Tampilkan postingan dengan label TASIK NEWS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TASIK NEWS. Tampilkan semua postingan

Hayu Ramekan Barudak ! Pemdes Bareng Viking Cimanuk Gelar Nobar Persijap vs PERSIB Sore Ini

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Komunitas Viking Persib Club cabang Cimanuk didukung Pemerintah Desa Cimanuk akan menggelar acara Nonton Bareng (Nobar) pertandingan seru antara Persijap Jepara melawan PERSIB Bandung dalam ajang BRI Super League Sabtu sore ini  (23/05/2026), bertempat Aula Desa Cimanuk, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya. 

Acara yang rencananya akan dimulai sekitar pukul 16.00 WIB ini dibuka untuk umum, sehingga diharapkan nobar ini bisa meriah dan penuh semangat.

Ajakan hangat “Hayu Ramekeun Barudak!!!” yang diserukan langsung oleh Kepala Desa Cimanuk, Anhar, terbukti ampuh menyatukan semangat masyarakat. 

Anhar juga mengatakan, kegiatan ini bukan sekadar sarana hiburan semata melainkan menjadi wadah silaturahmi yang erat dalam wujud cinta mendalam pada tim kebanggaan Jawa Barat.

"Saya berharap momen bareng ini sekaligus bisa menjadi ajang saling sapa dan ngobrol bareng antara warga satu dengan lainnya," ujar Anhar. (23/05/2026).

Malah, kata Anhar, kehangatan akan semakin terasa dengan ditemani secangkir kopi hangat dan gorengan pisang yang disediakan secara gotong royong oleh warga maupun panitia. 

Anhar juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan luar biasa kepada komunitas Viking, khusunya yang ada di Desa Cimanuk dengan gagasan nobar ini.

Dan ia juga berpesan serta mengajak para Bobotoh Cimanuk untuk terus semangat dukung PERSIB dalam koridor tetap aman, tertib, dan menjadi teladan yang baik bagi masyarakat pecinta sepak bola lainnya.

Menurut Anhar, kegiatan seperti ini memiliki makna jauh lebih dalam dari sekadar menonton pertandingan sepak bola. Ini adalah sarana efektif mempererat persaudaraan, menjaga persatuan, dan menanamkan nilai-nilai sportivitas di tengah masyarakat.

Menang atau kalah tetap saudara dan Bobotoh sejati bukan hanya yang berteriak keras di lapangan tapi yang bisa menjaga ketertiban, keamanan, dan nama baik tim serta daerahnya. 

Kemenangan di atas lapangan memang indah, tapi, menurut Anhar, kemenangan menjaga ketertiban di luar lapangan jauh lebih berharga dan membanggakan. 

"Hayu ramekeun barudak, kita nonton bareng Persib nu urang," serunya. (@nwarwaluyo)

 


Soroti Rencana RSUD, SR, dan Perguruan Tinggi di Karangnunggal, Amkar Gelar Audiensi Dengan Komisi IV DPRD Tasikmalaya

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Rencana strategis pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), Sekolah Rakyat (SR), serta Perguruan Tinggi yang dijadwalkan berdiri di wilayah Kecamatan Karangnunggal Kabupaten yang sebelumnya digembor-gemborkan Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, kini justru berubah menjadi polemik dan kegaduhan di tengah masyarakat. Isu ini memanas lantaran pernyataan dari para pejabat terkait dinilai tidak sinkron, saling bertolak belakang dan jauh dari kepastian pelaksanaan.

Ketidakjelasan ini tentu menjadi preseden buruk sekaligus kekecewaan bagi warga Karangnunggal, yang selama ini telah menaruh harapan besar dan merasa "dibohongi" oleh janji-janji manis yang belum terbukti nyata. 

Menanggapi hal tersebut, Aliansi Masyarakat Karangnunggal (Amkar), akhirnya mengambil langkah tegas dengan menggelar audiensi resmi ke Komisi IV DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan Bappeda, bertempat di Ruang Paripurna DPRD Kabupaten Tasikmalaya. (22/05/2026).

Dalam audiensi tersebut terungkap fakta mengejutkan, karena hingga saat ini dokumen kajian kelayakan atau Feasibility Study (FS) serta berkas perencanaan penting lainnya tidak diketahui dan tidak dimiliki oleh Komisi IV DPRD. Hal ini dinilai tentu sangat menyimpang dari regulasi dan prosedur administrasi pemerintahan, bahkan dikhawatirkan mengandung cacat hukum dalam perencanaan pembangunan tersebut.

Perwakilan Amkar, Asep Bahtiar pun mengungkapkan kekecewaannya, yang sudah menumpuk sejak lama. 

Menurutnya, sejak tahun 2019 lalu nama Karangnunggal seolah hanya dijadikan objek perburuan perjalanan dinas semata yang menyerap anggaran besar namun tanpa hasil nyata.

“Kecamatan Karangnunggal hanya dijadikan objek perburuan perjalanan dinas saja," ungkapnya.

Lihat saja, kata Asep, masalah rencana pembangunan RSUD ini dari tahun 2019 sampai sekarang masih jadi isu dan belum ada tanda-tanda kejelasan atau proses realisasi yang pasti.

Hal senada disampaikan perwakilan lainnya, Oong Yayan. Ia menilai bahwa rencana pembangunan RSUD, SR, maupun Perguruan Tinggi di Karangnunggal bagi sebagian pejabat Kabupaten Tasikmalaya hanyalah ajang pencitraan semata. 

Di balik rencana-rencana besar tersebut, ia memcium aroma ingin meraup keuntungan karena fakta di lapangan menunjukkan ketidaksinkronan pernyataan antarpejabat.

Bagi sebagian pejabat, menurutnya, rencana ini seolah hanya jadi ajang pencitraan dan meraup keuntungan dari anggaran-anggaran yang masih bersifat wacana. 

"Karena faktanya pernyataan satu pejabat dengan pejabat lainnya berbeda-beda dan tidak nyambung, ini sangat merugikan kami warga Karangnunggal,” ujar Oong.

Ia pun menegaskan, langkah audiensi ini hanyalah permulaan dari perjuangan panjang mereka. 

Pihaknya pun, menurutnya, tidak akan tinggal diam dan akan terus mengawal setiap perkembangan hingga mendapatkan bukti nyata dan kepastian hukum atas pernyataan para pejabat dan dinas terkait. 

Bahkan kata Oong, pihaknya mengancam akan mengerahkan gelombang aksi massa yang lebih besar jika rencana ini kembali hanya menjadi wacana belaka.

Ia menyebut pihaknya tidak akan diam sampai di sini, pasalnya udiensi ini baru awal perjuangan. 

Oong menegaskan, jangan sampai wacana ini kembali jadi omong kosong dan jangan sampai nama Amkar berubah menjadi makar.

"Kalau kami sudah geram dan turun ke jalan, gelombang besar pasti akan terjadi,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Asep Saepluoh, merespom aspirasi ini dengan sikap terbuka. 

Ia mengakui bahwa pihaknya selaku wakil rakyat pun sejauh ini tidak mendapatkan koordinasi yang jelas terkait polemik ini, dan komisi IV berkomitmen akan memfasilitasi dan menuntaskan masalah ini demi kepastian hukum bagi masyarakat.

Selaku wakil rakyat, ia pun berkomitmen memfasilitasi proses ini dan akan segera meminta kejelasan lebih lanjut kepada Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya khususnya Bupati dan dinas-dinas terkait.

"Karena kami pun merasa belum ada koordinasi yang baik terkait polemik ini,” akunya.

Ia juga mengaku telah menekan pihak Dinas Kesehatan, Bappeda, dan Dinas Sosial untuk segera merumuskan laporan hasil penelusuran terkait aspirasi Amkar dan menyampaikannya langsung kepada Bupati melalui kepala dinas masing-masing yang bertujuannya agar persoalan ini segera terang benderang serta tidak menimbulkan asumsi negatif berkepanjangan dan warga Karangnunggal tidak lagi hidup dalam ketidakpastian dan harapan kosong.

Ia juga  menginginkan masalah ini jelas dan terang benderang, jangan sampai masyarakat berasumsi macam-macam atau terus berharap-harap cemas tanpa kepastian. 

"Segala sesuatunya harus jelas, sesuai prosedur dan transparan,” ucap Asep. (@nwarwaluyo)

 

 

 


Telan Anggaran Rp2,48 Miliar, SMPN 5 Cipatujah Tahun Ini Masuk Program Revitalisasi Nasional

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Harapan besar dunia pendidikan, khususnya di wilayah Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya. Pasalnya tahun ini akhirnya SMP Negeri 5 Cipatujah resmi ditetapkan sebagai salah satu penerima bantuan pemerintah dalam Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2026 dari Direktorat Sekolah Menengah Pertama, Direktorat Jenderal PAUD Dasmen, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia.

Berdasarkan data resmi yang tercantum dalam papan kegiatan, anggaran pembangunan ini senilai Rp2.489.934.000, bersumber murni dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2026 dengan peruntukan revitalisasi total sarana dan prasarana sekolah agar memenuhi standar pelayanan pendidikan nasional.

Saat wawancara dengan Pangandaran News, Kepala SMPN  5 Cipatujah, Kepala SMP Negeri 5 Cipatujah, Andika Nurholis Aziz, S.Pd., M.Pd, menyampaikan, kegiatan pekerjaan yang akan dilakukan meliputi perbaikan menyeluruh, pemugaran, hingga pembangunan ulang bagian-bagian gedung yang rusak parah dan tidak layak pakai, sehingga mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, sehat, dan berstandar nasional. 

Proyek ini, kata Andika, direncanakan berjalan selama 120 hari kalender atau sekitar empat bulan ke depan dan akan dilaksanakan langsung oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan SMP Negeri 5 Cipatujah yang akan bertanggung jawab penuh mulai dari tahap pengelolaan teknis, pelaksanaan fisik, hingga pengawasan kualitas hasil akhir pekerjaan. 

Andika Nurholis Aziz
Andika mengaku sangat bersyukur dan terima kasih yang mendalam atas kepercayaan besar dari pemerintah pusat tersebut, karena bantuan ini datang di waktu yang sangat tepat dan sangat dibutuhkan mengingat kondisi fisik bangunan sekolah yang selama ini sudah tua, usianya sudah lama, banyak mengalami kerusakan struktural, dan sudah masuk dalam kriteria prioritas utama penanganan.

Menurutnya, program revitalisasi ini adalah bukti nyata kehadiran negara yang benar-benar turun ke daerah di saat kondisi bangunan sekolahnya memang sudah lama membutuhkan penanganan serius dan mendasar.

"Alhamdulillah tahun ini kami dipercaya mendapatkan bantuan lebih dari 2,4 miliar rupiah, dan ini akan mengubah total wajah pendidikan di sekolah kami menjadi jauh lebih baik, layak, dan membanggakan,” ujar Andika. (21/05/2026)

Ia juga menegaskan bahwa fasilitas yang memadai, aman, dan nyaman ini merupakan salah satu kunci keberhasilan pendidikan yang tidak bisa ditawar. Sebagus apa pun kualitas guru dan sehebat apa pun potensi siswa yang dimiliki, proses belajar mengajar tidak akan berjalan maksimal dan optimal jika tidak ditunjang sarana prasarana yang layak. 

Ia menambahkan bahwa program ini juga sejalan dengan semangat Hari Kebangkitan Nasional, yang selalu mengingatkan terkait kemajuan bangsa berawal dari kemajuan kualitas pendidikannya.

Selain pendidikan itu harus menyeluruh, holistik, terang Andika, juga ada guru yang berkualitas, ada siswa yang berprestasi serta wajib ada sarana pendukung yang memadai. 

"Ketiganya harus berjalan beriringan, dan dengan adanya program revitalisasi ini kami berkomitmen menjaga amanah besar ini, melaksanakan pekerjaan dengan transparan, berkualitas terbaik, dan tepat waktu sesuai jadwal," tegasnya.

Dan tujuan dari semua itu, diantaranya agar nanti siswa bisa belajar dengan tenang, nyaman, aman, dan semangat belajarnya semakin meningkat tajam.

Tak hanya pihak sekolah, masyarakat pun menyampaikan harapan besar pada pembangunan SMP Negeri 5 Cipatujah yang bertransformasi menjadi sekolah yang representatif dan nantinya tentu bisa menjadi kebanggaan warga. Yang pada gilirannya, diharapkan akan mampu mencetak generasi penerus bangsa yang cerdas, berkarakter serta berprestasi gemilang.

Menurut salah seorang warga, program Revitalisasi Satuan Pendidikan ini tentunya menjadi bukti nyata keseriusan pemerintah dalam pemerataan kualitas pendidikan di seluruh Indonesia serta memastikan tidak ada satupun sekolah yang tertinggal atau dibiarkan rusak tanpa penanganan serius termasuk di daerah-daerah pelosok.(@nwarwaluyo)

 

 

 


Setelah DD Dipangkas Jadi 370 Juta, Ini Curahan Hati Kades Karangmekar

H. Usup 
PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS– Kebijakan pemangkasan anggaran Dana Desa (DD) saat ini menjadi sorotan utama dan menuai reaksi tajam dari para kepala desa di berbagai wilayah, tak terkecuali di Desa Karangmekar, Kecamatan Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya. 

Tahun ini, besaran anggaran yang diterima desa hanya berkisar 370-an juta rupiah, angka yang jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan alokasi pada tahun-tahun sebelumnya. Kondisi ini tentu menimbulkan kekhawatiran sekaligus keprihatinan mendalam, karena dampaknya langsung terasa pada berkurangnya kegiatan pembangunan maupun bantuan sosial yang bisa disalurkan ke masyarakat.

Seperti disampaikan Kepala Desa Karangmekar, tH. Usup,  saat berbincang khusus dengan Pangandaran News di ruang kerjanya. (20/05/2026)

Ia pun menyampaikan keresahan yang dirasakan warganya dan mengaku sudah lama memahami seluk-beluk pengelolaan keuangan desa, bahkan sejak dirinya berada di level masyarakat paling bawah sekalipun. 

Menurutnya pemangkasan drastis ini sangat merugikan, apalagi seluruh rencana penggunaan dana sebenarnya sudah dibahas dan disepakati bersama dalam Musyawarah Desa (Musdes).

Anggaran DD sekarang dipangkas, jelasnya, tinggal sekitar 370-an juta saja. Silakan saja, mau dikurangi mau dihapus pun bagi ia pribadi dan pemerintah desa tidak rugi. 

Tapi ingat, imbuhnya, yang rugi besar itu masyarakat banyak yang sudah mengandalkan anggaran ini untuk kebutuhan bersama. 

"Padahal rencana kegiatannya sudah disepakati dalam Musdes,” tegas Usup.

Ia menjelaskan, musyawarah desa adalah wadah tertinggi. Dimana keinginan, usulan, dan kebutuhan warga ditampung, dibahas, dan disepakati bersama secara mufakat. Ketika anggaran yang cair jauh lebih kecil dari yang direncanakan, maka banyak program unggulan seperti perbaikan fasilitas umum, hingga bantuan sosial bagi warga kurang mampu terpaksa harus dikurangi skala kegiatannya atau bahkan dibatalkan sama sekali. 

Padahal, masyarakat sudah menaruh harapan besar agar hasil keputusan musyawarah itu benar-benar terwujud di lapangan.

Ia menyebut, pihaknya sudah duduk bersama, sudah sepakat mau buat ini, mau perbaiki itu, mau bantu warga yang kurang mampu. Tapi kalau dananya dipangkas separuhnya, mau diapakan rencana itu? 

