» » Dokter RSUD Pandega Pangandaran Ingatkan Bahaya Anemia pada Anak

Dokter RSUD Pandega Pangandaran Ingatkan Bahaya Anemia pada Anak

Penulis By on 07/08/26 | No comments

dr. Jenni Mutiara Saragih
PANGANDARANNEWS.COM
– Anemia pada anak saat ini masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang perlu mendapat perhatian serius karena dapat mengganggu tumbuh kembang dan menurunkan daya tahan tubuh, sehingga dapat memengaruhi kemampuan belajar.

Demikian disampaikan Dokter Umum RSUD Pandega Pangandaran, dr. Jenni Mutiara Saragih, saat menjelaskan terkait bahaya anemia pada Anak.

Jeni mengingatkan para orang tua, agar lebih peka mengenali tanda dan gejala anemia sejak dini agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.

Menurutnya, anemia merupakan kondisi ketika kadar hemoglobin (Hb) dalam darah berada di bawah nilai normal sehingga kemampuan darah dalam mengangkut oksigen ke seluruh tubuh menjadi berkurang.

Anemia pada anak, kata Jeni, jangan dianggap sepele. Sehingga jika tidak ditangani dengan baik, kondisi ini dapat berdampak terhadap pertumbuhan, perkembangan otak, serta kualitas hidup anak di masa depan.

"Penyebab anemia pada anak cukup beragam, mulai dari kekurangan zat besi akibat asupan gizi yang tidak mencukupi, infeksi tertentu, hingga penyakit yang memengaruhi pembentukan sel darah merah," jelas Jeni.(04/08/2026)

Ia juga mengimbau, orang tua untuk memastikan anak mendapatkan makanan bergizi seimbang yang kaya zat besi. Diantaranya, daging, hati, ikan, telur, sayuran hijau, dan kacang-kacangan. Konsumsi makanan yang mengandung vitamin C juga dianjurkan, karena dapat membantu penyerapan zat besi dalam tubuh.

Selain menjaga pola makan, terang Jeni, pemeriksaan kesehatan secara berkala juga penting dilakukan terutama apabila anak menunjukkan gejala yang mengarah pada anemia.

"Jadi semakin cepat anemia terdeteksi, semakin besar peluang untuk ditangani dengan baik sehingga tidak menimbulkan komplikasi yang dapat mengganggu tumbuh kembang anak," imbuhnya.

Jeni menambahkan, saat ok ini RSUD Pandega Pangandaran juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya pencegahan anemia pada anak melalui edukasi kesehatan.

"Sehingga orang tua dapat mengenali faktor risiko dan melakukan langkah pencegahan sedini mungkin," pungkasnya.(hiek)

Baca Juga Artikel Terkait Lainnya