Tampilkan postingan dengan label TASIK NEWS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TASIK NEWS. Tampilkan semua postingan

Proyek UPLAND Berlanjut, Giliran Kelompok Tani Mukti Tani 5 Desa Banjarsari Dapat Bantuan Pembuatan Pupuk Organik

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEW - Program pengembangan kawasan agribisnis padi organik atau Development of Integrated Farming System in Upland Areas (UPLAND), kembali menjangkau wilayah baru di Kabupaten Tasikmalaya. Kali ini, giliran Kelompok Tani Mukti Tani 5 yang mendapatkan bantuan pembangunan Unit Pengolahan Pupuk Organik (UPPO).

Kegiatan yang berlokasi di Kampung Banjarsari, Desa Banjarsari, Kecamatan Sukaresik, dibiayai oleh Bank Pembangunan Islam (IsDB) dengan total anggaran Rp250 juta untuk tahun anggaran 2026 dengan waktu pelaksanaan pekerjaan ditetapkan selama 120 hari kerja serta nantinya dikelola secara swakelola oleh UPKK Mukti Tani 5.

Seperti disampaikan Ketua Kelompok Tani Mukti Tani 5, Endang Miftah, dana tersebut digunakan untuk membangun sarana pertanian terpadu lengkap.  Diantaranya untuk pembelian 1 unit rumah kompos, 1 unit kandang ternak, 1 unit bak fermentasi, 1 unit bak penampungan air seni ternak, 1 unit motor roda tiga, 1 unit mesin pengolah pupuk organik (APPO) dan 8 ekor sapi sebagai bahan baku utama

Endang mengaku bersyukur, karena bantuan ini sangat berharga bagi kelompoknya. 

Atas nama seluruh anggota kelompok, ia juga mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada pemerintah yang telah memberikan bantuan ini. 

"Semoga hal ini bisa menumbuhkan ekonomi masyarakat, menjadikan petani semakin sejahtera,” ujar Endang.(04/07/2026)

Endang juga berharap, ke depan kelompoknya bisa memproduksi pupuk sendiri agar bisa mengurangi biaya beli pupuk kimia sehingga hasil padi organik lebih berkualitas dan pendapatan petani meningkat. 

"Semoga kotoran ternak ini bisa dimanfaatkan maksimal menjadi pupuk, tanah tetap subur, dan kesejahteraan anggota kelompok serta petani sekitar Desa Banjarsari semakin terjamin,” imbuhnya.

Endang manambahkan, proyek ini juga didukung oleh lembaga internasional IFAD serta dikoordinasikan bersama Dinas Pertanian Kabupaten Tasikmalaya.

"Dengan tujuan untuk mewujudkan sistem pertanian mandiri, ramah lingkungan, dan berkelanjutan di wilayah dataran tinggi," pungkasnya. (@nwarwaluyo)

 

 

 


Keluhan Petugas Parkir Tasikmalaya Sebut Jangan Dijadikan Sapi Perah Pasca Alih Kelola Pihak Ketiga

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Sejumlah petugas parkir tepi jalan umum Kota Tasikmalaya mengaku khawatir, pasca rencana pengalihan pengelolaan kepada pihak ketiga.

Seperti disampaikan petugas parkir di kawasan Jalur Hijau HZ Mustofa, Fian. Ia terkesan dibuang begitu saja ke pihak ketiga karena setoran parkir malah dicekik, berharap perlindungan pun justru diabaikan.

Ia berharap pihak Dinas Perhubungan, DPRD, hingga Pemerintah Kota dan Walikota tidak menjadikan mereka sekadar “sapi perah” yang hanya diambil keuntungannya tanpa memperhatikan nasib dan kesejahteraan di lapangan.

“Kami mohon kepada Dishub, DPRD, dan Bapak Walikota bahwa sistem baru ini jangan sampai memberatkan petugas yang sudah bekerja keras di lapangan setiap hari,” ungkapnya. (03/07/2026).

Sebelumnya, kata Fian, rencana kerja sama pengelolaan parkir tepi jalan umum sempat dijanjikan akan menjamin hak dan kesejahteraan petugas namun di lapangan justru muncul kekhawatiran akan kenaikan target setoran dan beban operasional yang kini ditanggung petugas.

Ia juga berharap, ada peninjauan kembali dan pengawasan ketat sehingga kebijakan ini tidak merugikan petugas di lapangan.

"Tapi benar-benar memberikan keadilan bagi petugas, pengelola, maupun pendapatan daerah," tegasnya. (@nwarwaluyo)

 

78 Guru SD Tasikmalaya Ikut ToT, Siap Sebarkan Pembelajaran Kokurikuler dan STEAM

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Sebanyak 78 guru Sekolah Dasar (SD) dari seluruh kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya berkumpul di Gedung PGRI Kabupaten Tasikmalaya, untuk mengikuti kegiatan Training of Trainers (ToT) Peningkatan Kapasitas Guru. Rabu (01/07/2026).

Kegiatan yang berfokus pada pengembangan program kokurikuler, pembelajaran berbasis STEAM, serta penerapan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning), berlangsung mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai, 

Kegiatan ini diikuti dua orang guru kelas sebagai perwakilan dari setiap kecamatan yang nantinya akan bertugas menjadi fasilitator dan pelatih bagi rekan sejawat di lingkungan gugus, kecamatan, maupun sekolah masing-masing.

Materi pertama tentang Pengembangan Program Kokurikuler disampaikan oleh Dr. Rini Solihat, M.Si., dosen Pendidikan Biologi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Dalam sesi ini, peserta dibekali kemampuan merancang, melaksanakan, hingga mengevaluasi kegiatan kokurikuler yang sesuai dengan karakteristik siswa, kebutuhan sekolah, serta ketentuan Kurikulum Merdeka.

Sesi kedua membahas Pembelajaran STEAM, disampaikan oleh Zamzam Nursani, M.Pd., penulis buku panduan STEAM. Ia menjelaskan cara menerapkan pembelajaran yang mengintegrasikan Sains, Teknologi, Rekayasa, Seni, dan Matematika secara kontekstual, inovatif, serta saling terhubung antar disiplin ilmu. Peserta juga dilatih menggunakan pendekatan Pembelajaran Mendalam agar siswa tidak sekadar menghafal, melainkan benar-benar memahami, menerapkan, dan merefleksikan materi secara bermakna.

Melalui pelatihan ini, diharapkan peserta mampu menyebarkan ilmu yang didapat ke rekan sejawat, serta menghasilkan rancangan program kokurikuler dan perangkat ajar STEAM yang siap diterapkan langsung di kelas.

Dengan demikian, kualitas pembelajaran di wilayah Tasikmalaya semakin meningkat dan merata, serta mampu mencetak siswa yang berfikir kritis, kreatif, dan berkarakter kuat. (@nwarwaluyo)

 

 

 


Kelompok Tani Sriasih Majuhurip Tasikmalaya Gulirkan Proyek Agribisnis Padi Organik

Tatang
PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Sebuah program pengembangan agribisnis padi organik, saat ini terus diperluas di Kabupaten Tasikmalaya. Salah satunya, pembangunan Unit Pengolahan Pupuk Organik (UPPO) yang dipercayakan kepada Kelompok Tani Sriasih Majuhurip di Kampung Sukahurip, Desa Kudadepa, Kecamatan Sukahening.


Menurut Ketua Kelompok Tani Sriasih Majuhurip, Ibar, kegiatan ini merupakan bagian dari proyek Development of Integrated Farming System in Upland Areas (UPLAND) yang didanai Bank Pembangunan Islam (IsDB).

"Total anggaran mencapai Rp250 juta, dengan waktu pelaksanaannya selama 90 hari kerja," terang Ibar. (30/06/2026)

Dana tersebut, jelas Ibar, digunakan untuk membangun untuk kelengkapan sarana pertanian terpadu. Diantaranya,
1 unit rumah kompos, 1 unit kandang ternak, 1 unit bak fermentasi pupuk, 1 unit bak penampungan air seni ternak, 1 unit motor roda tiga, 1 unit mesin pengolah pupuk organik dan untuk pembelian 8 ekor sapi sebagai sumber bahan baku utama

"Seluruh fasilitas ini nantinya akan dikelola secara swakelola oleh UPKK Sriasih Majuhurip, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh seluruh anggota kelompok," kata Ibar.

Ibar mengaku bersyukur karena bantuan ini sangat dibutuhkan oleh kelompok, dan ke depannya diharapkan bisa memproduksi pupuk sendiri untuk mengurangi biaya beli pupuk kimia.

Pihaknya berharap, hasil panen padi organik pun bisa terus meningkat sehingga kesejahteraan petani pun bertambah karena program ini jelas sekali manfaatnya, terutama di bidang pertanian organik.

"Pasalnya saat ini UPPO mampu menjadi penyedia pupuk yang kami butuhkan para petani,” ujar Ibar saat diwawancarai Pangandarannews.

Ia juga mengatakan, program ini diharapkan menjadi tonggak kemajuan bagi para petani dan semoga program ini menjadi bersejarah dalam peningkatkan hasil panen sekaligus menjaga lingkungan.

"Kami juga berharap dukungan pemerintah dapat terus berlanjut, sehingga manfaatnya bisa dirasakan secara berkelanjutan dan kesejahteraan petani di wilayah ini terus terjaga,” ujarnya.

Seperti diketahui, imbuhnya, proyek ini juga didukung oleh lembaga internasional seperti IFAD serta dikoordinasikan bersama Dinas Pertanian Kabupaten Tasikmalaya. Dan tujuannya adalah untuk mewujudkan sistem pertanian yang mandiri, ramah lingkungan, dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan pendapatan petani di wilayah dataran tinggi.

"Keuntungan lainnya, hasil olahan pupuk organik dari unit ini tidak hanya dipakai untuk lahan milik kelompok sendirin tetapi berpotensi juga dipasok ke petani lain di sekitar Kecamatan Sukahening untuk mendukung gerakan pertanian sehat di wilayah Tasikmalaya," pungkasnya. (@nwarwaluyo)

 

Kembali Digulirkan, Proyek Agribisnis Padi Organik Sasar Kelompok Tani Sriasih Majuhurip Tasikmalaya

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Program pengembangan kawasan agribisnis padi organik di Kabupaten Tasikmalaya terus diperluas, dan kali ini pembangunan Unit Pengolahan Pupuk Organik (UPPO) dipercayakan kepada Kelompok Tani Sriasih Majuhurip di Kampung Sukahurip, Desa Kudadepa, Kecamatan Sukahening.


Saat wawancara dengan Pangandaran News, Ketua Kelompok Tani Sriasih Majuhurip, Tatang  menyampaikan, kegiatan ini merupakan bagian dari proyek Development of Integrated Farming System in Upland Areas (UPLAND) yang didanai oleh Bank Pembangunan Islam (IsDB) dengan total anggaran mencapai Rp250 juta dengan waktu pelaksanaannya ditetapkan selama 90 hari kerja.

Tatang menjelaskan, dana sebesar tersebut antaraain digunakan untuk membangun sarana pertanian terpadu yang lengkap. Seperti,
✅ 1 unit rumah kompos
✅ 1 unit kandang ternak
✅ 1 unit bak fermentasi pupuk
✅ 1 unit bak penampungan air seni ternak
✅ 1 unit motor roda tiga
✅ 1 unit mesin pengolah pupuk organik
✅ 8 ekor sapi sebagai sumber bahan baku utama

Seluruh fasilitas ini nantinya akan dikelola secara swakelola oleh UPKK Sriasih Majuhurip agar manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh seluruh anggota kelompok.

Tatang mengaku bersyukur, karena bantuan ini sangat dibutuhkan untuk pengembangan kawasan agribisnis padi organik

Untuk ke depannya, pihaknya juga berharap bisa memproduksi pupuk sendiri, mengurangi biaya beli pupuk kimia, sehingga hasil panen padi organik bisa meningkat dan kesejahteraan petani bertambah.

"Sudah jelas sekali manfaatnya, terutama di bidang pertanian organik, karena UPPO ini menjadi penyedia pupuk yang kami butuhkan,” terang Tatang. (30/06/2026)

Ia menambahkan, program ini diharapkan menjadi tonggak kemajuan bagi para petani dan program ini bersejarah juga bisa meningkatkan hasil panen sekaligus menjaga lingkungan.

"Kami berharap dukungan pemerintah dapat terus berlanjut, sehingga manfaatnya bisa dirasakan secara berkelanjutan dan kesejahteraan petani di wilayah ini terus terjaga,” ungkapnya.

Proyek ini juga, terang Tatang, didukung oleh lembaga internasional seperti IFAD serta dikoordinasikan bersama Dinas Pertanian Kabupaten Tasikmalaya. Dan tujuan dari program ini adalah mewujudkan sistem pertanian yang mandiri, ramah lingkungan, dan berkelanjutan sekaligus meningkatkan pendapatan petani di wilayah dataran tinggi.

Selain dipakai untuk lahan milik kelompok sendiri, kata Tatang, nantinya hasil olahan pupuk organik dari unit ini juga berpotensi dipasok ke petani lain di sekitar Kecamatan Sukahening untuk mendukung gerakan pertanian sehat di wilayah Tasikmalaya. (@nwarwaluyo)

 

Dishub Kota Tasik Jamin, Kerja Sama Pengelolaan Parkir Akan Penuhi Hak dan Kesejahteraan Petugas

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Pengelolaan retribusi parkir tepi jalan umum yang akan dijalankan melalui skema kerja sama dengan pihak ketiga, dipastikan tetap menjamin terpenuhinya hak serta kesejahteraan seluruh petugas lapangan. Hal ini ditegaskan dalam pertemuan koordinasi yang digelar dengan melibatkan unsur pimpinan dinas, bagian hukum daerah, serta calon mitra pengelola, bertempat di Aula Dinas Perhubungan Kota Tasikmalaya, Senin (29/06/2026).

Perwakilan CV Mangkubumi selaku salah satu mitra kerja yang ditunjuk, Samsul, menyampaikan komitmennya untuk menerapkan sistem pengelolaan yang lebih teratur, adil, dan transparan ke depannya.

Untuk bulan ini, jelas Samsul, kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan masih berjalan sesuai mekanisme yang berlaku saat ini. Dan mulai periode selanjutnya, baik iuran BPJS Ketenagakerjaan maupun BPJS Kesehatan akan dibebankan sepenuhnya dan diatur secara seragam bagi seluruh petugas. 

"Kami juga menyiapkan kelengkapan kerja, mulai dari seragam dinas hingga karcis resmi terstandar agar pengawasan di lapangan berjalan lebih mudah dan tertib,” jelasnya lagi. 

Sementara saat diminta keterangannya, Kepala UPTD Parkir Kota Tasikmalaya, Uen Haeruman, mengatakan bahwa pola kerja sama ini telah disusun mengacu pada peraturan yang berlaku. Salah satunya, Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2024 serta Peraturan Wali Kota Nomor 17 Tahun 2025 tentang Kerja Sama Pemerintah Daerah dan Pengelolaan Parkir di Tepi Jalan Umum. 

Dan hingga saat ini, kata Uen, tercatat sudah ada 15 perusahaan yang menjalin kerja sama dalam pengelolaan sektor ini. Semua kesepakatan ini disusun berlandaskan aturan hukum yang jelas, dengan tujuan bukan hanya meningkatkan ketertiban dan Pendapatan Asli Daerah, tetapi juga memastikan perlindungan sosial bagi para tenaga kerja.

Ia mengaku, pihaknya ingin tunjukkan bahwa pengelolaan dengan pola ini lebih terbuka dan terukur. 

Pihak Dinas Perhubungan menegaskan, imbuh Uen, akan melakukan pengawasan rutin dan berkala agar seluruh kesepakatan berjalan sesuai ketentuan sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara adil oleh petugas, pemerintah daerah, serta masyarakat pengguna jalan.

"Semua hak petugas, mulai dari jaminan hari tua, kecelakaan kerja, hingga biaya pengobatan akan terpenuhi sepenuhnya sesuai Undang-Undang Ketenagakerjaan,” tegasnya.

Masih di tempat yang sama, salah seorang petugas parkir di kawasan Jalur Hijau HZ Mustofa, Yayat, berharap agar perubahan sistem ini tidak membebani mereka.

Menurutnya, dikelola oleh pihak ketiga maupun langsung oleh pemerintah yang penting jangan sampai aturan baru atau target setoran yang ditetapkan justru memberatkan petugas di lapangan. 

"Kami siap mendukung asalkan kesejahteraan kami tetap terjaga,” ucapnya. (@nwarwaluyo)

 

 

 


Jalan Cikatomas–Salopa Tasik Selatan Kini Mulus, Ini komentar Warga dan Sopir Pengguna Jalan

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Warga dan pengguna jalan di wilayah Tasik Selatan, kini bisa tersenyum lega. Pasalnya setelah lama menanti perbaikan akses di ruas jalan Cikatomas - Salopa yang selama ini menjadi tulang punggung pergerakan warga itu, sekarang sudah diperbaiki. Kondisi jalan pun rata dan mulus, sehingga perjalanan menjadi lebih lancar dan aman.

Masyarakat pun tentu menyambut gembira, termasuk para sopir dan pengemudi angkutan barang. 

Seperti disampaikan salah seorang sopir pengantar barang, ia mengaku sangat senang sekaligus menyampaikan terima kasih setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya.

“Ini menjadi bukti nyata bahwa Kabupaten Tasikmalaya istimewa, dan tidak hanya kota saja yang diperhatikan tapi lembur dan wilayah pelosok juga diurus dengan baik,” ujarnya.(23/06/2026).

Hal senada disampaikan seorang pengemudi angkutan kelontong, menurutnya sekarang pekerjaannya kini jauh lebih cepat sampai ke tujuan dan tidak terhambat lagi.

Ia mengatakan, sebagai pengemudi sangat senang karena sekarang mengirim barang ke warung-warung sepanjang jalur Cikatomas hingga Salopa jadi lancar tanpa kendala. 

"Waktu tempuh lebih singkat dan biaya perawatan kendaraan pun berkurang,” ujarnya.

Ternyata kondisi jalan yang sudah membaik ini sangat berdampak langsung pada kehidupan warga, dan menurutnya akses ke fasilitas umum lebih mudah karena pendistribusian kebutuhan pokok dan hasil bumi berjalan lancar. Dengan jalan yang bagus ini, perekonomian masyarakat pun pasti akan tumbuh lebih cepat. 

"Benar-benar kabupaten yang istimewa, tata kota dan tata lembur sama-sama diperhatikan,” ucapnya. (@nwarwaluyo)

 

 

 

Usung Tema "Berjalan dengan Ilmu Menggapai Masa Depan Gemilang",!SDN Cimanggu Gelar Pelepasan Dan Kenaikan Kelas

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Dengan mengusung Mengusung tema “Berjalan dengan Ilmu, Menggapai Masa Depan Gemilang”, siang tadi SDN Cimanggu yang berlokasi di Desa Sarimangu Kecamatan KarangnunggalnKabupaten Tasikmalaya menggelar acara Pelepasan Siswa Kelas VI sekaligus pengumuman kenaikan kelas seluruh siswa.(23/06/2026)

Kegiatan yang dihadiri oleh Kepala Sekolah, para guru, wali murid, Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya Komisi 4 dari Fraksi Golkar Asep Saepuloh, serta Kepala Desa Sarimangu,  berlangsung khidmat dan penuh kehangatan.

Dalam sambutannya Kepala Sekolah SDN Cimanggu Eli Romli mengungkapkan rasa syukur, karena proses belajar mengajar selama satu tahun ajaran berjalan dengan lancar.

Ia juga berpesan kepada siswa kelas VI agar tetap menjaga nama baik almamater dan bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, serta senantiasa memegang teguh nilai akhlak dan budi pekerti yang telah diajarkan.

Pelepasan ini, kata Eli, bukanlah akhir perjalanan melainkan awal langkah baru menuju masa depan yang lebih luas.

"Teruslah belajar dan raih cita-citamu setinggi mungkin, SDN Cimanggu akan selalu menjadi rumah kedua bagi kalian,” ungkapnya.

Selain momen pelepasan siswa kelas VI, acara ini juga menjadi ajang pengumuman kenaikan kelas dan pemberian penghargaan bagi siswa berprestasi sebagai bentuk apresiasi sekolah atas usaha dan kerja keras seluruh siswa selama menempuh pembelajaran.

Eli berharap, seluruh siswa baik yang akan melanjutkan ke jenjang SMP maupun yang naik ke kelas lebih tinggi dapat terus berkembang menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar.

"Atas nama keluarga besar SDN Cimanggu, kami menyampaikan terima kasih, khusus kepada Anggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya Komisi 4 Asep Saepuloh dan Kepala Desa Sarimangu atas kehadiran serta dukungannya dalam kegiatan ini," ujar Eli.

Tampak para wali murid yang hadir, turut menyampaikan rasa terima kasih kepada para guru atas dedikasi dan bimbingan yang telah diberikan kepada anak-anak mereka. (@nwarwluyo)

Raih Prestasi Dalam Lomba Tilawah dan Adzan, Daffa Jadi Kebanggaan Serta Harumkan Nama Desa Sarimanggu

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKEWS - Kepala Desa Sarimanggu, Kecamatan Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya, Indra, mengaku sangat bersyukur karena salah satu putra terbaiknya, Daffa, berhasil meraih prestasi dalam Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) dan Lomba Adzan tingkat Polres Tasikmalaya yang digelar baru-baru ini.

"Hal ini tentu menjadi kebanggaan semua warga," ungkapnya. (18/06/2026)

Prestasi ini pun disambut gembira oleh warga, dan Pemerintah Desa Sarimanggu pun menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya.

Atas nama Pemerintah Desa Sarimanggu, kata Indra, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Daffa yang telah mengharumkan nama baik Desa Sarimanggu dan menjadi kebanggaan semua.

"Semoga Daffa senantiasa diberikan kemudahan, keberkahan, dan kemajuan dalam setiap langkahnya,” ujarnya.

Kegiatan lomba ini tidak hanya menjadi ajang unjuk kemampuan dalam bidang keagamaan, namun menurut Indra, juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan silaturahmi seluruh elemen.

"Mudah-mudahan kegiatan ini bisa menumbuhkan generasi muda yang berakhlak mulia, berilmu, dan mencintai Al-Qur’an,". imbuhnya.(@nwarwaluyo)

 

 

 


Bawa Aspirasi Perangkat Desa, PPDI Karangnunggal Berangkat ke Jakarta Wakili Tasikmalaya di HARLAH & RAKERNAS

PANGANDARANNEWS.COM/ TASIKNEWS – Rombongan perwakilan Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Tasikmalaya, termasuk utusan dari Kecamatan Karangnunggal resmi berangkat menuju Jakarta untuk mengikuti peringatan Hari Lahir (HARLAH) ke-20 sekaligus Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) PPDI Tahun 2026. 

Keberangkatan yang dilakukan pada malam hari ini menggunakan bus khusus, menuju lokasi kegiatan di Auditorium Utama Balai Makarti Muktitama, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal.(16/06/2026)

Kegiatan yang akan berlangsung pada Rabu tanggal 17 Juni 2026 ini, rencananya akan membahas sejumlah agenda strategis yang sangat menentukan masa depan perangkat desa di seluruh Indonesia. Di antaranya, pembahasan status kepegawaian, penyempurnaan peraturan perundang-undangan, ketentuan jam kerja dan pakaian dinas, hingga upaya peningkatan tunjangan dan penghasilan yang layak.

Menurut keterangan yang disampaikan Sekretaris Desa Cikukulu, Darpan Hadijaya, S.Sos kepada Pangandarannews.com, saat dihubungi melalui sambungan telepon dan pesan singkat WhatsApp, jumlah peserta yang berangkat dari Kabupaten Tasikmalaya mencapai lebih dari 400 orang, dan angka ini menjadikan Kabupaten Tasikmalaya sebagai daerah dengan jumlah peserta terbanyak dibandingkan kabupaten dan kota lain yang ikut serta.

"Dari informasi yang dierima dari Ketua Umum PPDI Kabupaten, jumlah peserta dari Tasikmalaya lebih dari 400 orang. Ini menunjukkan antusiasme yang sangat tinggi serta kesadaran kami untuk memperjuangkan nasib dan kesejahteraan perangkat desa,” jelas Darpan.

Darpan mengatakan, perwakilan yang berangkat ini membawa aspirasi langsung dari lapangan. Seperti harapan agar perangkat desa mendapatkan kepastian hukum yang jelas, perlindungan kerja, serta kesejahteraan yang setara dengan beban tugas sebagai ujung tombak pelayanan dan pembangunan di tingkat paling bawah.

Darpan menyebut, pihaknya berangkat dengan harapan besar bahwa hasil rapat nanti diharapkan benar-benar membawa perubahan positif bukan sekadar seremonial semata. 

"Semoga ke depannya kinerja kami dalam membangun desa semakin didukung dengan fasilitas dan hak yang layak,” tegasnya.

Dengan mengikuti pertemuan tingkat nasional ini, pihaknya juga berharap para utusan dapat membawa pulang wawasan baru, kebijakan terbaru, serta solusi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan mempercepat kemajuan desa-desa di wilayah Kabupaten Tasikmalaya.

"Semoga semuanya berjalan lancar sesuai rencana," ucapnya. (@nwarwaluyo)

 

 

 


Puluhan Tahun Jalan Tak Diurus, Ini Keluhan Warga Desa Nagrog Cipatujah

PANGANDARANNEWS.CO/TASIKNEWS – Kondisi jalan penghubung di Ciranca Desa Nagrog Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya, hingga kini masih memprihatinkan. Sudah puluhan tahunnakses jalan di kawasan ini belum juga mendapatkan perbaikan yang layak, sehingga menyulitkan aktivitas warga sehari-hari.


Selama masa jabatan Bupati Tasikmalaya lalu, perbaikan jalan ini dinilai belum pernah tersentuh secara nyata.

Kini harapan warga pun tertuju pada kepemimpinan baru, Bupati dan Wakil Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin bersama Asep Sopari Al-Ayubi serta Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang dikenal dengan slogannya Ngurus Lembur, Tata Kota.

Kata salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya, kondisi jalan Ciranca Desa Nagrog ini sudah lama sekali tidak tersentuh roda pembangunan.

Ia berharap janji dan semangat ‘ngurus lembur, tata kota’ bukan sekadar slogan, tapi benar-benar terwujud.

"Kami menunggu perhatian dari Bupati, Wakil Bupati Tasikmalaya dan Gubernur Jawa Barat,” katanya.(16/06/2026)

Ia menambahkan, jalan ini menjadi urat nadi kehidupan warga yang selalu digunakan untuk mengangkut hasil pertanian, kebutuhan sehari-hari, hingga perjalanan ke fasilitas umum. Saat musim hujan, kondisi jalan menjadi becek, berlubang, dan berlumpur, sehingga berisiko menimbulkan kecelakaan serta menghambat roda perekonomian masyarakat.

Sekali lagi, ia  berharap agar pemerintah segera turun ke lapangan melakukan pengecekan serta mengalokasikan anggaran untuk perbaikan total.

"Bagi mereka, akses jalan yang layak adalah hak dasar sekaligus kunci utama menuju kesejahteraan dan kemajuan wilayah Desa Nagrog," ungkapnya. (@nwarwaluyo)

 

Berharap Kedamaian Bagi Seluruh Warga, Pemerintah Desa Cijeungjing Peringati Tahun Baru Islam

PANGANDARANNEWS.COM/CIAMISNEWS – Kepala Desa Cijeungjing Kecamatan Cijeungjing Kabupaten Ciamis, Adang, menyampaikan ucapan selamat menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, ucapan ini wujud rasa syukur sekaligus harapan menuju lembaran kehidupan yang lebih baik di tahun yang baru.

Saat mengikuti pawai obor bersama masyarakat dalam perayaan malam tahun baru Islam ini, Adang menyampaikan doa terbaik untuk seluruh warga masyarakat. “Semoga Tahun Baru Hijriah ini membawa keberkahan, kedamaian, serta kemudahan dalam setiap langkah dan urusan kehidupan kita bersama.

Momen pergantian tahun ini, ujar Adang, hendaknya dijadikan titik awal untuk perbaikan diri, mempererat tali persaudaraan serta meningkatkan semangat gotong royong demi memajukan desa.

“Mari kita jadikan 1 Muharram ini sebagai momentum untuk menjadi pribadi yang lebih bertakwa, saling peduli, dan bersatu padu membangun Desa Cijeungjing yang makmur dan sejahtera,” kata Adang. (15/06/2026)malam.

Ucapan ini, menurutnya, mengandung pesan agar seluruh warga senantiasa menjaga kerukunan, saling menghormati, dan bekerja sama.

"Sehingga keberkahan serta kesejahteraan dapat dirasakan bersama oleh seluruh lapisan masyarakat," imbuhnya. (@nwarwaluyo)

 

 

 


Komplek Dadaha, Denyut Nadi Ekonomi Rakyat Kota Tasikmalaya

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Komplek Dadaha Kota Tasikmalaya saat ini sudah menjadi pusat perekonomian yang hidup dan berdenyut setiap harinya, di kawasan inin roda ekonomi berputar melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Mulai dari pelaku UMKM yang menjajakan makanan dan kebutuhan sehari-hari, tukang parkir yang melayani kelancaran kendaraan hingga pengamen yang menjual suaranya.

Bagi warga setempat, Dadaha sekarang bukan sekadar tempat berkumpul melainkan sumber penghidupan utama. 

Seperti disampaikan salah satu warga, Edi yang lama beraktivitas di kawasan ini. Menurutnya komplek Dadaha sebenarnya tinggal ditata dan dikelola serta dirapikan dengan baik saja, bagian jalur lari atau jogging trackbdiperbaiki lalu dipasang lampu penerangan jalan umum yang cukup terang.

Kalau sudah tertata rapi dan aman, kata Edi, sampai malam pun pasti para pedagang bisa lebih lama membuka lapak dan tetap mencari sesuap nasi. 

"Begitu juga warga yang ingin berolahraga atau berjalan santai, bisa merasa nyaman dan aman kapan saja,” ujarnya.(14/06/2026)

Edi berharap penataan yang baik tidak hanya akan meningkatkan kenyamanan berusaha, tetapi juga membuat kawasan ini semakin hidup, aman, dan bermanfaat bagi perekonomian rakyat serta kesehatan warga Kota Tasikmalaya.

"Saya berharap ini mendapat perhatian dari pihak berwenang, sehingga Komplek Dadaha terus menjadi pusat ekonomi yang maju, tertib, dan menjadi kebanggaan masyarakat Tasikmalaya," imbuhnya.(@nwarwluyo)

 

 

 


Ciptakan Lingkungan Bersih dan Asri, UPTD Parkir Kota Tasik Rutin Laksanakan Jumsih Bersama

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya, bersama-sama melaksanakan kegiatan kerja bakti atau Jumsih (Jumat Bersih) secara serentak yang dipusatkan di sepanjang Jalan Mangin. (12/06/2026) pagi.

 Salah satunya kegiatan bersih-bersih ini dilakukan jajaran pegawai di lingkup kantor UPTD Parkir Dinas Perhubungan, yang dipimpin langsung Kepala UPTD Parkir, Uen Haeruman.

Dengan membawa peralatan kebersihan seperti sapu lidi, sekop, karung sampah, hingga alat pemangkas rumput, seluruh peserta bahu-membahu membersihkan badan jalan, saluran air, memotong rumput liar, serta mengumpulkan sampah yang berserakan di pinggir jalan dan selokan.

Kegiatan Jumsih ini, kata Uen, bukan sekadar rutinitas melainkan wujud nyata kepedulian bersama untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, rapi, dan nyaman bagi warga yang melintas maupun yang tinggal di sekitarnya. 

"Kebersihan harus sudah menjadi tanggung jawab bersama,” ujar Uen, di sela-sela kesibukannya.

Ia menambahkan, menjaga kebersihan lingkungan adalah kewajiban semua pihak karena menjaga kebersihan juga merupakan bagian dari ajaran agama bahkan masuk dalam cakupan Rukun Islam. 

Dengan berbekal semangat gotong royong, menurut Uen, kegiatan pun akan berjalan lancar dan cepat. Dan dalam waktu singkat, sepanjang Jalan Mangin tampak lebih bersih, tertata rapi, dan bebas dari tumpukan sampah serta tumbuhan liar yang mengganggu.

"Kami berharap kegiatan ini dapat memicu kesadaran seluruh lapisan masyarakat untuk terus memelihara kebersihan, paling tidak di lingkungan di tempat masing-masing," ucap Uen. (@nwarwaluyo).

 

 


Borong 5 Medali, Kontingen Kadipaten Sabet Predikat Juara Umum O2SN Kabupaten Tasikmalaya

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Rangkaian Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Tingkat Kabupaten Tasikmalaya resmi ditutup pada Kamis, 11 Juni 2026, dalam ajang tersebut kontingen dari Kecamatan Kadipaten menorehkan prestasi membanggakan dengan mengantongi total 5 medali dari berbagai cabang olahraga yang dipertandingkan.

Saat menutup, Cecep Nurul Yakin, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas antusiasme, semangat, dan sportivitas yang ditunjukkan oleh seluruh peserta dari berbagai kecamatan.

Bupati mengatakan, dalam lomba O2SN ini punya makna lebih dari sekadar persaingan. Ini bukan tentang memperebutkan piala dan medali, melainkan sarana membentuk karakter generasi muda yang sehat, tangguh, disiplin, serta menjunjung tinggi persatuan dan sportivitas.

Bupati juga berharap, prestasi yang telah direbut ini dapat memacu semangat seluruh peserta untuk terus mengembangkan potensi diri, baik di bidang olahraga maupun akademik, dengan tetap berpegang teguh pada nilai kerja keras dan pantang menyerah.

" Dan prestasi yang diraih oleh Kontingen Kadipaten ini patut diapresiasi dan dijadikan contoh bagi daerah lain,” ungkapnya.

Sementara Ketua Kontingen sekaligus Ketua IGORNAS Kecamatan Kadipaten, Sana Sutrisna, M.Pd, mengaku bersyukur dengan seluruh prestasi yang telah dicapainya ini

Dan semua prestasi yang diraih ini, kata, merupakan buah dari kerja keras, kedisiplinan, dan semangat juang yang tinggi dari para atlet. Tak lepas pula dukungan penuh dari pelatih, guru pendamping, orang tua, dan seluruh elemen pendidikan di Kecamatan Kadipaten.

"Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pembinaan dan melahirkan atlet-atlet andalan di masa mendatang,” ujarnya.(12/06/2026)

Hal senada disampaikan Ketua PC PGRI Kecamatan Kadipaten, M. Dodi Suprapto, S.Pd., M.Pd, Ia menegaskan, kolaborasi menjadi kunci utama keberhasilan.

Ia juga berterimakasih kepada seluruh siswa yang telah berjuang dengan sportif, karena ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara sekolah, guru, orang tua, dan organisasi profesi mampu melahirkan prestasi yang membanggakan. 

"Ke depannya, semoga kualitas olahraga pelajar di Kadipaten terus meningkat,” ungkapnya.

Berikut rincian lengkap raihan medali Kontingen Kecamatan Kadipaten,

-Juara 1 – Renang 50 Meter Gaya Dada Putri: Halena Perlita Agis (SD IT Cipansor)

-Juara 2 – Pencak Silat Putri: Shalsa Assifa (SDN Cipanas)

-juara 3 – Renang 50 Meter Gaya Dada Putra: Muhammad Gibran Ali Rahman (SD IT Cipansor)

-Juara 3 – Atletik Putri: Navisa Almahira (SDN Trowek)

- Juara 3 – Karate Putra: Muhammad Nizar Jaenuti dari SDN Sukasirna. (@nwarwaluyo)

 


Peringati Hari Jadi ke-384 Kabupaten Ciamis, Kepala Desa Cijeungjing Ajak Warga Guyub Bersama Wujudkan Kesejahteraan Rakyat

PANGANDARANNEWS.COM/CIAMISNEWS – Kabupaten Ciamis saat ini genap berusia 384 tahun, momen bersejarah ini disambut hangat oleh seluruh masyarakat termasuk Pemerintah Desa Cijeungjing.

Saat dihubungi melalui, telepon selulernya Kepala Desa Cijeungjing, Adang menyampaikan ucapan selamat dan harapannya di hari Jadi Kabupaten Ciamis yang ke 384 ini.

"Selamat Hari Jadi ke-384 Kabupaten Ciamis, mari kita rawat kekompakan dan persatuan dengan semangat Guyub Ngawangun Galuh agar Ciamis terus melangkah maju dan seluruh masyarakatnya dapat hidup semakin sejahtera," ujarnya. (12/06/2026)

Adang berharap, di usia yang semakin matang ini harus menjadi landasan kuat untuk mempercepat pembangunan di berbagai sektor. Antara lain sektor ekonomi, infrastruktur, hingga pelayanan sosial. 

Semangat kebersamaan yang menjadi ciri khas masyarakat Galuh, menurutnya, diyakini dapat mempercepat terwujudnya kehidupan yang layak dan makmur bagi semua warga.

Dengan mengambil tema, Guyub Ngawangun Galuh ini, kata Adang, diharapkan menjadi momentum hari jadi ini mampu mempererat tali persaudaraan, bergotong royong dalam membangun daerah.

"Juga bisa mewujudkan masa depan yang lebih cerah dan sejahtera bagi seluruh warga Ciamis," ucapnya.(@nwarwaluyo)

 


UPTD Parkir Pam Turwasdal Kota Tasik, Lakukan Penertiban Parkir di Jalur Pendopo

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Untuk mewujudkan ketertiban dan kelancaran lalu lintas kawasan Jalur Pendopo Kota Tasikmalaya, Kepala UPTD Parkir Pam Turwasdal beserta seluruh jajaran melaksanakan operasi penertiban dan pengawasan parkir di area tersebut. (09/06/2026).

Saat diwawancarai Pangandarannews melalui sambungan telepon seluler (WhatsApp), Uen Haeruman menjelaskan bahwa pihaknya merupakan unit pelaksana teknis di bawah naungan Dinas Perhubungan Pemerintah Kota Tasikmalaya. Dan salah satu tugas utamanya adalah mengatur, mengawasi, dan menertibkan perparkiran di ruas jalan umum maupun area publik.

Operasi ini, terang Uen, bertujuan untuk menertibkan parkir liar yang melanggar peraturan, memastikan arus lalu lintas di sekitar Pendopo Kota tetap lancar, menertibkan penarikan retribusi parkir resmi, serta menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan sekitar.

Ia menjelaskan, penertiban dan penataan parkir difokuskan pada jalur masuk Pendopo Kota serta area sekitar SMP Negeri 1 dan SMP Negeri 2 Tasikmalaya. 

Menurutnya, jalur pendopo merupakan kawasan strategis di pusat kota sehingga pengaturan yang tegas sangat diperlukan agar tidak menghambat akses masyarakat dan kelancaran pergerakan kendaraan.

"Kami harus pastikan area ini tetap tertib agar nyaman dan aman digunakan oleh seluruh warga," ungkapnya.(@nwarwaluyo).

Truk Besar Keluar dari Kawasan Pabrik Melintas Masuk Jalan HZ Mustofa, Macet Pun Terjadi Setiap Malam

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS — Kemacetan panjang kembali terjadi di ruas Jalan HZ Mustofa di Kota Tasikmalaya, tepatnya di area keluar kawasan pabrik. Padahal jalan ini sudah ditetapkan sebagai jalur yang melarang kendaraan berat melintas, namun truk-truk besar masih bebas keluar masuk dan memicu kepadatan lalu lintas yang menyiksa pengguna jalan.

Dari pantauan di lapangan pada hari Minggu malam 7 Juni 2026, suasana jalan tampak sesak tak beraturan. Ratusan sepeda motor dan mobil penumpang berdesakan, bergerak sangat lambat bahkan sering berhenti total. 

Dari sisi kiri, terlihat jelas truk besar yang baru saja keluar dari pintu pabrik dan berusaha masuk ke arus utama, sehingga mempersempit lebar jalan dan membuat manuver pengendara lain menjadi sangat sulit dan berisiko kecelakaan.

Menurut salah seorang pemotor, Asep (41), hal ini sudah jadi pemandangan sehari-hari. Setiap sore sampai malam, kalau ada truk keluar dari jalan sini langsung macetnya sampai jauh. Padahal ada aturan, kendaraan truk tidak boleh lewat sini dan ada jalur alternatif khusus kendaraan berat.

"Kenapa masih dipaksakan terus? nah kalau sudah begini kan warga yang dirugikan waktu dan keselamatan terancam," ujar Asep. (07/06/2026)

Seperti diketahui, kawasan jalan HZ Mustofa sebenarnya merupakan jalur vital penghubung antar wilayah yang setiap hari padat dilalui pekerja, pelajar, dan kendaraan umum. 

Dimensi jalan yang tidak lebar memang tidak didesain untuk dilalui truk besar, sehingga kehadiran kendaraan berat ini selain memperlambat arus juga meninggalkan dampak jangka panjang yaitu permukaan jalan jadi cepat rusak dan lubang.

Hal tersebut tentu sangat disayangkan masyarakat, pasalnya hal ini terkesan minimnya pengawasan dari petugas.

Warga pun berharap, pihak Dinas Perhubungan dan Kepolisian segera menertibkan pelanggaran ini dengan menutup akses truk ke jalan tersebut serta mengarahkan ke jalur yang layak.(@nwarwaluyo)

 


Pemdes Cikupa Salurkan Bantuan Pangan, 1.325 KPM Terima Beras dan Minyak Goreng

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Bertempat di aula desa, Pemerintah Desa Cikupa, Kecamatan Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya menyalurkan bantuan pangan merupakan alokasi rapelan untuk bulan Februari dan Maret 2026 berupa beras dan minyak goreng kepada 1.325 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). (06/06/2026)

Penyaluran yang dihadiri langsung Kepala Desa Yudha Heryadhi, Sekretaris Desa Saepurohman, perangkat desa, BPD, LKD, Babinsa, Bhabinkamtibmas, pendamping PKH, tenaga TKS, staf Kesra, Kaur Keuangan, Kaur Pemerintahan, Kaur Perencanaan, serta para Kepala Dusun dari 6 wilayah di desa tersebut, setiap KPM menerima 2 karung beras @10 kg (total 20 kg) dan 4 kemasan minyak goreng @1 liter (total 4 liter). 

Di sela kegiatan, Kepala Desa Yudha Heryadhi menjelaskan bahwa bantuan ini bersumber dari pemerintah pusat yang disalurkan sesuai daftar dari Kantor Pos dan semua penerima tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). 

"Datanya sudah diverifikasi agar tepat sasaran, sehingga tidak ada yang terlewat atau tidak berhak," jelas Yudha.

Ia berharap bantuan ini benar-benar bermanfaat dan meringankan beban warga, dan  penyalurannya ini dilaksanakan dengan jelas dan terarah.

Masih di tempat yang sama, salah satu warga penerima mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah desa, pusat, kabupaten, serta semua pihak yang terlibat.

Alhamdulillah bantuan ini sangat berarti dan membantu kebutuhan sehari-hari,” ungkapnya.

Ia juga berharap, semoga bantuan serupa terus berlanjut dan datanya tetap akurat agar bantuan hanya diterima oleh warga yang benar-benar membutuhkan. (@nwarwaluyo)


Guyub Ngawangun Galuh, SD Negeri 4 Banjarangsana & PGRI Panumbangan Ikut Meriahkan HUT ke-384 Ciamis

PANGANDARANNEWS.COM/CIAMISNEWS - Semangat kebersamaan dan rasa cinta tanah air kembali terpancar kuat dari dunia pendidikan, saat keluarga besar SD Negeri 4 Banjarangsana bersama Pengurus Cabang PGRI Kecamatan Panumbangan Kabupaten Ciamis.turut serta memeriahkan peringatan Hari Jadi ke-384 Kabupaten Ciamis yang jatuh pada 12 Juni 2026.

Bertema “Guyub Ngawangun Galuh” menjadi pesan utama yang mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai warga sekolah, pendidik, hingga warga luas untuk tetap bersatu, rukun, dan bergotong royong membangun daerah berlandaskan nilai budaya luhur Galuh.

Seperti disampaikan Kepala Sekolah SD Negeri 4 Banjarangsana, Arif Hidayat, S.Pd, M.Pd, sekaligus Ketua PC PGRI Kecamatan Panumbangan.

Menurutnya, keikutsertaan ini bukan sekadar seremonial namun dalam momen bersejarah ini merupakan saat yang tepat untuk menanamkan rasa bangga pada jati diri dan tanggung jawab generasi muda terhadap daerah asalnya.

“Anak-anak harus tahu sejarah dan jati diri mereka karena kemajuan Ciamis ada di tangan kita semua, dimulai dari persatuan dan kerja sama yang guyub rukun,” ujar Arif.(05/06/2026)

Arif berharap Ciamis semakin maju dan masyarakatnya pun makin sejahtera, khusus pendidikan bisa terus berkembang.

“Semoga hubungan makin kuat, terbuka berbagi pemikiran dan solusi agar kita bersama-sama memajukan Ciamis jadi lebih baik.” imbuhnya.

Keterlibatan dan dukungan dari Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, kata Arif, bahwa posisi pendidikan merupakan pilar utama dalam menjaga identitas dan kemajuan daerah yang kaya kearifan lokal ini

Dan tema "Guyub Ngawangun Galuh”, menurutnya bisa dimaknai sebagai ajakan nyata untuk saling melayani, berbakti, dan berprestasi demi kemajuan bersama.

Arif menegaskan, peringatan tahun ini menjadi momentum istimewa di bawah kepemimpinan Bupati Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya. Dan harapan besar pun diletakkan agar semangat persatuan terus tumbuh di semua lapisan: pemerintahan, pendidikan, hingga masyarakat umum.

Arif menyebut, SD Negeri 4 Banjarangsana dan PGRI Panumbangan membuktikan bahwa sekolah bukan hanya tempat mencetak prestasi akademik tapi juga wadah pembentukan karakter dan penanaman cinta tanah air. 

"Dan lewat langkah sederhana namun bermakna ini, pesan kebersamaan terus disebar selaras dengan semangat luhur membangun Galuh yang makin berdaya dan bermartabat," pungkasnya. (@nwarwaluyo)

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG PANGANDARAN