengan menyabet gelar juara umum khusus di bidang akademik, serta meraih berbagai medali di kategori lainnya. Diantaranya, emas untuk lomba kaligrafi putra & Putri, perak MHQ Putra, KGS dan Qasidah.

Di ajang FLS3N (SENI), emas dari Cabang Tari, Perak Cabang Kriya dan Perunggu untuk Cabang Pantomim.

Sementara untuk lomba akademik, raihan emas untuk lomba Siswa Berprestasi (Sispres), serta juara harapan untuk mata pelajaran IPA dan IPS

Dengan capaian ini, SDN Cipancur pun resmi dinobatkan sebagai juara umum untuk kategori lomba akademik.

Dengan kemenangan ini, kedua sekolah resmi menjadi wakil Kecamatan Cikatomas.

Kepada pangandarannews, Ketua PGRI Kecamatan Cikatomas, Nana Sukmana, S.Pd, berharap semoga prestasi ini bisa terus dilanjutkan hingga tingkat Kabupaten Tasikmalaya.bahkan sampai tingkat Provinsi. Kami sangat optimis.

"Semoga prestasi ini terus berlanjut sampai ketemu tingkat Kabupaten. Ini bukti kualitas pendidikan yang unggul di Cikatomas," ucapnya.(15/04/26)

 *@nwarwaluyo*

Sistem Baru Parkir Qris Kota Tasik, Bagi Hasil Untuk Petugas 70:30

Uen Haeruman
PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Penerapan sistem pembayaran parkir non-tunai atau QRIS di Kota Tasikmalaya, memiliki mekanisme pengelolaan keuangan yang jelas dan transparan. 

KepaKepala UPTD Parkir Dinas Perhubungan Kota Tasikmalaya, Uen Haeruman, memastikan bahwa sistem ini justru menguntungkan dan menjamin hak para juru parkir di lapangan.

Kepada pangandarannews (14/04/26), ia memaparkan bagaimana detail sistem bagi hasil, mekanisme kerja, serta himbauan kepada masyarakat.

Kata Uen, banyak kekhawatiran muncul apakah pembayaran via QRIS akan membuat pendapatan petugas berkurang atau tertahan. 

Namun Uen Haeruman membenarkan, hal ini justru memberikan kepastian hukum dan keamanan.

"Jangan takut, sistemnya sudah diatur, pembagiannya adalah 70% langsung," jelas Uen.(@nwarwaluyo)

Tangani Masalah Sampah, DLH Kota Tasik Terapkan Konsep 3R

Arif Feri Maulana
PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Dalam upaya menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat kini penanganan masalah sampah menjadi fokus utama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pemerintah Kota Tasikmalaya, 

Ada beberapa strategi dan konsep yang ditawarkan  nyata agar sampah tidak lagi menjadi masalah, melainkan menjadi barang yang bernilai ekonomi.

Seperti disampaikan Kepala Bidang Lingkungan Hidup, Arif Feri Maulana, saat wawancara dengan pangandarannews.com di ruang kerjanya.

Ia memaparkan, visi dan misi jangka panjang pengelolaan sampah di Kota Tasikmalaya kunci utama pengelolaan sampah yang efektif adalah dimulai dari sumbernya yaitu rumah tangga. 

Saat ini, terang Arif, pihaknya terus mendorong gerakan memilah sampah dengan menerapkan konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle).

Jadi menurutnya, kunci sebetulnya ada di bagaimana memilah sampah di sumber ekonomi.

Jadi masyarakat harus paham dan bisa membedakan, mana sampah organik dan anorganik dan residu (sampah yang benar-benar tidak bisa diolah lagi)

"Dengan pemilahan yang tepat, sampah tidak dibuang ke TPA, melainkan bisa dimanfaatkan kembali secara maksimal," ujar Arif.(14/04/26

Arif mengatakan, sekarang Dinas Lingkungan Hidup memiliki strategi khusus untuk mengolah sampah organik. Sampah jenis ini memiliki nilai guna yang tinggi, bisa diubah menjadi kompos, cairan EM4 (enzim) hingga menjadi pakan maggot dan pakan ternak.

Ia mengaku, pihaknya punya program GOSOK (Gerakan Olah Sampah Organik). Sampah organik ini simanfaatkan menjadi pupuk bahkan kita kirim ke peternak untuk dijadikan pakan. Ini sangat bagus dan bernilai ekonomi. 

"Sementara untuk sampah anorganik seperti plastik dan kertas, bisa didaur ulang atau dijual menjadi barang kerajinan dan barang bekas," terangnya.

Dalam pelaksanaannya, Arif menegaskan, penanganan sampah tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah. Dibutuhkan sinergi kuat dengan konsep 5 Helix.

"Yaitu melibatkan 5 komponen, Masyarakat, Mahasiswa, Media, Pengusaha, dan Pemerintah," imbuhnya.

Ia menambahkan, sampah itu tanggung jawab bersama. Pemerintah sebagai regulator, tapi masyarakat juga harus berperan aktif. "Kalau semua kompak dan berjamaah, insya Allah masalah sampah bisa teratasi," tegasnya.

Selain itu, Arif menyebut, pihaknya juga terus mengembangkan konsep TPS 3R di tingkat kelurahan dan RW. Tujuannya, agar pengolahan sampah bisa dilakukan lebih dekat dengan masyarakat. 

Arif berharap kesadaran masyarakat semakin tinggi, salah satu pesan terpenting adalah menjaga kebersihan lingkungan dan sungai.

Ia berpesan, mohon bantuannya kepada masyarakat agar jangan membuang sampah ke sungai. Karena selain bisa mencemari, juga menjadi penyebab utama banjir. 

"Mari kita jaga lingkungan masing-masing, ubah sampah dari ancaman menjadi berkah melalui ekonomi sirkular," pungkasnya. (@nwarwaluyo)

Transformasi Digital Terobosan Pemkot Tasik, Pembayaran Parkir Gunakan Qris

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Wajah pelayanan publik di Kota Tasikmalaya semakin modern dan memanjakan masyarakat, pemerintah melalui Dinas Perhubungan dan UPTD Parkir kini menerapkan sistem pembayaran parkir non-tunai atau digital menggunakan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) untuk seluruh kendaraan, baik roda dua maupun roda empat.

Langkah inovatif ini terlihat jelas dari pemasangan ID card berisi kode QR yang dikenakan langsung oleh petugas parkir, serta spanduk informasi yang terpampang di lokasi-lokasi strategis termasuk di sepanjang jalan HZ Mustofa.

Dengan sistem baru ini masyarakat pengguna jasa parkir tidak perlu lagi repot mencari uang kembalian atau membawa uang tunai dalam jumlah kecil, cukup dengan melakukan scan kode QR menggunakan aplikasi mobile banking atau e-wallet transaksi selesai dalam hitungan detik.

Sistem ini berlaku untuk kategori Mobil dengan tarif total Rp 3.000 (rincian: biaya parkir Rp 2.500 dan biaya penerbitan tiket Rp 500), serta tarif khusus untuk Motor yang telah ditetapkan. Semua transaksi tercatat secara digital, transparan dan aman.

Kepada pangandarannews.com di lokasi jalan HZ Mustofa, Kepala UPTD Parkir Kota Tasikmalaya, Uen Haeruman, menjelaskan, penerapan sistem QRIS ini merupakan langkah maju dan inovatif yang kami lakukan. 

"Tujuannya agar pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih cepat, aman, dan transparan," ujar Uen.(13/04/26)

Sselain memudahkan pengguna jasa, terang Uen, sistem ini juga meminimalisir potensi kesalahan atau kekurangan dalam penarikan uang parkir serta mendukung program pemerintah menuju masyarakat non-tunai (cashless society)

Ia menambahkan, kemudahan yang ditawarkan ini tentu disambut sangat antusias oleh masyarakat Tasikmalaya karena selain praktis transaksi non-tunai ini juga dinilai lebih menjaga kebersihan dan keamanan saat bertransaksi di jalanan.

"Penerapan teknologi ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Tasikmalaya untuk terus berinovasi, menciptakan manajemen retribusi yang lebih akuntabel serta mendukung visi kota menuju Smart City yang modern dan maju," jelasnya lagi.(@nwarwaluyo)

 

 

 

Gali Potensi Untuk Cetak Duta Prestasi, Lingkup Pendidikan Cikatomas Gelar Pentas PAI, Akademik, FLS3N Dan O2SN

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Semangat belajar dan berprestasi kembali semarak di wilayah Kecamatan Cikatomas Kabupaten Tasikmalaya, beberapa waktu lalu digelar rangkaian lomba bergengsi yang mencakup Pentas PAI, Akademik, Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N) dan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Sekolah Dasar (SD).

Kegiatan yang diikuti 32 siswa perwakilan dari 32 SD di seluruh wilayah Kecamatan Cikatomas ini pun berlangsung meriah serta menjadi wadah strategis untuk menjaring bakat dan minat siswa secara menyeluruh, baik di bidang keagamaan, akademik, seni, maupun olahraga. 

Panitia menyediakan berbagai kategori lomba untuk menjaring bakat secara menyeluruh, dan khusus untuk cabang FLS3N, perlombaan meliputi menyanyi Tunggal, Seni Tari, Pantomim, Gambar Cerita, Kriya, Mendongen dan Menulis Cerita.

Dalam wawancaranya dengan pangandarannews.com, Ketua Panitia, Dadang, menyampaikan bahwa tujuan besar terselenggaranya kegiatan ini ingin melatih mental siswa dan memberikan pengalaman berharga serta mengajarkan mereka bagaimana berkompetisi dengan sehat dan sportif.

Selain itu, imbuh Dadang, dalam kegiatan ini juga terdapat nilai kompetisi di bidang Akademik, Olahraga (O2SN) serta Pentas PAI yang menampilkan kreativitas dan pemahaman keagamaan. 

"Dengan variasi ini, setiap siswa memiliki peluang untuk menonjolkan keahlian khusus yang mereka miliki," kata Dadang.(13/04/26)

Dadang berharap ajang ini menjadi batu loncatan bagi siswa-siswi Cikatomas serta bisa melahirkan duta-duta terbaik dari wilayah Cikatomas untuk beradu di tingkat yang lebih tinggi. Seperti tingkat Kabupaten Tasikmalaya, bahkan bisa menembus hingga tingkat Provinsi.

Menariknya, ungkap Dadang, dari tahun ke tahun Kecamatan Cikatomas dikenal memiliki sejarah prestasi yang membanggakan khususnya di cabang Pantomim. 

"Dan cabang pantomim ini beberapa kali berhasil tembus dan berprestasi hingga tingkat provinsi," terang Dadang.

Terpisah, Ketua PGRI Kecamatan Cikatomas, Nana Sukmana, S.Pd, pihaknya juga memberikan dukungan dan semangat bagi seluruh peserta.

"Semangat, teruskan prestasi mu sampai tingkat Kabupaten Tasikmalaya bahkan ke tingkat Provinsi Jawa Barat," ucap Nana.

Nana menyebut, dengan semangat kebersamaan dan dukungan penuh dari berbagai pihak diharapkan Cikatomas terus melahirkan siswa-siswi yang berprestasi dan berkarakter. (@nwarwaluyo)

Raih 68,3 % Suara, Sandra Susana Terpilih Jadi Kades Ciawi Karangnungal

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Perhelatan Pemilihan Kepala Desa Antar Waktu (PAW) Desa Ciawi, Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya, telah usai dilaksanakan.(11/04/26).

Dengan perolehan suara mencapai 68,3 persen, Sandra Susana terpilih menjadi Kepala Desa Ciawi untuk periode 2026-2027.

Kegiatan demokrasi tingkat desa yang berlangsung di aula kantor Desa Ciawi, berjalan aman, lancar, dan sesuai prosedur yang berlaku.

Seperti diketahui, dalam pemilihan kepala desa PAW ini diikuti tiga kandidat yang bersaing ketat. Antara lain, nomor urut 1 Sandra Susana, nomor urut 2 Agus Gunawan, dan nomor urut 3 Adang Wahyu. Dan berdasarkan penghitungan surat suara, Sandra Susana (No. 1): 82 suara, Agus Gunawan (No. 2): 22 suara dan Adang Wahyu (No. 3): 1 suara. Dari total 121 pemilih terdaftar, tercatat 1 orang tidak hadir (abstain) dan 15 suara tidak sah. 

Dengan raihan 82 suara, Sandra Susana berhasil mengungguli dua lawannya dengan selisih yang cukup signifikan.

Proses pemilihan pun berlangsung tertib dan diawasi langsung oleh unsur Forkopimcam serta perangkat daerah, antara lain Camat Karangnunggal Suherman, S.ST.P, M.Si, Kapolsek AKP, Jaja Hidayat, Wadanramil 1215 Lettu Cba Asep Tisnawan, Ketua Panitia Pemilihan Dedih Dulhakim, S.Pd, Ketua BPD Ust. Dudung, Kasi Pemerintahan Itang Setiana, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Usai acara, Camat Karangnunggal Suherman menyampaikan apresiasi atas kelancaran seluruh tahapan mulai dari pendaftaran, fisikotes, hingga pencoblosan.

Ia juga mengaku bersyukur karena proses berjalan lancar, dan ia meminta agar panitia segera menyampaikan berkas hasil pemilihan ini untuk segera diajukan rekomendasi kepada bupati untuk proses pelantikan.

"Saya berpesan kepada kades terpilih agar segera mempersiapkan diri, memahami regulasi, dan beradaptasi dengan pemerintahan desa," ucapnya.

Ditempat terpisah, Sandra Susana yang akrab disapa "Bayi" menyampaikan rasa syukur karena warga sudah memilihnya menjadi Kades Ciawi.

Sandra mengatakan, ia mempunyai visi dan misi jelas dan ingin Desa Ciawi bisa lebih maju dengan pelayanan yang transparan dan akuntabel. 

"Saya akan membenahi setiap kelemahan yang selama ini menjadi unek-unek warga," ucapnya.

Ia juga menegaskan, fokus utamanya pada sektor ketahanan pangan mengingat mayoritas warga adalah petani.

Selain itu, imbuh Sandra, ia juga akan melakukan pembenahan sistem keuangan desa (SILTAP) demi kesejahteraan perangkat desa dan masyarakat.

Sementara Ketua Panitia, Dedih Dulhakim mengaku pihaknya sangat mengapresiasi partisipasi masyarakat yang luar biasa mencapai hampir 99%.

"Alhamdulillah proses pemilihan berjalan lancar tanpa kendala," katanya.

Dedih mengucapkan selamat untuk pemenang serta mengajak untuk bersama-sama bekerja. Dan kepada yang belum terpilih, terima kasih telah ikut berkompetisi. Dan sekarang, saatnya bersama-sama untuk menyatukan langkah untuk Desa Ciawi yang lebih baik.

"Semoga kepemimpinan Sandra Susana dapat membawa kemajuan, kesejahteraan, dan kebersamaan bagi seluruh warga Desa Ciawi," tegasnya.(@nwarwaluyo)

Semangat Kebersamaan Warnai Acara Silaturahmi PGRI Kecamatan Banjaranyar Kab. Ciamis

PANGANDARANNEWS.COM/CIAMISNEWS – Semangat kebersamaan dan kekeluargaan kembali terjalin erat dalam acara silaturahmi antar guru dan kepala sekolah, keluarga besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis. 

Acara ini digelar di GOR SMPN 3 Banjarsari bertujuan untuk memperkuat silaturahmi dan solidaritas antar guru, kepala sekolah, serta seluruh jajaran pengurus PGRI, Camat Banjaranyar, Ari Angga Rianto, S.Kep, Ners, Kepala Korwil Pendidikan sekaligus Ketua PGRI Kecamatan Banjaranyar, H. Sodirin, S.Pd.I, M.Pd., didampingi seluruh guru dan kepala sekolah dari berbagai satuan pendidikan di wilayah tersebut.

Dalam sambutannya, Ketua PGRI Banjaranyar,  H. Sodirin menyampaikan apresiasi yang mendalam atas antusiasme seluruh anggota.

Secara pribadi dan atas nama organisasi, ia juga menyampaikan terima kasih atas kehadiran rekan-rekan semua. Mari kita jaga kebersamaan ini.

"Pentingnya kebersamaan dalam dunia pendidikan menjadi fokus utama agar sinergi semakin terjalin baik demi mutu pendidikan yang lebih baik," ujar Sodirin.(11/04/26)

Ia pun tidak lupa mengucapkan selamat Idul Fitri, dan atas nama Ketua PGRI Kecamatan Banjaranyar mengucapkan Minal Aidzin Wal Faidzin 1447 H. 

"Mari kita bahu-membahu dan selalu semangat membangun kemajuan pendidikan di wilayah ini," tegasnya.

Sementara itu, Camat Ari Angga Rianto juga berharap momentum ini dapat semakin mengokohkan hubungan baik antar pendidik demi terciptanya lingkungan belajar yang kondusif dan berkualitas.(@nwarwaluyo)

 

 

 


Kegiatan Panen Karya SMKN Parungponteng, Pamerkan Aneka Kreativitas Bidang Usaha

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Suasana semarak dan penuh semangat mewarnai halaman SMK Negeri Parungponteng, Kecamatan Parungponteng, Kabupaten Tasikmalaya, sekolah vokasi ini sukses menggelar acara "Panen Karya Projek Kewirausahaan Kelas XII" yang menjadi bukti nyata kreativitas dan kesiapan siswa menghadapi dunia usaha.(10/04/26)

Kegiatan ini tidak hanya dinikmati oleh warga sekolah, tetapi juga menarik perhatian masyarakat luas dari berbagai wilayah.

Di bawah tenda-tenda yang tertata rapi, siswa-siswi memamerkan hasil karya dan keterampilan mereka melalui berbagai stand pelayanan dan produk. Antara lain, Pameran Karya Busana yang menampilkan desain dan jahitan kreatif hasil karya siswa. Bazar Makanan, dengan beragam kuliner lezat yang diolah sendiri oleh para siswa. Service motor yang memberikan pelayanan perawatan dan perbaikan ringan kendaraan bermotor. Service Komputer, dengan menyediakan jasa perbaikan dan perawatan perangkat teknologi serta Top Up E-Wallet, memfasilitasi kebutuhan transaksi digital masyarakat.

Kepada Pangandaran News, Waka Humas SMK Negeri Parungponteng, Tatang Mangsur, S.Pd, menyampaikan rasa syukurnya atas sambutan masyarakat yang luar biasa.

Ia mengaku bersyukur karena pengunjung tidak hanya datang dari wilayah Kecamatan Parungponteng, tapi juga dari daerah sekitar seperti Cibalong, Sodong Hilir, Bojongasih, bahkan hingga Karangnunggal.

"Hal ini tentu membuktikan bahwa kegiatan ini berhasil menjadi ajang promosi sekaligus sarana interaksi yang positif antara sekolah dan masyarakat luas," ungkapnya.

Kegiatan yang diketuai langsung oleh Bapak Affan Rifaninur, SE, serta dengan bimbingan penuh juga oleh para guru mata pelajaran Kewirausahaan.

Di tengah-tengah kegiatan, Affan menyampaikan, acara ini merupakan implementasi nyata dari konsep learning by doing. Para siswa dilatih untuk berpikir kreatif, berani tampil, dan memiliki jiwa bisnis sejak dini.

Ia mengatakan, pihaknya ingin membuktikan bahwa lulusan SMK tidak hanya siap bekerja tetapi juga bisa menjadi pengusaha yang sukses dan mandiri. 

"Baik di bidang kuliner, otomotif, maupun jasa lainnya," ujarnya.

Ia menambahkan, semangat gotong royong dan profesionalisme terlihat jelas dari setiap stand yang dikelola. 

"Dan ini menjadi bukti bahwa pendidikan vokasi di SMKN Parungponteng terus berkomitmen menghasilkan lulusan yang berkualitas, berdaya saing, dan siap berkarya bagi bangsa," pungkasnya. (@nwarwaluyo)

 

 

 


Jaga Lingkungan Dan Cegah Banjir, Gabungan Instansi dan Warga Kota Tasik Bersih-Bersih Sungai

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan serta mencegah banjir, saat ini dilaksanakan kegiatan bersih-bersih sungai dan saluran air di berbagai titik sebagai bagian dari implementasi Gerakan Nasional di seluruh Indonesia.

Gerakan ini terus digencarkan di Kota Tasikmalaya, gabungan instansi pemerintah dan masyarakat melaksanakan kegiatan bersih-bersih sungai dan saluran air di berbagai titik, sebagai bagian dari implementasi Gerakan Nasional di seluruh Indonesia.

Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari Kepala Bidang (Kabid) Lingkungan Hidup (LH), Bidang PSDA, Kementerian PU, BPBD, Satpol PP, hingga masyarakat setempat.

Kabid Lingkungan Hidup, Arif Maulana, saat ditemui di lokasi kegiatan menjelaskan bahwa pembersihan dilakukan secara menyeluruh di titik-tirik rawan dan dengan memersihkan di banyak tvitik dengan ayategi "Jemput Bola".

"Dan hari ini kami melaksanakan pembersihan di beberapa di daerah Nagawangi, dan sebelumnya juga sudah dilakukan di Bojong Tritura serta di Kelurahan Kertanegara dan Purbaratu," ujar Arif.(09/04/26)

Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar aksi sesaat, melainkan bentuk "jemput bola" dalam pelayanan kepada masyarakat. Dan LH tidak menunggu keluhan datang atau kalau ada masalah atau temuan, namun akan langsung antisipasi dan tangani. 

"Ini juga bagian dari mitigasi bencana untuk mencegah banjir akibat penyumbatan sampah," imbuhnya.

Selain membersihkan fisik, kata Arif, pihaknya juga melakukan sosialisasi langsung kepada warga, RT, dan RW terkait Arif pentingnya pengelolaan sampah yang benar.

Arif menyebut, pihaknya mengajak warga untuk memilah sampah organik dan anorganik. Sampah organik bisa dijadikan pupuk kompos atau pakan maggot, sedangkan anorganik bisa didaur ulang atau disetor ke Bank Sampah.

"Dan kami menghimbau, mohon jangan buang sampah ke sungai atau tempat yang bukan peruntukannya karena sampah yang menumpuk bisa menyumbat aliran air dan menyebabkan banjir," tegasnya.

Ia menambahkan, dengan sistem 3R (Reduce, Reuse, Recycle) diharapkan volume sampah yang dibuang ke TPA bisa berkurang drastis.

Arif mengaku, pihaknya ingin kegiatan gotong royong ini rutin dilakukan minimal seminggu sekali. Dan kuncinya ada di kerjasama antara pemerintah, kelurahan, kecamatan, RT/RW, dan seluruh masyarakat.

"Dengan kolaborasi yang kuat, diharapkan Kota Tasikmalaya tetap bersih, sehat, dan asri," ungkapnya.

Disoal banyaknya keluhan warga di sosial media, secara terpisah pihak dinas terkait juga menanggapi komentar netizen yang menilai kegiatan ini hanya seremonial belaka.

Menurutnya, pembersihan gorong-gorong dan saluran air ini adalah kegiatan rutin yang kami lakukan setiap hari dan bukan cuma saat ada acara saja.

Ia mengatakan, seperti beberapa minggu ke belakang pihaknya sudah terus melaksanakan gotong royong bersama masyarakat. 

"Kalau dilihat di postingan kami, memang konsisten kami lakukan. Ini bentuk antisipasi jauh-jauh hari supaya kota bersih dan terhindar dari banjir," ujarnya.(@nwarwaluyo)

 


 

 

 


Meski khawatir, Sejumlah siswa Nekat Arungi Sungai Deras Demi Sekolah

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Di tengah berita pembangunan sarana jalan, ternyata masih ada kondisi memprihatinkan terjadi di perbatasan wilayah Kabupaten Tasikmalaya tepatnya di jalur penghubung antara Desa Nagrog, Kecamatan Cipatujah dan Desa Bojongasih, Kecamatan Culamega.

Setiap pagi, terlihat puluhan anak-anak sekolah terpaksa harus berjuang keras menyeberangi sungai yang airnya sedang deras-derasnya hanya untuk bisa sampai ke sekolah.

Tampak deretan sepeda motor berjejal, baik masyarakat atau pun pelajar yang tak gentar meski arus sungai tampak kuat dan berbahaya. Mereka tetap nekat melintas, mengingat ini adalah satu-satunya akses jalan yang menghubungkan dua desa tersebut.

Menurut salah seorang pelajar, Rini, berharap agar pemerintah bisa memberikan perhatian ke lokasi ini.

Ia menyampaikan permohonannya kepada Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dan Provinsi Jawa Barat, supaya dibuatkan jembatan untuk menghubungkan dua desa ini. 

"Setiap hari kami harus menyeberang seperti ini, tentu ini sangat berbahaya apalagi saat hujan dan air besar," ujar Rini.(08/04/26)

Rini juga menyoroti ketimpangan pembangunan yang dirasakan masyarakat desa, dirharapkan perhatian pemerintah tidak hanya terfokus pada pembangunan infrastruktur di perkotaan saja

"Bapak Gubernur Jabar sering bilang 'ngurus lembur, tata kota', tapi kok yang di desa malah tidak diurus?", keluhnya.

Rani mungkin mewakili teman-teman dan masyarakat berharap agar keluhan ini dapat didengar dan segera ditindaklanjuti pihak terkait, sehingga tak ada lagi kekhawatirannya saat pergi ke sekolah.

"Kehadiran jembatan yang layak bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga demi keselamatan nyawa anak-anak bangsa yang setiap hari harus berjuang demi menuntut ilmu," ucapnya.(@nwarwaluyo)

Lanud Wiriadinata Tasikmalaya Jadi Saksi, Semarak Konser Rhoma Irama Di Tanah Kelahiran Sang Maestro Dangdut

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Malam Minggu, 4 April 2026, menjadi malam yang tak terlupakan bagi masyarakat Kota Tasikmalaya. Ribuan penonton memadati area Lanud Wiriadinata untuk merasakan sensasi "Joget Bareng" bersama legenda dangdut Indonesia, Rhoma Irama dan Soneta Group.

Kedatangan Raja Dangdut ini seolah menjadi magnet yang sangat kuat tidak hanya bagi warga Tasik, namin penonton datang dari berbagai penjuru daerah. Terlihat jelas rombongan masyarakat yang datang jauh-jauh dari Kecamatan Parungponteng, Karangnunggal, Cibalong, Singaparna, hingga Cipatujah demi menyaksikan aksi memukau sang idola raja dangdut asal Kota Tasikmalaya.

Acara istimewa ini digelar dalam rangka memperingati HUT ke-80 TNI Angkatan Udara dengan tema besar 'Pengabdian Tanpa Batas", dan panggung hiburan yang megah menjadi bukti eratnya tali silaturahmi antara dunia seni dan institusi pertahanan negara

Suasana semakin memanas dan penuh romantisme ketika alunan musik khas Soneta mulai terdengar, hingga salah satu momen paling dinanti adalah ketika Rhoma Irama membawakan lagu legendaris berjudul "Hidup Tanpa Cinta".

Lirik yang puitis dan nada yang indah seolah menyentuh hati seluruh hadirin, dan kata-kata "Hidup tanpa cinta bagai taman tak berbunga..." terdengar lantang dinyanyikan serempak oleh ribuan suara mampu menciptakan harmoni yang luar biasa indah.

Di tengah lautan manusia terlihat jelas antusiasme yang luar biasa dari berbagai kalangan usia, dan musik dangdut khas Soneta Group benar-benar menyatukan generasi tua maupun muda dalam satu irama yang sama.

Intan, salah satu pengunjung asal Karangnunggal, tampak sangat menikmati setiap detik musik. Ia mengaku, lagu "Hidup tanpa bagai taman tak berbunga merupakan lagu paforit nya.

Tidak kalah semangat, Surahman asal Nyntong juga terlihat sangat gembira. Meskipun tergolong kaum muda ia tampak begitu hafal dan menikmati lagu-lagu lawas tersebut, tentu ini membuktikan bahwa musik Rhoma Irama memang abadi dan dicintai lintas generasi.

Sementara itu, Reni yang datang khusus dari Cipatujah mengaku sangat puas. 

Ia mengatakan, sengaja datang jauh-jauh ke sini memang ingin nonton langsung. 

"Suaranya masih bagus dan penampilannya luar biasa," ungkapnya dengan senyum lebar.

Suasana semakin bergairah ketika nada-nada intro lagu legendaris "Keramat" dan "Gala Gala" mulai terdengar, ribuan penonton seolah kehilangan kata-kata dan langsung berteriak histeris bergoyang lebih kencang mengikuti irama gendang.

Momen nostalgia ini begitu terasa kental, lagu-lagu yang sudah puluhan tahun menemani perjalanan musik Indonesia ini masih mampu membakar semangat dan membuat seluruh hadirin tak bisa diam.

Suasana semakin magis menjelang akhir acara, Rhoma Irama dan Soneta Group membawakan lagu penutup yang sangat dinanti yaitu "Malam Terakhir".

Lagu yang penuh makna ini menjadi penutup sempurna yang menggetarkan hati ribuan penonton, suasana menjadi sangat emosional namun tetap penuh energi menandakan bahwa malam perayaan ini benar-benar menjadi malam kenangan yang tak akan terlupakan.

Menurut sejumlah penonton, konser ini bukan hanya sekadar pertunjukan musik melainkan sebuah perayaan nostalgia dan kebersamaan yang tak terlupakan. Rhoma Irama dan Soneta Group kembali membuktikan bahwa mereka adalah maestro yang tak tergantikan, mampu menyatukan berbagai kalangan dalam satu irama yang sama. (@nnwarwaluyo)

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN