Tampilkan postingan dengan label TASIK NEWS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TASIK NEWS. Tampilkan semua postingan

Hadiri Majelis Taklim Fatimah Zahra, Kades Sarimanggu Berharap Pengajian Rutin Ini Membawa Keberkahan

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS — Majelis Taklim Fatimah Zahra Desa Sarimanggu Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya, siang tadi menggelar kegiatan pengajian rutin. (29/08/2026)

Kegiatan yang terselenggara berkat dukungan dan kerjasama  Pemerintah Desa Sarimanggu ini berjalan lancar dan khidmat, dengan diisi tausiyah.

Menurut Kepala Desa Sarimanggu, Indra, kegiatan ini bertujuan untuk mempererat ukhuwah antar warga serta menumbuhkan semangat keimanan dan ketakwaan.

Pengajian Majelis Taklim Fatimah Zahra ini, kata Indra, bukan sekadar tempat menuntut ilmu agama melainkan pusat silaturahmi.

"Saling mendoakan serta berbagi kebaikan antar sesama warga masyarakat Desa Sarimanggu," ungkapnya.

Ia berpesan kepada para jamaah bahwa ilmu yang bermanfaat adalah amal yang tidak terputus.

"Indra berharap, semoga saja keberkahan senantiasa menyertai setiap langkah jamaah Majelis Taklim Fatimah Zahra.

"Dengan ilmu yang semakin berkah, bermanfaat, serta menjadi inspirasi bagi penguatan keagamaan di tengah masyarakat," imbuhnya. (@nwarwaluyo)

 

Ukir Prestasi Gemilang di FTBI Tingkat Kecamatan Kadipaten, SDN Sukamulih Siap Berlaga Di Tingkat Kabupaten

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Prestasi yang membanggakan datang dari SDN Sukamulih, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, pada ajang bergengsi Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tingkat Kecamatan Kadipaten Tahun 2026 kembali membuktikan keunggulannya dengan meraih juara dalam sejumlah cabang lomba.

Seperti disampaikan Kepala Sekolah SDN Sukamulih sekaligus Ketua PGRI Kecamatan Kadipaten,
Dodi, melalui pesan WhatsApp. Yang lebih membanggakan lagi, SDN Sukamulih tercatat tidak pernah absen meraih prestasi di tingkat kecamatan dan secara konsisten mengirimkan perwakilan terbaik untuk berlomba di tingkat kabupaten.

"Semoga dengan prestasi yang didapat ini menjadi motivasi dan kebanggaan bagi siswa-siswi serta guru di SDN Sukamulih," ujarnya. (28/08/2026)

Pihaknya juga menyampaikan bangga mempunyai anak-anak hebat, dan terima kasih kepada Ibu-Bapak Guru yang telah membimbing hingga berprestasi yang siap bersaing ke tingkat Kabupaten.

Dodi mengatakan, prestasi ini bukan sekadar piala dan piagam nanun keberhasilan SDN Sukamulih membuktikan bahwa
bahasa ibu tetap hidup, generasi muda tetap mencintai dan fasih berbahasa sunda, konsistensi membawa gasil, kerja keras dan bimbingan yang berkelanjutan membuahkan prestasi.

"Kami berhara, ke depannya perwakilan kecamatan siap berlomba dan mengharumkan nama Kadipaten di tingkat kabupaten," ungkapnya.

Berikut raihan prestasi yang diperoleh SDN Sukamulih, antara lain (Bercerita) Jajaka (Putra) Juara 3, Maca Sajak (Membaca Puisi) Wanoja (Putri) Juara 3, Biantara (Pidato) Wanoja (Putri)
Juara 5, Maca & Nulis Aksara Sunda Jajaka (Putra) Juara 5 dan Nulis Carpon (Menulis Cerita Pendek) Jajaka (Putra)
*@nwarwaluyo*

Ngaguar & Ngaruat di Makam Pasir Tando, Cara Warga Sukapura Lestarikan Budaya

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Suasana khidmat sangat kental saat pelaksanaan tradisi ngaguar dan ngaruat di Makam Pasir Tando, Desa Sukapura, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya. (27/08/2026)

Acara yang sarat nilai spiritual dihadiri langsung Camat Sukaraja, Ari Fitriadi, S.TP., M.Si beserta jajaran, Para Kepala Desa se-Kecamatan Sukaraja, Babinsa, Wakil Kapolsek Sukaraja , para kuncen, sesepuh, tokoh masyarakat, dan warga sekitar.

Kegiatan ziarah, pembersihan makam leluhur dan doa bersama ini digelar untuk memohon keberkahan, keselamatan, dan kemaslahatan bagi seluruh warga masyarakat. Kehadiran Bapak Camat tamu undangan lainnya pun menunjukkan kebersamaan yang erat antara pemerintah, para penjaga tradisi, dan masyarakat dalam menjaga warisan luhur leluhur.

Kegiatan ngaguar ini merupakan tradisi untuk membersihkan dan merawat makam leluhur sebagai bentuk penghormatan dan bakti kepada para pendahulu. Sedangkan ngaruat merupakan doa bersama yang dipimpin para tokoh agama dan kuncen untuk mendoakan para leluhur, serta memohon perlindungan dan keberkahan bagi seluruh masyarakat.

Menurut Camat Sukaraja, Ari Fitriadi, tradisi ini bukan sekadar ritual melainkan menjadi perekat kebersamaan.

"Kita belajar menghormati masa lalu, menjaga kerukunan di masa kini, dan berdoa untuk masa depan yang lebih baik," ungkapnya.

Kuncen Asep dan Kuncen Iyam pun menyambut kehadiran camat  beserta rombongan, serta berharap kebersamaan yang terjalin ini terus diperkuat sehingga kerukunan antarwarga dan hubungan antara pemerintah, para penjaga tradisi, dan masyarakat semakin harmonis.

Dan semoga, ucap mereka, tradisi luhur ini terus terjaga dari generasi ke generasi serta doa yang dipanjatkan menjadi amal jariyah yang tak terputus keberkahannya.

"Selamat untuk warga Desa Sukapura atas terselenggaranya acara yang penuh keberkahan ini," ujar neraka berdua. (@mirsaripudin)

Lewat FTBI, Siswa Di Kecamatan Kadipaten Tumbuhkan Kecintaan Pada Bahasa Ibu

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Melestarikan budaya membaca melalui Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tingkat Kecamatan Kadipaten resmi digelar, dengan mengusung tema Bahasa Ibu, Jati Diri Bangsa, Kemanusan Generasi Muda.

Kegiatan ini menjadi wadah bagi para siswa untuk menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa ibu sekaligus melestarikan bahasa daerah khususnya bahasa sunda, sebagai bagian tak terpisahkan dari jati diri bangsa.

Seperti disampaikan salah seorang panitia penyelenggara, Festival Tunas Bahasa Ibu adalah program pembinaan dan pengembangan kemampuan berbahasa daerah bagi peserta didik sejak usia dini. Dan melalui berbagai lomba dan penampilan, anak-anak dilatih untuk bangga berbahasa ibunya dengan baik dan benar.

"Bahasa Ibu adalah jati diri bangsa, sehingga jika bahasa hilang, maka hilanglah identitas kita sebagai bangsa yang berbudaya," ucapnya. (27/08/2026)

Menurutnya, menumbuhkan kecintaan anak terhadap bahasa ibu sejak dini adalah salah satu upaya untuk melestarikan Bahasa Sunda sebagai warisan leluhur.

Meningkatkan kemampuan berkomunikasi dalam bahasa daerah, imbuhnya, bisa membentuk karakter anak yang bangga akan budayanya sendiri
Memperkuat identitas bangsa di tengah arus globalisasi.

FTBI bukan sekadar lomba gerakan pelestarian budaya yang berkelanjutan, namun pihaknya juga berharap generasi muda tidak hanya pandai berbahasa asing tetapi tetap fasih dan bangga menggunakan bahasa ibunya sendiri.

"Ngamumule Basa Sunda, Ngajaga Jati Diri," imbuhnya. (@nwarwaluyo)

Jalan Lintas Cikalong Tasikmalaya Kini Mulus Beraspal, Pertumbuhan Ekonomi Pun Semakin Lancar

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS — Masyarakat di Kecamatan Cikalong Kabupaten Tasikmalaya, mengaku senang karena jalan yang dulunya rusak.kini telah berubah mulus beraspal dan nyaman dilalui.

Menurut salah seorang warga, Rusli (48), perbaikan jalan yang menghubungkan kawasan Tasik Selatan ini bukan sekadar perbaikan fisik tapi juga bisa membuka harapan baru bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.

"Sekarang jalan kasep mulus sudah terwujud, kami senang karena jalan di Tasik Selatan udah ngaleser dan mulus," ucapnya. (26/08/2026)

Rusli juga berharap agar perbaikan infrastruktur ini terus diiringi dengan pemeliharaan rutin, sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Jalan yang mulus, ungkap Rusli, adalah jalan menuju kesejahteraan bersama ini tentu tak hanya untuk masyarakat Cikalong, Tasik Selatan tapi seluruh masyarakat Kabupaten Tasikmalaya.
(@mirsaripudin)
 

FTBI Panumbangan 2026, Semangat Lestarikan Bahasa Sunda

PANGANDARANNEWS.COM/CIAMISNEWSNgamumule Basa Sunda, Ngajaga Warisan Luhur Nu Jadi Jati Diri Bangsa (Memelihara bahasa dunda, menjaga warisan luhur yang menjadi jati diri bangsa).

Demikian disampaikan Ketua Panitia FTBI Kecamatan Panumbangan, Mustopa Kurnia, saat diwawancarai usai membuka Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tingkat Sekolah Dasar se-Kecamatan Panumbangan Tahun 2026. Senin, 24 Agustus 2026.

Pada kegiatan ini, kata Mustofa, perwakilan Kecamatan Panumbangan berhasil meraih Juara Umum sekaligus mengamankan posisi Juara 1, Juara 2, dan Juara 3 yang berhak melaju ke tingkat Kabupaten Ciamis.

"Sebuah pencapaian membanggakan yang menjadi bukti nyata keseriusan dan dedikasi para siswa serta guru dalam melestarikan budaya leluhur," ucapnya.

FTBI yang diikuti 269 siswa yang terdiri dari 99 putra dan 170 putri ini, terang Mustofa, berkompetisi di 7 cabang lomba. Diantaranya, cabang lomba ngadongen, biantara, maca sajak, nembang pupuh, maca-nulis aksara sunda, ngarang Carita pondok dan borangan (ngabodor sorangan).
 
Ia juga mengaku bersyukur, kegiatan berjalan lancar dan meriah. Angka 269 peserta membuktikan bahwa bahasa ibu kita, Bahasa Sunda, masih hidup dan dicintai oleh generasi muda. FTBI ini bukan sekadar ajang kompetisi, tapi sarana untuk semakin mengenal bahasa ibu kita.

"Ini adalah warisan yang harus kita jaga bersama agar tidak hilang ditelan zaman," tegasnya.

Mustofa menambahkan, FTBI bukan sekadar ajang kompetisi melainkan wujud komitmen bersama antara sekolah, guru, pemerintah kecamatan, dan masyarakat untuk menjaga kelestarian Bahasa Sunda sebagai bahasa ibu, meningkatkan kemampuan berbahasa siswa secara baik dan benar, menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya sendiri sejak dini serta untuk membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis juga memiliki karakter dan akar budaya yang kuat

Di tengah derasnya arus globalisasi, Mustofa menyebut, keberadaan FTBI menjadi ruang penting untuk memastikan bahasa daerah tetap mendapat tempat di tengah kehidupan generasi muda. Di Panumbangan, Bahasa Sunda tidak hanya hadir sebagai materi pembelajaran di sekolah, tetapi juga terus dihidupkan melalui kreativitas, keterampilan, dan kecintaan anak-anak terhadap warisan leluhur.

Bahasa menurutnya, menjadi jiwa bangsa. Artinya, hilang bahasanya hilang pula identitasnya.

"Dan kewajiban kita, mari terus jaga dan lestarikan budaya ini," ucapnya. (@nwarwaluyo)

Seribu Obor & Api Unggun Di Super Camp Santana Curug Batu Blek, Semarakkan HUT RI ke-81 Desa Santanamekar

Reses ke-II DPRD Kabupaten Ciamis, Pipin Arif Apilin Serap Aspirasi Masyarakat Desa Cihaurbeuti

PANGANDARANNEWS.COM/CIAMISNEWS - Wakil Ketua DPRD Kabupaten Ciamis sekaligus Anggota DPRD Fraksi Partai Gerindra Dapil Ciamis 2, Pipin Arif Apilin, melaksanakan kegiatan Reses ke-II Tahun Sidang 2026 di Desa Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis. (18/08/2026).

Kegiatan reses ini menjadi momen bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung berbagai permasalahan, kebutuhan pembangunan dan aspirasi lainnya yang selama ini dirasakan di lapangan. Mulai dari infrastruktur jalan, irigasi, pertanian, hingga kesejahteraan tenaga honorer dan pelayanan dasar menjadi hal-hal yang banyak disampaikan warga.

Di depan para kepala dusun, perangkat desa, tokoh masyarakat, dan warga yang hadir, Pipin Arif Apilin, menegaskan bahwa reses bukan sekadar silaturahmi melainkan wadah resmi untuk menampung dan memperjuangkan setiap usulan yang disampaikan masyarakat.

Dan kehadirannya di sini, menurut Pipin, untuk mendengarkan langsung apa yang menjadi keluhan dan kebutuhan warga Desa Cihaurbeuti.

Setiap usulan yang disampaikan masyarakat, kata Pipin, akan ia catat, verifikasi, dan kemudian diperjuangkan melalui mekanisme APBD Kabupaten maupun APBD Provinsi.

"Inilah pentingnya komunikasi yang berkelanjutan antara perwakilan rakyat dan masyarakat," ungkapnya.

Ia mengakui bahwa selama ini banyak kebutuhan desa yang belum tersampaikan akibat minimnya interaksi, sehingga kegiatan reses ini menjadi sarana untuk menjembatani kesenjangan tersebut.

Ia mencatat ada sejumlah usulan yang masuk, antara lain perbaikan dan pembangunan jalan desa yang rusak, peningkatan jaringan irigasi dan pembuatan sumur pantek untuk mengatasi kekeringan di musim kemarau, serta usulan kenaikan honor tenaga PKK dan Posyandu yang dinilai masih sangat rendah.

Pipin menyebut, ia berjanji akan mengawal setiap usulan tersebut hingga ke tahap realisasi. Khusus untuk pembangunan infrastruktur, ia meminta warga menyusun proposal lengkap dengan data lokasi, ukuran, dan permasalahan agar dapat segera diproses dan dicarikan sumber anggarannya.

"Bapak-bapak, ibu-ibu jangan ragu untuk menyampaikan apa yang menjadi hak masyarakat," tegasnya. (@nwarwaluyo)

 

Replika Tikus Berdasi Bawa Uang dalam Koper Karnaval 17 Agustus Di Tasik Selatan, Tuai Pujia Warga

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS — Suasana meriah dan penuh makna tampak saat karnaval peringatan HUT RI ke-81 di wilayah Tasik Selatan, Kabupaten Tasikmalaya, deretan pawai yang berwarna-warni menjadi perhatian dan memicu tepuk tangan sekaligus gelak tawa masyarakat.

Salah satunya, karnaval yang mengusung patung raksasa berbentuk tikus yang mengenakan jas, dasi, dan di atasnya tertulis tulisan tegas, Hutang Duta Rakyat.

Tikus berbadan besar itu tampak seolah sedang duduk dengan memegang koper besar yang terlihat penuh dengan uang, sementara fi bawahnya warga berjalan mengarak replika bangunan menyerupai gedung pemerintahan yang diusung dengan tandu seolah menggambarkan bahwa beban dan kebijakan yang diambil justru dipikul oleh rakyat kecil.

Menurut salah seorang peserta karnaval, walaupun ini hanya seru-seruan saja tapi ada pesan di dalamnya.

Ia mengatakan, seekor tikus berdasi itu dengan jas rapi, dasi bagus dan membawa koper penuh uang adalah simbol koruptor.

"Artinya jelas, yang di atas nikmati hasil sementara yang di bawah yang pikul beban," ungkapnya. (1708/2026)

Kreativitas warga Tasik Selatan ini menjadi bukti bahwa kemerdekaan bukan hanya soal upacara dan bendera, melainkan, menurutnya, juga kebebasan untuk menyuarakan aspirasi dan kritik dengan cara yang cerdas dan berbudaya. Tanpa teriakan kasar, tanpa kekerasan namun sebuah patung raksasa sudah mampu menyampaikan pesan yang jauh lebih tajam dan membekas di hati masyarakat.

Sontak, pemandangan ini pun langsung viral di media sosial serta menuai pujian warga yang memuji kecerdasan dan keberanian masyarakat Tasik Selatan dalam menyampaikan kritik sosial.

"Di momen peringatan kemerdekaan ini, rakyat mampu menunjukkan bahwa mereka tidak hanya merayakan kebebasan tetapi juga menuntut keadilan," tegasnya. (@nwarwaluyo)


 

Kades Karang Mekar Terharu, Paskibra HUT RI ke-81 Beli Seragam Sendiri

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Apresiasi mendalam sekaligus keterharuan luar biasa melihat antusias dan kebersamaan yang ditunjukkan seluruh warga dari awal saat mengikuti rangkaian kegiatan hingga puncak perayaan HUT RI ke-81, dan semuanya berjalan murni atas swadaya masyarakat.

Demikian disampaikan Kepala Desa Karang Mekar Kecamatan Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya, H. Usup Suhad, usai pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81. Senin (17/8/2026).

Suasana haru dan semangat kebangsaan masih membara di Desa Karang Mekar, Kecamatan Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya,

Berdiri di ruang kerjanya pasca-upacara, Kepala Desa Karang Mekar, H. Usup Suhad, menyampaikan

Usup juga mengaku terharu, saat tahu bahwa pasukan Paskibra Desa Karang Mekar yang membeli seragamnya sendiri.

"Saya bangga melihat warga bergerak kompak tanpa menunggu perintah, ini bukti nyata semangat '45 masih hidup di hati kita," ungkapnya.

H. Usup Suhad
Usup menyampaikan, pada upacara peringatan HUT RI ke 81 ini komandan upacara dipercayakan kepada Danton dari unsur Linmas, Endir.

Ia menambahkan, rangkaian kegiatan yang berlangsung sejak awal hingga puncak perayaan yang diisi berbagai lomba dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Antara lain, lomba ibu-ibu PKK, lomba Asmaul Husna, lomba marawis PKK, lomba senam, lomba cipta menu, lomba balita sehat, hingga pembuatan tumpeng di hari puncak pun tak luput dari partisipasi swadaya warga.

Usup menegaskan bahwa kemerdekaan bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk mempererat persaudaraan, memperkuat gotong royong, dan bekerja lebih keras demi kemajuan bersama. Dan di usia ke-81 tahun Indonesia, semangat perjuangan harus diwujudkan dalam pembangunan desa, pelayanan yang lebih baik, dan kesejahteraan masyarakat yang meningkat.

Ia pun berharap, kepada Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya maupun Pemerintah Pusat agar lebih memperhatikan masyarakat di tingkat desa hingga ke tingkat RT.

Dan kemajuan Kabupaten Tasikmalaya, menurutnya, harus dilihat dari kemajuan desanya. Kalau desa maju, otomatis kabupaten maju. Kenapa desa sering dipandang sebelah mata seolah bukan bagian dari kemajuan, jangan jadikan desa sebagai pihak yang tersisih karena desa adalah fondasi utama kemajuan bangsa.

"Peringatan HUT RI kali ini terasa jauh lebih bermakna karena kebersamaan yang terjalin begitu erat, melampaui perbedaan dan menyatukan tekad untuk membangun desa tercinta," ungkap Usup. (@nwarwaluyo)

Kepala Desa Hegarwangi Sebut Upacara HUT RI Wujudkan Ekonomi Masyarakat Desa Bangkit

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Suasana khidmat dan penuh semangat kebangsaan menyelimuti pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81 di Desa Hegarwangi, Kecamatan Bantarkalong, Kabupaten Tasikmalaya. Senin (17\/8\/2026).

Kepala Desa Hegarwangi, Muhammad Taufan Firmansyah yang akrab disapa Pan-Pan, Dengan seragam putih yang rapi dan sikap yang tegas pun tampil sebagai Pembina Upacara.

Usai upacara, kepada Pangandaran News, Muhammad Taufan Firmansyah, mengatakan,
kemerdekaan ini adalah amanah.

Ia menambahkan, dan tugas sekarang bukan lagi mengangkat senjata melawan penjajah melainkan bersama-sama semangat untuk memajukan desa, menyejahterakan masyarakat dan menjaga persatuan yang menjadi fondasi kekuatan bangsa.

"Mari kita wujudkan gotong royong membangun Desa Hegarwangi yang sejahtera, ekonomi masyarakat yang sehat, berdaulat, adil, dan makmur," ujarnya.

Taufan berharap, di Hari Kemerdekaan ke-81 ini masyarakat Desa Hegarwangi semakin sejahtera, membangun desa bersama-sama.

Taufan mengaku sangat mengapresiasi antusias warga yang hadir memadati lokasi upacara, mulai dari pelajar, pemuda, hingga tokoh masyarakat dan lansia.

"Semoga kebersamaan ini menjadi bukti bahwa semangat '45 masih hidup dan berkobar di hati setiap warga desa," ungkapnya. (@nwarwaluyo)

Sambut Hari Kemerdekaan, FORWAPI Ucapkan Dirgahayu HUT RI ke-81

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS - Forum Wartawan Priangan (FORWAPI) turut menyampaikan ucapan Dirgahayu  atas peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81 yang jatuh pada Senin (17/8/2026), dengan semangat kebangsaan yang membara.

Ketua Umum FORWAPI, Halim Saepudin didampingi Sekretaris, Ade Kurnia Sudrajat, menyampaikan pesan kebangsaan yang menyentuh dan penuh harapan bagi seluruh rakyat Indonesia:

"Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81. Semoga Indonesia semakin Berdaulat, Adil dan Makmur di tengah kancah perjuangan bangsa yang terus berkembang," ujarnya. (16/08/2026)

Sebagai organisasi yang menaungi insan pers di wilayah Priangan, kata Halim, FORWAPI menegaskan bahwa kemerdekaan bukan sekadar perayaan melainkan tanggung jawab bersama untuk menjaga dan mempertahankan kemerdekaan yang telah diraih dengan tetesan darah dan air mata para pahlawan. Di usia ke-81 tahun kemerdekaan RI, peran pers semakin penting sebagai pilar keempat demokrasi yang kebebasannya dijamin oleh Undang-Undang Dasar 1945 dan Undang-Undang Pers.

Halim menegaskan, kebebasan pers yang dijamin undang-undang bukan hak istimewa melainkan amanah untuk menjaga kebenaran, menyuarakan aspirasi rakyat, dan mengawal pembangunan menuju Indonesia yang lebih maju dan sejahtera.

"Pers yang independen, berintegritas, dan bertanggung jawab adalah salah satu fondasi utama agar bangsa ini tetap berdiri tegak, berdaulat, dan adil bagi seluruh rakyatnya," imbuhnya.

Halim dan Ade juga berharap, semangat persatuan dan gotong royong yang menjadi fondasi kemerdekaan ini semakin menguat di tengah masyarakat.

"Melalui kerja keras, kejujuran, dan persatuan, Indonesia akan semakin kokoh berdiri sebagai bangsa yang berdaulat, adil, dan makmur di kancah dunia," ucapnya. (@nwarwaluyo)

PGRI Cikatomas Ucapkan Selamat HUT RI ke-81, Semangat Kemerdekaan untuk Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS — Dengan mengusung tema, "Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju", jajaran pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya, menyampaikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81 yang jatuh pada Senin (16/8/2026).

Saat diwawancarai, Ketua PGRI Kecamatan Cikatomas, Nana Sukmana, S.Pd yang tampil kompak bersama seluruh jajaran menyampaikan, semangat kemerdekaan adalah semangat untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

"Mari kita terus berkarya, berinovasi, dan mengabdi untuk Indonesia yang lebih maju," ujar Nana, melalui pesan WhatsAppnya.

Sebagai garda terdepan dalam dunia pendidikan di pelosok, menurut Nana, PGRI Kecamatan Cikatomas menegaskan bahwa kemerdekaan bukan sekadar perayaan melainkan tanggung jawab besar untuk meneruskan perjuangan para pendahulu melalui pengabdian di dunia pendidikan.

Di usia ke-81 tahun kemerdekaan RI, kata Nana, semangat mencerdaskan kehidupan bangsa harus semakin membara terutama di tengah tantangan zaman yang terus berkembang.

Pihaknya pun berharap, di peringatan HUT RI ke-81 ini semangat persatuan dan gotong royong semakin menguat di kalangan pendidik, tenaga kependidikan, dan seluruh masyarakat.

"Dan melalui pendidikan yang berkualitas, Indonesia akan semakin kokoh berdiri, sejahtera, dan terus melangkah menuju kemajuan yang gemilang," tegasnya. (@nwarwaluyo)

Peringati Hari Pramuka ke-65, Kwarran Karangnunggal Laksanakan Penyematan Tanda Pramuka Garuda

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS — Ribuan anggota Gerakan Pramuka dari berbagai jenjang berkumpul dalam satu barisan untuk memperingati Hari Pramuka ke-65, sekaligus melaksanakan momen bersejarah Penyematan Tanda Pramuka Garuda Tingkat Penggalang dan Penegak Kwartir Ranting Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya. (14/8/2026).

Dengan dihadiri pimpinan serta berbagai elemen pendukung Gerakan Pramuka di Kecamatan Karangnunggal, diantaranya Mabiran dan Ketua Kwarran Karangnunggal Pengawas Bina, Ketua PGRI Kecamatan Karangnunggal, Ketua K3S, Mabigus TK sederajat, SD/MI sederajat, SMP/MTs sederajat, SMA sederajat, Andalan Ranting, Pengurus Kampung Pramuka, Para Pembina Pramuka, upacara pun berlangsung tertib dan khidmat.

Tak hanya itu, Kegiatan dihadiri secara meriah oleh berbagai Satuan Karya Pramuka serta perwakilan anggota dari seluruh jenjang. Diantaranya Satuan Karya Pramuka: Wirakartika, Bayangkara, Bakti Husada, Kencana, Taruna Bumi, Amal Bakti, Perwakilan Anggota Pramuka, Pra Siaga, Siaga, Penggalang, hingga Penegak

Selain peringatan Hari Pramuka, sorotan utama upacara ini adalah penyematan Tanda Pramuka Garuda kepada para anggota yang telah lolos melalui ujian ketat tingkat Penggalang dan Penegak. Tanda ini merupakan pencapaian tertinggi dalam Gerakan Pramuka, simbol ketangguhan, keahlian, dan semangat pengabdian yang patut dibanggakan.

Usai kegiatan, Ketua Kwarran Karangnunggal, Endang, kepada Pangandaran News menyampaikan, hari pramuka ke-65 ini bukan sekadar peringatan tahunan melainkan momen untuk merenungkan kembali peran kita sebagai bagian dari Gerakan Pramuka sebagai pencetak generasi muda yang berkarakter, mandiri, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Kepada para penerima Tanda Pramuka Garuda, Endang berpesan agar menjadi teladan bagi teman-teman yang lainnya.

"Tanggung jawab yang kalian emban bukan hanya sekadar tanda di dada, melainkan bukti bahwa kalian siap menjadi pemimpin yang jujur, berani, dan peduli terhadap sesama," kata Endang.

Kepada seluruh anggota Pramuka Pra Siaga, Siaga, Penggalang, dan Penegak, Endang juga menghimbau agar meneladani kakak-kakak yang saat ini sudah mengenakan Tanda Garuda.

"Itu juga bisa kalian capai, asalkan kalian tekun, disiplin, dan tak pernah menyerah dalam belajar dan berlatih," tegasnya.

Sementara Ketua PGRI Kecamatan Karangnunggal, Bambang Lesmana, S.Pd, menyampaikan selamat kepada para penerima Tanda Pramuka Garuda.

"Maju Pramuka Karangnunggal dn teruslah berprestasi," ucapnya.

Hal senada disampaikan Ketua K3S, Eli Romli, raihlah prestasi setinggi langit.

Eli menyebut, pihaknya juga turut mengucapkan selamat Hari Pramuka.

"Semoga semangat di hati Pramuka terus menyala dan melahirkan generasi yang membanggakan," ujar Eli. (@nwarwaluyo)

Kampung Kreatif Kellexer Lahirkan Karya Unik "Kimcirna" Karya Mang Nanang di Sukahurip, Memeriahkan HUT RI ke-81

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS — Seorang warga di Kampung Sukahurip, RT 013 RW 007, Dusun Bojong, Desa Pakalongan, Kecamatan Sodong, Kabupaten Tasikmalaya, Nanang, yang melahirkan karya unik bernama "Kimcirna". Karya kerajinan tangan ini yang memadukan kearifan lokal dan sentuhan seni khas masyarakat setempat, untuk memeriahkan semangat menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-81.

"Kimcirna" buatan Nanang ini merupakan hasil karya asli buatan tangan yang lahir dari ide, ketekunan dan kreativitasnya.  Karyanya ini menampilkan keindahan bentuk dan fungsi yang sederhana diambil dari alam sekitar, lalu diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat sekaligus indah dipandang.

Berada di atap rumah yang berpadu dengan langit biru jernih, perbukitan hijau dan udara yang sejuk, kampung Kreatif Kellecer kini bukan sekadar nama melainkan tempat lahirnya karya-karya seni yang membanggakan warga.

Kehadiran kincirna buatan Nanang ini pun langsung memicu apresiasi dari masyarakat, salah satunya warga Desa Pakalongan, Kecamatan Sodong, Rina.

Rina mengaku kagum dengan karya Kimcir buatan Nanang, karena Ini membuktikan bahwa di Kampung Sukahurip tersimpan potensi kreatif yang luar biasa. Dengan tanpa peralatan mahal dan hanya bermodal tangan terampil, Nanang menciptakan karya yang tidak hanya indah tapi juga mengangkat nama baik tempat tinggalnya.

"Semoga Kampung Kreatif Kellexer terus berkembang dan bisa melahirkan lebih banyak karya," ungkap Rina. (@nwarwaluyo)

Mantap, 4 Peserta Kwarran Cikatomas Masuk Kontingen Kwarcab Tasikmalaya Menuju Jambore Nasional XII 2026

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS — Sebuah momen bersejarah tercipta, saat 4 peserta terbaik dari Kwartir Ranting (Kwarran) Cikatomas Kabupaten Tasikmalaya resmi dilepas untuk bergabung bersama kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Kabupaten Tasikmalaya menuju ajang bergengsi Jambore Nasional XII Tahun 2026 yang akan dilaksanakan pada tanggal pada 12–20 Agustus 2026 di Cibubur Jakarta.

Jambore Nasional Pramuka adalah sebuah ajang pertemuan terbesar para anggota Pramuka dari seluruh Indonesia, dan Jambore ke-XII tahun ini mengusung tema yang menekankan persatuan, kepedulian lingkungan, dan pengembangan karakter generasi muda.

Jambore ini akan dilaksanakan selama sembilan hari, dengan ribuan peserta dari berbagai daerah akan berkumpul, berinteraksi, berlatih, dan menciptakan persahabatan lintas pulau dan budaya.

Saat ditemui di Gedung Pramuka Kabupaten Tasikmalaya kepada Pangandaran News, Kepala Kwarran Cikatomas, Indrawan, S.Pd.,  mengaku merasa bangga atas terpilihnya keempat peserta tersebut.

Terpilihnya 4 peserta dari Kwarran Cikatomas untuk mewakili Kabupaten Tasikmalaya di panggung nasional, menurut Indrawan, merupakan kebanggaan luar biasa bagi keluarga besar Pramuka khususnya di Kwarran Cikatomas.

"Mereka adalah putra-putri terbaik yang telah lolos melalui seleksi ketat dan siap membawa nama baik Kecamatan Cikatomas di kancah nasional," ungkapnya. (11/08/2026)

Dalam kesempatan tersebut atas nama para pembina dan pejabat yang hadir, Indrawan juga menyampaikan pesan mendalam kepada para peserta. Antara lain, agar keempat peserta ini menjadi duta yang membanggakan, tetap menjaga nama baik daerah, tunjukkan kedisiplinan, semangat gotong royong, dan kearifan lokal yang dimiliki.

"Di sana nanti kalian bisa belajar dari teman-teman se-Indonesia, persahabat dengan mereka, dan bawa pulang pengalaman berharga untuk dibagikan kembali di Kabupaten Tasikmalaya khususnya di Cikatomas," ujar Indrawan.

Indrawan juga mengingatkan agar keempat peserta ini bukan hanya mewakili diri sendiri, namun mampu mewakili seluruh generasi muda Kabupaten Tasikmalaya. .

"Tunjukkan bahwa Pramuka Tasikmalaya mampu menjadi yang terbaik, tangguh, santun, dan berprestasi," tegasnya.

Indrawan berpesan, jadilah anak-anak yang tidak hanya jago di alamntapi juga jago dalam menjaga nama baik daerah.

"Bawa semangat Cikatomas ke Cibubur, dan tunjukkan bahwa kita mampu bersaing dengan yang terbaik dari seluruh Indonesia," ucapnya. (@nwarwaluyo)

Sinergi Berbagai Elemen Gelar Kerja Bakti Bersama, Wujudkan Pantai Padabumi Desa Cimanuk Asri

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS — Semangat kebersamaan dalam kepedulian pada lingkungan, tercermin dalam kegiatan kerja bakti pembersihan lingkungan yang digelar di Pantai Padabumi, Desa Cimanuk, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya.

Kegiatan yang melibatkan partisipasi luas dari berbagai elemen masyarakat, membuktikan bahwa kepedulian terhadap kebersihan alam mampu menyatukan semua pihak dalam satu tujuan mulia.

Di lokasi kegiatan tampak terlihat semuanya bersemangat, ada yang menyapu, membersihkan sampah, mengumpulkan ranting dan daun kering, serta memungut sampah yang berserakan di sepanjang area pantai. Anak-anak Pramuka dari MA Mathla'ul Ulum tampil penuh semangat dan disiplin, menjadi teladan bahwa kepedulian lingkungan harus ditanamkan sejak usia muda. Pihak swasta melalui CV Imanku Cikalong juga turut berkontribusi, membuktikan bahwa pelaku usaha pun peduli terhadap kelestarian lingkungan sekitarnya.

Seperti disampaikan Kepala Desa Cimanuk, Anhar Haerudin, kegiatan bersih-bersih hasil kerja bareng, diantaranya Pemerintah Desa Cimanuk, BPD, mahasiswa KKN Internasional Desa Cimanuk, Pramuka dari MA Mathla'ul Ulum, serta CV Imanku Cikalong.

"Semua bergerak bahu-membahu tanpa memandang status dan latar belakang dengan satu semangat, menjaga keindahan pantai kita," kata Anhar.(08/08/2026)

Kehadiran mahasiswa yang sedang melaksanakan KKN Internasional Tahun 2026 yang terlibat pun berasal dari berbagai universitas, dan tentu ini mencerminkan keragaman yang justru memperkuat persatuan. Karena meski berasal dari kampus yang berbeda tapi mereka bersatu dalam satu tujuan, menjaga kebersihan dan keindahan Pantai Padabumi.

Kegiatan ini, terang Anhar, bukan sekadar membersihkan sampah yang terlihat di permukaan melainkan menanamkan kesadaran bahwa lingkungan yang bersih dan asri adalah tanggung jawab bersama.

"Semakin banyak yang terlibat, semakin cepat kita wujudkan Desa Cimanuk yang bersih, asri, dan nyaman ditinggali serta dikunjungi," ujar Anhar.

Warga pun merespon positif serta berharap semangat kerja bakti ini terus berlanjut secara berkelanjutan, tidak hanya saat ada kegiatan besar tetapi menjadikan kegiatan ini jadi budaya sehari-hari. Dan tujuan akhirnya, menciptakan Desa Cimanuk yang bersih, tertata, dan asri. Dan ini adalah cerminan warganya yang peduli, beradab, dan saling menyayangi.

"Bersih desa kita, sehat tubuh kita, rukun warga kita, maju bersama kita. Semoga Desa Cimanuk tetap bersih, asri, dan terjaga keindahannya untuk generasi mendatang," ungkapnya. (@nwarwaluyo)

Warga Dusun Bojong Desa Pakalongan Sodong Tunjukkan Semangat Gotong Royong Sambut HUT RI ke-81

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS — Semangat kebersamaan dan gotong royong luar biasa terlihat dari warga Dusun Bojong, Desa Pakalongan, Kecamatan Sodong, Kabupaten Tasikmalaya, yang kompak membersihkan lingkungan untuk menyambut peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81. Kegiatan dipusatkan di Jalan Cicadas, wilayah DKM Cicadas RW 007 yang mencakup Kp. Bojong Bungur, Kp. Sukahurip, Kp. Kadudampit dan Kp. Cicadas.

Sejumlah ibu-ibu, bapak-bapak, pemuda, hingga tokoh masyarakat pun turun langsung ke jalan bergotong royong menyapu, membersihkan rumput liar, merapikan selokan, dan memasang bendera Merah Putih di sepanjang jalan utama.

Suasana penuh kekeluargaan terlihat, antara warga satu dengan lainnya saling bantu, berbantu dan bekerja bahu-membahu tanpa pamrih. Jalan pun kini tertata rapi dengan dihiasi deretan bendera Merah Putih yang berkibar megah di pinggir jalan, siap menyambut hari bersejarah bagi bangsa ini.

Ketua RW, Reni serta Ketua DKM, Ansorudin, turun langsung menjadi penggerak utama sekaligus teladan bagi warga.

Salah seorang warga, Rina Masturoh, mengaku senang dan bangga melihat kekompakan warga dalam rangka menyambut hari kemerdekaan tahun ini.

Rina juga mengaku, ia sangat tersentuh saat melihat seluruh warga bergerak kompak seperti ini.
"Inilah wajah desa yang sebenarnya, rukun, bersatu, dan saling peduli terhadap lingkungan serta sesama warga," ungkapnya. (08/08/2026)

Ia mengatakan, semangat gotong royong ini merupakan cerminan jiwa kemerdekaan yang sesungguhnya. Kemerdekaan bukan hanya dirayakan dengan pesta dan perayaan, tetapi dengan kerja nyata menjaga lingkungan dan mempererat persaudaraan antarwarga.

Semoga semangat ini terus terjaga, tidak hanya saat mendekati 17 Agustus tetapi setiap hari sepanjang tahun," imbuhnya.

Aksi gotong-royong yang melibatkan empat kampung ini sekaligus membuktikan, kebersamaan mampu menyatukan beragam wilayah dalam satu semangat yang sama.

Rina juga berharap, semangat kebersamaan ini terus diwariskan dan menjadi teladan bagi generasi muda. Lingkungan yang bersih dan tertata rapi bukan sekadar persiapan menyambut hari besar, melainkan wujud cinta tanah air yang paling nyata.

"Bersih lingkungannya, suci hatinya, merdeka jiwanya," tegasnya. (@nwarwaluyo)

Tim FC U-13 Hegarwangi Ukir Sejarah, Sabet Piala Soeratin 2026 Kabupaten Tasikmalaya

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS — Tim sepakbola Hegarwangi FC U-13, berhasil menaklukkan lawan-lawan tangguh dan mengukir prestasi gemilang sebagai juara Piala Soeratin U-13 Kabupaten Tasikmalaya Tahun 2026. Torehan prestasi ini tentu menjadi kebanggaan luar biasa warga Desa Hegarwangi, Kecamatan Bantarkalong, Kabupaten Tasikmalaya.

Kemenangan ini menjadi bukti nyata kerja keras, kedisiplinan, dan semangat pantang menyerah yang ditunjukkan para pemain serta pelatih selama bertanding. Prestasi ini bukan sekadar trofi yang diraih, melainkan kebanggaan besar bagi seluruh masyarakat Hegarwangi yang telah mendukung penuh tim kesayangannya.

Seperti disampaikan Kepala Desa Hegarwangi, Taufan Firmansyah, ia sangat menapresiasi dan bangga atas pencapaian luar biasa ini.

Prestasi ini, menurutnya, adalah kebanggaan semua! Maka teruslah berlatih, berjuang, dan harumkan nama Desa Hegarwangi serta Kabupaten Tasikmalaya.

"Raih mimpi dan harumkan nama daerah," ungkapnya. (06/08/2026)

Ia mengaku sejak awal pihaknya mendukung penuh semangat timnya, serta selalu memotivasi para pemain untuk melangkah lebih semangat.

"Semoga Hegarwangi FC mampu bersaing di kancah yang lebih luas dan membawa nama baik daerah ke tingkat yang lebih tinggi," ujarnya penuh semangat.

Seperti diketahui, piala Soeratin merupakan ajang bergengsi yang menjadi wadah pembinaan sepakbola usia muda di Indonesia. Dan kemenangan Hegarwangi FC U-13 di tingkat Kabupaten Tasikmalaya membuktikan bahwa bibit-bibit berbakat lahir dari pelosok desa, dan dengan dukungan yang tepat mereka mampu bersinar terang.

Semangat Sportivitas, Kerja Keras, Disiplin, Kebersamaan, menurutnya, merupakan bekal dalam meraih prestasi.

"Dan Hegarwangi FC telah membuktikan bahwa kerja keras berbuah manis, dan kebersamaan menciptakan kekuatan yang tak tergoyahkan," ucapnya. (@nwarwaluyo)

98 Pramuka Garuda Kwarran Cikatomas 2026 Ikuti Uji Kemampuan Tingkat Penggalang & Penegak

PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS — Bertempat di Lapang indoor PGRI, Pramuka Garuda Kwartir Ranting (Kwarran) Cikatomas Tahun 2026 melaksanakan pengujian pada 98 peserta dari jenjang Penggalang dan Penegak. (06/08/2026)

Dalam kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh antusiasme, Ketua Kwarran Cikatomas, Indrawan, S.Pd, berkenan memimpin jalannya acara

Turut hadir Mabiran sekaligus Camat Cikatomas serta Ketua PC PGRI Cikatomas Nana Sukmana S.Pd, dan kehadiran sejumlah tokoh masyarakat dan pendidikan ini menunjukkan dukungan penuh terhadap pembentukan karakter generasi muda melalui gerakan kepanduan.

Saat ditemui di sela-sela kegiatan, Ketua Kwarran Cikatomas, Indrawan, S.Pd, mengatakan,  kegiatan ini digelar untuk menguji kelayakan calon penerima tanda tertinggi dalam Gerakan Pramuka.

Indrawan menyampaikan, Pramuka Garuda ini bukan sekadar gelar melainkan bukti kemampuan, tanggung jawab, dan kepemimpinan yang harus dimiliki seorang pramuka.

Para kegiatan ini, kata Indrawan, seluruh peserta mengikuti serangkaian ujian yang menguji kemampuan fisik, mental, keterampilan praktis, serta wawasan kepramukaan.

Ia juga berharap, dari kegiatan ini lahir pramuka-pramuka Garuda yang tidak hanya unggul dalam keterampilan tetapi juga menjadi teladan di lingkungan sekolah dan masyarakat karena Pramuka Garuda merupakan bukti kesungguhan dan kemampuan yang luar biasa.

"Semoga para peserta yang lulus nanti dapat menjadi inspirasi bagi teman-temannya, serta berkontribusi nyata bagi kemajuan Kecamatan Cikatomas," ujar Indrawan.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara Kwarran Cikatomas, pemerintah kecamatan, dan dunia pendidikan dalam membina generasi muda yang berkarakter, tangguh, dan berbakti kepada bangsa.

"Sejatinya pramuka ini untuk membangun siswa siswi berkakter, berakhlak dan disiplin," tegasnya. (@nwarwaluyo)

 

WISATA BODY RAFTING CITUMANG P[ANGANDARAN

WISATA BODY RAFTING CITUMANG P[ANGANDARAN