» » Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Laut Barat Daya Pangandaran

Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Laut Barat Daya Pangandaran

Penulis By on 24/08/26 | No comments

PANGANDARANNEWS.COM - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,1 mengguncang wilayah selatan Jawa Barat pada Senin (24/8/2026) pagi, dengan gempa di laut sekitar 96 kilometer barat daya Kabupaten Pangandaran.

Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 06.29.39 WIB. Episenter gempa berada pada koordinat 8,30 derajat Lintang Selatan (LS) dan 107,86 derajat Bujur Timur (BT), dengan kedalaman 13 kilometer.

Meskipun pusat gempa berada di laut dan berjarak cukup jauh dari daratan Pangandaran, namun getarannya dilaporkan dirasakan di sejumlah wilayah Jawa Barat.

BMKG mencatat, gempa dirasakan dengan intensitas II-III Modified Mercalli Intensity (MMI) di Cigedug, Singaparna, dan Pangandaran. Sementara itu, getaran dengan intensitas II MMI dirasakan di Cimaung dan Cianjur Selatan

Gempa yang terjadi pada senin pagi ini, terjadi belum lama setelah gempa bermagnitudo 4,2 yang mengguncang wilayah laut barat daya Kabupaten Pangandaran pada Kamis (20/8/2026) malam.

Saat itu, BMKG mencatat pusat gempa berada sekitar 80 kilometer barat daya Kabupaten Pangandaran dengan kedalaman 17 kilometer.

Episenter gempa berada pada koordinat 8,09 LS dan 107,88 BT. Gempa pada 20 Agustus 2026 tersebut juga dilaporkan dirasakan di sejumlah wilayah. Seperti di Pangandaran, Kalapanunggal, Ciamis, dan Pameungpeuk tercatat mengalami getaran dengan intensitas III MMI.

Meski terjadi dalam waktu berdekatan, kedua gempa tersebut memiliki titik episenter dan kedalaman yang berbeda. Gempa Senin pagi berpusat lebih jauh dari Pangandaran, sekitar 96 kilometer, dengan kedalaman 13 kilometer.

Menurut salah seorang warga Desa Wonoharjo Pangandaran, Bardan (50), merasakan getaran gempa pada Senin pagi.  Saat gempa terjadi, ia tengah bersiap berangkat mencari rumput untuk ternak sapinya.

Namun, Bardan mengaku tidak terlalu memperhatikan getaran tersebut karena terasa kecil dan berlangsung singkat.

“Tidak begitu kerasa sih, sama dengan yang terjadi beberapa hari lalu,” ucap Bardan.

Menurutnya, waktu kejadian yang bertepatan dengan aktivitas warga pada pagi hari juga membuat sebagian orang kemungkinan tidak menyadari adanya getaran. Karena pada jam terjadi gempa, orang lagi sedang bekerja di rumah.

"Gempa tersebut tidak sampai membuat aktivitas saya terganggu," imbuhnya. (hiek)

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya