PANGANDARANNEWS.COM/TASIKNEWS – Sejumlah petugas parkir di Kota Tasikmalaya, tepatnya di jalur depan Aries Motor mengeluhkan terkait sistem pengelolaan retribusi yang kini dialihkan ke pihak ketiga. Mereka menilai sangat memberatkan, padahal kebutuhan dasar penunjang kerja justru diabaikan.
Seperti diungkapkan salah satu petugas parkir, ia di lapangan harus berjuang keras menagih retribusi demi memenuhi target setoran ke pihak pengelola.
Namun ironisnya, ungkap Untung, seragam kerja resmi, karcis parkir yang layak, sampai perlengkapan keselamatan diri saja tidak pernah disediakan.
"UPTD Parkir seolah hanya duduk manis menunggu uang masuk dari pihak ketiga, sementara nasib kami yang bertugas di jalan tidak diperhatikan sama sekali," ungkapnya. (09/07/2026)
Menurutnya, pengalihan pengelolaan parkir ke pihak ketiga sejatinya diharapkan dapat meningkatkan pendapatan daerah sekaligus kesejahteraan petugas. Namun kenyataannya di lapangan, beban setoran ditanggung sepenuhnya petugas. Sementara kewajiban pengelola, menyediakan fasilitas tidak terpenuhi.
"Kondisi ini tentu membuat petugas kesulitan memberikan pelayanan rapi kepada pengguna jalan, serta memicu kecurigaan masyarakat terhadap keabsahan penarikan retribusi,"imbuhnya.
Ia oun meminta Dinas Perhubungan, UPTD Parkir Kota Tasikmalaya, hingga DPRD serta Pemerintah Kota untuk segera meninjau ulang kerja sama pengalihan retribusi parkir tersebut. Pemerintah diminta memastikan kewajiban pihak ketiga dipenuhi, mulai dari penyediaan fasilitas hingga penyesuaian besaran setoran yang tidak memberatkan petugas lapangan.
Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari UPTD Parkir maupun Dinas Perhubungan Kota Tasikmalaya. (@nwarwaluyo)