"Warga sudah berharap, tapi kenyataannya anggaran seret dan inilah yang membuat kami sedih dan kecewa,” tambahnya.

Ia juga menyoroti realitas di lapangan terkait penyaluran bantuan langsung, seperti Bantuan Langsung Tunai (BLT) Keluarga yang nilainya kini sangat kecil, sekitar Rp24.300 per penerima. Nilai tersebut dirasakan sangat jauh dari cukup untuk menopang kebutuhan hidup warga di tengah harga kebutuhan pokok yang terus meningkat, ditambah saat ini harga kebutuhan yang makin mahal.

Meski dihadapkan pada keterbatasan dana, Usup menegaskan bahwa pihaknya tetap mendukung penuh program pembangunan ekonomi desa termasuk pembentukan dan pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) atau Koperasi Desa Merah Putih. 

Baginya, kemajuan ekonomi warga tetap menjadi prioritas utama meski kondisi keuangan desa serba terbatas.

Lebih jauh ia juga mengkritisi kebijakan pemangkasan anggaran ini, yang dirasakan ibarat mengikat tangan pemerintah desa. Desa harus bekerja melayani warga, tapi alat dan dananya dibatasi ketat. 

Namun ia tetap berkomitmen, walaupun kondisinya seperti ini namun semangat melayani masyarakat tidak boleh surut.

Walaupun dana dipangkas dan hanya tersisa sekitar 370 juta rupiah, menurut Usup, pemdes tetap semangat melayani warga. Tidak ada masalah baginya, mau ada dana atau tidak ada dana tugasnya tetap mengabdi.

*Sekali lagi, bagi saya pribadi dan pemerintah desa tidak rugi, tetap yang rugikan masyarakat luas,” pungkasnya. (@nwarwaluyo)

 


Diduga Berawal dari Korsleting Kelistrikan sepeda motor, Kebakaran Hebat di SPBU Karangnunggal

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Warga dan para pengendara yang hendak mengisi bahan bakar minyak (BBM) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kecamatan Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya, sempat dibuat panik dan histeris. Pasalnya sebuah insiden kebakaran terjadi di lokasi tersebut (19/05/2026) sekitar pukul 13.45 WIB, dan kejadian ini pun sontak membuat semua orang yang berada di lingkungan itu berhamburan menyelamatkan diri serta berusaha mengamankan kendaraan masing-masing.

Kebakaran yang nyaris memicu bahaya lebih besar ini, diduga kuat bermula dari percikan api yang muncul dari salah satu kendaraan roda dua. 

Menurut warga yang menyaksikan langsung kejadian tersebut, peristiwa berawal saat seorang pengendara bernama RI sedang mengendarai sepeda motor jenis Suzuki Thunder miliknya dan hendak mengisi bensin. Tiba-tiba muncul percikan api yang diduga akibat hubungan arus pendek listrik atau korsleting pada sistem pengapian motor tersebut, percikan kecil itu dengan cepat membesar dan menjalar di area SPBU yang penuh dengan materi mudah terbakar.oo

Melihat kendaraannya mulai terjangkit api, RI langsung bertindak sigap dengan mendorong motornya menjauh ke sisi samping.

Ia berusaha menjauhkan kendaraannya dari tangki-tangki penimbun bensin untuk mencegah risiko ledakan besar yang bisa memakan banyak korban, namun naasnya upaya tersebut belum sepenuhnya aman. Kobaran api yang makin membesar dengan cepat menyambar dua kendaraan lain yang terparkir di dekat lokasi kejadian, kedua motor tersebut diketahui masing-masing milik petugas pengawas SPBU dan pemilik warung yang berada di belakang lingkungan SPBU.

Alhasil, api berkobar semakin hebat dan berhasil melahap total tiga unit sepeda motor sekaligus dan ketiga kendaraan itu pun mengalami kerusakan parah hingga nyaris hangus tidak tersisa dan tidak dapat digunakan kembali.

Menyadari adanya bahaya kebakaran yang mengancam keselamatan nyawa dan aset vital, petugas SPBU yang bertugas langsung bergerak cepat. Dengan sigap mereka mengambil alat pemadam kebakaran ringan yang sudah tersedia di tiap sudut stasiun dan segera melakukan pemadaman secara bersamaan. 

Berkat ketangkasan dan kecepatan reaksi petugas serta bantuan warga yang ada di lokasi, kobaran api akhirnya berhasil dikuasai dan dipadamkan sepenuhnya dalam waktu yang relatif singkat. 

Beberapa saksi mata yang berada di tempat kejadian membenarkan, kronologi peristiwa tersebut. Dan mereka mengaku memuji karena kesigapan petugas serta warga mampu mencegah dampak yang jauh lebih fatal.

Dari informasi yang didapat, salam kejadian itu tidak ada laporan mengenai korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden yang menegangkan tersebut. 

Pihak berwenang mengimbau kepada seluruh pengendara, untuk selalu memeriksa kondisi kelistrikan dan mesin kendaraan masing-masing sebelum berkendara. Terutama saat hendak masuk ke lingkungan SPBU atau tempat umum lainnya, guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan dan menimbulkan kerugian bagi diri sendiri maupun orang lain. (@nwarwaluyo)

Memalukan! Bendera Merah Putih Sobek dan Rusak Masih Berkibar di Kantor BPN Tasikmalaya

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Pemandangan sangat memprihatinkan sekaligus memalukan terlihat jelas di halaman Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Tasikmalaya,  bendera merah putih yang seharusnya dijaga kehormatannya justru terlihat berkibar dalam kondisi sudah rusak parah, sobek, dan tidak layak sama sekali dikibarkan sebagai lambang kedaulatan bangsa.


Sebagai instansi pemerintah seharusnya kantor BPN menjadi contoh paling nyata dan teladan dalam menghormati, merawat, dan mengibarkan bendera negara sesuai dengan aturan yang berlaku, namun bendera yang menjadi simbol kebanggaan ini dibiarkan lusuh, sobek, dan tetap dipasang seolah tidak ada yang peduli atau bertanggung jawab.

Saat Pangandarannews melakukan konfirmasi kepada pihak BPN dan bertanya kepada ke petugas keamanan untuk meminta izin bertemu dengan pejabat atau staf yang berwenang memberikan keterangan, namun sayang jawaban yang diterima sangat mengecewakan dan menghambat penjelasan lebih lanjut.

Menurut keterangan dari petugas keamanan tersebut, Kepala  Kaur Umum tidak ada di tempat saat ini, sehingga belum bisa menghubungi atau meminta keterangan apa pun.

"Maaf, pa kaurnya sedang tidak ada di ruangan," terang petugas keamanan.(19/05/2026)

Padahal seperti diketahui, ketentuan mengenai hal ini sudah sangat jelas dan tegas diatur dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan. Tepatnya pada Pasal 24 huruf c yang berbunyi, Setiap orang dilarang mengibarkan Bendera Negara yang rusak, robek, luntur, kusut, atau kusam.

Dan pelanggaran aturan ini bukan sekadar kesalahan administrasi biasa, melainkan masuk dalam kategori tindak pidana yang memiliki ancaman hukuman berat. Sesuai dengan Pasal 67, siapa saja yang melanggar ketentuan tersebut dapat diancam dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun atau denda paling banyak mencapai Rp 100.000.000,00 (seratus juta rupiah). *anwarwaluyo*

Jika Dikelola Profesional, Dadaha Kota Tasikmalaya Berotensi Jadi Pusat UMKM

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Dadaha yang selama ini dikenal sebagai kawasan publik andalan Kota Tasikmalaya ternyata menyimpan potensi jauh lebih besar daripada sekadar tempat berolahraga atau jalur lari pagi, di balik keramaiannya setiap hari kawasan ini menjadi pusat perputaran uang yang berpeluang untuk menggerakkan roda perekonomian warga asal dikelola dengan sistem yang tepat dan profesional.

Demikian disampaikan salah seorang pengunjung, Burhan, saat berbincang dengan Pangandaran News di lokasi.(17/05/2026)

Dadaha itu bukan sekadar tempat olahraga atau jalur lari semata, menurutnya, Dadaha Kota sudah menjelma menjadi tempat berkumpul favorit, tempat ngopi santai dan sebuah ruang publik dari berbagai kalangan. 

Kalau tata kelolanya diperbaiki, kata Burhan, komplek Dadaha yang ditata rapi dan tertata indah ini bisa diangkat menjadi ikon kebanggaan Kota Tasikmalaya.

"Asa aktivitas ekonomi yang berputar di kawasan ini, dan sangat luar biasa besarnya," ungkapnya.

Kalau dikelola dengan benar dan profesional, ia menyebut, tempat ini bisa benar-benar menumbuhkan dan memperkuat perekonomian masyarakat Kota Tasikmalaya secara nyata dan berkelanjutan.

Untuk mewujudkan potensi emas tersebut, ia pun mengusulkan sejumlah langkah strategis. Diantaranya dengan menerapkan sistem pengelolaan retribusi yang lebih rapi dan terpusat, sebaiknya dikelola satu pintu langsung oleh pemerintah daerah. 

"Kalau sudah terpusat, pengawasannya jadi lebih mudah dan tidak ada tumpang tindih serta hasilnya bisa dikembalikan untuk memajukan kawasan ini sendiri,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya pendampingan bagi para pelaku usaha yang menjadi tulang punggung di Dadaha, UMKM yang berjualan di sini sebaiknya dikelola dan dibina langsung oleh Dinas Koperasi dan Perdagangan atau Koporindag. Dengan begitu, kualitas barang, ketertiban, hingga kenyamanan bertransaksi pun bisa terjaga dengan baik.


“Dadaha ini aset berharga milik daerah, jika dirawat, ditata rapi dan dikelola dengan sungguh-sungguh, dampaknya pun pasti akan terasa besar bagi kemajuan ekonomi dan citra kota Tasik,” pungkasnya.(@nwarwaluyo)

 

 

 


Jembatan Cirahong, Kini Menjelma Jadi Ikon Kebanggaan Kabupaten Tasikmalaya dan Ciamis

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Berada tepat di perbatasan dua wilayah Kabupaten Tasikmalaya dan Ciamis, jembatan Cirahong kini tak lagi sekadar sarana penghubung jalan biasa. Tempat ini telah menjelma menjadi ikon baru yang membanggakan sekaligus daya tarik istimewa bagi warga Kabupaten Tasikmalaya dan Ciamis, khususnya saat akhir pekan tiba.

Seperti terlihat jelas pada hari Sabtu ini, suasana di sekitar jembatan terasa begitu hidup, ramai, dan penuh semangat. 

Jalannya yang mulus tak pernah sepi dari lalu-lalang kendaraan yang melintas, mulai dari sepeda motor hingga kendaraan penumpang yang mengantar warga datang berkunjung. 

Di sepanjang sisi jalan, berderet rapi pedagang yang menjajakan aneka makanan dan jajanan di bawah payung-payung warna-warni yang mempercantik pemandangan.

Warga tampak berjalan santai berkeliling, atau berhenti sejenak untuk menikmati suasana sambil mencicipi beragam kuliner yang tersedia. 

Salah seorang pengunjung asal Tasikmalaya, Risma, mengungkapkan, udara sejuk ditemani rindangnya pepohonan di sekitar lokasi membuat siapa pun betah berlama-lama di tempat ini. 

Menurutnya, jembatan Cirahong kini telah berubah menjadi ruang interaksi sosial yang hangat, tempat berkumpul, melepas penat, serta mempererat silaturahmi antarwarga dari dua kabupaten bertetangga ini.

"Letaknya yang sangat strategis membuat jembatan ini memiliki makna jauh lebih dalam daripada sekadar menghubungkan dua tempat," ujarnya.(16/05/2026)

Kata Risma, jembatan Cirahong sudah menjadi simbol persatuan, kedekatan dan kebersamaan antara masyarakat Tasikmalaya dan Ciamis. Sehingga tak heran jika setiap hari Sabtu dan Minggu, lokasi ini selalu dipenuhi pengunjung yang ingin merasakan suasana khasnya.

Dulu hanya jembatan biasa, sekarang jadi tempat yang sangat dicari. Warga dari mana saja rela datang ke sini, bukan cuma untuk lewat tapi untuk berwisata kuliner dan bersantai. 

"Rasanya bangga sekali punya ikon seindah ini yang dimiliki bersama,” kata Risma.

Ia menuturkan, sering kali Risma menyempatkan diri berhenti sejenak hanya untuk melepas lelah setelah beraktivitas seharian. Atau sekadar duduk sejenak, hirup udara segar, lihat keramaian sekitar, rasanya lelah dan penat langsung hilang begitu saja.

Ia juga mengatakan, semakin hari jembatan Cirahong terus berkembang menjadi wajah baru yang mempercantik citra kedua daerah.

"Ia menjadi bukti nyata bagaimana sebuah tempat sederhana dapat tumbuh menjadi pusat kegiatan masyarakat, menggerakkan perekonomian warga sekitar, serta menjadi kebanggaan bersama yang akan terus dijaga kelestarian dan kenyamanannya untuk generasi mendatang," ucapnya.(@nwarwaluyo)

 

 

 


SMA Negeri 1 Salopa Kembali Raih Prestasi, Juara 2 MTQ Tingkat Kabupaten Tasikmalaya

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Kabar membanggakan kembali datang dari SMA Negeri 1 Salopa Kabupaten Tasikmalaya usai berhasil menorehkan prestasi gemilang lewat salah satu siswa berprestasinya, meraih peringkat ke-2 dalam ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat SMA se-Kabupaten Tasikmalaya.

Menurut Wakil Kepala SMA Negeri 1 Salopa, Teri Sugiantoro, S.Pd, pencapaian ini tentu mendapat apresiasi besar dari pihak sekolah. 

Ia mengaku bersyukur karena tahun ini AMAN 1 Salopa berhasil meraih peringkat ke-2, yang sebelumnya juga pernah menempati posisi pertama. 

"Kini kami terus berjuang dan berprestasi kembali di peringkat kedua, dan harapan ke depannya kami bisa terus berkembang dan memberikan manfaat bagi banyak pihak,” ujar Teri. (13/05/2026)

Ia juga berharap agar ke depan jumlah siswa baru yang mendaftar terus meningkat, karena semakin banyak peserta didik yang bergabung akan semakin besar pula harapan agar keberadaan sekolah ini dapat dirasakan manfaatnya dan dimanfaatkan seluas-luasnya oleh seluruh masyarakat sekitar.

Tak hanya unggul di bidang prestasi keagamaan, imbuh Teri, SMA Negeri 1 Salopa juga aktif berperan serta dalam berbagai kegiatan pendidikan. Seperti peringatan Hari Pendidikan Nasional beberapa waktu lalu, siswa-siswi sekolah ini turut berpartisipasi aktif dalam rangkaian kegiatan pendidikan yang digelar di tingkat Kecamatan Salopa.

Teri mengatakan, dalam setiap kegiatan pembentukan karakter siswa selalu menjadi prioritas utama. Hal ini sejalan dengan anjuran Gubernur Jawa Barat untuk mengamalkan nilai-nilai Panca Waluya, yaitu cageur, bageur, bener, pinter, tur singer.

Menurutnya, pendidikan karakter harus benar-benar diamalkan oleh seluruh warga sekolah. 

"Insya Allah, kami berusaha sekuat tenaga agar seluruh siswa dapat memahami, menghayati, dan menerapkan kelima nilai utama tersebut dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.(@nwarwaluyo)

Sabet Juara Umum Kecamatan & Juara 2 Tingkat Kabupaten, Jadi Prestasi Gemilang SDN 3 Cikatomas

 

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Cikatomas Kabupaten Tasikmalaya kembali menorehkan sejarah kebanggaan setelah berhasil meraih deretan piala di ajang kompetisi pendidikan dan seni, mulai dari tingkat kecamatan hingga tingkat kabupaten. Dan ini, membuktikan kualitas pembinaan serta bakat luar biasa yang dimiliki siswanya.

Seperti disampaikan Kepala SDN 3 Cikatomas, Nana Sukmana, S.Pd., saat ditemui pangandaran News di ruang kerjanya,(11/05/2926). 

Menurutnya, pada gelaran kompetisi tahun 2026 SDN 3 Cikatomas tampil mendominasi dan keluar sebagai Juara Umum di dua ajang bergengsi tingkat Kecamatan Cikatomas dengan meraih predikat jjuara Umum Pentas Pendidikan Agama Islam (PAI).

Keberhasilan ini, kata Nana, tentu bisa menunjukkan keunggulan siswa dalam pemahaman materi agama, kemampuan baca tulis Al-Qur’an, hingga penampilan seni keagamaan yang memukau dan berkesan di mata para juri.

Tak hanya itu, imbuhnya, sekolahnya pun berhasil menjadi juara Umum Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N). SDN 3 Cikatomas mampu mendominasi di bidang seni, mulai dari seni suara, seni tari, hingga seni rupa.

"Semuanya ditampilkan dengan kreativitas tinggi, keterampilan mumpuni, dan penghayatan yang sangat apik," ungkapnya.

Tak berhenti di tingkat kecamatan, Nana menyebut, nama SDN 3 Cikatomas kembali harum berkat keberhasilan dua siswa andalan bernama Raihan dan Rifki Ramdhani Hidayat. Dengan prestasi, Rifki Ramdhani Hidayat PAI pada lomba kaligrafi dan Raihan sukses menyabet Juara 2 Lomba Kaligrafi Putera yang mampu mengalahkan ratusan peserta dari berbagai sekolah dasar se-Kabupaten. 

"Prestasi ini menjadi bukti nyata keahlian luar biasa siswa dalam seni tulis indah Al-Qur’an," ucapnya bangga.

Nana juga menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan yang mendalam, karena capaian dalam berbagai lomba ini bukan sekadar kemenangan biasa melainkan sebagai bukti nyata bahwa SDN 3 Cikatomas memiliki siswa-siswi berprestasi luar biasa. 

Menurutnya, dan Lebih prestasi ini menjadi bukti kongkret keberhasilan pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan oleh para guru baik di bidang akademik maupun bakat minat siswa.

Ia menambahkan, orestasi ini menjadi kebanggaan tidak hanya bagi warga sekolah tetapi juga bagi seluruh masyarakat Kecamatan Cikatomas. 

"Kami berharap keberhasilan ini menjadi penyemangat bagi siswa lain untuk terus mengembangkan potensi diri, dan sekolah pun bertekad meningkatkan kualitas bimbingan lebih jauh lagi demi mencetak generasi muda yang cerdas, berprestasi, dan berakhlak mulia, serta siap menorehkan prestasi lebih tinggi lagi di masa mendatang," tegas Nana. (@nwarwaluyo)

Antusiasme Pendukung Persib Penuhi Kota Tasikmalaya, Kemacetan, Kebisingan & Aksi Ugal-ugalan Dikeluhkan Warga

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Eforia kemenangan Persib Bandung kembali mewarnai suasana malam di Kota Tasikmalaya, namun disayangkan semangat dan kegembiraan yang meluap-luap itu justru berubah menjadi gangguan parah di jalanan sekaligus memicu gelombang protes keras dari warga sekitar. 

Tampak konvoi besar-besaran ribuan kendaraan pun memadati sejumlah ruas jalan utama kota, mulai dari Jalan Nagawangi, Padayungan, Jalan Swaka, hingga HZ Mustofa, membuat arus lalu lintas lumpuh total berjam-jam, bahkan berlanjut hingga larut malam.

Berdasarkan pantauan langsung tim Pangandarannews, di sejumlah titik lokasi ratusan sepeda motor bergerak beriringan dan sepenuhnya menguasai badan jalan dan tak menyisakan ruang sedikit pun bagi kendaraan lain untuk melintas. 

Tak hanya itu, bising suara knalpot modifikasi yang melengking keras bergema ke segala penjuru memecah keheningan malam dan sangat mengganggu ketenangan warga yang sedang beristirahat atau beraktivitas. Suasana makin ricuh dan mencekam saat terlihat asap warna-warni serta kembang api yang dinyalakan tepat di tengah jalan membahayakan keselamatan semua pengguna jalan. Jalur yang biasanya lancar dan bebas hambatan kini mendadak tersendat parah, banyak kendaraan menumpuk panjang dari ujung ke ujung dan sejumlah pengendara pun terpaksa terjebak diam berjam-jam di tengah kemacetan yang sangat padat.

Salah satu pengguna jalan yang ditemui di lokasi, Risna (27),  mengungkapkan kekesalannya harus menunggu lama akibat terjebak macet. 

Menurutnya, pemandangan seperti ini sudah menjadi hal rutin dan tentu sangat merugikan masyarakat luas. 

Setiap kali Persib juara, kata Rina, kelompok pendukung atau atau bobotoh Persib ini selalu bertindak ugal-ugalan. Mereka seolah merasa punya jalan sendiri, sama sekali tak peduli ada orang lain yang lewat. 

"Jelas sekali tindakan ini mengganggu dan merugikan kami yang menggunakan fasilitas umum," Ungkap Risna dengan nada kesal.(10/05/2026) malam.

Dampak langsung yang dirasakannya, ia harus rela berjam-jam terjebak macet saat pulang dari kerjanya.

"Padahal kondisi tubuh saya sudah sangat lelah setelah bekerja seharian penuh," ujarnya.

Kata Rina, fenomena seperti ini memang terus berulang setiap kali Persib mengalahhkan lawannya. Namun di sisi lain, cara berekspresi yang tidak tertib dan ugal-ugalan serta mengabaikan aturan lalu lintas justru menimbulkan polusi suara, kemacetan parah, ketidaknyamanan, hingga risiko kecelakaan yang nyata bagi warga yang sama sekali tidak terlibat.

Ia pun berharap, ke depannya semangat dukungan ini bisa disalurkan lewat cara yang lebih tertib, aman, dan tetap menghargai ketertiban umum serta hak orang lain. 

"Sehingga kemenangan tim kesayangan tetap menjadi kebahagiaan yang dirasakan bersama, tanpa ada satu pun pihak yang merasa dirugikan atau haknya terganggu," imbuhnya. (@nwarwaluyo)

Gebyar Pentas PAI Tingkat Kabupaten Ciamis, Lahirkan Pelajar Cerdas Berkarakter Islami

PANGANDARANNEWS.COM/CIAMISNEWS – Suasana semangat dan ceria mewarnai pelaksanaan Gebyar Pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) tingkat Kabupaten Ciamis untuk jenjang Sekolah Dasar (SD), yang digelar di lingkungan SDN 1 Cijengjing, Kabupaten Ciamis. (09/05/2026). 

Kegiatan yang dihadiri dihadiri langsung Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Muharam Ahmad Zajuli, S.IP., M.Pd., Ketua KKG PAI Kabupaten Ciamis, Usep Mubarok, S.Pd.I, Ketua Panitia Penyelenggara Ana Suryana, M.Pd.I, serta seluruh jajaran Kelompok Kerja Guru (K3S), kepala sekolah, dan guru PAI se-Kabupaten Ciamis ini menjadi ajang unjuk bakat serta kompetisi sekaligus penguatan karakter keislaman bagi ribuan peserta didik se-Kabupaten Ciamis.

Antusiasme para peserta lomba pun terlihat tampak penuh semangat, para siswa tampil percaya diri berjuang memberikan penampilan terbaik di berbagai cabang lomba dengan cita-cita meraih juara tingkat kabupaten dan berhak melaju ke ajang tingkat provinsi sekaligus mengangkat nama baik sekolah dan kecamatan masing-masing. 

Semangat kompetitif juga diperlihatkan para siswa sekaligus dibarengi dengan sikap santun dan sportivitas, cerminan pendidikan karakter yang telah tertanam.

Dalam sambutannya, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Muharam Ahmad Zajuli, S.IP., M,Pd, menyampaikan, Pentas PAI ini merupakan agenda rutin yang digagas dan dilaksanakan sepenuhnya oleh para guru PAI SD se-Kabupaten Ciamis. 

Bukan sekadar lomba, kata Muharam, kegiatan ini juga bisa menjadi wadah kreativitas untuk menampung bakat seni keagamaan siswa serta sarana strategis memaksimalkan pendidikan karakter.

"Sehingga anak-anak tumbuh tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki moral dan akhlak Islami yang kuat," ujarnya.

Menurut Muharam, pendidikan Agama Islam merupakan fondasi dalam pembentukan jati diri. Lewat kegiatan seperti ini, diharapkan anak-anak tidak hanya paham teori agama tapi mampu mengamalkannya dalam perilaku sehari-hari. 

"Juga bisa lebih kreatif dan berprestasi, ini bukti nyata dedikasi para guru dalam mencetak generasi penerus yang berkualitas,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara, Ana Suryana, M.Pd.I, secara rinci menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan ini diikuti perwakilan dari seluruh SD se-Kabupaten Ciamis. Dan setiap kecamatan mengirimkan 20 peserta yang terbagi dalam 7 mata lomba putra-putri, dan tersebar ke dalam 12 rangkaian kegiatan berbeda. Dan juga cabang lomba yang mencakup seni baca Al-Qur’an, kaligrafi, pidato keagamaan, nyanyian religi, hingga lomba kepribadian dan budi pekerti.

Arah kegiatan ini kata Ana, sangat jelas, yakni untuk mencari bibit unggul sekaligus memotivasi seluruh siswa mencintai nilai-nilai agama.

"Kami berharap seluruh peserta bisa tampil maksimal dan meraih hasil terbaik, karena pemenang tingkat kabupaten akan mewakili Ciamis ke tingkat Provinsi Jawa Barat yang rencananya digelar di Kota Bekasi pada 17 Juni 2026 mendatang,” jelasnya.

Namun Ana menyebut, target utama dari kegiatan ini bukan hanya kemenangan semata. Namun bagaimana peserta tumbuh menjadi anak yang berkarakter, berakhlak mulia, disiplin, dan bertanggung jawab.

 “Bagi yang nantinya lolos ke provinsi, kami doakan bisa meraih hasil memuaskan dan mengharumkan nama Kabupaten Ciamis. Yang terpenting, semangat belajar dan beribadah harus tetap dijaga,” pungkas Ana.

Selain sebagai ajang kompetisi, Ana mengatakan, kegiatan ini juga menjadi sarana silaturahmi antar guru dan sekolah serta evaluasi bersama dalam meningkatkan kualitas pembelajaran PAI di wilayah Ciamis. 

"Semua pihak sepakat dan berharap agar kegiatan ini terus dikembangkan, semakin meriah dan menjadi inspirasi bagi kegiatan serupa di masa depan demi kemajuan pendidikan agama dan karakter anak bangsa," ucapnya. (@nwarwaluyo)

Ketua PC PGRI Panumbangan, Guru Tulang Punggung Kemajuan Pendidikan Dengan Jasa Tak Terukur

Arif Hidayat
PANGANDARANNEWS.COM/CIAMISNEWS - Memasuki bulan Mei bangsa Indonesia, kembali memperingati Hari Pendidikan Nasional. Sebuah momen istimewa untuk meninjau kembali makna pendidikan dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya bagi peran besar para pendidik, termasuk tenaga guru honorer yang menjadi pilar utama berjalannya kegiatan belajar mengajar di setiap sekolah. 

Demikian Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis, Arif Hidayat, saat ditemui Pangandaran News di ruang kerjanya. (09/05/2026)

Sarif menyampaikan, doa tulus dan harapan besar bagi seluruh peserta didik di wilayahnya maupun seluruh Indonesia. 

Di Hari Pendidikan Nasional ini, Arif berharap seluruh siswa dan siswi tidak hanya cerdas dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga tumbuh dan berkembang menjadi generasi yang berkarakter kuat, berakhlak mulia, disiplin, bertanggung jawab serta memiliki sopan santun yang luhur. 

"Perlu kita sadari, pendidikan bukan sekadar kegiatan memberi pelajaran atau mentransfer materi, melainkan tugas mulia untuk membentuk jati diri dan masa depan anak bangsa,” tegasnya.

Ia pun menyoroti peran krusial para guru, terutama tenaga pendidik honorer yang selama ini berdedikasi dan mengabdi dengan tulus. Meski kerap berjuang di tengah keterbatasan fasilitas sekolah maupun kesejahteraan yang belum sepenuhnya terjamin. Namun tanpa kehadiran para rekan-rekan guru honorer yang tetap setia dan ikhlas mengabdi, sudah pasti sekolah-sekolah akan kekurangan tenaga pengajar dan kegiatan belajar mengajar akan terganggu. Mereka merupakan tenaga yang jasa-jasanya tak terukur dengan angka atau materi, namun peranannya sangat besar dan nyata dalam mencetak kecerdasan serta membentuk karakter anak didik. 

"Kalau tidak ada guru, dimana kita bisa mendapatkan ilmu dan bisakah proses pembelajaran itu berlangsung?,” ungkapnya.

Menurutnya, guru adalah ujung tombak sekaligus tulang punggung dunia pendidikan. Dan sekolah pun dapat berjalan dengan baik sehingga tujuan pendidikan bisa tercapai berkat kesabaran, ketulusan, serta semangat juang para pendidik yang terus berdedikasi meski bekerja dalam berbagai keterbatasan. 

Oleh karena itu ia juga mengajak kepada seluruh elemen masyarakat, pemerintah, hingga pemangku kebijakan untuk lebih peduli, menghargai, dan serius memperhatikan nasib serta kesejahteraan para guru khususnya tenaga honorer yang menjadi garda terdepan di lapangan. Tetaplah semangat mengabdi wahai para pendidik, karena pengorbanan dan ketulusan yang kalian berikan adalah bekal emas yang sangat berharga bagi masa depan negeri ini.

"Dan ingatlah, tanpa guru tidak akan ada kecerdasan, kemajuan, dan tidak akan lahir generasi yang berakhlak mulia,” kata Arif.

Ia jiga kembali mengingatkan bahwa bulan Mei adalah bulan peringatan pendidikan nasional, waktu yang paling tepat untuk merenung dan menghargai segala jasa besar para pendidik.

Arif menyampaikan selamat Hari Pendidikan Nasional, guru adalah cahaya yang senantiasa menerangi jalan masa depan bangsa.

"Jasa mereka takkan pernah terbalas sepenuhnya, namun akan terus hidup dan terpatri dalam setiap kesuksesan anak didik serta kemajuan bangsa ini,” tutup Arif. (@nwarwaluyo)

Persiapkan Maju Ke Tingkat Kabupaten, Pendidikan Komisariat 1 Ciamis Gelar O2SN dan Pentas PAI Secara Bersamaan

PANGANDARANNEWS.COM/CIAMISNEWS – Lingkungan Pendidikan wilayah Komisariat 01 Kabupaten Ciamis kembali menggelar dua ajang secara bersamaan, Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Pentas Pendidikan Agama Islam (PAI) yang dilaksanakan selama dua hari.(5-6/05/2026)

Kepada Pangandarannews, Ketua komisariat I, H. Edi Supriyadi, S.Pd., M.Pd, menyampaikan, melalui O2SN para siswa diharapkan dapat mengembangkan bakat olahraga, menjaga kesehatan jasmani, serta menumbuhkan semangat sportivitas. 

"Sementara melalui Pentas PAI, siswa dapat menampilkan kemampuan dan pemahaman mereka dalam bidang keagamaan," terang Edi.(05/05/2026)

Edi mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mempersiapkan siswa yang punya potensi baik di bidang olahraga, seni maupun agama, untuk bisa bersaing di tingkat kabupaten.

"Semoga pasca mengikuti lomba-lomba ini bisa melahirkan generasi yang lebih kompeten, berprestasi, dan tentu saja punya karakter yang mulia," ujarnya.

Edi juga menekankan terkait pentingnya keseimbangan antara kecerdasan intelektual, kesehatan fisik, dan kekuatan spiritual.

Dan melalui O2SN ini diharapkan mampu membentuk fisik yang sehat dan mental yang kuat. Sedangkan melalui Pentas PAI, para siswa ditanamkan nilai-nilai keislaman dan akhlak mulia Sehingga tercipta generasi yang tidak hanya cerdas tetapi juga sehat jasmani dan kuat rohaninya.

"Kegiatan ini juga menjadi wadah yang sangat baik bagi siswa untuk berkompetisi secara sehat dan menampilkan kemampuan terbaik mereka di berbagai bidang," ucapnya.(@nwarwaluyo)

 

 

 


Ikut Meriahkan Hari Jadi ke-44, Ribuan Warga Desa Cimanuk-Cikalong Ikuti Jalan Santai

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Dengan wajah gembira dan penuh semangat, ribuan warga Desa Cimanuk, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, mendatangi halaman kantor desa untuk mengikuti jalan santai dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Jadi Desa yang ke-44 tahun.

Kegiatan yang ini dibuka secara resmi oleh Kepala Desa Cimanuk, Bapak Anhar, didampingi oleh para tokoh masyarakat dan perangkat desa, disambut antusiasme warga yang hadir memadati area kantor desa hingga sepanjang rute yang dilalui.

Panitia penyelenggara pun sudah menyiapkan berbagai macam doorprize menarik yang siap dibagikan kepada para peserta yang beruntung, hal ini tentu menambah keseruan dan semangat warga untuk ikut serta dalam kegiatan yang tidak hanya menyenangkan tetapi juga mempererat tali silaturahmi antarwarga.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa Cimanuk, Anhar, menyampaikan harapannya agar desa ini terus berkembang khususnya di bidang sektor pertanian dan UMKM.

"Semoga dengan adanya kegiatan seperti ini, Desa Cimanuk semakin maju dan masyarakatnya semakin sejahtera khususnya di bidang sektor pertanian dan UMKM," ujar Anhar.(02/05/26)

Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para sponsor dan seluruh masyarakat Desa Cimanuk yang telah turut serta, berpartisipasi aktif dalam memeriahkan acara ini.

"Semoga di usia yang ke-44 tahun ini Desa Cimanuk semakin maju, sejahtera, dan terus membangun kebersamaan," tegasnya. (@nwarwaluyo).

 

 

Bertahun-tahun Warga Ciranca Dambakan Perbaikan Jalan

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Kondisi jalan di Dusun Ciranca, Desa Nagrog, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, saat ini masih menjadi sorotan dan keluhan masyarakat. Jalan yang menjadi akses utama ini masih berupa tanah dan becek, sehingga sangat menyulitkan aktivitas warga sehari-hari.

Seperti foto yang diterima tim Pangandaran News, memperlihatkan kondisi jalan yang berlumpur dan berbatu, bahkan terlihat seorang warga harus berjuang mengendarai sepeda motor melewati jalan tersebut dengan susah payah.

Kondisi ini tentu sangat mengganggu mobilitas masyarakat, baik untuk keperluan bekerja, mengantar anak sekolah maupun mengangkut hasil bumi. 

Menurut salah seorang warga, Encep (32), ia berharap adanya perhatian khusus dari Pemda Tasikmalaya agar jalan ini segera mendapatkan perbaikan dan peningkatan kualitas.

"Semoga secepatnya ada perubahan," ungkapnya.(02/05/26)

Padahal, kata Encep, Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin dan Asep Sopari Al-Ayubi, sering muncul di media sosial seperti Facebook, TikTok, dan Instagram. Tapi kenapa kondisi jalan di sini seolah tak dilihat sama sekali, atau beepura-pura buta dan tuli

Ia juga mengatakan, pembangunan jalan ini sudah menjadi harapan masyarakat sejak zaman Bupati sebelumnya. Sudah sekitar 5 tahun lamanya, namun hingga saat ini masyarakat Desa Nagrog belum juga merasakan manfaat dan perubahan yang nyata.

"Kami berharap Gubernur Jawa Barat atau Pemkab Tasikmalaya dapat segera turun tangan dan merealisasikan pembangunan jalan ini demi kesejahteraan bersama," ucapnya.(@nwarwaluyo)

 

 

 


Yeyen Hidayat, Hardiknas Bukan Sekedar Seremonial Tapi Komitmen Kolaborasi Guru & Orang Tua Bentuk Siswa Berkarakter

Yeyen Hidayat
PANGANDARANNEWS.COM/CIAMISNEWS – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026 SD Negeri 1 Panumbangan Kabupaten Ciamis, menjadi momen penting untuk kembali meneguhkan komitmen dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara bendera yang dilaksanakan bersama para siswa, yang sekaligus menjadi bukti nyata semangat untuk terus memajukan dunia pendidikan di Indonesia.

Saat ditemui di ruang kerjanya, Kepala SD Negeri 1 Panumbangan Kabupaten Ciamis, Yeyen Hidayat, S.Pd, menegaskan bahwa pendidikan bukan hanya soal mencetak angka atau nilai akademis sematan tapi untuk membentuk karakter generasi muda yang disiplin dan berakhlak mulia.

Pendidikan itu sangatlah penting, khususnya bagi siswa. Dan seperti diketahui, berkat jasa para pahlawan pendidikan bangsa ini bisa maju. 

"Oleh karena itu, kita harus terus berupaya agar pendidikan di Indonesia semakin maju, khususnya dalam pembentukan karakter anak dan kedisiplinan," ujar Yeyen. (02/05/26).

Ia juga menekankan, ditengah arus digitalisasi dan perkembangan zaman yang semakin modern tentunya peran orang tua menjadi kunci utama. Dukungan dan pengawasan dari keluarga sangat dibutuhkan, sehingga anak-anak tidak salah arah dalam memanfaatkan teknologi.

Menurut Yeyen, di zaman digitalisasi seperti sekarang ini tantangan semakin besar. Sehingga arahan dan bimbingan dari kedua pihak, yaitu orang tua dan guru sangatlah diperlukan. 

Namun, imbuh Yeyen, tentu orang tua yang lebih berperan untuk mengoptimalkan pembentukan kepribadian anak-anaknya.

"Selain tentunya peran kita sebagai guru dan sekolah dalam dunia pendidikan," tegasnya.

Ia juga berharap, melalui momen Hardiknas ini visi untuk membangun siswa yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga memiliki akhlak mulia dan karakter yang kuat dapat terus terwujud.

Pesan ini, ungkap Yeyen, bisa menjadi pengingat bersama bahwa kemajuan pendidikan tidak hanya tanggung jawab sekolah. 

"Tapi hasil kolaborasi yang kuat antara pendidik dan keluarga demi terciptanya generasi penerus yang unggul," pungkasnya.(@nwarwaluyo)

 

 

 


 

Dengan Motto Sauyunan Ngajaga Lembur, Leuwibudah Wujudkan Jadi Desa yang Istimewa

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan serta pertanian terus digelorakan warga di Desa Leuwibudah, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya. 

Puluhan warga dan perangkat desa, tampak bahu-membahu membersihkan dan memperbaiki saluran irigasi yang menjadi urat nadi kehidupan para petani. 

Menurut Kepala Desa Leuwibudah, Eep Udi, kegiatan Jum'at bersih (jumsih) ini dilakukan untuk mengatasi pendangkalan dan penyumbatan yang selama ini menghambat aliran air menuju lahan pertanian.

Dengan alat sederhana, kata Eep, seluruh elemen masyarakat mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, hingga ibu-ibu—saling bahu-membahu membersihkan lingkungan di setiap RT dan RW, bekerja bersama-sama membersihkan lumpur, memotong rumput liar, dan memperlebar saluran. Karena bagi petani, kelancaran irigasi adalah kunci keberhasilan panen. 

"Oleh karena itu, inisiatif ini sangat diapresiasi karena selain menghemat biaya serta bisa menjadi sarana untuk mempererat tali persaudaraan baik antara warga satu dengan lainnya atau pun dengan pemerintahan desa," ungkap Eep.(01/05/26)

Ia juga berharap, setelah dibersihkan air bisa sampai dengan baik ke sawah sehingga padi tumbuh subur dan panen nanti maksimal.

Eep menambahkan, dalam jumat opsih ini juga semua fasilitas umum akan dibersihkan untuk meujudkan 'Sauyunan Ngajaga Lembur'.

Tidak hanya di bidang pertanian, imbuhnya, komitmen menjaga lingkungan juga terlihat melalui program rutin "Jumat Opsih".

Eep menyebut, kegiatan ini bukan sekadar agenda biasa melainkan program unggulan yang bahkan sering dilaporkan hingga tingkat provinsi. Dan pembersihan lingkungan ini dilakukan secara menyeluruh, meliputi lingkungan perumahan, masjid, madrasah, saluran air, hingga perapian jalan desa.

Ia mengaku, pihaknya melaksanakan ini sesuai arahan dari kecamatan hingga pemerintah pusat demi memastikan lingkungan bersih dan sehat.

"Dan kegiatan ini juga sejalan dengan motto desa,  'Leuwibudah Maju, Leuwibudah Bersatu", jelas Eep.

Ia menegaskan harapannya agar semangat kebersamaan ini terus terjaga, sejalan dengan program Gubernur Jawa Barat, "Sauyunan Ngajaga Lembur" (bersama-sama menjaga desa).

Jabar Istimewa, Kabupaten juga harus istimewa, maka, menurut Eep, Desa Leuwibudah pun harus istimewa. 

"Dan kedua kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa dengan persatuan dan kerja sama, desa bisa terus maju, sehat, dan sejahtera," pungkasnya.(@nwarwaluyo)

Koyimah Sebut Kegiatan PAI Cibalong Bukan Hanya Sekadar Cari Juara Tapi Bangun Karakter Mulia Siswa

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Suasana penuh semangat dan antusiasme mewarnai pelaksanaan Pekan Keterampilan dan Seni Pendidikan Agama Islam (PAI) jenjang SD se-Kecamatan Cibalong Kabupaten Tasikmalaya.(29/04/26)

Acara yang bertema "Mewujudkan Generasi Islami yang Berprestasi" ini dilaksanakan ini, menjadi wadah strategis bagi siswa-siswi untuk menampilkan bakat, kreativitas serta pemahaman keagamaan mereka.

Di lokasi acara, tampak deretan piala dan penghargaan tampak berjejer rapi, siap diperebutkan. Namun, di balik semarak kompetisi tersebut, terdapat tujuan yang jauh lebih besar dan mulia.

Seperti disampaikan Ketua Panitia PAI tingkat Kecamatan Cibalong, Koyimah Nurhayati, S.Pd.I, visi dan misi utama kegiatan ini bukan semata-mata mencari siapa yang menjadi juara tetapi lebih kepada menumbuhkan dan membangun karakter siswa-siswi agar lebih baik. 

"Kami ingin melahirkan anak-anak yang tidak hanya pintar, tetapi juga berkarakter dan berakhlak mulia," tegas Koyimah.

Koyimah juga menyampaikan kesiapan pihaknya untuk melaju ke babak selanjutnya yang akan dilaksanakan pada tanggal 5 Mei 2026 mendatang.

"Kami optimis akan masuk ke tingkat Kabupaten Tasikmalaya, dan bisa meraih prestasi untuk mengharumkan nama Kecamatan Cibalong di kancah yang lebih luas," ungkapnya.

Menurut Koyimah, Pentas PAI ini terbukti mampu menjadi sarana yang sangat efektif dalam membentuk kepribadian anak didik agar semakin mencintai ajaran agama, berakhlak santun, dan tentunya berprestasi.

"Kami berharap semoga kegiatan positif seperti ini terus dilaksanakan sehingga bisa terus melahirkan generasi muda yang kuat imannya, mulia akhlaknya, dan kaya prestasi," kata Koyimah.(@nwarwaluyo)

 

 

Semarak FLS3N 2026 Karangnunggal, 54 Sekolah Ikuti 7 Mata Lomba

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Suasana penuh semangat dan antusiasme tinggi mewarnai pelaksanaan Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Tahun 2026 tingkat Kecamatan Karangnunggal, ajang bergengsi ini menjadi wadah luar biasa bagi para siswa untuk menampilkan bakat, kreativitas, dan kemampuan terbaik mereka di bidang seni dan sastra.

Tidak kurang dari 54 sekolah turut meramaikan kegiatan ini dengan mengirimkan perwakilan siswa terbaiknya, dan ratusan siswa tampak memenuhi lokasi acara untuk menyaksikan dan mengikuti serangkaian perlombaan

Dalam wawancaranya dengan Pangandaran News, panitia pelaksana, Yuyu, S.Pd, menyampaikan kegembiraannya melihat partisipasi peserta.

Kata Yuyu, kegiatan ini dirancang untuk menggali potensi maksimal dari setiap anak didik. 

Ia menjelaskan, ada 7 mata lomba yang diperlombakan pada hari ini. Antara lain, Menyanyi Solo, Menulis Cerpen, Tari Kreasi, Pantomim, Menggambar, Bercerita dan Seni Kriya.

Yuyu mengaku bersyukur, Karena antusiasme anak-anak sangat luar biasa dan hampir 90% dari seluruh siswa yang mendaftar mengikuti kegiatan ini.

"Target kami tentu besar, kami berharap bisa melahirkan juara-juara yang mampu masuk 3 besar hingga 4 besar," ungkap Yuyu.(29/04/26)

Terpisah, Eli Romli, S.Pd, yang juga terlibat dalam kegiatan ini menyampaikan kesiapannya untuk mengantar para siswa bersaing di tingkat yang lebih tinggi.

"Kami siap melaju ke tingkat Kabupaten Tasikmalaya, karena pengalaman tahun lalu pernah menjadi juara tingkat kabupaten menjadi modal dan motivasi tersendiri bagi kami untuk kembali berprestasi," tutur Eli.

Hal senada disampaikan Ketua PGRI PC Karangnunggal, Bambang, pihaknya memberikan semangat dan dukungan penuh bagi seluruh peserta.

Ia mengatakan, teruslah berjuang dan raih prestasi setinggi mungkin. Tingkatkan terus prestasi di tingkat kecamatan, dan optimis Karangnunggal akan mampu bersaing dan mengharumkan nama daerah hingga tingkat kabupaten bahkan sampai tingkat provinsi.

"Semoga kegiatan positif ini terus digelar, sehingga semakin banyak bibit-bibit unggul yang ditemukan dan mampu berprestasi di kancah yang lebih luas," ucapnya. (@nwarwaluyo)

 

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN